MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: habitat gajah ( Indonesian - English )

    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

Indonesian

English

Info

Indonesian

Gajah

English

Elephant

Last Update: 2015-04-27
Usage Frequency: 7
Quality:

Reference:

Indonesian

Habitat

English

Habitat

Last Update: 2014-11-16
Usage Frequency: 4
Quality:

Reference:

Indonesian

Gajah Mada

English

Gajah Mada

Last Update: 2015-03-31
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Indonesian

Alor Gajah

English

Alor Gajah

Last Update: 2015-02-18
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Indonesian

Gajah afrika

English

African elephant

Last Update: 2015-06-15
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Indonesian

gajah , kangguru

English

elephants, kangaroos

Last Update: 2016-09-01
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Indonesian

Pengrusakan habitat

English

Habitat destruction

Last Update: 2015-03-04
Usage Frequency: 3
Quality:

Reference:

Indonesian

ciri-ciri gajah

English

the characteristics of an elephant

Last Update: 2016-04-16
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Indonesian

naskah drama gajah mada

English

plays elephant mada

Last Update: 2015-05-09
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Indonesian

Saya takut dengan gajah.

English

terjemahan bahasa indonesia ke bahasa inggeris

Last Update: 2015-08-25
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Indonesian

ciri ciri gajah dalam bahasa inggris

English

the characteristic features of elephants in English

Last Update: 2016-08-11
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Indonesian

karna yang kamu maksud adalah gajah

English

translation Indonesian to English Idioms

Last Update: 2014-12-03
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Indonesian

gajah adalah hewan herbivora dan memakan semua jenis tumbuhan seperti rumput,daun daun,dan buah.mereka mempunyai kulit yang hampir tidak berbulu dan belalai yang panjang fleksible dan multi fungsi.gajah dikenal sebagai hewan mamalia terbesar didaratan.mereka hidup berkelompok dengan seekor betina dewasa sebagai pemimpin kelompok.

English

elephants are herbivores and feed on all types of plants such as grass, leaves leaves, and buah.mereka have almost hairless skin and a long proboscis flexible and multi fungsi.gajah known as didaratan.mereka largest mammals live in groups with an adult female as group leader.

Last Update: 2016-09-15
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Indonesian

tDISCHARGE OF LAKE TOBA FORECASTING YEAR 2032 FOR THE NEEDS RAW WATER REGIONAL SYSTEM OF NORTH SUMATERA BASED ON HYDROLOGY ANALYSIS THE EFFECT NORMAL WATER LEVEL OF LAKE TOBA FOR REGIONAL WATER SUPPLY SYSTEM OF NORTH SUMATERA BASED ON HYDROLOGY ANALYSIS Wesli Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering Universitas Malikussaleh, Reuleut Aceh Utara, Indonesia ABSTRACT Danau Toba merupakan sumber air baku yang potensial di Sumatera Utara yang dapat dimanfaatkan secara regional pada beberapa daerah khususnya kota Medan di mana kebutuhan air baku semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk sementara sumber air baku yang ada sudah tidak memadai secara kualitas. Danau Toba letaknya sangat jauh dari kota Medan sehingga untuk memanfaatkannya perlu dilakukan secara regional antar beberapa kabupaten/kota agar dapat dilakukan efisiensi dalam pembangunan dan pengoperasiannya. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) secara Regional dapat melayani beberapa daerah sepanjang perlintasan perpipaan yang dilalui seperti Kota Medan, Tebing Tinggi, Pematang Siantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh debit pengambilan terhadap muka air normal Danau Toba apabila dimanfaatkan sebagai sumber air baku secara regional di Sumatera Utara sampai tahun 2032 ditinjau dari analisis hidrologi berdasarkan data hujan dengan memperhatikan uji konsistensi data, uji kesesuaian distribusi data, kemampuan danau toba dalam supply air tanpa mengganggu kondisi eksisting dalam makna muka air normal masih terjaga dan perbandingan antara debit output dengan debit input. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa uji konsistensi data curah hujan bulanan minimum level of significant (tingkat kepercayaan) 90% menunjukkan bahwa nilai kritis Q/n(0,5) dan R/n(0,5) untuk data dari semua stasiun hujan adalah lebih kecil dari nilai Q/n(0,5) tabel 1,075 dan R/n(0,5) tabel 1,275 sehingga data curah hujan adalah Konsisten dapat digunakan. Pada pengujian parameter dengan metode Uji kecocokan Smirnov-Kolmogorov diperoleh nilai D maksimum sebesar 0.126 lebih kecil dari nilai Do sebesar 0,34 berdasarkan 15 buah data hujan dengan derajat kepercayaan 5% maka Uji Kesesuaian Distribusi Data dapat diterima. Berdasarkan curah hujan Debit Periode Ulang 2 tahunan sebesar 6,628.21 m3/det, Debit Periode Ulang 5 tahunan sebesar 10,594.70 m3/det, Debit Periode Ulang 10 tahunan sebesar 13,220.87 m3/det, Debit Periode Ulang 25 tahunan sebesar 16,539.03 m3/det, dan Debit Periode Ulang 50 tahunan sebesar 19,000.64 m3/det, dapat disimpulkan bahwa Hidrologi Danau Toba sangat mampu untuk mensuply kebutuhan air baku yang direncanakan sebesar 11.000 liter/det. Dari hasil simulasi menggambarkan bahwa Pengambilan air baku dari Danau Toba untuk kebutuhan regional sebesar 11.000 liter/detik, tidak akan memepengaruhi ketinggian permukaan air Danau Toba kondisi saat ini (eksisting), karena jumlah pengambilan (output) dibandingkan dengan ketersediaan (input) sangat kecil 1. INTRODUCTION Kebutuhan air baku masyarakat Sumatera Utara semakin hari semakin meningkat khususnya di kota Medan sementara sumber air baku yang ada kondisinya semakin hari semakin buruk karena adanya pencemaran pada sungai-sungai yang ada. Untuk memenuhi kebutuhan air baku masyarakat tersebut ke depannya sampai Tahun 2032 perlu dicari alternatif sumber air baku yang memadai dan memenuhi standar kualitas dan diupayakan dapat diproduksi dengan biaya murah. Salah satu sumber air yang sangat potensial adalah Danau Toba yang berada di wilayah Sumatera Utara namun jaraknya sangat jauh dari kota Medan sehingga dapat dipastikan biaya pembuatan infrastrukturnya akan sangat mahal, untuk itu perlu direncanakan suatu System Penyediaan Air Minum (SPAM) secara regional yang dapat dimanfaatkan secara bersama antar beberapa kabupaten/kota agar dapat dilakukan efisiensi dalam pembangunan dan pengoperasiannya. Disamping itu pemanfaatan air danau Toba harus tidak menggagu ketinggian muka air normal di Daerah Tangkapan Air (DTA) karena kondisi muka air normal tersebut diperlukan untuk pelayaran kapal-kapal di danau Toba khususnya pada saat akan bersandar di pelabuhan-pelabuhan yang ada di danau tersebut. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) secara Regional dapat dilakukan Pemerintah Sumatera Utara dalam memanfaatkan air dari Danau Toba dibuat untuk pelayanan beberapa daerah sepanjang perlintasan perpipaan yang dilalui. Kabupaten.kota yang akan dilayani oleh Spam Regional adalah jalur Kota Medan, Kota Tebing Tinggi, Kota Pematang Siantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai. Untuk wilayah Kabupaten Kabupaten Simalungun, Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai tidak dapat melayani semua daerahnya hanya meliputi kecamatan-kecamatan yang dilalui oleh jalur perpipaan saja. Studi ini bertujuan untuk menganalisis debit Danau Toba jika dimanfaatkan sebagai sumber air baku regional di Sumatera Utara sampai tahun 2032 ditinjau dari analisis hidrologi berdasarkan data hujan dengan memperhatikan uji konsistensi data, uji kesesuaian distribusi data, kemampuan danau toba dalam supply air dengan tidak terganggu kondisi eksisting agar muka air normal terjaga dan perbandingan antara debit output dengan debit input. 2. METHODOLOGY Metodologi yang dilakukan pada penelitian ini dibagi dalam 2 bagian yaitu analisis debit kebutuhan air sebagai debit output dan analisis ketersediaan air melalui ananisis hidrologi sebagai debit input dengan memperhatikan kondisi ketinggian muka air normal yang harus tetap terjaga apabila dimanfaatkan sebagai sumber air baku regional sumatera utara. 2.1 Kebutuan Air SPAM Regional Untuk melakukan analisis kebutuhan air dilakukan berdasarkan jumlah penduduk yang dilayani dan diproyeksikan sampai tahun 2032. Untuk proyeksi jumlah penduduk digunakan metode geometri: (1) di mana Pn adalah Jumlah penduduk tahun ke n sedangkan Po merupakan Jumlah penduduk tahun dasar dan r adalah Rata-rata pertambahan penduduk serta n merupakan Selisih tahun. Kebutuhan air dihitung berdasarkan jumlah penduduk, tingkat pelayanan dan standar pemakaian air minum yang dilakukan dengan tiga kategori yaitu kebutuhan domestik, kebutuhan non domestik, dan kehilangan air. Kebutuhan air domestic untuk pelayanan SPAM menggunakan Sambungan Rumah (SR) dan Hidran Umum (HU) dengan perbandingan 80:20 dan akan meningkat menjadi 90:10 di mana 1 SR melayani 5 orang dan 1 HU melayani 100 orang. Kebutuhan air minum Rumah Tangga rata-rata diperlihatkan Pada Tabel 1 Tabel 1 Rata-rata Kebutuhan air minum Rumah Tangga No. Kategori Wilayah JUMLAH PENDUDUK (JIWA) TINGKAT KONSUMSI AIR 1 Kota >1.000.000 240 Liter/orang/hari 2 Metropolitan 500.000 – 1.000.000 190 liter/orang/hari 3 Kota Besar 100.000 – 500.000 150 liter/orang/hari 4 Kota Sedang 10.000 – 100.000 110 liter/orang/hari 5 Kota Kecil Desa 3.000 – 10.000 90 liter/orang/hari Sumber: SK-SNI Air Bersih kebutuhan non domestic, pada kota kategori I, II, dan III non rumah tangga ditetapkan menurut hasil survey kota bersangkutan dikaitkan dengan master plan kota tersebut. Untuk kota-kota kategori IV kebutuhan non rumah tangga ditetapkan 20% dari kebutuhan rumah tangga, sedangkan untuk kota-kota kategori V ditentukan sebesar 10% dari kebutuhan rumah tangga. Berdasarkan kriteria perencanan SPAM kehilangan air sistem perpipaan sebesar 20%, sesuai dengan ketentuan Standar Pelayanan Bidang Air Minum Departemen Kimpraswil tahun 2004. Faktor hari maksimum dan faktor jam maksimum digunakan berdasarkan kriteria Perencanaan SPAM pada Standar Pelayanan Bidang Air Minum yang dikeluarkan Departemen Kimpraswil tahun 2004. Untuk faktor hari maksimum sebesar 1,15 dan faktor jam maksimum sebesar 1,75. Perhitungan proyeksi kebutuhan air disesuaikan menurut sistem pelayanan dan tingkat pelayanan yang direncanakan. 2.2 Ketersediaan Air Danau Toba Ketersediaan air danau toba dihitung berdasarkan Analisis Hidrologi dengan menggunakan data curah hujan di Daerah Tangkapan Air dan debit sungai yang masuk ke dalam danau. Data curah hujan yang digunakan pada analisis hidrologi adalah data curah hujan bulanan daerah Situnggaling, Sitinjo (Kabupaten Dairi sekitarnya), Tanjung Gorbus, Pangururan (Kabupaten Samosir sekitarnya), Dolok Sanggul, Laguboti (Kabupaten Toba Samosir sekitarnya) dan daerah Lumban Julu selama 15 tahun yaitu data hujan dari tahun1993 sampai tahun2007 Pengolahan data hujan dapat dilakukan dengan beberapa metode yaitu dengan Metode Rata-rata Aljabar, Metode Thiessen dan Metode Isohyet ( Sosrodarsono,1997). Dalam kajian ini data curah hujan harian maksimum tahunan diolah dengan menggunakan Metode Rata-rata Aljabar dengan menggunakan persamaan sebagai berikut: (2) di mana R adalah Curah hujan daerah, n adalah Jumlah titik atau pos pengamatan dan R1, R2,...Rn merupakan curah hujan di tiap titik pengamatan. Perhitungan hujan harian rata-rata berdasarkan data curah hujan dari 4 stasiun hujan diambil data minimum karena analisis ini menghitung kebutuhan air. Apabila curah hujan minimum sudah memenuhi maka kebutuhan air akan terpenuhi meskipun dalam konsisi minimum. Data hujan lebih dulu diuji untuk konsistensinya. Metode yang digunakan adalah metode RAPS (Rescaled Adjusted Partial Sums). Pengujian konsistensi dengan menggunakan data dari stasiun yaitu pengujian dengan komulatif penyimpangan terhadap nilai rata-rata dibagi dengan akar komulatif rerata penyimpangan kuadrat terhadap nilai reratanya, Perhitungan pengujian menggunakan tahapan sebagai berikut: (3) (4) (5) (6) (7) Nilai statistik Q dan R adalah (8) (9) Dengan melihat nilai statistik di atas maka dapat dicari nilai Q/n(0,5) dan R/n(0,5). Hasil yang di dapat dibandingkan dengan nilai Q/n(0,5) dan R/n(0,5) yang disyaratkan (Nilai Tabel). Jika nilai lebih kecil maka data masih dalam batasan konsisten. Dari hasil analisis konsistensi data curah hujan bulanan minimum sebagaimana Tabel 2 sampai Tabel 8 diketahui bahwa level of significant (tingkat kepercayaan) 90% menunjukkan bahwa hasil perhitungan nilai kritis Q/n(0,5) dan R/n(0,5) untuk data dari semua stasiun hujan adalah lebih kecil dari nilai Tabel 9 sehingga dapat disimpulkan bahwa data curah hujan adalah Konsisten dan dapat digunakan Tabel 2 Nilai Tabel untuk Q/n(0,5) dan R/n(0,5) n Q/n0,5 R/n0,5 90% 95% 99% 90% 95% 99% 10 1,05 1,14 1,29 1,21 1,28 1,38 20 1,10 1,22 1,42 1,34 1,43 1,60 30 1,12 1,24 1,48 1,40 1,50 1,70 40 1,14 1,27 1,52 1,44 1,55 1,78 100 1,17 1,29 1,55 1,50 1,62 1,85 200 1,22 1,36 1,63 1,62 1,75 2,00 Sumber: Soewarno (1995) Untuk menentukan kecocokan (the goodness of fit test) distribusi frekwensi dari sampel data terhadap fungsi distribusi peluang yang diperkirakan dapat menggambarkan atau mewakili distribusi frekwensi tersebut diperlukan pengujian parameter. Pengujian parameter dapat dilakukan dengan Uji Chi-kuadrat (Chi-square) atau Uji Smirnov-Kolmogorov. Uji kecocokan Smirnov-Kolmogorov sering juga disebut uji kecocokan non parametrik (non parametric test), karena pengujiannya tidak menggunakan fungsi distribusi tertentu. Pada analisis hidrologi perencanaan ini digunakan metode Uji distribusi Smirnov-Kolmogorov. Perhitungan distribusi data ini dilakukan dengan prosedur pengujian sebagai berikut : - Urutkan data dari besar ke kecil dan tentukan peluang dari masing-masing data tersebut dengan rumus: (10) Di mana P adalah peluang (%), m adalah nomor urut data dan n adalah jumlah data - Tentukan peluang teoritis untuk masing-masing data tersebut berdasarkan persamaan distribusinya dan (11) - Dari kedua nilai peluang tersebut, tentukan selisih terbesar antara peluang pengamatan dengan peluang teoritis: (12) - Berdasarkan Tabel 3, nilai kritis Smirnov-Kolmogorov ditentukan harga Do - Apabila D lebih kecil dari Do maka distribusi yang digunakan untuk menentukan debit rencana dapat diterima, sebaliknya jika harga D lebih besar dari Do, maka distribusi yang digunakan untuk menetukan debit rencana tidak diterima. Tabel 3 Nilai Kritis Do untuk Uji Smirnov-Kolmogorov N a 0,20 0,10 0,05 0,01 5 0,45 0,51 0,56 0,67 10 0,32 0,37 0,41 0,49 15 0,27 0,30 0,34 0,40 20 0,23 0,26 0,29 0,36 25 0,21 0,24 0,27 0,32 30 0,19 0,22 0,24 0,29 35 0,18 0,20 0,23 0,27 40 0,17 0,19 0,21 0,25 45 0,16 0,18 0,20 0,24 50 0,15 0,17 0,19 0,23 n>50 1,07/n0,5 1,22/n0,5 1,36/n0,5 1,63/n0,5 Sumber Soewarno (1995) Pada perhitungan uji distribusi dijabarkan berdasarkan persamaan analisis curah hujan sebagai berikut: (13) (14) (15) Dari persamaan (12) dapat dijabarkan menjadi: (16) Berdasarkan persamaan (13) disubstitusikan ke persamaan (25) akan menghasilkan: (17) Pengelompokan hujan setiap hari (24) jam yang besarnya tertentu selama bertahun-tahun memperlihatkan bahwa hujan-hujan kecil terjadi lebih sering dari pada hujan-hujan besar. Peninjauan lebih lanjut mengenai hujan-hujan itu menunjukkan bahwa hujan-hujan yang besarnya tertentu mempunyai masa ulang rata-rata tertentu pula dalam jangka waktu yang cukup panjang. Hal ini bermakna misalnya pada hujan harian yang besarnya 123,43 mm terjadi rata-rata 10 tahun sekali, artinya dalam 50 tahun terjadi 5 kali atau dalam 100 tahun terjadi 10 kali dan selanjutnya hujan yang besarnya 123,43 mm sehari itu mempunyai masa ulang rata-rata 10 tahun. Hujan Periode Ulang dihitung dengan metode Gumbel Tipe I Berdasarkan Tabel 15 kemudian dilakukan perhitungan Intensitas hujan pada masing-masing periode ulang dengan menggunakan persamaan Mononobe sebagai berikut: (18) Waktu konsentrasi (Tc) menurut Kirpich : Jam (19) di mana I adalah Intensitas Curah hujan (mm/jam), R24 adalah Curah hujan maksimum dalam 24 jam (mm) dan T c adalah Durasi (lamanya) curah hujan (menit) atau (jam) Tataguna lahan di kawasan Danau Toba diperlukan untuk menentukan koefisien pengaliran dalam menentukan debit kawasan. Tataguna lahan diperlihatkan pada Gambar 1 dan Tabel 3 Gambar 1 Peta Tataguna Lahan DTA Danau Toba Sumber: Badan Koordinasi pengelolaan Ekosistem kawasan danau toba (2009) Tabel 4 Tataguna Lahan Wilayah Danau Toba LAHAN Luas (Ha) Koefisien Pengaliran Belukar 39,060.261 0.55 Danau 112,696.799 0.90 Hutan 76,506.096 0.20 Ladang 26,689.465 0.40 Ladang/Belukar 47,783.674 0.50 Ladang/Rumput 13,742.399 0.30 Lahan Terbuka 2,126.794 0.50 Pemukiman 3,164.434 0.55 Rumput 28,960.187 0.21 Rumput Belukar 3,925.908 0.40 Sawah 18,803.278 0.15 Sungai 20.062 0.60 jumlah 373,479.357 Koefisien pengaliran kawasan: (20) Dalam menentukan Debit banyak metode dapat digunakan diantaranya: Metode Melchior, Metode Rasional Mononobe, Metode Rasional Der Weduwen, Metode Nakayasu, Metode Gamma I, Metode Snyder dan Lain sebagainya. Dalam kajian ini digunakan Metode Rasional Mononobe yang menentukan debit berdasarkan koefisien pengaliran, intensitas hujan dan luas daerah layanan. Ada banyak rumus rasional yang dibuat secara empiris yang dapat menjelaskan hubungan antara hujan dengan limpasannya diantaranya adalah : (21) di mana Q adalah Debit (m3/det), C adalah Koefisien aliran, I adalah Intensitas hujan selama waktu konsentrasi (mm/jam) dan A adalah Luas daerah aliran (km2). Dari Debit Periode Ulang akan dapat ditentukan Debit tersedia pada kawasan Danau Toba sebagai debit input, kemudian akan diperbandingkan dengan debit kebutuhan sebagai debit output sehingga dapat disimpulkan sebagai hasil penelitian 3. RESULT AND DISCUSSION Proyeksi penduduk kabupaten/kota yang dilalui perpipaan system penyediaan air minum regional di Sumatera Utara dihitung menggunakan persamaan (1) berdasarkan jumlah penduduk eksisting dengan pertumbuhan penduduk sesuai dengan kabupaten/kota masing-masing. Hasil perhitungan proyeksi penduduk kabupaten/kota yang dilayani diperlihatkan pada Tabel 5 Tabel 5 Proyeksi Penduduk Tahun 2032 No Kabupaten/Kota Pertumbuhan Penduduk (%) Jumlah Penduduk Eksisting Jumlah Penduduk Proyeksi 2032 1 Kota Medan 0.86 2,097,610 2,532,414 2 Kota Tebing Tinggi 1.62 145,248 206,848 3 Kota Pematang Siantar 0.40 234,688 256,232 4 Kabupaten Simalungun 0.42 198,049 217,375 5 Kabupaten Deli Serdang 2.36 493.566 823.856 6 Kabupaten Serdang Bedagai 1.51 271.72 406.153 Berdasarkan proyeksi jumlah penduduk maka dapat dihitung kebutuhan air masing-masing daerah serta kebutuhan pengembangannya di mana hasil perhitungan seperti diperlihatkan pada Tabel 6 Tabel 6 Proyeksi kebutuhan air dan pengembangannya No Kabupaten/Kota Kebutuhan Air (liter/detik) Kapasitas Produksi Penurunan Kapasitas Kebutuhan Pengembangan 2015 2032 1 Kota Medan 5,602,748 9,965,445 5,500,000 2,250,000 6,715,445 2 Kota Tebing Tinggi 199,073 492,403 300,000 150,000 342,403 3 Kota Pematang Siantar 461,843 609,959 826,000 413,000 196,959 4 Kabupaten Simalungun 208,696 401,710 180,000 90,000 311,710 5 Kabupaten Deli Serdang 690,175 1,909,149 550,000 275,000 1,634,149 6 Kabupaten Serdang Bedagai 299,828 750,570 200,000 100,000 650,570 Total 7,462,363 14,129,236 7,556,000 3,278,000 9,851,236 Dari Rekapitulasi perhitungan kebutuhan air SPAM Regional Sumatera Utara dapat disimpulkan bahwa untuk Kawasan Regional Suamtera Utara pada tahun 2032 kebutuhan air Maksimum sebesar 14.129,236 l/det, dengan kebutuhan pengembangan sistem sebesar 9.851,236l/det. SPAM regional Sumatera Utara direncanakan dibagi dalam dua sistem yaitu sistem 1 (Medan-Deli Serdang) dan Sistem 2 (Simalungun - Pematang Siantar- Tebing Tinggi dan Serdang bedagai). Dari dua sistem tersebut diperoleh debit rencana untuk masing sistem yaitu sebesar 9500 l/det untuk sistem 1 dan 1500 l/det Untuk sistem 2 seperti diperlihatkan pada Tabel 7 dan table 8. Tabel 7 Proyeksi Kebutuhan Air Sistem 1 No Kabupaten/Kota Kebutuhan Pengembangan 1 Medan 7.546,240 2 Deli Serdang 1.845,758 Total 9.391,998 Tabel 8 Proyeksi Kebutuhan Air Sistem 2 No Kabupaten/Kota Kebutuhan Pengembangan 1 Tebing Tinggi 326,828 2 Pematang Siantar 192,109 3 Simalungun 308,324 4 Serdang Bedagai 628,438 Total 1.455,699 Perhitungan hujan harian rata-rata berdasarkan data curah hujan dari 4 stasiun hujan diambil data minimum karena analisis ini menghitung kebutuhan air dengan makna apabila curah hujan minimum sudah memenuhi maka kebutuhan air akan terpenuhi meskipun dalam konsisi minimum. dihitung dengan menggunakan tabulasi dan hasilnya seperti diperlihatkan pada Tabel 9 Tabel 9 Curah Hujan Bulanan Minimum Tahun Situng galing Sitinjo Tj. Gorbus Pangururan Dolok Sanggul Laguboti Lumban Julu Rerata 1993 37 89 26 42 10 52 100 50,86 1994 25 14 10 23 6 19 13 15,71 1995 125 44 23 61 21 63 74 58,71 1996 42 67 9 32 22 42 72 40,86 1997 49 45 10 82 38 38 61 46,14 1998 35 37 26 36 16 53 36 34,14 1999 40 21 39 0 56 28 17 28,71 2000 25 72 65 7 46 15 29 37,00 2001 33 0 55 23 26 24 81 34,57 2002 37 27 15 27 195 43 156 71,43 2003 53 33 21 110 155 115 30 73,86 2004 8 30 19 6 125 97 49 47,71 2005 56 49 5 66 42 37 117 53,14 2006 28 47 52 6 78 65 19 42,14 2007 121 99 74 83 202 83 202 123,43 Hasil pengujian konsistensi data hujan dengan Metode RAPS (Rescaled Adjusted Partial Sums) dengan nilai komulatif penyimpangan terhadap nilai rata-rata dibagi dengan akar komulatif rerata penyimpangan kuadrat terhadap nilai reratanya, diperlihatkan pada Tabel 2 Dengan melihat nilai statistik diatas maka dapat dicari nilai Q/n(0,5) dan R/n(0,5). Hasil yang di dapat dibandingkan dengan nilai Q/n(0,5) dan R/n(0,5) yang disyaratkan (Nilai Tabel). Jika nilai lebih kecil maka data masih dalam batasan konsisten. Perhitungan Uji Konsistensi data terhadap data hujan dari semua stasiun diperlihatkan pada Tabel 2 Tabel 10 No Data Hujan Q/n0,5 Hasil R/n0,5 Hasil 1 Situnggaling 0,475 < 1,075 Konsiten 0,467 < 1,275 Konsiten 2 Sitinjo 0,332 < 1,075 Konsiten 0,332 < 1,275 Konsiten 3 Tj Gorbus 0,271 < 1,075 Konsiten 0,246 < 1,275 Konsiten 4 Pangururan 0,262 < 1,075 Konsiten 0,252 < 1,275 Konsiten 5 Dolok Sanggul

English

translated into English

Last Update: 2016-04-22
Subject: Civil Engineering
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:
Warning: Contains invisible HTML formatting

Indonesian

disebuah kebun binatang itu terdapat banyak macam macam hewan yaitu:beruang,harimau,gajah,monyet,dan rusa.beruang mempunyai tubuh yang besar dan kulitnya berwarna coklat beruang itu sedang merendam di dalam kolam.harimau mempunyai tubuh yang belang belang dan harimau termasuk hewan buas pemakan daging harimau itu sedang berada di dalam kandang nya .gajah mempunyai tubiuh yang besar,kupingnya yang lebar,mempunyai belalai,mempunyai gading dua dan kulitnya berwarna abu abu gajah itu sedang diberi makanan rumput oleh penjaga kebun binatang.monyet mempunyai ekor yang panjang dan kulitnya berwarna coklat tua monyrt itu sedang bergelantungan diatas pohon.rusa mempunyai dua tanduk yang panjang dan kulitnya berwarna kulit rusa itu sedang minum di sebuah kolam kecil .itulah hasil deskripsi saya dari tentang binatang yang ada di kebun binatang

English

QUERY LENGTH LIMIT EXCEDEED. MAX ALLOWED QUERY : 500 CHARS

Last Update: 2015-11-11
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Indonesian

Kambing merupakan binatang memamah biak yang berukuran sedang. Kambing ternak (Capra aegagrus hircus) adalah subspesies kambing liar yang secara alami tersebar di Asia Barat Daya (daerah "Bulan sabit yang subur" dan Turki) dan Eropa. Kambing liar jantan maupun betina memiliki tanduk sepasang, namun tanduk pada kambing jantan lebih besar. Umumnya, kambing mempunyai janggut, dahi cembung, ekor agak ke atas, dan kebanyakan berrambut lurus dan kasar. Panjang tubuh kambing liar, tidak termasuk ekor, adalah 1,3 meter - 1,4 meter, sedangkan ekornya 12 sentimeter - 15 sentimeter. Bobot yang betina 50 kilogram - 55 kilogram, sedangkan yang jantan bisa mencapai 120 kilogram. Kambing liar tersebar dari Spanyol ke arah timur sampai India, dan dari India ke utara sampai Mongolia dan Siberia. Habitat yang disukainya adalah daerah pegunungan yang berbatu-batu. Kambing sudah dibudidayakan manusia kira-kira 8000 hingga 9000 tahun yang lalu. Di alam aslinya, kambing hidup berkelompok 5 sampai 20 ekor. Dalam pengembaraannnya mencari makanan, kelompok kambing ini dipimpin oleh kambing betina yang paling tua, sementara kambing-kambing jantan berperan menjaga keamanan kawanan. Waktu aktif mencari makannya siang maupun malam hari. Makanan utamanya adalah rumput-rumputan dan dedaunan.

English

example report text goats

Last Update: 2015-10-21
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:
Warning: Contains invisible HTML formatting

Indonesian

1.1. Latar Belakang Masalah Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukur an panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di P rovinsi Sumatera Utara, Indonesia. Danau ini merupakan danau terbesar di In donesia dan Asia Tenggara. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan dom estik maupun mancanegara (Amnte, 2012). Danau Toba yang mempunya i luas permukaan lebih 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukur an panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di P rovinsi Sumatera Utara, Indonesia. Danau ini merupakan danau terbesar di In donesia dan Asia Tenggara. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan dom estik maupun mancanegara (Amnte, 2012). Danau Toba yang mempunya i luas permukaan lebih kurang 1.100 km 2 , dengan total volume air sekitar 1.258 km 3 . Kondisi oligotrofik Danau Toba menyebabkan daya dukung danau untuk perkembangan dan pertumbuhan organisme air seperti plankton dan bentos sangat terbatas. Pada aspek hidrologis , Danau Toba merup akan sebuah kawasan Daerah Tangkapan Air-DTA (Catchment Area) raksasa dan sang at vital bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya. Siklus pergantian air 110 -280 tahun merupakan salah satu keunikan Danau Toba karena siklus perputaran a ir danau-danau sedunia rata- rata hanya 17 tahun. Danau Toba merupakan sumber daya air yang mempunyai nilai yang sangat penting ditinjau dari fungsi ekologi, hidrol ogi, serta fungsi ekonomi. Hal ini berkaitan dengan fungsi Danau Toba sebagai habi tat berbagai jenis organisme air, sebagai sumber air minum bagi masyarakat sekit arnya, sebagai sumber air untuk kegiatan pertanian dan budidaya perikanan ser ta untuk menunjang berbagai jenis industri, seperti kebutuhan air untuk industr i pembangkit listrik Sigura-gura dan Asahan. Selain itu, fungsi Danau Toba sebagai k awasan wisata yang sudah terkenal ke mancanegara dan sangat potensial untuk pengembangan kepariwisataan di Provinsi Sumatera Utara Danau Toba juga merupakan suatu perairan yang banya k dimanfaatkan oleh beberapa sector seperti pertanian, perikanan, pariwisata, perhubungan dan 2 juga merupakan sumber air minum bagi masyarakat di kawasan Danau Toba. Adanya berbagai aktivitas di sekitar Danau Toba aka n memberikan dampak negatif terhadap ekosistem danau tersebut, sehingga danau Toba akan mengalami perubahan-perubahan ekologis dimana kondisinya suda h berbeda dengan kondisi alami yang semula (Barus, 2007). Ekosistem Kawasan Danau Toba terletak di Pegunungan Bukit Barisan Provinsi Sumatera Utara. Menurut wilayah administra si pemerintahan Ekosistem Kawasan Danau Toba meliputi tujuh kabupaten yaitu : Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Simalungun, Kabup aten Tapanuli Utara Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Dairi dan K abupaten Karo (Simanjuntak, 2008). Berbagai penelitian di Danau T oba memberikan indikasi bahwa telah terjadi penurunan kualitas air dan peru bahan ekologis, khususnya pada lokasi-lokasi yang banyak terkena dampak dari kegiatan masyarakat (Siagian, 2009). Pada perairan Danau Toba ini tempo dulu masih dijum pai ikan asli yaitu ikan batak dan pora-pora. Tetapi saat ini sudah jar ang bahkan mungkin sudah hilang dan tidak jelas apa penyebabnya. Pada tahun 1996 usaha perikanan di perairan Danau Toba mulai berkembang dalam bentuk K eramba Jaring Apung (KJA) dan hingga saat ini mencapai luas ± 440 ha. W alaupun luas perairan yang digarap baru mencapai 0,4% dari ambang luas dan yan g diizinkan sebesar 1% dari luas perairan Danau Toba. 2 juga merupakan sumber air minum bagi masyarakat di kawasan Danau Toba. Adanya berbagai aktivitas di sekitar Danau Toba aka n memberikan dampak negatif terhadap ekosistem danau tersebut, sehingga danau Toba akan mengalami perubahan-perubahan ekologis dimana kondisinya suda h berbeda dengan kondisi alami yang semula (Barus, 2007). Ekosistem Kawasan Danau Toba terletak di Pegunungan Bukit Barisan Provinsi Sumatera Utara. Menurut wilayah administra si pemerintahan Ekosistem Kawasan Danau Toba meliputi tujuh kabupaten yaitu : Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Simalungun, Kabup aten Tapanuli Utara Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Dairi dan K abupaten Karo (Simanjuntak, 2008). Berbagai penelitian di Danau T oba memberikan indikasi bahwa telah terjadi penurunan kualitas air dan peru bahan ekologis, khususnya pada lokasi-lokasi yang banyak terkena dampak dari kegiatan masyarakat (Siagian, 2009). Pada perairan Danau Toba ini tempo dulu masih dijum pai ikan asli yaitu ikan batak dan pora-pora. Tetapi saat ini sudah jar ang bahkan mungkin sudah hilang dan tidak jelas apa penyebabnya. Pada tahun 1996 usaha perikanan di perairan Danau Toba mulai berkembang dalam bentuk K eramba Jaring Apung (KJA) dan hingga saat ini mencapai luas ± 440 ha. W alaupun luas perairan yang digarap baru mencapai 0,4% dari ambang luas dan yan g diizinkan sebesar 1% dari luas perairan Danau Toba. Dalam Hidayati (2010), mengatakan bahwa dari bebera pa hasil penelitian di Danau Toba, dijumpai 14 spesies ikan. Informasi yang diperoleh dari nelayan setempat bahwa ikan yang akhir-akhir ini sering ada lah ikan mujahir ( Tilapia mossambica ), ikan kepala timah ( Aplocheilus panchax ), ikan seribu ( Lebistes reticulates ),ikan gurami,( Osphronemus goramy ), ika sepat ( Trichogaster trichopterus ),ikan gabus ( Channa striata ), ikan lele ( Clarias batrachus ), ikan ( Cyprinus carpio ), dan ikan nila.selain itu terdapat satu jenis ika n endemik yaitu yaitu ikan yang hanya terdapat di Danau Toba yang d isebut sebagai ikan batak atau “ihan” ( Neolisssochillus thienemannni ). Ikan ini berdasarkan kriteria IUCN ( International Union for the Conservation of Nature ) sudah diklasifikasikan sebagai terancam punah ( endangered ). Jenis ikan ini dahulu sering dihidangkan 3 sebagai sajian istimewa untuk berbagai acara pesta adat bagi masyarakat setempat, tetapi kini masyarakat yang tinggal di sekitar Dana u Toba sudah sangat sulit untuk menemukan ikan tersebut. Ikan pora pora atau ikan bilih ( Mystacoleucus padangensis ) merupakan ikan endemik dari Danau Singkarak diintroduksi di D anau Toba pada tahun 2003. Dimana tujuan dari introduksi tersebut adalah untuk meningkatkan produksi dan menyelamatkan populasi ikan bilih ( Mystacoleucus padangensis ) di habitatnya yang baru yaitu di Danau Toba (Kartamihardja dan Ku nto purnomo , 2006). Ikan pora pora ( Mystacoleucus padangensis ) merupakan ikan khas Danau Singkarak. Ikan pemakan plankton sepanjang 6-12 sen timeter ini hasil dari evolusi selama berjuta-juta tahun di lingkungan dan au itu. Ikatan antara ikan ini dengan danaunya sangat erat bahkan sampai belum bis a dibudi dayakan di kolam buatan. Suatu kali pernah ada serombongan peneliti dari Amerika Serikat yang terpikat akan kelezatannya dan mencoba membudidayak an ikan tersebut menggunakan kolam buatan. Kondisi lingkungan kolam tersebut dibuat semirip mungkin dengan Danau Singkarak. Tetapi hasilnya nol besar. Untuk itulah Badan Riset Kelautan dan Perikanan Jakarta membawa ikan b ilih ini untuk dibudidayakan di Danau Toba (Sumatera Selatan) seja k enam tahun lalu. Habitat baru ini ternyata cocok bagi ikan bilih untuk berke mbang biak dengan baik. Bahkan ukurannya menjadi lebih besar dari pada yang hidup di Danau Singkarak, orang Sumatera Selatan lebih mengenalnya dengan seb utan ikan pora-pora. Dan ikan bilih Danau Toba inilah yang saat ini menjadi komoditi perdagangan. Bukan hanya di ekspor ke luar negeri, atau dijual di Jaka rta, bahkan yang dijajakan di pinggiran Danau Singkarak sekarang ini tak lain dan tak bukan adalah ikan bilih budidaya Danau Toba (Tiara, 2009). Menurut Kartamihardja dan Kunto purnomo, (2006), ik an pora pora ( Mystacoleucus padangensis ) yang diintroduksikan ke Danau Toba dapat tunbuh lebih cepat dan berkembangbiak serta mempunyai feku nditas yang lebih tinggi dari ikan bilih ( Mystacoleucus padangensis ) yang ada di Danau Singkarak. Makanan utama ikan pora pora di Danau Toba hampir s ama dengan makanan ikan bilih di Danau Singkarak, yaitu detritus dan fitopl ankton sebagai makanan utamanya. 4 Sehubungan dengan pentingnya peranan dari ikan pora pora ( Mystacoleucus padangensis ) bagi ekoistem di sekitar perairan Danau Toba khususnya di Kecamatan Silahi Sabungan Kabupaten Da iri Danau Toba, yang telah diuraikan diatas maka penulis ingin melakukan penelitan dengan judul Studi Kelimpahan Ikan Pora Pora ( Mystacoleucus padangensis ) di Kecamatan Silahi Sabungan Kabupaten Dairi Danau Toba. 1.2. Batasan Masalah Dalam penelitian ini ruang lingkup permasalahan di batasi pada pengamatan ikan pora pora yang dilihat dari kelimpa hannya pada perairan Danau Toba di kecamatan Silahi Sabungan Kabupaten Dairi D anau Toba dengan beberapa sifat fisika-kimia yang berpengaruh terhad ap ekologi ikan pora pora ( Mystacoleucus padangensis ). Faktor-faktor yang terkait dalam analisis tidak mempertimbangkan cuaca, angin, curah hujan, dan kon disi alamiah lainnya karena dianggap konstan.

English

translit google language to indonesi

Last Update: 2015-02-20
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Indonesian

Budidaya Sapi Potong A. PENDAHULUAN Usaha peternakan sapi potong mayoritas masih dengan pola tradisional dan skala usaha sambilan. Hal ini disebabkan oleh besarnya investasi jika dilakukan secara besar dan modern, dengan skala usaha kecilpun akan mendapatkan keuntungan yang baik jika dilakukan dengan prinsip budidaya modern. PT. NATURAL NUSANTARA dengan prinsip K-3 (Kuantitas, Kualitas dan Kesehatan) membantu budidaya penggemukan sapi potong baik untuk skala usaha besar maupun kecil. B. PENGGEMUKAN Penggemukan sapi potong adalah pemeliharaan sapi dewasa dalam keadaan kurus untuk ditingkatkan berat badannya melalui pembesaran daging dalam waktu relatif singkat (3-5 bulan). Beberapa hal yang berkaitan dengan usaha penggemukan sapi potong adalah : 1. Jenis-jenis Sapi Potong. Beberapa jenis sapi yang digunakan untuk bakalan dalam usaha penggemukan sapi potong di Indonesia adalah : a. Sapi Bali. Cirinya berwarna merah dengan warna putih pada kaki dari lutut ke bawah dan pada pantat, punggungnya bergaris warna hitam (garis belut). Keunggulan sapi ini dapat beradaptasi dengan baik pada lingkungan yang baru. b. Sapi Ongole. Cirinya berwarna putih dengan warna hitam di beberapa bagian tubuh, bergelambir dan berpunuk, dan daya adaptasinya baik. Jenis ini telah disilangkan dengan sapi Madura, keturunannya disebut Peranakan Ongole (PO) cirinya sama dengan sapi Ongole tetapi kemampuan produksinya lebih rendah. c. Sapi Brahman. Cirinya berwarna coklat hingga coklat tua, dengan warna putih pada bagian kepala. Daya pertumbuhannya cepat, sehingga menjadi primadona sapi potong di Indonesia. d. Sapi Madura. Mempunyai ciri berpunuk, berwarna kuning hingga merah bata, terkadang terdapat warna putih pada moncong, ekor dan kaki bawah. Jenis sapi ini mempunyai daya pertambahan berat badan rendah. e. Sapi Limousin. Mempunyai ciri berwarna hitam bervariasi dengan warna merah bata dan putih, terdapat warna putih pada moncong kepalanya, tubuh berukuran besar dan mempunyai tingkat produksi yang baik 2. Pemilihan Bakalan. Bakalan merupakan faktor yang penting, karena sangat menentukan hasil akhir usaha penggemukan. Pemilihan bakalan memerlukan ketelitian, kejelian dan pengalaman. Ciri-ciri bakalan yang baik adalah : • Berumur di atas 2,5 tahun. • Jenis kelamin jantan. • Bentuk tubuh panjang, bulat dan lebar, panjang minimal 170 cm tinggi pundak minimal 135 cm, lingkar dada 133 cm. • Tubuh kurus, tulang menonjol, tetapi tetap sehat (kurus karena kurang pakan, bukan karena sakit). • Pandangan mata bersinar cerah dan bulu halus. • Kotoran normal C. TATA LAKSANA PEMELIHARAAN 1. Perkandangan. Secara umum, kandang memiliki dua tipe, yaitu individu dan kelompok. Pada kandang individu, setiap sapi menempati tempatnya sendiri berukuran 2,5 X 1,5 m. Tipe ini dapat memacu pertumbuhan lebih pesat, karena tidak terjadi kompetisi dalam mendapatkan pakan dan memiliki ruang gerak terbatas, sehingga energi yang diperoleh dari pakan digunakan untuk hidup pokok dan produksi daging tidak hilang karena banyak bergerak. Pada kandang kelompok, bakalan dalam satu periode penggemukan ditempatkan dalam satu kandang. Satu ekor sapi memerlukan tempat yang lebih luas daripada kandang individu. Kelemahan tipe kandang ini yaitu terjadi kompetisi dalam mendapatkan pakan sehingga sapi yang lebih kuat cenderung cepat tumbuh daripada yang lemah, karena lebih banyak mendapatkan pakan. 2. Pakan. Berdasarkan kondisi fisioloigis dan sistem pencernaannya, sapi digolongkan hewan ruminansia, karena pencernaannya melalui tiga proses, yaitu secara mekanis dalam mulut dengan bantuan air ludah (saliva), secara fermentatif dalam rumen dengan bantuan mikrobia rumen dan secara enzimatis setelah melewati rumen. Penelitian menunjukkan bahwa penggemukan dengan mengandalkan pakan berupa hijauan saja, kurang memberikan hasil yang optimal dan membutuhkan waktu yang lama. Salah satu cara mempercepat penggemukan adalah dengan pakan kombinasi antara hijauan dan konsentrat. Konsentrat yang digunakan adalah ampas bir, ampas tahu, ampas tebu, bekatul, kulit biji kedelai, kulit nenas dan buatan pabrik pakan. Konsentrat diberikan lebih dahulu untuk memberi pakan mikrobia rumen, sehingga ketika pakan hijauan masuk rumen, mikrobia rumen telah siap dan aktif mencerna hijauan. Kebutuhan pakan (dalam berat kering) tiap ekor adalah 2,5% berat badannya. Hijauan yang digunakan adalah jerami padi, daun tebu, daun jagung, alang-alang dan rumput-rumputan liar sebagai pakan berkualitas rendah dan rumput gajah, setaria kolonjono sebagai pakan berkualitas tinggi. Penentuan kualitas pakan tersebut berdasarkan tinggi rendahnya kandungan nutrisi (zat pakan) dan kadar serat kasar. Pakan hijauan yang berkualitas rendah mengandung serat kasar tinggi yang sifatnya sukar dicerna karena terdapat lignin yang sukar larut oleh enzim pencernaan.Oleh karena itu PT. NATURAL NUSANTARA juga mengeluarkan suplemen khusus ternak yaitu VITERNA Plus, POC NASA, dan HORMONIK. Produk ini, khususnya produk VITERNA Plus menggunakan teknologi asam amino yang diciptakan dengan pendekatan fisiologis tubuh sapi, yaitu dengan meneliti berbagai nutrisi yang dibutuhkan ternak.VITERNA Plus mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan ternak, yaitu : • Mineral-mineral sebagai penyusun tulang, darah dan berperan dalam sintesis enzim, yaitu N, P, K, Ca, Mg, Cl dan lain-lain. • Asam-asam amino, yaitu Arginin, Histidin, Leusin, Isoleusin dan lain-lain sebagai penyusun protein, pembentuk sel dan organ tubuh. • Vitamin lengkap yang berfungsi untuk berlangsungnya proses fisiologis tubuh yang normal dan meningkatkan ketahanan tubuh sapi dari serangan penyakit. • Asam – asam organik essensial, diantaranya asam propionat, asam asetat dan asam butirat. Sementara pemberian POC NASA yang mengandung berbagai mineral penting untuk pertumbuhan ternak, seperti N, P, K, Ca, Mg, Fe dan lain-lain serta dilengkapi protein dan lemak nabati, mampu meningkatkan pertumbuhan bobot harian sapi, meningkatkan ketahanan tubuh ternak, mengurangi kadar kolesterol daging dan mengurangi bau kotoran. Sedangkan HORMONIK lebih berfungsi sebagai zat pengatur tumbuh bagi ternak. Di mana formula ini akan sangat membantu meningkatkan pertumbuhan ternak secara keseluruhan. Cara penggunaannya adalah dengan dicampurkan dalam air minum atau komboran pakan konsentrat. Caranya sebagai berikut : 1. Campurkan 1 botol VITERNA Plus (500 cc) dan 1 botol POC NASA (500 cc) ke dalam sebuah wadah khusus. Tambahkan ke dalam larutan campuran tersebut dengan 20 cc HORMONIK. Aduk atau kocok hingga tercampur secara merata. 2. Selanjutnya berikan kepada ternak sapi dengan dosis 10 cc per ekor. Interval 2 kali sehari, yaitu pagi dan sore hari. D. PENGENDALIAN PENYAKIT Dalam pengendalian penyakit, yang lebih utama dilakukan adalah pencegahan penyakit daripada pengobatan, karena penggunaan obat akan menambah biaya produksi dan tidak terjaminnya keberhasilan pengobatan yang dilakukan. Usaha pencegahan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan sapi adalah :a. Pemanfaatan kandang karantina. Sapi bakalan yang baru hendaknya dikarantina pada suatu kandang terpisah, dengan tujuan untuk memonitor adanya gejala penyakit tertentu yang tidak diketahui pada saat proses pembelian. Disamping itu juga untuk adaptasi sapi terhadap lingkungan yang baru. Pada waktu sapi dikarantina, sebaiknya diberi obat cacing karena berdasarkan penelitian sebagian besar sapi di Indonesia (terutama sapi rakyat) mengalami cacingan. Penyakit ini memang tidak mematikan, tetapi akan mengurangi kecepatan pertambahan berat badan ketika digemukkan. Waktu mengkarantina sapi adalah satu minggu untuk sapi yang sehat dan pada sapi yang sakit baru dikeluarkan setelah sapi sehat. Kandang karantina selain untuk sapi baru juga digunakan untuk memisahkan sapi lama yang menderita sakit agar tidak menular kepada sapi lain yang sehat.b. Menjaga kebersihan sapi bakalan dan kandangnya. Sapi yang digemukkan secara intensif akan menghasilkan kotoran yang banyak karena mendapatkan pakan yang mencukupi, sehingga pembuangan kotoran harus dilakukan setiap saat jika kandang mulai kotor untuk mencegah berkembangnya bakteri dan virus penyebab penyakit.c. Vaksinasi untuk bakalan baru. Pemberian vaksin cukup dilakukan pada saat sapi berada di kandang karantina. Vaksinasi yang penting dilakukan adalah vaksinasi Anthrax.Beberapa jenis penyakit yang dapat meyerang sapi potong adalah cacingan, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), kembung (Bloat) dan lain-lain. E. PRODUKSI DAGING Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi daging adalah 1. Pakan.Pakan yang berkualitas dan dalam jumlah yang optimal akan berpengaruh baik terhadap kualitas daging. Perlakuan pakan dengan NPB akan meningkatkan daya cerna pakan terutama terhadap pakan yang berkualitas rendah sedangkan pemberian VITERNA Plus memberikan berbagai nutrisi yang dibutuhkan ternak sehingga sapi akan tumbuh lebih cepat dan sehat. 2. Faktor Genetik.Ternak dengan kualitas genetik yang baik akan tumbuh dengan baik/cepat sehingga produksi daging menjadi lebih tinggi. 3. Jenis Kelamin.Ternak jantan tumbuh lebih cepat daripada ternak betina, sehingga pada umur yang sama, ternak jantan mempunyai tubuh dan daging yang lebih besar. 4. Manajemen.Pemeliharaan dengan manajemen yang baik membuat sapi tumbuh dengan sehat dan cepat membentuk daging, sehingga masa penggemukan menjadi lebih singkat.

English

translite-English language to Indonesian

Last Update: 2014-12-06
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Indonesian

SI SINGA YANG PANTANG MENYERAH Suatu hari, Alex si singa sudah bosan terkurung di sabana Afrika. Bahkan, dia sempat bermimpi terjebak di sana hingga beruban. Alex ingin pulang ke kebun binatang New York, Amerika Serikat. Bersama Marty si zebra, Melman si jerapah, dan Gloria si kuda nil, Alex nekat berenang ke Monte Carlo, Monako, menyusul tim kera dan penguin. waktu Alex, Marty, Melman, dan Gloria baru sampai di laut dermaga Monako. Masih menggunakan snorkel dan gogle, mereka mengintip dari balik air untuk memantau keadaan. Namun Melman si jerapah tidak bisa mengintip. Kepala dia menjulang tinggi di atas leher panjangnya. Lalu ketika Alex berkata, "Kita harus diam-diam. Jangan sampai ada yang tahu keberadaan kita di sini." Tiba-tiba di belakang mereka muncul Raja Julian di atas kapal mini disertai nyanyiannya dan ledakan kembang api. Sungguh kontras dengan permintaan Alex. Kera dan penguin merupakan hewan yang cerdas mereka dapat membuat alat-alat yang canggih mereka mendapatkan uang untuk membeli alat-alat canggih itu dari hasil yang haram. Disana Alex mempunyai rencana “aku akan memarahi mereka lalu meminta maaf,“. Alex lupa sebenarnya dia ingin memarahi tapi malah dia meminta maaf dahulu. Saat Alex dan temannya sudah menemui penguin dan kera di sebuah hotel, para penjaga hotel menelpon kapten Masha. Pemimpin Satuan petugas pengontrol binatang Monako, yang terobsesi untuk ‘mengoleksi’ kepala Alex. Dia mengejar Alex mati-mati hingga ke atas gedung. Alex dan temannya ditolong oleh para kera yang mempunyai pesawat canggih bertenaga kera. Salah satu kera menembaki Masha dengan pisang, itupun tidak dapat menghentikan langkah Masha untuk mendapatkan Alex. Mereka memanjat sebuah tali yang dibuat oleh para kera. Dengan leher Melman yang panjang Masha berhasil memeganginya. Alex pun mencoba melepaskan tali yang dipegang oleh masha dengan kuku tajamnya dan dia berkata “Dia masih beruntung jatuh ke dalam kolam renang,” dan dijawab oleh Melman “akhirnya leherku tidak tercekik lagi terimaksih Alex”. Saat pilot kera tersebut senang dan tertawa-tawa dia tidak melihat sebuah gedung yang berada di depannya dan semua penumpang pun berteriak histeris “aaaaaaaa,”. Akhirnya sayap kanan dari pesawat tersebut tertabrak oleh gedung dan si kera tidak dapat mengendalikan pesawat tersebut. Dan pesawat tersebut jatuh didekat rel kereta. Karena keinginan kuat Alex untuk pulang ke New York dia bertanya kepada penguin “Apakah pesawat ini bisa diperbaiki ?” “Kamu mau aku jujur ?” jawab penguin “iya .” lanjut Alex “Tidak karena pesawat ini sudah hancur lebur.”. Akhirnya segerombolan polisi datang dan para binatang lari menuju kereta sirkus yang ditumpangi oleh Vitaly, Gia, dan stefano. Stefano tidak mengijinkan mereka masuk “Jangan biarkan mereka masuk karena mereka bukan hewan sirkus”, lalu Alex berbohong agar dia lolos dari kejaran si Polisi “Aku adalah hewan sirkus kakekku, ayahku mereka dulu mengikuti sirkus”. Akhirnya mereka masuk dengan dibantu oleh stefano. Lalu Stefano bertanya “Apa yang kalian lakukan saat pentas ?”, dengan gugup Alex menjawab “Aku melakukan lompatan Amerika di atas kolam yang penuh kobra air dengan jet lalu, memutar dan kembali ke atas lagi”, Stefano pun kagum. Hubungan Alex dengan Vitaly memang kurang baik dan dia berkata “Kalau tau yang punya sirkus ini mempunyai penyusup pasti dia akan marah”, lalu penguin tiba-tiba datang dari atap gerbong kereta dan berkata “tidak, kalau si penyusup itu adalah yang punya sirkus ini.” Jawab tegas si penguin. Si Kera dan Penguin keesokan harinya membeli sirkus tersebut dari si pemiliknya. Dan akhirnya mereka pertama kali show di Colloseum, Roma, Italy. “halo, semua aku adalah pemimpin kalian sekarang. Aku tidak akan mengubah apa-apa dari sirkus ini.” Sapa si Alex. Dan dia menyapa si Vitaly juga yang sedang makan dan Vitaly pun marah “ggrrrhhh”. Dan si Alex pun takut dan meninggalkan si Vitaly. Dalam sirkus tersebut terdapat sebuah kisah cinta antara raja julien dengan si manis beruang. Kejadian ini bermula saat raja julien dan temannya salah masuk gerbong kereta. Mereka ketakutan saat berada dalam gerbong tersebut. Ketakutan raja julien sirna saat melihat si beruang menaiki sepeda mungil, raja julien jatuh cinta kepada beruang tersebut. Dan saat mereka berada di Roma menggunakan motor mereka jalan-jalan mengelilingi kota Roma dan makan malam bersama. Saat show di Roma awalnya berjalan lancar dan biasa saja saat Vitaly tidak mau melompat kelubang kekacauan pun terjadi penonton melemparkan pop corn ke arah gajah yang sedang naik bola, gajah tidak dapat mengendalikan keseimbangan dan terjatuh ke arah penonton dan penonton pun marah. Mereka akhirnya pulang dan ingin mengambil uang yang berada dalam loket. Karena tak ingin para hewan mengalami kerugian para Kera membawa uang tersebut dan para penonton mengejar dari belakang. Raja julien berkata “Lemparkan uangnya,” para kera melemparkan uang tersebut dan para kera melemparkan uang tersebut dan ternyata uang tersebut malah berterbangan dan para penonton sudah tidak mengejar mereka lagi. Masha yang tahu dan mengikuti para binatang nke kota Roma dengan menaiki kereta api. Sesampainya di Roma dia tertangkap oleh polisi Italy karena dia mengendarai motor yang melanggar aturan. Akhirnya dia dipenjara dan dia bersembunyi di bawah kasur, sehingga para penjaga di penjara tersebut mencari-cari, sebelum dia bersembunyi di bawah kasur dia membuat jebakan berupa terowongan di bawah kasur. Dan rencana Masha pun berhasil, para polisi pun terjebak dan Masha menutup Terowngan tersebut dengan kasur dan lemari. Masha pun kabur dan melihat para hewan menaiki kereta. Masha mengikuti mereka dengan cara menaiki kereta selanjutnya yang menuju tujuan yang sama yaitu London. Agar para hewan dapat pergi ke New York mereka harus memberi pertunjukkan yang mengesankan di London agar promotor dari New York mengundang mereka kesana. Dalam perjalanan para hewan menyesal membeli sirkus itu Marty berkata “Kita seharusnya membeli sirkus yang tahu caranya bermain sirkus”, lalu dari kotak para penguin berkata “Aku bahkan tak tahu mengapa aku membeli sirkus ini. Seharusnya permata tersebut cukup untuk membeli pesawat jet pribadi”, Alex yang bingung dia melihat Stefano dan Stefano mengajak Alex untuk melihat koleksi penghargaan yang pernah diraih oleh sirkus tersebut. Lalu Alex melihat foto Vitaly yang bahagia dan Alex bertanya “Apa yang membuat Vitaly bahagia seperti di foto ini ?”, Stefano menjawab ”Dulu sirkus ini pernah berjaya di dunia saat Vitaly masih melakukan aksinya yaitu melewati lingkaran yang semakin kecil dan kecil. Ada Tragedi yang membuat Vitaly trauma yaitu pada saat dia ingin melewati cincin kecil yang penuh api kulit dia terbakar dan membuat dia tidak terkenal lagi, sehingga membuatnya cepat emosi.”, dari situ membuat semangat Alex semakin membara dia memerintahkan semua hewan sirkus untuk berlatih dengan keras dan Alex menunjukkan gerkan lompatan amerika kepada Gia yang sebenarnya Alex tidak tahu gerkan itu dia berbohong kepada Gia. Saat yang ditunggu-tunggu pun tiba para pemain sirkus berhasil memukau penonton dengan pertunjukkan terbaiknya. Di akhir acara yaitu aksi Vitaly dengan mencoba menerobos cincin yang penuh api dengan penuh kegelisahan akhirnya dia melakukan aksi tersebut dan berhasil tepuk tangan penonton membuat kepercayaan diri Vitaly tumbuh. Akhirnya Vitaly berteman baik dengan Alex. Promotor dari New York yang melihat acara tersebut menngelontorkan kontrak agar mereka dapat show di New York. Hal itu membuat Alex dan teman-temannya senang. Setelah menandatangani kontrak Alex di temui oleh Masha dan para polisi hewan lainnya. Dengan bantuan penguin Masha dan teman-temannya dapat diatasi. Dan Gia melihat koran yang terjatuh saat Masha diserang oleh para penguin. Akhirnya kebohongan Alex dan teman-temannya pun terbongkar. Akhirnya para pemain sirkus sedih dan Alex dan temannya pun pergi. Begitu juga dengan raja juliet yang pacarnya sedih mengetahui itu. Alex dan temannya pulang dengan mengikuti kapal yang dikaitkan dengan kapal kecilnya. Ternyata, di dekat kebun binatang Alex adalah tempat digelarnya sirkus tersebut. Setelah berada di depan gerbang kebun binatang Alex dan teman-temannya diserang oleh Masha dan temannya. Beruntung ada penjaga kebun binatang yang melihat hal tersebut dan berterima kasih kepada Masha yang telah membawa Alex dan ketiga temannya pulang ke kebun binatang. Hal itu diketahui oleh para pemain sirkus dan berniat untuk menyelamatkan Alex dan ketiga temannya dari Masha. Hal itu pun berhasil saat Masha akan menmbakkan suntikan agar Alex pingsan dan meleset karena Alex ditarik oleh Gia dengan lompatan Amerika “Gia ?” “sirkus selalu bersamaku.”, dan penyerangan oleh para pemain sirkus kepada Masha. Hal itu membuat kagum para penonton karena penyerangan tersebut menggunakan aksi yang memukau penonton. Mereka kabur dengan balon udara sirkus, tapi Masha tetap mencoba mengejardan dia berhasil mendapatkan Stefano dengan keadaan mendesak Alex sedang memikirkan cara untuk menyelamatkan Stefano. Dia mencoba melakukan lompatan Amerika dengan Gia dan Alex berhasil menangkap Stefano dan menyerhkan Stefano ke Gia “Gia, tangkap Stefano.” dan Gia berhasil menangkap Stefano. Alex dan Masha bertarung di udara dan mereka akan jatuh ke kolam berisi kobra air “Jika kamu jatuh, kepalamu harus bersamaku” “Kurasa tidak.”, jawab Alex. Dengan memanggil teman-temannya, Alex berhasil ditangkap dan terbang dengan temannya yang memakai roket yang dipakai di kakinya “Kau akan jatuh, tapi tidak dengan kepalaku. Hari-harimu mengejar hewan sudah selesai, Masha.”, akhirnya Alex dan teman-temannya kembali ikut ke sirkus dan berkeliling dunia bersama sirkus. mereka berpesta setelah berhasil mengalahkan Masha.

English

simple past tense

Last Update: 2014-11-03
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:
Warning: Contains invisible HTML formatting

Indonesian

Danau Lindu merupakan danau yang terletak di kecamatan Kulawi, kabupaten Sigi, provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia dan berada di dalam Taman Nasional Lore Lindu. Wilayah yang sering disebut Dataran Lindu ini dikelilingi oleh punggung pegunungan sehingga sulit untuk dijangkau oleh kendaraan bermotor, memiliki empat desa yaitu desa Puroo, Desa Langko, desa Tomado dan desa Anca. Ke-empat desa ini terletak di tepi danau Lindu yang cukup terkenal keindahannya. Di wilayah yang berpenduduk dengan luas wilayah ini juga terkenal dengan laboratorium untuk pemeriksaan penyakit yang disebabkan oleh sejenis cacing schistosomiasis yang hanya bisa hidup melalui perantaraan sejenis keong endemik yang juga hanya hidup di beberapa tempat di dunia. Danau Lindu dimasukkan ke dalam kelas danau tektonik yang terbentuk selama era Pliosen setelah bak besar dilokalisasi dari sebuah bagian rangkaian pegunungan. Merupakan danau terbesar kedelapan di Sulawesi dari segi wilayah maksimal permukaannya. Danau ini biasa dikatakan melingkupi sekitar 3.488 ha. Pada ketinggian sekitar 1.000 m danau ini merupakan badan air terbesar ke-dua dari pulau ini (yang lebih kecil, Danau Dano hanya 50 m lebih tinggi). Daya tarik Hutan Wisata Danau Lindu adalah keindahan panorama pegunungan dan pemandangan danau, khususnya bagi wisatawan pejalan kaki dan pendaki gunung. Danau Lindu terkenal dengan melimpahnya ikan dan merupakan habitat bagi berbagai macam tumbuhan dan hewan yang kini mulai berkurang keanekaragamannya karena menurunnya populasi spesies serta hilangnya beberapa spesies seperti burung tokoku dan tanaman rano. Tempat wisata di Kota Palu lainnya adalah Taman Nasional Lore Lindu. Bagi anda yang suka kegiatan petualangan, maka disarankan datang ke Taman Nasional Lore Lindu ini. Gunung, danau, flora dan fauna di sini sangat indah. Apalagi anda juga bisa melihat batu batu dari jaman megalitik di sini. Banyak hal bisa dilakukan di kawasan Hutan Taman Nasional Lore Lindu. Hewan dan flora yang dilindungi bisa anda jumpai di tempat ini. Sou Raja adalah rumah bangsawan di Palu. Sou Raja ini adalah bukti sejarah bahwa Palu dahulu pernah diperintah kerajaan. Sou Raja sendiri fungsinya seperti tumah dinas Raja. Hanya Raja dan keturunanya yang boleh tinggal di sini. Sou Raja sendiri dibangun dengan menggunakan pondasi kayu Ulin atau kayu Bayan. Sedangkan atapnya selalu berbentuk segitiga. Jembatan Palu IV merupakan sebuah jembatan yang terletak di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. Jembatan ini diresmikan pada Mei 2006 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Jembatan ini membentang di atas Teluk Talise ini berada di kelurahan Besusu dan Lere, yang menghubungkan kecamatan Palu Timur dan Palu Barat. Jembatan kuning ini merupakan jembatan lengkung pertama di Indonesia dan ketiga di dunia setelah Jepang dan Perancis. Sejak tanggal peresmian tersebut, masyarakat Palu dan sekitarnya selalu ingin melihat jembatan sepanjang 300 meter itu sekaligus menikmati tenggelamnya mentari.Tenggelamnya matahari terlihat lebih jelas dan mempesona dari atas jembatan. Apalagi, saat sinar matahari yang berwarna jingga kekuningan memantul ke permukaan Teluk Palu, keindahan semakin nyata. Air Teluk Palu pun berubah warna mengikuti warna sang Surya yang mulai sirna ditelan pegunungan Gawalise. Tempat rekomendasi berikut nya adalah pulau togean Taman Nasional Kepulauan Togean adalah sebuah sebuah taman nasional di Kepulauan Togean yang terletak di Teluk Tomini,Sulawesi Tengah yang diresmikan pada tahun 2004. Secara administrasi wilayah ini berada di Kabupaten Tojo Una-una. Kepulauan ini dikenal kaya akan terumbu karang dan berbagai biota laut yang langka dan dilindungi. Beberapa aksi wisata yang dapat dilakukan di Kepulauan Togean antara lain: menyelam dan snorkelling di Pulau Kadidiri, memancing ,menjelajah alam hutan yang ada di dalam hutan yang ada di Pulau Malenge, serta mengunjungi gunung Colo di Pulau Una-una. Wisatawan juga bisa mengunjungi pemukiman orang Bajo di Kabalutan. Dibentuk oleh aktivitas vulkanis, pulau ini ditutupi oleh tumbuh-tumbuhan yang subur dan rimbun, serta dikelilingi oleh formasi bukit karang. Batu karang dan pantai menyediakan tempat bagi beberapa binatang laut untuk tinggal dan berkembang biak, seperti kura-kura hijau. Taman Nasional Kepulauan Togean merupakan kepulauan yang terletak dalam zona transisi garis Wallace dan Weber dan merupakan gugusan pulau-pulau kecil yang melintang di tengah Teluk Tomini Untuk menuju ke kepulauan Togean dapat ditempuh dengan cara: 1. Dari Palu ke Ampana via Poso (375 kilometer) dengan bis atau mencarter mobil, kemudian dengan perahu dari Ampana ke Wakai dan Malenge dengan jadwal rutin setiap hari, berangkat jam 10.00 - 11.00 pagi. 2. Dari Gorontalo, naik mobil ke Marisa, selanjutnya naik perahu ke Dolong atau Wakai. Untuk makanan saya merekomendasikan Kaki Lembu Donggala atau yang lebih dikenal dengan nama Kaledo ini adalah makanan khas masyarakat Donggala. Terletak di provinsi Sulawesi Tengah, tepatnya di kota Palu. Makanan ini mirip dengan sup buntut, bedanya tulangnya dari kaki lembu dan disajikan bukan dengan nasi melainkan dengan ubi. Tulangnya itu sendiri adalah ruas tulang lutut yang masih penuh dengan sum-sum. Ada juga yang mengatakan, bahwa Kaledo berasal dari Bahasa Kaili, bahasa penduduk Palu. Ka artinya Keras, dan Ledo artinya Tidak, sehingga dapat diartikan "tidak keras

English

1. Download the archive and extract it to your PC 2. Connect your Android gadget through the standard USB connection (common known - as a media device) 3. Extract the downloaded archive to your PC and open Zynga Poker Hack v3.75.exe. 4. Once the hack tool is on your screen, feel free to input your desired currencies and click on the "Start Hack" button. 5. Done! After the hack process ends, just check your currencies and have fun!terjemahaan inggris indsonesia

Last Update: 2014-10-14
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:
Warning: Contains invisible HTML formatting

Add a translation

Search human translated sentences



Users are now asking for help: fooled (English>Italian) | wa baka desu (Japanese>English) | computer shikshanada mahatva (English>Kannada) | good morning (English>Japanese) | bh 240 ob (English>Russian) | pirkinio būsena: (Lithuanian>English) | frequence (French>Latin) | spannmålskärna (Swedish>English) | thebaud (Greek>English) | znovuobnovení (Czech>English) | deja (Lithuanian>German) | penitential service (English>Tagalog) | last twelve cycles (English>Polish) | tetraciclina hcl/ (Spanish>English) | mafunzo ya kifaransa (Swahili>English)


Report Abuse  | About MyMemory   | Contact Us


MyMemory in your language: English  | ItalianoEspañolFrançaisDeutschPortuguêsNederlandsSvenskaРусский日本語汉语한국어Türkçe

We use cookies to enhance your experience. By continuing to visit this site you agree to our use of cookies. Learn more. OK