MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: pengertian banjir dalam bhsa jawa ( Javanese - Indonesian )

    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

Javanese

Indonesian

Info

Javanese

banjir bahasa jawa

Indonesian

Banjir-time Java

Last Update: 2015-01-12
Subject: History
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference: Anonymous

Javanese

banjir

Indonesian

bumi

Last Update: 2014-08-26
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

Teng dusun wanakaya wonten bencana banjir

Indonesian

Dimana bencana banjir terjadi

Last Update: 2014-11-17
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

Puisi Jawa

Indonesian

TuhanAku tak sanggup berdiri di bumimuTelapakku kotor di antara debumuDi tengah malam tak ada tangis penebus dosakuTuhanAku tak sanggup memandang rumahmuBerkilau cahaya dari jutaan doaNamun sayang tak ada aku di antara merekaTuhanAku tak sanggup menyebutmuKalammu begitu amatlah luasLidahpun tak mampu mendefinisikanmuTuhanAmpuni akuDalam bijak Dan kuasamu

Last Update: 2015-01-25
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

puisi basa Jawa

Indonesian

alam alam.. sungguh indah pemandanganmu penyejuk didalam hatiku indah dipandang ini semua karunia tuhan gemercik air suara orang berjalan dan kencangnya angin malam membuat hatiku tenang padi yang menguning tanah yang subur hewan hewan yang melintas menambah keindahan alam ciptaan tuhan

Last Update: 2016-03-25
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

Puisi basa Jawa

Indonesian

di lorong jalan yang ku telusuri

Last Update: 2015-09-01
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

artikel bahasa jawa

Indonesian

Kekeringan layaknya tamu rutin bagi Indonesia. Hampir setiap tahun, bencana kekeringan selalu terjadi di Indonesia. Padahal Indonesia merupakan negara yang (seharusnya) kaya akan air. Meskipun tiap tahun tidak sama, namun curah hujan di Indonesia masih tergolong tinggi. Curah hujan rata-rata tahunan Indonesia mencapai 2.779 mm/tahun. Baturaden Jawa Tengah tercatat sebagai daerah dengan curah hujan tertinggi tercatat mencapai 7.069 mm/tahun. Sedangkan daerah dengan curah hujan terendah adalah Palu, Sulawesi Tengah dengan rata-rata hanya 547 mm/tahun. Sayangnya dari total curah hujan itu hanya 34% saja yang tersimpan di dalam tanah menjadi air tanah. Sisanya menjadi air limpasan permukaan yang mengakibatkan bencana banjir dan menyisakan kekeringan yang menjadi tamu rutin bagi Indonesia. Kekeringan dapat diartikan sebagai keadaan kekurangan pasokan air pada suatu daerah dalam masa yang berkepanjangan (beberapa bulan hingga bertahun-tahun). Kekeringan terjadi karena musim kemarau yang panjang sehingga mengakibatkan cadangan air tanah habis baik secara alami ataupun penggunaan oleh manusia. Kekeringan Seorang nenek tengah ‘mengais air’ untuk memenuhi kebutuhannya saat kekeringan tiba Dan musti kita akui, tahun 2012 ini, kekeringan telah terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Menurut data Kementerian Pekerjaan Umum (Agustus 2012) dari 71 Waduk yang ada di Indonesia hanya 19 waduk saja yang debit airnya normal. 10 waduk diantaranya dalam kondisi kering sedangkan sisanya, 42 waduk dalam kondisi siaga. Pun berbagai danau dan sungai di Indonesia yang debit airnya pun menurun. Masih menurut data Kementerian Pekerjaan Umum, tercatat sedikitnya 127.788 ha sawah di sejumlah daerah di Indonesia mengalami puso dan kekeringan. Belum lagi berita tentang daerah-daerah yang telah kesulitan air hanya sekedar untuk kebutuhan dasar (minum, mandi, cuci) masyarakat dengan mudahnya kita dapatkan di berbagai media. Bencana kekeringan memang dipengaruhi oleh berbagai penyebab seperti iklim yang menyebabkan musim kemarau panjang serta tekstur tanah dan topografi. Namun bukan berarti manusia tidak ikut berpengaruh dan membuat perubahan. Faktor vegetasi dan daerah tangkapan air, tata kelola air, dan kearifan dalam memanfaatkan air pun menjadi faktor penentu yang mempengaruhi ketersediaan air. Potensi curah hujan yang tinggi seharusnya menjadi modal berharga dalam ketahanan air dan mencegah bencana kekeringan di Indonesia. Nyatanya hanya 34% dari total air hujan yang mampu disimpan oleh tanah menjadi air tanah (Data Deptan, Statistik Pertanian, 2001). Sisanya menjadi air limpasan permukaan yang mendatangkan bencana banjir setiap musim penghujan. Giliran ketika musim kemarau tiba, cadangan air yang tidak seberapa itupun segera habis dan mendatangkan bencana kekeringan. Jelaslah bahwa bencana kekeringan yang rutin menimpa Indonesia setiap tahunnya lebih karena ketidakmampuan kita dalam mengelola air. Saat musim penghujan kita abai dalam memanen air (menanam air hujan) sehingga kita tidak memiliki tabungan air yang kemudian dapat dimanfaatkan saat musim kemarau tiba. Anehnya, setiap tahun kita selalu ‘abai’.

Last Update: 2015-08-21
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

-Jawa Indonesia

Indonesian

kepada: kakak senior ( hai kak bagaimana kabar kakak hari ini ??? semoga kakak selalu dalam keadaan baik dan bahagia, sebelumnya perkenalkan , saya suci . mungkin kakak belum begitu mengenal saya ya kak ?? saya adalah salah satu dari sekian banyak calon siswa baru di sekolah ini yang mengikuti kegiatan ospek meskipu kakak belum bagitu mengenal saya tetapi saya cukup mengenal kakak karena saya sering memperhatikan kakak diam diam. saya sering memperhatikan kakak saat tersenyum, saat kakak marah kepada teman teman mos dan seringnya saya memperhatikan kakak entah mulai darimana, mulainya tumbuh berkembang hingga berbuah rasa kagum yang sangat besar kepada kakak maaf ya kak kalau saya kurang sopan kepada kakak, sebenarnya sayamembuat surat ini juga terpaksa

Last Update: 2015-07-24
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

Basa Jawa muter 8

Indonesian

naskah drama bahasa jawa 8 orang

Last Update: 2016-03-27
Subject: General
Usage Frequency: 6
Quality:

Reference:

Javanese

lucu bhs drama jawa

Indonesian

drama lucu bhs jawa

Last Update: 2015-03-06
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

persuasion Essay basa Jawa

Indonesian

karangan persuasi bahasa jawa

Last Update: 2015-01-26
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

translation google Indonesia Jawa

Indonesian

aku punya sesuatu

Last Update: 2016-04-11
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

terjemahan google Jawa Indonesia

Indonesian

Dipicu Tabrakan Ringan, Pelajar Tawuran di Depan Pemkab 2 Februari 2013 PAMEKASAN-Kaum pelajar gampang sekali terlibat tawuran. Sekitar pukul 10.30 kemarin (1/2) misalnya. Hanya karena tabrakan ringan sepeda motor menyebabkan terjadinya tawuran antarpelajar di depan Kantor Pemkab Pamekasan di Jalan Kabupaten. Informasi yang dihimpun, tabrakan antarpelajar ini terjadi saat salah seorang pelajar hendak menambal ban sepeda motornya di depan kantor pemkab. Nah, saat itulah pelajar yang menambal ban itu ditabrak oleh siswa lain dari arah belakang. Siswa yang menabrak ini lalu melarikan diri dan dikejar oleh sejumlah siswa lain. ”Pemilik sepeda motor yang ditabrak ini mau meminta pertanggungjawaban, tapi yang menabrak justru lari dan melawan dengan mengundang temanteman lainnya,” kata Ahmad, 25, tukang tambal ban di depan pemkab. Akibat tawuran ini arus lalu lintas di daerah tersebut menjadi macet. Tidak terlihat adanya petugas di lokasi kejadian, baik dari Polres Pamekasan maupun petugas satpol PP pemkab se tempat. Padahal, lokasi tawuran persis berada di depan kantor pemkab. Sejumlah warga mulai dari tukang becak, penjual makanan dan minuman yang berada di sepanjang Jalan Kabupaten berusaha melerai tawuran tersebut. Tawuran antarpelajar di Pamekasan ini merupakan kali kedua dalam sebulan terakhir. Sebelumnya, tawuran juga pernah terjadi di lokasi yang sama, namun saat itu berhasil digagalkan warga. (radar)

Last Update: 2015-10-19
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

translation google Jawa Indonesia

Indonesian

menahan

Last Update: 2015-04-26
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

translation google Jawa Indonesia

Indonesian

hari ini saya akan menyampaikan sebuah pidato yang berjudul budaya sekolah kita yaitu senyum salam sapa sopan santun

Last Update: 2015-02-23
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

translation google Jawa Indonesia

Indonesian

Asal Usul Kota Banyuwangi Pada zaman dahulu di kawasan ujung timur Propinsi Jawa Timur terdapat sebuah kerajaan besar yang diperintah oleh seorang Raja yang adil dan bijaksana. Raja tersebut mempunyai seorang putra yang gagah bernama Raden Banterang. Kegemaran Raden Banterang adalah berburu. “Pagi hari ini aku akan berburu ke hutan. Siapkan alat berburu,” kata Raden Banterang kepada para abdinya. Setelah peralatan berburu siap, Raden Banterang disertai beberapa pengiringnya berangkat ke hutan. Ketika Raden Banterang berjalan sendirian, ia melihat seekor kijang melintas di depannya. Ia segera mengejar kijang itu hingga masuk jauh ke hutan. Ia terpisah dengan para pengiringnya. “Kemana seekor kijang tadi?”, kata Raden Banterang, ketika kehilangan jejak buruannya. “Akan ku cari terus sampai dapat,” tekadnya. Raden Banterang menerobos semak belukar dan pepohonan hutan. Namun, binatang buruan itu tidak ditemukan. Ia tiba di sebuah sungai yang sangat bening airnya. “Hem, segar nian air sungai ini,” Raden Banterang minum air sungai itu, sampai merasa hilang dahaganya. Setelah itu, ia meninggalkan sungai. Namun baru beberapa langkah berjalan, tiba-tiba dikejutkan kedatangan seorang gadis cantik jelita. “Ha? Seorang gadis cantik jelita? Benarkah ia seorang manusia? Jangan-jangan setan penunggu hutan,” gumam Raden Banterang bertanya-tanya. Raden Banterang memberanikan diri mendekati gadis cantik itu. “Kau manusia atau penunggu hutan?” sapa Raden Banterang. “Saya manusia,” jawab gadis itu sambil tersenyum. Raden Banterang pun memperkenalkan dirinya. Gadis cantik itu menyambutnya. “Nama saya Surati berasal dari kerajaan Klungkung”. “Saya berada di tempat ini karena menyelamatkan diri dari serangan musuh. Ayah saya telah gugur dalam mempertahankan mahkota kerajaan,” Jelasnya. Mendengar ucapan gadis itu, Raden Banterang terkejut bukan kepalang. Melihat penderitaan puteri Raja Klungkung itu, Raden Banterang segera menolong dan mengajaknya pulang ke istana. Tak lama kemudian mereka menikah membangun keluarga bahagia. Pada suatu hari, puteri Raja Klungkung berjalan-jalan sendirian ke luar istana. “Surati! Surati!”, panggil seorang laki-laki yang berpakaian compang-camping. Setelah mengamati wajah lelaki itu, ia baru sadar bahwa yang berada di depannya adalah kakak kandungnya bernama Rupaksa. Maksud kedatangan Rupaksa adalah untuk mengajak adiknya untuk membalas dendam, karena Raden Banterang telah membunuh ayahandanya. Surati menceritakan bahwa ia mau diperistri Raden Banterang karena telah berhutang budi. Dengan begitu, Surati tidak mau membantu ajakan kakak kandungnya. Rupaksa marah mendengar jawaban adiknya. Namun, ia sempat memberikan sebuah kenangan berupa ikat kepala kepada Surati. “Ikat kepala ini harus kau simpan di bawah tempat tidurmu,” pesan Rupaksa. Pertemuan Surati dengan kakak kandungnya tidak diketahui oleh Raden Banterang, dikarenakan Raden Banterang sedang berburu di hutan. Tatkala Raden Banterang berada di tengah hutan, tiba-tiba pandangan matanya dikejutkan oleh kedatangan seorang lelaki berpakaian compang-camping. “Tuangku, Raden Banterang. Keselamatan Tuan terancam bahaya yang direncanakan oleh istri tuan sendiri,” kata lelaki itu. “Tuan bisa melihat buktinya, dengan melihat sebuah ikat kepala yang diletakkan di bawah tempat peraduannya. Ikat kepala itu milik lelaki yang dimintai tolong untuk membunuh Tuan,” jelasnya. Setelah mengucapkan kata-kata itu, lelaki berpakaian compang-camping itu hilang secara misterius. Terkejutlah Raden Banterang mendengar laporan lelaki misterius itu. Ia pun segera pulang ke istana. Setelah tiba di istana, Raden Banterang langsung menuju ke peraaduan istrinya. Dicarinya ikat kepala yang telah diceritakan oleh lelaki berpakaian compang-camping yang telah menemui di hutan. “Ha! Benar kata lelaki itu! Ikat kepala ini sebagai bukti! Kau merencanakan mau membunuhku dengan minta tolong kepada pemilik ikat kepala ini!” tuduh Raden Banterang kepada istrinya. “ Begitukah balasanmu padaku?” tandas Raden Banterang.”Jangan asal tuduh. Adinda sama sekali tidak bermaksud membunuh Kakanda, apalagi minta tolong kepada seorang lelaki!” jawab Surati. Namun Raden Banterang tetap pada pendiriannya, bahwa istrinya yang pernah ditolong itu akan membahayakan hidupnya. Nah, sebelum nyawanya terancam, Raden Banterang lebih dahulu ingin mencelakakan istrinya. Raden Banterang berniat menenggelamkan istrinya di sebuah sungai. Setelah tiba di sungai, Raden Banterang menceritakan tentang pertemuan dengan seorang lelaki compang-camping ketika berburu di hutan. Sang istri pun menceritakan tentang pertemuan dengan seorang lelaki berpakaian compang-camping seperti yang dijelaskan suaminya. “Lelaki itu adalah kakak kandung Adinda. Dialah yang memberi sebuah ikat kepala kepada Adinda,” Surati menjelaskan kembali, agar Raden Banterang luluh hatinya. Namun, Raden Banterang tetap percaya bahwa istrinya akan mencelakakan dirinya. “Kakanda suamiku! Bukalah hati dan perasaan Kakanda! Adinda rela mati demi keselamatan Kakanda. Tetapi berilah kesempatan kepada Adinda untuk menceritakan perihal pertemuan Adinda dengan kakak kandung Adinda bernama Rupaksa,” ucap Surati mengingatkan. “Kakak Adindalah yang akan membunuh kakanda! Adinda diminati bantuan, tetapi Adinda tolah!”. Mendengar hal tersebut , hati Raden Banterang tidak cair bahkan menganggap istrinya berbohong.. “Kakanda ! Jika air sungai ini menjadi bening dan harum baunya, berarti Adinda tidak bersalah! Tetapi, jika tetap keruh dan bau busuk, berarti Adinda bersalah!” seru Surati. Raden Banterang menganggap ucapan istrinya itu mengada-ada. Maka, Raden Banterang segera menghunus keris yang terselip di pinggangnya. Bersamaan itu pula, Surati melompat ke tengah sungai lalu menghilang. Tidak berapa lama, terjadi sebuah keajaiban. Bau nan harum merebak di sekitar sungai. Melihat kejadian itu, Raden Banterang berseru dengan suara gemetar. “Istriku tidak berdosa! Air kali ini harum baunya!” Betapa menyesalnya Raden Banterang. Ia meratapi kematian istrinya, dan menyesali kebodohannya. Namun sudah terlambat. Sejak itu, sungai menjadi harum baunya. Dalam bahasa Jawa disebut Banyuwangi. Banyu artinya air dan wangi artinya harum. Nama Banyuwangi kemudian menjadi nama kota Banyuwangi.

Last Update: 2015-02-02
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

AKARTA– Pabrik styrofoam di Jalan Asem 2, Duri Kepa, Jakarta Barat terbakar. Hal tersebut sebagaimana disampaikan petugas piket Suku Dinas Kebakaran Jakarta Barat, Anwar.“Iya (kebakaran), pabrikstyrofoamterbakar,” ucap Anwar kepadaOkezone, Senin (28/3/2016).Mendapat kabar kebakaran, petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Untuk memadamkan api, Sudin Pemadam Kebakaran Jakarta Barat mengerahkan 19 mobil pemadam kebakaran.“Petugas sudah dikerahkan,” katanya.Namun, Anwar enggan memberitahukanmengenai adanya korban dalam peristiwa itu. Ia juga belum dapat memastikan penyebab kebakaran tersebut.Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi di Jalan Asem 2, Duri Kepa, Jakarta Barat. Kebakaran itu terjadi sekira pukul 06.43 WIB.

Indonesian

google terjemahan bahasa indonesia ke bahasa jawa

Last Update: 2016-03-28
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

Basa Jawa muter legenda

Indonesian

naskah drama bahasa jawa legenda

Last Update: 2016-02-28
Subject: General
Usage Frequency: 3
Quality:

Reference:

Javanese

muter basa snails Jawa

Indonesian

naskah drama keong mas bahasa jawa

Last Update: 2016-02-13
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference:

Javanese

muter basa Jawa snails

Indonesian

naskah drama keong mas bahasa jawa

Last Update: 2016-01-25
Subject: General
Usage Frequency: 4
Quality:

Reference:

Add a translation

Search human translated sentences



Users are now asking for help: mehangai means in english (Hindi>English) | nag damo ako sa labas (Tagalog>English) | trotzdem (German>Korean) | sxs irani film (English>French) | creare un nuovo datasource per la tabella {0}? (Italian>English) | essay on need of protection of animals in hindi (English>Hindi) | kaya kanako (Tagalog>English) | picha za kisimi (Swahili>English) | material requirement planning (English>Hindi) | medisch-specialistisch bedrijf (Dutch>English) | sxs video (Hindi>English) | i love you too (English>Hindi) | bf film (Hindi>English) | pissed off meaning (English>Tamil) | rusulis targmna qartulad (Russian>Georgian)


Report Abuse  | About MyMemory   | Contact Us


MyMemory in your language: English  | ItalianoEspañolFrançaisDeutschPortuguêsNederlandsSvenskaРусский日本語汉语한국어Türkçe

We use cookies to enhance your experience. By continuing to visit this site you agree to our use of cookies. Learn more. OK