MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: arti lagu grenade    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

English

Indonesian

Info

GRENADE

Granat tangan

Last Update: 2013-09-21
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

grenade

kamu

Last Update: 2014-07-19
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

terimakasih buat lagu yang menguatkanku

Last Resort Cut my life into pieces, This is my last resort Suffocation, no breathing Don't give a fuck if I cut my arm bleeding This is my last resort Cut my life into pieces, I've reached my last resort Suffocation, no breathing Don't give a fuck if I cut my arm bleeding Do you even care if I die bleeding? Would it be wrong? would it be right? If I took my life tonight? Chances are that I might Mutilation out of sight, And I'm contemplating suicide 'Cause I'm losing my sight, losing my mind Wish somebody would tell me I'm fine Losing my sight, losing my mind Wish somebody would tell me I'm fine I never realized I was spread too thin 'Til it was too late and I was empty within Hungry, feeding on my chaos and living in sin Downward spiral, where do I begin? It all started when I lost my mother No love for myself and no love for another Searching to find a love upon a higher level Finding nothing but questions and devils 'Cause I'm losing my sight, losing my mind Wish somebody would tell me I'm fine Losing my sight, losing my mind Wish somebody would tell me I'm fine Nothing's alright, nothing is fine I'm running and I'm crying I'm crying, I'm crying I'm crying, I'm crying I, can't, go, on, living, this, way Cut my life into pieces, this is my last resort Suffocation, no breathing Don't give a fuck if I cut my arm bleeding Would it be wrong? Would it be right? If I took my life tonight? Chances are that I might Mutilation out of sight, And I'm contemplating suicide 'Cause I'm losing my sight, losing my mind Wish somebody would tell me I'm fine Losing my sight, losing my mind Wish somebody would tell me I'm fine Nothing's alright, nothing is fine I'm running and I'm crying I, can't, go, on, living, this, way Can't go on, living this way Nothing's alright! Read more at http://lyricstranslate.com/en/Papa-Roach-Last-Resort-lyrics.html#aQRw8IKEJozV1GHE.99terjemahankamu

Last Update: 2013-10-20
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

arti a once dalam bahasa indonesia

meaning a once in Indonesian

Last Update: 2014-08-30
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

apa arti Please check the date setting in your device

Tak bisa memutar file multimedia. Periksa apakah peranti telah diinstal.

Last Update: 2014-06-28
Subject: Computer Science
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference:

“Hari ini tepat Anniv aku sama meisha yang ke 4 tahun, tapi apa dia ingat ya kurasa tidak, dia sudah sangat berubah, ya sudah lah lupakan”. lalu ray pergi bergegas ke kampusnya untuk kuliah, dan sesampainya di kampus ray disamperi oleh JHON sahabatnya. “woi ray, tumbenan baru datang, mikirin apaan?” “haha, sorry bro gue lagi bingung nih”. “bingung kenapa lagi?” “hari ini bertepatan anniv gue sama meisha, lu tau kan? kami udah 4 tahun kalau gak putus”. “aduh aduh, udah ngapain mikirin dia? udah tenang, tadi gue dapat kabar dari anak anak katanya ada mahasiswi baru di kelas kita”. “serius lu jhon? gimana gimana? cucok kaga?” “katanya sih cucok, b*haay brooo eh udah bel, yuk kita masuk”. DI KELAS “Pagi anak anak”. “Pagi pak!” “hari ini kita kedatangan teman baru, mahasiswi baru namanya meisha, meisha sini masuk” Meisha memasuki kelas, semua mata tertuju padanya “nah ini dia mahasiswi baru kita, meisha kenalkan dirimu pada teman teman”. “Nama saya meisha, saya asli bandung, saya pindahan dari bandung, saya baru disini”. melamun + berbicara dalam hati “meisha? apakah ini meisha yang dulu mengisi hari hari ku? tapi kenapa wajahnya sangat berbeda, sungguh cantik dan menawan” “baik meisha, kamu duduk dimana ya”. “ray! ray!” Tersadar dari lamunan nya “hah? iya pak?” “di sebelah kamu kosong kan?” “iya pak kosong”. “ya sudah meisha duduk disana saja, semoga bisa mengikuti pelajaran dengan cepat ya”. “iya pak, makasih pak”. Lalu meisha duduk di sebelah ray, dan tiba bel istirahat “ehh, nama nya siapa tadi?” “Meisha” “nama yang manis, semanis orangnya hehe, gue Ray ricardo, sering dipanggil ray”. Meisha berbicara dalam hati “ray? apakah kamu ray yang dulu bersama ku? yang selalau aku sakiti? jika IYA, aku sangat merindukan mu ray” “hey! kenapa melamun?” “ehh? tidak tidak kok, maaf maaf”. “haha gak papa, ke kantin yuk”. “boleh boleh”. Lalu mereka ke kantin, dan hingga jam pulang ray menghampiri meisha “hey meisha” “eh iya ray? ada apa?” “pulang sama siapa?” “Jalan kaki nih, soalnya deket kok dari kampus”. “haha gue anterin ya?” “ciee ray, udah main nyosor aja lu kayak kupu kupu ke bunga mawar” “ahh lu ganggu aja” “eh meisha, kalau lu diapa-apain sama dia teriak aja panggil nama gue 3 kali, palingan gue gak datang kwkwkwk”. “haha apaan..” “udah ah gue duluan ya”. “haha memang dia agak aneh tuh sha”. “ya udah yuk kita sambil jalan”. Di sepanjang perjalanan mereka bercerita “eh jadi lu sebelumnya di bandung ya?” “iya gue di bandung, kalau lu nya?” “sama sama, gue juga gue baru disini”. “ohh gitu toh, hehe”. “oh ya, dulu lu alumni SMA mana? SMA atau SMK?” “gue alumni SMK, dari SMK PUNYA OME di bandung”. Dalam hati ray “astaga tuhan, apa dia bener bener meisha” “oh ya, kalau lu sendiri dari mana?” “emm gue juga dari sana sih, ehh kita sudah pernah kenal belum ya sebelumnya?” Meisha dalam hati “kalau gue bilang udah, takutnya kalau dia beneran tau gue meisha yang udah nyakitin dia, dia gak mau deket kayak gini lagi sama gue” “maaf ray, kayak nya belum deh hehe”. “belum ya? oh iya, alesan lu milih kampus ini kenapa?” “ohh gue sama mantan gue dulu udah janji kami bakalan 1 kampus, tapi gue datangnya telat, dan ternyata gue tanyain dosen-dosennya, gak ada nama mantan gue itu di kampus ini”. “ohh gitu toh” dalam hati “kok alesannya sama ya, pasti ini meisha, gue gak salah lagi.” “oh iya nama mantan lu emang siapa ya?” “nama mantan gue? emm, mantan gue namanya Brian”. “ohh brian toh” dalam hati “kok beda ya sama nama gue, hmm apa bukan meisha ya” “haha bagus ya nama dia kalian udah berapa bulan emang?” “hari ini kami anniv yang ke 4 tahun sedih aja kalau gue ingat semua kenangan gue dengan dia”. “oh ya? wah lumayan lama juga tuh, eh ini rumah kamu kan?” “iya, gue duluan ya ray? makasih ya”. “sama sama”. Di sepanjang jalan pulang ray berpikir pikir untuk memastikan apakah dia benar benar meisha atau tidak, dan besok paginya dia ke kampus tapi dia tidak bertemu dengan meisha, dan dia bertanya kesana kemari kabar meisha gimana. “Jhon, lu ada lihat meisha kaga?” “kan dia gak masuk ray”. “kenapa?” “katanya sih dia sakit, dia ke rumah sakit mau check up”. “sakit apaan ya dia?” “mana gue tau, emang gue bokap nya”. “ya sudah, gue mau ke rumah nya aja ya”. Ray menuju ke rumah meisha, dan setibanya disana “permisi, permisi”. “iya siapa ya?” “saya ray bu, temen nya meisha”. “ohh silahkan masuk nak”. “iya makasih bu”. “meisha nya lagi sakit nak, dia ada di atas di kamarnya”. “kalau boleh tau dia sakit apa ya bu?” “dia itu terkena tumor otak nak, jadi kata dokter jika penyakitnya kambuh dia akan pingsan”. “hah? serius bu? ya ampun kasihan meisha saya boleh ke kamar nya bu? temani saya”. “ayo nak, kita ke atas”. Lalu ray melihat meisha terbaring lemah di atas kasur nya “bu saya pamit pulang ya, kalau meisha sudah sadar bilang ke dia saya titip salam dengan dia”. “iya nak, kamu hati hati bawa mobil nya ya”. “iya bu”. Ray menuju ke rumahnya pulang, dan beberapa jam kemudian meisha sadar “sha, tadi temen kamu datang”. “siapa bu?” “ray, dia titip salam buat mu”. “ray? dia sangat mirip dengan ray masa lalu ku bu aku takut jika dia benar benar ray dan dia tau keadaan ku sperti ini dia menjauhi ku”. “dia sudah tau kok nak, dan dia malah mau ngerawat kamu”. Keesokan harinya ray telat bangun, dan ia tidak bisa ke kampus, dan di kampus meisha mencari cari ray namun tidak ada hasil, dan hingga pukul 7 malam ray ingin pergi ke cafe, ia membawa mobil dengan keadaan tidak baik, dan pada saat yang sama meisha baru pulang belajar kelompok dan ketika ia ingin menyebrang ia melamun dan mobil ray melaju kencang, tanpa melihat ada orang di depannya ray menabrak orang tersebut dan ia adalah meisha, lalu meisha terkapar dengan darah yang mengucur dari sekujur tubuh nya, ray tanpa pikir panjang langsung kabur, dan warga sekitar mendatangi meisha dan membawanya ke rumah sakit “SH*T! kok bisa ray lu nabrak orang tadi? kalau mati gimana gawat, mobil ini gak boleh gue pake, gue harus jual mobil ini”. Keesokan harinya, di kampus “jhon lu lihat meisha kaga?” “meisha? loh lu gak tau infonya ya tadi malam? kan temen temen pada buat PM, sama nge BM anak anak kampus buat jenguk dia nanti di rumah sakit”. “loh? meisha sakit apa lagi?” “bukan sakit dodol! dia kecelakaan, dia jadi korban tabrak lari tadi malam pas mau nyebrang sehabis belajar kelompok”. Ray terdiam “jangan jangan! yang gue tabrak itu meisha?” “oi! lu ikut kaga?” “kemana?” “jenguk meisha lah dodol, kemana lagi” “ohh iya gue ikut nanti”. Lalu mereka menuju rumah sakit menjenguk meisha “eh gue ikut masuk ya ke dalam? gue pengen banget lihat dia”. “ya udah ayo bareng sama gue”. dalam hati ray “maafin gue sha gue gatau kalau lu bakalan jadi gini karena gue mudah mudahan lu nya kaga apa apa ya” “kasihan banget ya ray meisha” “kasihan kenapa jhon?” “ternyata dia kena tumor otak, untung saja dia masih dapat bertahan hidup, dan lebih parahnya dia sekarang lumpuh”. Ray batuk “uhuk uhuk”. “lu kenapa ray?” “gak papa jhon, keselek air liur gue sendiri kayaknya” “sudah sudah, ayo kita keluar”. Dan akhirnya mereka pergi keluar, dan ray menjalani hari harinya seperti biasa di kampus dan sampai meisha datang kembali lagi “eh meisha. lu udah masuk lagi?” “eh ray, iya nih udah agak baikan, tapi sayangnya gue sekarang lumpuh” “hmm, sakit gak sha?” “ya iya lah cuma gak terlalu”. “kalau boleh tau kenapa lu bsa jadi gini ya?” “gue pun gak ingat banget, yang pasti di malam itu disaat gue mau nyebrang ada mobil yang melaju kencang dan gue tercampak lalu gue gak ingat apa apa lagi”. “trus sampe sekarang ada yang ngakui gak kesalahan nya udah nabrak lu?” “gak ada ray polisi pun gak bisa nemuin mobilnya yang nabrak itu. oh iya ngomong ngomong mobil lu mana?” “haha, udah gue jual, mesinnya udah agak rusak, mendingan jalan kaki atau naik angkot” “haha bener bener sehat ya kan?” “iya sha, eh jadi lu udah maafin yang nabrak lu itu?” “TUHAN aja mau maafin hambanya, kenapa gue tidak? tapi masalahnya dia itu gak ada datangin gue, atau santunin gue, dia pergi gitu aja, brengsek banget ya kan. kalau orang itu ada di depan gue, gue bakalan tusuk tusuk matanya pake garpu”. “mak? jangan lah sha kasihan dia”. “kasian gue lah haha kaga lah, gue gak akan sekejam itu. eh temenin cari makan yuk, gue lapar”. “yuk yuk sini gue dorongin”. Lalu mereka pergi mencari makan dan sampe si ray mengantar meisha pulang, dan itu ray lakukan terus menerus sampai meisha check up ke rumah sakit juga, dan hingga akhirnya meisha telah dapat berjalan normal lagi “ray, gue sekarang udah normal lagi” “hehe, gue juga ikut seneng sha” “ini semua berkat kamu ray, berkat tuhan juga” “iya sha, ehh lu mau temenin gue gak ke toko buku? cari cerpen terbaru?” “boleh boleh”. Lalu mereka pergi ke mall dan setibanya disana “haha, nyampe juga ya” “iya nih, wah kangen suasana mall gini bareng mantan gue dulu ray, kami berdua paling seneng ke mall, ke toko buku juga, sama kayak kamu ini nih” “iya kah? wahh bagus tuh” “hehe jelas dong” ray batuk batuk “uhuk uhuk uhuk!” mengeluarkan darah dari mulutnya “ray? lu kenapa? kok ada darah?” “gak papa kok sha, udah biasa kayak gini”. “aduh, kita ke rumah sakit aja yuk sekarang, ayo”. “gak usah sha, kita pulang aja lah ya? kapan kapan aja kita ke mall nya”. “ya udah deh, kamu banyak istirahat ya”. “andai meisha tau gue kena kanker paru paru gimana ya, apa dia masih mau kayak gini ke gue?, sudahlah, gue berharap dia masih mau” Keesokan hari nya “ray, sebenarnya lu sakit apa sih?” “gue kaga apa apa kok”. “kita ke rumah sakit yuk, kalau lu hargai gue ikut gue” “ya udah ya udah kita ke rumah sakit” Sesampainya di rumah sakit “sha, gue check up dulu ya” “iya, gue tungguin disini ya”. Beberapa lama kemudian. “anda siapa nya ray?” “saya? saya temen dekat nya dok, bagaimana keadaan ray?” “ray sebenarnya mengidap penyakit kanker paru paru, dan saya rasa umur dia tidak lama lagi, soalnya beliau sudah sampai di stadium 3″. “hah? dokter serius?” “saya serius”. “eh ray, kita pulang ya” “iya sha, terserah kamu nya saja” Lalu mereka pergi pulang “ray, lu kenapa gak mau cerita selama ini ke gue kalau lu terkena kanker paru paru?” “gue takut sha! takut”. “takut kenapa? hah?” “gue takut lu bakal ninggalin gue setelah lu tau gue begini”. “astaga ray, gak akan gue ninggalin lu, berniat gitu pun gak ada!” “ya sudah lupain” “uhuk uhuk” “kan lu batuk lagi, itu darah nya ada lagi” “gue gak papa kok, gue istirahat dulu ya, gue pamit masuk ke dalam, lu hati hati di jalan”. DI DALAM KAMAR Ray mengambil sebuah kertas dan ia menulis kata kata permintaan maaf untuk meisha. Hari semakin hari meisha semakin memperhatikan ray, karena keadaan ray yang semakin memburuk, dan hingga akhirnya ray pun mengalami lumpuh sebelah badan nya Meisha mendatangi rumah ray dan membawa ray pergi ke sebuah tempat yang dimana adalah tempat kenangan mereka dulu di saat pacaran. “ray, lu tau ini tempat apa?” Ray menggelengkan kepalanya “ini tempat kenangan gue sama mantan gue dulu”. Ray tersenyum “ray, gue mau jujur nih sama lu boleh? tapi jangan marah ya” Ray menganggukkan kepalanya “bener ya?” Ray menganggukkan kepalanya “hmm, jadi gini, sebenarnya mantan gue itu namanya Ray, dan orangnya mirip banget sama lu, semua yang kita cerita ini di awal ketemu itu sama dengan masa lalu gue, dan gue sebenarnya udah yakin bahwa ray yang gue cari cari selama ini adalah lu, dan ray bakalan nepatin janji nya yaitu bakalan bersama sampai tuhan memisahkan kami nantinya, tapi aku melakukan kesalahan, aku selingkuhi dia, dan aku menyesal”. Ray tersenyum dan meneteskan air mata “lu kenapa nangis?” Ray menggelengkan kepalanya, menunjuk kantong baju nya “ada apa di kantong baju mu?” Ray mengarahkan tangan meisha ke kantong nya mengambil sebuah kertas “kertas ini? apa? gue baca ya?” Ray menganggukkan kepalanya “Gue disini mau cerita yang sebenarnya, sebenarnya dari awal kita ketemu gue udah ada feeling kalau lu itu adalah meisha yang selama ini ngisi hari hari gue, dan gue selalu berdoa kepada TUHAN agar ia mempertemukan kita lagi, dan hingga kita dipertemukan di kampus PUNYA OME, gue sangat senang, kita bisa dekat lagi, kita bisa bersama lagi, apalagi lu masih ingat semua kenangan kenangan kita, tapi gue sangat takut, takut banget! gue takut kehilangan lu, mungkin apalagi ketika lu udah baca di kata kata berikutnya, nah sekarang coba lu baca di bawah. Sha, gue mau ngaku dan gue mau jujur dan terlebih lagi gue mau MINTA MAAF! minta maaf yang sebesar besarnya, sebenarnya yang buat kaki lu jadi lumpuh itu adalah GUE, gue yang udah nabrak lu, dan waktu itu gue bingung antara nolong lu atau tidak, jadi gue lari saja, dan gue gak tau kalau itu adalah lu, gue tau nya setelah dapat kabar dari jhon keesokan harinya, tapi gue senang lu udah tau yang sebenarnya, sekarang gue udah tenang sha, gue udah ikhlas kalau TUHAN harus misahin kita saat ini juga, di saat lu baca surat ini, gue rasa lu bakalan dapat yang lebih BAIK dari gue, cuman 1 hal yang gue minta, jangan pernah lupain GUE SHA!, RAY! orang yang paling menyayangi lu, sekaligus nyakiti lu, swkali lagi gue minta maaf, gue sangat sangat SAYANG sama lu, LOVE YOU MEISHA!” “Ray!, ini semua mimpi kan? gue lagi mimpi kan ray?” sambil menangis, “yang buat gue lumpuh, yang buat gue cacat, yang buat gue hampir frustasi bukan lu kan ray?” Ray menangis “gue gak butuh air mata lu ray!, gue minta lu jawab! yang lakuin ini semua beneran lu?” Ray menangis dan menganggukkan kepalanya “gue benar benar kecewa dengan lu ray, lu JAHAT! lebih jahat dari gue ternyata” MENDORONG ray dan meninggalkan ray Ray terjatuh dan tersungkur di atas tanah sambil menangis. Ketika meisha ingin meninggalkan ray, meisha teringat kata kata ray “JANGAN PERNAH LUPAIN GUE SHA” dan akhirnya meisha kembali menghampiri ray, mengangkat ray dari tanah, dan memeluk ray, lalu ia berkata… “ray, lu ingat lagu kenangan kita kan? gue bakalan nyanyiin buat lu, gue mau lu tetap hidup ray” Ray menangis “oke gue bakalan nyanyi” dalam keadaan menangis dan tersedu-sedu Heart beats fast Colors and promises How to be brave How can I love when I’m afraid to fall But watching you stand alone All of my doubt suddenly goes away somehow One step closer I have died everyday waiting for you Darling don’t be afraid I have loved you For a thousand years I’ll love you for a thousand more. “ray, itu kan lagu kenangan kita? gue udah nyanyi in buat lu, lu kuat ray, kita bakalan tetap bersama kan?, ray lu jawab, jangan tinggalin gue! gue sayang sama lu ray, ray! gue gak bakalan berhenti sayang dan cintai lu sampe 1000 tahun ray” Namun semua ucapan meisha sia sia, ray telah pergi meninggalkan meisha untuk selamanya, ray pergi di pelukan meisha, ray dan meisha sama sama sangat saling menyayangi, namun tuhan lebih sayang kepada ray, sehingga ray di panggil duluan menghadap nya

Ada tuturan satua siap selem ngelah panak pitung ukud, olagan ane paling cenika. Ada kone kuuk maumah dadi anatah, masih ngelah panak enu cenik-cenik. Sai-sai I Kuuk ngae daya apang sida ia ngamah I Siap Selem, sabilang peteng ada nagih batisne, “Icang tendas Me, icang basangne Me, icang kibulne Me, icang kampidne Me, icang baongne Me.” Keto pada tetagihan panak-panakne I Kuuk, nagih ngamah I Siap Selem. Dadi mawanan ningeh I Siap Selem teken bakal kaamah, dadiannya ia ngalih upaya mangdene nyidayang matilar uli ditu. Gelising crita panakne ane nemnem suba pada samah bulu kampidne, sakewala ane paling cenika dogen liglig reh tan pabulu. Suba kone inganan tengah lemeng, I Siap Selem matuturan teken panakne, “Nak cai-cai jani ajak makejang makeber abete sakaukud, matinggal uli dini. Yen enu pade nongos dini sinah amaha teken I Kuuk.” Ditu lantas ane paling gedene nyumuin makeber, berber, burbur, suaak. Lantas matakon I Kuuk, “Ih Siap Badeng apa ento ulung?” “Inggih, daun tingkih ipan”. Buin makeber ane lenan, berber, burbur, suaak. “Siap Badeng apa ento ulung?” “Daun tiing ipan.” Makejang panakne suba makeber sakewala enu I Olagan dogen. Dening ia tan pakampid dadi keweh pesan memenne, lantas kapituturin, “Cai dini kutang Meme, tan urungan cai lakar amaha teken I Kuuk. Nah ene pitutur Meme teken cai, yang di kadine cai bakal tagih amaha teken I Kuuk, kene abete masaut, “Inggih Jero Wayan ne mangkin kantun ben tiange belig, yang pungkuran sampun tiang gede makadi tumbuh kampid, irika ja becik ulam tiange daar jerone, keto abete masaut.” Suba kone keto I Siap Selem makeber ninggal I Olagan. Nu kone I Olagan dogen pati sulsul kiak-kiak. Lantas kadingeh teken I Kuuk I Olagan kiak-kiak padidiana.” Kenken dadi I Olagan kauk-kauk padidiana, kija ya memenne? Beh ento jenenga ane ibi sanja orahanga don tiing, tingkih, timbul, ia jenenga makeber uli dini.” Lantas nyagjag panak kuuke makejang nagih ngamah I Olagan, rencananne nagih pakpaka.” Ih Jero Wayan mangkin da tadaha tiang, ben tiange kari belig malih pahit. Pungkuran yan sampun tiang ageng, tumbuh kampid, rah tiange akeh, ri kala irika rarisang sapakayunan!” Dadiannya kaidepang teken I Kuuk, kaingon kamelah-melahang. Critayang suba kone I Olagan, bulunyane samah, janggarne janggar pulas, tlatahne lambih, lantas kema kone kuuke makejang nagih ngamah ia. “Inggih Jero Wayan, mangkin ja nyandang sampun tiang baksa, nanging wenten pisangken tiang ring jerone, keburang dumun tiang ping solas mangda sumbrah getih tiange becik ajengang jerone malih akeh keni. Ri sampune puput ping solas tiang makebur, rarisang sampun baksa titiang!” Dadi tutut I Kuuk lantas kakebur-keburang I Olagan. “Inggih Jero Wayan mangkin malih apisan batekang pisan ngeburang!” Lantas kasangetang ngeberang kanti tegeh, bur I Olagan nambung ngalih meme nyamane di tengah bete. Enggang bungutne I Kuuk, kauk-kauk ngaukin memenne, “Kenken ja baan Meme, cai, nyai demen ngugu munyinne, jani awake payu kado, nah endepang deweke!”

Last Update: 2014-08-28
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

nama saya ai nurniati saya tinggal di kp. parakanhonje saya lahir pada tanggal 20 juli 1997 saya bersekolah di smp 13 tasikmalaya kelsa IX-F, hobby saya mendengarkan musik, sayta suka mendengarkan lagu last child, saya suka musik karena enak di dengar dan setiap saya mendengarkan musik hidup saya terasa lebih berwarna. itulah hobbby saya setiap hari saya suka mendengarkan musik, dan tiada hari yang saya lewati tanpa musik.

nama saya ai nurniati saya tinggal di kp. parakanhonje saya lahir pada tanggal 20 juli 1997 saya bersekolah di smp 13 tasikmalaya kelsa IX-F, hobby saya mendengarkan musik, sayta suka mendengarkan lagu last child, saya suka musik karena enak di dengar dan setiap saya mendengarkan musik hidup saya terasa lebih berwarna. itulah hobbby saya setiap hari saya suka mendengarkan musik, dan tiada hari yang saya lewati tanpa musik.

Last Update: 2014-03-25
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Lirik Lagu OPLOSAN MP3 opo orak eman duite gawe tuku banyu setan opo orak mikir yen mendem iku biso ngrusak pikiran. ojo di teruske mendeme mergo orak ono untunge. yo cepet lerenono mendemmu ben dowo umurmu. reff oplosan.oplosan.oplosan. sawangen kae kanca kancamu akeh do poda gelempangan ugo akeh sing kelesetan di tumpaake ambulan. yo wes cukup anggonmu mendem yo wes cukup anggonmu gendeng. do mari mario yo leren lerenno ojo di terus terusno reff tutupen botolmu, tutupen oplosanmu emanen nyawamu ojo mbok terus teruske mergane orak ono gunane. Oplosan oplosan oplosan. opo orak eman duite gawe tuku banyu setan opo orak mikir yen mendem iku biso ngrusak pikiran. ojo di teruske mendeme mergo orak ono untunge. yo cepet lerenono mendemmu ben dowo umurmu. oplosan.oplosan.oplosan Google Translate

profesional teknik

Last Update: 2013-12-07
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

LIRIK LAGU White Lion - When The Children Cry Little child dry your crying eyes How can I explain the fear you feel inside Cause you were born into this evil world Where man is killing man and no one knows just why What have we become just look what we have done All that we destroyed you must build again CHORUS When the children cry let them know we tried Cause when the children sing then the new world begins Little child you must show the way To a better day for all the young Cause you were born for all the world to see That we all can live with love and peace No more presidents and all the wars will end One united world under God CHORUS What have we become just look what we have done All that we destroyed you must build again No more presidents and all the wars will end One united world under God When the children cry let them know we tried When the children fight let them know it ain't right When the children pray let them know the way Cause when the children sing then the new world beginsterjemahan

Just fuor yuo

Last Update: 2013-10-29
Subject: Music
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Add a translation