terimakasih kamu sudah mau membalas email saya lagi dan terimakasih atas segala sanjungan yang kamu berikan terhadap saya, tolong kamu jangan selalu buat saya besar kepala dengan kata - katamu itu semua hanya rayuan gombal saja.
Corat-coret di baju seragam merupakan tradisi di sekolahnya. Biasanya aksi corat-coret di baju seragam tersebut dilakukan oleh para pelajar mulai tingkat Sekolah Dasar hingga tingkat SLTA. Namun tradisi seperti ini kadang-kadang berkembang menjadi sebuah aksi yang menimbulkan pelanggaran.
Seperti di Surabaya, terdapat kasus pencoretan bendera Merah Putih yang dilakukan oknum siswa ketika konvoi merayakan kelulusan pelajar SLTA. Dan kasus ini sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Agung Pribadi mengatakan, timnya akan mendatangi salah satu sekolah swasta di kawasan Jalan Jojoran, Surabaya, Jumat.
“Kami sudah mendapatkan informasi bahwa yang mengibarkan bendera Merah Putih dicoret-coret itu siswa dari SMK di kawasan Jojoran. Kami akan mendatangi dan memintai keterangannya,” ujar Agung Pribadi ketika dikonfirmasi wartawan.
Agung belum bersedia menyebut siswa pelaku pencoretan bendera bertuliskan “Lulus 45″ saat arak-arakan sepeda motor di Jalan Gubernur Suryo, tepat di depan Gedung Grahadi, Rabu, 18 Mei 2011. Namun diduga, siswa tersebut berasal dari SMK 45 Surabaya.
Upaya pengembangan lainnya, polisi juga sudah memintai keterangan seorang pelajar berinisial FN, sebuah siswa SMK di kawasan Jalan Kapas Lor, Surabaya. Hanya saja, status yang ditetapkan masih sebatas saksi.
Kepada penyidik, FN mengaku tidak membawa bendera Merah Putih ketika konvoi, terlebih mencoretnya. Ia mengaku sedang menyetir motor yang bersama rekannya, berinisial MD.
“Mana mungkin saya bawa bendera, sebab posisinya nyetir,” kata FN kepada penyidik di ruangan Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Kamis, 19 Mei 2011.
FN mengaku berangkat dari sekolahnya sekitar pukul 10.00 WIB, usai pengumuman kelulusan, 18 Mei 2011. Bersama rekan-rekannya, ia berkonvoi mengitari kawasan Jalan Kenjeran, Jalan Ambengan, dan Jalan Simpang Dukuh. Tepat di depan Grahadi, ia bertemu dengan rombongan konvoi lainnya.
“Bisa dikatakan aksi itu sebagai penistaan terhadap simbol negara. Tapi itu tidak mesti harus diselesaikan dengan pasal pidana. Kami akan mengedepankan pendekatan pembinaan dan pemanggilan orang tua agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” ucapnya, menegaskan.
sampai kapankah aku menunggumu,membuka hatimu untuk terima cintaku..
sampai kapankah rasa di hatiku menanti rasamu akan menyambut rasaku..
dan mungkin bila waktu yang bisa mengungkapkan,berseminya cinta di dalam hatimu..
izinkan aku mengungkapkan..,,perasaan cinta yang tersimpan di hati..
berikan aku kesempatan membuktikan tulusnya cintaku..
sampai kapankah aku menunggumu,membuka hatimu untuk terima cintaku..
sampai kapankah rasa di hatiku menanti rasamu akan menyambut rasaku..
dan mungkin bila waktu yang bisa mengungkapkan,berseminya cinta di dalam hatimu..
izinkan aku mengungkapkan..,,perasaan cinta yang tersimpan di hati..
berikan aku kesempatan membuktikan tulusnya cintaku..
MADRASAH DINIYAH
“ RAUDLATUL MUBTADI’IN ”
PANAGAN - GAPURA SUMENEP
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam silaturahmi kami sampaikan, semoga Bapak/Ibu Guru pengajar MD Raudlatul Mubtadi’in selalu dalam lindungan Allah SWT. dan sukses dalam melaksanakan aktifitas setiap hari amin………
Selanjutnya, kami mengharap kehadiran Bapak/Ibu guru dalam pertemuan yang akan dilaksanakan nanti pada :
Hari : ……………………………..….
Tanggal : ……………………………..….
Pukul : Isya’ di tempat
Tempat : Rumah Ustad ……………….
Acara : 1. Pertemuan Rutin Bulanan
2. ………………………….….
3. ………………………..……
Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatian dan pertisipasi Bapak / Ibu Guru disampaikan terima kasih
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Panagan, ….............................200….
Mengetahui
Kepala Sekolah MD Raudlatul Mubtadi’in
MAZANI
MADRASAH DINIYAH
“ RAUDLATUL MUBTADI’IN ”
PANAGAN - GAPURA SUMENEP
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam silaturahmi kami sampaikan, semoga Bapak/Ibu Guru pengajar MD Raudlatul Mubtadi’in selalu dalam lindungan Allah SWT. dan sukses dalam melaksanakan aktifitas setiap hari amin………
Selanjutnya, kami mengharap kehadiran Bapak/Ibu guru dalam pertemuan yang akan dilaksanakan nanti pada :
Hari : ……………………………..….
Tanggal : ……………………………..….
Pukul : Isya’ di tempat
Tempat : Rumah Ustad ……………….
Acara : 1. Pertemuan Rutin Bulanan
2. ………………………….….
3. ………………………..……
Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatian dan pertisipasi Bapak / Ibu Guru disampaikan terima kasih
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Panagan, ….............................200….
Mengetahui
Kepala Sekolah MD Raudlatul Mubtadi’in
MAZANI
Kura-kura dan Sepasang Itik
Aesop
Seekor kura-kura, yang kamu tahu selalu membawa rumahnya di belakang punggungnya, dikatakan tidak pernah dapat meninggalkan rumahnya, biar bagaimana keras kura-kura itu berusaha. Ada yang mengatakan bahwa dewa Jupiter telah menghukum kura-kura karena kura-kura tersebut sangat malas dan lebih senang tinggal di rumah dan tidak pergi ke pesta pernikahan dewa Jupiter, walaupun dewa Jupiter telah mengundangnya secara khusus.
Setelah bertahun-tahun, si kura-kura mulai berharap agar suatu saat dia bisa menghadiri pesta pernikahan. Ketika dia melihat burung-burung yang beterbangan dengan gembira di atas langit dan bagaimana kelinci dan tupai dan segala macam binatang dengan gesit berlari, dia merasa sangat ingin menjadi gesit seperti binatang lain. Si kura-kura merasa sangat sedih dan tidak puas. Dia ingin melihat dunia juga, tetapi dia memiliki rumah pada punggungnya dan kakinya terlalu kecil sehingga harus terseret-seret ketika berjalan.
Suatu hari dia bertemu dengan sepasang itik dan menceritakan semua masalahnya.
Kura-kura dan Itik"Kami dapat menolongmu untuk melihat dunia," kata itik tersebut. "Berpeganglah pada kayu ini dengan gigimu dan kami akan membawamu jauh ke atas langit dimana kamu bisa melihat seluruh daratan di bawahmu. Tetapi kamu harus diam dan tidak berbicara atau kamu akan sangat menyesal."
Kura-kura tersebut sangat senang hatinya. Dia cepat-cepat memegang kayu tersebut erat-erat dengan giginya, sepasang itik tadi masing-masing menahan kedua ujung kayu itu dengan mulutnya, dan terbang naik ke atas awan.
Saat itu seekor burung gagak terbang melintasinya. Dia sangat kagum dengan apa yang dilihatnya dan berkata:
"Kamu pastilah Raja dari kura-kura!"
"Pasti saja......" kura-kura mulai berkata.
Tetapi begitu dia membuka mulutnya untuk mengucapkan kata-kata tersebut, dia kehilangan pegangan pada kayu tersebut dan jatuh turun ke bawah, dimana dia akhirnya terbanting ke atas batu-batuan yang ada di tanah.
Rasa ingin tahu yang bodoh dan kesombongan sering menyebabkan kesialan.
bingung harus kayak gimana dalam menghadapi kamu
Ultimo aggiornamento: 2012-02-23
Argomento: Generico
Frequenza d'uso: 1
Qualità:
Avvertenza: Contiene formattazione HTML non visibile
Buku Jendela Dunia Banyak orang beranggapan bahwa sebuah buku tidak lebih dari sekumpulan kertas yang diketik rapih, diberi kata pengantar, daftar isi, bab demi bab berupa konten, kemudian diberi gambar lalu diberi cover yang menarik, kemudian dijilid. Secara fisik pengertian itu tidak dapat dimungkiri.Namun, kendati sebagian besar kalangan memiliki pengertian yang jamak seperti di atas, mari kita telisik fenomena baca-tulis di negri kita sebagai berikut ini. Survey membuktikan bahwa di negri kita, walaupun sebagian besar masyarakat mengetahui adagium “membaca adalah jendela dunia”, namun mayoritas penduduknya lebih senang menonton sinetron ketimbang membaca. Dalam hal ini, membaca untuk beberapa media yang dianggap dapat mengedukasi masyarakat seperti buku, artikel, koran, majalah, baik dalam bentuk fisik yang sebenarnya, maupun melalui dunia maya. Ini adalah sebuah kondisi yang mengejutkan sekaligus membahayakan masa depan bangsa kita.Kalau kita melihat rating beberapa sinetron, maka secara tidak langsung dapat dikatakan bahwa menonton dan membaca sebenarnya ada tarik menarik yang perlu di cermati lebih lanjut. Inilah yang saya maksud fenomena baca-tulis-tonton.Lebih jauh lagi, bila kita membedah konten dari tontonan tersebut, yang kebanyakan tidak mengandung unsur pembelajaran yang positif, melainkan profokasi yang tidak mendidik dan cenderung melemahkan daya juang penontonya. Mengapa melemahkan? Lihata saja penokohan yang keliru dalam setiap sinetron yang ada,
Buku Jendela Dunia Banyak orang beranggapan bahwa sebuah buku tidak lebih dari sekumpulan kertas yang diketik rapih, diberi kata pengantar, daftar isi, bab demi bab berupa konten, kemudian diberi gambar lalu diberi cover yang menarik, kemudian dijilid. Secara fisik pengertian itu tidak dapat dimungkiri.Namun, kendati sebagian besar kalangan memiliki pengertian yang jamak seperti di atas, mari kita telisik fenomena baca-tulis di negri kita sebagai berikut ini. Survey membuktikan bahwa di negri kita, walaupun sebagian besar masyarakat mengetahui adagium “membaca adalah jendela dunia”, namun mayoritas penduduknya lebih senang menonton sinetron ketimbang membaca. Dalam hal ini, membaca untuk beberapa media yang dianggap dapat mengedukasi masyarakat seperti buku, artikel, koran, majalah, baik dalam bentuk fisik yang sebenarnya, maupun melalui dunia maya. Ini adalah sebuah kondisi yang mengejutkan sekaligus membahayakan masa depan bangsa kita.Kalau kita melihat rating beberapa sinetron, maka secara tidak langsung dapat dikatakan bahwa menonton dan membaca sebenarnya ada tarik menarik yang perlu di cermati lebih lanjut. Inilah yang saya maksud fenomena baca-tulis-tonton.Lebih jauh lagi, bila kita membedah konten dari tontonan tersebut, yang kebanyakan tidak mengandung unsur pembelajaran yang positif, melainkan profokasi yang tidak mendidik dan cenderung melemahkan daya juang penontonya. Mengapa melemahkan? Lihata saja penokohan yang keliru dalam setiap sinetron yang ada, misalnya seorang pengusaha yang selalu digambarkan dengan dasi dan mobil mewah, tidak luput rumah mewahnya juga. Akan tetapi kita tidak dapat mengetahui bagaimana Ia meraih itu semua. Tidak ada “Process”, langsung pada hasil (result) yaitu kekayaan dan kemewahan. Atau penokohan gadis cantik yang baru berusia belasan tahun tapi telah memegang posisi puncak di perusahaan, Kok bisa? Bagaimana caranya?Tentang karier pengusaha dan gadis cantik adalah hal yang luar biasa instan dan menyesatkan masyarakat. Sehingga asosiasi masyarakat cenderung kagum pada kekayaan dan ketajiran seseorang, ataupun posisi puncak yang dicapai, tanpa pernah bertanya proses dan cara untuk mencapainya. Penokohan yang seperti ini jelas-jelas adalah proses pembodohan masyarakat. Dalam dunia nyata tidak ada seperti itu.Seorang Napoleon Hill, mengungkapkan bahwa derajat sebuah bangsa, salah satunya ditentukan oleh media yang dibaca dan minat baca bangsa itu sendiri.Lebih tajam lagi bila kita menyimak ungkapan Andrias Harefa, bahwa masa depan suatu bangsa akan ditentukan oleh berapa artikel yang ditulis setiap harinya di Negara dimana bangsa itu berada, dan berapa buku yang diterbitkan dalam setahun.Sesuatu pemikiran dan cakrawala yang belum tentu kita dapat kita jangkau bukan? Ternyata dari beberapa tinjauan tadi dapat kita simpulkan betapa dahsyatnya sebuah tulisan ( baca: buku). “Buku adalah harta yang paling bernilai untuk diwariskan, lihatlah piramid yang dibangun pada 3000 tahun yang lalu, sebagian besar sudah rusak bahkan hancur, tapi lain halnya dengan kitab Nabi Musa yang ditulis pada kurun waktu yang sama dengan pembangunan Piramid oleh Firaun, sampai saat ini masih tetap utuh, tidak rusak, sudah dibaca jutaan orang, dan dan akan bertahan selamanya.”
Cynthia Indah Setyaningsih 4 Januari 16:25
Sedulur2ku....,
Posting di bawah ini aku terima dari seorang sahabat, LUSIANA LUNTUNGAN, yg luar biasa maknanya. Kiranya kita semua bisa menarik hikmat yang luar biasa akan arti "KASIH" yang sebenarnya.
Yuk Lusi..., thank you for the amazing share...
##### SAYA BARUSAN MENERIMA EMAIL CERITA DIBAWAH INI , SANGAT MENYENTUH, SAYA YAKIN ITULAH CINTA KASIH YANG SEBENARNYA !!!!!
Subject: THIS IS A WONDERFUL WAY TO LIVE YOUR LIFE!
One day a man saw an old lady, stranded on the side of the road, but even in the dim light of day, he could see she needed help. So he... pulled up in front of her Mercedes and got out. His old Pontiac was still sputtering when he approached her. Even with the smile on his face, she was worried. No one had stopped to help for the last hour or so. Was he going to hurt her? He didn't look safe; he looked poor and hungry.
He could see that she was frightened, standing out there in the cold. He knew how she felt. It was that chill which only fear can put in you. He said, "I'm here to help you, ma'am. Why don't you wait in the car where it's warm? By the way, my name is Bryan Anderson."
Well, all she had was a flat tire, but for an old lady, that was bad enough. Bryan crawled under the car looking for a place to put the jack, skinning his knuckles a time or two. Soon, he was able to change the tire. But he had to get dirty and his hands hurt. As he was tightening up the lug nuts, she rolled down the window and began to talk to him. She told him that she was from St. Louis and was only just passing through. She couldn't thank him enough for coming to her aid. Bryan just smiled as he closed her trunk.
The lady asked how much she owed him. Any amount would have been all right with her. She already imagined all the awful things that could have happened had he not stopped. Bryan never thought twice about being paid. This was not a job to him. This was helping someone in need, and God knows there were plenty, who had given him a hand in the past. He had lived his whole life that way, and it never occurred to him to act any other way. He told her that if she really wanted to pay him back, the next time she saw someone who needed help, she could give that person the assistance they needed, and Bryan added, "And think of me."
He waited until she started her car and drove off. It had been a cold and depressing day, but he felt good as he headed for home, disappearing into the twilight.
A few miles down the road the lady saw a small cafe. She went in to grab a bite to eat, and take the chill off before she made the last leg of her trip home. It was a dingy looking restaurant. Outside were two old gas pumps. The whole scene was unfamiliar to her. The waitress came over and brought a clean towel to wipe her wet hair. She had a sweet smile, one that even being on her feet for the whole day couldn't erase.
The lady noticed that the waitress was nearly eight months pregnant, but she never let the strain and aches change her attitude. The old lady wondered how someone who had so little could be so giving to a stranger. Then she remembered Bryan....
After the lady finished her meal, she paid with a hundred dollar bill. The waitress quickly went to get change for her hundred dollar bill, but the old lady had slipped right out the door. She was gone by the time the waitress came back. The waitress wondered where the lady could be. Then she noticed something written on the napkin. There were tears in her eyes when she read what the lady wrote, "You don't owe me anything. I have been there too. Somebody once helped me out, the way I'm helping you. If you really want to pay me back, here is what you do: Do not let this chain of love end with you."
Under the napkin were four more $100 bills. Well, there were tables to clear, sugar bowls to fill, and people to serve, but the waitress made it through another day. That night when she got home from work and climbed into bed, she was thinking about the money and what the lady had written. How could the lady have known how much she and her husband needed it? With the baby due next month, it was going to be hard....
She knew how worried her husband was, and as he lay sleeping next to her, she gave him a soft kiss and whispered soft and low, "Everything's going to be all right. I love you, Bryan Anderson."
There is an old saying, 'What goes around comes around.'
Today I sent you this story, and I'm asking you to pass it on. Let this light shine. God works in mysterious ways and sometimes puts people in our lives for a reason.
Don't delete it, don't return it. Simply, pass this on to a friend.
don't let the world hold u in trouble, but keep it in u hand so u can shake it
Ultimo aggiornamento: 2012-01-04
Argomento: Generico
Frequenza d'uso: 1
Qualità:
Avvertenza: Contiene formattazione HTML non visibile
Tips Belajar Yang Baik
Pertama, niat dan berdoa. Kalau tidak ada niat, belajar sekeras apapun tidak ada gunanya. Berdoalah kepada Tuhan agar proses belajar dapat dimudahkan oleh-Nya.
Kedua, membaca. Anda harus betah dalam membaca karena dengan membaca, wawasan kita bertambah.
Ketiga, lengkapi kegiatan membaca dengan mendengar dan memperhatikan. Ini juga salah satu cara belajar yang enak, karena sudah ada tutor / orang yang memberi penjelasan.
Keempat, rutin. Jangan bosan mengulang apa yang baru saja dipelajari, sehingga diharapkan hal yang dipelajari lebih awet di otak.
Kelima, jangan malu bertanya. Pepatah mengatakan “malu bertanya, sesat di jalan”.
Keenam, berani mencoba. Cobalah praktekkan apa yang baru Anda pelajari bila memungkinkan.
Ketujuh, sabar. Bersabarlah dalam mempelajari sesuatu, karena tidak ada yang bersifat instan. Tidak mungkin orang melakukan copy paste isi otak, atau copy paste isi buku ke dalam otak kita.
Kedelapan, berbagi. Setelah Anda berhasil memahami apa yang Anda pelajari, ilmu tersebut jangan disimpan saja, namun berbagilah ilmu dengna sesama. Bila Anda punya blog, tulis hal tersebut, jangan sungkan dan jangan takut “dicela” orang. Karena memang tidak sedikit orang yang sudah merasa bisa dan lebih baik daripada kita, kemudian menyindir, bahkan mencela kita.
Terakhir, bersyukur. Bersyukurlah atas apa yang baru saja Anda dapatkan.
Tips Belajar Yang Baik
Pertama, niat dan berdoa. Kalau tidak ada niat, belajar sekeras apapun tidak ada gunanya. Berdoalah kepada Tuhan agar proses belajar dapat dimudahkan oleh-Nya.
Kedua, membaca. Anda harus betah dalam membaca karena dengan membaca, wawasan kita bertambah.
Ketiga, lengkapi kegiatan membaca dengan mendengar dan memperhatikan. Ini juga salah satu cara belajar yang enak, karena sudah ada tutor / orang yang memberi penjelasan.
Keempat, rutin. Jangan bosan mengulang apa yang baru saja dipelajari, sehingga diharapkan hal yang dipelajari lebih awet di otak.
Kelima, jangan malu bertanya. Pepatah mengatakan “malu bertanya, sesat di jalan”.
Keenam, berani mencoba. Cobalah praktekkan apa yang baru Anda pelajari bila memungkinkan.
Ketujuh, sabar. Bersabarlah dalam mempelajari sesuatu, karena tidak ada yang bersifat instan. Tidak mungkin orang melakukan copy paste isi otak, atau copy paste isi buku ke dalam otak kita.
Kedelapan, berbagi. Setelah Anda berhasil memahami apa yang Anda pelajari, ilmu tersebut jangan disimpan saja, namun berbagilah ilmu dengna sesama. Bila Anda punya blog, tulis hal tersebut, jangan sungkan dan jangan takut “dicela” orang. Karena memang tidak sedikit orang yang sudah merasa bisa dan lebih baik daripada kita, kemudian menyindir, bahkan mencela kita.
Terakhir, bersyukur. Bersyukurlah atas apa yang baru saja Anda dapatkan.
Taman Nasional Tanjung Puting
Potensi
Obyek wisata
Beberapa obyek wisata di Tanjung Puting:
• Tanjung Harapan
• Pondok Tanggui
• Camp Pondok Ambung
• Camp Leakey
Ekosistem
Taman Nasional ini memiliki beberapa tipe ekosistem, yaitu hutan tropika dataran rendah, hutan tanah kering (hutan kerangas), hutan rawa air tawar, hutan rawa gambut, hutan bakau atau mangrove, hutan pantai, dan hutan sekunder.
Flora
Jenis-jenis flora utama di daerah utara kawasan adalah hutan kerangas dan tumbuhan pemakan serangga seperti kantung semar (Nephentes sp). Hutan rawa gambut sejati ditemukan di bagian tengah kawasan dan di tepi beberapa sungai, dan terdapat tumbuhan yang memiliki akar lutut, dan akar udara. Di sepanjang tepi semua sungai di kawasan ini terdapat hutan rawa air tawar (aluvial) sejati, memiliki jenis tumbuhan yang kompleks dan jenis tumbuhan merambat berkayu yang besar dan kecil, epifit dan paku-pakuan menjalar dalam jumlah besar. Di daerah utara menuju selatan kawasan terdapat padang dengan jenis tumbuhan belukar yang luas, hasil dari kerusakan hutan kerangas akibat penebangan dan pembakaran. Umumnya terdapat dalam kantung-kantung di sepanjang sungai sekonyer dan anak-anak sungainya. Tumbuhan di daerah hulu sungai utama terdiri atas rawa rumput yang didominasi oleh Pandanus sp dan bentangan makrofita (bakung) yang mengapung, seperti Crinum sp di daerah pantai meliputi hutan bakau (mangrove) dan lebih jauh ke daratan yaitu di kawasan payau pada muara-muara sepanjang sungai utama, terdapat tumbuhan asli nipah. Tumbuhan meluas ke pedalaman sejauh sungai, dan menandai kadar intrusi air payau ke darat. Untuk daerah pesisir pada pantai-pantai berpasir banyak ditumbuhi tumbuhan marga Casuarina, Pandanus, Podocarpus, Scaevola, dan Barringtonia.
Jenis-jenis tumbuhan lain yang dapat ditemui di TNTP adalah meranti (Shorea sp.), ramin (Gonystylus bancanus), jelutung (Dyera costulata), gaharu, [[kayu lanan, keruing (Dipterocarpus sp), ulin (Eusideroxylon zwageri), tengkawang (Dracomentelas sp.), Dacrydium, Lithocarpus, Castonopsis, Schiima, Hopea, Melaleuca, Dyospyros, Beckia, Jackia, Licuala, Vatica, Tetramerista, Palaquium, Campnosperma, Casuarina, Ganoa, Mesua, Dactylocladus, Astonia, Durio, Eugenia, Calophyllum, Pandanus, Imperata cylindrica, Crinum sp., Sonneratia, Rhizophora, Barringtonia, Nipah (Nypa fruticans), Podocarpus, dan Scaevola. Sementara untuk tumbuhan lapisan bawah hutan terdiri dari jenis-jenis rotan dan permudaan/anakan pohon.
Fauna
1. Mamalia
o Kawasan TNTP dihuni oleh sekitar 38 jenis mamalia. Tujuh di antaranya adalah primata yang cukup dikenal dan dilindungi seperti orangutan (Pongo pygmaeus), bekantan (Nasalis larvatus), owa-owa (Hylobates agilis), dan beruang madu (Helarctos malayanus). Jenis-jenis mamalia besar seperti rusa sambar, kijang (Muntiacus muntjak), kancil (Tragulus javanicus), dan [[babi hutan (Sus barbatus) dapat dijumpai di kawasan ini. Bahkan, beberapa jenis mamalia air seperti duyung (Dugong dugong) dan lumba-lumba dilaporkan pernah terlihat di perairan sekitar kawasan TNTP.
2. Reptilia
o Beberapa jenis reptil dapat ditemukan di kawasan TNTP, termasuk di antaranya buaya sinyong supit (Tomistoma schlegel), buaya muara (Crocodilus porosus), dan Labi-labi (Trionyx cartilagenous).
3. Burung
o Tercatat lebih dari 200 jenis burung yang hidup di kawasan TNTP. Salah satu jenis burung yang ada di kawasan ini, yaitu sindang lawe (Ciconia stormii) termasuk 20 jenis burung terlangka di dunia. Tanjung Puting juga merupakan salah satu tempat untuk semua jenis koloni jenis burung “great alba” seperti Egreta alba, Arhinga melanogaster, dan Ardea purpurea.
Taman Nasional Tanjung Puting
Potensi
Obyek wisata
Beberapa obyek wisata di Tanjung Puting:
• Tanjung Harapan
• Pondok Tanggui
• Camp Pondok Ambung
• Camp Leakey
Ekosistem
Taman Nasional ini memiliki beberapa tipe ekosistem, yaitu hutan tropika dataran rendah, hutan tanah kering (hutan kerangas), hutan rawa air tawar, hutan rawa gambut, hutan bakau atau mangrove, hutan pantai, dan hutan sekunder.
Flora
Jenis-jenis flora utama di daerah utara kawasan adalah hutan kerangas dan tumbuhan pemakan serangga seperti kantung semar (Nephentes sp). Hutan rawa gambut sejati ditemukan di bagian tengah kawasan dan di tepi beberapa sungai, dan terdapat tumbuhan yang memiliki akar lutut, dan akar udara. Di sepanjang tepi semua sungai di kawasan ini terdapat hutan rawa air tawar (aluvial) sejati, memiliki jenis tumbuhan yang kompleks dan jenis tumbuhan merambat berkayu yang besar dan kecil, epifit dan paku-pakuan menjalar dalam jumlah besar. Di daerah utara menuju selatan kawasan terdapat padang dengan jenis tumbuhan belukar yang luas, hasil dari kerusakan hutan kerangas akibat penebangan dan pembakaran. Umumnya terdapat dalam kantung-kantung di sepanjang sungai sekonyer dan anak-anak sungainya. Tumbuhan di daerah hulu sungai utama terdiri atas rawa rumput yang didominasi oleh Pandanus sp dan bentangan makrofita (bakung) yang mengapung, seperti Crinum sp di daerah pantai meliputi hutan bakau (mangrove) dan lebih jauh ke daratan yaitu di kawasan payau pada muara-muara sepanjang sungai utama, terdapat tumbuhan asli nipah. Tumbuhan meluas ke pedalaman sejauh sungai, dan menandai kadar intrusi air payau ke darat. Untuk daerah pesisir pada pantai-pantai berpasir banyak ditumbuhi tumbuhan marga Casuarina, Pandanus, Podocarpus, Scaevola, dan Barringtonia.
Jenis-jenis tumbuhan lain yang dapat ditemui di TNTP adalah meranti (Shorea sp.), ramin (Gonystylus bancanus), jelutung (Dyera costulata), gaharu, [[kayu lanan, keruing (Dipterocarpus sp), ulin (Eusideroxylon zwageri), tengkawang (Dracomentelas sp.), Dacrydium, Lithocarpus, Castonopsis, Schiima, Hopea, Melaleuca, Dyospyros, Beckia, Jackia, Licuala, Vatica, Tetramerista, Palaquium, Campnosperma, Casuarina, Ganoa, Mesua, Dactylocladus, Astonia, Durio, Eugenia, Calophyllum, Pandanus, Imperata cylindrica, Crinum sp., Sonneratia, Rhizophora, Barringtonia, Nipah (Nypa fruticans), Podocarpus, dan Scaevola. Sementara untuk tumbuhan lapisan bawah hutan terdiri dari jenis-jenis rotan dan permudaan/anakan pohon.
Fauna
1. Mamalia
o Kawasan TNTP dihuni oleh sekitar 38 jenis mamalia. Tujuh di antaranya adalah primata yang cukup dikenal dan dilindungi seperti orangutan (Pongo pygmaeus), bekantan (Nasalis larvatus), owa-owa (Hylobates agilis), dan beruang madu (Helarctos malayanus). Jenis-jenis mamalia besar seperti rusa sambar, kijang (Muntiacus muntjak), kancil (Tragulus javanicus), dan [[babi hutan (Sus barbatus) dapat dijumpai di kawasan ini. Bahkan, beberapa jenis mamalia air seperti duyung (Dugong dugong) dan lumba-lumba dilaporkan pernah terlihat di perairan sekitar kawasan TNTP.
2. Reptilia
o Beberapa jenis reptil dapat ditemukan di kawasan TNTP, termasuk di antaranya buaya sinyong supit (Tomistoma schlegel), buaya muara (Crocodilus porosus), dan Labi-labi (Trionyx cartilagenous).
3. Burung
o Tercatat lebih dari 200 jenis burung yang hidup di kawasan TNTP. Salah satu jenis burung yang ada di kawasan ini, yaitu sindang lawe (Ciconia stormii) termasuk 20 jenis burung terlangka di dunia. Tanjung Puting juga merupakan salah satu tempat untuk semua jenis koloni jenis burung “great alba” seperti Egreta alba, Arhinga melanogaster, dan Ardea purpurea.
Ultimo aggiornamento: 2012-03-20
Argomento: Arte
Frequenza d'uso: 3
Qualità:
Ada seorang pria yang putus asa danmau meninggalkan segalanya. Meninggalkan pekerjaan, hubungan dan berhenti hidup.
Maka ia pergi ke hutan untuk bicara yang terakhir kalinya dengan orang bijak.
“Apakah bapak bisa memberi saya satu alasan yang baik agar tidak berhenti hidup dan menyerah ?”
Jawaban orang bijak sangat mengejutkan,
“Coba lihat ke sekitarmu…
Apakah kamu melihat pakis dan bambu ?”
“Ya” jawab pria itu.
“Ketika menanam benih pakis dan bambu,
Aku merawat keduanya secara sangat baik.
Aku memberi keduanya air yang cukup.
Pakis tumbuh dengan cepat, daunnya yang hijau segar menutupi permukaan tanah hutan. Sementara itu benih bambu tidak menghasilkan apapun, tetapi aku tidak menyerah.
Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak,
tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu.
Tetapi aku tidak menyerah.
Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu, tetapi aku tidak menyerah.
Di tahun keempat, masih juga belum ada apapun dari benih bambu. Aku tidak menyerah” kata orang bijak.
“Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil.
Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna.
Tapi 6 bulan kemudian, bambu itu menjulang sampai 100 kaki.
Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun.
Akar ini membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup.
Aku tidak pernah menyerah dalam hidup ini dan senantiasa bersemangat.
“Tahukah kamu, anak-Ku…
Di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat ini, kamu sebenarnya sedang menumbuhkan akar-akar ?”
“Aku tidak meninggalkan bambu itu,
Aku juga tak akan patah semangat”
“Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain,” kata orang bijak.
“Bambu mempunyai tujuan yang berbeda dengan pakis,
Tapi keduanya membuat hutan menjadi indah”
“Waktumu akan datang…
Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi”.
Ada seorang pria yang putus asa danmau meninggalkan segalanya. Meninggalkan pekerjaan, hubungan dan berhenti hidup.
Maka ia pergi ke hutan untuk bicara yang terakhir kalinya dengan orang bijak.
“Apakah bapak bisa memberi saya satu alasan yang baik agar tidak berhenti hidup dan menyerah ?”
Jawaban orang bijak sangat mengejutkan,
“Coba lihat ke sekitarmu…
Apakah kamu melihat pakis dan bambu ?”
“Ya” jawab pria itu.
“Ketika menanam benih pakis dan bambu,
Aku merawat keduanya secara sangat baik.
Aku memberi keduanya air yang cukup.
Pakis tumbuh dengan cepat, daunnya yang hijau segar menutupi permukaan tanah hutan. Sementara itu benih bambu tidak menghasilkan apapun, tetapi aku tidak menyerah.
Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak,
tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu.
Tetapi aku tidak menyerah.
Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu, tetapi aku tidak menyerah.
Di tahun keempat, masih juga belum ada apapun dari benih bambu. Aku tidak menyerah” kata orang bijak.
“Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil.
Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna.
Tapi 6 bulan kemudian, bambu itu menjulang sampai 100 kaki.
Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun.
Akar ini membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup.
Aku tidak pernah menyerah dalam hidup ini dan senantiasa bersemangat.
“Tahukah kamu, anak-Ku…
Di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat ini, kamu sebenarnya sedang menumbuhkan akar-akar ?”
“Aku tidak meninggalkan bambu itu,
Aku juga tak akan patah semangat”
“Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain,” kata orang bijak.
“Bambu mempunyai tujuan yang berbeda dengan pakis,
Tapi keduanya membuat hutan menjadi indah”
“Waktumu akan datang…
Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi”.
Riconoscimenti - Le traduzioni automatiche sono ottenute dalla combinazione dei risultati del nostro traduttore automatico statistico, di Google, Systran e Worldlingo.