MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: doa penutup acara 10 muharram    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

Indonesian

Javanese

Info

doa penutup acara KEJUARAAN PENCAK SILAT

Please, specify two different languages

Last Update: 2014-07-30
Subject: Religion
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: anonymous

acara

Tedak wicara Siten

Last Update: 2014-11-12
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

selamat pagi permisa jumpa lagi dengan saya dalam acara liputan 6 pagi

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-01
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

1. Kukus beras ketan selama 30 menit, setelah 15 menit buka penutup kukusan dan perciki ketan yang sedang dikukus dengan air panas.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-04
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

google terjemahan bRaden Werkudara ATAU Bima merupakan putra kedua Dari Dewi Kunti Dan Prabu Pandudewanata. Tetapi besarbesaran Sesungguhnya Adalah putra Batara Bayu Dan Dewi Kunti sebab Prabu Pandu TIDAK DAPAT menghasilkan keturunan. Suami merupakan Kutukan Dari Begawan Kimindama. Namun Akibat Aji Adityaredhaya Yang dimiliki Diposkan Dewi Kunti, Pasangan tersebut DAPAT memiliki keturunan. PADA Saat Lahirnya, Werkudara Berwujud bungkus. Tubuhnya diselubungi Diposkan oleh selaput tipis Yang TIDAK DAPAT disobek Diposkan Senjata apapun. Hal Suami Pasangan MEMBUAT Dewi Kunthi Dan Pandu Sangat sedih. Atas anjuran Dari Begawan Abiyasa, Pandu kemudian membuang bayi bungkus tersebut di hutan Mandalasara. Selama Delapan Tahun bungkus tersebut TIDAK pecah-pecah Dan Mulai berguling kesana kemari sehingga hutan Yang tadinya Rimbun Menjadi rata DENGAN tanah. Hal inisial MEMBUAT Penghuni hutan kalang kabut. Selain para ITU jin Penghuni hutan pun Mulai terganggu, sehingga Batari Durga, ratu Dari SEMUA Makhluk halus, Melapor pãda Batara Guru, raja Dari SEMUA dewa. Lalu, raja para dewa ITU memerintahkan Batara Bayu, Batari Durga, Dan Gajah Sena, Anak Dari Erawata, gajah tunggangan Batara Indra, Serta diiringi Diposkan Batara Narada turun-UNTUK Dan memecahkan bungkus bayi tersebut. SEBELUM dipecahkan, Batari Durga MASUK kedalam bungkus Dan Memberi menyanyikan bayi pakaian Yang Berupa, Kain Poleng Bang Bintulu (hearts Kehidupan Nyata, Banyak ditemui di pulau Bali Astra Honda Motor sebagai busana patung-patung Yang danggap sakral (kain poleng = kain kotak Negara-kotak Negara berwarna hitam Dan putih), Gelang Candrakirana, Kalung Nagabanda, Pupuk Jarot Asem Dan Sumping (semacam hiasan kepala) Surengpati. Penghasilan kena pajak berbusana lengkap, Batari Durga Keluar Dari Tubuh Bima, kemudian giliran telkom Gajah Sena memecahkan bungkus Dari bayi tersebut. Oleh Gajah Sena kemudian bayi tersebut di tabrak, di tusuk DENGAN gadingnya Dan diinjak-Injak., anehnya bukannya mati tetapi bayi tersebut kemudian Malah melawan, Penghasilan kena pajak Keluar Dari bungkusnya. Sekali tendang, Gajah Sena Langsung mati Dan kata lalu menunggal hearts Tubuh si bayi. Lalu bungkus Dari Werkudara tersebut di hembuskan Diposkan Batara Bayu Sampai ke pangkuan Begawan Bareng, Yang kemudian dipuja Diposkan pertapa tersebut Menjadi bayi gagah perkasa Yang Serupa Bima. Bayi tersebut kemudian diberi nāma Jayadrata ATAU Tirtanata. Nama-nama berbaring Bagi Bima Adalah Bratasena (nama Yang di gunakan sewaktu Masih muda), Werkudara Yang berarti Perut Srigala, Bima, Gandawastratmaja, Dwijasena, Arya Sena KARENA di hearts tubuhnya menunggal Tubuh Gajah Sena, Wijasena, Dandun Wacana, di hearts tubuhnya menunggal raja Jodipati Yang JUGA adik Dari Prabu Yudistira, Jayadilaga, Jayalaga, Kusumayuda, Kusumadilaga Yang artinya Selalu Menang hearts Pertempuran, Arya Brata KARENA besarbesaran tahan menderita, Wayunendra, Wayu Ananda, Bayuputra, Bayutanaya, Bayusuta, Bayusiwi KARENA besarbesaran Adalah putra Batara Bayu, Bilawa, nāma Samaran Saat Menjadi Jagal di Wiratha, Bondan Peksajandu Yang artinya kebal akan Segala racun, Dan Bungkus Yang merupakan kesayangan Panggilan Prabu Kresna. KARENA Bima Adalah putra Batara Bayu, Maka besarbesaran memiliki kesaktian UNTUK Menguasai angin . Werkudara memiliki Saudara Tunggal Bayu Yaitu, Anoman, Gunung Maenaka, Garuda Mahambira, Ular Naga Kuwara, Liman / Gajah Setubanda, Kapiwara, Yaksendra Yayahwreka, Dan Pulasiya Yang menunggal hearts Tubuh Anoman Sesaat SEBELUM Perang Alengka Terjadi (zaman Ramayana). Werkudara Yang bertubuh gede Suami memiliki perwatakan Berani, tegas, KUAT berpendirian, teguh iman. Selama hidupnya Werkudara TIDAK PERNAH berbicara halus ditunjukan kepada siapapun termasuk ditunjukan kepada orangutan tua, dewa, Dan gurunya, ditunjukan kepada kecuali Dewa Ruci, dewanya Yang sejati, besarbesaran berbicara halus Dan mau menyembah. Selama hidupnya Werkudara berguru pãda Resi Drona UNTUK olah batin Dan keprajuritan, Begawan Krepa , Dan Prabu Baladewa UNTUK ketangkasan gada menggunakan. Dalam berguru Werkudara Selalu Menjadi saingan Utama Bagi Saudara sepupunya Yang JUGA sulung Dari Kurawa Yaitu Duryudana. Para Kurawa Selalu Ingin menyingkirkan Pandawa KARENA * Menurut mereka Pandawa Hanya Menjadi batu sandungan Bagi mereka UNTUK mengusasai Kerajaan Astina. Kurawa menganggap kekuatan Pandawa terletak pãda Werkudara KARENA besarbesaran memang Adalah Yang terkuat Diantara Kelima Pandawa, sehingga Suatu Hari differences akal licik Patih Sengkuni Yang mendalangi para Kurawa merencanakan UNTUK meracun Werkudara. Kala ITU Saat Bima sedang Bermain, dpanggilnya besarbesaran Diposkan Duryudana Dan diajak minum Sampai Mabuk Dimana Minuman ITU di beri racun. Penghasilan kena pajak Werkudara Jatuh tak sadarkan Diri, di besarbesaran gotong Diposkan oleh para Kurawa Dan dimasukkan kedalam Sumur Jalatunda Dimana Terdapat RIBUAN Ular Berbisa di sana. Kala ITU, Datanglah Sang Hyang Nagaraja, Penguasa Sumur Jalatunda membantu Werkudara, kata lalu olehnya Werkudara diberi kesaktian agar kebal akan Bisa apapun Dan mendapat nāma baru Negara Dari San Hyang Nagaraja Yaitu Bondan Peksajandu. Akal para Kurawa UNTUK menyingkirkan Pandawa Belum Habis, mereka kata lalu menantang Yudistira UNTUK timbang melakukan Yang Menang akan mendapatkan Astina seutuhnya. Jelas Saja Pandawa akan Kalah KARENA Seratus Satu orangutan Melawan lima, namun Werkudara memiliki akal, AGLOCO meminta kakaknya menyisakan sedikit Tempat buat Dirinya. Werkudara kata lalu Mundur beberapa Langkah, kata lalu meloncat Dan menginjak Tempat Yang disisakan kakaknya, Sesaat pulalah ITU, para Kurawa Yang Duduk pagar Ujung Menjadi terpental JAUH. Para Kurawa Yang terpental Sampai ke negri-negri sebrang ITU Yang kemudian hearts Baratayuda dinamai "Ratu Sewu Negara." Diantaranya Adalah Prabu Bogadenta Dari Kerajaan Turilaya, Prabu Gardapati Dari Kerajaan Bukasapta, Prabu Gardapura Yang Menjadi pendamping Prabu Gardapati Astra Honda Motor sebagai Prabu Anom, Prabu Widandini Dari Kerajaan Purantura, Dan Kartamarma Dari Kerajaan Banyutinalang. Cerita Suami dikemas hearts Satu lakon Yang dinamai Pandawa Timbang. Belum PUAS DENGAN usaha-usaha mereka, Kurawa Kembali Ingin mencelakakan Pandawa lewat siasat licik Sengkuni. Kali inisial Para Pandawa diundang UNTUK Datang hearts Acara Penyerahan kekuasaan Amarta Dan di beri suatu pesanggrahan Yang Terbuat Dari kayu Yang Bernama Bale Sigala-gala. Acara Penyerahan tersebut diulur-ulur Hingga Larut Malam Dan para Pandawa Kembali di buat Mabuk. Penghasilan kena pajak para Pandawa tertidur, Hanya Bima Yang Masih terbangun KARENA Bima menolak UNTUK Ikut minum- Minuman Keras. PADA Tengah Malam, Para Kurawa Yang mengira Pandawa TELAH Tidur Mulai Membakar pesanggrahan. Sebelumnya Arjuna memperbolehkan Enam orangutan Pengemis UNTUK Tidur Dan Makan di hearts pesanggrahan KARENA merasa Kasihan. Saat Kebakaran Terjadi Bima Langsung menggendong ibu, kakak, adik-adiknya Dan kedalam Terowongan Yang TELAH dibuat Diposkan Yamawidura, Yang mengetahui akal licik Kurawa. Mereka kata lalu dibimbing Diposkan oleh garangan putih Yang merupakan jelmaan Sang Hyang Antaboga Dari. Sampai di Kayangan Sapta Pratala. Here Werkudara berkenalan kemudian Dan Menikah DENGAN putri Sang Hyang Antaboga Yang beranama Dewi Nagagini. Dari Perkawinan ITU mereka memiliki sorang putra Yang Kelak Menjadi Sangat sakti Dan Ahli Perang hearts tanah Yang dinamai Antareja. Penghasilan kena pajak para Pandawa meninggalkan Kayangan Sapta Pratala, mereka memasuki hutan. Di Tengah Hutan para Pandawa Bertemu DENGAN Prabu Arimba Yang merupakan putra Prabu Tremboko Dari Yang PERNAH dibunuh Prabu Pandu differences hasutan Sengkuni. Mengetahui asal usul para Pandawa, Prabu Arimba kemudian Ingin membunuh mereka, tetapi DAPAT dihalau Dan Akhirnya Tewas di serbi Werkudara. Namun Adik Dari Prabu Arimba bukannya benci tetapi Malah menaruh hati pãda Werkudara. SEBELUM mati Prabu Arimba menitipkan adiknya Dewi Arimbi ditunjukan kepada Werkudara. KARENA Arimbi Adalah Seorang rakseksi, Maka Werkudara menolak cintanya. Lalu Dewi Kunti Yang Melihat hal ketulusan cinta Dari Dewi Arimbi bersabda, "Duh ayune, bocah iki ..." (Duh cantiknya, Anak Suami ..!) Tiba-Tiba, Dewi Arimbi Yang buruk rupa ITU Menjadi cantik Dan kata lalu diperistri Diposkan Werkudara. Pasangan Suami Akhirnya memiliki Seorang putra Yang Ahli Perang Di Udara Yang dinamai Gatotkaca. Gatotkaca kata lalu JUGA diangkat Astra Honda Motor sebagai raja di Pringgandani Astra Honda Motor sebagai Pengganti pamannya, Prabu Arimba. PADA Saat berada di hutan Penghasilan kena pajak Kejadian Bale Sigala-gala, ibunya meminta Werkudara Dan Arjuna UNTUK MENCARI doa bungkus nasi UNTUK Nakula Sadewa Dan Yang kelaparan. Werkudara Datang kesebuah negri Bernama Kerajaan Manahilan Dan di sana besarbesaran menjumpai Resi Hijrapa Dan istrinya Yang Menangis. Saat ditanyai penyebabnya, mereka Menjawab bahwa putra mereka Satu Satunya mendapat giliran UNTUK dimakan Diposkan raja di negri tersebut. Raja Dari negri tersebut Yang Bernama Prabu Baka ATAU Prabu Dawaka memang gemar memangsa Manusia. Tanpa Pikir Panjang, Werkudara Langsung menawarkan Diri Astra Honda Motor sebagai ganti putra pertapa tersebut. Saat Diposkan dimakan Prabu Baka, bukannya badan Dari Werkudara Yang Sobek tetapi gigi Dari Prabu Baka Yang putus. Hal Suami murkanya menyebabkan Prabu Baka. Tetapi hearts perkelahian Melawan Werkudara, Prabu Baka Tewas Dan Seluruh rakyat bersuka ria KARENA raja mereka Yang gemar memangsa Manusia TELAH Meninggal. Oleh rakyat negri tersebut Werkudara akan dijadikan raja, namun Werkudara menolak. Saat ditanyai APA Imbalan Yang Ingin TIMAH, Werkudara Menjawab besarbesaran Hanya Ingin doa bungkus nasi. Lalu Penghasilan kena pajak mendapat nasi tersebut Werkudara Kembali to hutan Dan Kelak Keluarga pertapa ITU bersedia Menjadi tumbal demi Kejayaan Pandawa di Baratayuda Jayabinangun. & E Arjuna JUGA BERHASIL mendapatkan doa bungkus nasi Dari belas Kasihan orangutan. Dewi Kunti pun Berkata "Arjuna, makanlah Sendiri nasi tersebut!" Dewi Kunti Selalu mengajarkan bahwa hearts Hidup Ini kitd TIDAK MENERIMA boleh Sesuatu Dari hasil temuan iba Seseorang. Selain Gatotkaca Dan Antareja, Werkudara JUGA mamiliki putra Yang Ahli Perang hearts Yaitu udara Antasena, Putra Bima DENGAN Dewi Urangayu, putri Hyang Mintuna Dari, dewa Penguasa air tawar. Para tetua Astina merasa sedih KARENA mereka mengira Pandawa TELAH Meninggal KARENA mereka menemukan mayat di pesanggrahan Enam Yang Habis Terbakar ITU. Kurawa Yang sedang bahagia kemudian Sadar bahwa Pandawa Masih Hidup Saat mereka mengikuti sayembara memperebutkan Dewi Drupadi. Para Pandawa Yang diwakilkan Werkudara DAPAT memenangkan sayembara denagn membunuh Gandamana. Disaat Yang sama Hadir pula Sengkuni Dan Jayajatra Yang Ikut sayembara mewakili Resi Drona tetapi Kalah. Dari Gandamana, Werkudara memperoleh aji-aji Wungkal Bener, Dan Aji-aji Bandung Bandawasa. Penghasilan kena pajak memenangkan sayembara tersebut, Werkudara mempersembahkan Dewi Drupadi ditunjukan kepada kakaknya, Puntadewa. Penghasilan kena pajak mengetahui bahwa Pandawa Masih Hidup, para tetua Astina seperti Resi Bisma, Resi Drona, Dan Yamawidura mendesak Prabu Destarastra UNTUK memberikan Pamdawa hutan Wanamarta, denagn Composition Komposisi agar Kurawa Dan Pandawa TIDAK Bersatu Dan menghindarkan Perang Saudara. Akhirnya Destarastra menyetujuinya. Para Pandawa kata lalu dihadiahi hutan Wanamarta Yang Terkenal angker. Dan DENGAN usaha Yang Keras Akhirnya mereka DAPAT mendirikan SEBUAH Kerajaan Yang dinamai Amarta. Werkudara pun BERHASIL mengalahkan adik Dari raja jin, Prabu Yudistira, Yang bersemayam di Jodipati Yang Bernama Dandun Wacana. Dadun Wacana kemudian menyatu hearts Tubuh Werkudara. Lalu, Werkudara mendapat warisan Gada Lukitasari selain ITU, Werkudara JUGA mendapat nāma Dandun Wacana. Astra Honda Motor sebagai raja di Jodipati, Werkudara bergelar Prabu Jayapusaka DENGAN Gagak Bongkol Astra Honda Motor sebagai patihnya. Werkudara JUGA PERNAH Menjadi raja di Gilingwesi DENGAN sedangkan gelar Prabu Tugu Wasesa. PADA Saat Pandawa Kalah hearts Permainan judi Kurawa DENGAN, para pandawa Harus Hidup Astra Honda Motor sebagai Buangan selama 12 Tahun di hutan Dan 1 Tahun menyamar. Dalam penyamaran tersebut, Werkudara menyamar Astra Honda Motor sebagai Jagal ATAU juru masak istana di negri Wiratha DENGAN nāma Jagal Abilawa. Di sana besarbesaran berjasa membunuh Kencakarupa, Rupakenca Dan Rajamala Yang memberontak bertujuan. Sesungguhnya besarbesaran membunuh Kencakarupa Dan Rupakenca DENGAN Alasan keduannya Ingin memperkosa Salindri Yang TIDAK berbaring Adalah Istri kakaknya, Puntadewa, Dewi Drupadi Yang sedang menyamar. PERNAH Bima Diminta Diposkan gurunya, Resi Drona, UNTUK MENCARI Tirta Prawitasari Kehidupan ATAU udara di Dasar samudra. Sebenarnya yang Tirta Prawitasari ITU TIDAK ADA di Dasar samudra tetapi ADA di Dasar hati tiap Manusia dan Perintah gurunya ITU Hanyalah rontgent Yang di rencanakan Diposkan Sengkuni DENGAN menggunakan Resi Drona. Namun Bima menjalaninya DENGAN Sungguh-Sungguh. Ia MENCARI tirta Prawitasari ITU Sampai ke Dasar samudra di Laut Selatan. Dalam perjalanannya besarbesaran Bertemu DENGAN doa Raksasa gede Yang menghadang. Kedua Raksasa ITU Bernama Rukmuka Dan Rukmakala Yang merupakan jelmaan Dari Batara Indra Batara Bayu Dan Yang di sumpah Diposkan Batara Guru Menjadi Raksasa. Penghasilan kena pajak BERHASIL membunuh kedua rakasasa tersebut Dan Penghasilan kena pajak Raksasa tersebut Berubah Kembali to Ujud aslinya Dan Kembali to Kayangan, Werkudara peprjalanannya melanjutkan. Sesampainya di Samudra Luas besarbesaran Kembali diserang Diposkan Seekor naga Bernama Naga Nemburnawa. Mencari Google Artikel kuku pancanakanya, disobeknya Perut ular naga tersebut. Penghasilan kena pajak ITU Werkudara Hanya Terdiam di differences samudra. Here lah besarbesaran Bertemu DENGAN dewanya Yang sejati, Dewa Ruci. Oleh Dewa Ruci, Werkudara kemudian Diminta MASUK kedalam Lubang Telinga dewa kerdil ITU. Lalu Werkudara MASUK Dan mendapat Wejangan TENTANG Makna Kehidupan. Ia JUGA Melihat hal suatu daerah adalah Yang Damai, Aman, Dan tenteram. Penghasilan kena pajak ITU Werkudara Menjadi Seorang Pendeta bergelar Begawan Bima Suci Dan mengajarkan APA Yang TELAH besarbesaran peroleh Dari Dewa Ruci. Werkudara JUGA PERNAH berjasa hearts menumpas aksi kudeta Yang akan Diposkan dilakukan Prabu Anom Kangsa di negri Mandura. Kangsa Adalah putra Dari Dewi Maerah, Permaisuri Prabu Basudewa, Dan Prabu Gorawangsa Dari Guwabarong Yang sedang menyamar Astra Honda Motor sebagai Basudewa. Saat ITU Kangsa hendak menyingkirkan putra-putra Basudewa Yaitu Narayana (Kelak Menjadi Kresna), Kakrasana (Kelak Menjadi Baladewa, raja Pengganti ayahnya) Dan Dewi Lara Ireng (Kelak Menjadi Istri Arjuna Yang Bernama Wara Sumbadra). Dalam lakon berjudul Kangsa Adu Jago ITU, Werkudara BERHASIL menyingkirkan Patih Suratimantra Dan Kangsa Sendiri Tewas putra-putra Diposkan oleh Basudewa, Kakrasana Dan Narayana. Sejak Saat itulah Hubungan kekerabatan ANTARA Pandawa Dan Kresna Serta Baladewa Menjadi Hobi Erat. Dalam lakon Bima Kacep, Werkudara Menjadi Seorang pertapa UNTUK mendapat ilham Kemenangan hearts Baratayuda. Ketika sedang bertapa Datanglah Dewi Uma Yang tertarik DENGAN kegagahan sang Werkudara. Mereka kata lalu berolah asmara. Namun, malang, Batara Guru, suami Dewi Uma, memergoki mereka. Oleh Batara Guru, alat kelamin Werkudara dipotong DENGAN menggunakan Sebagai Jaludara Yang kemudian Menjadi pusaka pengusir Hama Bernama Angking Gobel. Dari hubungannya DENGAN Dewi Uma, Bima memiliki Seorang putri Lagi Bernama Bimandari. Lakon Suami Sangat Jarang dipentaskan. Dan beberapa dalang bahkan TIDAK mengetahui cerita inisial. Selain Ajian Yang Diposkan diwariskan Gandamana, Werkudara JUGA memiliki Aji Blabak pangantol-antol Dan Aji Ketuklindu. Dalam HAL Senjata, Werkudara memiliki Senjata andalan Yaitu Gada Rujak Polo. Selain ITU JUGA Werkudara memiliki pusaka Bargawa Yang berbantuk kapak Serta Bargawastra Yang Berbentuk Anak panah. Anak panah tersebut tak DAPAT Habis KARENA SETIAP kali digunakan, Anak panah tersebut akan Kembali to pemiliknya. Ia PERNAH pula Bertemu DENGAN Anoman, Saudara tunggal Bayunya. Disana mereka bertukar ilmu, Dimana Werkudara mendapat Ilmu Pembagian Jaman Dari Anoman Anoman Dan mendapat Ilmu Sasra Jendra Hayuningrat. Sebelumnya, arwah Kumbakarna Yang Masih Penasaran Dan Ingin mencapai kesempurnaan JUGA menyatu di Paha kiri Raden Werkudara hearts cerita Wahyu Makutarama Yang menjadikan ksatria Pandawa panegak tersebut bertambah KUAT. Dalam Perang Besar Baratayuda Jayabinangun Werkudara BERHASIL membunuh Banyak satria Kurawa, diantaranya, Raden Dursasana, Anak kedua Kurawa Yang dihabisinya DENGAN kejam pãda Hari ke 16 Baratayuda UNTUK melunasi sumpah Drupadi Yang Hanya akan menyanggul rambutnya Dan mengeramas Penghasilan kena pajak dikeramas DENGAN Darah Dursasana Penghasilan kena pajak putri Pancala tersebut dilecehkan Saat Pandawa Kalah Bermain dadu. Bima JUGA membunuh adik- adik Prabu Duryudana yang lain seperti, Gardapati di Hari ke Tiga Baratyuda, Kartamarma, Penghasilan kena pajak Baratayuda, Dan Banyak Lagi. Werkudara pun membunuh Patih Sengkuni di Hari ke 17 DENGAN Cara menyobek kulitnya Dari anus Sampai ke Mulut UNTUK melunasi sumpah ibunya Yang TIDAK akan berkemben Jika tidak memakai kulit Sengkuni Saat Putri Mandura tersebut dilecehkan Sengkuni pãda pembagian minyak tala. Hal tersebut JUGA TPU DENGAN Kutukan Gandamana Yang PERNAH dijebak Sengkuni demi merebut posisi mahapatih Astina bahwa Sengkuni akan mati DENGAN Tubuh Yang dikuliti. PADA Hari terakhir di Baratayuda, Semua Perwira Astina TELAH gugur, Tinggal saingan terbesarnya Werkudaralah Yang Tersisa Yaitu raja Astina Sendiri, Prabu Duryudana. Pertarungan Diposkan diwasiti Suami Prabu Baladewa Sendiri Yang merupakan guru Dari kedua murid DENGAN Aturan Hanya boleh memukul Bagian Tubuh pinggang keatas. Dalam pertarungan ITU Duryudana tubuhnya TELAH kebal Dan Hanya Paha Kirinya Yang TIDAK terkena minyak tala, KARENA besarbesaran TIDAK mau Membuka kain Penutup kemaluannya Yang Masih menutupi Paha Kirinya Saat Dewi Gendari mengoleskan minyak tersebut to Tubuh Duryudana. Banyak pihak Yang menyalah artikan Paha Suami DENGAN mengatakan betis kiri. Sebenarnya yang betul Yang Adalah Paha KARENA hearts bahasa Jawa wentis Adalah Paha Bukan betis. Duryudana Yang Mencoba memukul Paha kiri Werkudara Gagal KARENA di Paha kiri Werkudara bersemayam arwah Kumbakarna Yang mengakibatkan Paha kiri Bima Menjadi Sangat KUAT, ditempat berbaring Werkudara Mulai kewalahan KARENA Duryudana kebal Segala akan Pukulan Gada Rujak Polonya. Untunglah Arjuna Dari kejauhan Memberi isyarat DENGAN menepuk Paha kiri nya. Werkudara Yang Waspada DENGAN isyarat adiknya ITU Langsung menghantamkan gadanya di Paha kiri Duryudana, hearts doa kali Pukul Duryudana sekarat, Diposkan Werkudara, Duryudana Lalu dihabisi DENGAN menghancurkan wajahnya sehingga tak Berbentuk. Baladewa Yang Melihat hal HAL ITU menganggap Werkudara berbuat curang Dan hendak menghukumnya, namun differences Penjelasan Dari Prabu Kresna akan kecurangan Yang dilakukan terlebih dulu Diposkan Duryudana Dan Kutukan Dari Begawan Maetreya Akhirnya Prabu Baladewa mau memaafkannya. Saat Begawan Maetreya Datang menghadap Duryudana Dan Memberi Nasehat TENTANG pemberian Setengah Kerajaan ditunjukan kepada Pandawa, Duryudana Hanya Duduk Dan Berkata, Seorang Pendeta Seharusnya Hanya berpendapat JIKA menyanyikan raja memintanya, Sambil menepuk-nepuk Paha K

google agensi nganti Jawa IndonesiaRaden Werkudara ATAU Bima merupakan putra kedua Dari Dewi Kunti Dan Prabu Pandudewanata. Tetapi besarbesaran Sesungguhnya Adalah putra Batara Bayu Dan Dewi Kunti sebab Prabu Pandu TIDAK DAPAT menghasilkan keturunan. Suami merupakan Kutukan Dari Begawan Kimindama. Namun Akibat Aji Adityaredhaya Yang dimiliki Diposkan Dewi Kunti, Pasangan tersebut DAPAT memiliki keturunan. PADA Saat Lahirnya, Werkudara Berwujud bungkus. Tubuhnya diselubungi Diposkan oleh selaput tipis Yang TIDAK DAPAT disobek Diposkan Senjata apapun. Hal Suami Pasangan MEMBUAT Dewi Kunthi Dan Pandu Sangat sedih. Atas anjuran Dari Begawan Abiyasa, Pandu kemudian membuang bayi bungkus tersebut di hutan Mandalasara. Selama Delapan Tahun bungkus tersebut TIDAK pecah-pecah Dan Mulai berguling kesana kemari sehingga hutan Yang tadinya Rimbun Menjadi rata DENGAN tanah. Hal inisial MEMBUAT Penghuni hutan kalang kabut. Selain para ITU jin Penghuni hutan pun Mulai terganggu, sehingga Batari Durga, ratu Dari SEMUA Makhluk halus, Melapor pãda Batara Guru, raja Dari SEMUA dewa. Lalu, raja para dewa ITU memerintahkan Batara Bayu, Batari Durga, Dan Gajah Sena, Anak Dari Erawata, gajah tunggangan Batara Indra, Serta diiringi Diposkan Batara Narada turun-UNTUK Dan memecahkan bungkus bayi tersebut. SEBELUM dipecahkan, Batari Durga MASUK kedalam bungkus Dan Memberi menyanyikan bayi pakaian Yang Berupa, Kain Poleng Bang Bintulu (hearts Kehidupan Nyata, Banyak ditemui di pulau Bali Astra Honda Motor sebagai busana patung-patung Yang danggap sakral (kain poleng = kain kotak Negara-kotak Negara berwarna hitam Dan putih), Gelang Candrakirana, Kalung Nagabanda, Pupuk Jarot Asem Dan Sumping (semacam hiasan kepala) Surengpati. Penghasilan kena pajak berbusana lengkap, Batari Durga Keluar Dari Tubuh Bima, kemudian giliran telkom Gajah Sena memecahkan bungkus Dari bayi tersebut. Oleh Gajah Sena kemudian bayi tersebut di tabrak, di tusuk DENGAN gadingnya Dan diinjak-Injak., anehnya bukannya mati tetapi bayi tersebut kemudian Malah melawan, Penghasilan kena pajak Keluar Dari bungkusnya. Sekali tendang, Gajah Sena Langsung mati Dan kata lalu menunggal hearts Tubuh si bayi. Lalu bungkus Dari Werkudara tersebut di hembuskan Diposkan Batara Bayu Sampai ke pangkuan Begawan Bareng, Yang kemudian dipuja Diposkan pertapa tersebut Menjadi bayi gagah perkasa Yang Serupa Bima. Bayi tersebut kemudian diberi nāma Jayadrata ATAU Tirtanata. Nama-nama berbaring Bagi Bima Adalah Bratasena (nama Yang di gunakan sewaktu Masih muda), Werkudara Yang berarti Perut Srigala, Bima, Gandawastratmaja, Dwijasena, Arya Sena KARENA di hearts tubuhnya menunggal Tubuh Gajah Sena, Wijasena, Dandun Wacana, di hearts tubuhnya menunggal raja Jodipati Yang JUGA adik Dari Prabu Yudistira, Jayadilaga, Jayalaga, Kusumayuda, Kusumadilaga Yang artinya Selalu Menang hearts Pertempuran, Arya Brata KARENA besarbesaran tahan menderita, Wayunendra, Wayu Ananda, Bayuputra, Bayutanaya, Bayusuta, Bayusiwi KARENA besarbesaran Adalah putra Batara Bayu, Bilawa, nāma Samaran Saat Menjadi Jagal di Wiratha, Bondan Peksajandu Yang artinya kebal akan Segala racun, Dan Bungkus Yang merupakan kesayangan Panggilan Prabu Kresna. KARENA Bima Adalah putra Batara Bayu, Maka besarbesaran memiliki kesaktian UNTUK Menguasai angin . Werkudara memiliki Saudara Tunggal Bayu Yaitu, Anoman, Gunung Maenaka, Garuda Mahambira, Ular Naga Kuwara, Liman / Gajah Setubanda, Kapiwara, Yaksendra Yayahwreka, Dan Pulasiya Yang menunggal hearts Tubuh Anoman Sesaat SEBELUM Perang Alengka Terjadi (zaman Ramayana). Werkudara Yang bertubuh gede Suami memiliki perwatakan Berani, tegas, KUAT berpendirian, teguh iman. Selama hidupnya Werkudara TIDAK PERNAH berbicara halus ditunjukan kepada siapapun termasuk ditunjukan kepada orangutan tua, dewa, Dan gurunya, ditunjukan kepada kecuali Dewa Ruci, dewanya Yang sejati, besarbesaran berbicara halus Dan mau menyembah. Selama hidupnya Werkudara berguru pãda Resi Drona UNTUK olah batin Dan keprajuritan, Begawan Krepa , Dan Prabu Baladewa UNTUK ketangkasan gada menggunakan. Dalam berguru Werkudara Selalu Menjadi saingan Utama Bagi Saudara sepupunya Yang JUGA sulung Dari Kurawa Yaitu Duryudana. Para Kurawa Selalu Ingin menyingkirkan Pandawa KARENA * Menurut mereka Pandawa Hanya Menjadi batu sandungan Bagi mereka UNTUK mengusasai Kerajaan Astina. Kurawa menganggap kekuatan Pandawa terletak pãda Werkudara KARENA besarbesaran memang Adalah Yang terkuat Diantara Kelima Pandawa, sehingga Suatu Hari differences akal licik Patih Sengkuni Yang mendalangi para Kurawa merencanakan UNTUK meracun Werkudara. Kala ITU Saat Bima sedang Bermain, dpanggilnya besarbesaran Diposkan Duryudana Dan diajak minum Sampai Mabuk Dimana Minuman ITU di beri racun. Penghasilan kena pajak Werkudara Jatuh tak sadarkan Diri, di besarbesaran gotong Diposkan oleh para Kurawa Dan dimasukkan kedalam Sumur Jalatunda Dimana Terdapat RIBUAN Ular Berbisa di sana. Kala ITU, Datanglah Sang Hyang Nagaraja, Penguasa Sumur Jalatunda membantu Werkudara, kata lalu olehnya Werkudara diberi kesaktian agar kebal akan Bisa apapun Dan mendapat nāma baru Negara Dari San Hyang Nagaraja Yaitu Bondan Peksajandu. Akal para Kurawa UNTUK menyingkirkan Pandawa Belum Habis, mereka kata lalu menantang Yudistira UNTUK timbang melakukan Yang Menang akan mendapatkan Astina seutuhnya. Jelas Saja Pandawa akan Kalah KARENA Seratus Satu orangutan Melawan lima, namun Werkudara memiliki akal, AGLOCO meminta kakaknya menyisakan sedikit Tempat buat Dirinya. Werkudara kata lalu Mundur beberapa Langkah, kata lalu meloncat Dan menginjak Tempat Yang disisakan kakaknya, Sesaat pulalah ITU, para Kurawa Yang Duduk pagar Ujung Menjadi terpental JAUH. Para Kurawa Yang terpental Sampai ke negri-negri sebrang ITU Yang kemudian hearts Baratayuda dinamai "Ratu Sewu Negara." Diantaranya Adalah Prabu Bogadenta Dari Kerajaan Turilaya, Prabu Gardapati Dari Kerajaan Bukasapta, Prabu Gardapura Yang Menjadi pendamping Prabu Gardapati Astra Honda Motor sebagai Prabu Anom, Prabu Widandini Dari Kerajaan Purantura, Dan Kartamarma Dari Kerajaan Banyutinalang. Cerita Suami dikemas hearts Satu lakon Yang dinamai Pandawa Timbang. Belum PUAS DENGAN usaha-usaha mereka, Kurawa Kembali Ingin mencelakakan Pandawa lewat siasat licik Sengkuni. Kali inisial Para Pandawa diundang UNTUK Datang hearts Acara Penyerahan kekuasaan Amarta Dan di beri suatu pesanggrahan Yang Terbuat Dari kayu Yang Bernama Bale Sigala-gala. Acara Penyerahan tersebut diulur-ulur Hingga Larut Malam Dan para Pandawa Kembali di buat Mabuk. Penghasilan kena pajak para Pandawa tertidur, Hanya Bima Yang Masih terbangun KARENA Bima menolak UNTUK Ikut minum- Minuman Keras. PADA Tengah Malam, Para Kurawa Yang mengira Pandawa TELAH Tidur Mulai Membakar pesanggrahan. Sebelumnya Arjuna memperbolehkan Enam orangutan Pengemis UNTUK Tidur Dan Makan di hearts pesanggrahan KARENA merasa Kasihan. Saat Kebakaran Terjadi Bima Langsung menggendong ibu, kakak, adik-adiknya Dan kedalam Terowongan Yang TELAH dibuat Diposkan Yamawidura, Yang mengetahui akal licik Kurawa. Mereka kata lalu dibimbing Diposkan oleh garangan putih Yang merupakan jelmaan Sang Hyang Antaboga Dari. Sampai di Kayangan Sapta Pratala. Here Werkudara berkenalan kemudian Dan Menikah DENGAN putri Sang Hyang Antaboga Yang beranama Dewi Nagagini. Dari Perkawinan ITU mereka memiliki sorang putra Yang Kelak Menjadi Sangat sakti Dan Ahli Perang hearts tanah Yang dinamai Antareja. Penghasilan kena pajak para Pandawa meninggalkan Kayangan Sapta Pratala, mereka memasuki hutan. Di Tengah Hutan para Pandawa Bertemu DENGAN Prabu Arimba Yang merupakan putra Prabu Tremboko Dari Yang PERNAH dibunuh Prabu Pandu differences hasutan Sengkuni. Mengetahui asal usul para Pandawa, Prabu Arimba kemudian Ingin membunuh mereka, tetapi DAPAT dihalau Dan Akhirnya Tewas di serbi Werkudara. Namun Adik Dari Prabu Arimba bukannya benci tetapi Malah menaruh hati pãda Werkudara. SEBELUM mati Prabu Arimba menitipkan adiknya Dewi Arimbi ditunjukan kepada Werkudara. KARENA Arimbi Adalah Seorang rakseksi, Maka Werkudara menolak cintanya. Lalu Dewi Kunti Yang Melihat hal ketulusan cinta Dari Dewi Arimbi bersabda, "Duh ayune, bocah iki ..." (Duh cantiknya, Anak Suami ..!) Tiba-Tiba, Dewi Arimbi Yang buruk rupa ITU Menjadi cantik Dan kata lalu diperistri Diposkan Werkudara. Pasangan Suami Akhirnya memiliki Seorang putra Yang Ahli Perang Di Udara Yang dinamai Gatotkaca. Gatotkaca kata lalu JUGA diangkat Astra Honda Motor sebagai raja di Pringgandani Astra Honda Motor sebagai Pengganti pamannya, Prabu Arimba. PADA Saat berada di hutan Penghasilan kena pajak Kejadian Bale Sigala-gala, ibunya meminta Werkudara Dan Arjuna UNTUK MENCARI doa bungkus nasi UNTUK Nakula Sadewa Dan Yang kelaparan. Werkudara Datang kesebuah negri Bernama Kerajaan Manahilan Dan di sana besarbesaran menjumpai Resi Hijrapa Dan istrinya Yang Menangis. Saat ditanyai penyebabnya, mereka Menjawab bahwa putra mereka Satu Satunya mendapat giliran UNTUK dimakan Diposkan raja di negri tersebut. Raja Dari negri tersebut Yang Bernama Prabu Baka ATAU Prabu Dawaka memang gemar memangsa Manusia. Tanpa Pikir Panjang, Werkudara Langsung menawarkan Diri Astra Honda Motor sebagai ganti putra pertapa tersebut. Saat Diposkan dimakan Prabu Baka, bukannya badan Dari Werkudara Yang Sobek tetapi gigi Dari Prabu Baka Yang putus. Hal Suami murkanya menyebabkan Prabu Baka. Tetapi hearts perkelahian Melawan Werkudara, Prabu Baka Tewas Dan Seluruh rakyat bersuka ria KARENA raja mereka Yang gemar memangsa Manusia TELAH Meninggal. Oleh rakyat negri tersebut Werkudara akan dijadikan raja, namun Werkudara menolak. Saat ditanyai APA Imbalan Yang Ingin TIMAH, Werkudara Menjawab besarbesaran Hanya Ingin doa bungkus nasi. Lalu Penghasilan kena pajak mendapat nasi tersebut Werkudara Kembali to hutan Dan Kelak Keluarga pertapa ITU bersedia Menjadi tumbal demi Kejayaan Pandawa di Baratayuda Jayabinangun. & E Arjuna JUGA BERHASIL mendapatkan doa bungkus nasi Dari belas Kasihan orangutan. Dewi Kunti pun Berkata "Arjuna, makanlah Sendiri nasi tersebut!" Dewi Kunti Selalu mengajarkan bahwa hearts Hidup Ini kitd TIDAK MENERIMA boleh Sesuatu Dari hasil temuan iba Seseorang. Selain Gatotkaca Dan Antareja, Werkudara JUGA mamiliki putra Yang Ahli Perang hearts Yaitu udara Antasena, Putra Bima DENGAN Dewi Urangayu, putri Hyang Mintuna Dari, dewa Penguasa air tawar. Para tetua Astina merasa sedih KARENA mereka mengira Pandawa TELAH Meninggal KARENA mereka menemukan mayat di pesanggrahan Enam Yang Habis Terbakar ITU. Kurawa Yang sedang bahagia kemudian Sadar bahwa Pandawa Masih Hidup Saat mereka mengikuti sayembara memperebutkan Dewi Drupadi. Para Pandawa Yang diwakilkan Werkudara DAPAT memenangkan sayembara denagn membunuh Gandamana. Disaat Yang sama Hadir pula Sengkuni Dan Jayajatra Yang Ikut sayembara mewakili Resi Drona tetapi Kalah. Dari Gandamana, Werkudara memperoleh aji-aji Wungkal Bener, Dan Aji-aji Bandung Bandawasa. Penghasilan kena pajak memenangkan sayembara tersebut, Werkudara mempersembahkan Dewi Drupadi ditunjukan kepada kakaknya, Puntadewa. Penghasilan kena pajak mengetahui bahwa Pandawa Masih Hidup, para tetua Astina seperti Resi Bisma, Resi Drona, Dan Yamawidura mendesak Prabu Destarastra UNTUK memberikan Pamdawa hutan Wanamarta, denagn Composition Komposisi agar Kurawa Dan Pandawa TIDAK Bersatu Dan menghindarkan Perang Saudara. Akhirnya Destarastra menyetujuinya. Para Pandawa kata lalu dihadiahi hutan Wanamarta Yang Terkenal angker. Dan DENGAN usaha Yang Keras Akhirnya mereka DAPAT mendirikan SEBUAH Kerajaan Yang dinamai Amarta. Werkudara pun BERHASIL mengalahkan adik Dari raja jin, Prabu Yudistira, Yang bersemayam di Jodipati Yang Bernama Dandun Wacana. Dadun Wacana kemudian menyatu hearts Tubuh Werkudara. Lalu, Werkudara mendapat warisan Gada Lukitasari selain ITU, Werkudara JUGA mendapat nāma Dandun Wacana. Astra Honda Motor sebagai raja di Jodipati, Werkudara bergelar Prabu Jayapusaka DENGAN Gagak Bongkol Astra Honda Motor sebagai patihnya. Werkudara JUGA PERNAH Menjadi raja di Gilingwesi DENGAN sedangkan gelar Prabu Tugu Wasesa. PADA Saat Pandawa Kalah hearts Permainan judi Kurawa DENGAN, para pandawa Harus Hidup Astra Honda Motor sebagai Buangan selama 12 Tahun di hutan Dan 1 Tahun menyamar. Dalam penyamaran tersebut, Werkudara menyamar Astra Honda Motor sebagai Jagal ATAU juru masak istana di negri Wiratha DENGAN nāma Jagal Abilawa. Di sana besarbesaran berjasa membunuh Kencakarupa, Rupakenca Dan Rajamala Yang memberontak bertujuan. Sesungguhnya besarbesaran membunuh Kencakarupa Dan Rupakenca DENGAN Alasan keduannya Ingin memperkosa Salindri Yang TIDAK berbaring Adalah Istri kakaknya, Puntadewa, Dewi Drupadi Yang sedang menyamar. PERNAH Bima Diminta Diposkan gurunya, Resi Drona, UNTUK MENCARI Tirta Prawitasari Kehidupan ATAU udara di Dasar samudra. Sebenarnya yang Tirta Prawitasari ITU TIDAK ADA di Dasar samudra tetapi ADA di Dasar hati tiap Manusia dan Perintah gurunya ITU Hanyalah rontgent Yang di rencanakan Diposkan Sengkuni DENGAN menggunakan Resi Drona. Namun Bima menjalaninya DENGAN Sungguh-Sungguh. Ia MENCARI tirta Prawitasari ITU Sampai ke Dasar samudra di Laut Selatan. Dalam perjalanannya besarbesaran Bertemu DENGAN doa Raksasa gede Yang menghadang. Kedua Raksasa ITU Bernama Rukmuka Dan Rukmakala Yang merupakan jelmaan Dari Batara Indra Batara Bayu Dan Yang di sumpah Diposkan Batara Guru Menjadi Raksasa. Penghasilan kena pajak BERHASIL membunuh kedua rakasasa tersebut Dan Penghasilan kena pajak Raksasa tersebut Berubah Kembali to Ujud aslinya Dan Kembali to Kayangan, Werkudara peprjalanannya melanjutkan. Sesampainya di Samudra Luas besarbesaran Kembali diserang Diposkan Seekor naga Bernama Naga Nemburnawa. Mencari Google Artikel kuku pancanakanya, disobeknya Perut ular naga tersebut. Penghasilan kena pajak ITU Werkudara Hanya Terdiam di differences samudra. Here lah besarbesaran Bertemu DENGAN dewanya Yang sejati, Dewa Ruci. Oleh Dewa Ruci, Werkudara kemudian Diminta MASUK kedalam Lubang Telinga dewa kerdil ITU. Lalu Werkudara MASUK Dan mendapat Wejangan TENTANG Makna Kehidupan. Ia JUGA Melihat hal suatu daerah adalah Yang Damai, Aman, Dan tenteram. Penghasilan kena pajak ITU Werkudara Menjadi Seorang Pendeta bergelar Begawan Bima Suci Dan mengajarkan APA Yang TELAH besarbesaran peroleh Dari Dewa Ruci. Werkudara JUGA PERNAH berjasa hearts menumpas aksi kudeta Yang akan Diposkan dilakukan Prabu Anom Kangsa di negri Mandura. Kangsa Adalah putra Dari Dewi Maerah, Permaisuri Prabu Basudewa, Dan Prabu Gorawangsa Dari Guwabarong Yang sedang menyamar Astra Honda Motor sebagai Basudewa. Saat ITU Kangsa hendak menyingkirkan putra-putra Basudewa Yaitu Narayana (Kelak Menjadi Kresna), Kakrasana (Kelak Menjadi Baladewa, raja Pengganti ayahnya) Dan Dewi Lara Ireng (Kelak Menjadi Istri Arjuna Yang Bernama Wara Sumbadra). Dalam lakon berjudul Kangsa Adu Jago ITU, Werkudara BERHASIL menyingkirkan Patih Suratimantra Dan Kangsa Sendiri Tewas putra-putra Diposkan oleh Basudewa, Kakrasana Dan Narayana. Sejak Saat itulah Hubungan kekerabatan ANTARA Pandawa Dan Kresna Serta Baladewa Menjadi Hobi Erat. Dalam lakon Bima Kacep, Werkudara Menjadi Seorang pertapa UNTUK mendapat ilham Kemenangan hearts Baratayuda. Ketika sedang bertapa Datanglah Dewi Uma Yang tertarik DENGAN kegagahan sang Werkudara. Mereka kata lalu berolah asmara. Namun, malang, Batara Guru, suami Dewi Uma, memergoki mereka. Oleh Batara Guru, alat kelamin Werkudara dipotong DENGAN menggunakan Sebagai Jaludara Yang kemudian Menjadi pusaka pengusir Hama Bernama Angking Gobel. Dari hubungannya DENGAN Dewi Uma, Bima memiliki Seorang putri Lagi Bernama Bimandari. Lakon Suami Sangat Jarang dipentaskan. Dan beberapa dalang bahkan TIDAK mengetahui cerita inisial. Selain Ajian Yang Diposkan diwariskan Gandamana, Werkudara JUGA memiliki Aji Blabak pangantol-antol Dan Aji Ketuklindu. Dalam HAL Senjata, Werkudara memiliki Senjata andalan Yaitu Gada Rujak Polo. Selain ITU JUGA Werkudara memiliki pusaka Bargawa Yang berbantuk kapak Serta Bargawastra Yang Berbentuk Anak panah. Anak panah tersebut tak DAPAT Habis KARENA SETIAP kali digunakan, Anak panah tersebut akan Kembali to pemiliknya. Ia PERNAH pula Bertemu DENGAN Anoman, Saudara tunggal Bayunya. Disana mereka bertukar ilmu, Dimana Werkudara mendapat Ilmu Pembagian Jaman Dari Anoman Anoman Dan mendapat Ilmu Sasra Jendra Hayuningrat. Sebelumnya, arwah Kumbakarna Yang Masih Penasaran Dan Ingin mencapai kesempurnaan JUGA menyatu di Paha kiri Raden Werkudara hearts cerita Wahyu Makutarama Yang menjadikan ksatria Pandawa panegak tersebut bertambah KUAT. Dalam Perang Besar Baratayuda Jayabinangun Werkudara BERHASIL membunuh Banyak satria Kurawa, diantaranya, Raden Dursasana, Anak kedua Kurawa Yang dihabisinya DENGAN kejam pãda Hari ke 16 Baratayuda UNTUK melunasi sumpah Drupadi Yang Hanya akan menyanggul rambutnya Dan mengeramas Penghasilan kena pajak dikeramas DENGAN Darah Dursasana Penghasilan kena pajak putri Pancala tersebut dilecehkan Saat Pandawa Kalah Bermain dadu. Bima JUGA membunuh adik- adik Prabu Duryudana yang lain seperti, Gardapati di Hari ke Tiga Baratyuda, Kartamarma, Penghasilan kena pajak Baratayuda, Dan Banyak Lagi. Werkudara pun membunuh Patih Sengkuni di Hari ke 17 DENGAN Cara menyobek kulitnya Dari anus Sampai ke Mulut UNTUK melunasi sumpah ibunya Yang TIDAK akan berkemben Jika tidak memakai kulit Sengkuni Saat Putri Mandura tersebut dilecehkan Sengkuni pãda pembagian minyak tala. Hal tersebut JUGA TPU DENGAN Kutukan Gandamana Yang PERNAH dijebak Sengkuni demi merebut posisi mahapatih Astina bahwa Sengkuni akan mati DENGAN Tubuh Yang dikuliti. PADA Hari terakhir di Baratayuda, Semua Perwira Astina TELAH gugur, Tinggal saingan terbesarnya Werkudaralah Yang Tersisa Yaitu raja Astina Sendiri, Prabu Duryudana. Pertarungan Diposkan diwasiti Suami Prabu Baladewa Sendiri Yang merupakan guru Dari kedua murid DENGAN Aturan Hanya boleh memukul Bagian Tubuh pinggang keatas. Dalam pertarungan ITU Duryudana tubuhnya TELAH kebal Dan Hanya Paha Kirinya Yang TIDAK terkena minyak tala, KARENA besarbesaran TIDAK mau Membuka kain Penutup kemaluannya Yang Masih menutupi Paha Kirinya Saat Dewi Gendari mengoleskan minyak tersebut to Tubuh Duryudana. Banyak pihak Yang menyalah artikan Paha Suami DENGAN mengatakan betis kiri. Sebenarnya yang betul Yang Adalah Paha KARENA hearts bahasa Jawa wentis Adalah Paha Bukan betis. Duryudana Yang Mencoba memukul Paha kiri Werkudara Gagal KARENA di Paha kiri Werkudara bersemayam arwah Kumbakarna Yang mengakibatkan Paha kiri Bima Menjadi Sangat KUAT, ditempat berbaring Werkudara Mulai kewalahan KARENA Duryudana kebal Segala akan Pukulan Gada Rujak Polonya. Untunglah Arjuna Dari kejauhan Memberi isyarat DENGAN menepuk Paha kiri nya. Werkudara Yang Waspada DENGAN isyarat adiknya ITU Langsung menghantamkan gadanya di Paha kiri Duryudana, hearts doa kali Pukul Duryudana sekarat, Diposkan Werkudara, Duryudana Lalu dihabisi DENGAN menghancurkan wajahnya sehingga tak Berbentuk. Baladewa Yang Melihat hal HAL ITU menganggap Werkudara berbuat curang Dan hendak menghukumnya, namun differences Penjelasan Dari Prabu Kresna akan kecurangan Yang dilakukan terlebih dulu Diposkan Duryudana Dan Kutukan Dari Begawan Maetreya Akhirnya Prabu Baladewa mau memaafkannya. Saat Begawan Maetreya Datang menghadap Duryudana Dan Memberi Nasehat TENTANG pemberian Setengah Kerajaan ditunjukan kepada Pandawa, Duryudana Hanya Duduk Dan Berkata, Seorang Pendeta Seharusnya Hanya berpendapat JIKA menyanyikan raja memintanya, Sambil mene

Last Update: 2014-11-13
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous
Warning: Contains invisible HTML formatting

16DecArtikel-0 CommentsTata Cara Pernikahan Adat Jogjakarta Adat dan budaya yang ada di Indonesia sangatlah beragam, baik dari segi seni tari, kerajinan tangan atau pernikahan. Budaya setiap daerah pasti memiliki ciri khas tersendiri. Tim @NgunduhMantu kali ini akan mengulas sedikit banyak tentang tata cara adat sebuah pernikahan di Indonesia yang telah kita kenal secara luas. Tim @Ngunduhmantu kali ini akan coba membeberkan bagaimana sih pernikahan adat jawa especially ada Ngayogyakarta Hadiningrat itu.Pada pernikahan adat Yogyakarta sendiri ada beberapa tahap urutannya, rumit dan njlimet kelihatannya. Tapi acara pernikahan memang tidak se-simple hewan atau manusia jaman batu kawin-kan? angkrok sana – angkrok sini, teriak-teriak, keluar, rampung. Kita kan manusia yang beradab, beragama dan berbudaya to, Sepakatkan? okesip! Lanjut deh disimak apa yang @NgunduhMantu ketahui soal tata cara pernikahan adat Jogjakarta. Berikut Tata Cara Pernikahan Adat Jogjakarta:*) Nontoni Nontoni adalah upacara untuk melihat calon pasangan yang akan dikawininya. Dimasa lalu orang yang akan nikah belum tentu kenal terhadap orang yang akan dinikahinya, bahkan terkadang belum pernah melihatnya, meskipun ada kemungkinan juga mereka sudah tahu dan mengenal atau pernah melihatnya. Agar ada gambaran siapa jodohnya nanti maka diadakan tata cara nontoni. Biasanya tata cara ini diprakarsai pihak pria. Setelah orang tua si perjaka yang akan diperjodohkan telah mengirimkan penyelidikannya tentang keadaan si gadis yang akan diambil menantu. Penyelidikan itu dinamakan dom sumuruping banyu atau penyelidikan secara rahasia. Setelah hasil nontoni ini memuaskan, dan siperjaka sanggup menerima pilihan orang tuanya, maka diadakan musyawarah diantara orang tua / pinisepuh si perjaka untuk menentukan tata cara lamaran.*) Lamaran Melamar artinya meminang, karena pada zaman dulu diantara pria dan wanita yang akan menikah terkadang masih belum saling mengenal, jadi hal ini orang tualah yang mencarikan jodoh dengan cara menanyakan kepada seseorang apakah puterinya sudah atau belum mempunyai calon suami. Dari sini bisa dirembug hari baik untuk menerima lamaran atas persetujuan bersama. Upacara lamaran: Pada hari yang telah ditetapkan, datanglah utusan dari calon besan yaitu orang tua calon pengantin pria dengan membawa oleh-oleh. Pada zaman dulu yang lazim disebut Jodang ( tempat makanan dan lain sebagainya ) yang dipikul oleh empat orang pria. Makanan tersebut biasanya terbuat dari beras ketan antara lain : Jadah, wajik, rengginan dan sebagainya. Menurut naluri makanan tersebut mengandung makna sebagaimana sifat dari bahan baku ketan yang banyak glutennya sehingga lengket dan diharapkan kelak kedua pengantin dan antar besan tetap lengket (pliket,Jawa). Setelah lamaran diterima kemudian kedua belah pihak merundingkan hari baik untuk melaksanakan upacara peningsetan. Banyak keluarga Jawa masih melestarikan sistem pemilihan hari pasaran pancawara dalam menentukan hari baik untuk upacara peningsetan dan hari ijab pernikahan.*) Peningsetan Kata peningsetan adalah dari kata dasar singset (Jawa) yang berarti ikat, peningsetan jadi berarti pengikat. Peningsetan adalah suatu upacara penyerahan sesuatu sebagai pengikat dari orang tua pihak pengantin pria kepada pihak calon pengantin putri. Menurut tradisi peningset terdiri dari : Kain batik, bahan kebaya, semekan, perhiasan emas, uang yang lazim disebut tukon ( imbalan) disesuaikan kemampuan ekonominya, jodang yang berisi: jadah, wajik, rengginan, gula, teh, pisang raja satu tangkep, lauk pauk dan satu jenjang kelapa yang dipikul tersendiri, satu jodoh ayam hidup. Untuk menyambut kedatangan ini diiringi dengan gending Nala Ganjur . Biasanya penentuan hari baik pernikahan ditentukan bersama antara kedua pihak setelah upacara peningsetan.*) Upacara Tarub Tarub adalah hiasan janur kuning ( daun kelapa yang masih muda ) yang dipasang tepi tratag yang terbuat dari bleketepe ( anyaman daun kelapa yang hijau ). Pemasangan tarub biasanya dipasang saat bersamaan dengan memandikan calon pengantin ( siraman, Jawa ) yaitu satu hari sebelum pernikahan itu dilaksanakan. Untuk perlengkapan tarub selain janur kuning masih ada lagi antara lain yang disebut dengan tuwuhan. Adapun macamnya :Dua batang pohon pisang raja yang buahnya tua/matang. Dua janjang kelapa gading ( cengkir gading, Jawa ) Dua untai padi yang sudah tua. Dua batang pohon tebu wulung ( tebu hitam ) yang lurus. Daun beringin secukupnya. Daun dadap srep.Tuwuhan dan gegodongan ini dipasang di kiri pintu gerbang satu unit dan dikanan pintu gerbang satu unit ( bila selesai pisang dan kelapa bisa diperebutkan pada anak-anak ) Selain pemasangan tarub diatas masih delengkapi dengan perlengkapan-perlengkapan sbb. (Ini merupakan petuah dan nasehat yang adi luhung, harapan serta do’a kepada Tuhan Yang Maha Kuasa ) yang dilambangkan melalui:1. Pisang raja dan pisang pulut yang berjumlah genap. 2. Jajan pasar 3. Nasi liwet yang dileri lauk serundeng. 4. Kopi pahit, teh pahit, dan sebatang rokok. 5. Roti tawar. 6. Jadah bakar. 7. Tempe keripik. 8. Ketan, kolak, apem. 9. Tumpeng gundul 10. Nasi golong sejodo yang diberi lauk. 11. Jeroan sapi, ento-ento, peyek gereh, gebing 12. Golong lulut. 13. Nasi gebuli 14. Nasi punar 15. Ayam 1 ekor 16. Pisang pulut 1 lirang 17. Pisang raja 1 lirang 18. Buah-buahan + jajan pasar ditaruh yang tengah-tengahnya diberi tumpeng kecil. 19. Daun sirih, kapur dan gambir 20. Kembang telon (melati, kenanga dan kantil) 21. Jenang merah, jenang putih, jenang baro-baro. 22. Empon-empon, temulawak, temu giring, dlingo, bengle, kunir, kencur. 23. Tampah(niru) kecil yang berisi beras 1 takir yang diatasnya 1 butir telor ayam mentah, uang logam, gula merah 1 tangkep, 1 butir kelapa. 24. Empluk-empluk tanah liat berisi beras, kemiri gepak jendul, kluwak, pengilon, jungkat, suri, lenga sundul langit 25. Ayam jantan hidup 26. Tikar 27. Kendi, damar jlupak (lampu dari tanah liat) dinyalakan 28. Kepala/daging kerbau dan jeroan komplit 29. Tempe mentah terbungkus daun dengan tali dari tangkai padi ( merang ) 30. Sayur pada mara 31. Kolak kencana 32. Nasi gebuli 33. Pisang emas 1 lirangMasih ada lagi petuah-petuah dan nasehat-nasehat yang dilambangkan melalui : Tumpeng kecil-kecil merah, putih,kuning, hitam, hijau, yang dilengkapi dengan buah-buahan, bunga telon, gocok mentah dan uang logam yang diwadahi diatas ancak yang ditaruh di:1. Area sumur 2. Area memasak nasi 3. Tempat membuat minum 4. Tarub 5. Untuk menebus kembarmayang ( kaum ) 6. Tempat penyiapan makanan yanh akan dihidangkan. 7. Jembatan 8. Prapatan. 5. NyantriUpacara nyantri adalah menitipkan calon pengantin pria kepada keluarga pengantin putri 1 sampai 2 hari sebelum pernikahan. Calon pengantin pria ini akan ditempat kan dirumsh saudara atau tetangga dekat. Upacara nyantri ini dimaksudkan untuk melancarkan jalannya upacara pernikahan, sehingga saat-saat upacara pernikahan dilangsungkan maka calon pengantin pria sudah siap dit3empat sehingga tidak merepotkan pihak keluarga pengantin putri.*) Upacara Siraman Siraman dari kata dasar siram ( Jawa ) yang berarti mandi. Yang dimaksud dengan siraman adalah memandikan calon pengantin yang mengandung arti membershkan diri agar menjadi suci dan murni. Bahan-bahan untuk upacara siraman :Kembang setaman secukupnya Lima macam konyoh panca warna ( penggosok badan yang terbuat dari beras kencur yang dikasih pewarna) Dua butir kelapa hijau yang tua yang masih ada sabutnya. Kendi atai klenting Tikar ukuran ½ meter persegi Mori putih ½ meter persegi Daun-daun : kluwih, koro, awar-awar, turi, dadap srep, alang-alang Dlingo bengle Lima macam bangun tulak ( kain putih yang ditepinnya diwarnai biru) Satu macam yuyu sekandang ( kain lurik tenun berwarna coklat ada garis-garis benang kuning) Satu macam pulo watu (kain lurik berwarna putih lorek hitam), 1 helai letrek ( kain kuning), 1 helai jinggo (kain merah). Sampo dari londo merang ( air dari merang yang dibakar didalam jembangan dari tanah liat kemudian saat merangnya habis terbakar segera apinya disiram air, air ini dinamakan air londo) Asem, santan kanil, 2meter persegi mori, 1 helai kain nogosari, 1 helai kain grompol, 1 helai kain semen, 1 helai kain sidomukti atau kain sidoasih Sabun dan handuk. Saat akan melaksanakan siraman ada petuah-petuah dan nasehat serta doa-doa dan harapan yang di simbulkan dalam: Tumpeng robyong Tumpeng gundul Nasi asrep-asrepan Jajan pasar, pisang raja 1 sisir, pisang pulut 1 sisir, 7 macam jenang Empluk kecil ( wadah dari tanah liat) yang diisi bumbu dapur dan sedikit beras 1 butir telor ayam mentah Juplak diisi minyak kelapa 1 butir kelapa hijau tanpa sabut Gula jawa 1 tangkep 1 ekor ayam jantanUntuk menjaga kesehatan calon pengantin supaya tidak kedinginan maka ditetapkan tujuh orang yang memandikan, tujuh sama dengan pitu ( Jawa ) yang berarti pitulung (Jawa) yang berarti pertolongan. Upacara siraman ini diakhiri oleh juru rias ( pemaes ) dengan memecah kendi dari tanah liat.*) Midodareni Midodareni berasal dari kata dasar widodari ( Jawa ) yang berarti bidadari yaitu putri dari sorga yang sangat cantik dan sangat harum baunya. Midodareni biasanya dilaksanakan antara jam 18.00 sampai dengan jam 24.00 ini disebut juga sebagai malam midodareni, calon penganten tidak boleh tidur. Saat akan melaksanakan midodaren ada petuah-petuah dan nasehat serta doa-doa dan harapan yang di simbulkan dalam:Sepasang kembarmayang ( dipasang di kamar pengantin ) Sepasang klemuk ( periuk ) yang diisi dengan bumbu pawon, biji-bijian, empon-empon dan dua helai bangun tulak untuk menutup klemuk tadi Sepasang kendi yang diisi air suci yang cucuknya ditutup dengan daun dadap srep ( tulang daun/ tangkai daun ), Mayang jambe (buah pinang), daun sirih yang dihias dengan kapur. Baki yang berisi potongan daun pandan, parutan kencur, laos, jeruk purut, minyak wangi, baki ini ditaruh dibawah tepat tidur supaya ruangan berbau wangi.Adapun dengan selesainya midodareni saat jam 24.00 calon pengantin dan keluarganya bisa makan hidangan yang terdiri dari :Nasi gurih Sepasang ayam yang dimasak lembaran ( ingkung, Jawa ) Sambel pecel, sambel pencok, lalapan Krecek Roti tawar, gula jawa Kopi pahit dan teh pahit Rujak degan Dengan lampu juplak minyak kelapa untuk penerangan ( jaman dulu)*) Upacara Langkahan Langkahan berasal dari kata dasar langkah (Jawa) yang berarti lompat, upacara langkahan disini dimaksudkan apabila pengantin menikah mendahului kakaknya yang belum nikah , maka sebelum akad nikah dimulai maka calon pengantin diwajibkan minta izin kepada kakak yang dilangkahi.*) Upacara Ijab Ijab atau ijab kabul adalah pengesahan pernihakan sesuai agama pasangan pengantin. Secara tradisi dalam upacara ini keluarga pengantin perempuan menyerahkan / menikahkan anaknya kepada pengantin pria, dan keluarga pengantin pria menerima pengantin wanita dan disertai dengan penyerahan emas kawin bagi pengantin perempuan. Upacara ijab qobul biasanya dipimpin oleh petugas dari kantor urusan agama sehingga syarat dan rukunnya ijab qobul akan syah menurut syariat agama dan disaksikan oleh pejabat pemerintah atau petugas catatan sipil yang akan mencatat pernikahan mereka di catatan pemerintah.*) Upacara Panggih Panggih ( Jawa ) berarti bertemu, setelah upacara akad nikah selesai baru upacara panggih bisa dilaksanaakan,. Pengantin pria kembali ketempat penantiannya, sedang pengantin putri kembali ke kamar pengantin. Setelah semuanya siap maka upacara panggih dapat segera dimulai. Untuk melengkapi upacara panggih tersebut sesuai dengan busana gaya Yogyakarta dengan iringan gending Jawa:1. Gending Bindri untuk mengiringi kedatangan penantin pria 2. Gending Ladrang Pengantin untuk mengiringi upacara panggih mulai dari balangan ( saling melempar ) sirih, wijik ( pengantin putri mencuci kaki pengantin pria ), pecah telor oleh pemaes. 3. Gending Boyong/Gending Puspowarno untuk mengiringi tampa kaya (kacar-kucur), lambang penyerahan nafkah dahar walimah. Setelah dahar walimah selesai, gending itu bunyinya dilemahkan untuk mengiringi datangnya sang besan dan dilanjutkan upacara sungkeman

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-13
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Duderan adalah sebuah upacara yang menandai bahwa bulan puasa telah datang, dulu dugderan merupakan sarana informasi Pemerintah Kota Semarang kepada masyarakatnya tentang datangnya bulan Ramadhan. Dugderan dilaksanakan tepat 1 hari sebelum bulan puasa. Kata Dugder, diambil dari perpaduan bunyi dugdug, dan bunyi meriam yang mengikuti kemudian diasumsikan dengan derr. Kegiatan ini meliputi pasar rakyat yang dimulai sepekan sebelum dugderan, karnaval yang diikuti oleh pasukan merahputih, drumband, pasukan pakaian adat “BINNEKA TUNGGAL IKA” , meriam , warak ngendok dan berbagai potensi kesenian yang ada di Kota Semarang. Ciri Khas acara ini adalah warak Ngendok sejenis binatang rekaan yang bertubuh kambing berkepala naga kulit sisik emas, visualisasi warak ngendok dibuat dari kertas warna – warni. Acara ini dimulai dari jam 08.00 sampai dengan maghrib di hari yang sama juga diselenggarakan festival warak dan Jipin Blantenan. Sejarah “Dugder” Sudah sejak lama umat Islam berbeda pendapat dalam menentukan hari dimulainya bulan Puasa, masing-masing pihak biasanya ingin mempertahankan kebenarannya sendiri-sendidi, hal tersebut sering menimbulkan beberapa penentuan dimulainya puasa ini mendapat perhatian yang berwajib. Hal ini terjadi pada tahun 1881 dibawah Pemerintah Kanjeng Bupari RMTA Purbaningrat.Beliaulah yang pertama kali memberanikan diri menentukan nulainya hari puasa, yaitu setelah Bedug Masjid Agung dan Maeriam di halaman Kabupaten dibunyikan masing-masing tiga kali. Sebelum membunyikan bedug dan meriam tersebut, diadakan upacara dihalaman Kabupaten. Adanya upacara Dug Der tersebut makin lama makin menarik perhatian masyarakat Semarang dan sekitarnya, menyebabkan datangnya para pedagang dari berbagai daerah yang menjual bermacam0macam makanan, minuman dan mainan anak-anak seperti yang terbuat dari tanah liat ( Celengan, Gerabah), mainan dari bambu ( Seruling, Gangsingan), mainan dari kerta (Warak Ngendog) Jalannya Upacara Sebelum pelaksanaan dibunyikan bedug dan meriam di Kabupaten, telah dipersiapkan berbagai perlengkapan berupa : 1. Bendera 2. Karangan bunga untuk dikalungkan pada 2 (dua) pucuk meriam yang akan dibunyikan. 3. Obat Inggris (Mesiu) dan kertas koran yang merupakan perlengkapan meriam 4. Gamelan disiapkan di pendopo Kabupaten. Adapun petugas yang harus siap ditempat : 1. Pembawa bendera 2. Petugas yang membunyikan meriam dan bedug 3. Niaga ( Pengrawit) 4. Pemimpin Upacara, biasanya Lurah/Kepala Desa setempat. Upacara Dug Der dilaksanakan sehari sebelum bulan puasa tepat pukul 15.30 WIB.Ki Lurah sebagai Pimpinan Upacara berpidato menetapkan hari dimulainya puasa dilanjutkan berdoa untuk mohon keselamatan. Kemudian Bedug di Masjid dibunyikan 3 (tiga) kali. Setelah itu gamelan Kabupaten dibunyikan dengan irama MOGANG. Prosesi “Dugder” Meskipun jaman sudah berubah dan berkembang namun tradisi Dug Der masih tetap dilestarikan. Walaupun pelaksanaan Upacara Tradisi ini sudah banyak mengalami perubahan, namun tidak mengurangi makna Dug Der itu sendiri. Penyebab perubahan pelaksanaan antara lain adalah pindahnya Pusat Pemerintahan ke Balaikota di Jl Pemuda dan semakin menyempitnya lahan Pasar Malam, karena berkembangnya bangunan-bangunan pertokoan di seputar Pasar Johar.Upacara Tradisi Dug Der sekarang dilaksanakan di halaman Balaikota dengan waktu yang sama, yaitu sehari sebelum bulan Puasa. Upacara dipimpin langsung oleh Bapak Walikota Semarang yang berperan sebagai Adipati Semarang.Setalah upacara selesai dilaksnakan, dilanjutkan dengan Prosesi/Karnaval yang diikuti oleh Pasukan Merah Putih, Drum band, Pasukan Pakaian Adat “ Bhinneka Tunggal Ika “, Meriam, Warak Ngendog dan berbagai kesenian yang ada di kota Semarang. Dengan bergemanya suara bedug dan meriam inilah masyarakat kota Semarang dan sekitarnya mengetahui bahwa besok pagi dimulainya puasa tanpa perasaan ragu-ragu. sumber : http://semarang.go.id/google terjemahan bahasa indonesia ke bahasa jawa

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-12
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

a. Legenda Desa Pandak Konon berdasarkan cerita para sesepuh Desa Pandak mengisahkan bahwa awal mula nama Desa Pandak berasal dari kisah datangnya seorang pertapa agung bernama Mbah Pendek. Beliau adalah seorang pertapa sakti yang berbudi luhur yang mengarungi perjalanan kehidupannya dengan merantau sambil menebarkan bhakti sosial, ilmu kanuragan yang adiluhung, budi pekerti luhur dan berbagai tatanan kehidupan yang tenteram, damai, rukun dan sentosa. Beliau dikenal arif bijaksana di kalangan nayaka praja maupun abdi dalem, disegani kawan maupun lawan. Beliau seorang pertapa agung yang berjiwa penolong. Hingga pada suatu saat beliau bertemu dengan seorang wanita pengelana yang ahli dalam menari (terkenal dengan nama Nyai Ronggeng) bersama putri asuhnya yang masih keturunan trah Kadipaten Kuthaliman. Di saat mereka mengembara singgahlah mereka di pertapaan Mbah Pendek. Lama-kelamaan mereka tinggal di pedukuhan itu, hingga banyak pendatang yang mengikuti jejak Nyai Ronggeng untuk tinggal di pedukuhan itu membentuk masyarakat desa yang tenteram, guyub rukun dalam kedamaian. Lama-kelamaan banyak warga berdatangan ke pedukuhan itu, setelah mereka beranak pinak hingga terbentuklah masyarakat desa. Untuk mengenang kasepuhan pendirinya maka desa itu dinamakan Desa Pandak. Beberapa kisah tentang adat yang masih berlaku di Desa Pandak antara lain Pada jaman dulu hingga kini masyarakat Desa Pandak pantang menyebut kata “pendeken” karena frase kata tersebut ada mosi merendahkan Mbah Pendek. Masyarakat Pandak tidak boleh menanggap hiburan wayang kulit sampai tujuh turunan sejak adanya sengketa pendapat antara Mbah Dukun dengan Mbah Nyai Ronggeng, namun pada dekade tahun 1960 an serapah tersebut digugurkan dengan adanya gebyak wayang kulit Pandak Ki Dalang Martosuwito. Kemudian disusul pula oleh Ki Dalang Aji Mujiono. Sejak itulah pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Desa Pandak dapat dilakukan hingga kini. Demikian juga dengan tanggapan hiburan Ronggeng, Ebeg (Kuda Lumping), Lengger, Angguk (Tari Rebana),Genjringan, Calung, Gendhingan, Tarling, Kenthongan, bahkan penampilan group musik modern seperti Band dapat diselenggarakan di Desa Pandak. Kegiatan keagamaan seperti kegiatan tahlil pada kendurian juga berlangsung turun temurun. Hal ini dilakukan sebagian masyarakat Desa Pandak yang beragama Islam pada saat acara selamatan, tasyakuran, dan dijadikan sebagai kegiatan rutin warga pada malam Jum’at secara berkeliling atau bergiliran tempat dengan maksud agar masyarakat yang belum bisa membaca Al Qur’an dapat saling belajar.

google agensi saka basa Jawa - kamardikan

Last Update: 2014-11-11
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Jaka Tarub adalah seorang pemuda gagah yang memiliki kesaktian. Ia sering keluar masuk hutan untuk berburu di kawasan gunung keramat. Di gunung itu terdapat sebuah telaga. Tanpa sengaja, ia melihat dan kemudian mengamati tujuh bidadari sedang mandi di telaga tersebut. Karena terpikat, Jaka Tarub mengambil selendang yang tengah disampirkan milik salah seorang bidadari. Ketika para bidadari selesai mandi, mereka berdandan dan siap kembali ke kahyangan. Salah seorang bidadari, karena tidak menemukan selendangnya, tidak mampu kembali dan akhirnya ditinggal pergi oleh kawan-kawannya karena hari sudah beranjak senja. Jaka Tarub lalu muncul dan berpura-pura menolong. Bidadari yang bernama Nawangwulan itu bersedia ikut pulang ke rumah Jaka Tarub karena hari sudah senja. Singkat cerita, keduanya lalu menikah. Dari pernikahan ini lahirlah seorang putri yang dinamai Nawangsih. Sebelum menikah, Nawangwulan mengingatkan pada Jaka Tarub agar tidak sekali-kali menanyakan rahasia kebiasaan dirinya kelak setelah menjadi isteri. Rahasia tersebut adalah bahwa Nawangwulan selalu menanak nasi menggunakan hanya sebutir beras dalam penanak nasi namun menghasilkan nasi yang banyak. Jaka Tarub yang penasaran tidak menanyakan tetapi langsung membuka tutup penanak nasi. Akibat tindakan ini, kesaktian Nawangwulan hilang. Sejak itu ia menanak nasi seperti umumnya wanita biasa. Nawangwulan bergabung kembali bersama bidadari lain. Akibat hal ini, persediaan gabah di lumbung menjadi cepat habis. Ketika persediaan gabah tinggal sedikit, Nawangwulan menemukan selendangnya, yang ternyata disembunyikan suaminya di dalam lumbung. Nawangwulan yang marah mengetahui kalau suaminya yang telah mencuri benda tersebut mengancam meninggalkan Jaka Tarub. Jaka Tarub memohon istrinya untuk tidak kembali ke kahyangan. Namun tekad Nawangwulan sudah bulat. Hanya saja, pada waktu-waktu tertentu ia rela datang ke marcapada untuk menyusui bayi Nawangsih

google agensi Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-08
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

-Ngunjuk Rujak Degan Kedua mempelai dan orangtua mencicipi rujak degan yaitu minuman dari serutan kelapa muda dicampur gula merah, yang artinya segala sesuatu yang manis tidak dinikmati sendiri, melainkan dibagikan ke seluruh keluarga. Acara selanjutnya adalah ngunjuk rujak degan, yamg mempunyai makna sikap puas Ayah maupun Ibu pengantin puteri atas pesta perkawinan itu. Diawali dengan oleh Ayah pengantin puteri. Ibu pengantin puteri bertanya, “Rasane kepiye, Pak?” sang ayah pun langsung menjawab, “Wah seger sumyah, mugo-mugo sumrambah menyang wong sak omah”. Setelah itu Ibu pengantin putripun ikut minum rujak degan itu, disusul kemudian pengantin pria dan puteri. Dalam acara ini panitia harus memprsiapkan :  Musik : Gending Laras Moyo Laras Pelog Patet Barang  Alat Upacara : kelapa muda yang sudah dikerok, ditambah gula/sirup, dan dihias sedemikian rupa sehingga menarik dan dua buah sendok.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-04
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Hari kamis yang menyedihkan,saat itu akan diadakan upacara pramuka dan kelas VIIC yang akan bertugas. Saat itu,aku merasa gugup,karena baru pertama kalinya aku bertugas di depan seluruh anak kelas VII SMPN 1 Temanggung dan berberapa kakak kelas. Karena sebelumnya pada hari Kamis lalu,ada acara yaitu karnaval yang tepat pada hari kamis,maka upacara di tunda 1 minggu dan selama 1 minggu tidak ada latihan untuk upacara. Jadi pada hari kamis, upacara pramuka gagal total,tidak seperti apa yang aku bayangkan. Aku sedih,aku merasa kelasku menjadi jelek pada saat itu. Setelah semua kelas VII berkumpul,VIIC mencoba upacaranya,walaupun itu memaka n waktu,tapi setidaknya bisa lebih semangat upacaranya. Walaupun ada kesalahan tapi bisa ditutupi dan semoga upacara selanjutnya akan lebih bagus dan jangan lupa teruslah berusaha.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-03
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Untuk para siswa yang Bapak sayangi, Lewat perjalanan waktu telah kita lalui bersama dalam suka dan duka hingga akhirnya pada hari ini kami melepas kalian untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Kalian adalah anak-anak yang baik. Kebersamaan kalian membuat sekolah kita menjadi kuat dan berprestasi dalam membangun nama baik sekolah yang kita cintai ini. Jagalah nama baik sekolah kita di manapun kalian menginjakkan kaki. Tetapkanlah hati dan pikiran kalian dalam kejujuran dan kebenaran. Dengan kejujuran dan kebenaran niscaya kalian akan menjadi orang orang sukses dan berhasil di masa depan. Dalam sebuah penelitian di Amerika, terdapat beberapa faktor mengapa seseorang dapat meraih sukses. Namun hebatnya faktor kejujuran ditempatkan sebagai peringkat pertama , baru sesudah itu faktor-faktor yang lain, termasuk pandai di kelas, mudah bergaul dll. Gapailah terus mimpi dan cita-cita kalian sehingga kelak kalian menjadi sosok yang berguna bagi nusa dan bangsa, serta menjadi kebanggaan bagi kedua orang tua kalian. Anak-anakku yang Bapak cintai, Seperti halnya lomba lari penghalang, agar kita sukses dalam perjuangan, kita harus mampu dan berani melewati setiap penghalang yang menghadang. Tegakkan disiplin diri dengan tegas. Jangan malas, manja dan mudah bosan ! Kalau kita tunduk oleh rasa malas, manja dan bosan, maka pasti nasib kita tidak akan berubah. Pastikanlah bahwa kalian bisa meraih sekolah yang kalian impikan, sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kita. Kepada Bapak Ibu Orang tua siswa kelas IX, Bersamaan dengan acara pelepasan ini, kami serahkan kembali putra-putri Bapak Ibu. Selesai sudah tugas kami membimbing dan mendidik putra putri Bapak Ibu selama berada di sekolah ini. Harapan kami Bapak/Ibu tetap mendampingi putra putrinya dalam menempuh pendidikan di tingkat yang lebih tinggi. Sehingga dengan adanya hubungan baik antara orang tua dan anak akan bisa menciptakan sebuah kenyamanan dan ketenangan dalam menempuh pendidikan, dan hal ini akan mendorong anak untuk tetap berprestasi. Kami sudah berusaha untuk selalu memberikan yang terbaik. Namun ibarat “tak ada gading yang tak retak”, kami mohon maaf jika selama ini ada yang kurang berkenan di hati para orang tua dan juga kepada para siswa. Selamat berjuang, selamat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa mempertemukan kita pada masa-masa yang akan datang Wassalamu'alaikum wr. wb

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-02
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

OTOBIOGRAFI Namaku Hafid Alfan Bayu Rahman aku adalah anak pertama dari pasangan Gojali rahman dan Elok tri puji astutik Papaku adalah seorang TNI AL dinas di pangkalan MARINIR surabaya Mamaku tidak bekerja hanya sebagai ibu rumah tangga aku lahir pada tanggal 25 Oktober 2000 pada pukul 00.45 dirumah sakit adi husada kapasari surabaya dengan berat badan lahir 3,5 kg dan panjang badan ku lahir 50 cm dan aku diberi nama Hafid Alfan Bayu Rahman pada saat aku pulang dari rumah sakit aku tinggal di rumah Jl Gembong Gg 5/1 Surabaya kata mamaku saat aku masih kecil aku selalu bangun di tengah malam dan nangis papaku selalu membuatkan susu formula untukku.papa dan mamaku selalu kerja sama dan saling membantu. Ketika diusiaku yang menginjak 2 tahun aku memiliki seorang adik yang bernama Rivaldo Farid Ardana yang lahir pada tanggal 1 maret 2002 pada pukul 15.00 wib di rumah sakit angkatan laut “RSAL Ramelan Surabaya”dengan berat badan lahir 3,8 kg dan panjang adikku waktu lahir 52 cm waktu menjelang kelahiran adikku mamaku sempat ada masalah dengan kondisi adikku yang posisi bayinya melintang kepala disamping dan mamaku mendapatkan pengawasan dari dokter sampe di infus dan disuntik injeksi agar posisi bayi bisa normal kepala dibawa sungguh merupakan suatu perjuangan buat mamaku ketika melahirkan adikku. Masa kecilku aku lalui dengan bahagia pada usiaku yang 4 th aku mulai bersekolah di TK Tunas Jl Gembong Gg 3 dekat dengan rumah ku saat aku masih TK aku selalu mengikuti lomba mewarnai dan karnaval yg diadakan di tingkat kecamatan simokerto pada waktu ikut karnaval aku berpakaian tradisional mengenakan baju cak dan ning surabaya dan TK Tunas tempat ku sekolah mendapatkan juara 2 karena dinilai dengan pakaian yang serasi serta barisannya yang kompak dan lurus rapi itulah pengalamanku waktu aku sekolah di TK Tunas. Di saat saat yang paling aku ingat saat masih Tk adalah hari ulang tahunku yang ke 5 th kedua orang tuaku merayakannya dengan mengundang teman teman Tk dan teman rumahku dan aku mendapatkan banyak kado dari teman teman ku dan guru Tk di usia yang ke 6 th aku mulai masuk SD Kelas 1 dan aku mempunyai teman baru bahkan ada teman dari Tkyang juga satu kelas denganku. Sampe dengan Kelas 4 Sd aku naik kelas 5 Sd dan pindah kesekolah lain di SDN Babatan IV sampe aku kelas 6 Sd dan hingga lulus karena aku ikut kakek dan nenekku di Perumahan Babatan Indah setelah aku smp aku masuk di SMP TRISILA Surabaya aku memutuskan pulang lagi kerumah Gembong Gg 5/1 jarak kesekolahku smp dengan rumah sangat dekat 3 km Aku kesekolah naik bemo lyn M kadang kadang diantar sama papaku sekalian bersama’an dengan papaku dinas. Waktu aku menjadi siswa baru pertama kali masuk Smp sama halnya dengan Mos aku disuruh membawa apa yang diperintahkan kakak Osis. Hari senin disuruh bawa 4 botol air mineral 600 ml AQUA, hari selasa bawa mie instan 5 bungkus campur campur hari rabu penutupan Mos disuruh bawa sarden kaleng kecil 2 kaleng. Itulah pengalamanku waktu ikut Mos di Smp Trisila untuk menjadi siswa kelas VII.dan aku menjalni hari hari ku bersekolah di Smp Trisila hingga aku naik kelas VIII. Setelah aku duduk di kelas VIII aku selalu mengikuti kegiatan di Smp Trisila. Akhir nya aku naik kelas ke kelas IX disinilah aku harus berjuang keras untuk nasibku di kelas IX aku benar belajar yang tekun karena orang tuaku menginkan aku harus bisa masuk Negeri jika aku SMA nanti papaku selalu menyuruhku belajar karena kelas IX sudah tidak waktunya main main lagi. Setiap pulang sekolah aku ikut bimbel di sekolah Smp Trisila setiap pukul 19.00 wib sampai 20.30 wib aku les di donokerto rumah kak nona untuk tambahan pelajaran. Aku tidak ingin kedua orang tua ku kecewa insya allah kalau aku bisa akan aku tunjukkan kerja keras ku dengan belajar dan berdo’a bisa mendapatkan hasilnya waktu begitu cepat berlalu tiada terasa aku sudah menghadapi UNAS (ujian nasional)yang mana menentukan lulus tidaknya hanya ditempuh 3 hari saja. Selama aku menempuh 3 tahun belajar di Smp hanya ditentukan nasib 3 hari saja pada waktu saat UNAS. Itulah yang membuatku tegang dan rasa takut yang luar biasa. Apalagi sekarang sistim UNAS dengan 20 paket , aku harus bisa dan yakin dengan kemampuanku dalam mengerjakan soal soal UNAS. Unas telah usai dilaksanakan inilah saatnya menunggu kelulusan. Di samping menunggu tanggal pengumuman kelulusan. Smp trisila mengadakan kegiatan tour yang mana kegiatan tersebut oleh kepala sekolah di serahkan ke wali murid kelas IX dengan kerja sama yang baik antara orang wali murid dan guru kita bisa mengadakan tour ke yogya anak anak kelas IX banyak yang ikut ke yogya dan mereka sangat senang sekali. Disinilah rasa persaudaraan itu semakin dekat dan kita tidak membedakan itu kelas A B dan C semua sama atas nama Smp Trisila “ THE GRADE NINE” Let’s go to yogya kita bisa merasakan suka dan duka keakraban bersama teman. Saling berbagai makanan dan bercerita dan bercanda bersama hanya rasa kekeluargaan yang bikin kita semakin dekat. Hubungan orang tua wali murid dan guru pun juga semakin dekat seperti saudara. Begitu juga dengan anak anak nya dan orang tua. Kebetulan mamaku di tunjuk sebagai panitia dan mamaku ikut ke yogya, banyak teman teman ku yang cerita dan berbagi pengalaman. Teman teman banyak yang senang dengan mamaku karena mamaku orangnya bisa diajak bicara dan bisa jadi teman yang baik. Itulah cerita kegiatan waktu di yogya dan kini kita kembali ke sekolah menunggu hasil pengumuman dan kelulusan dari sekolah. Detik detik kelulusan inilah yang bikin aku tidak bisa tidur karena penetuan nasib. Setelah aku melihat hasil pengumuman dari internet bahwa aku dinyatakan lulus allhamdullilah ya allah dan aku lulus dengan nilai un 34.15. dengan nilai un 34.15 aku memberanikan diri untuk ikut online mendaftarkan ke SMAN 4 untuk pilihan yang pertama dan untuk pilihan yang ke 2 aku memilih SMAN 8 kenapa aku memilih dua sekolah ini alasannya yang pertama SMAN 4 benar – benar bagus karena mamaku kenal dengan anak dokter gigi UNAIR yang pernah sekolah SMAN 4. Dan alasanku yang kedua dekat dari rumah karena jarak nya kurang dari 8 km bisa ditempuh lyn/bemo dengan satu kali naik. Allhamdulillah aku diterima di SMAN 4 dan namaku ada diurutan 178 setelah menjalani pengumuman jalur reguler cukup melelahkan selama 3 hari aku harus bersaing dengan teman- teman dari lain sekolah untuk mendapatkan satu kursi di SMAN 4 dan sekarang aku masuk di SMAN 4 dan menjadi siswa baru, insyaallah aku akan tekun belajar dan berjuang untuk mencapai cita-cita aku ingin membahagiakan kedua orang tua ku terutama Papaku yang sudah mencari nafkah untuk keluarga karena Papaku berharap aku menjadi orang yang dibanggakan tetapi apabila hasilnya nanti tidak sesuai dengan apa yang di inginkan aku akan tetap menerimanya karena mungkin inilah jalan yang terbaik yang diberikan oleh Allah kepadaku semoga tiga tahun kedepan aku diberikan yang terbaik oleh Allah SWT Amiiin..............

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-10-29
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Tradisi selamatan matangpuluh dina dimaksudkan sebagai upaya untuk mempermudah perjalanan roh menuju ke alam kubur. Ahli waris membantu perjalanan itu dengan mengirim doa yaitu dengan bacaan tahlil dan selamatan. Dengan ubarampe selamatan yang bermacamacam itu dimaksudkan sebagai sajian kepada roh dan jasad. Jasad yang hams disempurnakan adalah berupa darah, daging, sungsum,jeroan (isi perut), kuku, rambut, tulang, dan otot (Bratawidjaja, 1993:136). Fungsi selamatan matangpuluh dina juga untuk member penghonnatan kepada roh orang yang meninggal yang sudah mulai keluar dari pekarangan (sanjabaning wangon) dan akan menuju ke alam kubur. Pada saat ini roh sudah mulai bergerak sedikit demi sedikit menuju alam kubur. Roh mulai mencari jalan yang lurus dan bersih yaitu jalan mana yang ketika pemberangkatan jenazah sudah disapu. Jika jalannya sudah bersih maka tidak akan ada aral melintang untuk menuju alam kubur. Fungsi selamatan ini sesuai dengan esensi selamatan yang sebenarnya yaitu sebagai upaya pemujaan pada roh orang yang meninggal. Acara ini biasanya dilakukan dengan cara membaca doa2 dan ayat kursi, serta yasin.

google translation Javanese Indonesian

Last Update: 2014-10-27
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

horas ito..dang ku Rippu ito songon ni baennon mu..songoni dao p.bulan..hape gabe songoni do ho..unang pala di tutupi ho tu hami..ale ingot ma ito pardabuni ilu kon mangeseses ho..di dalalani ho tu samosir..las ni roha q..hami na pogos do..dang sanggup si tiur tu hamu..dang na so adong manopot boruki.alai nungga 1.5 thun hamu mardongan dohot boru sinagai..alai da ito..unang ro boru mu na songon au tarilu ilu..malo hian ho ito manutupi.hami pe dang mamaksa ho..alai dang sapati sitiur di jaloho..sapataki do..molo hami salah mntak maaf ma hami..pikiri bgas2 manopot boru q pe ito adong alai hu orai alani hamu

nerjemahake lapangan menyang basa Indonesia

Last Update: 2014-10-25
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

sebelumnya marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat allah SWT, atas rahmat dan karunianya kita semua dapat berkumpul di pagi yang cerah ini dalam keadaan sehat wal'afiat. shalawat serta salam semoga tercurahkan pada nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, dan semoga kepada kita sebagai pengikutnya. kali ini saya akan menyampaikan pidato tentang "kebersihan lingkungan sekolah" teman teman, ketahui bahwa lingkungan merupakan tempat hidup bagi semua makhluk hidup. oleh karena itu marilah kita bersama-sama melestarikan lingkungan. salah satu cara melastarikan lingkungan adalah menjaga kebersihannya. menjaga kebersihan lingkungan dapat kita mulai dari hal hal kecil, tetapi terkadang sangat sulit kita lakukan yaitu membuang sampah pada tempat nya. pada saat ini rasa peduli pada lingkungan di kalangan kita sebagai murid sangatlah kurang. terbukti di setiap tempat masih terdapat sampah berserakan. padahal tempah sampah yang disediakan sekolah telah memadahi. di setiap sudut sekolah terdapat tempat sampah, dan didalam kelas pun terdapat tempat sampah. namun kurangnya kesadaran dari kita, membuat sekolahan kita menjadi kotor. sebagai penutup, saya hanya ingin menyampaikan pesan dari pidato saya dengan menyampaikan sebuah pepatah, kebersihan adalah sebagian dari iman.dengan ini saya berharap teman teman peduli dan sadar dengan penting nya kebersihan lingkungan. demikian yang dapat saya sampaikan kurang lebih nya mohon maaf wabillahi taufik wal hidayah wassalamualaikum Wr. Wb

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-09-25
Subject: Computer Science
Usage Frequency: 3
Quality:
Reference: Anonymous
Warning: Contains invisible HTML formatting

PERINGATAN MAULID NABI Assalamu’alaikum Wr. Wb. Kula nuwun! Bapak, Ibu guru saha Siswa-siswi SMPN 2 TANGGULANGIN.Saderengipun mangga kita sesarengan ngaturaken Pudya-pudyastuti katur marang Gusti Allah swt, kang wus paring karahayon marang umate kabeh. Saha kula panjenengan sedaya sami taksih pinaringan kasugengan karaharjan, saged makempal wonten in SMPN 2 TANGGULANGIN mriki. Ing dinten punika tanggal 12 Rabiul awal tahun 1431 H utawi tanggal 14 wulan Januari tahun 2014 Masehi. Kita saged makempal wonten ing SMPN 2 TANGGULANGIN mriki, ingkang seperlu mengeti dinten Maulid Nabi junjungan kita inggih punika kanjeng Nabi Muhammad saw. Kula minangka ketua pembawa acara pengetan Maulid Nabi Muhammad saw ing SMPN 2 TANGGULANGIN. Mriki, ngaturaken gunging panuwun dhumateng para rawuh ingkang sampun kersa nglonggaraken wekdal kersa ngrawuhi pengetan wiyosipun kanjeng Nabi Muhammad saw ing panggenan mriki. Minangka pratandha sampun mantep lan raos sadara dhumateng agami islam minangka pitedah kabagyanipun agesang wonten ing ngalam donya dumugi akhirat. Wondene inti saking pengetan punika badhe dipun wedaraken Bapak Ustadz Ahmad Mujai saking SMPN 2 TANGGULANGIN. Kula kinten atur pambuka pengetan dinten maulid nabi ing dalu punika kula cekapi semanten kemawon. Selajengipun, mangga sesarengan paring tetenger bilih pengetan punika kita wiwiti “bismillahi rahmani rrohim”. Dan kepada Ustadz Ahmad Mujai dipersilahkan. Hadirin sekalian yang kami hormati!. Apa latar belakang dari peringatan maulid Nabi yang setiap tahun diperingati oleh segala lapisan umat islam dan hampir dianggap wajib. Tidak lain hanyalah karena saat itu setelah bertahun-tahun Rasulullah saw., wafat perjuangan islam hampir punah, disana sini hanya memikirkan kepentingan pribadi belaka. Maka setelah diadakan peringatan tersebut perjuangan umat islam menjadi semangat lagi sampai pada zaman kita sekarang ini. Adapun nama orang yang merintis peringatan tersebut bernama: “Shalahuddin Al-Ayyubiy” . Ma’asyiral muslimin rahimakuullah!. Ada rahasia apakah dalam terutusnya Nabi Muhammad saw,. Sehingga beliau termasuk nabi pilihan dan masih banyak lagi predikat keunggulan serta teladan bagi para rasul, tidak lain adalah merupakan rahmat bagi seluruh alam. Hadirin sekalian yang kami muliakan!. Selain kita perhatikan firman allah tersebut,maka kita bisa menyimpulkan bahwa terutusnya Nabi Muhammad saw adalah merupakan rahmat bagi seluruh alam untuk menanamkan rasa kasih sayang kepadanya. Apakah itu alam yang berupa manusia, hewan-hewan,flora dan fauna maupun tumbuh-tumbuhan, semuanya itu akan memperoleh rahmat atau kasih sayang melalui terutusnya Rasulullah saw. Adapun sebagai bukti bahwa semuanya itu benar, maka marilah kita amati mulai dari segi keyakinan(agama). bagaimanakah manusia baik dari bangsa arab maupun bangsa yang lain sebelum Nabi Muhammad saw, diutus?. Tidak lain bangsa tersebut semua hidup dalam suasana yang tidak teratur, berpecah belah serta saling bermusuhan satu sama lain. Dengan demikian maka jadi rendahlah martabat mereka jauh lebih rendah daripada hewan.Demikianlah yang bisa kusumbangkan kepada para hadirin, mohon maaf atas segala kekurangan. Kepada beliau selaku pembawa acara disampaikan banyak terima kasih dan dipersilahkan menutup acara ini. Acara demi acara telah kita lalui bersama, demikianlah santapan rohani telah disampaikan secara panjang lebar, semoga kita mengambil contoh yang baik untuk kita kerjakan dan contoh yang jelek untuk kita jauhi dan semoga bisa menjadi cambuk bagi kita sekalian untuk lebih giat beribadah kepada Allah untuk memperbanyak bekal kembali kealam baqa kelak. Aminn. Dan kepada beliau selaku Ustadz yang hadir disampaikan banyak terima kasih. Maka kini tibalah pada acara yang terakhir yaitu penutup/doa. Bagi kami selaku pembawa acara,jika mulai awal hingga akhir terdapat kekurangan/kekhilafan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan kami akhiri ... “IHDINASH SHIRATHAL MUSTAQIM” Wassalaamu’alaikum Wr.Wb.

google translation Javanese Indonesian

Last Update: 2014-09-11
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Mengapa? Karena aku tidak seperti laki­laki pada umumnya. Wajah  itu,  penampilan itu yang terpantul pada permukaan cermin, membuatku  enggan meninggalkan kamar, apalagi harus berada di luar rumah. Maka,   kubiarkan   Ayah   dan   Ninda   berlama­lama   menungguku   di  mobil. Aku tidak ingin ikut bersama mereka ke kampus, salah satu tempat  yang paling aku hindari. Kemarin,  aku mengalami hal  buruk di tempat itu.  Di hari pertama  kuliah,   aku   harus   bertemu   seseorang   yang   kuanggap   penjahat   semasa  SMA. Seseorang yang selalu memperolok keadaanku. Kali   ini,   ia   membawa   teman­temannya   yang   baru   dan   kembali  mempermalukanku  dengan mengatakan  bahwa   aku  ini   banci.  Laki­laki  yang   kejantanannya   telah   hilang,   laki­laki   yang   ingin   keluar   dari  kodratnya. Hatiku panas. Darahku terasa mendidih. Tampaknya, sudah tiba saat  di mana orang yang telah lama kubenci mendapat sebuah pelajaran yang  begitu berharga. Kepalan   tanganku   telah   siap   dan   mulutnya   telah   masuk   dalam  sasaran  tinjuku.  Tapi  begitu hendak aku  luncurkan,   tanganku  terkunci.  Ninda  menggenggam  kedua   lengan   tanganku   dengan   erat.  Gadis   yang  menguasai  karate  dan  silat   tersebut   semakin memperparah keadaanku.  Aku  semakin dipermalukan.  Laki­laki   yang  berlindung  di  bawah ketiak  wanita katanya. “Begitulah jika ibumu seorang yang tidak waras!” Telunjuk Riko tepat  ke   arah mukaku  yang  memerah,   panas  menahan marah  yang   semakin  memuncak. Nyaris aku dapat melepaskan diri, tetapi Ninda masih belum  mau melepaskan cengkeramannya di kedua lenganku. 1 “Sebaiknya, kau tutup mulutmu! Apa kau tidak tahu bahwa mulutmu  itu   bau   sekali?”   Ninda   membalas.   Suaranya   yang   lantang   menarik   perhatian sekitarnya. Muka Riko sontak merah padam. Matanya mendelik. “Berani...?” Ninda  membalas   dengan   kepalan   tangan   teracung.  Disambut   oleh  sorakan   teman­teman   Riko   lengkap   dengan   tepuk   tangan.   Sepertinya,  mereka senang mendapat ancaman itu. Padahal, mereka belum tahu bahwa  kepalan   tangan  Ninda   telah   tiga   kali  memakan   korban,   ketiga­tiganya  adalah wajah Riko. “Hajar, Rik! Hajar!” Riko mengangkat tangan. Teman­temannya berhenti berseru. Ia lalu  berputar dan pergi. Teman­temannya menjadi ekor. “Mengapa tidak kau hajar saja gadis sok jago itu, Rik?” “Tidak usah.  Jika aku menghajar yang perempuan,  aku  juga harus  menghajar yang laki­laki. Dan itu akan membuat mereka semakin aneh.  Yang perempuan nanti  malah bisa menghamili dan yang laki­laki malah  bisa dihamili.” Tawa  mereka  meledak.  Dan   di   sela­sela   tawa   itu,   aku  mendengar  Ninda berkata, “Aku rasa, ibunya yang tidak waras.” Kata­kata  itu,  meskipun ditujukan kepada Riko,   tetap  membuatku  sakit.  Air mataku meleleh tanpa dapat kutahan.  Tanpa banyak berkata,  aku   bergegas   pergi.   Aku   tidak   menghiraukan   pesan   Ayah   yang   akan  menjemput   jika   kami   menelepon.   Yang   kupikirkan   hanya   pulang,  secepatnya pulang dan memperlihatkan air mataku kepada Ibu. Aku menaiki   sebuah  angkutan  umum.  Penumpangnya   yang  nyaris  penuh bertambah olehku,   lalu ditambah Ninda yang berhasil  menyusul.  Napasnya turun naik tak karuan. Ia telah berlari berpuluh­puluh meter. Ia  sempat kehilangan jejak sebelum akhirnya menemukanku terlihat menaiki  angkutan umum. Aku menangis. Masih menangis. Air mataku masih belum juga dapat  berhenti. “Kenapa, Dik?” tanya seorang ibu. Aku bergegas mengesat air mata. Namun, tetap saja terus mengalir.  Melihatku kewalahan, ibu itu mengunjukkan selembar tisu. “Pakai saja, Dik. Saya masih punya tiga kotak lagi. Boleh minta jika  masih kurang.” 2 Aku hanya tercenung, sementara pipiku semakin basah. Ninda yang  melihatku  tidak berbuat  apa­apa,   segera mengambil  alih.   Ia mengambil  tisu   itu   untuk   kemudian   memberikannya   kepadaku.   Dan   aku  mengambilnya ragu­ragu. “Masalah laki­laki, ya?” bisik ibu itu kepada Ninda. Kebetulan mereka  duduk bersebelahan. Ninda   balas   mengangguk.   Aku   menangis   sejadi­jadinya   di   balik  lembaran tisu yang telah basah. Dalam hati, aku bertanya, “Apakah aku  telah benar­benar seperti wanita?” Ibu itu memberiku tisu, dan penumpang  lain tidak berbisik­bisik, seolah­olah menggunjing. Mereka seperti melihat  sesuatu yang telah lumrah. Seorang gadis yang menangis. *** “Jika benci, mengapa harus kau tatap?” Sebuah suara yang kukenal  membalikkan   tubuhku.   Itu   Ninda,   satu­satunya   teman   yang   kumiliki  hingga   sekarang.  Hanya   ia   yang   tersisa   setelah  penampilanku   berubah  aneh seperti ini. Ia ternyata menyusul ke kamar. “Kau hanya akan semakin  membenci  dirimu  jika kau  terlalu suka menatap dirimu di   cermin.  Apa  waktu   dua   tahun   tidak   cukup   untuk   membuatmu   terbiasa   dengan  penampilan itu?” Dua   tahun....   Seratus   tahun   pun   rasanya   tidak   akan   dapat  membuatku   terbiasa   dengan   penampilan   ini.  Meskipun   penampilan   ini  sangat dekat dengan seseorang yang kukenal baik. Aku   lalu   hanya  menggeleng   dan  menjawab,   “Meskipun   aku   tidak  menatap diriku di cermin, aku masih bisa menatap diriku di mana­mana,  terutama dari mata orang­orang yang aku jumpai.” Ninda diam  sekejap.   “Sudahlah....  Sekarang,   lebih baik kita  segera  berangkat   ke   kampus.  Kasihan   ayahmu.  Beliau   telah   lama  menunggu.  Mesin  mobilnya   juga   telah   lama  menyala   dari   tadi.   Ingat,  BBM  sudah  mahal.” “Aku tidak ingin ke kampus. Aku tidak ingin kuliah jika penampilanku  tetap seperti ini.” “Aku tahu itu. Kau telah sering mengatakannya padaku dan kau juga  telah sering mengatakannya pada ibumu.” 3 Lalu, Ninda menoleh ke belakang. Aku baru sadar bahwa Ibu ada di  sana, yang kini tengah menangis dalam pelukan Ayah. Ibu kemudian pergi.  Pasti  memuaskan   hatinya   untuk  menangis   di   kamar.  Ayah  menatapku  seakan meminta untuk menurut. Aku tak berkutik. Jika Ibu sudah menangis, apa boleh buat. Ini adalah  keinginannya dan  ia adalah orang yang paling  rapuh di  keluarga kami.  Ialah   yang   paling  menginginkanku  melanjutkan   sekolah   ke   perguruan  tinggi, tanpa memperbolehkanku merubah penampilan. Sementara Ayah, ia  selalu dalam bimbang. Kini, aku lagi­lagi harus menurut. Sama seperti dua tahun lalu, ketika  aku harus menggantikan seseorang. “Baiklah....” Aku melangkah meninggalkan kamar diiringi oleh Ninda.  Kami menuju mobil dan duduk di kursi belakang. Ayah menyusul setelah  memberitahukan kabar gembira ini kepada Ibu. Ia duduk di kursi depan  dan mulai  menjalankan mobil  yang mesinnya  telah begitu panas.  Entah  sudah berapa liter menghabiskan bensin. Dalam perjalanan,  aku hanya diam.  Kepalaku bersandar pada kaca  jendela pintu mobil  sebelah kiri.  Rambut  yang begitu panjang menutup  sebagian wajahku. Kubiarkan Ninda mengoceh  tanpa kugubris.  Ia mencoba menghibur  dengan mengatakan bahwa jika aku tidak dapat bersaing dengan laki­laki  soal kekuatan fisik, aku bisa bersaing dengan wanita soal kecantikan. “Pandang   ke   sini!”   Ia   memutar   daguku.   Ia   ternyata   telah  mempersiapkan   sebuah   cermin   bundar   yang   mungil   di   samping   kiri  wajahnya.  “Lihat,  kau  lebih cantik dariku!  Pasti  banyak wanita yang  iri  kepadamu, karena mereka kalah cantik oleh seorang laki­laki.” Aku   segera   membuang   muka   dan   kembali   bersandar.   “Itu   wajah  kakakku, bukan wajahku...,” ucapku dalam hati. Kubiarkan   Ninda   kecewa.   Usahanya   untuk   menghiburku   kembali  gagal.   Ya,   yang   baru   saja   menurutnya   adalah   cara   menghibur,   selalu  melihat dari sisi baiknya.  “Lihat kemarin, kau tidak dianggap aneh oleh orang banyak di dalam  angkutan umum. Mereka hanya menganggapmu seorang gadis yang wajar  kalau menangis. Hanya Riko yang menganggapmu aneh, bersama teman­ temannya   yang   tidak   waras   itu.   Jika   Riko   yang   menangis,   lain   lagi  ceritanya.   Riko   menangis   darah,   penumpang­penumpang   itu   mungkin  hanya tertawa. Mereka baru simpati ketika Riko pingsan karena kehabisan  darah.” 4 Tetapi,   aku   tidak   pernah   sependapat   soal   itu.   Penampilan   ini  mengungkungku.  Semenjak  berpenampilan  seperti   ini,   aku harus  dapat  menjaga sikap. Aku tidak bisa bertindak kasar sembarangan.  Seperti yang pernah terjadi ketika aku duduk di kelas XII. Jam pulang  sekolah,   aku   balas   dendam   dengan   seorang   teman   Riko   yang   sering  mengolok   dan   mengatakan   bahwa   ibuku   bukanlah   orang   yang   waras.  Pukulanku   tepat   mengenai   wajahnya   dan   tepat   di   depan   mata   Ibu.  Pulangnya,  aku  dinasehati  habis­habisan.   Ibu  tidak  ingin melihat   anak  gadisnya ternodai oleh sifat kasarku. Rasanya, aku telah menjadi tubuh orang lain, tubuh kakakku sendiri.  Mungkin,   ini   adalah   balasan   karena   aku   sering   berbuat   tidak   baik  kepadanya.  Aku   sering  membuatnya   kaget,  meskipun   tahu   ia  memiliki  jantung   yang   lemah.   Oleh   karena   itu,   ia   menjadi   anak   yang   paling  dilindungi oleh Ibu. Ibu tidak ingin Kak Anita memiliki masalah dengan  jantungnya. Hingga di  suatu hari  di   libur sekolah dua  tahun silam.  Aku masih  ingat ketika sebuah truk meluncur ke arah mobil kami, di bawah terpaan   hujan   lebat.   Truk   itu   tak   terkendali   dan   menghantam   mobil   kami.  Selebihnya, aku sadar di rumah sakit dengan luka yang cukup parah, dan  mendengar   kabar   bahwa   Kak   Anita   tidak   tertolong.   Itu  membuat   Ibu  sangat terpukul. Hampir   dua   bulan,   aku   baru   dapat   bersekolah.   Namun   terlebih  dahulu, aku harus memotong rambutku yang terlampau panjang. Mereka  ternyata tidak kehilangan kesuburan, meski selama ini aku terbaring sakit.  Rambutku   justru   tumbuh   panjang,   hingga   cukup   membuat   Ibu  menganggapku sebagai Kak Anita. Aku dan Ayah sontak tersadar. Penampilanku kini lebih mirip dengan  saudara  kembarku  tersebut.  Gawatnya,   itu membuat   Ibu kembali   jatuh  dalam masa lalu. Padahal, ia baru mulai mencoba menerima kepergian Kak  Anita dua pekan ini. Ibu   tidak   setuju   dengan   rencanaku   untuk   memotong   rambut.  Sementara   aku   berkeras.   Tiap   siswa   tidak   diperkenankan   bersekolah  dengan rambut gondrong. “Tapi....” Mata Ibu berkaca­kaca dan mendadak ia pergi meninggalkan  kami.  Ia memuaskan hatinya menangis di  kamar.  Ayah pergi  membujuk  dan rencanaku terpaksa ditunda. Hari pertama di sekolah, rambutku menjuntai lurus hampir sebahu.  Aku   hanya  mendapat   teguran  agar   aku  menjaga   sikap.  Aku  mendapat  keringanan karena Ayah telah berbicara dengan pihak sekolah. 5 Pulangnya, aku singgah di tempat cukur rambut tepi jalan. Rambutku  dipangkas. Kedatanganku di rumah disambut Ibu dengan kebingungan., “Di mana Anita...?” Sekarang, Ibu tambah parah. Ia tidak mau makan dan akhirnya jatuh  sakit. Ia sangat ingin Anita kembali hadir di hadapannya, meski ia sendiri  sadar  bahwa putri   tercintanya  tersebut   telah  lama pulang ke pangkuan  Sang   Pencipta.  Hanya   dengan  melihat  Anita   berada   di   sampingnya,   ia  merasa masih dapat menjaga sang putri. Karena keinginan Ibu yang aneh, orang­orang bahkan keluarga kami  sendiri, berkata bahwa Ibu telah gila. Apakah karena kejadian naas itu?  Mungkin saja. Karena aku juga merasakan ada yang berubah pada diriku.  Aku pendiam. Gawatnya, itu adalah kepribadian Kak Anita. Apakah otakku telah rusak? Kian hari,  kondisi  Ibu kian memburuk.  Ayah sempat memberi  usul  untu

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-09-04
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

assalamu alaikum Wr Wb. Yang terhormat adik-adik tamu undangan Yang kami hormati Bapak Ibu shohibul hajat Pertama – tama kami panjatkan puji syukur kehadirat Alloh SWT, yang telah melimpahkan rahmatNya Kepada kita sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul tanpa halangan suatu apapun. Dan mari kita ikrakan dengan ucapan tahmid Alhamdu lillahi robil alamin. Sholawat dan salam Allah semoga tersanjung atas Nabi Muhammad SAW. Yang menuntun kita dari zaman kegelapan sampai zaman yaman yang terang benderang ini. Saya mengucapkan selamat terima kasih kepada adik-adik yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri Ultah Nanta yang kelima hari ini. Disini saya akan membacakan susunan acara pada kali ini Acara yang pertama yaitu pembukaan Kemudian dilanjutkan sambutan shohibul hajat Acara ketiga yaitu pemotongan kue.. Selanjutnya yaitu hiburan Untuk membuka acara pada kali ini marilah kita berdoa menurut keyakinan masing- masing ….berdo’a mulai……… (Tamu undangan berdoa) Dengan dimulainya dengan berdo’a semoga acara ini lancar hingga akhir acara nanti. Selanjutnya acara yang kedua yaitu sambutan shohibul hajat kepada yth bapak riris kami persilahkan ( sambutan shohibul hajat ) Terima kasih kepada Bp Riris yang telah meberikan sambutan senagai shohibul hajat. Selanjutnya acara yang ketiga yaitu pemotongan kue….untuk itu hadirin di persilahkan berdiri Selamat ulang tahun kami ucapkan Selamat panjang umur kami kan do’akan Selamat sejahtera sehat sentosa Selamat panjang umur dan bahagia Tiup lilinya tiup lilinya tiup lilinya sekarang juga sekarang juga sekarag juga Potong kue-nya Potong kue-nya Potong kue-nya Potong kue-nya sekarang juga sekarang juga Makan kue-nya makan kue-nya makan kue-nya makan kue-nya sekarang juga sekarang juga Hadirin dipersilahkan duduk kembali. Saatnya kita mendengarkan teman2 kita yang mau menyumbangka lagu….. Untuk itu kami persilahkan teman-teman untuk menyumbangkan lagu….. Demikianlah acara demi acara telah kita lalui bersama atas nama shohibul hajat kami minta doanya semoga adik nanta tambah pinter dan panjang umur. Dan saya selaku pembawa tentunya banyak salah dalam membawakan acara kali mengucapkan minta maaf yang sebesar2nya akhirnya kami ucapkan wabilahi taufiq walhidayah wasalamu alaikum Wr Wb

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-09-03
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Dahulu kala, di sebuah kerajaan Medhangkamulan, bertahtalah seorang raja bernama Dewata Cengkar. Atau terkenal dengan nama Prabu Dewata Cengkar. Seorang raja yang sangat rakus, bengis, tamak, dan suka memakan daging manusia. Karena kegemarannya memakan daging manusia, maka secara bergilir rakyatnya pun dipaksa menyetor upeti berwujud manusia. Mendengar kebengisan Prabu Dewata Cengkar, seorang pengembara bernama Aji Saka bermaksud menghentikan kebiasaan sang raja. Aji Saka mempunyai 2 orang abdi yang sangat setia bernama Dora dan Sembada. Dalam perjalanannya ke kerajaan Medhangkamulan,­ Aji Saka mengajak Dora, sedangkan Sembada tetap ditempat karena harus menjaga sebuah pusaka sakti milik Aji Saka. Aji Saka berpesan kepada Sembada, agar jangan sampai pusaka itu diberikan kepada siapapun kecuali aku (Aji Saka). Setelah beberapa waktu, sampailah Aji Saka di kerajaan Medhangkamulan yang sepi. Rakyat di kerajaan itu takut keluar rumah, karena takut menjadi santapan lezat sang raja yang bengis. Aji Saka segera menuju istana dan menjumpai sang patih. Dia berkata kalau dirinya sanggup dan siap dijadikan santapan Prabu Dewata Cengkar. Tibalah pada hari dimana Aji Saka akan dimakan oleh Prabu Dewata Cengkar. Sebelum dimakan, sang prabu selalu mengabulkan 1 permintaan dari calon korban. Dan Aji Saka dengan tenang meminta tanah seluas syurban kepalanya. Mendengar permintaan Aji Saka, Prabu Dewata Cengkar hanya tertawa terbahak-bahak,­ dan langsung menyetujuinya. Maka dibukalah kain syurban penutup kepala Aji Saka. Aji Saka memegang salah satu ujung syurban, sedangkan yang lain dipegang oleh Prabu Dewata Cengkar. Aneh, ternyata syurban itu seperti mengembang sehingga Dewata Cengkar harus berjalan mundur, mundur, dan mundur hingga sampai di tepi pantai selatan. Begitu Dewata Cengkar sampai di tepi pantai selatan, Aji Saka dengan cepat mengibaskan syurbannya sehingga membungkus badan Dewata Cengkar, dan menendangnya hingga terjebur di laut selatan. Tiba-tiba saja tubuh Dewata Cengkar berubah menjadi buaya putih. “Karena engkau suka memakan daging manusia, maka engkau pantas menjadi buaya, dan tempat yang tepat untuk seekor buaya adalah di laut” demikian kata Aji Saka. Sejak saat itu, Kerajaan Medhangkamulan dipimpin oleh Aji Saka. Seorng raja yang arif dan bijaksana. Tiba-tiba Aji Saka teringat akan pusaka saktinya, dan menyuruh Dora untuk mengambilnya. Namun Sembada tidak mau memberikan pusaka itu, karena teringat pesan Aji Saka. Maka terjadilah pertarungan yang hebar diantara Dora dan Sembada. Karena memiliki ilmu dan kesaktian yang seimbang, maka meninggallah Dora dan Sembada secara bersamaan. Aji Saka yang teringat akan pesannya kepada Sembada, segera menyusul. Namun terlambat, karena sesampai di sana, kedua abdinya yang sangat setia itu sudah meninggal dunia. Untuk mengenang keduanya, maka Aji Saka mengabadikannya­ dalam sebuah Aksara / huruf yang bunyi dan tulisannya :

google agensi Jawa Indonesia

Last Update: 2014-09-02
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Add a translation