MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: google terjemahan    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

Indonesian

English

Info

Google Search

Google Search

Last Update: 2014-11-13
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

google translete

Sepeda

Last Update: 2014-11-13
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

google translete

google Benefits of Field Experiences Current learning theories propose that learning is situated in authentic contexts that allow learners to participate in communities of practice (Brown, Collins, & Duguid, 1989; Lave, 1988; Lave & Wenger, 1991; Rogoff, 1990). Druckman and Bjork (1994) characterized four common aspects of the situated approach: 1. The actions we take are grounded in the concrete situations. One’s knowledge is specifc to the situation at hand. 2. Tasks are not accomplished solely by the application of rules or princi- ples. Performance in a particular context by necessity goes beyond rule-based thinking. 3. Learning happens through doing. The most effective training occurs in situations that closely match prior experience and involve apprenticeships. 4. Performance is social. Thus we need to understand how social interac- tions affect performance

Last Update: 2014-11-12
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous
Warning: Contains invisible HTML formatting

google translit

age

Last Update: 2014-11-12
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

terjemahan english ke indonesian

all i want is simple,even if my life kind a complicated!

Last Update: 2014-11-15
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

terjemahan english ke indonesian we are not like that

Global experience with local value

Last Update: 2014-11-15
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

we are not like that dan she is very smartgeogle terjemahan Indonesia-Inggris

geogle terjemahan indonesia-english

Last Update: 2014-11-15
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

we are not like thatGoogle Terjemahan

saya hany

Last Update: 2014-11-15
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

her is

makes me feel angry.

Last Update: 2014-11-15
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Merasa sedih hingga ingin pergi

google translation Lampung area

Last Update: 2014-11-15
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

setiap pagi

Kiss you kill me your undestand

Last Update: 2014-11-15
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

course room

Do what's right, not what's easy.

Last Update: 2014-11-15
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

ana tilmidhatin

aku adalah manusia biasa yg selalu berlumuran dosa

Last Update: 2014-11-14
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

KETIKA sebuah rezeki tertumpah, maka saat itu pula rasa syukur seharusnya dipanjatkan. Keyakinan akan hal itulah yang membuat para nelayan di Pantai Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), melestarikan upacara tradisional Larung Sembonyo. Mitos masyarakat teluk Prigi tentang pembuatan kawasan teluk Prigi merupakan asal usul adanya upacara Larung sembonyo. Pelaksanaannya dilakukan oleh masyarakat nelayan dan petani berkaitan dengan mata pencaharian sebagai nelayan, petani serta merupakan sarana untuk menghormati leluhurnya yang berjasa dalam membuka kawasan teluk Prigi. Mereka tidak ingin melupakan jasa Tumenggung Yudo Negoro sebagai pahlawan sekaligus sebagai pendiri desa Tawang, Tasikmadu. Jika mereka melalaikan takut ada gangguan, sulit dalam penanngkapan ikan, panen pertanian gagal, timbul wabah, bencana alam dan sebagainya. Upacara Larung sembionyo pada tahun 1985 dilaksanakan secara besar-besaran setelah sebelumnya terhenti akibat situasi politik. Peringatan saat itu dibantu Pemda kab. Trenggalek dalam rangka promosi wisata.Upacara Sembonyo dilaksanakan penuh syarat syarat, dan beraneka ragam larangan. Hal ini mempengaruhi watak masyarakat Prigi, khususnya masyarakat nelayan yang membutuhkan ketekunan, ketabahan dan keberanian menantang maut, yang mengintai setiap saat. Laut ladangnya, laut tempat rejekinya. Asal muasal sembonyo Sembonyo sebenarnya nama mempelai tiruan berupa boneka kecil dari tepung beras ketan, dibentuk seperti layaknya sepasang mempelai yang sedang bersanding. Duduk diatas perahu lengkap dengan peralatan satang, yaitu alat unutuk menhjalankan dan mengemudikan perahu. Penggambaran mempelai tiruan yang bersanding diatas perahu ini dilengkapi pula dengan sepasang mempelai tiruan terbuat dari ares atau galih batang pisang, diberi hiasan bunga kenangadan melati, lecari. Karena sembonyo mengambarkan mempelai, maka perlengkapan upacara adat sembonyo juga dilengkapi dengan asahan atau sesaji serta perlengkapan lain seperti halnya upacara perkimpoian tradisional jawa. Tiruan mempelai yang disebut Sembonyo itu berkaitan dengan mitos setempat mengenai terjadinya tradisi larung sembonyo. Tradisi ini bermula dari suatu peristiwa yang dianggap pernah terjadi , yaitu perkimpoian antar Raden Nganten Gambar Inten, dengan Raden Tumenggung Kadipaten Andong Biru. Raden Nganten Gambar Inten juga terkenal dengan nama raden Nganten Tengahan. Larung Sembonyo ini mendapat inspirasi dari legenda rakyat pantai Prigi tentang Tumenggung Yudhonegoro. Masyarakat Prigi meyakini, dia memiliki nama asli Raden Kromodipo, seorang kepala prajurit dari Kerajaan Mataram. Alkisah, kata legenda itu, Yudhonegoro mendapat perintah dari Adipati Andong Biru. Andong Biru adalah ningrat Kerajaan Mataram yang mendapat mandat raja sebagai penguasa wilayah hutan di pesisir Jawa, mulai dari Pacitan hingga Banyuwangi. Mataram yang saat itu berambisi memperluas wilayah, gencar membuka kawasan-kawasan baru. Lalu Andong Biru memerintah Yudhonegoro agar membuka kawasan Prigi yang kala itu masih berupa hutan belantara, menjadi daerah berpenduduk. Andong Biru mengiming-imingi Yudhonegoro, kelak jika berhasil membuka kawasan Prigi, dia berhak mempersunting putri kesayangannya, Gambar Inten. Yudhonegoro tak mengecewakan. Prigi disulapnya menjadi kawasan berpenghuni. Kekuasaan Mataram melebar. Andong Biru pun memenuhi kaulnya terhadap Yudhonegoro. Sebagai ungkapan kegembiraan, Andong Biru menggelar pesta besar-besaran pernikahan Yudhonegoro-Gambar Inten. Pesta berlangsung Senin Kliwon, bulan Selo pada penanggalan Jawa. Di tengah kebahagiaannya memperistri putri cantik Gambar Inten, Yudhonegoro tak lupa diri. Ia bersyukur. Berkat sokongan sang penguasa laut, Prigi bukan lagi hutan belantara, Gambar Inten juga jadi miliknya. Karena itulah, Yudhonegoro melakukan sedekah laut dengan cara melarung sembonyo ke laut pantai Prigi. Tradisi inilah yang dipertahankan secara turun oleh masyarakat Prigi. Hanya, dalam perkembangannya, Larung Sembonyo tidak lagi jatuh pada Senin Kliwon, tetapi Ahad (Minggu) Kliwon. Masyarakat Prigi mempertahankan Kliwon (hari pasaran sesuai dengan penanggalan Jawa). Sebuah alasan praktis karena Minggu hari libur sehingga pelancong memiliki waktu luang untuk mengikuti Larung Sembonyo.

this is my kitchen

Last Update: 2014-11-13
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Add a translation