MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: peraturan jalan raya ( English - Indonesian )

    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

English

Indonesian

Info

English

Jalan Terus

Indonesian

Jalan Terus

Last Update: 2014-07-17
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference: Wikipedia

English

Jalan Terbaik

Indonesian

Jalan terbaik

Last Update: 2013-10-01
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

English

Jalan Malioboro

Indonesian

Malioboro

Last Update: 2012-11-26
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

English

aku jalan jalan bersama keluarga

Indonesian

aku jalan jalan bersama keluarga

Last Update: 2013-12-24
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

English

Hari raya

Indonesian

Holiday

Last Update: 2014-09-27
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

English

Hari raya

Indonesian

Hari raya

Last Update: 2014-09-06
Usage Frequency: 3
Quality:

Reference:

English

Indonesia Raya

Indonesian

Indonesia Raya

Last Update: 2015-04-20
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

English

Indonesia Raya

Indonesian

Aku sayang kamu

Last Update: 2014-10-21
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

English

Belum saja anda saya buat tidak bisa jalan 3 hari

Indonesian

Aku rela Allah rabbku, islam agamaku, nabi muhammad itu utusan allah, ya allah, tambahilah ilmuku dan pertinggilah kecerdasanku. aamiin.

Last Update: 2014-05-22
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

English

Jalan Sudirman, Limba B. Kota Selatan Kota Gorontalo

Indonesian

Jalan Sudirman, Limba B. Kota Selatan Kota Gorontalo

Last Update: 2012-11-23
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

English

menuju hari raya paskah

Indonesian

Menuju hari raya Paskah

Last Update: 2014-04-16
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

English

Selamat hari raya idul fitri

Indonesian

bapak

Last Update: 2013-08-08
Usage Frequency: 4
Quality:

Reference:

English

setelah tiba di stasiun bogor kami langsung menuju kebun raya bogor

Indonesian

Minggu lalu

Last Update: 2013-03-29
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

English

kamu lebih memilih jalan dengan teman-teman kamu ato jalan dengan aku di hari minggu?

Indonesian

terjemahan kalimat bhs indonesia ke inggris

Last Update: 2016-04-01
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

English

kami melewati lorong demi lorong Dan kmi tiba di sebuah Jalan raya kota maumere tepatnya di belakaang lembaga .tiba tiba ada seorang pengendara motor menghalangi perjalanan tdi kata si pengendara itu. sebelum saya mwnjawabnya dia lngsung memukul kepalaku. saya tidak mengerti menvgapa dia memukuli kepala Ku. saking sakitnya akhirnya saya menangis kakaku tidak menerima perbuatannya Dan mencoba untuk mengejarnya tetapi si pengendara ITU pergi dengan motornya ternyata dia salah mengelali orang

Indonesian

Kami melewati Lorong demi Lorong Dan KMI Tiba di SEBUAH Jalan raya kota Maumere tepatnya di belakaang Lembaga .tiba Tiba ADA Seorang pengendara motor yang menghalangi Perjalanan tdi kata si pengendara ITU. SEBELUM Saya mwnjawabnya dia lngsung memukul kepalaku. Saya TIDAK mengerti menvgapa dia memukuli kepala Ku. saking sakitnya akhirnya Saya Menangis kakaku TIDAK MENERIMA perbuatannya Dan Mencoba untuk review mengejarnya tetapi si pengendara ITU Pergi DENGAN motornya Ternyata dia shalat mengelali orangutan

Last Update: 2016-02-08
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

English

saya made dari pt. surya lentera kencana mataram indonesia. saya mau tanya kalau pesan lampu jalan umum 7 unit harganya berapa dan lama pengiriman berapa hari

Indonesian

terjemahan bahasa indonesia ke bahasa inggeris

Last Update: 2015-06-22
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

English

Air Panas Ciater Jln. Raya Ciater - Subang Telepon : 0260-471700/471800/471900 Fax : 0260-470890/ 471666 Pengelola : PT. Sari Ater Website : www.sariater-hotel.com Sari Ater Hot Spring Resort atau lebih dikenal dengan obyek wisata air panas Ciater, terletak pada kawasan pegunungan Subang, di kaki gunung Tangkubanparahu, tepatnya di Desa Ciater, Kecamatan Ciater Kab.Subang. Obyek wisata ini merupakan salah satu obyek terpopuler di Indonesia, para wisatawan dapat menikmati sumber mata air panas yang berasal dari kawah aktif Gunung Tangkubanparahu yang terletak tidak jauh dari obyek wisata sari ater, sumber mata air panas tersebut disajikan dalam bentuk kolam dan kamar rendam dengan desain yang unik, yang tersebar dibeberapa lokasi obyek wisata sari ater. Dengan luas areal 30 ha dan pesona alam khas pegunungan, Sari Ater hot spring resort banyak memberikan fasilitas wisata bagi para wisatawan yang berekreasi bersama keluarga selain untuk berendam juga dapat menikmati keindahan alam pegunungan yang masih asri. Fasilitas Fasilitas Resort Sari ater Hot Spring Resort mempunyai 103 kamar dan bungalow dengan berbagai type, lengkap dengan fasilitas ruangan nya. Fasilitas Olah raga dan Adventure. Tenis lapangan, Basket & volley, put & put mini golf, wahana anak-anak, tea walk, paint ball games, gokart/ATV, off road, outbond, dsb. Fasilitas Rekreasi. Kolam rendam air panas, perahu dayung, lahan perkemahan, kolam pancing, picnic area, kerajinan keramik, dsb. Fasilitas Restoran dan Bar. Fasilitas Confrence & Banquet. Aksesibilitas Untuk menuju ke obyek wisata ini, pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi baik roda 2 maupun roda 4 atau angkutan umum. Adapun waktu tempuh ke obyek wisata sari ater, yaitu dari kota Subang sekitar 40 menit ke arah selatan sedangkan dari Bandung sekitar 55 menit dan dari Jakarta via tol Sadang dengan waktu tempuh sekitar 3 jam serta dari Tangkuban parahu kurang lebih 10 menit. Kondisi jalan menuju kawasan ini, baik dari subang maupun Bandung sangat baik. Namun yang perlu diperhatikan mengenai kondisi kendaraan, karena menuju lokasi baik dari Subang maupun Bandung akan melalui tanjakan yang cukup berat

Indonesian

geogle translet

Last Update: 2015-01-12
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:
Warning: Contains invisible HTML formatting

English

Desa Baktiseraga lahir pada tanggal 1 April tahun 1968 dengan Skp. Bapak Bupati Daerah Tingkat II Buleleng. Sebelumnya menurut cerita orang-orang tua yang masih hidup menuturkan bahwa pada pemerintahan penjajah Hindia Belanda, dimana daerah buleleng masih diperintah oleh seorang raja atau disebut ragent, masyarakat yang tinggal di banjar Bangkang, Tista, Seraya, dan Galiran pernah bersetatus didalam satu perbekelan; dipimpin oleh seorang kepala desa yang lumrah disebut keperbekelan. Pernah disebut keperbekelan Bangkang, karena perbeklan di bangkang, pernah juga disebut keperbekelan Galiran karena perbekelan di Galiran. Dengan adanya peraturan Pemerintah tentang ketentuan sistem pemerintahan pedesaan yang baru maka sekitar awal tahun 1963 ketiga status perbekelan di atas disatukan kembali menjadi satu Desa Baktiseraga yang ditetapkan dengan Sk. Bupati tertanggal 3 Mei 1968 yang menetapkan untuk nama Desa Perbekelan yang baru itu bernama “DESA BAKTISERAGA” di bawah pimpinan seorang kepala desa atau perbekel, Secara etimologi atau suku kata perkataan BAKTISERAGA disusun dengan menggabungkan empat suku kata yang diambil dari suku kata awal nama keempat banjar yang ada di keperbekelan desa BAKTISERAGA yaitu suku kata BAK diambil dari huruf awal banjar BANGKANG, suku kata TIS diambil dari suku awal banjar TISTA, SRA diambilkan dari suku awal banjar SRAYA, dan suku kata GA diambil dari suku awal banjar GALIRAN yang setelah semuanya dirangkaikan menjadila “BAKTISERAGA” mengandung filsafat menggalang persatuan serta berbakti selalu dengan semangat pengabdian yang tinggi mensukseskan semua program pemerintahan didalam mewujudkan cita-cita perjuangan masyarakat adil dan makmur tanpa pamrih sesuai dengan semangat jiwa perjuangan revolusi merebut kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 1945.

Indonesian

menuturkan bahwa pada pemerintahan penjajah Hindia Belanda, dimana daerah buleleng masih diperintah oleh seorang raja atau disebut ragent, masyarakat yang tinggal di banjar Bangkang, Tista, Seraya, dan Galiran pernah bersetatus didalam satu perbekelan; dipimpin oleh seorang kepala desa yang lumrah disebut keperbekelan. Pernah disebut keperbekelan Bangkang, karena perbeklan di bangkang, pernah juga disebut keperbekelan Galiran karena perbekelan di Galiran. Dengan adanya peraturan Pemerintah tentang ketentuan sistem pemerintahan pedesaan yang baru maka sekitar awal tahun 1963 ketiga status perbekelan di atas disatukan kembali menjadi satu Desa Baktiseraga yang ditetapkan dengan Sk. Bupati tertanggal 3 Mei 1968 yang menetapkan untuk nama Desa Perbekelan yang baru itu bernama “DESA BAKTISERAGA” di bawah pimpinan seorang kepala desa atau perbekel, Secara etimologi atau suku kata perkataan BAKTISERAGA disusun dengan menggabungkan empat suku kata yang diambil dari suku kata awal nama keempat banjar yang ada di keperbekelan desa BAKTISERAGA yaitu suku kata BAK diambil dari huruf awal banjar BANGKANG, suku kata TIS diambil dari suku awal banjar TISTA, SRA diambilkan dari suku awal banjar SRAYA, dan suku kata GA diambil dari suku awal banjar GALIRAN yang setelah semuanya dirangkaikan menjadila “BAKTISERAGA” mengandung filsafat menggalang persatuan serta berbakti selalu dengan semangat pengabdian yang tinggi mensukseskan semua program pemerintahan didalam mewujudkan cita-cita perjuangan masyarakat adil dan makmur tanpa pamrih sesuai dengan semangat jiwa perjuangan revolusi merebut kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 1945.

Last Update: 2014-11-11
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

English

Cerita Rakyat Sumatera Barat Pada suatu hari, hiduplah sebuah keluarga di pesisir pantai wilayah Sumatra. Keluarga itu mempunyai seorang anak yang diberi nama Malin Kundang. Karena kondisi keluarga mereka sangat memprihatinkan, maka ayah malin memutuskan untuk pergi ke negeri seberang. Besar harapan malin dan ibunya, suatu hari nanti ayahnya pulang dengan membawa uang banyak yang nantinya dapat untuk membeli keperluan sehari-hari. Setelah berbulan-bulan lamanya ternyata ayah malin tidak kunjung datang, dan akhirnya pupuslah harapan Malin Kundang dan ibunya. Setelah Malin Kundang beranjak dewasa, ia berpikir untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan harapan nantinya ketika kembali ke kampung halaman, ia sudah menjadi seorang yang kaya raya. Akhirnya Malin Kundang ikut berlayar bersama dengan seorang nahkoda kapal dagang di kampung halamannya yang sudah sukses. Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang ilmu pelayaran pada anak buah kapal yang sudah berpengalaman. Malin belajar dengan tekun tentang perkapalan pada teman-temannya yang lebih berpengalaman, dan akhirnya dia sangat mahir dalam hal perkapalan. Banyak pulau sudah dikunjunginya, sampai dengan suatu hari di tengah perjalanan, tiba-tiba kapal yang dinaiki Malin Kundang di serang oleh bajak laut. Semua barang dagangan para pedagang yang berada di kapal dirampas oleh bajak laut. Bahkan sebagian besar awak kapal dan orang yang berada di kapal tersebut dibunuh oleh para bajak laut. Malin Kundang sangat beruntung dirinya tidak dibunuh oleh para bajak laut, karena ketika peristiwa itu terjadi, Malin segera bersembunyi di sebuah ruang kecil yang tertutup oleh kayu. Malin Kundang terkatung-katung ditengah laut, hingga akhirnya kapal yang ditumpanginya terdampar di sebuah pantai. Dengan sisa tenaga yang ada, Malin Kundang berjalan menuju ke desa yang terdekat dari pantai. Sesampainya di desa tersebut, Malin Kundang ditolong oleh masyarakat di desa tersebut setelah sebelumnya menceritakan kejadian yang menimpanya. Desa tempat Malin terdampar adalah desa yang sangat subur. Dengan keuletan dan kegigihannya dalam bekerja, Malin lama kelamaan berhasil menjadi seorang yang kaya raya. Ia memiliki banyak kapal dagang dengan anak buah yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Setelah menjadi kaya raya, Malin Kundang mempersunting seorang gadis untuk menjadi istrinya. Setelah beberapa lama menikah, Malin dan istrinya melakukan pelayaran dengan kapal yang besar dan indah disertai anak buah kapal serta pengawalnya yang banyak. Ibu Malin Kundang yang setiap hari menunggui anaknya, melihat kapal yang sangat indah itu, masuk ke pelabuhan. Ia melihat ada dua orang yang sedang berdiri di atas geladak kapal. Ia yakin kalau yang sedang berdiri itu adalah anaknya Malin Kundang beserta istrinya. Malin Kundang pun turun dari kapal. Ia disambut oleh ibunya. Setelah cukup dekat, ibunya melihat belas luka dilengan kanan orang tersebut, semakin yakinlah ibunya bahwa yang ia dekati adalah Malin Kundang. "Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirimkan kabar?", katanya sambil memeluk Malin Kundang. Tetapi Kundang segera melepaskan pelukan ibunya dan mendorongnya hingga terjatuh. "Wanita tak tahu diri, sembarangan saja mengaku sebagai ibuku", kata Malin Kundang pada ibunya. Malin Kundang pura-pura tidak mengenali ibunya, karena malu dengan ibunya yang sudah tua dan mengenakan baju compang-camping. "Wanita itu ibumu?", Tanya istri Malin Kundang. "Tidak, ia hanya seorang pengemis yang pura-pura mengaku sebagai ibuku agar mendapatkan harta ku", sahut Malin kepada istrinya. Mendengar pernyataan dan diperlakukan semena-mena oleh anaknya, ibu Malin Kundang sangat marah. Ia tidak menduga anaknya menjadi anak durhaka. Karena kemarahannya yang memuncak, ibu Malin menengadahkan tangannya sambil berkata "Oh Tuhan, kalau benar ia anakku, aku sumpahi dia menjadi sebuah batu". Tidak berapa lama kemudian angin bergemuruh kencang dan badai dahsyat datang menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu tubuh Malin Kundang perlahan menjadi kaku dan lama-kelamaan akhirnya berbentuk menjadi sebuah batu karang.

Indonesian

write your messagenenglishphrastranslation

Last Update: 2014-09-22
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:
Warning: Contains invisible HTML formatting

English

Cerita Rakyat Sumatera Barat Pada suatu hari, hiduplah sebuah keluarga di pesisir pantai wilayah Sumatra. Keluarga itu mempunyai seorang anak yang diberi nama Malin Kundang. Karena kondisi keluarga mereka sangat memprihatinkan, maka ayah malin memutuskan untuk pergi ke negeri seberang. Besar harapan malin dan ibunya, suatu hari nanti ayahnya pulang dengan membawa uang banyak yang nantinya dapat untuk membeli keperluan sehari-hari. Setelah berbulan-bulan lamanya ternyata ayah malin tidak kunjung datang, dan akhirnya pupuslah harapan Malin Kundang dan ibunya. Setelah Malin Kundang beranjak dewasa, ia berpikir untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan harapan nantinya ketika kembali ke kampung halaman, ia sudah menjadi seorang yang kaya raya. Akhirnya Malin Kundang ikut berlayar bersama dengan seorang nahkoda kapal dagang di kampung halamannya yang sudah sukses. Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang ilmu pelayaran pada anak buah kapal yang sudah berpengalaman. Malin belajar dengan tekun tentang perkapalan pada teman-temannya yang lebih berpengalaman, dan akhirnya dia sangat mahir dalam hal perkapalan. Banyak pulau sudah dikunjunginya, sampai dengan suatu hari di tengah perjalanan, tiba-tiba kapal yang dinaiki Malin Kundang di serang oleh bajak laut. Semua barang dagangan para pedagang yang berada di kapal dirampas oleh bajak laut. Bahkan sebagian besar awak kapal dan orang yang berada di kapal tersebut dibunuh oleh para bajak laut. Malin Kundang sangat beruntung dirinya tidak dibunuh oleh para bajak laut, karena ketika peristiwa itu terjadi, Malin segera bersembunyi di sebuah ruang kecil yang tertutup oleh kayu. Malin Kundang terkatung-katung ditengah laut, hingga akhirnya kapal yang ditumpanginya terdampar di sebuah pantai. Dengan sisa tenaga yang ada, Malin Kundang berjalan menuju ke desa yang terdekat dari pantai. Sesampainya di desa tersebut, Malin Kundang ditolong oleh masyarakat di desa tersebut setelah sebelumnya menceritakan kejadian yang menimpanya. Desa tempat Malin terdampar adalah desa yang sangat subur. Dengan keuletan dan kegigihannya dalam bekerja, Malin lama kelamaan berhasil menjadi seorang yang kaya raya. Ia memiliki banyak kapal dagang dengan anak buah yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Setelah menjadi kaya raya, Malin Kundang mempersunting seorang gadis untuk menjadi istrinya. Setelah beberapa lama menikah, Malin dan istrinya melakukan pelayaran dengan kapal yang besar dan indah disertai anak buah kapal serta pengawalnya yang banyak. Ibu Malin Kundang yang setiap hari menunggui anaknya, melihat kapal yang sangat indah itu, masuk ke pelabuhan. Ia melihat ada dua orang yang sedang berdiri di atas geladak kapal. Ia yakin kalau yang sedang berdiri itu adalah anaknya Malin Kundang beserta istrinya. Malin Kundang pun turun dari kapal. Ia disambut oleh ibunya. Setelah cukup dekat, ibunya melihat belas luka dilengan kanan orang tersebut, semakin yakinlah ibunya bahwa yang ia dekati adalah Malin Kundang. "Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirimkan kabar?", katanya sambil memeluk Malin Kundang. Tetapi Kundang segera melepaskan pelukan ibunya dan mendorongnya hingga terjatuh. "Wanita tak tahu diri, sembarangan saja mengaku sebagai ibuku", kata Malin Kundang pada ibunya. Malin Kundang pura-pura tidak mengenali ibunya, karena malu dengan ibunya yang sudah tua dan mengenakan baju compang-camping. "Wanita itu ibumu?", Tanya istri Malin Kundang. "Tidak, ia hanya seorang pengemis yang pura-pura mengaku sebagai ibuku agar mendapatkan harta ku", sahut Malin kepada istrinya. Mendengar pernyataan dan diperlakukan semena-mena oleh anaknya, ibu Malin Kundang sangat marah. Ia tidak menduga anaknya menjadi anak durhaka. Karena kemarahannya yang memuncak, ibu Malin menengadahkan tangannya sambil berkata "Oh Tuhan, kalau benar ia anakku, aku sumpahi dia menjadi sebuah batu". Tidak berapa lama kemudian angin bergemuruh kencang dan badai dahsyat datang menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu tubuh Malin Kundang perlahan menjadi kaku dan lama-kelamaan akhirnya berbentuk menjadi sebuah batu karang.

Indonesian

Subang,22 September 2014 Untuk temanku: Rista Maytasa Di Bandung Assalamu'alaikum.. Apa kabarmu disana Rista? Semoga selalu sehat ya. Alhamdulillah aku di Subang juga dalam keadaan sehat wal'afiat tidak kurang satu apapun. Bagaimana sekolahmu, lancar kan? Pasti senang ya bisa masuk ke Sekolah Negeri kota Bandung. Semoga selalu lancar sampai lulus nanti. Walaupun aku hanya bisa masuk di Sekolah Negeri Subang di Jalancagak ini, tapi aku juga tetep senang sekali karena bisa masuk jurusan yang aku mau. Kemarin MOPD-nya seru lho. Aku disuruh bawa aneka jajan pasar yang akhirnya dimakan bersama - sama dengan senior. Kalau di Bandung, kamu MOPD-nya disuruh bawa apa? Peyeum? hehehe. Oh iya, kemarin aku ditelepon Kak Tian, katanya angkatan kita belum ada yang daftar ke keluarga alumni SMPN 2 Jalancagak..hihihi...aku malah belum tau kalau ada ikatan keluarga alumni. Kamu mau daftar ngga Tha? daftar barengan yuuk..katanya sih untuk data kalau suatu saat nanti ada undangan reuni. Wah jadi panjang deh cerita - ceritanya. Oiya, kalo bales surat ini tolong dialamatkan ke Email ini saja ya. Aku ada rencana pindah kost bulan depan. Nanti kalau sudah pindah ke kost yang baru pasti aku kabarin alamatnya. Baik - baik disana ya..jaga diri dan jaga kesehatan..sukses selaluuu.. Wassalamu'alaikum.. Siska Nurniani Nurjanah

Last Update: 2014-09-22
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:
Warning: Contains invisible HTML formatting

Add a translation

Search human translated sentences



Users are now asking for help: chica whoppa (Spanish>Dutch) | tiếng anh của tôi tệ lắm (Vietnamese>English) | había vivido, (Spanish>English) | chat alors c'est a toi (French>English) | pudhiya kalvi kolgai (English>Tamil) | paasa ka (Tagalog>English) | init kaayo ang adlaw (Tagalog>English) | floh (German>Arabic) | sušaldytos (Spanish>English) | inexplicably (English>Danish) | batuk kahak (Malay>English) | trupit (Albanian>Dutch) | what is positon cream used for (Spanish>English) | hotell (Swedish>Lithuanian) | aci tip (Spanish>English)


Report Abuse  | About MyMemory   | Contact Us


MyMemory in your language: English  | ItalianoEspañolFrançaisDeutschPortuguêsNederlandsSvenskaРусский日本語汉语한국어Türkçe

We use cookies to enhance your experience. By continuing to visit this site you agree to our use of cookies. Learn more. OK