MyMemory, la memoria di traduzione più grande del mondo
Click to expand

Coppia di lingue: Click to swap content  Argomento   
Chiedi a Google

Hai cercato: fideo nxgx indonesia    [ Disabilita i colori ]

Contributi umani

Da traduttori professionali, aziende, pagine web e banche di dati di traduzione disponibili al pubblico.

Aggiungi una traduzione

Indonesiano

Inglese

Dettagli

poto bugil artis indonesia

Indonesian artist nude photograph

Ultimo aggiornamento: 2014-07-15
Argomento: Generico
Frequenza d'uso: 1
Qualità:
Riferimento: Anonimo

nxgx * Semua

nxgx semua

Ultimo aggiornamento: 2014-07-16
Argomento: Generico
Frequenza d'uso: 1
Qualità:
Riferimento: Anonimo

google translet jepang ke indonesia

grenade

Ultimo aggiornamento: 2014-07-16
Argomento: Generico
Frequenza d'uso: 1
Qualità:
Riferimento: Anonimo

Menyikapi Bencana اَلْحَمْدُ للهِ الّذِىْ اَكْرَمَ مَنِ اتَّقَى بِمَحَبَّتِهِ, وَاَوْعَدَ مَنْ خَالَفَهُ بِغَضَبِهِ وَعَذَابِهِ, اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَنَّ سَيْدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَرْسَلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلى الدِّيْنِ كُلِّهِ. اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيْدِنَا مُحَمَّدٍ رَسُوْلِ اللهِ وَخَيْرِ خَلْقِهِ, وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِى سَبِيْلِهِ. اما بعد : فَيَااَيُّهَاالنَّاسُ اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. Hadirin sidang Jum’at yang dimuliakan Allah! Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya mengajak kaum muslimin, khususnya diri saya pribadi untuk menambah ketaqwaan kita kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala taqwa dalam arti melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala laranganNya. Ma’asyiralmuslimin Rahimakumullah Dunia kembali tersentak oleh bencana besar berskala dunia, gempa bumi dan tsunami berkekuatan dahsyat, yang satu minggu lalu menimpa pesisir pantai Jepang, berkekuatan 9,0 skala Rihcter. Bencana ini tidak hanya meninggalkan prahara dengan ribuan korban dan kerusakan berbagai fasilitas hidup, ancaman yang tak kalah dahsyatnya hadir di depan mata yaitu efek radiasi nuklir dari rusaknya reaktor nuklir PLTN di Fukushima akibat gempa.. Nuklir menjadi ancaman yang paling menakutkan pada masa perkembangan tekhnologi modern saat ini. Bencana Jepang ini juga kembali mengingatkan kita akan bencana-bencana besara sebelumnya yang pernah mengguncang berbagai belahan dunia, termasuk negeri kita Indonesia, gempa-tsunami, gunung meletus, longsor, banjir bandang yang pernah menimpa berbagai daerah negeri ini telah membuat ciut-cemas jantung kita, mengguncang titik terakhir pertahanan iman manusia, betapa kematian begitu dekat mengintai. Bencana datang tak pernah bisa diprediksi, datang tak terduga, kapan dan di mana saja ia mau, ancaman kematian semakin nyata, dan kita tinggal menunggu giliran saja. Dan Allah memang telah menegaskan akan misteriusnya kematian …………… وَمَاتَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. 31:34) Ma’asyiralmuslimin Rahimakumullah Dan bencana yang menimpa hanya sebab dari pastinya datangnya kematian itu sendiri.Masalahnya sekarang, bagaimana kita mensikapi akan segala musibah/bencana yang pernah datang dan yang akan datang. Dalam perspektif islam, sebuah bencana dapat dilihat ke dalam 3 kategori. Pertama, bencana sebagai ujian bagi orang-orang beriman, kedua, bencana sebagai teguran, dan ketiga, bencana sebagai adzab terhadap orang-orang kafir atau orang yang ingkar terhadap kebenaran. Yang pertama, halnya musibah/bencana sebagai ujian adalah merupakan sunatullah, ia datang untuk menguji keimanan seseorang. Dan tidak akan luput seseorang dari yang namanya ujian, dalam bentuk apapun ujian tersebut, apakah ia tetap teguh dengan keimanannya atau malah kufur terhadap segala ketentuan Allah. Dalam surat Al-Ankabut dapat kita baca tentang hal ini: أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا ءَامَنَّا وَهُمْ لاَيُفْتَنُونَ. وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:"Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (QS. 29:3) Begitu juga Firman Alloh ; وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ اْلأَمْوَالِ وَاْلأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadam, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (QS.al baqoroh :155) Yang kedua, bencana dipandang sebagai teguran. Hal ini bertujuan untuk mengingatkan orang-orang yang beriman agar ia kembali atau bertaubat dari segala kelalainnya atau dosa-dosanya وَمَآأَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُوا عَن كَثِيرٍ Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). (QS. 42:30) Yang ketiga, dan yang tidak kita harapkan, adalah datangnya bencana sebagai adzab atau siksa Allah Swt. Azab diturunkan Allah SWT kepada kaum yang nyata membangkang dan betul-betul tidak mau menerima Ajaran Allah dan para Nabinya. Dalam hal ini Allah betul-betul Maha Kuasa untuk menghancurkan suatu negeri tanpa sisa, seperti yang diceritakan dalam Al-Qur’an yaitu kisah-kisah kaum Nabi Nuh, kaum Nabi Luth, Penduduk Madyan atau kaum Nabi Syuaib. Yang diturunkan banjir dasyat, gempa dasyat, petir, dan hujan batu api. Mereka semua dibinasakan (kecuali sedikit orang yang mengikuti petunjuk Rasul Allah). Hadirin sidang Jum’at yang dimuliakan Allah! Dapat kita baca dalam banyak ayat dalam al-Qur’an tentang bencana yang merupakan adzab dari Allah ini, diantaranya adalah : Surta al-Ankabut; 40 فَكُلاًّ أَخَذْنَا بِذَنبِهِ فَمِنْهُم مَّنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُم مَّنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُم مَّنْ خَسَفْنَا بِهِ اْلأَرْضَ وَمِنْهُم مَّنْ أَغْرَقْنَا وَمَاكَانَ اللهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِن كَانُوا أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka diantara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan diantara mereka ada yang ditimpa suara keras yang menguntur, dan diantara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan diantara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. (QS. 29:40) Hadirin Jamaah sholat Jumat yang berbahagia Begitu banyak ayat dalam al-qur’an yang menjelaskan masalah ini. Semoga kita tidak termasuk yang mendapat adzab Allah karena pembangkangan, tidak melaksanakan perintah Alloh ataupun ajaran yang di bawa Rasul-rasulNya. Jadi kesimpulannya seandainya musibah ini adalah ujian, semoga kita bisa menerimanya dengan penuh keimanan dan kesabaran. Kalaupun itu sebuah teguran, semoga kita cepat menyadarinya dan kembali hidup dalam tuntunan yang telah digariskan Allah Swt.yaitu jalan yang penuh kebenaran. بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَلَّ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. Khutbah II اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى اَمَرَنَا بِالاتِّحَادِ وَاْلاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ الْمَتِيْنَ. اَشْهَدُ اَنْ لاَّ اِلهَ اِلاَّ للهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ اِيَّاهُ نَعْبُدُ وَاِيَّاهُ نَسْتَعِيْنَ, وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمّدً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِّلْعَالَمِيْنَ. اَلّلهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ علَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَاَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ. اَمَّا بَعْدُ : فَيَا عِبَادَالله اِتَّقُ اللهَ تَعَالَى رَبَّ الْعَالمَيْنَ. وَسَارِعُوْ اِلى مَغْفِرَةِ اللهِ الْكَرِيْمِ. وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ سُبْحَانَهُ وَتَعَلَى بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلاَئِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ فَقَالَى فِى كِتَابِهِ الْعَزِيْز. اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتِهِ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِى يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَلّلهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلاْحْيَاءِ مِنْهُمُ اْلاَمْوَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُّجِيْبُ الدَّعْوَاتِ رَبَّنَا اتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَهً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ. عِبَادَالله, اِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانَ وَاِيْتَائِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَخْشَاءِ وَالْمُنْكَرْ وَالْبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْئَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُاللهَ اَكْبَرَ وَاللهُ يَعْلَمُ مَا يَصْنَعُوْنَ اَقِيْمُوا الصَّلوةَ google translet Indonesia to English

horax, in amphibians, reptiles, birds, and mammals, the chest. In humans and other mammals the chest is that part of the body between the neck and abdomen. In humans the bony framework of the thorax consists of the 12 thoracic vertebrae, 12 pairs of ribs, and the sternum (breastbone). The mammalian thorax contains the chief organs of respiration and circulation, namely, the lungs, some air passages, the heart, and the great vessels (see thoracic cavity). Below, it is bounded by the diaphragm. The bony framework is encased with muscles, fat, and cutaneous tissues. In insects the thorax is the middle of the three major divisions of the body. It is composed of three parts, each of which commonly bears a pair of legs; the rearward two parts usually each bear a pair of wings.

Ultimo aggiornamento: 2014-07-13
Argomento: Generico
Frequenza d'uso: 1
Qualità:
Riferimento: Anonimo
Avvertenza: Contiene formattazione HTML non visibile

terjemahan dPERATURAN PERUSAHAAN PT CENDERAWASIH AIR PENDAHULUAN Peraturan Perusahaan ini dibuat untuk menjadi pegangan bagi karyawan maupun perusahaan yang berisikan tentang hak-hak dan kewajiban masing-masing pihak dengan tujuan memelihara hubungan kerja yang baik dan harmonis antara karyawan dengan perusahaan dalam usaha bersama meningkatkan kesejahteraan karyawan dan kelangsungan usaha perusahaan. Pasal 1 Hubungan Kerja dan Masa Percobaan 1. Karyawan mengakui sepenuhnya bahwa dalam hal penerimaan karyawan baru adalah hak dan wewenang Perusahaan. 2. Seorang calon karyawan harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Perusahaan. 3. Pada waktu akan memulai hubungan kerja, calon karyawan harus menyetujui / mengakui Peraturan Perusahaan yang berlaku. 4. Karyawan baru tersebut dengan masa percobaan 3 (tiga) bulan dihitung sejak tanggal ia diterima untuk bekerja. 5. Hubungan kerja selama masa percobaan dapat diputuskan oleh masing-masing pihak tanpa menyebutkan alasan-alasan dan berlaku seketika itu juga dan Perusahaan (PTCA) tidak berkewajiban membayar ganti rugi, pesangon dan lain-lain sebagainya. 6. Apabila karyawan tersebut setelah melalui masa percobaan 3(tiga) bulan dan dinilai baik oleh perusahaan (PTCA) , maka dapat diangkat menjadi Karyawan Tetap. Karyawan PTCA menurut status / kedudukannya terdiri atas: 1. KARYAWAN HARIAN : adalah semua karyawan PTCA yang dibayar gaji berdasarkan Daftar Absen / Hadir yang telah dibuat oleh PTCA dan status Karyawan Hariannya ditetapkan oleh Pimpinan PTCA dan mereka dipekerjakan bukan secara temporer / sementara tapi dengan tujuan untuk menjadi karyawan tetap. 2. KARYAWAN PERCOBAAN : adalah karyawan yang diterima bekerja oleh PTCA dengan tujuan untuk menjadi karyaran tetap dan menempuh masa kerja percobaan selama 3(tiga) bulan yang ditentukan oleh Pimpinan PTCA . Selama masa percobaan ini gajinya adalah serendah-rendahnya UMP atau 80% gaji bulanan atau lebih dari UMP. Setelah masa percobaan ini berakhir, ia setelah dievaluasi dan apabila memenuhi syarat, akan diangkat menjadi karyawan tetap. Apabila tidak memenuhi syarat, akan diberhentikan dengan tidak mendapat pesangon atau ganti rugi lainnya. 3. KARYAWAN TETAP : adalah seorang karyawan PTCA yang telah berhasil melampaui masa percobaan dengan hasil evaluasi memenuhi syarat dan diangkat sebagai Karyawan Tetap oleh Pimpinan PTCA dan atas rekomendasi Direktur Perusahaan (PTCA) dan ia dibayar dengan 100% gaji bulanan sesuai dengan jenjang karier yang ditetapkan berdasarkan peraturan yang berlaku. 4. KARYAWAN KONTRAK : a. Karyawan Kontrak Khusus adalah mereka yang dipanggil khusus oleh Perusahaan tanpa surat lamaran untuk bekerja di Perusahaan karena keahlian / tenaganya sangat dibutuhkan oleh Perusahaan. Karyawan tersebut adalah merupakan karyawan kontrak yang masa kontraknya akan ditentukan oleh Pimpinan Perusahaan (PTCA) atas rekomendasi dari Direktur Perusahaan (PTCA) dan dengan persetujuan dari karyawan yang bersangkutan. Biaya perjalanan pergi pulang, perumahan dan biaya cuti kalau telah bertugas lebih dari 3(tiga) tahun, ditanggung oleh PTCA, ketempat ia dipanggil. b. Karyawan Kontrak Biasa adalah mereka yang melamar dan diterima sebagai Karyawan Kontrak, dimana masa kontraknya ditentukan oleh Pimpinan Perusahaan atas rekomendasi dari Direktur Perusahaan (PTCA) dan dengan persetujuan dari karyawan yang bersangkutan. Pada masa kontraknya berakhir, maka PTCA akan membiayai ongkos perjalanan pulang ke tempat asalnya (tempat dia melamar) kalau ia berasal dari luar kabupaten Jayapura. Biaya perjalanan yang dimaksud adalah ticket pesawat dengan berat bagasi maksimum 30(tiga puluh) kilogram per orang. Kalau menggunakan kapal laut, akan diberikan ticket kelas 2(dua). Pasal 2 Hari Kerja dan Waktu Kerja dan Istirahat 1. Jam kerja biasa adalah 8(delapan) jam sehari dan 40(empat puluh) jam seminggu dan 5(lima) hari seminggu. 2. Jam kerja mulai dan pulang biasanya mulai 07.00 s/d 16.00 dengan istirahat makan dari jam 12.00 s/d 13.00. 3. Bagi karyawan yang diminta masuk lebih cepat dari jam 07.00 atau penjaga malam akan diatur oleh Pimpinan Perusahaan dan Direktur Perusahaan bersama dengan karyawan yang bersangkutan, dimana jam kerjanya tidak lebih dari 8(delapan) jam sehari. 4. Setiap karyawan harus berada di tempat tugas selama jam kerja. Kalau tidak ada pekerjaan yg harus dikerjakan di bidang tugasnya, maka karyawan yg bersangkutan wajib bekerja pada bidang yg biasa dilakukannya sesuai petunjuk atasan atau kebijaksanaannya sendiri kalau atasannya tidak ada di tempat. 5. Bagi karyawan yg hendak menjalankan tugas perusahaan di luar lokasi perusahaan, harus melapor kepada Pimpinan Perusahaan dan Direktur Perusahaan, kecuali dalam keadaan mendesak. Pasal 3 Istirahat Mingguan dan Hari Libur Sesuai dengan ketentuan hari-hari libur resmi yang telah ditetapkan oleh pemerintah, karyawan wajib diliburkan. Apabila ada karyawan yang diminta untuk bekerja pada hari libur tersebut dibawah ini maka karyawan akan menerima pembayaran lembur. Hari-hari Raya Libur Resmi: 1. TAHUN BARU MASEHI, 2. MAULUD NABI MUHAMAD S.A.W, 3. WAFAT YESUS KRISTUS, 4. PENTAKOSTA, 5. KENAIKKAN YESUS KRISTUS, 6. PENTAKOSTA I, 7. ISROK MIRAJ NABI MUHAMMAD S.A.W, 8. PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI, 9. IDUL FITRI I, 10. IDUL FITRI II, 11. IDUL ADHA, 12. NATAL, 13. TAHUN BARU HIJRIAH, 14. TAHUN BARU IMLEK 15. HARI RAYA NYEPI, 16. HARI RAYA WAISAK. FAKULTATIF (RESMI DI PAPUA) 1) Paskah II 2) PENTAKOSTA II 3) NATAL II 4) HARI MASUKNYA INJIL KE IRIAN JAYA. Hari raya resmi tersebut diatas dapat berubah berdasarkan surat keputusan Gubernur Provinsi Papua. Pasal 4 Istirahat Tahunan 1. Semua Karyawan Tetap yang sudah bekerja selama setahun penuh mempunyai hak untuk mendapat cuti Tahunan selama 12(duabelas) hari kerja dengan mendapat upah / gaji penuh. 2. Cuti tahunan ini harus diatur atau direncanakan bersama Pimpinan Perusahaan dan Direktur Perusahaan selambat-lambatnya 2(dua) bulan dimuka. 3. Cuti besar 1(satu) bulan setiap 3(tiga) tahun kerja secara terus menerus dengan ketentuan cuti tahunan ditiadakan. 4. Bila terjadi cuti tahunan atau cuti besar ditunda ke tahun berikutnya maka pimpinan harus membuat surat pengunduran cuti yang diketahui oleh Direktur. 5. Semua biaya cuti menjadi tanggungjawab karyawan sepenuhnya. Pasal 5 Istirahat Haid, Hamil, Melahirkan dan Gugur Kandungan 1. Cuti hamil / melahirkan diberikan 1 ½(satu setengah) bulan sebelum melahirkan dan 1 1/2(satu setengah) bulan sesudah melahirkan dengan gaji penuh. 2. Cuti gugur kandungan diberikan 1 ½(satu setengah) bulan setelah gugur kandungan. 3. Bagi karyawan wanita diberikan cuti haid selama 2(dua) hari, bila merasa tidak bisa bekerja dengan upah penuh. Pasal 6 Kerja Lembur Kerja Lembur adalah kerja yang dilakukan di luar kerja yang ditentukan dan atau bekerja pada hari istirahat mingguan / hari libur resmi. Perhitungan Upah Lembur: a. Pada Hari Kerja Biasa : 1. Jam Lembur pertama harus dibayarkan gaji lembur sebesar 1 1/2 (satu setengah) X gaji perjam. 2. Untuk jan kerja berikutnya harus dibayarkan gaji lembur sebesar 2(dua) X gaji perjam. 3. Jam lembur ketiga dan seterusnya dibayarkan gaji lembur sebesar 3(tiga) X gaji perjam. b. Pada Hari Sabtu / Minggu / Hari Raya Resmi: 1. Untuk jam kerja yang pertama sampai dengan jam kerja yang ketujuh dibayarkan gaji lembur 2(dua) X gaji perjam. 2. Untuk jam kerja yang kedelapan dibayarkan gaji lembur sebesar 3(tiga) X gaji perjam. 3. Untuk jam yang kesembilan dan seterusnya dibayarkan gaji lembur 4(empat) X gaji perjam. Dan sebagai pedoman untuk dipergunakan untuk menghitung gaji lembur perjam adalah sebagai berikut: HARI KERJA BIASA : JAM LEMBUR 1 : 1 ½ X GAJI PERJAM JAM LEMBUR 2 : 2 X GAJI PERJAM JAM LEMBUR 3 : 3 X GAJI PERJAM HARI SABTU / MINGGU / RAYA RESMI: LEMBUR JAM 1 S/D 7 : 2 X GAJI PERJAM LEMBUR JAM KE 8 : 3 X GAJI PERJAM LEMBUR JAM KE 9 : 4 X GAJI PERJAM Catatan: Cara menghitung gaji perjam adalah sebagai berikut: • GAJI PERJAM Karyawan Bulanan : 1 / 173 X Gaji Perbulan. Pasal 7 Pengupahan 1. System pengupahan diatur berdasarkan golongan I - IV dan untuk tiap golongan ditentukan kenaikkan gaji secara berkala. LIhat Lampiran I. 2. Hari pembayaran gaji : Karyawan Tetap dan Karyawan Harian akan menerima pembayaran gaji pada akhir bulan dengan pembayaran penuh selama periode 1(satu) bulan. 3. Kenaikkan gaji pokok : Karyawan Harian akan disesuaikan dengan Upah Minimum Provinsi yang berlaku, yang ditetapkan oleh Gubernur Provinsi Papua. Sedangkan untuk Karyawan Tetap akan disesuaikan dengan Golongan I s/d IV. Lihat Lampiran I. 4. Kenaikkan gaji berkala : Karyawan Tetap mendapat kesempatan “Naik Ruang” setiap 4(empat) tahun dan “Naik Berkala” setiap 2(dua) tahun, yang dihitung mulai dari bulan Januari sesudah mulai bekerja. Lihat Lampiran I. Pasal 8 Upah Selama Sakit Bilamana karyawan sakit dan oleh dokter yang ditunjuk oleh Yayasan dinyatakan tidak bisa bekerja, maka upahnya menurut ketentuan yang ada yaitu PP Nomor 8 tahun 1981 sebagai berikut: a) Tiga(3) bulan pertama dibayar : 100%. b) Tiga(3) bulan kedua dibayar : 75%. c) Tiga(3) bulan ketiga dibayar : 50%. d) Tiga(3) bulan keempat dibayar : 25%. Setelah 12(dua belas) bulan menurut keterangan dokter yang bersangkutan masih belum sehat dan tidak dapat bekerja , maka pertimbangan perusahaan diberhentikan dan dibayar pesangon sesuai dengan Undang-Undang No.13 Tahun 2003. Pasal 9 Ijin Meninggalkan Pekerjaan dengan Mendapat Upah Ijin untuk keperluan pribadi karyawan, dimana gaji yang harus dibayar oleh Yayasan Pelayanan Penerbangan Tariku berlaku ketentuan sebagai berikut: a) Karyawan yang bersangkutan sendiri menikah, diberi izin selama 5(lima) hari kerja dan dibayar gaji penuh. b) Kematian Ayah / Ibunya, saudara Ayah / Ibunya atau anaknya, diberikan ijin selama ijin 3(tiga) hari dan dibayar gaji penuh. c) Istri melahirkan, diberikan ijin selama 1(satu) hari dan dibayar gaji penuh. d) Pernikahan anaknya, diberikan ijin selama 2(dua) hari dan dibayar gaji penuh. e) Khitanan anaknya, diberikan ijin selama 1(satu) hari dan dibayar gaji penuh. Meninggalkan pekerjaan pada jam kerja tanpa ijin dari atasan langsung akan diperhitungkan sebagai hari tanpa upah untuk setiap harinya. Pasal 10 Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tunjangan Hari Raya Keagamaan: a) Setiap karyawan yang mempunyai masa kerja 3(tiga) bulan atau lebih dan telah melewati masa percobaan, akan mendapat Tunjangan Hari Raya (THR). b) Pembayaran THR diberikan hanya untuk satu Hari Raya dalam 1(satu) tahun. c) Pembayaran THR dilaksanakan paling lambat 7(tujuh) hari sebelum hari raya keagamaan. d) Besarnya Tunjangan Hari Raya ditentukan sebagai berikut: i. Karyawan yang telah mempunyai masa kerja 12(duabelas) bulan secara terus menerus, diberikan THR sebesar 1(satu) bulan gaji. ii. Karyawan yang telah mempunyai masa kerja 3(tiga) bulan keatas secara terus menerus tetapi kurang dari 12(duabelas) bulan, diberikan secara Proposional, dengan masa kerja, perhitungan sebagai berikut: Masa Kerja X 1 Bulan Gaji. 12 Pasal 11 Tunjangan Untuk Tanggungan Pekerja Atau Buruh Yang Ditahan Yang Berwajib Bukan Atas Pengaduan Pengusaha Dalam hal ini karyawan ditahan oleh pihak yang berwajib, PT Cenderawasih Air tidak wajib membayar upah tetapi akan memberikan bantuan kepada keluarga yang menjadi tanggungan, dengan ketentuan sebagai berikut: a) Untuk 1(satu) orang tanggungan : 25% b) Untuk 2(dua) orang tanggungan : 35% c) Untuk 3(tiga) orang tanggungan : 45% d) Untuk 4(empat) orang tanggungan : 50%. Bantuan tersebut hanya berlaku paling lama 6(enam) bulan takwin sejak hari pertama pekerja ditahan oleh pihak yang berwajib. Pasal 12 Koperasi karyawan Untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan perusahaan akan memberikan dorongan kepada karyawan untuk terbentuknya koperasi karyawan di perusahaan. Pasal 13 Fasilitas Kesejahteraan 1) Tunjangan Keluarga : Isteri 10% gaji pokok, Anak 2% gaji pokok (maksimum 3 Anak), sampai batas umur 18(delapan belas) tahun atau sudah menikah. 2) Tunjangan Jabatan : Sesuai dengan Lampiran (Struktur Organisasi PTCA), 3) Tunjangan Perumahan : a) Besarnya Tunjangan Perumahan adalah 20% dari gaji pokok dan Tunjangan Keluarga; b) Bila PT Cenderawasih Air menyediakan perumahan maka karyawan tersebut tidak mendapat tunjangan perumahan. 4) Tunjangan Beras : Kepada karyawan termasuk Isteri dan anak-anak (maksimum 3 anak) atau sesuai dengan jumlah anggota keluarga dalam daftar gaji, diberikan jatah beras sebesar 10 Kg per orang atau uang pengganti beras. 5) Untuk setiap karyawan yang melakukan tugas keluar Basenya , diberikan uang jalan / allowance per hari , diluar dari transportasi (laut, darat, udara) , akomodasi dan konsumsi perhari. Pasal 14 Pengobatan dan Perawatan 1. Tunjangan Pengobatan / Perawatan : a) Tunjangan ini akan diberikan kepada semua Karyawan Tetap, Isteri dan anak-anaknya. Karyawan Tetap akan diberikan penggantiannya 80% dari biaya pengobatan dan pemeriksaan dokter yaitu dengan menunjukkan bukti kwitansi apotek dan kwitansi dokter / rumah sakait, dengan maksimum Rp. 25.000.000,- per tahun. 2. Tunjangan Perawatan/ Pengobatan pilot dan Engineer Berlicense . Mengingat kesehatan Pilot/Enginner harus prima didalam menjalankan tugasnya, maka tunjangan perawatan pilot/engineer dikecualikan dari karyawan yang lain dengan ketentuan sebagai berikut : i. Biaya pengobatan pilot dibayar sepenuhnya sesuai dengan bukti pemeriksaan dokter dan kwitansi Apotek / Rumah sakit. ii. Sedangkan bagi isteri dan anak-anaknya, berlaku ketentuan yang sama dengan karyawan tetap lainnya. Pasal 15 Kecelakaan Kerja Kecelakaan kerja adalah kecelakaan yang terjadi berhubung dengan hubungan kerja, termasuk penyakit yang timbul karena hubungan kerja, demikian pula kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan berangkat dari rumah menuju tempat kerja, dan pulang kerumah melalui jalan yang biasa atau wajar dilalui. Pasal 16 Tunjangan Kecelakaan Kerja 1. Karyawan yang tertimpa kecelakaan kerja berhak menerima Jaminan / Tunjangan Kecelakaan Kerja berupa penggantian biaya dan pemberian santunan berupa uang. 2. Besarnya jaminan kecelakaan kerja diperhitungkan sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah No. 14 tahun 1993. Pasal 17 Jaminan Sosial Tenaga Kerja Sebagai jaminan sosial para karyawan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 14 tahun 1993 , maka PT Cenderawasih Air mengikutsertakan semua karyawannya dalam kepesertaan program jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek). Pasal 18 Tunjangan Kematian bukan Karena Kecelakaan Bila karyawan meninggal dunia biasa / bukan karena kecelakaan maka PT Cenderawasih Air akan membayar uang santunan / pesangon kepada ahli warisnya yang sah 2(dua) kali ketentuan pasal 165 ayat (2) dan uang penggantian hak sesuai pasal 156 ayat (2) Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003. Pasal 19 Keselamatan dan Kesehatan Kerja 1. Perusahaan akan tunduk dan taat kepada peraturan UU No. 1 tahun 1970 tentang keselamatan dan kesehatan kerja. 2. Setiap karyawan wajib menjaga keselamatan dirinya dan karyawan lainnya serta wajib memakai alat-alat keselamatan kerja yang telah disediakan oleh perusahaan serta mematuhi ketentuan-ketentuan mengenai keselamatan kerja dan perlindungan yang berlaku. 3. Apabila karyawan menemui hal-hal yang dapat membahayakan terhadap karyawan dan perusahaan, maka harus segera melaporkan hal tersebut kepada pimpinan perusahaan. Pasal 20 Pemutusan Hubungan Kerja Dalam melakukan Pemutusan Hubungan Kerja, pihak PT Cenderawasih Air akan melakukannya dengan penilaian sebagai berikut : 1. Kesalahan / Pelanggaran Berat : a. Penipuan, pencurian dan penggelapan barang / uang milik perusahaan atau milik teman sekerja atau milik teman pengusaha. b. Penganiayaan terhadap pimpinan / anggota PT Cenderawasih Air, keluarga atau teman sekerja. PT Cenderawasih Air c. Mengajak teman sekerja untuk melanggar atau tidak mentaati Peraturan Perusahaan yang berlaku. d. Merusak dengan sengaja atau karena kecerobohan milik milik PT Cenderawasih Air. e. Memberi keterangan palsu atau yang dipalsukan sehingga merugikan perusahaan atau kepentingan Negara. f. Mabuk, minum minuman kerasyang memabukkan, madat, memakai obat bius, atau menyalahgunakan obat-obatan terlarang atau perangsang lainnya yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan , baik selama jam kerja / dilingkungan PT Cenderawasih Air, maupun ditempat lain. g. Menghina secara kasar atau mengancam pimpinan / anggota PT Cenderawasih Air, keluarganya atau teman sekerja. h. Membongkar rahasia rumah tangga anggota PT Cenderawasih Air. i. Melakukan perbuatan asusila, atau melakukan perjudian di tempat kerja. j. Meminta/ menerima uang ataupun barang dari pihak ketiga selama dalam rangka tugas yang bersifat merugikan perusahaan dan atau pengguna jasa penerbangan itu sendiri. Pemutusan Hubungan Kerja dengan alasan-alasan tersebut akan dilaksanakan tanpa peringatan dan tanpa mendapat uang pesangon dan dilaksanakan sesuai dengan Undang-Undang No 13 tahun 2003. 2. Pengunduran Diri Karyawan Bilamana Karyawan Tetap mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dari jabatan/ kekaryawanannya dan memutuskan hubungan kerja dengan PT Cenderawasih Air maka ia harus memberitahukan hal ini secara tertulis kepada Pimpinan Yayasan dan Program Manager selambat-lambatnya 1(satu) bulan sebelum hari terakhirnya. Bila yang bersangkutan tidak memberitahukan, maka ia tidak dapat mendapat surat keterangan apapun yang diperlukan dari perusahaan, baik pada saat itu maupun dikemudian hari. 3. PT Cenderawasih Air dalam memutuskan hubungan kerja terhadap karyawan maka PTCA akan membayar uang pesangon atau uang jasa dan lain-lainnya , apabila: a. Pengurangan Tenaga Kerja, b. Perusahaan (PTCA) tutup, c. Karyawan sudah mencapai umur 55(lima puluh lima ) tahun. 4. Besar uang pesangon Besarnya uang pesangonn dan sekurang-kurangnya sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No 13 tahun 2003 Pasal 156 ayat (2). Ditetapkan sekurang-kurangnya sebagai berikut: a. Masa Kerja kurang dari 1(satu) tahun, mendapat 1(satu) bulan gaji. b. Masa Kerja 1(satu) tahun atau lebih tetapi kurang dari 2(dua) tahun, mendapat 2(dua) bulan gaji. c. Masa Kerja 2(dua) tahun atau lebih tetapi kurang dari 3(tiga) tahun, mendapat 3(tiga) bulan gaji. d. Masa Kerja 3(tiga) tahun atau lebih tetapi kurang dari 4(empat) tahun, mendapat 4(empat) bulan gaji. e. Masa Kerja 4(empat) tahun atau lebih tetapi kurang dari 5(lima) tahun, mendapat 5(lima) bulan gaji. f. Masa Kerja 5(lima) tahun atau lebih tetapi kurang dari 6(enam) tahun, mendapat 6(enam) bulan gaji. g. Masa Kerja 6(enam) tahun atau lebih tetapi kurang dari 7(tujuh) tahun, mendapat 7(tujuh) bulan gaji. h. Masa Kerja 7(tujuh) tahun atau lebih tetapi kurang dari 8(delapan) tahun, mendapat 8(delapan) bulan gaji. i. Masa Kerja 8(delapan) tahun atau lebih tetapi kurang dari 9(sembilan) tahun, mendapat 9(sembilan) bulan gaji. 5. Besarnya uang jasa Besarnya uang jasa (penghargaan) ditetapkan berdasarkan Undang-Undang No 13 tahun 2013 ayat (3) adalah sebagai berikut: a. Masa Kerja 3(tiga) tahun atau lebih, tetapi kurang dari 6(enam) tahun, mendapat 2(dua) bulan gaji. b. Masa Kerja 6(enam) tahun atau lebih, tetapi kurang dari 9(Sembilan) tahun, mendapat 3(tiga) bulan gaji. c. Masa Kerja 9(sembilan) tahun atau lebih, tetapi kurang dari 12(dua belas) tahun, mendapat 4(empat) bulan gaji. d. Masa Kerja 12(dua belas) tahun atau lebih, tetapi kurang dari 15(lima belas) tahun, mendapat 5(lima) bulan gaji. e. Masa Kerja 15(lima belas) tahun atau lebih, tetapi kurang dari 18(delapan belas) tahun, mendapat 6(enam) bulan gaji. f. Masa Kerja 18(delapan belas) tahun atau lebih, tetapi kurang dari 21(dua puluh satu) tahun, mendapat 7(tujuh) bulan gaji. g. Masa Kerja 21(dua puluh satu) tahun atau lebih, tetapi kurang dari 24(dua puluh empat) tahun, mendapat 8(delapan) bulan gaji. h. Masa Kerja 24(dua puluh empat) tahun atau lebih, mendapat 10(dua) bulan gaji. Pasal 21 Pelanggaran Tata Tertib Yang Dapat Mengakibatkan PHK Karyawan yang melakukan pelanggaran ketentuan yang diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, dan diberikan Surat Peringatan Pertama, Kedua dan Ketiga secara berturut-turut, maka perusahaan dapat melakukan pemutuskan hubungan kerja dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur pasal 161 Undang-Undang Nomor 13 tahun 2013. Pasal 22 Larangan – Larangan Bagi Karyawan 1. Karyawan dilarang mengambil barang milik yayasan / perusahaan dalam arti untuk dimiliki tanpa izin pimpinan Perusahaan. 2. Karyawan dilarang melakukan pekerjaan yang bukan tugasnya kecuali atas perintah pimpinan Perusahaan. 3. Karyawan dilarang minum minuman keras , mabuk, menyalahgunakan narkotika, berkelahi dan berjudi didalam tempat kerja pada waktu jam kerja. 4. Karyawan dilarang membawa senjata tajam / senjata api pada waktu kerja. 5. Karyawan dilarang melakukan perbuatan asusila di tempat kerja. 6. Karyawan dilarang menakut-nakuti , mengancam, menghina pimpinan Perusahaan dan keluarganya demikian pula kepada sesama karyawan sekerjanya. 7. Karyawan dilarang membocorkan rahasia Perusahaan. 8. Karyawan dilarang memberikan keterangan palsu. 9. Karyawan dilarang menolak perintah yang tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku atau tugas yang diberikan Pimpinan Perusahaan secara layak. 10. Karyawan dilarang melakukan pekerjaan untuk orang lain atau perusahaan lain selama menjalankan tugas, baik secara cuma-cuma maupun mendapat imbalan dari orang atau perusahaan lain. 11. Karyawan dilarang menghasut teman sekerja untuk membuat pelanggaran. 12. Karyawan dilarang menggunakan kesempatan untuk kepentingan pribadi dalam menjalankan tugas. 13. Karyawan dilarang menggunakan barang-barang milik Perusahaan untuk kepentingan siapapun tanpa ijin dari pimpinan yayasan. 14. Karyawan dilarang mengambil atau menghilangkan program / data perusahaan yang menjadi tugasnya selama menjadi karyawan Tariku dengan sengaja sehingga operasional perusahaan terganggu. 15. Karyawan dilarang ikut membantu melewatkan barang-barang yang dilarang oleh Pemerintah dengan menaikkannya kedalam pesawat. Pasal 23 Penerbitan Surat Peringatan 1. Karyawan dapat diberikan surat peringatan tertulis dari perusahaan paling banyak memberi 2(dua) kali menyangkut hal-hal sebagai berikut: a. Menolak perintah yang layak walaupun telah diperintahkan secara lisan. b. Melalaikan kewajiban secara serampangan / sembrono atau dengan sengaja. c. Tidak cakap melakukan tugas sebagai karyawan walaupun telah dicoba dimana- mana di bagian lain. d. Banyak absen tanpa ijin dari Atasan Langsung Karyawan. 2. Surat peringatan tidak perlu diberikan menurut urutannya tapi dapat dinilai dari berat ringannya kesalahan / pelanggaran yang dilakukan karyawan. 3. Surat peringatan mempunyai masa berlaku selama 6(enam) bulan dan apabila ternyata setelah peringatan terakhir karyawan yang bersangkutan masih melakukan pelanggaran maka perusahaan dapat melakukan pemutuskan hubungan kerja dan dilaksanakan sesuai prosedur UU Nomor 13 tahun 2003. Pasal 24 Mangkir Karyawan yang mangkir (tidak masuk kerja) tanpa ijin selama 5(lima) hari berturut-turut, dianggap mengundurkan diri dari perusahaan, dalam hal ini akan diputuskan hubungan kerjanya tanpa kewajiban perusahaan untuk membayar pesangon dan penghargaan masa kerja, dan hanya dapat dibayarkan penggantian hak sesuai pasal 156 ayat (4). Pasal 25 Schorsing 1. Schorsing dapat dikenakan setiap karyawan yang melakukan pelanggaran terhadap tata tertib kerja / tidak menjalankan kewajiban sebagaimana mestinya / tindakan yang merugikan perusahaan. 2. Jangka waktu schorsing paling lama 1(satu) bulan dan selama schorsing gajinya dibayar 75%. 3. Kecuali schorsing 6(enam) bulan sambil menunggu keputusan / penetapan lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial pada Pengadilan Negri setempat dan selama schorsing gajinya dibayar 75%? Pasal 26 Tata Tertib Kerja Perusahaan dan Kewajiban Perusahaan Hak dan Kewajiban masing-masing, antara lain adalah sebagai berikut: 1. Kedua belah pihak telah mengakui/ menyetujui bersama bahwa untuk memimpin dan mengurus jalannya Perusahaan beserta karyawannya adalah tugas dan kewajiban Perusahaan. 2. Bahwa di dalam melaksanakan tugasnya, Perusahaan dan Karyawan bertanggungjawab untuk menaati ketentuan-ketentuan yang telah disepakati bersama di dalam Peraturan Perusahaan ini serta menaati peraturan perUndang-Undangan yang berlaku di Indonesia. 3. Direktur Perusahaan senantiasa akan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap karyawan untuk memperoleh peningkatan karier dalam kekaryawanan dan diberikan imbalan yang layak / tunjangan atas pertimbangan jasa dan kemajuan yang dicapai karyawan. 4. Diharapkan kepada karyawan untuk dapat memperlihatkan prestasi kerjanya dan mengakui bahwa hal pengelolaan dan segala unit-unit dan pengangkatan serta penempatan seorang karyawan untuk jabatan tertentu adalah menjadi wewenang Direktur Perusahaan berdasarkan Daftar Penilaian Prestasi Kerja dari karyawan yang bersangkutan. 5. Masing-masing pihak wajib saling menghormati, merasa saling membutuhkan, mengerti peranan dan hak untuk melaksanakan kewajiban masing-masing dalam keseluruhan proses produksi. 6. Karyawan wajib memiliki kesadaran dan rasa tanggungjawab atas kelangsungan hidup Yayasan yang dilandasi prinsip Tri Dharma kerja yaitu: a. Melu Handarbeni (merasa ikut memiliki), b. Melu Hangrungkebi (merasa ikut bertanggungjawab), c. Mulat Sariro Hangrosowani (terus menerus mawas diri ). Pasal 27 Penyelesaian Keluh Kesah 1. Bilamana ada keluh kesah atau hari berikutnya keresahan karyawan dalam perusahaan akan diselesaikan dengan jalan musyawarah melalui atasannya atau Bipartit. 2. Apabila dalam tempo 7(tujuh) hari belum dapat diselesaikan, maka dapat dirundingkan dalam waktu yang sama dengan pimpinan perusahaan. 3. Apabila dalam tempo 7(tujuh) hari berikutnya belum dapat diselesaikan, maka salah satu pihak dapat meminta jasa baik penyelesaian melalui konsiliator dan arbitrase. 4. Apabila penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial / Pemutusan Hubungan Kerja tidak dapat diselesaikan melalui Konsiliator dan Arbitrase maka penyelesaiannya dapat diteruskan ke Mediator Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura. 5. Apabila penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial / Pemutusan Hubungan Kerja tidak dapat diselesaikan pada tingkat Mediator, maka penyelesaiannya dapat diteruskan ke Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negri. Pasal 28 Penutup 1. Hal-hal yang belum tercantum dalam Peraturan ini, akan diatur sesuai dengan perundang-undangan. 2. Dalam melaksanakan Peraturan Perusahaan ini, bilamana dianggap perlu akan dikeluarkan Surat Keputusan Direktur PTCA yang diketahui oleh Pejabat Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jayapura. 3. Perubahan terhadap Peraturan Perusahaan harus mendapat persetujuan dari Badan Pengurus PT Cenderawasih Air dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura. 4. Peraturan Perusahaan ini berlaku setelah disahkan untuk masa waktu 2(dua) tahun. 5. Peraturan Perusahaan ini dibagikan kepada karyawan PT Cenderawasih Air untuk diketahui dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. 6. Jika ada persyaratan kerja pada pasal-pasal Peraturan Perusahaan ini yang kurang atau bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka persyaratan tersebut batal demi hukum dan yang diberlakukan adalah ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku. DITETAPKAN DI : SENTANI PADA TANGGAL : 01 JULII 2014 PT CENDERAWASIH AIR MENYETUJUI: TIMMI GURIK DIREKTUR Disahkan di : Pada Tanggal : Nomor Pengesahan : ari bahasa indonesia ke inggris

translation from English to Indonesian

Ultimo aggiornamento: 2014-07-13
Argomento: Generico
Frequenza d'uso: 1
Qualità:
Riferimento: Anonimo

We are giving you the opportunity to obtain a FREE unlock code for your BlackBerry mobile phone! There really is no catch, no signup, no payment required, no survey to complete and, unlike most other free services, we absolutely WILL NOT give your details to any third party! We have already supplied thousands of free unlock codes for BlackBerry handsets all over the UK. Obtaining a free code for your BlackBerry handset is simple, just follow the instructions below! Unfortunately, due to continued abuse of our free BlackBerry unlock codes service by customers outside the UK, this service can now be used only for handsets that originated in the UK! Only one free request per email! Select your BlackBerry phone model from the dropdown list below and click on the NEXT button. Complete the online request process. In approximately 3 - 5 days (only for our visitors from the GiffGaff site - usually 7 - 10 days) we will send you a free unlock code along with full, detailed code entry instructions. terjemahaan ingris - indonesia

Password must contain an uppercase letter.

Ultimo aggiornamento: 2014-07-03
Argomento: Generico
Frequenza d'uso: 1
Qualità:
Riferimento: Anonimo

Beberapa hal yang bisa saya petik dari film ini adalah. Pertama, ia mengenalkan daerah lain di Indonesia yang kini belum terjamah, yaitu Sumbawa. Tak kalah dengan film Laskar Pelangi yang mengenalkan indahnya pulau Belitong, dalam film Serdadu Kumbag ini, penonton akan dikenalkan oleh keindahan bumi Sumbawa yang merupakan penghasil susu kuda liar. Kedua, jika dilihat memakai kacamata educational psychology, maka kita akan menemukan adanya pendidikan karakter yang ditanamkan oleh tokoh-tokoh pembantu dalam film itu. Seperti halnya, kejujuran, empati, dan tidak mengumbar kesombongan, karakter-karakter semacam itu akan kita temukan di film ini. Ketiga, bagi saya, film ini mampu menyuguhkan potret sistem pendidikan Indonesia yang kini memang harus masih dibenahi. Penegakan kedisiplinan tidak harus dengan memberikan hukuman fisik pada siswa-siswa peserta didik. Tapi bagaimanakah memacu mereka untuk bisa belajar lebih serius dan mengasyikkan agar mereka bisa lulus UN tahun depan. Selain, setiap guru pun juga harus memahami perkembangan psikologis di setiap anak didiknya. Meski ada sedikit miss dalam film yang juga diproduseri oleh Ari Sihasale ini—seperti tokoh Minun, yang harusnya bisa dieksplor lebih dalam—namun bagi saya, film Serdadu Kumbang ini bisa menjadi alternatif referensi untuk menanamkan value-value pada anak-anak bangsa dan orang tua di tanah air ini bahwa: yang namanya semangat belajar untuk meraih cita-cita, itu harus tetap digaungkan dan terus ada. Meski dalam keadaan apapun, meski dalam keterbatasan apapun.

simple past tense

Ultimo aggiornamento: 2014-07-01
Argomento: Generico
Frequenza d'uso: 1
Qualità:
Riferimento: Anonimo

Bank Rakyat Indonesia (BRI) selalu membawa misi sebagai Bank penyedia dana untuk tumbuhnya pembangunan perekonomian nasional dengan fasilitas kemudahan dalam penghimpun dan penyalur untuk semua lapisan masyarakat. pada 19 Desember 2007 dan setelah mendapatkan izin dari Bank Indonesia pada 16 Oktober 2008 melalui suratnya no.10/67/KEP.GBI/DpG/2008, maka pada tanggal 17 November 2008 PT. Bank BRI Syariah secara resmi beroperasi. Kemudian PT. Bank BRI Syariah merubah kegiatan usaha yang semula beroperasional secara konvensional, kemudian diubah menjadi kegiatan perbankan berdasarkan prinsip syariah Islam.

Indonesian translation google english

Ultimo aggiornamento: 2014-06-23
Argomento: Banking
Frequenza d'uso: 1
Qualità:
Riferimento: Anonimo

Pangeran Saccadiningrat menikah dengan saudara sepupu ibunya yang bernama Dewi Sarini, yang pada akhirnya mereka dikaruniai seorang putri bernama Saini dan diberi julukan R.A. Potre Koneng, karena kulit yang mengkilap dan kebaikan budi pekertinya. Potre Koneng tumbuh menjadi wanita cantik dan memiliki budi pekerti yang baik. Suatu hari ayahnya (P.Saccadiningrat) menghampiri Potre Koneng yang sedang duduk di taman. P.Saccadiningrat :” putriku….., sedang apa engkau, sepertinya sedang gembira “kata p.saccadiningrat Potre koneng : “Ayahanda …, maafkanlah ananda atas kelancangan hamba yang Belum bisa memenuhi permintaan ayahanda”. Jawab Potre Koneng dengan lembut. P. saccadiningrat : “Dengan dasar apa engkau mengakatan hal yang demikian itu?” kata Pangeran Saccadiningrat ingin tahu Potre koneng : “Ananda sama sekali tidak mengetahui tentang masalah perkawinan dan ananda lebih senang berbakti kepada Allah dari pada kawin”. Jawab Potre Koneng dengan tegas. Kejadian itu berlangsung cukup lama yang pada akhirnya Potre Koneng berpamitan kepada ayahanda dan ibundanya untuk bertapa ke gua Payudan. Potre Koneng meminta izin untuk menghadap Pangeran Saccadiningrat. Potre Koneng : “Ayahanda…, ananda mohon dengan penuh belas kasihan ananda”. Jawab Potre Koneng sedih. Setelah memikirkan dengan penuh pertimbangan akhirnya kedua orang tua Potre Koneng mengizinkan dengan syarat ditemani dengan pengiringnya. P. saccadiningrat :” bawalah pengiringmu “ Potre koneng :”baiklah ayahanda “ Permaisuri :”hati-hati anakku “ kata Permaisuri mengkhawatirka Potre koneng. Potre Koneng pun berangkat meninggalkan keraton menuju gua Payudan. Ia menjalani masa pertapaannya dengan tidak makan, minum dan tidur. Suatu hari tanggal empat belas Potre Koneng tertidur, yang dalam tidurnya Potre Koneng bertemu dengan seorang pemuda yang sangat tampan dan gagah. potre koneng : “Siapa engkau ini?” tanya Potre Koneng. Adi poday :” Aku adalah Adi Poday” jawab pemuda tersebut. Keesokan harinya, Potre Koneng kembali ke Sumenep ditemani pengiringnya. Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Ada sebuah keajaiban pada diri Potre Koneng, yaitu perutnya yang semakin membesar. Saat bersama ibu dan para pengawalnya yang sedang jalan-jalan di taman tiba-tiba Potre koneng mual-mual. Permaisuri :” anakku, kenapakah dirimu ? apa kamu sakit ?” kata permaisuri panic Potre koneng :”entahlah Ibunda, aku tidak tau !” Permaisuri membawa potre koneng yang dipapah oleh pengawal ke kamarnya. P.saccadiningrat :”permaisuri, ada apa dengan anak kita ? “ tanyanya yang juga panic Permaisuri :” hamba tidak tau yang Mulia Raja ! “ Kemudian P.Saccadiningrat memanggil para pengawalnya : P.saccadiningrat :”pengawal…, “ kata P.Saccadingrat berteriak Pengawal :”ada apa yang Mulia ! P.saccadiningrat :”cepat panggilkan tabib “ Pengawal :”baik yang Mulia “ Setelah beberapa saat menunggu, akhirnya tabib datang Tabib :”ada apa yang Mulia memanggil hamba !” kata tabib kemudian P.saccadiningrat :”tolong periksa potre koneng “ Tabib :”baiklah yang Mulia !” Tabib mulai memeriksa potre koneng Permaisuri :”bagaimana keadaan anakku tabib” Tanya permaisuri Tabib :”maaf yang mulia permaisuri, sebenarnya yang mulia putrid tidak sakit,tapi sedang hamil “ P.Saccadiningrat : “Potre Koneng …!! Apa yang telah engkau lakukan?! Engkau telah membuat aib yang sangat besar, yaitu engkau telah hamil di luar nikah dan telah merusak nama baik keraton ini”. Kata Pangeran Saccadiningrat. potre koneng :”apa !!!... hamil ? tidak, tidak mungkin ayahanda ! saya tidak pernah melakukannya” (menitikkan air mata) P.saccadiningrat :”apa katamu ?, cepat pergi dari kerajaan ini !!! “katanya marah”aku tidak mau melihatmu “. Permaisuri :”jangan yang mulia, potre anak kita kenapa harus diusir ?” P.saccadiningrat :”diam !! jangan kau bela anak itu !! dia telah membuat kita malu dan telah merusak nama baik keraton ini” katanya “ pangawal !!! cepat bawakeluarpotre koneng “ Pengawal :”tapi yang mulia ?” P.saccadiningrat :”cepat !! apa kau juga akan aku usir dari kadipaten ini” Pengawal :”baik yang mulia, hamba akan melakukanya “ kemudian menarik tangan potre koneng dengan paksa, pengawal 1 pun ikut menarik tangan potre koneng. Potre koneng :” tidak ayahanda ! tidak “ P.saccadiningrat :” diam !! cepat pergi kau :” *** Semenjak di usir dari kerajaan Potre koneng tinggal di hutan bersama seorang dayangnya sampai ia melahirkan anaknya. Kemuadian Potre koneng menyuruh dayangnya untuk membuang anak tersebut. Potre koneng :”anakku aku sangat menyayangimu, maafkan ibu !” kata P.koneng mencium bayinya. Dayang :” putri…, jangan putrid ! “ kata dayang itu Potre koneng “Mbok! Aku tidak tega menyingkirkan bayi ini akan tetapi apa mau dikata inilah cara yang terbaik” kata sang putri menjelaskan. Dayang :“Apa maksud tuan putri?” tanya si mbok penuh keheranan. P.koneng :“Taruh anakku ini di tempat yang jauh dan aman”. Kata sang putrid menghawatirkannya. Dayang :“Baik tuan putri hamba bersedia melakukan segala titik tuan putri dan demi keselamatan tuan putri” jawab si mbok. Dengan sangat berat hati dan diiringi dengan deraian air mata sang putri menyerahkan bayi itu kepada si mbok. Maka berangkatlah si mbok ke hutan dan meletakkan bayi itu di tempat yang terjamin keamanannya. Bayi itu diletakkan di bawah pohon rindang dan di tutup dengan dedaunan, setelah melaksanakan tugasnya itu maka sang pengasuh kembali ke keraton. *** Beberapa tahun kemudian Dikeraton P. saccadiningrat membuat perjanjian yang diumumkan kepada seluruh rakyat Sumenep. P. saccadiningrat :”barang siapa yang dapat mengalahkan dempo awang, akan ku angkat menjadi raja di istana ini “. Mendengar janji P.saccadiningrat, banyak para pemuda yang mencoba untuk mengalahkan dempo awang namun, sayang tidak ada satupun yang berhasil mengalahkannya. Suatu ketika ketika sedang terjadi peperangan di kerajaan Joko tole datang membantu P.saccadiningrat untuk mengalahkan Dempo awang. Dempo awang :” siapa kau anak muda ! jangan ikut campur atau ku hancurkan kau !”kata Dempo awang marah. Joko tole :”jangan banyak bicara ! hadapi aku” kata Joko tole menantang. Peperangan terjadi antara Joko tole dan Dempo awang yang kemudian dimenangkan oleh Joko tole. P.saccadingrat senang melihatnya dan memanggil Joko tole untuk mendekat. P. saccadiningrat :”siapa namamu anak muda ! “ kata P. saccadiningrat Joko tole :” sembahku pada yang Mulia, nama hamba Joko tole “ sambil berlutut P. saccadiningrat :” karena kamu berhasil mengalahkan Dempo awang maka kamu akan ku angkat menjadi raja di keraton ini. Belum sempat menjawab, kemudian Mpu kelleng datang. Mpu kelleng :” mafkan hamba yang Mulia karena lancang mengganggu yang Mulia.” Kata Mpu kelleng tiba-tiba. Joko tole :” ayah….” Kata Joko tole kaget. P. saccadiningrat :”apa dia ayahmu ?” Tanyanya pada Joko tole Joko tole :” iya yang Mulia” P. saccadiningrat :”putramu sangat hebat “ kata P. saccadiningrat memuji. Mpu kelleng :”terimakasih yang Mulia. Yang Mulia sebenarnya ada yang ingin hamba sampaikan kepada anda!“ P. saccadiningrat :” apa yang ingin kau katakana ? “ Mpu kelleng :”sebenarnya hamba bukan orang tua Joko tole. Orang tua Joko tole yang sebenarnya adalah …... “ kata Mpu kelleng gugup, kemudian melanjutkan perkataannya “ yang Mulia, Joko tole ini adalah putra dari yang Mulia potre koneng “. P. saccadiningrat :” apa ?, benarkah ?” kata P. saccadiningrat tidak percaya. Mpu kelleng :” iya yang Mulia.” P. saccadiningrat :”berarti kau adalah cucuku Joko tole “ kata P. saccadiningrat memeluk joko tole. Joko tole :” kakek …! “ dalam pelukan kakeknya P. saccadiningrat :” sekarang dimana putriku Potre koneng ? “ Tanya P. saccadiningrat kepada Mpu kelleng Kemudian Potre koneng datang bersama permaisuri dan dayangnya. Potre koneng :” hamba disini ayahanda ! “ kata potre koneng. P. saccadiningrat :” putriku …. Joko tole :” ibu… indonesia ke madura

Saya tidur

Ultimo aggiornamento: 2014-05-05
Argomento: Generico
Frequenza d'uso: 1
Qualità:
Riferimento: Anonimo

Aggiungi una traduzione