MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: dongeng asal usul danau toba    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

Indonesian

English

Info

dongeng danau toba

fdgfgs

Last Update: 2014-04-15
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Danau Toba

Lake Toba

Last Update: 2014-06-09
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

dongeng asal usul putri duyung

mermaid fairy tale origins

Last Update: 2014-09-28
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Danau

Lake

Last Update: 2014-10-03
Usage Frequency: 3
Quality:
Reference: Wikipedia

Dongeng

Fairy tale

Last Update: 2013-10-23
Usage Frequency: 11
Quality:
Reference: Anonymous

Danau

Lakes

Last Update: 2013-03-13
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

legenda danau toba

The legend of Nyi Roro Kidul story Kumpulan Legenda Bahasa Inggris Once upon a time, there was a beautiful princess named Dewi Kadita. Because of her beauty, she was called Dewi Srengenge. It means the goddess of the sun. Her father was King Munding Wangi. Although he had a beautiful daughter, he was unhappy because he always expected to have a son. Kumpulan Legenda Bahasa Inggris The king decided to marry Dewi Mutiara. He had a son from her. Dewi Mutiara wanted hor son to became a king in the future. She asked the King to send his daughter away. The King did not agree. Kumpulan Legenda Bahasa Inggris Dewi Mutiara called a black wizard tor curse Kadita. She wanted kadita’s beautiful body full of ulcer. Then, Kadita’s body was full of ulcer. It smelled bad. The beautiful princess cried. Kumpulan Legenda Bahasa Inggris The King was very sad. No one could cure the illness of his daughter. The King did not want her daughter to be a rumour, so he sent his daughter away. Kumpulan Legenda Bahasa Inggris The poor princess did not know where to go. However, she had a noble heart. She did not have any bad feelings about her stepmother. She walked for almost seven days and seven nights. Then, she came to the south Ocean. The ocean was so clean and clear. She jumped into the water and swam. Kumpulan Legenda Bahasa Inggris Suddenly, there was a miracle. The ocean water cured her illness. She became more beautiful than before. She also had a power to command the whole South Ocean. She became a fairy called Nyi Roro Kidul or the Queen of South Ocean.

Last Update: 2014-09-13
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Danau kawah

Crater lake

Last Update: 2014-09-16
Usage Frequency: 5
Quality:
Reference: Wikipedia

Danau Galilea

Sea of Galilee

Last Update: 2014-06-13
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Danau Maninjau

Lake Maninjau

Last Update: 2014-09-28
Usage Frequency: 6
Quality:
Reference: Wikipedia

Danau Angsa

Swan Lake

Last Update: 2014-09-26
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Toba

Toba

Last Update: 2013-10-28
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

dongeng pendek (in enghlish)

short tales (in enghlish)

Last Update: 2013-09-15
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: anonymous

dongeng pendek (in enghlish)

Fairytales

Last Update: 2014-02-02
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

fakultas kesehatan masyarakat saya akan menceritakan asal usul desa saya

simple past tense

Last Update: 2014-09-28
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

cerita danau toba Di sebuah desa di wilayah Sumatera, hidup seorang petani. Ia seorang petani yang rajin bekerja walaupun lahan pertaniannya tidak luas. Ia bisa mencukupi kebutuhannya dari hasil kerjanya yang tidak kenal lelah. Sebenarnya usianya sudah cukup untuk menikah, tetapi ia tetap memilih hidup sendirian. Di suatu pagi hari yang cerah, petani itu memancing ikan di sungai. “Mudah-mudahan hari ini aku mendapat ikan yang besar,” gumam petani tersebut dalam hati. Beberapa saat setelah kailnya dilemparkan, kailnya terlihat bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani itu bersorak kegirangan setelah mendapat seekor ikan cukup besar. Ia takjub melihat warna sisik ikan yang indah. Sisik ikan itu berwarna kuning emas kemerah-merahan. Kedua matanya bulat dan menonjol memancarkan kilatan yang menakjubkan. “Tunggu, aku jangan dimakan! Aku akan bersedia menemanimu jika kau tidak jadi memakanku.” Petani tersebut terkejut mendengar suara dari ikan itu. Karena keterkejutannya, ikan yang ditangkapnya terjatuh ke tanah. Kemudian tidak berapa lama, ikan itu berubah wujud menjadi seorang gadis yang cantik jelita. “Bermimpikah aku?,” gumam petani. “Jangan takut pak, aku juga manusia seperti engkau. Aku sangat berhutang budi padamu karena telah menyelamatkanku dari kutukan Dewata,” kata gadis itu. “Namaku Puteri, aku tidak keberatan untuk menjadi istrimu,” kata gadis itu seolah mendesak. Petani itupun mengangguk. Maka jadilah mereka sebagai suami istri. Namun, ada satu janji yang telah disepakati, yaitu mereka tidak boleh menceritakan bahwa asal-usul Puteri dari seekor ikan. Jika janji itu dilanggar maka akan terjadi petaka dahsyat. Setahun kemudian, kebahagiaan Petani dan istri bertambah, karena istri Petani melahirkan seorang bayi laki-laki. Ia diberi nama Putera. Kebahagiaan mereka tidak membuat mereka lupa diri. Putera tumbuh menjadi seorang anak yang sehat dan kuat. Lama kelamaan, Putera selalu membuat jengkel ayahnya. Jika disuruh membantu pekerjaan orang tua, ia selalu menolak. Istri Petani selalu mengingatkan Petani agar bersabar atas ulah anak mereka. “Ya, aku akan bersabar, walau bagaimanapun dia itu anak kita!” Memang kata orang, kesabaran itu ada batasnya. Hal ini dialami oleh Petani itu. Pada suatu hari, Putera mendapat tugas mengantarkan makanan dan minuman ke sawah di mana ayahnya sedang bekerja. Tetapi Putera tidak memenuhi tugasnya. Petani menunggu kedatangan anaknya, sambil menahan haus dan lapar. Ia langsung pulang ke rumah. Di lihatnya Putera sedang bermain bola. Petani menjadi marah sambil menjewer kuping anaknya. “Anak tidak tau diuntung ! Tak tahu diri ! Dasar anak ikan !,” umpat si Petani tanpa sadar telah mengucapkan kata pantangan itu. Setelah petani mengucapkan kata-katanya, seketika itu juga anak dan istrinya hilang lenyap. Tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras dan semakin deras. Desa Petani dan desa sekitarnya terendam semua. Air meluap sangat tinggi dan luas sehingga membentuk sebuah telaga. Dan akhirnya membentuk sebuah danau. Danau itu akhirnya dikenal dengan nama Danau Toba. Sedangkan pulau kecil di tengahnya dikenal dengan nama Pulau Samosir.

Lake Toba story

Last Update: 2014-09-07
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Legenda Danau Toba Pada jaman dahulu, hiduplah seorang pemuda tani yatim piatu di bagian utara pulau Sumatra. Daerah tersebut sangatlah kering. Syahdan, pemuda itu hidup dari bertani dan memancing ikan. Pada suatu hari ia memancing seekor ikan yang sangat indah. Warnanya kuning keemasan. Begitu dipegangnya, ikan tersebut berubah menjadi seorang putri jelita. Putri itu adalah wanita yang dikutuk karena melanggar suatu larangan. Ia akan berubah menjadi sejenis mahluk yang pertama menyentuhnya. Oleh karena yang menyentuhnya manusia, maka ia berubah menjadi seorang putri. Terpesona oleh kecantikannya, maka pemuda tani tersebut meminta sang putri untuk menjadi isterinya. Lamaran tersebut diterima dengan syarat bahwa pemuda itu tidak akan menceritakan asal-usulnya yang berasal dari ikan.Pemuda tani itu menyanggupi syarat tersebut. Setelah setahun, pasangan suami istri tersebut dikarunia seorang anak laki-laki. Ia mempunyai kebiasaan buruk yaitu tidak pernah kenyang. Ia makan semua makanan yang ada. Pada suatu hari anak itu memakan semua makanan dari orang tuanya. Pemuda itu sangat jengkelnya berkata: "dasar anak keturunan ikan!" Pernyataan itu dengan sendirinya membuka rahasia dari isterinya.Dengan demikian janji mereka telah dilanggar. Istri dan anaknya menghilang secara gaib. Ditanah bekas pijakan mereka menyemburlah mata air. Air yang mengalir dari mata air tersebut makin lama makin besar. Dan menjadi sebuah danau yang sangat luas. Danau itu kini bernama Danau Toba.

Pada jaman dahulu hiduplah seorang pemuda tani yatim piatu dari bagian utara pulau sumatra. Daerah tersebut sangatlah kering. Syahdan . Pemuda itu hidup dari bertani dan memancing ikan. Pada suatu hari ia memancing seekor ikan yang indah. Warnanya kuning keemasan. Begitu di pegangnya. Ikan itu berubah menjadi putri jelita. wanita itu di kutuk karena melanggar larangan. Ia akan berubah menjadi sejenis mahluk yang pertama memengangnya. Oleh karena itu yang pertama kali menyentuhnya seorang manusia.maka Ia berubah menjadi seorang putri. Terpesona dengan kecantikannya maka pemuda tani meminta sang putri utuk menjadi istrinya. Lamaran tersebut di terima dengan syarat pemuda itu tidak akan menceritakan asal usulnya yang berasal dari ikan. Pemuda tani itu menyanggupi syarat tersebut. Setelah setahun. Pasangan tersebut di karunia seorang anak laki laki . Ia mempunyai kebiasaan buruk yaitu tidak pernah kenyang ia makan semua makanan yang ada. Pada suatu hari anak itu memakan semua makanan dari orang tuanya. Pemuda itu dengan jengkelnya berkata "dasar anak ketrunan ikan pernyataan itu dengan sendirinya membuka rahasia dari istinya. Dengan demikian janji mereka telah dilanggar istri dan anaknya hilang secara gaib. Ditanah bekas pijakan mereka menyemburlah mata air. Air yang mengalir dari mata air tersebut makin lama makin besar. dan menjadi danau yang sangat luas. Danau itu kini bernama danau toba

Last Update: 2014-08-27
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia
Warning: Contains invisible HTML formatting

tranlatAsal usul danau toba Di Sumatera Utara terdapat danau yang sangat besar dan ditengah-tengah danau tersebut terdapat sebuah pulau. Danau itu bernama Danau Toba sedangkan pulau ditengahnya dinamakan Pulau Samosir. Konon danau tersebut berasal dari kutukan dewa. Di sebuah desa di wilayah Sumatera, hidup seorang petani. Ia seorang petani yang rajin bekerja walaupun lahan pertaniannya tidak luas. Ia bisa mencukupi kebutuhannya dari hasil kerjanya yang tidak kenal lelah. Sebenarnya usianya sudah cukup untuk menikah, tetapi ia tetap memilih hidup sendirian. Di suatu pagi hari yang cerah, petani itu memancing ikan di sungai. “Mudah-mudahan hari ini aku mendapat ikan yang besar,” gumam petani tersebut dalam hati. Beberapa saat setelah kailnya dilemparkan, kailnya terlihat bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani itu bersorak kegirangan setelah mendapat seekor ikan cukup besar. Ia takjub melihat warna sisik ikan yang indah. Sisik ikan itu berwarna kuning emas kemerah-merahan. Kedua matanya bulat dan menonjol memancarkan kilatan yang menakjubkan. “Tunggu, aku jangan dimakan! Aku akan bersedia menemanimu jika kau tidak jadi memakanku.” Petani tersebut terkejut mendengar suara dari ikan itu. Karena keterkejutannya, ikan yang ditangkapnya terjatuh ke tanah. Kemudian tidak berapa lama, ikan itu berubah wujud menjadi seorang gadis yang cantik jelita. “Bermimpikah aku?,” gumam petani. “Jangan takut pak, aku juga manusia seperti engkau. Aku sangat berhutang budi padamu karena telah menyelamatkanku dari kutukan Dewata,” kata gadis itu. “Namaku Puteri, aku tidak keberatan untuk menjadi istrimu,” kata gadis itu seolah mendesak. Petani itupun mengangguk. Maka jadilah mereka sebagai suami istri. Namun, ada satu janji yang telah disepakati, yaitu mereka tidak boleh menceritakan bahwa asal-usul Puteri dari seekor ikan. Jika janji itu dilanggar maka akan terjadi petaka dahsyat. Setelah sampai di desanya, gemparlah penduduk desa melihat gadis cantik jelita bersama petani tersebut. “Dia mungkin bidadari yang turun dari langit,” gumam mereka. Petani merasa sangat bahagia dan tenteram. Sebagai suami yang baik, ia terus bekerja untuk mencari nafkah dengan mengolah sawah dan ladangnya dengan tekun dan ulet. Karena ketekunan dan keuletannya, petani itu hidup tanpa kekurangan dalam hidupnya. Banyak orang iri, dan mereka menyebarkan sangkaan buruk yang dapat menjatuhkan keberhasilan usaha petani. “Aku tahu Petani itu pasti memelihara makhluk halus! ” kata seseorang kepada temannya. Hal itu sampai ke telinga Petani dan Puteri. Namun mereka tidak merasa tersinggung, bahkan semakin rajin bekerja. Setahun kemudian, kebahagiaan Petani dan istri bertambah, karena istri Petani melahirkan seorang bayi laki-laki. Ia diberi nama Putera. Kebahagiaan mereka tidak membuat mereka lupa diri. Putera tumbuh menjadi seorang anak yang sehat dan kuat. Ia menjadi anak manis tetapi agak nakal. Ia mempunyai satu kebiasaan yang membuat heran kedua orang tuanya, yaitu selalu merasa lapar. Makanan yang seharusnya dimakan bertiga dapat dimakannya sendiri. Lama kelamaan, Putera selalu membuat jengkel ayahnya. Jika disuruh membantu pekerjaan orang tua, ia selalu menolak. Istri Petani selalu mengingatkan Petani agar bersabar atas ulah anak mereka. “Ya, aku akan bersabar, walau bagaimanapun dia itu anak kita!” kata Petani kepada istrinya. “Syukurlah, kanda berpikiran seperti itu. Kanda memang seorang suami dan ayah yang baik,” puji Puteri kepada suaminya. Memang kata orang, kesabaran itu ada batasnya. Hal ini dialami oleh Petani itu. Pada suatu hari, Putera mendapat tugas mengantarkan makanan dan minuman ke sawah di mana ayahnya sedang bekerja. Tetapi Putera tidak memenuhi tugasnya. Petani menunggu kedatangan anaknya, sambil menahan haus dan lapar. Ia langsung pulang ke rumah. Di lihatnya Putera sedang bermain bola. Petani menjadi marah sambil menjewer kuping anaknya. “Anak tidak tau diuntung ! Tak tahu diri ! Dasar anak ikan !,” umpat si Petani tanpa sadar telah mengucapkan kata pantangan itu. Setelah petani mengucapkan kata-katanya, seketika itu juga anak dan istrinya hilang lenyap. Tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras dan semakin deras. Desa Petani dan desa sekitarnya terendam semua. Air meluap sangat tinggi dan luas sehingga membentuk sebuah telaga. Dan akhirnya membentuk sebuah danau. Danau itu akhirnya dikenal dengan nama Danau Toba. Sedangkan pulau kecil di tengahnya dikenal dengan nama Pulau Samosir. e

انسان در مواقع ضروری به کمک نیاز دارد

Last Update: 2014-08-16
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

keasal

translation

Last Update: 2013-02-06
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: anonymous

mengusulkan

propose

Last Update: 2012-10-08
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference:

Add a translation