MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: naskah pidato bahasa arab    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

Indonesian

Arabic

Info

Naskah

مخطوط

Last Update: 2014-07-19
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Bahasa Sunda

اللغات السوندية

Last Update: 2014-08-05
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

google terjemahan arab Indonesia

google terjemahan arab indonesia

Last Update: 2014-08-05
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Bahasa alami

لغة طبيعية

Last Update: 2014-08-04
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

ini kartu,lihatlah nama ku yusuf ahmad saya murid kelas 7 dari madrasah sanawiyah.ini alamat rumah dan ini alamat sekolah alamat rumahku dijalan wijaya no.6.nomber telepon rumah 9176547 dan nomber hp 62637615180 dan alamat sekolahku jalan majalaya no 24 jakarta dan nomber telepon madrasah dan nomber fax 4309147. *dan ini kartu sahabatku..lihatlah,namanya farid,dia murid dimadrasah sanawiyah nurul falah{cahaya kemenangan}alamat rumah farid jalan wijaya no 9 dan telepon rumah 1276547. *ayah farid namanya abdul karim dia guru bahasa arab disekolahnya.dan ayahku namanya ahmad hasan,dia karyawan dikantor madinah dan kantornya jauh dari rumah.rumah farid,dekat dari rumahku,rumahnya dekat sekolah,kami tetangga

الترجمة من العربية إلى الإندونيسية

Last Update: 2014-07-30
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Bismillahhirahmanirahim, assalamualaikum warahmattullahi wabrakatuh Pertama-tama, mari kita berdoa pujian dan terima kasih kepada Allah SWT telah memberikan rahmat dan berkah sehingga kita dapat hadir di sini dalam keadaan baik dan bahagia situasi. Keduanya semoga damai dan salam selalu diberikan kepada nabi kita Muhammad SAW. Bahwa nabi Muhammad dapat membawa kita dari kegelapan menuju terang. Pada kesempatan hari ini saya akan membawa pidato pada tema "pemanasan global". Ada sedikit keraguan bahwa planet ini memanas. Selama abad terakhir, suhu planet telah meningkat sekitar 1 derajat fahrenheit terpanas sejak pertengahan 1800 celcius berada di 1990 Tahun terpanas tercatat adalah 1997, 1998, 2002, dan 2003. Panel PBB tentang proyek channge iklim yang global suhu akan naik 3 sampai 10 derajat fahrenheit oleh abad akhir-cukup untuk memiliki semua es meleleh. Jika es mencair, mayoritas dari hoders bangsa kita akan berada di bawah air. Monumen ini, bangunan yang besar, rumah itu, dan hidup ini, akan berada di bawah air. Termasuk Indonesia. Jadi sekarang kita tahu apa beberapa penyebab pemanasan global, bagaimana kita sebagai individu yang bagian kita untuk membantu menyelamatkan planet ini? Jawabannya adalah sederhana dari Anda yang mungkin berpikir. Anda tidak usah pergi bermil-mil jauhnya dari rumah untuk protes, hal itu hanya menghabiskan uang. Jika Anda mencoba untuk mengikuti beberapa langkah sederhana yang sekarang, saya akan memberikanya, dan Anda akan mulai membantu kita semua. Itu semua pidato saya, saya berharap apa yang saya sampaikan berguna dalam hidup kita di dunia ini dan di setelah ini. Jika Anda menemukan banyak kesalahan dalam pidato saya. Maafkan saya

هداف جيش الاحتلال الإسرائيلي في قطاع #غزة

Last Update: 2014-07-26
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia
Warning: Contains invisible HTML formatting

Teks Pidato Berbakti Kepada Orangtu dan Guru Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah, Alhamdulillahirabbil Alamin, Wabihinastain Allaumuriddunyawaddin Wassholatuwassalamu ala sayyidil mursalin Wa’ala alihi wasahbihi ajmaain, Amma Ba’du. Dewan juri yang saya hormati, Bapak ibu guru yang saya hormati, hadirin hadirat yang berbahagia serta teman-temanku yang sangat saya sayangi. Tiada kata yang pantas kita ucapkan, melainkan kata syukur ( Alkhamdulillahirabbil….alamin ) sebagai hamba yang lemah, yang dhoif, yang selalu lupa akan nikmat yang diberikannya. Sholawat maas salam ( allahumma sholli ala Muhammad ) semoga terlimpahkan kepada junjungan kita nabi akhiriz zaman beliau adalah The best man in the world yaitu Nabi Agung Muhammad SAW. Yang selalu kita ikuti sunah risalahnya kita teruskan perjuangannya dan kita nantikan syafaatnya kelak di yaumul kiyamah. Amin allahumma amin. Hadirin Hadirat rahimakumullah. Setiap manusia sudah pasti memiliki orang tua. Tidak satupun manusia yang lahir tanpa orang tua. Maka kita harus menghormati orang tua kita. Disamping memiliki orang tua, kita juga memiliki guru, guru adalah orang yang mengajarkan kepada kita tentang berbagai ilmu , betapa mulianya mereka, sehingga kita wajib berbakti kepada guru. Betul …. ? Maka dalam kesempatan yang berbahagia ini perkenankanlah saya menyampaikan pidato dengan judul “Berbakti kepada orang tua dan guru” Teman-teman. Ayo, bersyukur kepada Allah. Ayo, bersalawat kepada rasulullah. Dan ayo, berbakti kepada orang tua dan guru . Teman-temanku, maukah kalian masuk surga? Ayo, mau tidak? Jika mau, begini caranya: Satu-satu hormati ibumu, dua-dua hormati ayahmu, tiga-tiga hormat ibu bapak guru, satu dua tiga jalan masuk surga. Hadirin hadirat rahimakumullah. Sebagai seorang Muslim kita wajib berbakti kepada kedua orang tua sebagaimana difirmankan Allah dalam surat An-Nisa’ ayat 36 yang berbunyi : Wa’budullaha wala tusyrikubihi syai’an wabil wa lidaini ikhsanan. Yang artinya: Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. dan berbuat baiklah kepada kedua orangtua Ayat tadi memerintahkan kepada kita agar senantiasa menyembah Allah, dan berbuat baik kepada kedua orangtua kita. teman-teman? Sebenarnya Siapa sih orang tua itu ? Orang tua itu, orang yang telah melahirkan kita, orang yang mengasuh kita, orang yang telah mendidik dan membesarkan kita.betul? Kita tidak akan lahir kalau tidak ada bapak dan ibu, betul teman-teman? karena bapak dan ibulah yang menjadi lantaran kita lahir kedunia ini. Sehingga kita wajib berbakti kepada kedua orang tua kita.tapi apa kenyataannya . masih ada juga yang berani sama orang tua, membantah perintah orang tua. Tidak menghormati orang tua.teman-teman disini ada ndak yang masih berani sama orang tua hayo....? ada tidak..?. teman-teman Coba Bayangkan, ”Bapak” bapak kita sudah berusaha bersusah payah dengan sekuat tenaga dan fikiran ( dalam kata lain membanting tulang) untuk apa ? untuk apa coba ! untuk mencari nafkah, untuk mencukupi kebutuhan keluarga, termasuk kebutuhan kita. ”Ibu ” : Ibu yang telah mengandung kita. dengan susah payah selama 9 bulan 9 hari. Pahit getir rasanya. Namun apa. ibu tetap ikhlas sabar dan tawakal kepada Allah SWT ”Ibu” : ibu yang menyusui kita. selama 2 tahun sakit tidak dirasa lelah tidak dirasa. ”Ibu” : ibu yang merawat kita. membimbing kita dan memberikan segala kebutuhan hidup kita.demi apa coba ! Demi terlaksana cita-cita kita. ibu rela berkorban apa saja, makanya, kita sebagai seorang anak tidak sepantasnya membantah perintah orang tua.kita harus menghormati orang tua. Sebab bila kita berani atau durhaka pada orang tua !…….. kita bisa digolongkan termasuk orang yang berdosa be…sar, di dunia kita sulit……untuk memperoleh manfaat dari hi….dup dan diakhirat akan…. mendapat siksa api ne…..raka Teman-teman……..! Boleh tidak kalau kita membuat sedih hati orang tua ? kalau tidak boleh, mari kita sebagai seorang anak patuh dan hormat kepada orang tua kita.Meskipun kita sedang asyik main atau lagi repot mengerjakan PR, kalau di suruh orang tua harus segeralah melakukannya. “Ah……..nanti dulu, sedang asyik main, nich…….! menjawab kaya’ itu tidak bo….leh. Berdosa be….besar! Allah ta’ala berfirman yang artinya : ”Dan telah kami perintahkan kepada manusia ( untuk berbuat baik) kepada kedua orang tua, ibunya yang telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah lemah, dan menyapihnya dalam 2 tahun, maka bersyukurlah kepadanya dan berbaktilah kepada kedua orang tuamu. Taatilah nasehatnya, dan turutilah perintahnya. Oleh karena itu, kita sebagai seorang anak, sudah seharusnya mentaati perintah dan nasehat orang tua, disamping itu juga, kita laksanakan perintah Allah SWT. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulallah Muhammad SAW “Ridhallahu fi ridai walidain ” yang artinya : Ridho Allah itu, tergantung dari ridha orang tua. maka dari itu Janganlah kita semua sekali-kali membentak orang tua kita dan janganlah sekali-kali berkata ”hus” Ucapkanlah kepada bapak ibu kita kata-kata yang baik dan mulia. Hadirin, hadhirat rahimmakumullah. disamping menaati perintah orang tua, sewaktu-waktu kita harus mendoakan keduanya, do’anya seperti ini” Bismillahirrohmaanirrohim ” “Allahhummaghfirli Waaliwalidaiiya warhamhumma kamaa robbayaani shoghiro” yang artinya : “Ya Allah ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku diwaktu kecil.” Teman-teman... Sejak kecil kita ditimang, disayang oleh orang tua kita, dengan harapan apa coba.dengan harapan agar jadi anak sholeh atau sholekhah, rajin sholat, rajin ngaji, orang tua dihormati dan cinta islam sampai mati. Teman-teman yang berbahagia Disamping menghormati orang tua, kita juga harus menghormati ibu bapak guru, karena beliaulah yang mengajarkan kita dengan berbagai ilmu pengetahuan serta mendidik kita menjadi orang yang berguna pada masa yang akan datang. Walau bagaimana tingginya pangkat atau kedudukan seseorang . mereka pasti bekas murid yang tetap berhutang budi kepada gurunya yang pernah mendidiknya.betul…? Islam mengajar kita supaya menghormati guru dan memuliakannya sebagaimana kita memuliakan ibu bapak kita.karena merekalah yang menyampaikan ilmu kepada kita untuk bahagia dunia akhirat. Dan juga sebagai pengganti ibu bapak kita bila kita berada di Madrasah Rasulallah bersabda : Siapa yang memuliakan orang alim atau guru sesungguhnya dia memuliakan Allah.. Mudah-mudahan kita menjadi waladun solihun. Aamin ya Robbal ‘Alamin Itulah dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua dan akhirnya “Tiada gading yang tak retak” Tiada suatupun yang sempurna, walaupun kecil pasti ada cacat dan celanya. Burung Irian burung Cenderawasih, cukup sekian dan terima kasih..... Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

bjعرب

Last Update: 2014-06-06
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya. Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya. Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya. Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya. Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya. Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya. Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya.

Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya. Teman-teman sekalian ! Apa yang harus kita lakukan dalam memupuk jiwa kepemimpinan ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka kalian harus mengetahui jiwa dan semangat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Apakah itu ? Tak lain adalah disiplin, terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, memiliki rasa tanggungjawab, mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Teman-temanku sekalian ! Disiplin merupakan kesadaran untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari larangannya. Sejak dini, rasa disiplin ini harus dipupuk baik seperti disiplin dalam belajar, disiplin dalam berorganisasi, disiplin dalam kepribadian sehingga tanpa kita sadari dalam diri kita akan terbentuk satu jiwa kepemimpinan yang patut diteladani. Selain disiplin, segi lain dari jiwa kepemimpinan adalah tertanamkannya semangat kerjasama dan toleransi kepada hal-hal yang positif. Kerjasama dan toleransi ini sangat penting, karena dalam kehidupan manusia lebih-lebih menyongsong era globalisasi, tidak akan mampu berdiri sendiri. Satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi karena secara kodrati manusia memang memiliki sisi kekurangan. Oleh karena itu, kebiasaan bekerjasama dan toleransi harus sejak dini dibina agar suatu kelak nanti tidak canggung lagi bila harus bekerjasama dengan orang lain. Tapi ada satu hal yang penting dalam bekerjasama ini yaitu tanggungjawab. Tanpa tanggungjawab maka suasana kepemimpinan akan gagal dan harapan pekerjaan menjadi kurang lancar. Dengan demikian, tumbuhkan rasa tanggungjawab di kelas, di rumah atau ditempat lain. Insya allah, dengan tanggungjawab kalian akan menjadi panutan orang banyak. Teman-teman sekalian ! Jiwa kepemimpinan yang lainnya adalah mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya. Hal ini penting agar segala sesuatu yang harus dikerjakan dapat selesai dan tuntas dengan baik. Oleh sebab itu ilmu dalam managemen dan organisasi dalam menyelesaikan sesuatu masalah adalah sangat penting. Mengapa? Karena jika kepemimpinan diberikan kepada yang tidak berilmu maka negeri atau tempat tersebut akan hancur. Dan satu hal lagi yang harus dipupuk adalah membiasakan hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang. Apa yang akan dikerjakan esok hari, sebelumnya harus dipersiapkan. Apabila punya pekerjaan, rencanakan waktu pengerjaannya. Demikan jiwa semangat kepemimpinan yang harus dipupuk sejak dini agar kelak mekar membawa harapan. Teman-teman yang berbahagia, Jika bisa kita simpulkan dari pidato tadi bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu : 1. Disiplin 2. Terbiasa hidup bekerjasama dan toleransi, 3. Memiliki rasa tanggungjawab, 4. Mengetahui tugas dan mampu melaksanakannya serta 5. Terbiasa hidup dengan perencanaan atau persiapan yang matang Akhir kata, Sesungguhnya di dalam diri kita semua terdapat hak dan kewajiban sebagai pemimpin. Yang paling dekat adalah memimpin diri kita sendiri. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan waktu kita sekarang ini untuk menjadi pemimpin yang sejati. Karena pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat membuat yang dipimpinnya menjadi sesuatu yang lebih baik. Demikianlah contoh pidato singkat tentang kepemimpinan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Terima kasih atas perhatian Bapak dan teman-teman semuanya.

Last Update: 2014-05-23
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

BAB II PEMBAHASAN A. Al-Qur’an Sebagai Petunjuk Allah Swt menurunkan pesan-pesanya melalui al-Qur’an kepada manusia, untuk dijadikan pegangan dan pedoman, way of life, agar manusia sukses menjalankan hidup di dunia dan bahagia di akhirat nanti. Allah menurunkan al-Qur’an kepada Nabi Muhammad Saw melalui perantara malaikan Jibril alaihissalam, menggunakan bahasa Arab, dan di belahan bumi pilihan Allah Swt, yakni Makah al-Muqarramah dan Madinah al-Munawarah, sebagai umat yang juga terpanggil untuk menjalankan pesan-pesan Allah Swt, maka sudah wajib bagi kita menjadikan al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman dalam hidup dan kehidupan, yakni memasyarakatkan isi, bacaan, dan mengamalkan al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Allah SWT telah berfirman yang artinya “…Kitab (al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya, , petunjuk bagi mereka yang bertaqwa …”(QS.al-Baqarah : 1-2). Dan juga Allah telah berfirman di pertengahan surat al-Baqarah, (Beberapa hari yang telah dirtentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil).”(QS.al-Baqarah:185) Di awal surat al-Baqarah Allah telah berfirman al-Qur’an sebagai petunjuk bagi orang yang bertaqwa , sedangkan di tengah al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia , dan ini sifatnya umum baik bagi orang yang bertaqwa maupun yang tidak bertaqwa.adapun petunjuk bagi orang yang bertaqwa, mempunyai arti bahwa mereka mampu mengambil manfaat dan mengambil faedah dari al-Qu’ran itu, serta mereka mampu menjadikan cahaya al-Qur’an sebagai penerang bagi mereka. “Alif Laam Raa…(ini adalah) kitab yang kami turunkan kepadamu (Muhammad) supaya kamu mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya terang benderang yang di izinkan Tuhan,(yaitu) menuju jalan Tuhan yang maha perkasa lagi maha terpuji…”(QS:Ibrahim:1). Dari ayat di atas, jelas bahwa fungsi Al-Quran adalah untuk membebaskan manusia dari kegelapan-kegelapan menuju cahaya terang-benderang.Pada ayat ini Allah SWT menyebutkan kegelapan menggunakan jamak mu’annas salim dari isim mufrad artinya kegelapan-kegelapan.Mengandung makna kegelapan di dunia ini banyak macam raga dan bentuk.Hal ini

نشأت

Last Update: 2014-03-26
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Pada hari selasa saat pelajaran bahasa arab di sekolah fauzan dimulai gurunya menjelaskan bahwa ia dan teman temannya akan diberikan tugas rumah oleh gurunya dengan soal yang sudah disiapkan. Sesampainya di rumah saat fauzan ingin mengerjakan tugas rumah tersebut, ia mendapati beberapa soal yang tidak fauzan mengerti akhirnya ia pergi ke toko buku di dekat rumahnya. Sesampainya di toko buku ia menemukan kamus bahasa arab lengkap dan ia pun membeli kamus tersebut. Seusai membayar di kasir ia pun langsung pulang dan mengerjakan pr yang akan dikumpulkan besok , dengan bantuan kamus yang dibeli tadi dan akhirnya PR bahasa arabnya pun selesai dengan cepat. Besoknya , saat PR itu dikumpulkan dan setelah dikoreksi oleh guru bahasa arabnya ternyata fauzan berhasil mendapatkan nilai tertinggi di kelasnya yaitu seratus dengan bantuan kamus bahasa arab lengkap yang ia beli kemarin .

الترجمة من العربية إلى الإندونيسية

Last Update: 2014-03-26
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Sutomo (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 3 Oktober 1920 – meninggal di Padang Arafah, Arab Saudi, 7 Oktober 1981 pada umur 61 tahun)[1] lebih dikenal dengan sapaan akrab oleh rakyat sebagai Bung Tomo, adalah pahlawan yang terkenal karena peranannya dalam membangkitkan semangat rakyat untuk melawan kembalinya penjajah Belanda melalui tentara NICA, yang berakhir dengan pertempuran 10 November 1945 yang hingga kini diperingati sebagai Hari Pahlawan b

الترجمة من العربية إلى الإندونيسية

Last Update: 2014-03-17
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

SINOPSIS Suatu kali di mekkah, ketika Harun Ar Rasyid memulai mengelilingi ka’bah, pada saat itu ada Arab Badui mendahului Harun Ar Rasyid, pada saat itu juga ketika khalifah mau mencium batu hitam dan shalat di depannya pada saat itu juga Arab Badui itu mendahului lagi khalifah mulai marah dan terjadi dialog antara Arab Badui dengan khalifah ketika itu Arab Badui menyuruh Harun Ar Rasyid duduk bersila dengan tumit dan lutut menyentuh lantai kemudian menyuruh Harun Ar Rasyid bertanya apa yang ia mau tanyakan, Harun Ar Rasyid pun merasa terhibur dengan jawban itu dan berkata: aku bertanya kepadamu mengenai kewajiban mu, dan engkau memberi ku sebuah penjelasan setelah itu lelaki itu tetap khidmat “ wahai Harun ! jika agama tidak melibatkan penjelasan, tuhan tidak akan memanggil menusia untuk memberi penjelasan dan pertanggung jawaban pada hari penghakiman Harun sangat terkesan dengan penjelasan sehingga kemarahannya mereda dan Harun menawari lelaki itu 10 dirham. Tapi lelaki itu menolak dengan sedikit berbincang lelaki itu lalu pergi meninggalkan Harun, dan belakangan Harun mengetahui bahwa lelaki itu adalah seorang syekh Badui dan keturunan langsung dengan Nabi.

الترجمة من العربية إلى الإندونيسية

Last Update: 2014-03-16
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Malaikat itu berkata juga, "Air yang engkau lihat itu, tempat pelacur itu duduk, ialah bangsa-bangsa, rakyat-rakyat, negara-negara dan bahasa-bahasa
Revelation 17.15

ثم قال لي المياه التي رأيت حيث الزانية جالسة هي شعوب وجموع وامم وألسنة.
Revelation 17.15

Last Update: 2014-01-26
Subject: Religion
Usage Frequency: 1
Quality:
Warning: Contains invisible HTML formatting

Kemudian saya diperintahkan, "Sebarkanlah sekali lagi berita Allah tentang bangsa-bangsa, negara-negara, bahasa-bahasa, dan raja-raja.
Revelation 10.11

فقال لي يجب انك تتنبأ ايضا على شعوب وامم وألسنة وملوك كثيرين
Revelation 10.11

Last Update: 2014-01-23
Subject: Religion
Usage Frequency: 1
Quality:
Warning: Contains invisible HTML formatting

Juga pada zaman pemerintahan Artahsasta, kaisar Persia, kejadian itu berulang: Bislam, Mitredat, Tabeel dan rekan-rekan mereka menulis surat kepada raja. Surat itu ditulis dalam bahasa Aram, dan harus diterjemahkan ketika dibacakan
Ezra 4.7

وفي ايام ارتحششتا كتب بشلام ومثرداث وطبئيل وسائر رفقائهم الى ارتحششتا ملك فارس. وكتابة الرسالة مكتوبة بالارامية ومترجمة بالارامية.
Ezra 4.7

Last Update: 2013-09-14
Subject: Religion
Usage Frequency: 1
Quality:

Ia tidak akan bertengkar atau berteriak, atau berpidato di jalan-jalan raya
Matthew 12.19

لا يخاصم ولا يصيح ولا يسمع احد في الشوارع صوته.
Matthew 12.19

Last Update: 2012-05-05
Subject: Religion
Usage Frequency: 1
Quality:

Add a translation