MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: google terjemahan indonesia jawa    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

Indonesian

Javanese

Info

google translation Javanese Indonesian

ANDHAR

Last Update: 2014-10-04
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

naskah drama bahasa jawa anak sekolahan

Basa Jawa main sekolah

Last Update: 2014-10-04
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

saya sangat senang dilahirkan dan hidup di jawa

translated

Last Update: 2014-10-01
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

salah satu budaya indonesia yang terkenal di dunia internasional adalah wayang kulit. Tradisi ini biasanya ditampilkan dalam acara tertentu,

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-10-01
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Sejarah Pandawa Lima Kisah pewayangan merupakan kisah legendaris bagi masyarakat hindu. Di india maupun di Indonesia semasa nusantara dibawah jaman kerajaan hindu kisah tersebut mengakar dalam cerita rakyat, juga berkembang menjadi budaya di masyarakat nusantara. Seperti kitab Bharatayudha karangan Mpu Sedah dan Mpu Panuluh. kisah2 tersebut kemudian berakulturasi dengan kebudayaan jawa, dan diceritakan kembali dalam kisah pewayangan, meskipun mengalami sedikit perbedaan. Cerita filosofi wayang yang merupakan budaya hindu tersebut mulai menjadi filosofi jawa, yang digelar dalam acara2 penting pada masyarakat jawa. Pada masa kecilku, masih banyak sekali pertunjukan wayang digelar untuk merayakan upacara khitanan, perkawinan, ulang tahun instansi, atau pesta adat jawa. namun saat ini kebudayaan wayang sudahmulai tergradasi dengan budaya modern. Bioskop, Televisi, Playstation, dan berbagai teknologi baru, telah menggantikan hiburan massal seperti pertunjukan wayang. Budaya wayang dekat dengan masa kecilku, membuat kisah filosofisnya masih melekat dalam benakku. Pada tanggal 7 November 2003, wayang dianugerahi oleh UNESCO sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan sangat berharga(Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity). Kisah Baratayudha, sebuah kisah pertempuran antara bala Pandawa dan Kurawa di Kurusetra, meninggalkan sepenggal legenda heroik yang sarrat makna. Pandawa yang merupakan Putra Pandu, terdiri dari 5 orang kesatria yang melambangkan kebaikan dan 5 sifat kesempurnaan manusia (khususnya pria). YUDHISTIRA Dalam pewayangan jawa lebih sering dikenal dengan Puntadewa, merupakan putra pertamapandawa yang memiliki sifat paling Jujur. dalam kisahnya Dia diceritakan tidak pernah berbohong selama hidupnya. Dia juga disebut Satria dari Amarta. Yudisthira adalah pemegang hak waris tahta Hastinapura yang sesungguhnya, karena ayahnya Pandu menitipkan Hastinapura kepada Destarata adiknya yang juga merupakan ayah para Korawa. Namun karena ketamakan Korawa, Pandawa menjadi teraniaya dan sering ditipu. BIMA Dalam pewayangan jawa Werkudara atau Bimasena, merupakan putra kedua Pandawa yang paling perkasa dan pemberani, tempramental namun mencintai kebenaran, ia dikenal denganGada Rujakpolo sebagai senjatanya yang paling terkenal. Werkudara adalah satria dari Jodiphati, wilayah dari Amarta. Dia menganggap semua orang sama derajadnya, sehingga dalam cerita pewayangan jawa, dia tidak pernah bicara dalam Bahasa Krama Inggil (bahasa jawa yang nilai rasanya paling halus) juga tidak pernah duduk ketika berbicara dengan orang lain. sifat khasnya yang lain, dia tidak suka berbasa-basi dalam berbicara, tanpa tading aling-aling dan tidak pernah menelan kembali ludahnya sendiri. ARJUNA dikenal juga dengan nama Janaka atau Permadi, diceritakan memiliki wajah yang rupawan, romantis, dan pecinta ulung dengan panah pasopati sebagai senjatanya. dalam berbagai kisah roman masa kini, kisah arjuna banyak dijadikan inspirasi percintaan para sastrawan. Janaka merupakan Satria dari Madukara. Arjuna memiliki banyak istri, yang paling terkenal adalah Sembadradan Srikandi. Sembadra memiliki sifat yang lembut, lemah gemulai, anggun dan santun. sedangkan Srikandi memiliki sifat lincah, enerjik, bahkan ikut bertempur di Baratayudha bahu-membahu bersama suaminya. maka dalam masyarakat masa kini wanita karir dengan segudang prestasi sering dikiaskan dengan Srikandi istri sang Arjuna. Meskipun tampan dan rupawan, Arjuna merupakan kesatria tanpa tanding, selalu menang dalam setiap pertempuran. untuk itu dia juga pernah dijuluki Wijaya yang berarti tidak pernah kalah. dan yang terakhir adalah si kembar Nakula dan Sadewa merupakan saudara tiri dari ketiga pandawa sebelumnya. NAKULA mempunyai watak setia, taat, belas kasih, tahu membalas budi dan dapat menyimpan rahasia. dia memiliki kelebihan dalam ilmu pengobatan. dikisahkan dia memiliki ingatan yang tidak terbatas, sehingga dapat mengingat semua hal yang pernah ia alami. SADEWA Sadewa dikisahkan memiliki sifat bijak dan pintar. jika Nakula saudara kembarnya memilikiingatan masa lalu yang kuat, sadewa memiliki penglihatan masa depan karena Sadewa adalah seorang ahli perbintangan yang ulung (ramalan) dan dianggap mengetahui kejadian yang akan terjadi dalam Mahabharata namun ia dikutuk bahwa apabila ia membeberkan apa yang diketahuinya, kepalanya akan terbelah. Maka dari itu, selama dalam kisah ia cenderung diam saja dibandingkan dengan saudaranya yang lain. Sadewa jugalah dengan kepintarannya akhirnya yang berhasil membunuh Sengkuni, paman dan penasihat Korawa yang paling pintar (licik). Dalam kisah Baratayudha, seteru pandawa adalah Korawa dengan Duryudana sebagai putra sulungnya, merupakan seratus bersaudara laki-laki yang merupakan sepupu pandawa. seratus berarti banyak maka Kurawa merupakan filosofis dari Tamak dan Serakah. Dalam kisah Baratayudha lahir pula berbagai sosok pahlawan yang gugur di medan Kurusetra. ABIMANYU Abimanyu: Tokoh yang sering terdengar namanya ini adalah putra Arjuna dari Dewi Sembadra,merupakan sosok yang lembut, namun keras hati. dia seorang yang cerdik, ahli strategi, dan patuh kepada ayahnya. Pada hari ketiga belas perang Bharatayuddha, Abimanyu tewas dalam formasi Chakrayuha korawa yang sebenarnya digunakan untuk menjebak Pandawa yang begitu tangguh. namun Abimanyu yang berhasil memporakporandakan formasi korawa malah tertinggal dalam Chakrayuha sendirian, karena para pandawa yang lain dipancing keluar. dengan gagah berani Abimanyu bertarung seperti banteng terluka menjelang ajalnya di medan Kurusetra. Bahkan sempat menewaskan Laksamana, Putra kesayangan Duryudana. Abimanyu merupakan sosok pejuang sampai titik darah penghabisan. GATOTKACA Gatotkaca merupakan putra Bima dengan dewi Arimbi, kesatria sakti mandraguna dari Pringgodani. dikisahkan sebagai seorang manusia setengah raksasa yang gagah perkasa, memiliki sifat pemberani rela berkorban, dan pantang menyerah. Ketika lahir, ia di masukkan dalam kawah candradimuka sehingga benar2 menjadi kesatria yang tertempa. Dia bisa terbang, memiliki otot kawat balung wesi (otot kawat tulang besi). Gatotkaca memiliki dua orang saudara tiri yang juga sangat sakti yaitu Antareja dan Antasena, namun kedua saudaranya tersebut meningal sebelum perang baratayudha. Gatotkaca tewas oleh Adipati Dorna dengan satu-satunya senjata yang bisa membunuhnya yaitu Kuntawijayadanu, sebuah keris yang digunakan untuk memoton tali pusarnya sewaktu lahir. Dan di hari tewasnya Gatotkaca menukar nyawanya dengan seribu nyawa pasukan Korawa.

artinya dalam bahasa jawa mana

Last Update: 2014-10-05
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Kemarin mereka menjalani beberapa agenda. Yakni, mengisi acara liveprogram-program di Antv dan TV One. Para penggemar mengetahui hal tersebut. Karena itu, sejak pagi mereka memadati kantor Antv. Mereka histeris ketika satu per satu pemain dipanggil untuk tampil. Rohit, Saurav, Shaheer, Vin, Lavanya, Aham, dan Arpit sangat antusias. Mereka meneriakkan kalimat dalam bahasa Indonesia seperti ’’aku cinta Indonesia, aku sayang Indonesia, kalian cantik, apa kabar, dan terima kasih’’. Shaheer dan Aham bahkan menyempatkan berfoto selfie berlatar para fans dan mengunggahnya di akun media sosial mereka.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-10-04
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Kemarin mereka menjalani beberapa agenda. Yakni, mengisi acara liveprogram-program di Antv dan TV One. Para penggemar mengetahui hal tersebut. Karena itu, sejak pagi mereka memadati kantor Antv. Mereka histeris ketika satu per satu pemain dipanggil untuk tampil. Rohit, Saurav, Shaheer, Vin, Lavanya, Aham, dan Arpit sangat antusias. Mereka meneriakkan kalimat dalam bahasa Indonesia seperti ’’aku cinta Indonesia, aku sayang Indonesia, kalian cantik, apa kabar, dan terima kasih’’. Shaheer dan Aham bahkan menyempatkan berfoto selfie berlatar para fans dan mengunggahnya di akun media sosial mereka. ’’Senang sekali bisa datang di Indonesia. Bermain di Mahabharata dan dikenal banyak orang rasanya luar biasa. Ini sangat mengagumkan,’’ ungkap Shaheer sambil sesekali melambai kepada fans. Mereka bilang dua hari di Jakarta sudah kepincut makanan lokal seperti gado-gado dan sate. Shaheer dan Saurav sangat menyukainya. Dalam temu media kemarin, mereka berbagi suka-duka saat menjalani syuting Mahabharata. Mereka mengungkapkan, kostum yang dikenakan sangat berat. Lalu, cuaca sering tidak bersahabat. Terkadang panas sangat menyengat, tidak jarang pula angin dingin berembus kencang. Belum lagi mereka harus berlatih untuk memainkan senjata seperti panah dan gada yang membutuhkan keahlian serta detail ekspresi. Saurav menyatakan, saat adegan bertengkar, mereka beberapa kali terbawa emosi. Misalnya, ketika adegan Drupadi diculik orang suruhan Duryodana. Saurav yang berperan sebagai Bima merasa benar-benar emosional ketika melihat perempuan yang dicintainya itu diculik. Dia melakukan adegan berkelahi dengan sungguh-sungguh. Bahkan, efeknya masih terasa hingga syuting selesai. ’’Tidak gampang memakai kostum yang sangat berat itu. Karena banyak adegan berkelahi, kami juga sering mengalami sakit-sakit. Apalagi bahasa yang digunakan di Mahabharata adalah Hindi. Sangat berbeda dengan bahasa kami sekarang, Hindustani,’’ tambah Rohit dan Aham. Hari ini kegiatan mereka adalah berlatih untuk Mahabharata Show di Taman Mini Indonesia Indah pada Jumat (3/10). Sabtu pagi (4/10), mereka dijadwalkan meet and greet dengan fans di Gandaria City, Jakarta Selatan. Minggu (5/10) mereka terbang ke Bali. Di sana, mereka dijadwalkan bertemu petinggi Bali sekaligus menikmati keindahan Pulau Dewata. Rabu (8/10) mereka pulang ke India dari Bali. Khusus untuk Shaheer, dia akan lebih lama tinggal di Jakarta. Pemeran Arjuna tersebut bakal berada di Indonesia sekitar tiga bulan. ’’Dia akan tinggal di sini lebih lama untuk program Panah Cinta Arjuna,’’ jelas Direktur Antv Otis Hahijary. Otis juga membocorkan bahwa mereka akan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat. Sebab, pihaknya tengah menyiapkan serial berjudulPandawa Lima yang dibintangi mereka. Syuting pun dilakukan di Indonesia.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-10-04
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

perkenalkan nama saya mundhofar dari kelas 10 TKR , sekolah saya di SMK N JATENG di BPDIKJUR Prov.Jateng saya masuk smk di jurusan otomotif, guru-guru yang mengajar dalam bidang otomotif yaitu ada Pak Sugiarto, Pak Tatang,pak trubus mereka yang membimbing saya pada saat saya praktik kejuruan. saya praktik di bengkel otomotif, di smk n jateng bengkel otomotif mempunyai 3 yaitu ada bengkel TUK motor,TUK mobil, dan yang satunya lagi bemgkel untuk mesin-mesin diesel. Di bengkel Tuk motor ada belasan motor yang biasa digunakan guru-guru untuk uji kompetensi , dan bengkel TUK mobil juga biasa dijadikan untuk uju kompetensi. dan bengkel yang biasa digunakan siswa pada saat praktik di bengkel mesen-mesin diesel, dibengkel mesin-mesin diesel terdapat beberapa jenis tipe tipe mesin diesel. ketiga bengkel yang dimiliki kejuruan otomotif selalu bersih, karena setiap siswa-siswi selesai praktik diwajibkan untuk membersihkannya, sampai pada waktu lomba tujuh belasan mendapatkan juara satu . bengkel yang dimiliki kejuruan juga biasah digunakan untuk prakkin para siswa-siswa smk yang lain.letak ketiga bengkel tersebut yang bengkel mesin-mesin diesel berada di sebelah timur yang dekat dari asrama putri dekat juga dengan jalur rel kereta api, dan yang kedua bengngkel TUK mobil dan motor itu bersebelahan . ketiga bengkel tersebut berdekatan semua. cukup sekian yang dapat saya deskripsikan tentang bengkel otomotif saya. google terjemahan bahasa indonesia ke bahasa jawa

google agensi nganti Jawa Indonesia perkenalkan nama saya mundhofar dari kelas 10 TKR , sekolah saya di SMK N JATENG di BPDIKJUR Prov.Jateng saya masuk smk di jurusan otomotif, guru-guru yang mengajar dalam bidang otomotif yaitu ada Pak Sugiarto, Pak Tatang,pak trubus mereka yang membimbing saya pada saat saya praktik kejuruan. saya praktik di bengkel otomotif, di smk n jateng bengkel otomotif mempunyai 3 yaitu ada bengkel TUK motor,TUK mobil, dan yang satunya lagi bemgkel untuk mesin-mesin diesel. Di bengkel Tuk motor ada belasan motor yang biasa digunakan guru-guru untuk uji kompetensi , dan bengkel TUK mobil juga biasa dijadikan untuk uju kompetensi. dan bengkel yang biasa digunakan siswa pada saat praktik di bengkel mesen-mesin diesel, dibengkel mesin-mesin diesel terdapat beberapa jenis tipe tipe mesin diesel. ketiga bengkel yang dimiliki kejuruan otomotif selalu bersih, karena setiap siswa-siswi selesai praktik diwajibkan untuk membersihkannya, sampai pada waktu lomba tujuh belasan mendapatkan juara satu . bengkel yang dimiliki kejuruan juga biasah digunakan untuk prakkin para siswa-siswa smk yang lain.letak ketiga bengkel tersebut yang bengkel mesin-mesin diesel berada di sebelah timur yang dekat dari asrama putri dekat juga dengan jalur rel kereta api, dan yang kedua bengngkel TUK mobil dan motor itu bersebelahan . ketiga bengkel tersebut berdekatan semua. cukup sekian yang dapat saya deskripsikan tentang bengkel otomotif saya.

Last Update: 2014-10-03
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Suku Tengger Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Suku Tengger Pendeta Tengger pada masa Hindia Belanda Pendeta Tengger pada masa Hindia Belanda Jumlah populasi 500.000. Kawasan dengan populasi yang signifikan gunung Bromo, Jawa Timur Bahasa bahasa Jawa Agama Sebagian besar Hindu dan minoritas beragama Islam, Buddha, dan Kristen. Kelompok etnik terdekat suku Jawa, Suku Bali Suku Tengger (IPA: /tənggər/) adalah sebuah suku yang tinggal di sekitar Gunung Bromo, Jawa Timur, yakni menempati sebagian wilayah Kabupaten Pasuruan, Lumajang, Probolinggo, dan Malang. Suku Tengger merupakan sub suku Jawa menurut sensus BPS tahun 2010.[1] Daftar isi 1 Asal nama 2 Agama 3 Budaya 4 Lihat pula 5 Rujukan Asal nama Ada 3 teori yang menjelaskan asal nama Tengger: Tengger berarti berdiri tegak atau berdiam tanpa gerak, yang melambangkan watak orang Tengger yang berbudi pekerti luhur, yang harus tercermin dalam segala aspek kehidupan. Tengger bermakna pegunungan, yang sesuai dengan daerah kediaman suku Tengger. Tengger berasal dari gabungan nama leluhur suku Tengger, yakni Roro Anteng dan Joko Seger. Agama Orang-orang suku Tengger dikenal taat dengan aturan dan agama Hindu. Mereka yakin merupakan keturunan langsung dari Majapahit. Nama Tengger berasal dari Legenda Roro Anteng dan Joko Seger yang diyakini sebagai asal usul nama Tengger, yaitu "Teng" akhiran nama Roro An-"teng" dan "ger" akhiran nama dari Joko Se-"ger". Perasaan sebagai satu saudara dan satu keturunan Roro Anteng-Joko Seger itulah yang menyebabkan suku Tengger tidak menerapkan sistem kasta dalam kehidupan sehari-hari. Budaya Bagi suku Tengger, Gunung Brahma (Bromo) dipercaya sebagai gunung suci. Setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara yakni Pura Luhur Poten Bromo dan dilanjutkan ke puncak gunung Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa. Upacara adat lain yang diamalkan masyarakat Tengger adalah unan-unan, leliwet, entas-entas, dll.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-10-03
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous
Warning: Contains invisible HTML formatting

Rumah Joglo merupakan salah satu peninggalan nenek moyang kita yang terdahulu dimana yang didirikan pada tahun 1835 ini merupakan saksi sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Dimasa awal pendiriannya, Joglo disebut juga dengan bangunan dengan Soko Guru dan atap 4 belah sisi, sebuah bubungan di tengahnya, rumah Joglo berasal dari daerah Propinsi Jawa Tengah dan fungsi yang lebih menonjol adalah sebagai tempat musyawarah masalah kenegaraan dan menyusun strategi dalam melawan Belanda. Pada saat clash II di Yogyakarta, menjadi markas besar tentara pelajar (TP) seluruh Jogjakarta di bawah pimpinan Kapten Martono (Menteri Transmigrasi masa pemerintahan presiden Soeharto). Joglo Kelor merupakan joglo terbaik se-Kabupaten Sleman. Hal ini terlihat dari bagian-bagiannya yang lebih lengkap dan masih asli. Menurut pandangan metafisika, rumah joglo ini memiliki energi spiritual yang dapat dirasakan dalam radius ± 100 meter. Secara Resmi, Joglo Kelor menjadi obyek wisata pada bulan oktober 2002. Beberapa waktu lalu, sebuah Sepeda (yang dipakai oleh Kapten Martono) dan Lampu Gantung (yang digunakan untuk penerangan dalam rapat-rapat TP), di pindahkan dari Joglo ke Benteng Vredeburg. Rumah Tua (Joglo) banyak ditemukan dalam kondisi kurang terawat, mungkin puluhan tahun sudah tak tersentuh pemeliharaan. Meskipun, beberapa masih dipakai sebagai tempat tinggal, namun sebagian lagi bertahun-tahun berupa rumah kosong. Hanya sedikit dari rumah joglo dalam kondisi terawat. Sebagian besar rumah joglo diperoleh dari daerah pesisir pantai Utara Jawa sekitar Demak – Kudus. Rumah Joglo ini kebanyakan hanya dimiliki oleh mereka yang mampu. Hal ini disebabkan rumah bentuk joglo membutuhkan bahan bangunan yang lebih banyak dan mahal dari pada rumah bentuk yang lain. Masyarakat jawa pada masa lampau menganggap bahwa rumah joglo tidak boleh dimiliki oleh orang kebanyakan, tetapi rumah joglo hanya diperkenankan untuk rumah kaum bangsawan, istana raja, dan pangeran, serta orang yang terpandang atau dihormati oleh sesamanya saja. Dewasa ini rumah joglo digunakan oleh segenap lapisan masyarakat dan juga untuk berbagai fungsi lain, seperti gedung pertemuan dan kantor-kantor. Arsitektur tradisional Jawa harus dilihat sebagai totalitas pernyataan hidup yang bertolak dari tata krama meletakkan diri, norma dan tata nilai manusia Jawa dengan segala kondisi alam lingkungannya. Arsitektur ini pada galibnya menampilkan karya “swadaya dalam kebersamaan” yang secara arif memanfaatkan setiap potensi dan sumber daya setempat serta menciptakan keselarasan yang harmonis antara “jagad cilik” (mikrokosmos) dan “jagad gedhe” (makrokosmos). Pada dasarnya, rumah bentuk joglo berdenah bujur sangkar. Pada mulanya bentuk ini mempunyai empat pokok tiang di tengah yang di sebut saka guru, dan digunakan blandar bersusun yang di sebut tumpangsari. Blandar tumpangsari ini bersusun ke atas, makin ke atas makin melebar. Jadi awalnya hanya berupa bagian tengah dari rumah bentuk joglo zaman sekarang. Perkembangan selanjutnya, diberikan tambahan-tambahan pada bagian-bagian samping, sehingga tiang di tambah menurut kebutuhan. Selain itu bentuk denah juga mengalami perubahan menurut penambahannya. Perubahan-perubahan tadi ada yang hanya bersifat sekedar tambahan biasa, tetapi ada juga yang bersifat perubahan konstruksi. Komentar: Rumah adat khas Jawa Tengah dikenal dengan nama rumah Joglo. Rumah ini biasanya membutuhkan lahan yang luas untuk pembangunannya. Sebagian besar, rumah model ini membutuhkan banyak kayu seperti kayu jati, sengon, dll.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-10-03
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Artikel tentang Kebudayaan Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia. “Kebudayaan didefinisikan sebagai keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang digunakannya untuk memahami dan menginterprestasikan lingkungan dan pengalamanya, serta menjadi landasan bagi tingkah-lakunya. Dengan demikian, kebudayaan merupakan serangkaian aturan-aturan, petunjuk-petunjuk, rencana-rencana, dan strategi-strategi yang terdiri atas serangkaian model-model kognitif yang dipunyai oleh manusia, dan digunakannya secara selektif dalam menghadapi lingkungannya sebagaimana terwujud dalam tingkah-laku dan tindakan-tindakannya.” Kebudayaan dapat didefinisikan sebagai suatu keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang digunakannya untuk memahami dan menginterpretasi lingkungan dan pengalamannya, serta menjadi pedoman bagi tingkah lakunya. Suatu kebudayaan merupakan milik bersama anggota suatu masyarakat atau suatu golongan sosial, yang penyebarannya kepada anggota-anggotanya dan pewarisannya kepada generasi berikutnya dilakukan melalui proses belajar dan dengan menggunakan simbol-simbol yang terwujud dalam bentuk yang terucapkan maupun yang tidak (termasuk juga berbagai peralatan yang dibuat oleh manusia). Dengan demikian, setiap anggota masyarakat mempunyai suatu pengetahuan mengenai kebudayaannya tersebut yang dapat tidak sama dengan anggota-anggota lainnya, disebabkan oleh pengalaman dan proses belajar yang berbeda dan karena lingkungan-lingkungan yang mereka hadapi tidak selamanya sama. Budaya yang Hilang Lagu Rasa Sayang-sayange diklaim oleh Pemerintah Malaysia Rasa Sayange atau Rasa Sayang-Sayange adalah lagu daerah yang berasal dari Maluku, Indonesia. Lagu ini merupakan lagu daerah yang selalu dinyanyikan secara turun-temurun sejak dahulu untuk mengungkapkan rasa sayang mereka terhadap lingkungan dan sosialisasi di antara masyarakat Maluku. Lagu ini digunakan oleh departemen Pariwisata Malaysia untuk mempromosikan kepariwisataan Malaysia, yang dirilis sekitar bulan Oktober 2007. Sementara Menteri Pariwisata Malaysia Adnan Tengku Mansor mengatakan bahwa lagu Rasa Sayange merupakan lagu kepulauan Nusantara (Malay archipelago)[1], Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu bersikeras lagu “Rasa Sayange” adalah milik Indonesia karena ia merupakan lagu rakyat yang telah membudaya di provinsi Maluku sejak leluhur, sehingga klaim Malaysia itu adalah salah.[2]. Bagaimanapun, bukti tersebut akhirnya ditemukan. ‘Rasa Sayange1′ diketahui direkam pertama kali di perusahaan rekaman Lokananta Solo 1962. [3] Pada tanggal 11 November 2007, Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Budaya Malaysia, Rais Yatim, mengakui bahwa Rasa Sayange adalah milik Indonesia [4]. Namun, ada beberapa sumber yang mengatakan bahwa Malaysia menyebutkan bahwa mereka mengakui bahwa Rasa Sayange adalah milik bersama, maksudnya warisan milik bersama bangsa Melayu, antara Indonesia dan Malaysia[5]. Tentang bukti rekaman “Rasa Sayange”, bukti lagu tersebut direkam oleh PT Lokananta, Solo, Indonesia pada tanggal 1962 dalam piringan hitam Gramophone [6]. Rekaman master dari piringan ini masih disimpan oleh PT Lokananta. Ini dikenal sebagai rekaman pertama terhadap lagu ini. Piringan hitam tersebut didistribusikan sebagai souvenir kepada partisipan Asian Games ke 4 tahun 1962 di Jakarta, dan lagu “Rasa Sayange” adalah salah satu lagu rakyat Indonesia di piringan tersebut, bersama dengan lagu etnis lain Indonesia seperti Sorak-sorak Bergembira, O Ina ni Keke, dan Sengko Dainang. Desain Grafis Perak Asli Bali Rasa terambilnya desain garafis perak asli Bali ini muncul ketika seorang warga bali yang menjaul hasil karyanya ke konsumen luar negeri. Namun tanpa diketahui konsumentersebut malah mematenkan hasil karya tersebut sebagai desain dari luar negeri, sehingga ketika warga Bali ini hendak mengekspor hasil karyanya ternyata dia harus beurusan dengan WTO karena dianggap telah melanggar Trade Related Intellectual Property Rights (TRIPs). Sesungguhnya desain tersebut telah dimiliki dan merupakan warisan dari leluhur masyarakat Bali itu sendiri. Namun ada juga kejadian perebutan hak paten yang terjadi di dalam negeri ini sendiri yang dimana kedua belah pihak telah mematenkan hak ciptanya. Namun salah satu pihak menganggap bahwa karya lainnya merupakan plagiat dari hasil karya yang telah mereka buat. Tari Reog Ponorogo dengan Tari Barongan Malaysia Dikisahkan di dalam Asal Usul Reog Ponorogo telah terjadi pertempuran antara Raja Ponorogo dengan Singa Barong penjaga hutan Lodoyo. Pujangga Anom nama raja itu telah membangunkan dan membuat marah singa tersebut, karena mencuri 150 anak macan dari hutan Lodoyo. Anak-anak macan itu rencananya akan dia gunakan sebagai mas kawin pernikahannya dengan seorang puteri dari Raja Kadiri. Pertempuran antara Pujangga Anom dan singa penjaga hutan Lodoyo kemudian tak terelakkan. Kisah itu lalu menjadi legenda pada rakyat Ponorogo dan sekitarnya tentang keberanian dan ketabahan orang-orang Ponorogo dan diwujudkan dalam bentuk tarian Reog. Dalam tarian Reog para penari bukan saja menampilkan gerakan-gerakan badan yang mempesona namun juga menyertakan suasana magis. Para penari dipercaya berada dalam keadaaan kesurupan meskipun yang sesungguhnya terjadi mereka mendahului tarian Reog dengan ritual puasa dan semedi. Adegan ketika seorang penari memanggul topeng besar berupa kepala singa yang di atasnya dihiasai dengan bulu merak adalah salah satu contoh kuatnya aroma magis tersebut. Barongan Malaysia tidak seperti itu dan itulah yang membedakan tarian itu dengan Reog dari Ponorogo. Mungkin tema tariannya agak mirip meskipun harus dikatakan antara keduanya terdapat perberbedaan yang jauh. Namun andai pun dianggap mirip, hal itu hanya terletak pada temanya yang mengusung tema singa atau macan. Tema semacam itu juga bisa dijumpai dalam tarian Sisingaan dari Kuningan Jawa Barat dan Barongsai tarian khas Cina. Dan jika dilihat dari filosofinya, Barongan Malaysia cenderung bernuansa keagaamaan (penyebaran Islam) sementara filosofi Reog adalah keberanian dan ketabahan. Tempe yang diklaim oleh WN Jepang Tercatat ada 19 paten tentang tempe, di mana 13 buah paten adalah milik AS, yaitu: 8 paten dimiliki oleh Z-L Limited Partnership; 2 paten oleh Gyorgy mengenai minyak tempe; 2 paten oleh Pfaff mengenai alat inkubator dan cara membuat bahan makanan; dan 1 paten oleh Yueh mengenai pembuatan makanan ringan dengan campuran tempe. Sedangkan 6 buah milik Jepang adalah 4 paten mengenai pembuatan tempe; 1 paten mengenai antioksidan; dan 1 paten mengenai kosmetik menggunakan bahan tempe yang diisolasi. Paten lain untuk Jepang, disebut Tempeh, temuan Nishi dan Inoue (Riken Vitamin Co. Ltd) diberikan pada 10 Juli 1986. Tempe tersebut terbuat dari limbah susu kedelai dicampur tepung kedele, tepung terigu, tepung beras, tepung jagung, dekstrin, Na-kaseinat dan putih telur. Makanan Daerah yang tergantikan oleh makanan dari Luar Negeri Sekarang ini banyak sekali makanan daerah yang tergantikan terutama didaerah pariwisata. Sebenarnya tidak ada kerugian yang akan dialami oleh negara, namun jika dilaihat dari segi lain maka akan merugikan karena para penerus bangsa mendatang mungkin tidak akan tahu apa makanan daerah yang mereka miliki. Penyebab utamanya yaitu danya investor asing yang ingin memajukan perekonomian daerah pariwisata dengan membangun restoran cepat saji ataupun sejenis kedai junkfood. Masyarakat sekarang ini khususnya anak – anak muda, berpikir makanan daerah sudah ketinggalan jaman sehingga mereka berusaha untuk mengikuti tren yang ada. Semua itu tak lain juga akibat dari globalisasi apalagi sarana dan prasarana telah memadai bahkan terpenuhi. sumber : http://farisasbsb.blogspot.com/2009/12/artikel-ilmu-budaya-dasar.html Pendapat penulis tentang kebudayaan di Indonesia Melihat fenomena – fenomena yang terjadi tentang kebudayaan di negara kita ini, Indonesia, sudah mulai ke arah yang waspada. Contohnya saja lagu daerah milik Indonesia yang diaku – aku oleh negara tetangga, yaitu Malaysia. Mereka mengaku bahwa lagu tersebut berasal dari negara mereka sendiri. Padahal ada bukti otentik yang menjelaskan bahwa lagi tersebut pertama kali direkam di Indonesia yaitu di daerah Solo, Indonesia. Namun juga ada kabar bahwa pihak Malaysia berargumen bahwa lagu ini adalah lagu milik bersama. Tetapi tidak terdengar penyelesaian yang begitu jelas antar 2 negara. Tidak hanya di sektor lagu saja, banyak hal lain yang diperebutkan oleh negara lain. Dari sektor makanan, di Indonesia juga sudah mulai dimasuki oleh produk – produk luar seperti makanan siap saji ( junk food ). Memang dengan berdirinya tempat makan ini akan menambah aset negara, namun jika dilihat dari sisi generasi penerus bangsa mereka akan terbiasa dengan masakan – masakan ini dan tidak mengetahui tentang masakan tradisional sendiri. Investor – investor asing jaman sekarang sudah mulai maju dengan membuat dagangan mereka lebih menarik sehingga banyak anak – anak remaja yang mengonsumsinya. Anak – anak remaja sekarang akan merasa kuno jika disuruh memakan makanan – makanan tradisional. Inilah hal yang harus dipertanggungjawabkan mengenai pengaruh budaya asing yang masuk ke Indonesia. Mengapa kita harus selalu mengikuti jalur yang seperti ini ?. Apakah budaya asing dapat memberikan solusi tentang perbaikan jati diri setiap manusia khususnya siswa yang duduk di bangku sekolah ?. Karakter manusia itu berbeda-beda karena ini semua tergantung oleh sifat dan watak perilakunya masing-masing. Pada dasarnya dalam menyikapi tentang persoalan yang demikian ini kita justru cenderung pada bagaimana upaya penanggulangannya agar supaya jati diri kita sebagai manusia yang sejati tidak rusak. Fenomena alam sudah terlihat adanya musibah dimana-mana dari sinilah kita menginstropeksi diri tentang apa kesalahan kita karena dari sini kita dapat menggali dalam dalam bahwa sebenarnya yang patut disalahkan itu pihak asing ataukah kita sendiri. Insight terhadap anak didik khususnya remaja yang cenderung melakukan tindakan anarkhis dengan jalan kekerasan lewat cara entah itu tawuran,perkelahian perkosaan sampai berujung kriminal. Inilah remaja yang suka seenaknya sendiri. Apakah kita harus mencontoh mereka juga?. Tidak, dalam hal ini sudah diupayakan lewat jalan observasi di sekolah-sekolah yang intinya juga sama. Dimanapun sekolah yang terfavorit ataupun yang biasa juga melakukan tindakan kekerasan. Generasi muda menjadi mlempem, atau seperti hewan undur-undur yang jalannya mundur yang artinya dia jika berhadapan dengan orang jujur tidak mau jujur sehingga mampu menutupi kebohongannya. Jaman ini semakin berubah sampai berubahnya tidak mampu untuk bisa mengontrol mengenai manusia yang tinggal dibumi ini. Sebenarnya bumi langit adalah titipan dari yang maha kuasa tanpa Tuhan menciptakan bumi langit dan isi-isinya kita tidak mungkin bisa hidup.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-10-02
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

google terjemahan bahasa indonesiaRaden Sadewa memiliki perwatakan jujur, setia, taat pada orang tua dan tahu membalas budi serta dapat menjaga rahasia. Dalam hal olah senjata, sadewa ahli dalam penggunaan pedang. Nama-nama lain dari Sadewa adalah Sudamala, dan Madraputra. Dalam penyamaran di Negri Wirata Sadewa menjadi pengurus taman kerajaan di Wirata bernama Tantripala. Jika Nakula tak dapat lupa akan segala hal maka, Sadewa juga memiliki ingatan yang kuat serta ahli dalam hal menganalisis sesuatu. Sadewa juga ahli dalam hal Metafisika dan dapat tahu hal yang akan terjadi. Ini diperoleh dari Ditya Sapulebu yang dikalahkannya dan menyatu dalam tubuhnya saat Pandawa membuka hutan Mertani. Selain itu, Sadewa mendapatkan wilayah Bumiretawu atau juga disebut Bawertalun. Sadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati putri Begawan Badawanganala dan berputra Bambang Widapaksa. Selain itu Ia juga menikah dengan Dewi Rasawulan, putri dari Prabu Rasadewa dari kerajaan Selamiral. Menurut kabar, yang sanggup memperistri Dewi Rasawulan akan unggul dalam Baratayuda Di saat yang sama Arjuna dan Dursasana juga datang melamar, namun yang memenakan sayembara pilih itu hanyalah Sadewa karena ia sanggup menjabarkan apa arti cinta sebenarnya. Sebelum pecah Baratayuda, ada dua raksasa penjelmaan Citraganda dan Citrasena yang bernama Kalantaka dan Kalanjaya yang datang ke Astina hendak membantu kerajaan Astina. Kedua raksasa tersebut sebenarnya hanyalah jin biasa, namun karena dikutuk oleh Batara Guru akibat mengintip Batara Guru dan Dewi Uma yang sedang mandi di telaga. Kehadiran kedua raksasa tersebut tenyata menimbulkan kegusaran dalam diri Dewi Kunti. Dewi Kunti lalu memohon pada Batari Durga agar kedua raksasa tersebut dimusnahkan. Batari Durga meminta Sadewa sebagai tumbalnya. Mendengar hal itu, Dewi Kunti tidak setuju dan kemudian kembali ke Amarta. Batari Durga kemudian menyuruk Kalika, seorang jin anak buahnya untuk menyusup kedalam tubuh Dewi Kunti. Dalam keadaan kerasukan, Dewi Kunti menyuruh sadewa sebagai tumbal dan diminta menghadap Batari Durga. Sadewa pun hanya menurut perintah ibu tirinya yang telah mengasuhnya dari kecil. Sesampainya di hutan, Batari Durga minta diruwat oleh Sadewa menjadi putri yang cantik. Sadewa tidak sanggup melakukannya dan lalu akan dimangsa oleh Batari Durga. Sang Hyang Narada yang mengetahui hal itu lalu melaporkannya pada Batara Guru. Batara Guru lalu merasuk kedalam tubuh Sadewa dan meruwat Batari Durga. Kemudian kedua raksasa jelmaan Citraganda dan Citrasena dimusnahkan. Cerita ini dikenal dengan lakon Sudamala. Setelah perang baratayuda selesai, Sadewa memilih menjadi patih Hastina dan juga pendamping Puntadewa. Akhir hidupnya diceritakan mati moksa dengan saudara-saudaranya. Dalam pewayangan gaya Yogyakarta, wayang Nakula dan Sadewa dibedakan oleh jamang lidi (semacam hiasan kepala) yang di tunjuk dalam gambar dibawah. Sadewa menggunakan jamang lidi sedang Nakula tidak. ke bahasa jawa

Raden Sadewa memiliki perwatakan jujur, setia, taat pada orang tua dan tahu membalas budi serta dapat menjaga rahasia. Dalam hal olah senjata, sadewa ahli dalam penggunaan pedang. Nama-nama lain dari Sadewa adalah Sudamala, dan Madraputra. Dalam penyamaran di Negri Wirata Sadewa menjadi pengurus taman kerajaan di Wirata bernama Tantripala. Jika Nakula tak dapat lupa akan segala hal maka, Sadewa juga memiliki ingatan yang kuat serta ahli dalam hal menganalisis sesuatu. Sadewa juga ahli dalam hal Metafisika dan dapat tahu hal yang akan terjadi. Ini diperoleh dari Ditya Sapulebu yang dikalahkannya dan menyatu dalam tubuhnya saat Pandawa membuka hutan Mertani. Selain itu, Sadewa mendapatkan wilayah Bumiretawu atau juga disebut Bawertalun. Sadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati putri Begawan Badawanganala dan berputra Bambang Widapaksa. Selain itu Ia juga menikah dengan Dewi Rasawulan, putri dari Prabu Rasadewa dari kerajaan Selamiral. Menurut kabar, yang sanggup memperistri Dewi Rasawulan akan unggul dalam Baratayuda Di saat yang sama Arjuna dan Dursasana juga datang melamar, namun yang memenakan sayembara pilih itu hanyalah Sadewa karena ia sanggup menjabarkan apa arti cinta sebenarnya. Sebelum pecah Baratayuda, ada dua raksasa penjelmaan Citraganda dan Citrasena yang bernama Kalantaka dan Kalanjaya yang datang ke Astina hendak membantu kerajaan Astina. Kedua raksasa tersebut sebenarnya hanyalah jin biasa, namun karena dikutuk oleh Batara Guru akibat mengintip Batara Guru dan Dewi Uma yang sedang mandi di telaga. Kehadiran kedua raksasa tersebut tenyata menimbulkan kegusaran dalam diri Dewi Kunti. Dewi Kunti lalu memohon pada Batari Durga agar kedua raksasa tersebut dimusnahkan. Batari Durga meminta Sadewa sebagai tumbalnya. Mendengar hal itu, Dewi Kunti tidak setuju dan kemudian kembali ke Amarta. Batari Durga kemudian menyuruk Kalika, seorang jin anak buahnya untuk menyusup kedalam tubuh Dewi Kunti. Dalam keadaan kerasukan, Dewi Kunti menyuruh sadewa sebagai tumbal dan diminta menghadap Batari Durga. Sadewa pun hanya menurut perintah ibu tirinya yang telah mengasuhnya dari kecil. Sesampainya di hutan, Batari Durga minta diruwat oleh Sadewa menjadi putri yang cantik. Sadewa tidak sanggup melakukannya dan lalu akan dimangsa oleh Batari Durga. Sang Hyang Narada yang mengetahui hal itu lalu melaporkannya pada Batara Guru. Batara Guru lalu merasuk kedalam tubuh Sadewa dan meruwat Batari Durga. Kemudian kedua raksasa jelmaan Citraganda dan Citrasena dimusnahkan. Cerita ini dikenal dengan lakon Sudamala. Setelah perang baratayuda selesai, Sadewa memilih menjadi patih Hastina dan juga pendamping Puntadewa. Akhir hidupnya diceritakan mati moksa dengan saudara-saudaranya. Dalam pewayangan gaya Yogyakarta, wayang Nakula dan Sadewa dibedakan oleh jamang lidi (semacam hiasan kepala) yang di tunjuk dalam gambar dibawah. Sadewa menggunakan jamang lidi sedang Nakula tidak.

Last Update: 2014-10-02
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Tari lenso sebenarnya tidak hanya ada di Maluku tetapi juga di Minahasa, Sulawesi Utara. Tari Lenso merupakan tari pergaulan muda mudi Maluku dan Minahasa. Sebagai tari pergaulan, tari ini tentunya ditarikan secara berramai-ramai oleh para wanita. Jumlah penarinya tidak terbatas namun biasanya berjumlah 6 sampai 10 orang. Sebagai tari pergaulan, Tari Lenso sangat identik dengan kaum muda-mudi selain juga dikenal sebagai tari rakyat Maluku. Tari Lenso merupakan tari untuk mencari jodoh karena menjadi media bagi muda mudi Maluku untuk mencari pasangan hidup. Oleh sebab itu, Tari Lenso dipentaskan di keramaian seperti acara penikahan, panen cengkeh, tahun baru, atau acara lain dimana biasanya banyak muda mudi yang masih lajang berkumpul. Tarian ini juga sering dipentaskan untuk menyambut tamu kehormatan. Menurut kabar tari lenso digemari oleh Bung Karno. Dahulu beliau sering menari tari lenso bersama-sama muda-mudi Maluku dan sering meminta tarian ini dipentaskan ketika menyambut tamu negara. Bahkan sang presiden sering mengajak tamunya untuk menari bersama-sama sebagai tanda suka cita dan penghormatan tentunya. Tari Lenso berasal dari kata lenso yang berarti saputangan, sesuai dengan namanya, tarian ini menggunakan saputangan sebagai media utama dalam tarian. Istilah lenso hanya terdapat di daerah Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah dan beberapa daerah di kawasan Indonesia Timur. Kostum yang dikenakan dalam tarian ini sangat beragam baik model dan warnanya. Umumnya mengenakan rok panjang lebar di bagian bawahnya dan atasan tangan panjang nampak seperti kebaya. Para penari nampak manis menggenakan kostum tarian ini belum lagi tatanan rambut yang disanggul dan disisipi bunga mawar berwarna putih dan merah menjadikan para penarinya begitu anggun. Gerakan Tari Lenso tidak terlalu rumit bahkan terlihat sederhana namun keserhanaan itulah yang menjadikan tarian ini istimewa karena mudah ditarikan oleh siapa saja. Musik pengiringnya antara lain tambur minahasa, suling, kolintang (alat musik yang terbuat dari barisan gong kecil yang bersuara tong (nada rendah), ting (nada tinggi) dan tang (nada biasa), tetengkoren, dan momongan. Nada dalam musik pengiring ini ritmenya naik dan turun memberikan harmonisasi antara gerak dan musik. Berbeda dengan tari maengket yang juga merupakan tari pergaulan dari Minahasa, Tari Lenso hanya ditarikan kaum wanita saja dan tidak berpasang-pasangan. Para penari membawa saputangan di kedua tanganya. Sapu tangan yang digunakan tidak dibatasi satu warna saja, namun warna yang sering dipakai adalah warna putih dan merah. Penggunaan kedua warna ini mungkin melambangkan cinta dan kasih sayang. Ketika para penari mulai menari dan menggerakkan sapu tangan menggikuti garakan tangan dan gerak badan dalam posisi berdiri melenggang ke kanan-depan atau kiri-belakang dan posisi sedikit bertelut sambil menggerakkan badan dan tangan ke kiri dan kanan secara bergantian. Kemudian, satu persatu pemuda yang menunggu akan bergantian naik ke atas panggung dan ikut menari bersama para penari begitu seterusnya. Ketika salah satu penari memberikan sapu tangan kepada salah satu pemuda maka menandakan cinta pria itu diterima dan sebaliknya jika salah seorang dari penari tidak memberikan sapu tangan kepada salah satu pemuda berarti cintanya ditolak. Pementasan tarian ini sangat menarik dimana para muda mudi dapat mencari jodoh atau mengungkapkan isi hati mereka dengan nyanyian dan tarian. Keindahan tarian ini sudah tersohor sampai ke luar negeri. Pada 2012 lalu, beberapa muda-mudi Indonesia menampilkan tarian dalam acara Stage MDF di Tokyo Jepang. Jika Anda berkunjung ke Maluku maka tidak sulit untuk menikmati tarian ini karena hampir di setiap sanggar tari di Maluku mementaskan memiliki tarian ini. Apabila Anda sedang beruntung menemukan pesta pernikahan maka tentunya dapat menyaksikan tarian ini. Saat ini hampir di setiap sekolah dan sanggar tari menjadikan tari lenso karena menjadi salah satu pilihan tarian yang diajarkan. Hal ini sangat penting mengingat seni tari rakyat di Indonesia sudah mulai ditinggalkan oleh muda-mudi yang lebih tertarik dengan tari modern.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-10-01
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

ARTIKEL MENARA MASJID KUDUS *Menara Masjid Kudus Tidak dapat diketahui dengan pasti kapan menara menjadi bagian dari bangunan masjid. Karena, pada awal kemunculan masjid kuno tidak ditemukan adanya bangunan menara. Kebutuhan akan menara muncul saat Islam berekspansi ke daerah lain di luar jazirah Arab. Keadaan geografis yang bervariatif, bergunung. Atau berbukit memerlukan siasat agar suara adzan dapat terdengar sampai wilayah yang lebih jauh. Ahli-ahli seni bangunan Islam mengenal bentuk menara setelah Islam masuk Asia Barat, dimana kebudayaan Yunani sudah berkembang di sana termasuk di dalamnya seni bangunan mercusuar. Menara masjid yang pertama diketahui adalah Masjid Sidi Ukba di Khairawan, Tunisia yang dibangun tahun 703 Masehi. Menara itu memiliki corak bangunan yang mirip dengan mercusuar di Alexandria, Yunani. Hal ini karena sejumlah orang Alexandria hijrah ke Tunisia dan terlibat dalam pembangunan bberapa menara masjid. Pada perkebangannya Mesir, Spanyol, Maroko, Persia, Turki, dan India memiliki arsitektur menara masjid yang khas. Gaya-gaya tersebut banyak mempengaruhi daerah-daerah di sekitarnya dan berpadu dengan tradisi arsitektur setempat, sehingga muncul menara masjid yang bergaya lokal. Bentuknya pun semakin beragam seiring dengan perkembangan teknologi, kondisi sosio kultural, dan kemampuan pembuatannya. Di Pulau Jawa sebagai wilayah yang juga merupakan wilayah persebaran agama Islam, didapati pula adanya menara masjid. Hanya saja keberadaannya tidak dominan untuk menyertai masing-masing masjid yang dibangun di masa lampau. Selain untuk menyuarakan adzan, menara masjid Jawa digunakan untuk berdzikir di malam hari. Hal ini sesuai dengan perspektif orang Jawa, di mana tempat tinggi dianggap semakin sakral karena semakin dekat dengan Sang Pencipta. Menara masjid, juga merupakan penanda bahwa di daerah tersebut terdapat komunitas muslim. Dari sudut estetika, menara juga merupakan penyempurna keindahan masjid. Jika dibandingkankan dengan gaya arsitektur Islam di luar negeri yang cenderung agung dan megah, hal serupa jarang dijumpai di Indonesia. Bangunan Islam awal di Indonesia selain bentuk dan hiasannya berbeda, cara pembuatannya lebih sederhana dan ukurannya pun lebih kecil. Selain karena mutu materialnya yang lebih rendah, juga karena masih kentalnya tradisi Islam lama yang melekat dalam masyarakat tentang larangan menghias atau membangun suatu bangunan secara berlebih. Awal kemunculan masjid di Jawa biasanya tidak disertai dengan pembangunan menara. Hanya Masjid Kudus lah yang sudah memiliki menara yang bercorak Hindu. Baru kemudian diikuti oleh masjid-masjid lainnya. Ada juga beberapa menara yang dipengaruhi arsitektur Bangsa Eropa yang pernah singgah di Pulau Jawa. Menara Masjid Kudus Masjid Kudus terletak di Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Propinsi Jawa Tengah. Masjid ini diperkirakan didirikan tahun 1537 Masehi oleh Ja’far Shodiq yang lebih dikenal dengan sebutan Sunan Kudus. Perkiraan ini berdasarkan inskripsi yang terdapat di atas mihrab. Selain itu disebutkan pula bahwa nama masjid ini adalah Masjid Al-Aqsa. Untuk memasuki area masjid, harus melewati dua gapura utama yang berbentuk bentar. Masjid ini dilengkapi pula dengan menara, serambi, ruang utama, pawestren, dan makam. Salah satu keistimewaan dari Masjid Kudus adalah Menara Kudus. Menara Kudus ini sangat terkenal bahkan orang lebih mengenal menara Kudus daripada Masjid Kudus. Menara Masjid Kudus merupakan menara yang terpisah dari bangunan induk masjid. Terletak di sisi tenggara masjid masjid. Bentuk menara ini mengingatkan akan bentuk candi corak Jawa Timur. Gapura bentar yang terdapat di halaman depan, serambi, dan dalam masjid mengingatkan kepada corak bangunan klasik di Jawa Timur. Menara Masjid Kudus merupakan bangunan kuno hasil dari akulturasi antara kebudayaan Hindu-Jawa dengan Islam. Unsur Hindu tampak dari bentuknya yang ramping dan tinggi, penggunaan batu bata sebagai bahan bangunan, serta terdapatnya gapura bentar di halaman masjid. Hal ini mengingatkan kepada bentuk arsitektur candi Hindu tipe Jawa Timur. Selain itu terdapat ornamen tumpal pada susunan tangga menara yang mirip dengan yang ada pada Candi Jago. Menara Masjid Kudus memiliki pondasi masif dengan struktur dasar berbentuk persegi. Pondasi ini berbentuk tangga, sebelah baratnya terdapat anak tangga menuju tubuh menara. Di akhir anak tangga ini terdapat pintu masuk ruangan yang terbuat dari kayu jati. Pintu ini memiliki dua daun pintu. Pada kanan dan kiri pintu terdapat candi sudut. Di dalam tubuh menara terdapat konstruksi tangga yang terbuat dari kayu jati. Tangga tersebut berada di tengah-tengah ruangan menuju ke puncak menara. Tubuh menara berbentuk persegi, pada seluruh sisinya terdapat relung-relung kosong yang pada bangunan Hindu biasanya berisi relief, patung, dan sebagainya. Pada Tubuh menara terdapat hiasan seperti pola geometris, mangkuk porselin, dekorasi bergambar, dekorasi berbentuk silang yang penempatannya berselang-seling. Terdapat pula tempelan piring yang berlukiskan gambar masjid, manusia, pohon kurma, unta, dan bunga. Tubuh bagian atas menara berupa susunan pelipit yang semakin ke atas semakin panjang dan lebar. Bagian teratas menara berupa ruangan mirip pendopo berlantaikan papan. Ruangan ini ditopang oleh empat buah tiang kayu. Di antara dua tiang sebelah timur sekarang dipasang hiasan arloji yang cukup besar. Pada salah satu tiang terdapat sengkalan yang ditulis dengan huruf dan bahasa Jawa yang berbunyi Gapura Rusak Ewahing Jagad yang berarti 1609 S (1685 Masehi). Atap menara berbentuk tajug bersusun dua dengan atap sirap dan di bagian puncaknya terdapat tulisan Arab Allah, sedangkan di bagian bawah atap menara tergantung sebuah bedug dan kentongan. Menara Masjid Kudus merupakan salah satu bangunan Islam awal yang sadar konteks. Menara masjid ini menandakan keberadaan komunitas umat Hindu dan Islam di wilayah sekitarnya. Mayoritas masyarakat sekitar pada waktu itu memeluk agama Hindu. Dengan membangun menara masjid yang berbentuk seperti candi Hindu, penyiaran agama Islam akan berlangsung dengan damai dan mampu menarik banyak orang untuk masuk ke agama Islam. Menara Masjid Kudus berkembang menjadi pusat dakwah dan penyiaran agama Islam di Kudus dan sekitarnya dari dulu hingga sekarang. Setiap hari terutama di bulan Ramadhan, tempat ini dikunjungi banyak orang, baik untuk beribadah, berziarah ke makam Sunan Kudus, maupun melihat keunikan arsitektur Menara Masjid Kudus. Menara ini merupakan landmark kebanggaan Kota Kudus. Agaknya arsitektur semacam ini susah untuk ditemui lagi di zaman sekarang. Bangunan Islam seperti masjid dan menara masjid sekarang cenderung mengadopsi arsitektur luar negeri yang serba agung dan megah. Kebanyakan meniru gaya Turki, dengan menara lebih dari satu dan menjulang tinggi ke langit atau memilih gaya Timur Tengah dengan kubah yang berukuran gigantik. Perkembangan teknologi memang semakin memudahkan manusia untuk mencapai apapun keinginannya, termasuk dalam seni bangun. Tentunya akan lebih baik jika teknologi dan daya cipta manusia dimanfaatkan untuk mengembangkan dan menginovasi kearifan budaya lokal Indonesia sehingga tidak lekas lapuk dimakan zaman. google terjemahan bahasa indonesia ke bahasa jawa

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-10-01
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

google terjemahaTERIMAKASIH UNTUK KEPERCAYAANMU Kehidupan yang nestapa, kehidupan yang kelam, kehidupan yang gelap. Kehidupan ku yang hambar tanpa warna dan rasa. Kehidupan ku yang hitam putih.. tak berhias apa pun disisi nya. Sudut kepedihan adalah hal yang sering kutemui di hidup ku. tak ada ruang bagiku untuk menemukan kebahagiaan di balik jeruji kesedihan. Kemana? Kemana kebahagiaan ! kenapa semua nya menghilang!? Apa yang terjadi padaku? Kenapa semuanya terasa hancur dan kacau? Seperti becahan beling yang tajam menusuk. Kemana kehidupan ku yang dulu? Yang pernah ada canda tawa di sudutnya? Yang selalu bewarna di setiap celah nya.. kemana? Oh kemana?! Aku hanya bisa menyesali semuanya. Menyesali setiap kesalahan yang pernah kuperbuat di masa lalu ku. tapi itu sudah tak ada guna nya, karena kini. Aku sudah tak dianggap lagi di muka bumi ini. lantas, untuk apa aku hidup ? Aku hanya bisa menghela nafas dalam-dalam, sambil memandang pantulan tubuh ku dari sebuah cermin besar di dekat ku. aku melihat, tubuh ku yang begitu dekil dan sangat menyedihkan. Baju compang-camping. Badan kurus kering dengan beberapa luka sayatan di lengan. Oh tidak, tidak.. itu sepertinya bukan ku! itu sepertinya seorang pengecut di masa lalu yang kini tengah menyesali semuanya. “Kenapa mas?” tanya salah seorang gadis dari balik pintu dibelakang ku. Aku menoleh ke arahnya, dengan senyuman sinis. Maklum saja, sudah hampir satu tahun setengah aku tak pernah tersenyum manis.. paling-paling senyum sinis. “Enggak ada apa-apa kok, kenapa emang?” “Ooh gitu, ya enggak aja sih. Kirain saya mas mau beli cermin besar itu” tunjuknya ke arah cermin yang berada di depan ku. aku hanya menggeleng dan menudukkan kepalaku. “Apakah penampilan ku ini seperti yang hendak membeli cermin?” tanyaku pada gadis itu dengan tatapan kosong. Ia mengangkat bahunya, menghela nafas dalam-dalam kemudian menjawab, “Enggak juga sih mas.. kan mungkin aja gitu” Aku terdiam, kemudian meninggalkan gadis tersebut. Aku menyusuri jalanan setapak tanpa alas kaki. Kurasakan kedua telapak kakiku yang terasa pecah-pecah dan sangat kotor oleh debu dan lumpur. Ingin sekali aku mandi lalu mengenakan baju baru dan bersih sambil menata kembali kehidupan ku yang dulu. Tapi itu rasanya mustahil. Aku merasa sangat kasihan pada diriku sendiri. Merasa seperti sampah yang tak diperlukan oleh masyarakat. Walau pun sebenarnya aku bukan sampah, aku hanya seorang pria yang terjebak dalam kelam nya dunia narkotika. Mencari jalan untuk kembali pada-Nya, tapi kurasa aku sudah terlalu jauh dalam kesesatan yang nyata. Kemana lagi aku akan mencari tempat untuk berteduh? Mengeluh? Apakah aku harus kembali ke rumah ku? oh tidak,tidak! Itu sama saja aku menyerahkan diriku untuk merasakan siksaan dari kepedihan keluarga ku. Masih terbayang dalam pikiran ku ketika aku ketahuan oleh keluargaku menggunakan narkoba. Ekspresi ayah ku membeku seperti es dengan raut mata yang menunjukkan rasa kekecewaan yang sangat. Lalu ibuku, yang menangis tersedu-sedu karena tak dapat menggampai ku.. sedangkan kakak ku, kak Tasya ia hanya bisa diam dalam kekecewaan terdalam. Bukan kah itu sudah cukup ? aku tak ingin membuat mereka kembali menjadi seperti dulu dengan adanya kedatangan ku. aku takut, aku tak punya rumah untuk kembali. Aku sekarang hanya bisa tinggal dijalanan dengan sisa usia ku. aku merasa tak bisa banyak berbuat. Pikiran ku melayang, pusing rasanya. Aku tak punya uang lagi untuk membeli lintingan ganja di Bos Belo. Si penggedar paling terkenal di kota ku. Aku diam, masih membayangkan pilunya masa lalu ku, masih terpuruk dalam masa lalu ku yang kelam..begitu kelam. Rasanya aku ingin memutar kembali waktu dan ingin kuperbaiki semuanya! Langkah kakiku terhenti di depan masjid yang berwarna putih dan perak. Masjid itu begitu besar nan luas. Mataku jauh memandang ke arahnya. Rasanya, aku ingin sekali menginjakkan kedua kakiku kedalam bangunan suci itu, kemudian solat dan memohon ampunan kepada ALLAH SWT. Tapi rasanya, aku tak bisa.. banyak bacaan solat dan surat-surat pendek yang sudah kulupan. Jangankan bacaan solat dan surat pendek, cara berwudhu saja aku sudah lupa. Aku makin merasa down dengan keadaan ku yang sekarang. Ingin tobat saja sudah lupa caranya. Bagaimana ini? apa yang akan kulakukan selanjutnya? Kembali meneruskan perjalanan ku yang tiada akhir dan ujung? Dan menunggu ajal menjemputku? Klasik! “Permisi mas, ada yang bisa saya bantu?” tanya salah seorang pria dari belakang, membuyarkan lamunan ku. Aku terdiam sejenak, aku memandang pria berbadan besar itu. Ia mengenakan pakaian kokoh serba putih, rambutnya yang hitam pekat ia tutupi dengan kopiah putih polosnya. “Tidak ada apa-apa mas, saya Cuma jalan-jalan. cari kehidupan saya yang telah menghilang..” entah kenapa setelah aku berkata seperti itu, pria itu mengkerutkan dahinya. Kedua mata nya memandang ku dengan tatapan heran, ia sepertinya melihatku seperti yang tak asing. “Lho.. Akbar! Kamu Akbar kah?” pria itu berkata dengan penuh semangat. Aku kemudian berpikir, berusaha mengingat siapakah gerangan pria itu.. hmm..siapa ya dia? Dan.. otakku menemukan jawabannya! Ternyata itu adalah Karno. Sahabat ku ketika aku masih SMA, “Iyah ini Akbar, kamu Karno ya?” jawab ku dengan perasaan lega. Ya lega.. setidaknya ada seseorang yang masih mengenali ku walau pun aku sudah berubah pesat. “Iyah Bar, ini aku Karno. Duh gimana kabar mu? Jarang kelihatan ya sekarang?” “Aku lagi nggak baik-baik No, ya biasalah .. kamu tahukan aku. Aku habis diculik sama dunia kelam ku!” “Oh begitu kah? Okeh.. kita ngobrol nya di warung sana aja yuk? Sambil ngopi-ngopi” ajak nya, ia menggegam tangan kanan ku. lalu kami berdua menuju sebuah warung yang berukuran lumayan besar di daerah luar masjid. Setelah Karno memesan pesanan kami berdua, ia lalu mengajakku untuk bercerita tentang kehidupan ku selama satu tahun lebih kemarin. “Aku nggak yakin mau cerita ini sama kamu, No..” aku berkata demikian, nyali ku rasanya ciut. Kamu, kamu memang punya seribu tebakan buatku. Tingkah laku mu yang misterius, tak pernah tertebak oleh ku apa isi hatimu ketika kamu berada disampingku. Tapi entah mengapa kamu tetap ingin menjadi seseorang yang spesial di hidupku, aku sendiri tidak punya kelebihan apa-apa. Selain diriku yang hanya seorang gadis energic dan sangat ceria, dan selalu hadir di kehidupan mu tak henti. Namun aku .. sangat senang telah mengenalmu, dan aku sangat bersyukur pada Tuhan karena.. di waktu-waktu terakhirmu, aku bisa membuatmu tersenyum walau dengan tangisan air mata yang menyeruak meleleh di kedua pipimu. Yeah.. setidaknya, pada saat itu, kamu memberiku kepercayaan untuk memiliki mu.. walau itu hanya sebentar.. +++ “Ayda, tumben belum pulang?” tanya Rangga ketika aku masih duduk di depan kelas seorang diri, walau hari telah petang. Aku menggelengkan kepala lalu tersenyum simpul padanya, ya.. aku tak dapat mengatakan apa pun, karena tubuhku terasa kaku dan jantungku berdebar kencang ketika ia menyapa ku, mendekatiku atau berhadapan. Rangga membalas senyuman ku dengan manis, kemudian ia duduk di sampingku sambil melempar tas nya yang bewarna abu-abu pekat itu ke sampingku. Ia kemudian duduk dengan santai di lantai depan kelas ku sambil melihat ke arahku, dengan tatapan misterius. Aku menundukkan kepala, seperti biasanya. Entah aku tak dapat melakukan apa pun ketika ia melihat ku dengan tatapan misterius seperti itu, aku takut salah membalas tatapannya dan malah menimbulkan gelak tawa. Rangga, cowok kelas 9A, kelas unggulan. Ia terkenal misterius dan lucu. Punyabody gede dan tinggi, tekstur tubuhnya cocok buat jadi pemain basket andalan. Matanya yang bewarna coklat muda jernih, kulit putih agak kecoklatan dan wajahnya yang manis dan nggak pasaran. Aku bingung, kenapa cowok seperti Rangga mau mengajak ku ngobrol, padahal Rangga itu termaksud cowok nomer 1 terpopuler di sekolah, karena keahliannya di bidang basket. Dan selalu mendapat juara satu terus menerus setiap diikut sertakan pertandingan. Sedangkan aku? Seorang Ayda Ashida kelas 9K , kelas ku yang lebih sering disebutkelas buangan. Fisikku juga biasa saja, seperti anak perempuan lainnya. Rambut panjang diikat satu, kulit sawo matang, wajah sederhana tanpa bintik jerawat, bodysedang, tinggi dan nggak menunjukkan sexy. Pokoknya sangat sederhana, dengan prestasi sederhana dan hanya menonjol di bidang melukis saja. Aku malah justru heran dengan Rangga yang mendekatiku, padahal ada banyak seribu wanita yang mengejarnya setiap hari demi mendapatkan hati Rangga, si cowok cool itu. Namun tetap saja, Rangga tak pernah membuka hatinya pada wanita mana pun. Dan.. justru, Rangga malah saat ini selalu ingin mendekatiku, menyapa ku dan seperti yang ingin mendapatkan hatiku. Namun, aku sih sadar diri saja! Aku nggak mau terlalu dekat dengannya, takut malah menimbulkan konflik dengan para fans Rangga di sekolah ini. “Ayda, pulang bareng yuk?” “Eeh? Pu..pulang bareng? Enggak deh Rang! Lain waktu aja ya? Aku ga biasa pulang sama cowok, hehehe” sialan! Harusnya aku tidak menolak ajakkan Rangga.. namun aku harus sadar diri! “Hmm.. yang bener Da? Oke deh! Sekarang kamu lagi nunggu siapa? Jemputan?” “Sekarang sih iyah, tunggu jemputan. Kalau kamu?” “Aku sih nunggu kamu sampai pulang aja” “Weh!! Lebay deh! Hehehe” “Biarin!” Jantungku berdetak kencang dari biasanya, yeah! Barusan adalah momen dimana untuk pertama kalinya Rangga mengajakku pulang bareng! Weh.. enak banget ya? Mimpi apa aku semalam? Hahaha… tapi, mau tak mau aku harus menolak ajakannya. Bukannya sok jual mahal atau karena dijemput, hanya saja sadar diri aja deh! Sebelum konflik membanjiri diriku terlebih dahulu. Aku kemudian menunggu beberapa menit lagi dan tak lama setelah itu, ada pesan masuk dari kakakku yang berisikan kalau ia sudah berada di depan gerbang sekolah. So jemputan yang sedari tadi kutunggu akhirnya datang juga. Aku segera beranjak dari depan kelasku seraya melambaikan tangan pada Rangga dengan ekpresi wajah salah tingkah. Ternyata Rangga membalas lambaian tangan ku! Plus… ia juga tersenyum manis kepadaku! Oh ya Tuhan.. indahnya!! bersambung Hari ini, hari kamis. Hari dimana aku harus masuk sekolah lebih awal dari biasanya. Yeah.. pukul enam pagi harus sudah di kelas. karena setiap kamis kami dijadwalkan pulang lebih awal, yaitu pukul sembilan pagi. Jadi masuknya pun harus lebih awal. Namun aku kecolongan pagi ini, aku lupa kalau hari ini hari kamis dan aku juga lupa memasang jam waker untuk membangunkan ku pukul lima. Dan alhasil.. pukul 5.30 aku baru saja bangun! Sialan.. belum mandi dan belum pula sarapan ditambah waktu yang dihabiskan untuk perjalanan di sekolah. 6.00 tepat dimana aku baru usai makan. Aku menepuk jidatku ketika melihat jam dinding pink yang terletak di ruang tamu itu menunjukkan pukul enam pagi pas. Aku segera mengenakan sepatu kats hitam putihku yang diselingi dengan garukkan kepala yang agak gatal. Seusai mengenakan sepatu, aku pamit kepada orang-orang rumah. Kemudian setelah itu, aku dan kakakku mulai menerobos gerbang rumah dengan cepat, melesat bagai rudal dengan kecepatan tinggi. Seperti yang bisa kita tebak, pukul 06.19 aku baru sampai depan gerbang sekolah dan.. gerbang sekolah sudah ditutup ternyata! Huh telat lagi, hampir 2 pekan terakhir ini aku telat. Yaahh.. terpaksa menunggu jam pelajaran pertama usai, karena itu peraturan sekolah ku. Aku duduk terpangku di depan gerbang sekolah dengan perasaan kacau, kesal dan kecewa pada diri sendiri. Mengingat kebodohan yang telah kulakukan 2 pekan terakhir ini. Mana Cuma aku sendiri yang ada di depan gerbang ini! yeah.. percis kucing kehilangan sang jantan dan sedang menunggu sang jantannya pulang. Aku menundukkan kepalaku, kepalaku tenggelam di lekukan tangan yang kulipat erat, dengan membawa sedikit angan agar gerbang ini terbuka, lalu aku dibiarkan masuk agar bisa mengikuti pelajaran kembali. Ahh.. cuman keinginan yang tak tersampai, sampai sejauh kuberimajinasi, takkan ada yang berubah. Kecuali menunggu jam pelajaran pertama usai. Tiba-tiba ditengah aganku yang terbang jauh, kudengar di sampingku ada langkah kaki yang mendekat disertai nafas yang memburu, yeah.. sangat memburu. Ia sepertinya bernasib sama denganku, kesiangan. “Ayda, kesiangan juga?” Suara itu adalah suara yang sangat kukenal baik, membuatku tersentak dan segera melirik ke sampingku. Ohh ya Tuhan! Betapa terkejutnya aku! Ternyata itu adalah Rangga! Ia ternyata kesiangan juga! “Hehe iyah Rang, aku kebobolan. Lupa pasang alarm plus lupa kalau sekarang hari kamis” “Oh gitu ya? Senasib dong! Aku juga sama tragedinya sama kamu. Btw bosen nih, mau ngapain ya?” “Ga tau Rang, aku bingung. Huh.. bt pula!” “Yaudah, kita main yuk? Ke taman kota? Kan disana seger tuh.. lagi pula nunggu jam pelajaran pertama usai kan lama, gimana?” Aku mengaanguk pelan dengan rasa senang bercampur gugup mendengar nya. Yeah.. untuk pertama kalinya, aku menerima ajakan Rangga. Bukan karena aku sedang ingin berdua dengannya, tapi ya bisa juga kan melepas rasa jenuh akibat dihukum. Akhirnya, dengan berjalan kaki saja. Kami akhirnya sampai di taman kota yang jaraknya untung tidak terlalu jauh, sekitar beberapa meter saja. Disana, ada sebuah teman duduk taman yang luas dan besar, ber catkan putih dan abu-abu. Di sana, ada kami berdua tengah duduk bersama sambil bercanda ria, tertawa girang melepas beban yang terasa. “Jadi waktu dulu, kamu takut banget sama kulkas ya Rangga? Hahaha” “Iyah .. soalnya dingin dan bisa nyetrum, hahaha” Itulah percakapan canda tawa kami saat ini, hari ini. Rangga mengungkapkan fakta rahasia dan uniknya padaku seorang. Mulai dari phobianya pada benda-benda tertentu ketika masih kecil seperti saat berusia 5 tahun, Rangga paling takut dengan kulkas. Ia mengalami trauma saat ia mendengar berita pembantu tetangganya meninggal gara-gara tertimpah kulkas, lalu selain itu ia juga berpikiran kalau kulkas itu dingin dan bisa nyetrum. Dan yang paling lucu nya lagi, dulu Rangga anti yang namanya olahraga. Ia paling suka ngemil dan tidur-tiduran alias malas-malassan dirumah. Alhasil ketika ia beranjak SD, tubuh Rangga terbilang gemuk dan ia mudah terserang penyakit gara-gara malas untuk berolahraga. Sehingga ketika ia kelas 7, ia terpaksa diikut sertakan olahraga basket di eskul sekolah. Alhasil selama beberapa tahun, hmm.. yang tepatnya dua tahun lamanya ia melakoni kegiatan olahraga basket itu, tubuhnya makin lama makin kurus dan terbentuk, lalu ia juga mendapat banyak prestasi di bidang olahraga basket tersebut. Aku hanya cekikikan mendengar semua perkataan Rangga, fakta lucunya. Ahh pokoknya rame sekali mengobrol dengan Rangga. Bahkan aku, aku tak menyangka dapat berbincang-bincang lama dan mengetahui lebih dalam sosok Rangga. Padahal aku ini lebih sering menjauhi nya karena aku merasa tak cocok dan aku bukan level untuk dia. “Kenapa sih kamu ngedekatin aku? Padahal Aku nggak punya kelebihan yang cetarkayak kamu Rang.. aku juga nggak sexy. Aku terkesan kuper dan kamseupay” “Aah! Ngomong apa sih kamu, Ayda? Aku tuh ngedekatin kamu. Karena kamu berbeda. Aku nggak liat dari fisik mu, aku melihat dari cara mu bertingkah laku. Kamu alim dan lugu, baik pula. nggak kayak kebanyakan cewek jaman sekarang, kamu berbeda Da” Ucapan Rangga membuatku tersentak, aku tersenyum kepadanya. Untuk pertama kali nya pun aku merasakan kedekatan ku dengan Rangga. Padahal selama ini aku selalu menghindarinya, tapi mengapa? Sekarang aku merasakan kalau aku ingin selalu dekat dengannya? n bahasa indonesia ke bahasa jawa

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-10-01
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Solo putri adalah salah satu nama tata rias adat pengantin di jawa , solo putri merupakan corak khas pengantin dari surakarta atau disebut juga solo .... dilihat dari cara berpakaiannya solo putri memiliki ciri sebagai berikut : Kain batik yang digunakan oleh pengantin haruslah bertipe , sido mukti : yang artinya jaya, sidomulyo: yang artinya mulya, atau sido asih : yang berarti kasih sayang , motif kain batik pada gambar adalah sido mukti . kain batik haruslah diwiron , jumlah wiron pada kain batik ini biasanya berumlah ganjil antara 9,10 atau 11, lebarnya 2 jari Kebaya panjang : kebaya panjang dibuat dari bludru atau disebut juga blenggen warnanya bisa hitam, hijau,briu , ungu,coklat, dihiasi oleh sulaman bordir warna emas, disertai dengan bef atau kutu baru , disertai dengan sematan bros tiga sususn pada kutu baru lihat gambar diatas Selop : selop terbuat dari bahan yang sama dengan kebaya pengantin Setagen: stagen adalah ikata pinggang dari kain yang panjang berwarna umumnya hitam digunakan untuk mengikat pinggang dan perut dengan kuat dan rapi supaya terlihat singset Strepless/ long torso berwarna hitam , pilih yang resleting belakang , digunakan untuk membentuk tubuh pengantin wanita Angkin: kain yanng digunakan untuk menutupi stagen dan long torso, warnanya merah, hijau atau hitam, lihat gambar diatas nahhh... penjelasan diatas itu untuk busana pengantin wanita , mari kita mengulik busana pengantin pria ini adalah gaya busana pengantin pria untuk corak khas solo, khusus baju ini disebut dengan busana pangeran ( beskap kembar) , dilihat dari cara berpakaiannya memiliki cir sebagai berikut : SELOP terbuat dari kain beludru warna hitam, dihiasi bordir Kain batik yang dikenakan adalah kain batik sidomukti, sido mulyo, atau sido asih , tergantung dari kain batik yang dipakai mempelai wanita Sabuk : sabuk dan boro terbuat dari bahan cinde Epek dan timang : epek berwarna hitam sedangkan timang berwarna keemasan dengan permata Kemeja : kemeja dengan kerah dan mansyet Kalung disebut juga kalung ulur atau kalung karset Baju : menggunakab baju beskap kembar atau sama dengan motif baju yang dipakai oleh penganin putri Destar : destar disebut juga blangkon warna sesuai dengan motif kain batik yang digunakan oleh penganti wanita dilengkapi dengan bros dibagian tengah disebut dengan jepitan Keris : keris yang digunakan berbentuk ladrang pada ukiran keris dimasukkan bunga yang disebut dengan kolong keris Sumping dibuat dari bunga melati sengah mekar diletakkan pada bagian telinga kanan dan kiri

interpretasi cerpen adalah pemaknaan atau penafsiran makna yang terkandung dalam cerpen sebagai pesan dari pengarang

Last Update: 2014-09-30
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Makna Bersih Desa Dengan mengamati berbagai kegiatan yang ada pada acara adat Bersih Desa/Majemukan tersebut kiranya dapat kita ambil maknanya: • Adanya rasa takwa dan hormat terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Ini dapat dilihat adanya kegiatan doa bersama dalam kenduri yang dilakukan di halaman masjid atau lapangan secara bersama dan juga adanya sesaji yang dimanifestasikan Dewi Sri sebagai dewa penolong terhadap keberhasilan para petani. • Adanya perilaku rasa penghormatan terhadap orang yang lebih tua atau yang lebih dulu ada. Ini memberikan suatu tauladan bahwa yang muda sudah sewajarnya memberi hormat kepada yang lebih tua. Bagaimanapun orang yang lebih tua itu sebagai panutan. • Adanya rasa kebersamaan persatuan, gotong-royong berarti menghilangkan individualisme dan egoistis. Ini dapat kita lihat dalam kerja sama dalam melaksanakan keberhasilan kenduri bersama. • Adanya sikap perilaku kemanusiaan ini bisa kita lihat dengan cara membagi sedekah/makanan kepada fakir miskin/peminta-minta waktu kenduri bersama. • Mengajarkan tentang kesehatan, kebersihan dan keindahan yang bisa kita lihat adanya pelaksanaan kebersihan kuburan, jalan-jalan sepi dan lain-lain, sehingga akan membuat keindahan di samping kesehatan. • Mengajarkan tentang kehidupan yang teratur, penghematan dan pemanfaatan. Penyimpangan hasil panen padi ke dalam lumbung dengan maksud agar para petani tidak mengalami kekurangan, sehingga akan tercapai pengaturan ekonomi yang baik. Dengan adat Bersih Desa/Mejemukan yang merupakan warisan adat istiadat sebagian bangsa Indonesia ini seyogyanya dipertahankan dan dilestarikan agar jangan musnah. Hal ini perlu diketahui oleh generasi muda sebagai generasi penerus bangsa yang perlu menjiwai nilai-nilai luhur bangsa yang berdasar Pancasila. Jika kita lihat kenyataan dalam perkembangan zaman teknologi yang berpangkal pada kehidupan modern, maka adat istiadat bangsa Indonesia ini akan menghadapi tantangan berupa pergeseran nilai. Tidak mustahil pergeseran nilai dapat mendangkalkan adat istiadat leluhur, terlebih pada generasi muda yang masih belum kuat dan belum mampu mengantisipasi kedatangan budaya asing yang serba modern yang mendasarkan pada kemampuan teknologi dan melupakan sumber nilai-nilai luhur yang mengakar pada adat istiadat kebudayaan bangsa kita. Kalau pergeseran nilai dibiarkan berlarut-larut, maka tidak mustahil adat Bersih Desa atau Mejemukan akan dilupakan dan bahkan tidak dikenal oleh generasi muda dan akhirnya akan hilang sama sekali. Kalau hal itu terjadi sangat disayangkan

google translation Javanese Indonesian

Last Update: 2014-09-25
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Dalam pewayangan Jawa, Kamsa dieja dengan sebutan Kangsa, dan merupakan anak Basudewa raja Kerajaan Mandura. Adapun Ugrasena versi Jawa bukanlah mertua Basudewa, melainkan adik bungsunya. Dikisahkan, Basudewa memiliki empat orang istri, yaitu Mahira, Rohini, Dewaki, dan Badraini. Suatu hari ketika Basudewa berburu di hutan, muncul seorang raja raksasa dari Kerajaan Guargra, bernama Gorawangsa yang menyamar sebagai dirinya dan bersetubuh dengan Mahira. Hal ini diketahui oleh Rukma adik Basudewa. Gorawangsa pun dibunuhnya. Basudewa yang mendengar laporan Rukma segera membuang Mahira ke hutan. Di sana ia melahirkan Kangsa dengan bantuan seorang pendeta raksasa bernama Anggawangsa. Mahira sendiri kemudian meninggal dunia. Bayi Kangsa diubah menjadi dewasa dalam sekejap oleh Anggawangsa. Kangsa kemudian mendatangi Basudewa di Mandura untuk minta diakui sebagai anak. Kebetulan saat itu Mandura diserang oleh Suratrimantra adik Gorawangsa yang ingin menuntut balas. Kangsa berhasil mengalahkan Suratrimantra dan mendapat pengakuan dari Basudewa. Basudewa yang cemas melihat ambisi dan kesaktian Kangsa memutuskan untuk menitipkan anak-anaknya, yaitu Baladewa, Kresna, dan Subadra kepada pembantunya yang tinggal di desa Widarakandang, bernama Antagopa dan Sagopi. Sementara itu, Kangsa telah diberi kedudukan sebagai adipati di Sengkapura oleh Basudewa. Suratrimantra yang kini mengabdi sebagai patih memberi tahu Kangsa bahwa ia sebenarnya adalah anak kandung Gorawangsa. Kangsa pun memutuskan untuk merebut takhta dari tangan Basudewa. Kangsa juga mengetahui kalau anak-anak Basudewa disembunyikan di Widarakandang. Ia mengirim prajurit untuk membunuh mereka. Namun karena tidak ada, yang jadi sasaran adalah Antagopa, yang ditangkap dan dibawa ke tempat Kangsa. Sedangkan Sagopi dan Subadra berhasil meloloskan diri. Sagopi dan Subadra yang dikejar prajurit Kangsa berhasil diselamatkan oleh Arjuna keponakan Basudewa. Mereka juga bertemu Baladewa dan Kresna yang masing-masing baru saja berguru ilmu kesaktian. Bersama-sama mereka menuju tempat Kangsa untuk membebaskan Antagopa. Kangsa sendiri menantang Basudewa untuk mengadu jago. Jika jagoan Basudewa kalah, ia harus menyerahkan takhta Mathura kepada Kangsa. Jagoan Kangsa tidak lain adalah Suratrimantra, sementara jagoan Basudewa adalah Bimasena, kakak Arjuna. Dalam pertandingan di atas panggung, Bima berhasil mengalahkan Suratrimantra. Namun begitu melihat Baladewa datang, Suratrimantra segera turun untuk membunuhnya. Baladewa dengan cepat lebih dulu membunuh raksasa itu. Melihat kematian pamannya, Kangsa segera menangkap Baladewa. Kresna mencoba menolong tapi ikut tertangkap pula. Keduanya dicekik sampai lemas. Untuk menolong kedua kakaknya, Subadra berdiri di hadapan Kangsa. Kangsa pun terpesona sehingga lengah. Arjuna pun memanah dadanya, sehingga Baladewa dan Kresna pun terlepas. Pada saat itulah Baladewa dan Kresna bangkit menyerang Kangsa dengan senjata masing-masing. Kangsa pun tewas. Peristiwa ini dalam pewayangan dikenal dengan kisah Kangsa Adu Jago. Kangsa meninggalkan gada yang sangat berat bernama Rujakpolo dan tidak ada seorang pun yang bisa memindahkannya, kecuali Bimasena. Oleh karena itu, gada pusaka tersebut kemudian menjadi milik Bima.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-09-24
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Wayang adalah seni wayang yang muncull dan berkembang di Jawa pada masa pra Islam dan masih berkembang di daerah daerah tertentu di Pulau Jawa. Dinamakan wayang beber karena berupa lembaran lembaran (beberan) yang dibentuk menjadi tokoh tokoh dalam cerita wayang baik Mahabharata maupunRamayana.Wayang beber muncul dan berkembang di Pulau Jawa pada masa kerajaan Majapahit. Gambar-gambar tokoh pewayangan dilukiskan pada selembar kain atau kertas, kemudian disusun adegan demi adegan berurutan sesuai dengan urutan cerita. Gambar-gambar ini dimainkan dengan cara dibeber.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-09-23
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

“Wong jawa ilang jawane “ merupakan sebuah pepatah jawa . Pepatah tersebut berarti orang jawa yang sudah tidak memiliki jati diri sebagai orang jawa. Halus dan sopan adalah suatu sikap yang melekat di diri orang jawa.Halus dan sopan tercermin ketika orang berbicara dan bersikap. Orang jawa zaman dahulu jika berbicara halus dan penuh tata krama. Mereka berkomunikasi satu sama lain menggunakan bahasa jawa yang sesuai dengan unggah-ungguhnya. Bahasa jawa adalah bahasa ibu suku jawa.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-09-22
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Some human translations with low relevance have been hidden.
Show low-relevance results.

Add a translation