MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: cerita-cerita bahasa arab dan terjemah    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

Arabic

Indonesian

Info

guru sedang mengajar para siswa dan siswi

Guru

Last Update: 2014-02-09
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

dengan menyebut nama allah yang maha pengasih dan maha penyayang

urusan mengenai tindakan dan sifat yang harus dijauhi oleh akal sehat,dan dihayati oleh kepribadian yang kuat

Last Update: 2013-10-21
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

ini buku tulis perempuan dan itu daftar absensi

Salah satu manajemen yang penting di sekolah adalah manajemen hubungan masyarakat (humas), karena sekolah berada ditengah-tengah masyarakat dan selalu berhubungan dalam menjalin kerjasama yang pedagogis dan sosiologis yang menguntungkan kedua belah pihak. Manajemen adalah suatu suatu hal yang sangat penting bagi keberhasilan suatu organisasi. Humas adalah suatu rangkaian kegiatan yang terorganisasi sedemikian rupa sebagai suatu rangkaian kampanye atau program terpadu, dan semuanya itu berlangsung secara berkesinambungan dan teratur. Masyarakat sebagai lembaga pendidikan ketiga setelah keluarga dan sekolah mempunyai peran cukup besar terhadap berlangsungnya aktivitas yang menyangkut masalah pendidikan. Mengingat begitu pentingnya peranan humas dalam lembaga pendidikan dan adanya kesenjangan antara teori dengan kenyataan di lapangan, maka peneliti terdorong untuk melakukan penelitian tentang “Implementasi Manajemen Hubungan Masyarakat Dalam Upaya Pemberdayaan Terhadap Eksistensi Madrasah Aliyah Negeri Pasir Pengaraian”. Yang bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajemen humas di MAN Pasir Pengaraian, mengetahui upaya manajemen humas dalam mewujudkan peran masyarakat di MAN Pasir Pengaraian, dan untuk mengetahui hasil pelaksanaan program dalam mewujudkan peran masyarakat di MAN Pasir Pengaraian. Penelitian yang peneliti lakukan ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Dalam proses pengumpulan data ini, penulis menggunakan metode wawancara, observasi,dokumentasi. Peneliti menggunakan proses analisa data dan untuk pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan pengecekan keabsahan data dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian yang dapat penulis identifikasi adalah; Pertama, pelaksanaan manajemen humas di MAN Pasir Pengaraian telah cukup efektif dan efisien karena telah melakukan perencanaan dan pengorganisasian dengan baik dan sesuai dengan tempatnya. Kedua, Upaya yang dilakukan Manajemen Humas dalam melibatkan masyarakat MAN Pasir Pengaraian menggunakan berbagai macam teknik komunikasi baik itu secara lisan, tulisan, campuran maupun secara perbuatan, seperti pertemuan dengan orang tua siswa, alumni, tokoh masyarakat, komite sekolah dan tokoh ulama pondok pesantren khususnya untuk wilayah sekabupaten Rokan Hulu, harlah, bazar, pengajian dan kegiatan lain-lain. Ketiga, Hasil dari program yang telah dilaksanakan manajemen humas di MAN Pasir Pengaraian sudah cukup maksimal, mulai dari bantuan yang berupa materi dan non materi, sehingga sekolah dapat mandiri dalam mengembangkan kemajuan pendidikan di MAN Pasir Pengaraian. Makin majunya pemahaman masyarakat akan pentingnya pendidikan menjadikan kerja sama sekolah dengan masyarakat sebagai kebutuhan vital.

Last Update: 2013-12-05
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Hari yang paling saya tunggu yaitu dmana saat kau tau betapa besar perasaan dan kash sayang ini untuk mu wanita 5agustus

Allah menyuruh kita untuk beribadah kepadanya . Maka rosulullah bersabda :

Last Update: 2014-05-27
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Mereka mengambil sepotong api neraka langsung dengan bibirnya itu, lalu api itu keluar dari duburnya, Beliau juga melihat mereka yang memakan riba, memiliki perut besar yang karenanya tidak dapat bergerak, Beliau juga melihat para pazina. Di hadapan mereka terdapat daging segar yang baik dan di sampingnya terdapat bangkai busuk. Mereka memakan bangkai yang busuk tersebut dan meninggaklan daging yang baik.

Pada peristiwa Isra' Mi'raj, Rasulullah SAW diperintahkan beberapa hal, di antaranya, Rasulullah SAW ditawarkan khamar dan susu, beliau memilih susu. Lantas dikatakan kepada beliau: "Engkau telah diberi petunjuk atas fitrah, seandainya engkau mengambil khamar, maka umatmu akn tersesat.”,

Last Update: 2014-06-25
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous
Warning: Contains invisible HTML formatting

Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya. Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya.

Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya. Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya. Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya. Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya. Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya. Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya. Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya.

Last Update: 2014-05-23
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

saya bangun pukul 5.00 ,habis itu saya wudhu dan sholat subuh setelah setelah sholat saya mandi,sedangkan ibu saya memasak di dapur , untuk menyiapkan sarapan ,kakak saya bersiap-siap untuk berangkat kesekolah , sedangkan ayah saya bersiap-siap untuk kerja setelah selesai saya,ibu,ayah,dan kakak sarapan bersama

mereka

Last Update: 2014-04-25
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Tokamu lakukan kamu katakan padaku. Toh itu bukan kewajibanmu. Kita juga semakin jarang bertemu. Tapi aku percaya padamu, dan tak pernah ragu menganggapmu temanku. Kita ini hanya manusia, ya kan? Kita berdinamika. Walau memang kita harus berjaga agar tak terlena. Namun betapa pun kuat dayanya, manusia tetaplah tempat salah dan lupa. Dan jika kamu-temanku-sampai alpa, barangkali aku pun turut bersalah karena membiarkannya. Kita sudah dianggap dewasa, ya kan? Maka aku percaya kamu telah cukup bijaksana. Bukan tanpa alasan saat kamu memilih apa yang akhirnya kamu jalani. Aku tahu, itu adalah hal yang benar-benar kamu yakini. Kamu telah paham pasti, segala konsekuensi atas jalan yang kau pilih sendiri. Ingatkah, teman, pada mereka yang kita sebut ‘teman kita’. Telingaku semakin sebah, mendengar suara dengungan mereka yang gundah. Katanya, kamu berubah. Aku menanggapinya hanya dengan senyum datar tanpa kata. Sementara mereka terus mendesiskan ungkapan kecewa. Tahukah teman, aku berteman denganmu sebagai satu dari sekian banyak makhlukNya. Aku berteman denganmu bukan karena kamu bagian dari segolongan manusia. Aku berteman denganmu dan segala keterbatasan manusiawimu. Sampai waktu yang aku pun tak tahu, insya Alloh, aku tetap menganggapmu temanku. Semoga Alloh senantiasa melindungiMu. Wassalamu’alaykum. Yogyakarta, 24 Maret 2010 19:43 yang masih ingin kau anggap sebagai temanmu

« Lebih Jauh dari yang Terlihat I Have A Dream [1] » Surat untuk Seorang Teman March 24, 2010 by n a n a Assalamu’alaykum, teman. Bagaimanakah kabarmu saat ini? Ah, masihkah aku layak menanyakan kabar pada masa seperti sekarang; di mana laku, rasa, pikir, dan harap dikirim ke ruang publik lewat update status setiap hari. Aku tidak peduli kamu menganggapnya layak atau tidak. Yang jelas aku turut bahagia bila kau memang baik-baik saja. Memang tak banyak tentangmu yang aku tahu. Toh aku tidak berhak untuk itu. Tak setiap yang kamu lakukan kamu katakan padaku. Toh itu bukan kewajibanmu. Kita juga semakin jarang bertemu. Tapi aku percaya padamu, dan tak pernah ragu menganggapmu temanku. Kita ini hanya manusia, ya kan? Kita berdinamika. Walau memang kita harus berjaga agar tak terlena. Namun betapa pun kuat dayanya, manusia tetaplah tempat salah dan lupa. Dan jika kamu-temanku-sampai alpa, barangkali aku pun turut bersalah karena membiarkannya. Kita sudah dianggap dewasa, ya kan? Maka aku percaya kamu telah cukup bijaksana. Bukan tanpa alasan saat kamu memilih apa yang akhirnya kamu jalani. Aku tahu, itu adalah hal yang benar-benar kamu yakini. Kamu telah paham pasti, segala konsekuensi atas jalan yang kau pilih sendiri. Ingatkah, teman, pada mereka yang kita sebut ‘teman kita’. Telingaku semakin sebah, mendengar suara dengungan mereka yang gundah. Katanya, kamu berubah. Aku menanggapinya hanya dengan senyum datar tanpa kata. Sementara mereka terus mendesiskan ungkapan kecewa. Tahukah teman, aku berteman denganmu sebagai satu dari sekian banyak makhlukNya. Aku berteman denganmu bukan karena kamu bagian dari segolongan manusia. Aku berteman denganmu dan segala keterbatasan manusiawimu. Sampai waktu yang aku pun tak tahu, insya Alloh, aku tetap menganggapmu temanku. Semoga Alloh senantiasa melindungiMu. Wassalamu’alaykum. Yogyakarta, 24 Maret 2010 19:43 yang masih ingin kau anggap sebagai temanmu

Last Update: 2014-03-14
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanahKemudian Kami jadikan saripati itu airmani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah ituKami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengandaging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. (Q.S. AlMu’minuun : 12 – 14)

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanahKemudian Kami jadikan saripati itu airmani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah ituKami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengandaging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. (Q.S. AlMu’minuun : 12 – 14)

Last Update: 2013-10-19
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

pertama yang terutama sekali marilah kita ucapkan puji serta syukur kehadiran allah swt yang telah memberikan rahmat dan karunianya kepada kita semua sehingga kita dapat berada di sekolah yang kita cintai ini.

عا ولذا فإننا يمكن في مدرستنا

Last Update: 2013-05-08
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

aku sekolah di mts nurul huda cigentur,dan aku sekarang duduk dikelas lx. Aku senang bisa sekolah disini, karena setiap hari aku selalu diberi pengetahuan dan nasehat yang baik oleh guruku. Walaupun sekolahku tidak sebagus sekolah lainnya, tapi aku bangga bisa sekolah disini. Aku sekolah disini bukan karena sekolahku ini bagus atau jelek, tapi aku sekolah untuk menambah pengetahuan.

aku sekolah di mts nurul huda cigentur, dan aku sekarang duduk dikelas lx. Aku senang bisa sekolah disini, karena setiap hari aku selalu diberi pengetahuan dan nasehat yang baik oleh guruku. Walaupun sekolahku tidak sebagus sekolah lainnya, tapi aku bangga bisa sekolah disini. Aku sekolah disini bukan karena sekolahku ini bagus atau jelek, tapi aku sekolah untuk menambah pengetahuan.

Last Update: 2013-03-04
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Some human translations with low relevance have been hidden.
Show low-relevance results.

Add a translation