MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: kamus bahasa inggris-bahasa melayu    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

English

Malay

Info

Baju Melayu

Baju Melayu

Last Update: 2014-07-12
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

sajak bahasa english

sajak english english

Last Update: 2014-07-12
Subject: Music
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

learn to speak in Bahasa Inggeris

Maaf saya tertidur

Last Update: 2014-06-28
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

what the purpose of odor in Bahasa Inggeris

tidak berani minta

Last Update: 2014-07-04
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

contoh karangan pmr bahasa inggeris - keep our environment clean beach

Butiran belanjawan karangan pmr english inggeris - menyimpan persekitaran kita bersih pantai

Last Update: 2014-06-11
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

construct sentences in Bahasa Inggeris make

mereka bermain bola

Last Update: 2014-07-06
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Kematian cuti dalam Bahasa Inggeris

cuti kematian in english

Last Update: 2014-07-05
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

meaning of words in Bahasa Inggeris

perlembagaan

Last Update: 2014-07-03
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Sumberdaya manusia merupakan asset penting dalam pencapaian tujuan suatu organisasi karena dapat menentukan keberhasilan suatu organisasi. Dalam lingkungan bisnis, teknologi dan ilmu pengetahuan serta tuntutan konsumen yang selalu berubah, maka peningkatan kemampuan SDM merupakan faktor yang sangat mendasar dalam sebuah organisasi.Bagi seorang manajer, pandangan terhadap karyawan haruslah manusiawi. Karyawan adalah tulang punggung tugas untuk mendapatkan apa yang diinginkan perusahaan. Seorang manajer harus mau menyimak pendapat karyawan dan menghormati pendapat orang lain walaupun berbeda prinsip. Sedangkan bagi karyawan, mereka harus menyadari bahwa apapun yang dibebankan adalah merupakan tugas yang harus mereka jalankan. Setiap karyawan mengeluarkan usaha fisik dan mental ketika mereka menempatkan kapabilitas tubuh dan kognitif mereka ke dalam pekerjaan mereka. Tantangan sebenarnya adalah ketika karyawan harus menunjukkan suatu emosi sementara pada saat yang bersamaan mengalami emosi lain. Disparitas atau perbedaan ini disebut dissonansi emosional (emotional dissonance) dan hal ini dapat berakibat sangat buruk bagi karyawan .Emotional Dissonance merupakan inkonsistensi antara emosi yang dirasakan dengan emosi yang diproyeksikan (Robbins, 2008). Jika dibiarkan perasaan – perasaan terkukung dari frustasi, kemarahan, dan kebencian akhirnya dapat menyebabkan kelelahan emosional dan kelelahan mental (burnout). Burnout cenderung menjadi masalah tertentu diantara orang yang pekerjaannya memerlukan kontak yang mendalam dan memiliki tanggung jawab atas orang lain. Burnout (kelelahan mental) merupakan penipisan sumberdaya secara total yang disebabkan oleh perjuangan yang berlebihan untuk mencapai sasaran yang tidak realistis yang berhubungan dengan pekerjaan (Dessler, 2007). Suatu tingkat keterlibatan yang tinggi, identifikasi atau komitmen terhadap pekerjaan atau profesi seseorang serta ketidaksesuaian emosi (emotional dissonance) merupakan penyebab burnout (Ivancevich,et al., 2007). Hampir tidak mungkin seseorang akan lelah tanpa memberikan banyak usaha. Karena itu, ironi dari burnout adalah bahwa karyawan yang paling rentan terkena adalah karyawan yang paling berkomitmen terhadap pekerjaan mereka. Organisasi memberikan kontribusi pada burnout karyawan dengan beragam cara, dua faktor yang pada umumnya merupakan kontributor penting terhadap burnout adalah kelelahan dan ketidakterlibatan karyawan. Emotional dissonance memiliki suatu hubungan yang positif dengan burnout. Hal ini didukung oleh penelitian Karatepe (2011) bahwa ketidakcocokkan emosional sebagai sebuah stressor (penyebab stres) menyebabkan kelelahan dan ketidakterlibatan.Ketidakterlibatan, nantinya, ditentukan sebagai “menjauhkan diri seseorang dari pekerjaan, dan mengalami sikap negatif terhadap obyek pekerjaan”. Hal ini juga didukung oleh penelitian Bakker dan Heuven (2006) yang memberikan dukungan empiris mengenai hubungan positif antara ketidakcocokkan emosional dengan kelelahan mental. Bakker dan Heuven (2006) juga menguji hubungan antara kerja emosi dan burnout di antara petugas kabin maskapai penerbangan Belanda. Sandiford dan Seymour (dalam Karatepe, 2011) juga menyelidiki tenaga kerja emosional dalam sektor perumahan masyarakat pada industri pariwisata Inggris dan melaporkan bahwa para karyawan yang melakukan kerja emosional mengalami stress (tekanan) dalam kehidupan pribadi mereka. Pengaruh emotional dissonance pada burnout semakin kuat dengan adanya persepsi karyawan tentang dukungan organisasi dan otonomi kerja. Persepsi tentang dukungan organisasi terkait dengan penilaian karyawan tentang seberapa jauh organisasi ada disamping mereka. Selain itu, persepsi tentang dukungan organsiasi dianggap sebagai jaminan bahwa organisasi akan memberi karyawan bantuan yang cukup dalam melaksanakan tugas-tugas secara efektif dan mengatasi tuntutan yang rentan stress di tempat kerja seperti konflik peran dan ambiguitas peran (Witt dan Carlson, dalam Karatepe, 2011). Penelitian Witt dan Carlson juga telah mengungkapkan bahwa persepsi dukungan organisasi mengurangi konflik peran organisasi. Persepsi dukungan organisasi memoderasi pengaruh emotional dissonance pada burnout, persepsi dukungan organisasi berfungsi sebagai alat untuk mengelola terjadinya stres di tempat kerja. Dengan adanya persepsi dukungan organisasi karyawan merasa lebih diperhatikan dan dihargai di dalam pekerjaanya. Meskipun persepsi dukungan organisasi belum dipelajari sebagai dukungan sosial dari individu penelitian umumnya menemukan persepsi dukungan organisasi berhubungan negatif dengan stress di tempat kerja (Stamper dan Johlke, dalam Richardson, 2008). Selain persepsi karyawan tentang dukungan organisasi, otonomi kerja merupakan pemoderasi pengaruh emotional dissonance pada burnout. Otonomi pekerjaan mengacu kepada “seberapa jauh pekerjaan memberikan kebebasan, kemandirian dan keleluasaan yang cukup besar kepada karyawan dalam menjadwalkan pekerjaan mereka dan dalam menentukan prosedur-prosedur yang harus digunakan dalam menjalankannya”. Ketersediaan otonomi pekerjaan dalam organisasi mengirimkan sinyal-sinyal yang kuat kepada karyawan bahwa manajer mereka memiliki kepercayaan terhadap keterampilan dan kemampuan karyawan untuk menjalankan tugas, kesejahteraan emosional karyawan akan turun ketika mereka sama sekali tidak memiliki otonomi pekerjaan (Karatepe, 2011). Dalam sebuah penelitian terkini tentang karyawan jasa hotel, Kim (dalam Karatepe, 2011) menemukan bahwa otonomi pekerjaan tidak menunjukkan suatu hubungan yang signifikan dengan peran karyawan bagian frontliner maupun backoffice. Para karyawan frontliner memiliki otonomi yang cukup dapat mengatasi situasi yang rentan stres dan ketegangan dalam menangani masalah pelayanan dan otonomi pekerjaan mengurangi ketidakcocokkan emosional. Penelitian Tai dan Liu (2007) menyatakan bahwa otonomi memiliki pengaruh positif bagi karyawan yang memiliki emosional yang tinggi di saat mengalami tekanan dan ketegangan. Perusahaan sebaiknya memberikan keleluasan bekerja bagi pegawai yang memilki emosional tinggi agar dapat bekerja lebih baik. Dengan adanya otonomi mereka akan lebih bijaksana dalam bekerja tanpa ketegangan dan tekanan. Penulis mereplikasi penelitian yang telah dilakukan oleh Karatepe (2011). Penelitian ini menarik karena saat ini burnout menjadi masalah penting di dunia kerja, karena seringkali menghambat laju kinerja para karyawan yang akhirnya merugikan perusahaan.

Sumberdaya manusia merupakan asset penting dalam pencapaian tujuan suatu organisasi karena dapat menentukan keberhasilan suatu organisasi.

Last Update: 2014-06-24
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

google translation to Malay Bahasa Inggeris

BUDAK LELAKI

Last Update: 2014-06-18
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

meaning of words in Bahasa Inggeris

paris tunggu saya datang

Last Update: 2014-06-11
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Bidayuh language to Bahasa Inggeris

Manusia mudip mesti minan runeng adup sikadup. Aba jaji inya dak ngajah sungi last2 bako sikadup

Last Update: 2014-06-04
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

proverb dictionary Bahasa Inggeris

melentur buluh biar dari rebung

Last Update: 2014-05-21
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

meaning idle in Bahasa Inggeris

TIGA

Last Update: 2014-05-08
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Some human translations with low relevance have been hidden.
Show low-relevance results.

Add a translation