MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: lengkap    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

Indonesian

Javanese

Info

Nama lengkap

hiurty

Last Update: 2013-01-15
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference:

google terjemahan bRaden Werkudara ATAU Bima merupakan putra kedua Dari Dewi Kunti Dan Prabu Pandudewanata. Tetapi besarbesaran Sesungguhnya Adalah putra Batara Bayu Dan Dewi Kunti sebab Prabu Pandu TIDAK DAPAT menghasilkan keturunan. Suami merupakan Kutukan Dari Begawan Kimindama. Namun Akibat Aji Adityaredhaya Yang dimiliki Diposkan Dewi Kunti, Pasangan tersebut DAPAT memiliki keturunan. PADA Saat Lahirnya, Werkudara Berwujud bungkus. Tubuhnya diselubungi Diposkan oleh selaput tipis Yang TIDAK DAPAT disobek Diposkan Senjata apapun. Hal Suami Pasangan MEMBUAT Dewi Kunthi Dan Pandu Sangat sedih. Atas anjuran Dari Begawan Abiyasa, Pandu kemudian membuang bayi bungkus tersebut di hutan Mandalasara. Selama Delapan Tahun bungkus tersebut TIDAK pecah-pecah Dan Mulai berguling kesana kemari sehingga hutan Yang tadinya Rimbun Menjadi rata DENGAN tanah. Hal inisial MEMBUAT Penghuni hutan kalang kabut. Selain para ITU jin Penghuni hutan pun Mulai terganggu, sehingga Batari Durga, ratu Dari SEMUA Makhluk halus, Melapor pãda Batara Guru, raja Dari SEMUA dewa. Lalu, raja para dewa ITU memerintahkan Batara Bayu, Batari Durga, Dan Gajah Sena, Anak Dari Erawata, gajah tunggangan Batara Indra, Serta diiringi Diposkan Batara Narada turun-UNTUK Dan memecahkan bungkus bayi tersebut. SEBELUM dipecahkan, Batari Durga MASUK kedalam bungkus Dan Memberi menyanyikan bayi pakaian Yang Berupa, Kain Poleng Bang Bintulu (hearts Kehidupan Nyata, Banyak ditemui di pulau Bali Astra Honda Motor sebagai busana patung-patung Yang danggap sakral (kain poleng = kain kotak Negara-kotak Negara berwarna hitam Dan putih), Gelang Candrakirana, Kalung Nagabanda, Pupuk Jarot Asem Dan Sumping (semacam hiasan kepala) Surengpati. Penghasilan kena pajak berbusana lengkap, Batari Durga Keluar Dari Tubuh Bima, kemudian giliran telkom Gajah Sena memecahkan bungkus Dari bayi tersebut. Oleh Gajah Sena kemudian bayi tersebut di tabrak, di tusuk DENGAN gadingnya Dan diinjak-Injak., anehnya bukannya mati tetapi bayi tersebut kemudian Malah melawan, Penghasilan kena pajak Keluar Dari bungkusnya. Sekali tendang, Gajah Sena Langsung mati Dan kata lalu menunggal hearts Tubuh si bayi. Lalu bungkus Dari Werkudara tersebut di hembuskan Diposkan Batara Bayu Sampai ke pangkuan Begawan Bareng, Yang kemudian dipuja Diposkan pertapa tersebut Menjadi bayi gagah perkasa Yang Serupa Bima. Bayi tersebut kemudian diberi nāma Jayadrata ATAU Tirtanata. Nama-nama berbaring Bagi Bima Adalah Bratasena (nama Yang di gunakan sewaktu Masih muda), Werkudara Yang berarti Perut Srigala, Bima, Gandawastratmaja, Dwijasena, Arya Sena KARENA di hearts tubuhnya menunggal Tubuh Gajah Sena, Wijasena, Dandun Wacana, di hearts tubuhnya menunggal raja Jodipati Yang JUGA adik Dari Prabu Yudistira, Jayadilaga, Jayalaga, Kusumayuda, Kusumadilaga Yang artinya Selalu Menang hearts Pertempuran, Arya Brata KARENA besarbesaran tahan menderita, Wayunendra, Wayu Ananda, Bayuputra, Bayutanaya, Bayusuta, Bayusiwi KARENA besarbesaran Adalah putra Batara Bayu, Bilawa, nāma Samaran Saat Menjadi Jagal di Wiratha, Bondan Peksajandu Yang artinya kebal akan Segala racun, Dan Bungkus Yang merupakan kesayangan Panggilan Prabu Kresna. KARENA Bima Adalah putra Batara Bayu, Maka besarbesaran memiliki kesaktian UNTUK Menguasai angin . Werkudara memiliki Saudara Tunggal Bayu Yaitu, Anoman, Gunung Maenaka, Garuda Mahambira, Ular Naga Kuwara, Liman / Gajah Setubanda, Kapiwara, Yaksendra Yayahwreka, Dan Pulasiya Yang menunggal hearts Tubuh Anoman Sesaat SEBELUM Perang Alengka Terjadi (zaman Ramayana). Werkudara Yang bertubuh gede Suami memiliki perwatakan Berani, tegas, KUAT berpendirian, teguh iman. Selama hidupnya Werkudara TIDAK PERNAH berbicara halus ditunjukan kepada siapapun termasuk ditunjukan kepada orangutan tua, dewa, Dan gurunya, ditunjukan kepada kecuali Dewa Ruci, dewanya Yang sejati, besarbesaran berbicara halus Dan mau menyembah. Selama hidupnya Werkudara berguru pãda Resi Drona UNTUK olah batin Dan keprajuritan, Begawan Krepa , Dan Prabu Baladewa UNTUK ketangkasan gada menggunakan. Dalam berguru Werkudara Selalu Menjadi saingan Utama Bagi Saudara sepupunya Yang JUGA sulung Dari Kurawa Yaitu Duryudana. Para Kurawa Selalu Ingin menyingkirkan Pandawa KARENA * Menurut mereka Pandawa Hanya Menjadi batu sandungan Bagi mereka UNTUK mengusasai Kerajaan Astina. Kurawa menganggap kekuatan Pandawa terletak pãda Werkudara KARENA besarbesaran memang Adalah Yang terkuat Diantara Kelima Pandawa, sehingga Suatu Hari differences akal licik Patih Sengkuni Yang mendalangi para Kurawa merencanakan UNTUK meracun Werkudara. Kala ITU Saat Bima sedang Bermain, dpanggilnya besarbesaran Diposkan Duryudana Dan diajak minum Sampai Mabuk Dimana Minuman ITU di beri racun. Penghasilan kena pajak Werkudara Jatuh tak sadarkan Diri, di besarbesaran gotong Diposkan oleh para Kurawa Dan dimasukkan kedalam Sumur Jalatunda Dimana Terdapat RIBUAN Ular Berbisa di sana. Kala ITU, Datanglah Sang Hyang Nagaraja, Penguasa Sumur Jalatunda membantu Werkudara, kata lalu olehnya Werkudara diberi kesaktian agar kebal akan Bisa apapun Dan mendapat nāma baru Negara Dari San Hyang Nagaraja Yaitu Bondan Peksajandu. Akal para Kurawa UNTUK menyingkirkan Pandawa Belum Habis, mereka kata lalu menantang Yudistira UNTUK timbang melakukan Yang Menang akan mendapatkan Astina seutuhnya. Jelas Saja Pandawa akan Kalah KARENA Seratus Satu orangutan Melawan lima, namun Werkudara memiliki akal, AGLOCO meminta kakaknya menyisakan sedikit Tempat buat Dirinya. Werkudara kata lalu Mundur beberapa Langkah, kata lalu meloncat Dan menginjak Tempat Yang disisakan kakaknya, Sesaat pulalah ITU, para Kurawa Yang Duduk pagar Ujung Menjadi terpental JAUH. Para Kurawa Yang terpental Sampai ke negri-negri sebrang ITU Yang kemudian hearts Baratayuda dinamai "Ratu Sewu Negara." Diantaranya Adalah Prabu Bogadenta Dari Kerajaan Turilaya, Prabu Gardapati Dari Kerajaan Bukasapta, Prabu Gardapura Yang Menjadi pendamping Prabu Gardapati Astra Honda Motor sebagai Prabu Anom, Prabu Widandini Dari Kerajaan Purantura, Dan Kartamarma Dari Kerajaan Banyutinalang. Cerita Suami dikemas hearts Satu lakon Yang dinamai Pandawa Timbang. Belum PUAS DENGAN usaha-usaha mereka, Kurawa Kembali Ingin mencelakakan Pandawa lewat siasat licik Sengkuni. Kali inisial Para Pandawa diundang UNTUK Datang hearts Acara Penyerahan kekuasaan Amarta Dan di beri suatu pesanggrahan Yang Terbuat Dari kayu Yang Bernama Bale Sigala-gala. Acara Penyerahan tersebut diulur-ulur Hingga Larut Malam Dan para Pandawa Kembali di buat Mabuk. Penghasilan kena pajak para Pandawa tertidur, Hanya Bima Yang Masih terbangun KARENA Bima menolak UNTUK Ikut minum- Minuman Keras. PADA Tengah Malam, Para Kurawa Yang mengira Pandawa TELAH Tidur Mulai Membakar pesanggrahan. Sebelumnya Arjuna memperbolehkan Enam orangutan Pengemis UNTUK Tidur Dan Makan di hearts pesanggrahan KARENA merasa Kasihan. Saat Kebakaran Terjadi Bima Langsung menggendong ibu, kakak, adik-adiknya Dan kedalam Terowongan Yang TELAH dibuat Diposkan Yamawidura, Yang mengetahui akal licik Kurawa. Mereka kata lalu dibimbing Diposkan oleh garangan putih Yang merupakan jelmaan Sang Hyang Antaboga Dari. Sampai di Kayangan Sapta Pratala. Here Werkudara berkenalan kemudian Dan Menikah DENGAN putri Sang Hyang Antaboga Yang beranama Dewi Nagagini. Dari Perkawinan ITU mereka memiliki sorang putra Yang Kelak Menjadi Sangat sakti Dan Ahli Perang hearts tanah Yang dinamai Antareja. Penghasilan kena pajak para Pandawa meninggalkan Kayangan Sapta Pratala, mereka memasuki hutan. Di Tengah Hutan para Pandawa Bertemu DENGAN Prabu Arimba Yang merupakan putra Prabu Tremboko Dari Yang PERNAH dibunuh Prabu Pandu differences hasutan Sengkuni. Mengetahui asal usul para Pandawa, Prabu Arimba kemudian Ingin membunuh mereka, tetapi DAPAT dihalau Dan Akhirnya Tewas di serbi Werkudara. Namun Adik Dari Prabu Arimba bukannya benci tetapi Malah menaruh hati pãda Werkudara. SEBELUM mati Prabu Arimba menitipkan adiknya Dewi Arimbi ditunjukan kepada Werkudara. KARENA Arimbi Adalah Seorang rakseksi, Maka Werkudara menolak cintanya. Lalu Dewi Kunti Yang Melihat hal ketulusan cinta Dari Dewi Arimbi bersabda, "Duh ayune, bocah iki ..." (Duh cantiknya, Anak Suami ..!) Tiba-Tiba, Dewi Arimbi Yang buruk rupa ITU Menjadi cantik Dan kata lalu diperistri Diposkan Werkudara. Pasangan Suami Akhirnya memiliki Seorang putra Yang Ahli Perang Di Udara Yang dinamai Gatotkaca. Gatotkaca kata lalu JUGA diangkat Astra Honda Motor sebagai raja di Pringgandani Astra Honda Motor sebagai Pengganti pamannya, Prabu Arimba. PADA Saat berada di hutan Penghasilan kena pajak Kejadian Bale Sigala-gala, ibunya meminta Werkudara Dan Arjuna UNTUK MENCARI doa bungkus nasi UNTUK Nakula Sadewa Dan Yang kelaparan. Werkudara Datang kesebuah negri Bernama Kerajaan Manahilan Dan di sana besarbesaran menjumpai Resi Hijrapa Dan istrinya Yang Menangis. Saat ditanyai penyebabnya, mereka Menjawab bahwa putra mereka Satu Satunya mendapat giliran UNTUK dimakan Diposkan raja di negri tersebut. Raja Dari negri tersebut Yang Bernama Prabu Baka ATAU Prabu Dawaka memang gemar memangsa Manusia. Tanpa Pikir Panjang, Werkudara Langsung menawarkan Diri Astra Honda Motor sebagai ganti putra pertapa tersebut. Saat Diposkan dimakan Prabu Baka, bukannya badan Dari Werkudara Yang Sobek tetapi gigi Dari Prabu Baka Yang putus. Hal Suami murkanya menyebabkan Prabu Baka. Tetapi hearts perkelahian Melawan Werkudara, Prabu Baka Tewas Dan Seluruh rakyat bersuka ria KARENA raja mereka Yang gemar memangsa Manusia TELAH Meninggal. Oleh rakyat negri tersebut Werkudara akan dijadikan raja, namun Werkudara menolak. Saat ditanyai APA Imbalan Yang Ingin TIMAH, Werkudara Menjawab besarbesaran Hanya Ingin doa bungkus nasi. Lalu Penghasilan kena pajak mendapat nasi tersebut Werkudara Kembali to hutan Dan Kelak Keluarga pertapa ITU bersedia Menjadi tumbal demi Kejayaan Pandawa di Baratayuda Jayabinangun. & E Arjuna JUGA BERHASIL mendapatkan doa bungkus nasi Dari belas Kasihan orangutan. Dewi Kunti pun Berkata "Arjuna, makanlah Sendiri nasi tersebut!" Dewi Kunti Selalu mengajarkan bahwa hearts Hidup Ini kitd TIDAK MENERIMA boleh Sesuatu Dari hasil temuan iba Seseorang. Selain Gatotkaca Dan Antareja, Werkudara JUGA mamiliki putra Yang Ahli Perang hearts Yaitu udara Antasena, Putra Bima DENGAN Dewi Urangayu, putri Hyang Mintuna Dari, dewa Penguasa air tawar. Para tetua Astina merasa sedih KARENA mereka mengira Pandawa TELAH Meninggal KARENA mereka menemukan mayat di pesanggrahan Enam Yang Habis Terbakar ITU. Kurawa Yang sedang bahagia kemudian Sadar bahwa Pandawa Masih Hidup Saat mereka mengikuti sayembara memperebutkan Dewi Drupadi. Para Pandawa Yang diwakilkan Werkudara DAPAT memenangkan sayembara denagn membunuh Gandamana. Disaat Yang sama Hadir pula Sengkuni Dan Jayajatra Yang Ikut sayembara mewakili Resi Drona tetapi Kalah. Dari Gandamana, Werkudara memperoleh aji-aji Wungkal Bener, Dan Aji-aji Bandung Bandawasa. Penghasilan kena pajak memenangkan sayembara tersebut, Werkudara mempersembahkan Dewi Drupadi ditunjukan kepada kakaknya, Puntadewa. Penghasilan kena pajak mengetahui bahwa Pandawa Masih Hidup, para tetua Astina seperti Resi Bisma, Resi Drona, Dan Yamawidura mendesak Prabu Destarastra UNTUK memberikan Pamdawa hutan Wanamarta, denagn Composition Komposisi agar Kurawa Dan Pandawa TIDAK Bersatu Dan menghindarkan Perang Saudara. Akhirnya Destarastra menyetujuinya. Para Pandawa kata lalu dihadiahi hutan Wanamarta Yang Terkenal angker. Dan DENGAN usaha Yang Keras Akhirnya mereka DAPAT mendirikan SEBUAH Kerajaan Yang dinamai Amarta. Werkudara pun BERHASIL mengalahkan adik Dari raja jin, Prabu Yudistira, Yang bersemayam di Jodipati Yang Bernama Dandun Wacana. Dadun Wacana kemudian menyatu hearts Tubuh Werkudara. Lalu, Werkudara mendapat warisan Gada Lukitasari selain ITU, Werkudara JUGA mendapat nāma Dandun Wacana. Astra Honda Motor sebagai raja di Jodipati, Werkudara bergelar Prabu Jayapusaka DENGAN Gagak Bongkol Astra Honda Motor sebagai patihnya. Werkudara JUGA PERNAH Menjadi raja di Gilingwesi DENGAN sedangkan gelar Prabu Tugu Wasesa. PADA Saat Pandawa Kalah hearts Permainan judi Kurawa DENGAN, para pandawa Harus Hidup Astra Honda Motor sebagai Buangan selama 12 Tahun di hutan Dan 1 Tahun menyamar. Dalam penyamaran tersebut, Werkudara menyamar Astra Honda Motor sebagai Jagal ATAU juru masak istana di negri Wiratha DENGAN nāma Jagal Abilawa. Di sana besarbesaran berjasa membunuh Kencakarupa, Rupakenca Dan Rajamala Yang memberontak bertujuan. Sesungguhnya besarbesaran membunuh Kencakarupa Dan Rupakenca DENGAN Alasan keduannya Ingin memperkosa Salindri Yang TIDAK berbaring Adalah Istri kakaknya, Puntadewa, Dewi Drupadi Yang sedang menyamar. PERNAH Bima Diminta Diposkan gurunya, Resi Drona, UNTUK MENCARI Tirta Prawitasari Kehidupan ATAU udara di Dasar samudra. Sebenarnya yang Tirta Prawitasari ITU TIDAK ADA di Dasar samudra tetapi ADA di Dasar hati tiap Manusia dan Perintah gurunya ITU Hanyalah rontgent Yang di rencanakan Diposkan Sengkuni DENGAN menggunakan Resi Drona. Namun Bima menjalaninya DENGAN Sungguh-Sungguh. Ia MENCARI tirta Prawitasari ITU Sampai ke Dasar samudra di Laut Selatan. Dalam perjalanannya besarbesaran Bertemu DENGAN doa Raksasa gede Yang menghadang. Kedua Raksasa ITU Bernama Rukmuka Dan Rukmakala Yang merupakan jelmaan Dari Batara Indra Batara Bayu Dan Yang di sumpah Diposkan Batara Guru Menjadi Raksasa. Penghasilan kena pajak BERHASIL membunuh kedua rakasasa tersebut Dan Penghasilan kena pajak Raksasa tersebut Berubah Kembali to Ujud aslinya Dan Kembali to Kayangan, Werkudara peprjalanannya melanjutkan. Sesampainya di Samudra Luas besarbesaran Kembali diserang Diposkan Seekor naga Bernama Naga Nemburnawa. Mencari Google Artikel kuku pancanakanya, disobeknya Perut ular naga tersebut. Penghasilan kena pajak ITU Werkudara Hanya Terdiam di differences samudra. Here lah besarbesaran Bertemu DENGAN dewanya Yang sejati, Dewa Ruci. Oleh Dewa Ruci, Werkudara kemudian Diminta MASUK kedalam Lubang Telinga dewa kerdil ITU. Lalu Werkudara MASUK Dan mendapat Wejangan TENTANG Makna Kehidupan. Ia JUGA Melihat hal suatu daerah adalah Yang Damai, Aman, Dan tenteram. Penghasilan kena pajak ITU Werkudara Menjadi Seorang Pendeta bergelar Begawan Bima Suci Dan mengajarkan APA Yang TELAH besarbesaran peroleh Dari Dewa Ruci. Werkudara JUGA PERNAH berjasa hearts menumpas aksi kudeta Yang akan Diposkan dilakukan Prabu Anom Kangsa di negri Mandura. Kangsa Adalah putra Dari Dewi Maerah, Permaisuri Prabu Basudewa, Dan Prabu Gorawangsa Dari Guwabarong Yang sedang menyamar Astra Honda Motor sebagai Basudewa. Saat ITU Kangsa hendak menyingkirkan putra-putra Basudewa Yaitu Narayana (Kelak Menjadi Kresna), Kakrasana (Kelak Menjadi Baladewa, raja Pengganti ayahnya) Dan Dewi Lara Ireng (Kelak Menjadi Istri Arjuna Yang Bernama Wara Sumbadra). Dalam lakon berjudul Kangsa Adu Jago ITU, Werkudara BERHASIL menyingkirkan Patih Suratimantra Dan Kangsa Sendiri Tewas putra-putra Diposkan oleh Basudewa, Kakrasana Dan Narayana. Sejak Saat itulah Hubungan kekerabatan ANTARA Pandawa Dan Kresna Serta Baladewa Menjadi Hobi Erat. Dalam lakon Bima Kacep, Werkudara Menjadi Seorang pertapa UNTUK mendapat ilham Kemenangan hearts Baratayuda. Ketika sedang bertapa Datanglah Dewi Uma Yang tertarik DENGAN kegagahan sang Werkudara. Mereka kata lalu berolah asmara. Namun, malang, Batara Guru, suami Dewi Uma, memergoki mereka. Oleh Batara Guru, alat kelamin Werkudara dipotong DENGAN menggunakan Sebagai Jaludara Yang kemudian Menjadi pusaka pengusir Hama Bernama Angking Gobel. Dari hubungannya DENGAN Dewi Uma, Bima memiliki Seorang putri Lagi Bernama Bimandari. Lakon Suami Sangat Jarang dipentaskan. Dan beberapa dalang bahkan TIDAK mengetahui cerita inisial. Selain Ajian Yang Diposkan diwariskan Gandamana, Werkudara JUGA memiliki Aji Blabak pangantol-antol Dan Aji Ketuklindu. Dalam HAL Senjata, Werkudara memiliki Senjata andalan Yaitu Gada Rujak Polo. Selain ITU JUGA Werkudara memiliki pusaka Bargawa Yang berbantuk kapak Serta Bargawastra Yang Berbentuk Anak panah. Anak panah tersebut tak DAPAT Habis KARENA SETIAP kali digunakan, Anak panah tersebut akan Kembali to pemiliknya. Ia PERNAH pula Bertemu DENGAN Anoman, Saudara tunggal Bayunya. Disana mereka bertukar ilmu, Dimana Werkudara mendapat Ilmu Pembagian Jaman Dari Anoman Anoman Dan mendapat Ilmu Sasra Jendra Hayuningrat. Sebelumnya, arwah Kumbakarna Yang Masih Penasaran Dan Ingin mencapai kesempurnaan JUGA menyatu di Paha kiri Raden Werkudara hearts cerita Wahyu Makutarama Yang menjadikan ksatria Pandawa panegak tersebut bertambah KUAT. Dalam Perang Besar Baratayuda Jayabinangun Werkudara BERHASIL membunuh Banyak satria Kurawa, diantaranya, Raden Dursasana, Anak kedua Kurawa Yang dihabisinya DENGAN kejam pãda Hari ke 16 Baratayuda UNTUK melunasi sumpah Drupadi Yang Hanya akan menyanggul rambutnya Dan mengeramas Penghasilan kena pajak dikeramas DENGAN Darah Dursasana Penghasilan kena pajak putri Pancala tersebut dilecehkan Saat Pandawa Kalah Bermain dadu. Bima JUGA membunuh adik- adik Prabu Duryudana yang lain seperti, Gardapati di Hari ke Tiga Baratyuda, Kartamarma, Penghasilan kena pajak Baratayuda, Dan Banyak Lagi. Werkudara pun membunuh Patih Sengkuni di Hari ke 17 DENGAN Cara menyobek kulitnya Dari anus Sampai ke Mulut UNTUK melunasi sumpah ibunya Yang TIDAK akan berkemben Jika tidak memakai kulit Sengkuni Saat Putri Mandura tersebut dilecehkan Sengkuni pãda pembagian minyak tala. Hal tersebut JUGA TPU DENGAN Kutukan Gandamana Yang PERNAH dijebak Sengkuni demi merebut posisi mahapatih Astina bahwa Sengkuni akan mati DENGAN Tubuh Yang dikuliti. PADA Hari terakhir di Baratayuda, Semua Perwira Astina TELAH gugur, Tinggal saingan terbesarnya Werkudaralah Yang Tersisa Yaitu raja Astina Sendiri, Prabu Duryudana. Pertarungan Diposkan diwasiti Suami Prabu Baladewa Sendiri Yang merupakan guru Dari kedua murid DENGAN Aturan Hanya boleh memukul Bagian Tubuh pinggang keatas. Dalam pertarungan ITU Duryudana tubuhnya TELAH kebal Dan Hanya Paha Kirinya Yang TIDAK terkena minyak tala, KARENA besarbesaran TIDAK mau Membuka kain Penutup kemaluannya Yang Masih menutupi Paha Kirinya Saat Dewi Gendari mengoleskan minyak tersebut to Tubuh Duryudana. Banyak pihak Yang menyalah artikan Paha Suami DENGAN mengatakan betis kiri. Sebenarnya yang betul Yang Adalah Paha KARENA hearts bahasa Jawa wentis Adalah Paha Bukan betis. Duryudana Yang Mencoba memukul Paha kiri Werkudara Gagal KARENA di Paha kiri Werkudara bersemayam arwah Kumbakarna Yang mengakibatkan Paha kiri Bima Menjadi Sangat KUAT, ditempat berbaring Werkudara Mulai kewalahan KARENA Duryudana kebal Segala akan Pukulan Gada Rujak Polonya. Untunglah Arjuna Dari kejauhan Memberi isyarat DENGAN menepuk Paha kiri nya. Werkudara Yang Waspada DENGAN isyarat adiknya ITU Langsung menghantamkan gadanya di Paha kiri Duryudana, hearts doa kali Pukul Duryudana sekarat, Diposkan Werkudara, Duryudana Lalu dihabisi DENGAN menghancurkan wajahnya sehingga tak Berbentuk. Baladewa Yang Melihat hal HAL ITU menganggap Werkudara berbuat curang Dan hendak menghukumnya, namun differences Penjelasan Dari Prabu Kresna akan kecurangan Yang dilakukan terlebih dulu Diposkan Duryudana Dan Kutukan Dari Begawan Maetreya Akhirnya Prabu Baladewa mau memaafkannya. Saat Begawan Maetreya Datang menghadap Duryudana Dan Memberi Nasehat TENTANG pemberian Setengah Kerajaan ditunjukan kepada Pandawa, Duryudana Hanya Duduk Dan Berkata, Seorang Pendeta Seharusnya Hanya berpendapat JIKA menyanyikan raja memintanya, Sambil menepuk-nepuk Paha K

google agensi nganti Jawa IndonesiaRaden Werkudara ATAU Bima merupakan putra kedua Dari Dewi Kunti Dan Prabu Pandudewanata. Tetapi besarbesaran Sesungguhnya Adalah putra Batara Bayu Dan Dewi Kunti sebab Prabu Pandu TIDAK DAPAT menghasilkan keturunan. Suami merupakan Kutukan Dari Begawan Kimindama. Namun Akibat Aji Adityaredhaya Yang dimiliki Diposkan Dewi Kunti, Pasangan tersebut DAPAT memiliki keturunan. PADA Saat Lahirnya, Werkudara Berwujud bungkus. Tubuhnya diselubungi Diposkan oleh selaput tipis Yang TIDAK DAPAT disobek Diposkan Senjata apapun. Hal Suami Pasangan MEMBUAT Dewi Kunthi Dan Pandu Sangat sedih. Atas anjuran Dari Begawan Abiyasa, Pandu kemudian membuang bayi bungkus tersebut di hutan Mandalasara. Selama Delapan Tahun bungkus tersebut TIDAK pecah-pecah Dan Mulai berguling kesana kemari sehingga hutan Yang tadinya Rimbun Menjadi rata DENGAN tanah. Hal inisial MEMBUAT Penghuni hutan kalang kabut. Selain para ITU jin Penghuni hutan pun Mulai terganggu, sehingga Batari Durga, ratu Dari SEMUA Makhluk halus, Melapor pãda Batara Guru, raja Dari SEMUA dewa. Lalu, raja para dewa ITU memerintahkan Batara Bayu, Batari Durga, Dan Gajah Sena, Anak Dari Erawata, gajah tunggangan Batara Indra, Serta diiringi Diposkan Batara Narada turun-UNTUK Dan memecahkan bungkus bayi tersebut. SEBELUM dipecahkan, Batari Durga MASUK kedalam bungkus Dan Memberi menyanyikan bayi pakaian Yang Berupa, Kain Poleng Bang Bintulu (hearts Kehidupan Nyata, Banyak ditemui di pulau Bali Astra Honda Motor sebagai busana patung-patung Yang danggap sakral (kain poleng = kain kotak Negara-kotak Negara berwarna hitam Dan putih), Gelang Candrakirana, Kalung Nagabanda, Pupuk Jarot Asem Dan Sumping (semacam hiasan kepala) Surengpati. Penghasilan kena pajak berbusana lengkap, Batari Durga Keluar Dari Tubuh Bima, kemudian giliran telkom Gajah Sena memecahkan bungkus Dari bayi tersebut. Oleh Gajah Sena kemudian bayi tersebut di tabrak, di tusuk DENGAN gadingnya Dan diinjak-Injak., anehnya bukannya mati tetapi bayi tersebut kemudian Malah melawan, Penghasilan kena pajak Keluar Dari bungkusnya. Sekali tendang, Gajah Sena Langsung mati Dan kata lalu menunggal hearts Tubuh si bayi. Lalu bungkus Dari Werkudara tersebut di hembuskan Diposkan Batara Bayu Sampai ke pangkuan Begawan Bareng, Yang kemudian dipuja Diposkan pertapa tersebut Menjadi bayi gagah perkasa Yang Serupa Bima. Bayi tersebut kemudian diberi nāma Jayadrata ATAU Tirtanata. Nama-nama berbaring Bagi Bima Adalah Bratasena (nama Yang di gunakan sewaktu Masih muda), Werkudara Yang berarti Perut Srigala, Bima, Gandawastratmaja, Dwijasena, Arya Sena KARENA di hearts tubuhnya menunggal Tubuh Gajah Sena, Wijasena, Dandun Wacana, di hearts tubuhnya menunggal raja Jodipati Yang JUGA adik Dari Prabu Yudistira, Jayadilaga, Jayalaga, Kusumayuda, Kusumadilaga Yang artinya Selalu Menang hearts Pertempuran, Arya Brata KARENA besarbesaran tahan menderita, Wayunendra, Wayu Ananda, Bayuputra, Bayutanaya, Bayusuta, Bayusiwi KARENA besarbesaran Adalah putra Batara Bayu, Bilawa, nāma Samaran Saat Menjadi Jagal di Wiratha, Bondan Peksajandu Yang artinya kebal akan Segala racun, Dan Bungkus Yang merupakan kesayangan Panggilan Prabu Kresna. KARENA Bima Adalah putra Batara Bayu, Maka besarbesaran memiliki kesaktian UNTUK Menguasai angin . Werkudara memiliki Saudara Tunggal Bayu Yaitu, Anoman, Gunung Maenaka, Garuda Mahambira, Ular Naga Kuwara, Liman / Gajah Setubanda, Kapiwara, Yaksendra Yayahwreka, Dan Pulasiya Yang menunggal hearts Tubuh Anoman Sesaat SEBELUM Perang Alengka Terjadi (zaman Ramayana). Werkudara Yang bertubuh gede Suami memiliki perwatakan Berani, tegas, KUAT berpendirian, teguh iman. Selama hidupnya Werkudara TIDAK PERNAH berbicara halus ditunjukan kepada siapapun termasuk ditunjukan kepada orangutan tua, dewa, Dan gurunya, ditunjukan kepada kecuali Dewa Ruci, dewanya Yang sejati, besarbesaran berbicara halus Dan mau menyembah. Selama hidupnya Werkudara berguru pãda Resi Drona UNTUK olah batin Dan keprajuritan, Begawan Krepa , Dan Prabu Baladewa UNTUK ketangkasan gada menggunakan. Dalam berguru Werkudara Selalu Menjadi saingan Utama Bagi Saudara sepupunya Yang JUGA sulung Dari Kurawa Yaitu Duryudana. Para Kurawa Selalu Ingin menyingkirkan Pandawa KARENA * Menurut mereka Pandawa Hanya Menjadi batu sandungan Bagi mereka UNTUK mengusasai Kerajaan Astina. Kurawa menganggap kekuatan Pandawa terletak pãda Werkudara KARENA besarbesaran memang Adalah Yang terkuat Diantara Kelima Pandawa, sehingga Suatu Hari differences akal licik Patih Sengkuni Yang mendalangi para Kurawa merencanakan UNTUK meracun Werkudara. Kala ITU Saat Bima sedang Bermain, dpanggilnya besarbesaran Diposkan Duryudana Dan diajak minum Sampai Mabuk Dimana Minuman ITU di beri racun. Penghasilan kena pajak Werkudara Jatuh tak sadarkan Diri, di besarbesaran gotong Diposkan oleh para Kurawa Dan dimasukkan kedalam Sumur Jalatunda Dimana Terdapat RIBUAN Ular Berbisa di sana. Kala ITU, Datanglah Sang Hyang Nagaraja, Penguasa Sumur Jalatunda membantu Werkudara, kata lalu olehnya Werkudara diberi kesaktian agar kebal akan Bisa apapun Dan mendapat nāma baru Negara Dari San Hyang Nagaraja Yaitu Bondan Peksajandu. Akal para Kurawa UNTUK menyingkirkan Pandawa Belum Habis, mereka kata lalu menantang Yudistira UNTUK timbang melakukan Yang Menang akan mendapatkan Astina seutuhnya. Jelas Saja Pandawa akan Kalah KARENA Seratus Satu orangutan Melawan lima, namun Werkudara memiliki akal, AGLOCO meminta kakaknya menyisakan sedikit Tempat buat Dirinya. Werkudara kata lalu Mundur beberapa Langkah, kata lalu meloncat Dan menginjak Tempat Yang disisakan kakaknya, Sesaat pulalah ITU, para Kurawa Yang Duduk pagar Ujung Menjadi terpental JAUH. Para Kurawa Yang terpental Sampai ke negri-negri sebrang ITU Yang kemudian hearts Baratayuda dinamai "Ratu Sewu Negara." Diantaranya Adalah Prabu Bogadenta Dari Kerajaan Turilaya, Prabu Gardapati Dari Kerajaan Bukasapta, Prabu Gardapura Yang Menjadi pendamping Prabu Gardapati Astra Honda Motor sebagai Prabu Anom, Prabu Widandini Dari Kerajaan Purantura, Dan Kartamarma Dari Kerajaan Banyutinalang. Cerita Suami dikemas hearts Satu lakon Yang dinamai Pandawa Timbang. Belum PUAS DENGAN usaha-usaha mereka, Kurawa Kembali Ingin mencelakakan Pandawa lewat siasat licik Sengkuni. Kali inisial Para Pandawa diundang UNTUK Datang hearts Acara Penyerahan kekuasaan Amarta Dan di beri suatu pesanggrahan Yang Terbuat Dari kayu Yang Bernama Bale Sigala-gala. Acara Penyerahan tersebut diulur-ulur Hingga Larut Malam Dan para Pandawa Kembali di buat Mabuk. Penghasilan kena pajak para Pandawa tertidur, Hanya Bima Yang Masih terbangun KARENA Bima menolak UNTUK Ikut minum- Minuman Keras. PADA Tengah Malam, Para Kurawa Yang mengira Pandawa TELAH Tidur Mulai Membakar pesanggrahan. Sebelumnya Arjuna memperbolehkan Enam orangutan Pengemis UNTUK Tidur Dan Makan di hearts pesanggrahan KARENA merasa Kasihan. Saat Kebakaran Terjadi Bima Langsung menggendong ibu, kakak, adik-adiknya Dan kedalam Terowongan Yang TELAH dibuat Diposkan Yamawidura, Yang mengetahui akal licik Kurawa. Mereka kata lalu dibimbing Diposkan oleh garangan putih Yang merupakan jelmaan Sang Hyang Antaboga Dari. Sampai di Kayangan Sapta Pratala. Here Werkudara berkenalan kemudian Dan Menikah DENGAN putri Sang Hyang Antaboga Yang beranama Dewi Nagagini. Dari Perkawinan ITU mereka memiliki sorang putra Yang Kelak Menjadi Sangat sakti Dan Ahli Perang hearts tanah Yang dinamai Antareja. Penghasilan kena pajak para Pandawa meninggalkan Kayangan Sapta Pratala, mereka memasuki hutan. Di Tengah Hutan para Pandawa Bertemu DENGAN Prabu Arimba Yang merupakan putra Prabu Tremboko Dari Yang PERNAH dibunuh Prabu Pandu differences hasutan Sengkuni. Mengetahui asal usul para Pandawa, Prabu Arimba kemudian Ingin membunuh mereka, tetapi DAPAT dihalau Dan Akhirnya Tewas di serbi Werkudara. Namun Adik Dari Prabu Arimba bukannya benci tetapi Malah menaruh hati pãda Werkudara. SEBELUM mati Prabu Arimba menitipkan adiknya Dewi Arimbi ditunjukan kepada Werkudara. KARENA Arimbi Adalah Seorang rakseksi, Maka Werkudara menolak cintanya. Lalu Dewi Kunti Yang Melihat hal ketulusan cinta Dari Dewi Arimbi bersabda, "Duh ayune, bocah iki ..." (Duh cantiknya, Anak Suami ..!) Tiba-Tiba, Dewi Arimbi Yang buruk rupa ITU Menjadi cantik Dan kata lalu diperistri Diposkan Werkudara. Pasangan Suami Akhirnya memiliki Seorang putra Yang Ahli Perang Di Udara Yang dinamai Gatotkaca. Gatotkaca kata lalu JUGA diangkat Astra Honda Motor sebagai raja di Pringgandani Astra Honda Motor sebagai Pengganti pamannya, Prabu Arimba. PADA Saat berada di hutan Penghasilan kena pajak Kejadian Bale Sigala-gala, ibunya meminta Werkudara Dan Arjuna UNTUK MENCARI doa bungkus nasi UNTUK Nakula Sadewa Dan Yang kelaparan. Werkudara Datang kesebuah negri Bernama Kerajaan Manahilan Dan di sana besarbesaran menjumpai Resi Hijrapa Dan istrinya Yang Menangis. Saat ditanyai penyebabnya, mereka Menjawab bahwa putra mereka Satu Satunya mendapat giliran UNTUK dimakan Diposkan raja di negri tersebut. Raja Dari negri tersebut Yang Bernama Prabu Baka ATAU Prabu Dawaka memang gemar memangsa Manusia. Tanpa Pikir Panjang, Werkudara Langsung menawarkan Diri Astra Honda Motor sebagai ganti putra pertapa tersebut. Saat Diposkan dimakan Prabu Baka, bukannya badan Dari Werkudara Yang Sobek tetapi gigi Dari Prabu Baka Yang putus. Hal Suami murkanya menyebabkan Prabu Baka. Tetapi hearts perkelahian Melawan Werkudara, Prabu Baka Tewas Dan Seluruh rakyat bersuka ria KARENA raja mereka Yang gemar memangsa Manusia TELAH Meninggal. Oleh rakyat negri tersebut Werkudara akan dijadikan raja, namun Werkudara menolak. Saat ditanyai APA Imbalan Yang Ingin TIMAH, Werkudara Menjawab besarbesaran Hanya Ingin doa bungkus nasi. Lalu Penghasilan kena pajak mendapat nasi tersebut Werkudara Kembali to hutan Dan Kelak Keluarga pertapa ITU bersedia Menjadi tumbal demi Kejayaan Pandawa di Baratayuda Jayabinangun. & E Arjuna JUGA BERHASIL mendapatkan doa bungkus nasi Dari belas Kasihan orangutan. Dewi Kunti pun Berkata "Arjuna, makanlah Sendiri nasi tersebut!" Dewi Kunti Selalu mengajarkan bahwa hearts Hidup Ini kitd TIDAK MENERIMA boleh Sesuatu Dari hasil temuan iba Seseorang. Selain Gatotkaca Dan Antareja, Werkudara JUGA mamiliki putra Yang Ahli Perang hearts Yaitu udara Antasena, Putra Bima DENGAN Dewi Urangayu, putri Hyang Mintuna Dari, dewa Penguasa air tawar. Para tetua Astina merasa sedih KARENA mereka mengira Pandawa TELAH Meninggal KARENA mereka menemukan mayat di pesanggrahan Enam Yang Habis Terbakar ITU. Kurawa Yang sedang bahagia kemudian Sadar bahwa Pandawa Masih Hidup Saat mereka mengikuti sayembara memperebutkan Dewi Drupadi. Para Pandawa Yang diwakilkan Werkudara DAPAT memenangkan sayembara denagn membunuh Gandamana. Disaat Yang sama Hadir pula Sengkuni Dan Jayajatra Yang Ikut sayembara mewakili Resi Drona tetapi Kalah. Dari Gandamana, Werkudara memperoleh aji-aji Wungkal Bener, Dan Aji-aji Bandung Bandawasa. Penghasilan kena pajak memenangkan sayembara tersebut, Werkudara mempersembahkan Dewi Drupadi ditunjukan kepada kakaknya, Puntadewa. Penghasilan kena pajak mengetahui bahwa Pandawa Masih Hidup, para tetua Astina seperti Resi Bisma, Resi Drona, Dan Yamawidura mendesak Prabu Destarastra UNTUK memberikan Pamdawa hutan Wanamarta, denagn Composition Komposisi agar Kurawa Dan Pandawa TIDAK Bersatu Dan menghindarkan Perang Saudara. Akhirnya Destarastra menyetujuinya. Para Pandawa kata lalu dihadiahi hutan Wanamarta Yang Terkenal angker. Dan DENGAN usaha Yang Keras Akhirnya mereka DAPAT mendirikan SEBUAH Kerajaan Yang dinamai Amarta. Werkudara pun BERHASIL mengalahkan adik Dari raja jin, Prabu Yudistira, Yang bersemayam di Jodipati Yang Bernama Dandun Wacana. Dadun Wacana kemudian menyatu hearts Tubuh Werkudara. Lalu, Werkudara mendapat warisan Gada Lukitasari selain ITU, Werkudara JUGA mendapat nāma Dandun Wacana. Astra Honda Motor sebagai raja di Jodipati, Werkudara bergelar Prabu Jayapusaka DENGAN Gagak Bongkol Astra Honda Motor sebagai patihnya. Werkudara JUGA PERNAH Menjadi raja di Gilingwesi DENGAN sedangkan gelar Prabu Tugu Wasesa. PADA Saat Pandawa Kalah hearts Permainan judi Kurawa DENGAN, para pandawa Harus Hidup Astra Honda Motor sebagai Buangan selama 12 Tahun di hutan Dan 1 Tahun menyamar. Dalam penyamaran tersebut, Werkudara menyamar Astra Honda Motor sebagai Jagal ATAU juru masak istana di negri Wiratha DENGAN nāma Jagal Abilawa. Di sana besarbesaran berjasa membunuh Kencakarupa, Rupakenca Dan Rajamala Yang memberontak bertujuan. Sesungguhnya besarbesaran membunuh Kencakarupa Dan Rupakenca DENGAN Alasan keduannya Ingin memperkosa Salindri Yang TIDAK berbaring Adalah Istri kakaknya, Puntadewa, Dewi Drupadi Yang sedang menyamar. PERNAH Bima Diminta Diposkan gurunya, Resi Drona, UNTUK MENCARI Tirta Prawitasari Kehidupan ATAU udara di Dasar samudra. Sebenarnya yang Tirta Prawitasari ITU TIDAK ADA di Dasar samudra tetapi ADA di Dasar hati tiap Manusia dan Perintah gurunya ITU Hanyalah rontgent Yang di rencanakan Diposkan Sengkuni DENGAN menggunakan Resi Drona. Namun Bima menjalaninya DENGAN Sungguh-Sungguh. Ia MENCARI tirta Prawitasari ITU Sampai ke Dasar samudra di Laut Selatan. Dalam perjalanannya besarbesaran Bertemu DENGAN doa Raksasa gede Yang menghadang. Kedua Raksasa ITU Bernama Rukmuka Dan Rukmakala Yang merupakan jelmaan Dari Batara Indra Batara Bayu Dan Yang di sumpah Diposkan Batara Guru Menjadi Raksasa. Penghasilan kena pajak BERHASIL membunuh kedua rakasasa tersebut Dan Penghasilan kena pajak Raksasa tersebut Berubah Kembali to Ujud aslinya Dan Kembali to Kayangan, Werkudara peprjalanannya melanjutkan. Sesampainya di Samudra Luas besarbesaran Kembali diserang Diposkan Seekor naga Bernama Naga Nemburnawa. Mencari Google Artikel kuku pancanakanya, disobeknya Perut ular naga tersebut. Penghasilan kena pajak ITU Werkudara Hanya Terdiam di differences samudra. Here lah besarbesaran Bertemu DENGAN dewanya Yang sejati, Dewa Ruci. Oleh Dewa Ruci, Werkudara kemudian Diminta MASUK kedalam Lubang Telinga dewa kerdil ITU. Lalu Werkudara MASUK Dan mendapat Wejangan TENTANG Makna Kehidupan. Ia JUGA Melihat hal suatu daerah adalah Yang Damai, Aman, Dan tenteram. Penghasilan kena pajak ITU Werkudara Menjadi Seorang Pendeta bergelar Begawan Bima Suci Dan mengajarkan APA Yang TELAH besarbesaran peroleh Dari Dewa Ruci. Werkudara JUGA PERNAH berjasa hearts menumpas aksi kudeta Yang akan Diposkan dilakukan Prabu Anom Kangsa di negri Mandura. Kangsa Adalah putra Dari Dewi Maerah, Permaisuri Prabu Basudewa, Dan Prabu Gorawangsa Dari Guwabarong Yang sedang menyamar Astra Honda Motor sebagai Basudewa. Saat ITU Kangsa hendak menyingkirkan putra-putra Basudewa Yaitu Narayana (Kelak Menjadi Kresna), Kakrasana (Kelak Menjadi Baladewa, raja Pengganti ayahnya) Dan Dewi Lara Ireng (Kelak Menjadi Istri Arjuna Yang Bernama Wara Sumbadra). Dalam lakon berjudul Kangsa Adu Jago ITU, Werkudara BERHASIL menyingkirkan Patih Suratimantra Dan Kangsa Sendiri Tewas putra-putra Diposkan oleh Basudewa, Kakrasana Dan Narayana. Sejak Saat itulah Hubungan kekerabatan ANTARA Pandawa Dan Kresna Serta Baladewa Menjadi Hobi Erat. Dalam lakon Bima Kacep, Werkudara Menjadi Seorang pertapa UNTUK mendapat ilham Kemenangan hearts Baratayuda. Ketika sedang bertapa Datanglah Dewi Uma Yang tertarik DENGAN kegagahan sang Werkudara. Mereka kata lalu berolah asmara. Namun, malang, Batara Guru, suami Dewi Uma, memergoki mereka. Oleh Batara Guru, alat kelamin Werkudara dipotong DENGAN menggunakan Sebagai Jaludara Yang kemudian Menjadi pusaka pengusir Hama Bernama Angking Gobel. Dari hubungannya DENGAN Dewi Uma, Bima memiliki Seorang putri Lagi Bernama Bimandari. Lakon Suami Sangat Jarang dipentaskan. Dan beberapa dalang bahkan TIDAK mengetahui cerita inisial. Selain Ajian Yang Diposkan diwariskan Gandamana, Werkudara JUGA memiliki Aji Blabak pangantol-antol Dan Aji Ketuklindu. Dalam HAL Senjata, Werkudara memiliki Senjata andalan Yaitu Gada Rujak Polo. Selain ITU JUGA Werkudara memiliki pusaka Bargawa Yang berbantuk kapak Serta Bargawastra Yang Berbentuk Anak panah. Anak panah tersebut tak DAPAT Habis KARENA SETIAP kali digunakan, Anak panah tersebut akan Kembali to pemiliknya. Ia PERNAH pula Bertemu DENGAN Anoman, Saudara tunggal Bayunya. Disana mereka bertukar ilmu, Dimana Werkudara mendapat Ilmu Pembagian Jaman Dari Anoman Anoman Dan mendapat Ilmu Sasra Jendra Hayuningrat. Sebelumnya, arwah Kumbakarna Yang Masih Penasaran Dan Ingin mencapai kesempurnaan JUGA menyatu di Paha kiri Raden Werkudara hearts cerita Wahyu Makutarama Yang menjadikan ksatria Pandawa panegak tersebut bertambah KUAT. Dalam Perang Besar Baratayuda Jayabinangun Werkudara BERHASIL membunuh Banyak satria Kurawa, diantaranya, Raden Dursasana, Anak kedua Kurawa Yang dihabisinya DENGAN kejam pãda Hari ke 16 Baratayuda UNTUK melunasi sumpah Drupadi Yang Hanya akan menyanggul rambutnya Dan mengeramas Penghasilan kena pajak dikeramas DENGAN Darah Dursasana Penghasilan kena pajak putri Pancala tersebut dilecehkan Saat Pandawa Kalah Bermain dadu. Bima JUGA membunuh adik- adik Prabu Duryudana yang lain seperti, Gardapati di Hari ke Tiga Baratyuda, Kartamarma, Penghasilan kena pajak Baratayuda, Dan Banyak Lagi. Werkudara pun membunuh Patih Sengkuni di Hari ke 17 DENGAN Cara menyobek kulitnya Dari anus Sampai ke Mulut UNTUK melunasi sumpah ibunya Yang TIDAK akan berkemben Jika tidak memakai kulit Sengkuni Saat Putri Mandura tersebut dilecehkan Sengkuni pãda pembagian minyak tala. Hal tersebut JUGA TPU DENGAN Kutukan Gandamana Yang PERNAH dijebak Sengkuni demi merebut posisi mahapatih Astina bahwa Sengkuni akan mati DENGAN Tubuh Yang dikuliti. PADA Hari terakhir di Baratayuda, Semua Perwira Astina TELAH gugur, Tinggal saingan terbesarnya Werkudaralah Yang Tersisa Yaitu raja Astina Sendiri, Prabu Duryudana. Pertarungan Diposkan diwasiti Suami Prabu Baladewa Sendiri Yang merupakan guru Dari kedua murid DENGAN Aturan Hanya boleh memukul Bagian Tubuh pinggang keatas. Dalam pertarungan ITU Duryudana tubuhnya TELAH kebal Dan Hanya Paha Kirinya Yang TIDAK terkena minyak tala, KARENA besarbesaran TIDAK mau Membuka kain Penutup kemaluannya Yang Masih menutupi Paha Kirinya Saat Dewi Gendari mengoleskan minyak tersebut to Tubuh Duryudana. Banyak pihak Yang menyalah artikan Paha Suami DENGAN mengatakan betis kiri. Sebenarnya yang betul Yang Adalah Paha KARENA hearts bahasa Jawa wentis Adalah Paha Bukan betis. Duryudana Yang Mencoba memukul Paha kiri Werkudara Gagal KARENA di Paha kiri Werkudara bersemayam arwah Kumbakarna Yang mengakibatkan Paha kiri Bima Menjadi Sangat KUAT, ditempat berbaring Werkudara Mulai kewalahan KARENA Duryudana kebal Segala akan Pukulan Gada Rujak Polonya. Untunglah Arjuna Dari kejauhan Memberi isyarat DENGAN menepuk Paha kiri nya. Werkudara Yang Waspada DENGAN isyarat adiknya ITU Langsung menghantamkan gadanya di Paha kiri Duryudana, hearts doa kali Pukul Duryudana sekarat, Diposkan Werkudara, Duryudana Lalu dihabisi DENGAN menghancurkan wajahnya sehingga tak Berbentuk. Baladewa Yang Melihat hal HAL ITU menganggap Werkudara berbuat curang Dan hendak menghukumnya, namun differences Penjelasan Dari Prabu Kresna akan kecurangan Yang dilakukan terlebih dulu Diposkan Duryudana Dan Kutukan Dari Begawan Maetreya Akhirnya Prabu Baladewa mau memaafkannya. Saat Begawan Maetreya Datang menghadap Duryudana Dan Memberi Nasehat TENTANG pemberian Setengah Kerajaan ditunjukan kepada Pandawa, Duryudana Hanya Duduk Dan Berkata, Seorang Pendeta Seharusnya Hanya berpendapat JIKA menyanyikan raja memintanya, Sambil mene

Last Update: 2014-11-13
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous
Warning: Contains invisible HTML formatting

16DecArtikel-0 CommentsTata Cara Pernikahan Adat Jogjakarta Adat dan budaya yang ada di Indonesia sangatlah beragam, baik dari segi seni tari, kerajinan tangan atau pernikahan. Budaya setiap daerah pasti memiliki ciri khas tersendiri. Tim @NgunduhMantu kali ini akan mengulas sedikit banyak tentang tata cara adat sebuah pernikahan di Indonesia yang telah kita kenal secara luas. Tim @Ngunduhmantu kali ini akan coba membeberkan bagaimana sih pernikahan adat jawa especially ada Ngayogyakarta Hadiningrat itu.Pada pernikahan adat Yogyakarta sendiri ada beberapa tahap urutannya, rumit dan njlimet kelihatannya. Tapi acara pernikahan memang tidak se-simple hewan atau manusia jaman batu kawin-kan? angkrok sana – angkrok sini, teriak-teriak, keluar, rampung. Kita kan manusia yang beradab, beragama dan berbudaya to, Sepakatkan? okesip! Lanjut deh disimak apa yang @NgunduhMantu ketahui soal tata cara pernikahan adat Jogjakarta. Berikut Tata Cara Pernikahan Adat Jogjakarta:*) Nontoni Nontoni adalah upacara untuk melihat calon pasangan yang akan dikawininya. Dimasa lalu orang yang akan nikah belum tentu kenal terhadap orang yang akan dinikahinya, bahkan terkadang belum pernah melihatnya, meskipun ada kemungkinan juga mereka sudah tahu dan mengenal atau pernah melihatnya. Agar ada gambaran siapa jodohnya nanti maka diadakan tata cara nontoni. Biasanya tata cara ini diprakarsai pihak pria. Setelah orang tua si perjaka yang akan diperjodohkan telah mengirimkan penyelidikannya tentang keadaan si gadis yang akan diambil menantu. Penyelidikan itu dinamakan dom sumuruping banyu atau penyelidikan secara rahasia. Setelah hasil nontoni ini memuaskan, dan siperjaka sanggup menerima pilihan orang tuanya, maka diadakan musyawarah diantara orang tua / pinisepuh si perjaka untuk menentukan tata cara lamaran.*) Lamaran Melamar artinya meminang, karena pada zaman dulu diantara pria dan wanita yang akan menikah terkadang masih belum saling mengenal, jadi hal ini orang tualah yang mencarikan jodoh dengan cara menanyakan kepada seseorang apakah puterinya sudah atau belum mempunyai calon suami. Dari sini bisa dirembug hari baik untuk menerima lamaran atas persetujuan bersama. Upacara lamaran: Pada hari yang telah ditetapkan, datanglah utusan dari calon besan yaitu orang tua calon pengantin pria dengan membawa oleh-oleh. Pada zaman dulu yang lazim disebut Jodang ( tempat makanan dan lain sebagainya ) yang dipikul oleh empat orang pria. Makanan tersebut biasanya terbuat dari beras ketan antara lain : Jadah, wajik, rengginan dan sebagainya. Menurut naluri makanan tersebut mengandung makna sebagaimana sifat dari bahan baku ketan yang banyak glutennya sehingga lengket dan diharapkan kelak kedua pengantin dan antar besan tetap lengket (pliket,Jawa). Setelah lamaran diterima kemudian kedua belah pihak merundingkan hari baik untuk melaksanakan upacara peningsetan. Banyak keluarga Jawa masih melestarikan sistem pemilihan hari pasaran pancawara dalam menentukan hari baik untuk upacara peningsetan dan hari ijab pernikahan.*) Peningsetan Kata peningsetan adalah dari kata dasar singset (Jawa) yang berarti ikat, peningsetan jadi berarti pengikat. Peningsetan adalah suatu upacara penyerahan sesuatu sebagai pengikat dari orang tua pihak pengantin pria kepada pihak calon pengantin putri. Menurut tradisi peningset terdiri dari : Kain batik, bahan kebaya, semekan, perhiasan emas, uang yang lazim disebut tukon ( imbalan) disesuaikan kemampuan ekonominya, jodang yang berisi: jadah, wajik, rengginan, gula, teh, pisang raja satu tangkep, lauk pauk dan satu jenjang kelapa yang dipikul tersendiri, satu jodoh ayam hidup. Untuk menyambut kedatangan ini diiringi dengan gending Nala Ganjur . Biasanya penentuan hari baik pernikahan ditentukan bersama antara kedua pihak setelah upacara peningsetan.*) Upacara Tarub Tarub adalah hiasan janur kuning ( daun kelapa yang masih muda ) yang dipasang tepi tratag yang terbuat dari bleketepe ( anyaman daun kelapa yang hijau ). Pemasangan tarub biasanya dipasang saat bersamaan dengan memandikan calon pengantin ( siraman, Jawa ) yaitu satu hari sebelum pernikahan itu dilaksanakan. Untuk perlengkapan tarub selain janur kuning masih ada lagi antara lain yang disebut dengan tuwuhan. Adapun macamnya :Dua batang pohon pisang raja yang buahnya tua/matang. Dua janjang kelapa gading ( cengkir gading, Jawa ) Dua untai padi yang sudah tua. Dua batang pohon tebu wulung ( tebu hitam ) yang lurus. Daun beringin secukupnya. Daun dadap srep.Tuwuhan dan gegodongan ini dipasang di kiri pintu gerbang satu unit dan dikanan pintu gerbang satu unit ( bila selesai pisang dan kelapa bisa diperebutkan pada anak-anak ) Selain pemasangan tarub diatas masih delengkapi dengan perlengkapan-perlengkapan sbb. (Ini merupakan petuah dan nasehat yang adi luhung, harapan serta do’a kepada Tuhan Yang Maha Kuasa ) yang dilambangkan melalui:1. Pisang raja dan pisang pulut yang berjumlah genap. 2. Jajan pasar 3. Nasi liwet yang dileri lauk serundeng. 4. Kopi pahit, teh pahit, dan sebatang rokok. 5. Roti tawar. 6. Jadah bakar. 7. Tempe keripik. 8. Ketan, kolak, apem. 9. Tumpeng gundul 10. Nasi golong sejodo yang diberi lauk. 11. Jeroan sapi, ento-ento, peyek gereh, gebing 12. Golong lulut. 13. Nasi gebuli 14. Nasi punar 15. Ayam 1 ekor 16. Pisang pulut 1 lirang 17. Pisang raja 1 lirang 18. Buah-buahan + jajan pasar ditaruh yang tengah-tengahnya diberi tumpeng kecil. 19. Daun sirih, kapur dan gambir 20. Kembang telon (melati, kenanga dan kantil) 21. Jenang merah, jenang putih, jenang baro-baro. 22. Empon-empon, temulawak, temu giring, dlingo, bengle, kunir, kencur. 23. Tampah(niru) kecil yang berisi beras 1 takir yang diatasnya 1 butir telor ayam mentah, uang logam, gula merah 1 tangkep, 1 butir kelapa. 24. Empluk-empluk tanah liat berisi beras, kemiri gepak jendul, kluwak, pengilon, jungkat, suri, lenga sundul langit 25. Ayam jantan hidup 26. Tikar 27. Kendi, damar jlupak (lampu dari tanah liat) dinyalakan 28. Kepala/daging kerbau dan jeroan komplit 29. Tempe mentah terbungkus daun dengan tali dari tangkai padi ( merang ) 30. Sayur pada mara 31. Kolak kencana 32. Nasi gebuli 33. Pisang emas 1 lirangMasih ada lagi petuah-petuah dan nasehat-nasehat yang dilambangkan melalui : Tumpeng kecil-kecil merah, putih,kuning, hitam, hijau, yang dilengkapi dengan buah-buahan, bunga telon, gocok mentah dan uang logam yang diwadahi diatas ancak yang ditaruh di:1. Area sumur 2. Area memasak nasi 3. Tempat membuat minum 4. Tarub 5. Untuk menebus kembarmayang ( kaum ) 6. Tempat penyiapan makanan yanh akan dihidangkan. 7. Jembatan 8. Prapatan. 5. NyantriUpacara nyantri adalah menitipkan calon pengantin pria kepada keluarga pengantin putri 1 sampai 2 hari sebelum pernikahan. Calon pengantin pria ini akan ditempat kan dirumsh saudara atau tetangga dekat. Upacara nyantri ini dimaksudkan untuk melancarkan jalannya upacara pernikahan, sehingga saat-saat upacara pernikahan dilangsungkan maka calon pengantin pria sudah siap dit3empat sehingga tidak merepotkan pihak keluarga pengantin putri.*) Upacara Siraman Siraman dari kata dasar siram ( Jawa ) yang berarti mandi. Yang dimaksud dengan siraman adalah memandikan calon pengantin yang mengandung arti membershkan diri agar menjadi suci dan murni. Bahan-bahan untuk upacara siraman :Kembang setaman secukupnya Lima macam konyoh panca warna ( penggosok badan yang terbuat dari beras kencur yang dikasih pewarna) Dua butir kelapa hijau yang tua yang masih ada sabutnya. Kendi atai klenting Tikar ukuran ½ meter persegi Mori putih ½ meter persegi Daun-daun : kluwih, koro, awar-awar, turi, dadap srep, alang-alang Dlingo bengle Lima macam bangun tulak ( kain putih yang ditepinnya diwarnai biru) Satu macam yuyu sekandang ( kain lurik tenun berwarna coklat ada garis-garis benang kuning) Satu macam pulo watu (kain lurik berwarna putih lorek hitam), 1 helai letrek ( kain kuning), 1 helai jinggo (kain merah). Sampo dari londo merang ( air dari merang yang dibakar didalam jembangan dari tanah liat kemudian saat merangnya habis terbakar segera apinya disiram air, air ini dinamakan air londo) Asem, santan kanil, 2meter persegi mori, 1 helai kain nogosari, 1 helai kain grompol, 1 helai kain semen, 1 helai kain sidomukti atau kain sidoasih Sabun dan handuk. Saat akan melaksanakan siraman ada petuah-petuah dan nasehat serta doa-doa dan harapan yang di simbulkan dalam: Tumpeng robyong Tumpeng gundul Nasi asrep-asrepan Jajan pasar, pisang raja 1 sisir, pisang pulut 1 sisir, 7 macam jenang Empluk kecil ( wadah dari tanah liat) yang diisi bumbu dapur dan sedikit beras 1 butir telor ayam mentah Juplak diisi minyak kelapa 1 butir kelapa hijau tanpa sabut Gula jawa 1 tangkep 1 ekor ayam jantanUntuk menjaga kesehatan calon pengantin supaya tidak kedinginan maka ditetapkan tujuh orang yang memandikan, tujuh sama dengan pitu ( Jawa ) yang berarti pitulung (Jawa) yang berarti pertolongan. Upacara siraman ini diakhiri oleh juru rias ( pemaes ) dengan memecah kendi dari tanah liat.*) Midodareni Midodareni berasal dari kata dasar widodari ( Jawa ) yang berarti bidadari yaitu putri dari sorga yang sangat cantik dan sangat harum baunya. Midodareni biasanya dilaksanakan antara jam 18.00 sampai dengan jam 24.00 ini disebut juga sebagai malam midodareni, calon penganten tidak boleh tidur. Saat akan melaksanakan midodaren ada petuah-petuah dan nasehat serta doa-doa dan harapan yang di simbulkan dalam:Sepasang kembarmayang ( dipasang di kamar pengantin ) Sepasang klemuk ( periuk ) yang diisi dengan bumbu pawon, biji-bijian, empon-empon dan dua helai bangun tulak untuk menutup klemuk tadi Sepasang kendi yang diisi air suci yang cucuknya ditutup dengan daun dadap srep ( tulang daun/ tangkai daun ), Mayang jambe (buah pinang), daun sirih yang dihias dengan kapur. Baki yang berisi potongan daun pandan, parutan kencur, laos, jeruk purut, minyak wangi, baki ini ditaruh dibawah tepat tidur supaya ruangan berbau wangi.Adapun dengan selesainya midodareni saat jam 24.00 calon pengantin dan keluarganya bisa makan hidangan yang terdiri dari :Nasi gurih Sepasang ayam yang dimasak lembaran ( ingkung, Jawa ) Sambel pecel, sambel pencok, lalapan Krecek Roti tawar, gula jawa Kopi pahit dan teh pahit Rujak degan Dengan lampu juplak minyak kelapa untuk penerangan ( jaman dulu)*) Upacara Langkahan Langkahan berasal dari kata dasar langkah (Jawa) yang berarti lompat, upacara langkahan disini dimaksudkan apabila pengantin menikah mendahului kakaknya yang belum nikah , maka sebelum akad nikah dimulai maka calon pengantin diwajibkan minta izin kepada kakak yang dilangkahi.*) Upacara Ijab Ijab atau ijab kabul adalah pengesahan pernihakan sesuai agama pasangan pengantin. Secara tradisi dalam upacara ini keluarga pengantin perempuan menyerahkan / menikahkan anaknya kepada pengantin pria, dan keluarga pengantin pria menerima pengantin wanita dan disertai dengan penyerahan emas kawin bagi pengantin perempuan. Upacara ijab qobul biasanya dipimpin oleh petugas dari kantor urusan agama sehingga syarat dan rukunnya ijab qobul akan syah menurut syariat agama dan disaksikan oleh pejabat pemerintah atau petugas catatan sipil yang akan mencatat pernikahan mereka di catatan pemerintah.*) Upacara Panggih Panggih ( Jawa ) berarti bertemu, setelah upacara akad nikah selesai baru upacara panggih bisa dilaksanaakan,. Pengantin pria kembali ketempat penantiannya, sedang pengantin putri kembali ke kamar pengantin. Setelah semuanya siap maka upacara panggih dapat segera dimulai. Untuk melengkapi upacara panggih tersebut sesuai dengan busana gaya Yogyakarta dengan iringan gending Jawa:1. Gending Bindri untuk mengiringi kedatangan penantin pria 2. Gending Ladrang Pengantin untuk mengiringi upacara panggih mulai dari balangan ( saling melempar ) sirih, wijik ( pengantin putri mencuci kaki pengantin pria ), pecah telor oleh pemaes. 3. Gending Boyong/Gending Puspowarno untuk mengiringi tampa kaya (kacar-kucur), lambang penyerahan nafkah dahar walimah. Setelah dahar walimah selesai, gending itu bunyinya dilemahkan untuk mengiringi datangnya sang besan dan dilanjutkan upacara sungkeman

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-13
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Duderan adalah sebuah upacara yang menandai bahwa bulan puasa telah datang, dulu dugderan merupakan sarana informasi Pemerintah Kota Semarang kepada masyarakatnya tentang datangnya bulan Ramadhan. Dugderan dilaksanakan tepat 1 hari sebelum bulan puasa. Kata Dugder, diambil dari perpaduan bunyi dugdug, dan bunyi meriam yang mengikuti kemudian diasumsikan dengan derr. Kegiatan ini meliputi pasar rakyat yang dimulai sepekan sebelum dugderan, karnaval yang diikuti oleh pasukan merahputih, drumband, pasukan pakaian adat “BINNEKA TUNGGAL IKA” , meriam , warak ngendok dan berbagai potensi kesenian yang ada di Kota Semarang. Ciri Khas acara ini adalah warak Ngendok sejenis binatang rekaan yang bertubuh kambing berkepala naga kulit sisik emas, visualisasi warak ngendok dibuat dari kertas warna – warni. Acara ini dimulai dari jam 08.00 sampai dengan maghrib di hari yang sama juga diselenggarakan festival warak dan Jipin Blantenan. Sejarah “Dugder” Sudah sejak lama umat Islam berbeda pendapat dalam menentukan hari dimulainya bulan Puasa, masing-masing pihak biasanya ingin mempertahankan kebenarannya sendiri-sendidi, hal tersebut sering menimbulkan beberapa penentuan dimulainya puasa ini mendapat perhatian yang berwajib. Hal ini terjadi pada tahun 1881 dibawah Pemerintah Kanjeng Bupari RMTA Purbaningrat.Beliaulah yang pertama kali memberanikan diri menentukan nulainya hari puasa, yaitu setelah Bedug Masjid Agung dan Maeriam di halaman Kabupaten dibunyikan masing-masing tiga kali. Sebelum membunyikan bedug dan meriam tersebut, diadakan upacara dihalaman Kabupaten. Adanya upacara Dug Der tersebut makin lama makin menarik perhatian masyarakat Semarang dan sekitarnya, menyebabkan datangnya para pedagang dari berbagai daerah yang menjual bermacam0macam makanan, minuman dan mainan anak-anak seperti yang terbuat dari tanah liat ( Celengan, Gerabah), mainan dari bambu ( Seruling, Gangsingan), mainan dari kerta (Warak Ngendog) Jalannya Upacara Sebelum pelaksanaan dibunyikan bedug dan meriam di Kabupaten, telah dipersiapkan berbagai perlengkapan berupa : 1. Bendera 2. Karangan bunga untuk dikalungkan pada 2 (dua) pucuk meriam yang akan dibunyikan. 3. Obat Inggris (Mesiu) dan kertas koran yang merupakan perlengkapan meriam 4. Gamelan disiapkan di pendopo Kabupaten. Adapun petugas yang harus siap ditempat : 1. Pembawa bendera 2. Petugas yang membunyikan meriam dan bedug 3. Niaga ( Pengrawit) 4. Pemimpin Upacara, biasanya Lurah/Kepala Desa setempat. Upacara Dug Der dilaksanakan sehari sebelum bulan puasa tepat pukul 15.30 WIB.Ki Lurah sebagai Pimpinan Upacara berpidato menetapkan hari dimulainya puasa dilanjutkan berdoa untuk mohon keselamatan. Kemudian Bedug di Masjid dibunyikan 3 (tiga) kali. Setelah itu gamelan Kabupaten dibunyikan dengan irama MOGANG. Prosesi “Dugder” Meskipun jaman sudah berubah dan berkembang namun tradisi Dug Der masih tetap dilestarikan. Walaupun pelaksanaan Upacara Tradisi ini sudah banyak mengalami perubahan, namun tidak mengurangi makna Dug Der itu sendiri. Penyebab perubahan pelaksanaan antara lain adalah pindahnya Pusat Pemerintahan ke Balaikota di Jl Pemuda dan semakin menyempitnya lahan Pasar Malam, karena berkembangnya bangunan-bangunan pertokoan di seputar Pasar Johar.Upacara Tradisi Dug Der sekarang dilaksanakan di halaman Balaikota dengan waktu yang sama, yaitu sehari sebelum bulan Puasa. Upacara dipimpin langsung oleh Bapak Walikota Semarang yang berperan sebagai Adipati Semarang.Setalah upacara selesai dilaksnakan, dilanjutkan dengan Prosesi/Karnaval yang diikuti oleh Pasukan Merah Putih, Drum band, Pasukan Pakaian Adat “ Bhinneka Tunggal Ika “, Meriam, Warak Ngendog dan berbagai kesenian yang ada di kota Semarang. Dengan bergemanya suara bedug dan meriam inilah masyarakat kota Semarang dan sekitarnya mengetahui bahwa besok pagi dimulainya puasa tanpa perasaan ragu-ragu. sumber : http://semarang.go.id/google terjemahan bahasa indonesia ke bahasa jawa

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-12
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

daya yang ada di daerah tuban,terutama tentang industri industri unggulan yang berada di kabupaten tuban yang pastinya sudah menembus pasar mancanegara Dikenal sebagai Kota Wali dan Kota Seribu Goa, menjadikan Kabupaten Tuban sebagai salah satu tempat tujuan wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Tidak hanya objek wisata religi saja yang sekarang ini digemari para wisatawan, mereka juga mulai mengagumi keindahan panorama alam di Kabupaten Tuban seperti deretan goa yang dilengkapi dengan stalaktit dan stalakmit yang sangat cantik, serta beberapa potensi wisata pantai yang menyuguhkan panorama laut cukup menawan. Memiliki luas wilayah sekitar 1.904,70 km2 dan panjang pantai mencapai 65 km, Kabupaten Tuban ternyata tidak hanya memiliki potensi alam cukup menawan namun juga menyimpan beragam potensi bisnis daerah yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Sebut saja seperti potensi unggulan di bidang pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan, industri kerajinan, pertambangan, perindustrian, dan lain sebagainya. Nah, untuk mengetahui potensi bisnis apa saja yang tersimpan di Kabupaten Tuban. Berikut ini kami informasikan beberapa sektor potensi unggulan yang menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat di sekitar daerah Tuban

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-10
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Aswatama memiliki fisik bermata kedondongan putih, berhidung mancung serba lengkap, berketu udeng dengan garuda membelakang, bersunting kembang kluwih panjang, berkalung putran berbentuk bulan sabit, bergelang, berpontoh, dan berkeroncong. Berkain, tetapi tidak bercelana panjang dan bentuk telapak kakinya seperti telapak kaki kuda (tidak punya jari-jari kaki) dan bersurai Dan memiliki sifat pemberani, cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. Aswatama belajar ilmu perang bersama para pangeran Kuru di bawah bimbingan ayahnya sendiri yaitu Resi Drona. Ia memiliki keterampilan dalam ilmu perang, terutama mempergunakan sejata panah dan kemampuannya hampir sama dengan Arjuna. Ia mendapat pusaka yang sangat sakti dari ayahnya bernama Cundamanik.Ia juga merupakan salah satu dari tujuh Ciranjiwin, yaitu manusia berumur panjang. Saat perang Bharatayudha berakhir, hanya ia bersama Kertawarma dan Krepa yang bertahan hidup. Oleh karena dipenuhi dendam atas kematian ayahnya, ia menyerbu kemah Pandawa saat tengah malam dan melakukan pembantaian membabi buta dan penyerbuan itu dilakukan setelah perang diumumkan berakhir.

google translation Javanese Indonesian

Last Update: 2014-11-06
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Nama Aliando Syarief mulai banyak diperbincangkan karena parasnya yang tampan. Saat ini, Aliando Syarief menjadi idola remaja putri terlebih lagi saat membintangi sinetron Ganteng-Ganteng Serigala. Hal ini terbukti di akun twiiter Aliando sendiri @alysyarief ia banyak menuai pujian dari para followernya. Pemeran Digo dalam sinetron Ganteng-Ganteng Serigala itu sebenarnya sudah lama berkutat di dunia akting.s Dia lebih sering bermain di serial FTV seperti Petaka Homeschooling. Garuda Di Dadaku 2 adalah film yang ia bintangi. Pemilik nama lengkap Muhammad Ali Syarief ini masih berumur 17 tahun. Ia tidak hanya mengandalkan parasnya yang tampan saja, tetapi aktingnya tidak diragukan lagi. Cowok kelahiran 26 Oktober ini merupakan keturunan Arab-Indo dimana sang ayah adalah orang Arab asli. Sinetron yang ia bintangi sekarangpun menjadi trending topic di jejaring social twitter.

gawenen pengalaman pribadhi sing paling nengsemake

Last Update: 2014-09-29
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Nama lengkap Francesco Totti Tanggal lahir 27 September 1976 (umur 37) Tempat lahir Rome, Italia Tinggi 1,80 m (5.9 kaki) Posisi bermain Penyerang Informasi klub Klub saat ini Roma Nomor 10

Nama lengkap Francesco Totti Tanggal lahir 27 September 1976 (umur 37) Tempat lahir Rome, Italia Tinggi 1,80 m (5.9 kaki) Posisi bermain Penyerang Informasi klub Klub saat ini Roma Nomor 10google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-09-23
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Menurut babat, Syeikh Mursyahadatillah yang nama ali ketika mudanya Pangeran Walangsungsang adalah putra Raja Pajajaran IX, lengkapnya Pangeran Walangsungsang bin Prabu Siliwangi bin Raja Mundingkawati bin Angga Larang bin Banyak Wangi bin Banyak Larang bin Susuk Tunggal bin Wastu Kencana bin Lingga bin Linggahiang bin Ratu Sari Purba bin Raja Ciung Wanara. Disamping itu masih ada beberapa julukan lain, diantaranya adalah sebagai berikut : 1. Gagak Lumayung, Nama julukan ketika menjadi Pendekar 2. Pangeran Cakrabuana, Nama julukan setelah berhasil menyempurnakan ilmu cakrabirawa warisan dari MBAH KUWU SANGKAN dan babat tanah Cirebon 3. Somadullah, Nama julukan karena mampu menyelesaikan pendidikannya di Samodra Pasai dan Jazirah Arab 4. Abdullah Iman, Nama julukan yang diberikan sang Guru sekembalinya ia menunaikan ibadah Haji di Tanah Suci Mekkah 5. Sri Mangara, Nama julukan ketika ia di anggkat menjadi kuwu Cirebon menggantikan sang mertua Ki Gde Alang alang 6. Syeikh Mursyahadatillah, Nama julukan setelah menghabiskan hari-hari tuanya untuk kerja da’wah

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-09-21
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Cut Nyak Dien lahir pada 1848 dari keluarga kalangan bangsawan yang taat beragama. Ayahnya bernama Teuku Nanta Seutia, seorang uleebalang. Beliau mendapatkan pendidikan agama dan rumah tangga yang baik dari kedua orang tua dan para guru agama. Semua ini membentuk kepribadian beliau yang memiliki sifat tabah, teguh pendirian, dan tawakal. Seperti umumnya di masa itu, beliau menikah di usia sangat muda dengan Teuku Ibrahim Lamnga. Mereka dikaruniai seorang anak laki-laki. Ketika Perang Aceh meletus tahun 1873, Teuku Ibrahim turut aktif di garis depan. Cut Nyak Dien selalu memberikan dukungan dan dorongan semangat. Semangat juang dan perlawanan Cut Nyak Dien bertambah kuat saat Belanda membakar Masjid Besar Aceh. Dengan semangat menyala, beliau mengajak seluruh rakyat Aceh untuk terus berjuang. Saat Teuku Ibrahim gugur, di tengah kesedihan, beliau bertekad meneruskan perjuangan. Dua tahun setelah kematian suami pertamanya tepatnya pada tahun 1880, Cut Nyak Dien menikah lagi dengan Teuku Umar. Seperti Teuku Ibrahim, Teuku Umar adalah pejuang kemerdekaan yang hebat. Bersama Cut Nyak Dien, perlawananyang dipimpin Teuku Umar bertambah hebat. Sebagai pemimpin yang cerdik, Teuku Umar pernah mengecoh Belanda dengan pura-pura bekerja sama pada tahun 1893, sebelum kemudian kembali memeranginya dengan membawa Iari senjata dan perlengkapan peranglain. Namun, dalam pertempuran di Meulaboh tanggal 11 Februari 1899 ,Teuku Umar gugur. Sejak meninggalnya Teuku Umar, selama 6 tahun Cut Nyak Dien mengatur serangan besar- besaran terhadap beberapa kedudukan Belanda. Seluruh barang berharga yang masih dimilikinya dikorbankan untuk biaya perang. Meski tanpa dukungan dari seorang suami, perjuangannya tidak pernah surut. Perlawanan yang dilakukan secara bergerilya itu dirasakan Belanda sangat mengganggu, bahkan membahayakan pendudukan mereka di tanah Aceh sehingga pasukan Belanda selalu berusaha menangkapnya. Namun, kehidupan yang berat dihutan dan usia yang menua membuat kesehatan perempuan pemberani ini mulal menurun. Ditambah lagi, jumlah pasukannya terus berkurang akibat serangan Belanda. Meski demikian,ketika Pang Laot Ali, tangan kanan sekaligus panglimanya, menawarkan untuk menyerah, beliau sangat marah. Akhirnya, Pang Laot Ali yang tak sampai hati melihat penderitaan Cut Nyak Dien terpaksa berkhianat. la melaporkan persembunyian Cut Nyak Dien dengan beberapa syarat, di antaranya jangan melakukan kekerasan dan harus menghormatinya. Begitu teguhnya pendirian Cut Nyak Dien, bahkan ketika sudah terkepung dan hendak ditangkap dalam kondisi rabun pun masih sempat mencabut rencong dan berusaha melawan pasukan Belanda. Pasukan Belanda yang begitu banyak akhirnya berhasil menangkap tangannya. Beliau marah luar biasa kepada Pang LaotAli. Namun,walau pun di dalam tawanan, Cut Nyak Dien masih terus melakukan kontak dengan para pejuang yang belum tunduk. Tindakannya itu kembali membuat pihak Belanda berang sehingga beliau akhirnya dibuang ke Sumedang, Jawa Barat, pada 11 Desember 1906. Cut Nyak Dien yang tiba dalam kondisi lusuh dengan tangan tak lepas memegang tasbih ini tidak dikenal sebagian besar penduduk Sumedang. Beliau dititipkan kepada Bupati Sumedang, Pangeran Aria Suriaatmaja, bersama dua tawanan lain, salah seorang bekas panglima perangnya yang berusia sekitar 50 tahun dan kemenakan beliau yang baru berusia 15 tahun. Belanda sama sekali tidak memberitahu siapa para tawanan itu. Melihat perempuan yang amat taat beragama itu, Pangeran Aria tidak menempatkannya di penjara, tetapi di rumah H. Ilyas, seorang tokoh agama, di belakang Masjid Besar Sumedang. Perilaku beliau yang taat beragama dan menolak semua pemberian Belanda menimbulkan rasa hormat dan simpati banyak orang yang kemudian datang mengunjungi membawakan pakaian atau makanan. Cut Nyak Dien, perempuan pejuang pemberani ini meninggal pada 6 November 1908. Beliau dimakamkan secara hormat di Gunung Puyuh, sebuah komplek pemakaman para bangsawan Sumedang, tak jauh dan pusat kota. Sampai wafatnya, masyarakat Sumedang belum tahu siapa beliau, bahkan hingga Indonesia merdeka. Makam beliau dapat dikenali setelah dilakukan penelitian berdasarkan data dari pemerintah Belanda. Tempat/Tgl. Lahir : Aceh, 1848 (tanggal dan bulan tidak diketahui) Tempat/Tgl. Wafat : Sumedang, 6 November 1908 SK Presiden : Keppres No.106 Tahun 1964, Tgl. 2 Mei 1964 Gelar : Pahlawan Nasional google terjemahan bahasa jawa - bebasan

google agensi saka basa Jawa - kamardikan

Last Update: 2014-09-09
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Sedih, sunyi, canda, tawa kita lewati bersama Kemanapun bagai tali yang telah diikat kuat, yang tak dapat dilepas Kau hibur aku disaat gundah dan kuhibur kau disaat kau membutuhkan Kita saling melengkapi satu sama lain Tapi berbeda Berbeda pada saat itu Pada saat waktu tak berpihak kepada kita Kau dan aku terpisah Dan akhirnya, Akhirnya kau meninggalkan aku dengan sosok bayangmu Bayangmu yang tak tahu dimana tubuhnya Yang sekarang sudah tak mempunyai hati dan perasaan Seperti bukan lagi sahabatku

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-09-07
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Mengapa? Karena aku tidak seperti laki­laki pada umumnya. Wajah  itu,  penampilan itu yang terpantul pada permukaan cermin, membuatku  enggan meninggalkan kamar, apalagi harus berada di luar rumah. Maka,   kubiarkan   Ayah   dan   Ninda   berlama­lama   menungguku   di  mobil. Aku tidak ingin ikut bersama mereka ke kampus, salah satu tempat  yang paling aku hindari. Kemarin,  aku mengalami hal  buruk di tempat itu.  Di hari pertama  kuliah,   aku   harus   bertemu   seseorang   yang   kuanggap   penjahat   semasa  SMA. Seseorang yang selalu memperolok keadaanku. Kali   ini,   ia   membawa   teman­temannya   yang   baru   dan   kembali  mempermalukanku  dengan mengatakan  bahwa   aku  ini   banci.  Laki­laki  yang   kejantanannya   telah   hilang,   laki­laki   yang   ingin   keluar   dari  kodratnya. Hatiku panas. Darahku terasa mendidih. Tampaknya, sudah tiba saat  di mana orang yang telah lama kubenci mendapat sebuah pelajaran yang  begitu berharga. Kepalan   tanganku   telah   siap   dan   mulutnya   telah   masuk   dalam  sasaran  tinjuku.  Tapi  begitu hendak aku  luncurkan,   tanganku  terkunci.  Ninda  menggenggam  kedua   lengan   tanganku   dengan   erat.  Gadis   yang  menguasai  karate  dan  silat   tersebut   semakin memperparah keadaanku.  Aku  semakin dipermalukan.  Laki­laki   yang  berlindung  di  bawah ketiak  wanita katanya. “Begitulah jika ibumu seorang yang tidak waras!” Telunjuk Riko tepat  ke   arah mukaku  yang  memerah,   panas  menahan marah  yang   semakin  memuncak. Nyaris aku dapat melepaskan diri, tetapi Ninda masih belum  mau melepaskan cengkeramannya di kedua lenganku. 1 “Sebaiknya, kau tutup mulutmu! Apa kau tidak tahu bahwa mulutmu  itu   bau   sekali?”   Ninda   membalas.   Suaranya   yang   lantang   menarik   perhatian sekitarnya. Muka Riko sontak merah padam. Matanya mendelik. “Berani...?” Ninda  membalas   dengan   kepalan   tangan   teracung.  Disambut   oleh  sorakan   teman­teman   Riko   lengkap   dengan   tepuk   tangan.   Sepertinya,  mereka senang mendapat ancaman itu. Padahal, mereka belum tahu bahwa  kepalan   tangan  Ninda   telah   tiga   kali  memakan   korban,   ketiga­tiganya  adalah wajah Riko. “Hajar, Rik! Hajar!” Riko mengangkat tangan. Teman­temannya berhenti berseru. Ia lalu  berputar dan pergi. Teman­temannya menjadi ekor. “Mengapa tidak kau hajar saja gadis sok jago itu, Rik?” “Tidak usah.  Jika aku menghajar yang perempuan,  aku  juga harus  menghajar yang laki­laki. Dan itu akan membuat mereka semakin aneh.  Yang perempuan nanti  malah bisa menghamili dan yang laki­laki malah  bisa dihamili.” Tawa  mereka  meledak.  Dan   di   sela­sela   tawa   itu,   aku  mendengar  Ninda berkata, “Aku rasa, ibunya yang tidak waras.” Kata­kata  itu,  meskipun ditujukan kepada Riko,   tetap  membuatku  sakit.  Air mataku meleleh tanpa dapat kutahan.  Tanpa banyak berkata,  aku   bergegas   pergi.   Aku   tidak   menghiraukan   pesan   Ayah   yang   akan  menjemput   jika   kami   menelepon.   Yang   kupikirkan   hanya   pulang,  secepatnya pulang dan memperlihatkan air mataku kepada Ibu. Aku menaiki   sebuah  angkutan  umum.  Penumpangnya   yang  nyaris  penuh bertambah olehku,   lalu ditambah Ninda yang berhasil  menyusul.  Napasnya turun naik tak karuan. Ia telah berlari berpuluh­puluh meter. Ia  sempat kehilangan jejak sebelum akhirnya menemukanku terlihat menaiki  angkutan umum. Aku menangis. Masih menangis. Air mataku masih belum juga dapat  berhenti. “Kenapa, Dik?” tanya seorang ibu. Aku bergegas mengesat air mata. Namun, tetap saja terus mengalir.  Melihatku kewalahan, ibu itu mengunjukkan selembar tisu. “Pakai saja, Dik. Saya masih punya tiga kotak lagi. Boleh minta jika  masih kurang.” 2 Aku hanya tercenung, sementara pipiku semakin basah. Ninda yang  melihatku  tidak berbuat  apa­apa,   segera mengambil  alih.   Ia mengambil  tisu   itu   untuk   kemudian   memberikannya   kepadaku.   Dan   aku  mengambilnya ragu­ragu. “Masalah laki­laki, ya?” bisik ibu itu kepada Ninda. Kebetulan mereka  duduk bersebelahan. Ninda   balas   mengangguk.   Aku   menangis   sejadi­jadinya   di   balik  lembaran tisu yang telah basah. Dalam hati, aku bertanya, “Apakah aku  telah benar­benar seperti wanita?” Ibu itu memberiku tisu, dan penumpang  lain tidak berbisik­bisik, seolah­olah menggunjing. Mereka seperti melihat  sesuatu yang telah lumrah. Seorang gadis yang menangis. *** “Jika benci, mengapa harus kau tatap?” Sebuah suara yang kukenal  membalikkan   tubuhku.   Itu   Ninda,   satu­satunya   teman   yang   kumiliki  hingga   sekarang.  Hanya   ia   yang   tersisa   setelah  penampilanku   berubah  aneh seperti ini. Ia ternyata menyusul ke kamar. “Kau hanya akan semakin  membenci  dirimu  jika kau  terlalu suka menatap dirimu di   cermin.  Apa  waktu   dua   tahun   tidak   cukup   untuk   membuatmu   terbiasa   dengan  penampilan itu?” Dua   tahun....   Seratus   tahun   pun   rasanya   tidak   akan   dapat  membuatku   terbiasa   dengan   penampilan   ini.  Meskipun   penampilan   ini  sangat dekat dengan seseorang yang kukenal baik. Aku   lalu   hanya  menggeleng   dan  menjawab,   “Meskipun   aku   tidak  menatap diriku di cermin, aku masih bisa menatap diriku di mana­mana,  terutama dari mata orang­orang yang aku jumpai.” Ninda diam  sekejap.   “Sudahlah....  Sekarang,   lebih baik kita  segera  berangkat   ke   kampus.  Kasihan   ayahmu.  Beliau   telah   lama  menunggu.  Mesin  mobilnya   juga   telah   lama  menyala   dari   tadi.   Ingat,  BBM  sudah  mahal.” “Aku tidak ingin ke kampus. Aku tidak ingin kuliah jika penampilanku  tetap seperti ini.” “Aku tahu itu. Kau telah sering mengatakannya padaku dan kau juga  telah sering mengatakannya pada ibumu.” 3 Lalu, Ninda menoleh ke belakang. Aku baru sadar bahwa Ibu ada di  sana, yang kini tengah menangis dalam pelukan Ayah. Ibu kemudian pergi.  Pasti  memuaskan   hatinya   untuk  menangis   di   kamar.  Ayah  menatapku  seakan meminta untuk menurut. Aku tak berkutik. Jika Ibu sudah menangis, apa boleh buat. Ini adalah  keinginannya dan  ia adalah orang yang paling  rapuh di  keluarga kami.  Ialah   yang   paling  menginginkanku  melanjutkan   sekolah   ke   perguruan  tinggi, tanpa memperbolehkanku merubah penampilan. Sementara Ayah, ia  selalu dalam bimbang. Kini, aku lagi­lagi harus menurut. Sama seperti dua tahun lalu, ketika  aku harus menggantikan seseorang. “Baiklah....” Aku melangkah meninggalkan kamar diiringi oleh Ninda.  Kami menuju mobil dan duduk di kursi belakang. Ayah menyusul setelah  memberitahukan kabar gembira ini kepada Ibu. Ia duduk di kursi depan  dan mulai  menjalankan mobil  yang mesinnya  telah begitu panas.  Entah  sudah berapa liter menghabiskan bensin. Dalam perjalanan,  aku hanya diam.  Kepalaku bersandar pada kaca  jendela pintu mobil  sebelah kiri.  Rambut  yang begitu panjang menutup  sebagian wajahku. Kubiarkan Ninda mengoceh  tanpa kugubris.  Ia mencoba menghibur  dengan mengatakan bahwa jika aku tidak dapat bersaing dengan laki­laki  soal kekuatan fisik, aku bisa bersaing dengan wanita soal kecantikan. “Pandang   ke   sini!”   Ia   memutar   daguku.   Ia   ternyata   telah  mempersiapkan   sebuah   cermin   bundar   yang   mungil   di   samping   kiri  wajahnya.  “Lihat,  kau  lebih cantik dariku!  Pasti  banyak wanita yang  iri  kepadamu, karena mereka kalah cantik oleh seorang laki­laki.” Aku   segera   membuang   muka   dan   kembali   bersandar.   “Itu   wajah  kakakku, bukan wajahku...,” ucapku dalam hati. Kubiarkan   Ninda   kecewa.   Usahanya   untuk   menghiburku   kembali  gagal.   Ya,   yang   baru   saja   menurutnya   adalah   cara   menghibur,   selalu  melihat dari sisi baiknya.  “Lihat kemarin, kau tidak dianggap aneh oleh orang banyak di dalam  angkutan umum. Mereka hanya menganggapmu seorang gadis yang wajar  kalau menangis. Hanya Riko yang menganggapmu aneh, bersama teman­ temannya   yang   tidak   waras   itu.   Jika   Riko   yang   menangis,   lain   lagi  ceritanya.   Riko   menangis   darah,   penumpang­penumpang   itu   mungkin  hanya tertawa. Mereka baru simpati ketika Riko pingsan karena kehabisan  darah.” 4 Tetapi,   aku   tidak   pernah   sependapat   soal   itu.   Penampilan   ini  mengungkungku.  Semenjak  berpenampilan  seperti   ini,   aku harus  dapat  menjaga sikap. Aku tidak bisa bertindak kasar sembarangan.  Seperti yang pernah terjadi ketika aku duduk di kelas XII. Jam pulang  sekolah,   aku   balas   dendam   dengan   seorang   teman   Riko   yang   sering  mengolok   dan   mengatakan   bahwa   ibuku   bukanlah   orang   yang   waras.  Pukulanku   tepat   mengenai   wajahnya   dan   tepat   di   depan   mata   Ibu.  Pulangnya,  aku  dinasehati  habis­habisan.   Ibu  tidak  ingin melihat   anak  gadisnya ternodai oleh sifat kasarku. Rasanya, aku telah menjadi tubuh orang lain, tubuh kakakku sendiri.  Mungkin,   ini   adalah   balasan   karena   aku   sering   berbuat   tidak   baik  kepadanya.  Aku   sering  membuatnya   kaget,  meskipun   tahu   ia  memiliki  jantung   yang   lemah.   Oleh   karena   itu,   ia   menjadi   anak   yang   paling  dilindungi oleh Ibu. Ibu tidak ingin Kak Anita memiliki masalah dengan  jantungnya. Hingga di  suatu hari  di   libur sekolah dua  tahun silam.  Aku masih  ingat ketika sebuah truk meluncur ke arah mobil kami, di bawah terpaan   hujan   lebat.   Truk   itu   tak   terkendali   dan   menghantam   mobil   kami.  Selebihnya, aku sadar di rumah sakit dengan luka yang cukup parah, dan  mendengar   kabar   bahwa   Kak   Anita   tidak   tertolong.   Itu  membuat   Ibu  sangat terpukul. Hampir   dua   bulan,   aku   baru   dapat   bersekolah.   Namun   terlebih  dahulu, aku harus memotong rambutku yang terlampau panjang. Mereka  ternyata tidak kehilangan kesuburan, meski selama ini aku terbaring sakit.  Rambutku   justru   tumbuh   panjang,   hingga   cukup   membuat   Ibu  menganggapku sebagai Kak Anita. Aku dan Ayah sontak tersadar. Penampilanku kini lebih mirip dengan  saudara  kembarku  tersebut.  Gawatnya,   itu membuat   Ibu kembali   jatuh  dalam masa lalu. Padahal, ia baru mulai mencoba menerima kepergian Kak  Anita dua pekan ini. Ibu   tidak   setuju   dengan   rencanaku   untuk   memotong   rambut.  Sementara   aku   berkeras.   Tiap   siswa   tidak   diperkenankan   bersekolah  dengan rambut gondrong. “Tapi....” Mata Ibu berkaca­kaca dan mendadak ia pergi meninggalkan  kami.  Ia memuaskan hatinya menangis di  kamar.  Ayah pergi  membujuk  dan rencanaku terpaksa ditunda. Hari pertama di sekolah, rambutku menjuntai lurus hampir sebahu.  Aku   hanya  mendapat   teguran  agar   aku  menjaga   sikap.  Aku  mendapat  keringanan karena Ayah telah berbicara dengan pihak sekolah. 5 Pulangnya, aku singgah di tempat cukur rambut tepi jalan. Rambutku  dipangkas. Kedatanganku di rumah disambut Ibu dengan kebingungan., “Di mana Anita...?” Sekarang, Ibu tambah parah. Ia tidak mau makan dan akhirnya jatuh  sakit. Ia sangat ingin Anita kembali hadir di hadapannya, meski ia sendiri  sadar  bahwa putri   tercintanya  tersebut   telah  lama pulang ke pangkuan  Sang   Pencipta.  Hanya   dengan  melihat  Anita   berada   di   sampingnya,   ia  merasa masih dapat menjaga sang putri. Karena keinginan Ibu yang aneh, orang­orang bahkan keluarga kami  sendiri, berkata bahwa Ibu telah gila. Apakah karena kejadian naas itu?  Mungkin saja. Karena aku juga merasakan ada yang berubah pada diriku.  Aku pendiam. Gawatnya, itu adalah kepribadian Kak Anita. Apakah otakku telah rusak? Kian hari,  kondisi  Ibu kian memburuk.  Ayah sempat memberi  usul  untu

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-09-04
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Raden Dewi Sartika (lahir di Bandung, 4 Desember 1884 – meninggal di Tasikmalaya, 11 September 1947 pada umur 62 tahun) adalah tokoh perintis pendidikan untuk kaum wanita, diakui sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Indonesia tahun 1966. Dewi Sartika adalah Pahlawan pendidikan kaum wanita Indonesia, pahlawan nasional, sekaligus tokoh panutan di kalangan masyarakat Sunda. Ia bersama Kartini adalah tokoh perempuan terkemuka Indonesia. Totalitasnya dalam memperjuangkan pendidikan terutama bagi kaum perempuan di akui dan diberikan apresiasi pemerintah dengan memberinya gelar pahlawan nasional sejak tahun 1966. Dewi Sartika adalah putri pasangan Raden Somanegara dan Raden Ayu Permas. Ayahnya seorang patih di Bandung. Kedua Orang tuanya adalah pejuang kemerdekaan yang pernah diasingkan di Ternate (maluku). Setelah kedua orang tuanya di asingkan, Dewi Sartika kemudian di asuh pamannya (Patih Aria) yang tinggal di Cicalengka. Biodata Dewi Sartika Nama : Raden Dewi Sartika Tanggal Lahir : Bandung, 4 Desember 1884 Wafat : Tasikmalaya, 11 September 1947 Penghargaan Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden RI no 152/1966 Biografi Dewi Sartika - Semasa hidupnya, Dewi Sartika amat gigih memperjuangkan nasib dan harkat kaum perempuan. Sejak 1902, Dewi Sartika sudah merintis pendidikan bagi kaum perempuan. Di rumahnya, Dewi Sartika mengajar anggota keluarga dan kaum perempuan disekitarnya mengenai berbagai keterampilan seperti membaca, menulis, memasak, dan menjahit. Pada tanggal 16 Juli 1904 beliau mendirikan Sakola Istri atau sekolah perempuan di Kota Bandung. Sekolah ini menjadi lembaga pendidikan bagi perempuan yang pertama kali di dirikan di Hindia Belanda. Biografi Dewi Sartika - Tahun 1913 Sakola Istri kemudian diganti namanya menjadi Sakola Kautamaan Istri. Tahun 1913 mendirikan organisasi Kautamaan Istri di tasikmalaya yang menaungi sekolah-sekolah yang didirikan Dewi Sartika.Tahun 1929 Sakola Kautamaan Istri Berganti nama lagi menjadi Sekolah Raden Dewi dan oleh pemerintah Hindia Belanda dibangunkan gedung baru yang besar dan lengkap. Biografi Dewi Sartika - Sejak kecil Dewi Sartika memang telah memiliki jiwa pendidik. Beliau sering mengajarkan baca tulis dan berlatih berbahasa Belanda kepada anak-anak para pembantu di Kepatihan. Pola pembelajaran yang dilakukan dengan cara sambil bermain sehingga ia amat disenangi anak-anak didiknya. Langkah yang dilakukan Dewi Sartika sejak kecil ini berdampak luas sehingga nama Dewi Sartika di kenal luas oleh masyarakat sebagai seorang pendidik, terutama di kalangan perempuan.Dewi Sartika menikah tahun 1906, dengan Raden Kanduruan Agah Suriawinata yang juga berprofesi sebagai pendidik sehingga keduanya memiliki kesamaan visi dalam meajukan pendidikan di lingkungan masyarakatnya. Biografi Dewi Sartika - Setelah terjadi Agresi militer Belanda tahun 1947, Dewi Sartika ikut mengungsi bersama-sama para pejuang yang terus melakukan perlawanan untuk mempertahankan kemerdekaan. Saat mengungsi inilah, Dewi Sartika sudah lanjut usia dan Wafat tanggal 11 September 1947 di Cinean Jawa Barat. Makam Beliau kemudian di pindahkan ke Bandung. Raden Dewi Sartika (lahir di Bandung, 4 Desember 1884 – meninggal di Tasikmalaya, 11 September 1947 pada umur 62 tahun) adalah tokoh perintis pendidikan untuk kaum wanita, diakui sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Indonesia tahun 1966. Dewi Sartika adalah Pahlawan pendidikan kaum wanita Indonesia, pahlawan nasional, sekaligus tokoh panutan di kalangan masyarakat Sunda. Ia bersama Kartini adalah tokoh perempuan terkemuka Indonesia. Totalitasnya dalam memperjuangkan pendidikan terutama bagi kaum perempuan di akui dan diberikan apresiasi pemerintah dengan memberinya gelar pahlawan nasional sejak tahun 1966. Dewi Sartika adalah putri pasangan Raden Somanegara dan Raden Ayu Permas. Ayahnya seorang patih di Bandung. Kedua Orang tuanya adalah pejuang kemerdekaan yang pernah diasingkan di Ternate (maluku). Setelah kedua orang tuanya di asingkan, Dewi Sartika kemudian di asuh pamannya (Patih Aria) yang tinggal di Cicalengka. Biodata Dewi Sartika Nama : Raden Dewi Sartika Tanggal Lahir : Bandung, 4 Desember 1884 Wafat : Tasikmalaya, 11 September 1947 Penghargaan Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden RI no 152/1966 Biografi Dewi Sartika - Semasa hidupnya, Dewi Sartika amat gigih memperjuangkan nasib dan harkat kaum perempuan. Sejak 1902, Dewi Sartika sudah merintis pendidikan bagi kaum perempuan. Di rumahnya, Dewi Sartika mengajar anggota keluarga dan kaum perempuan disekitarnya mengenai berbagai keterampilan seperti membaca, menulis, memasak, dan menjahit. Pada tanggal 16 Juli 1904 beliau mendirikan Sakola Istri atau sekolah perempuan di Kota Bandung. Sekolah ini menjadi lembaga pendidikan bagi perempuan yang pertama kali di dirikan di Hindia Belanda. Biografi Dewi Sartika - Tahun 1913 Sakola Istri kemudian diganti namanya menjadi Sakola Kautamaan Istri. Tahun 1913 mendirikan organisasi Kautamaan Istri di tasikmalaya yang menaungi sekolah-sekolah yang didirikan Dewi Sartika.Tahun 1929 Sakola Kautamaan Istri Berganti nama lagi menjadi Sekolah Raden Dewi dan oleh pemerintah Hindia Belanda dibangunkan gedung baru yang besar dan lengkap. Biografi Dewi Sartika - Sejak kecil Dewi Sartika memang telah memiliki jiwa pendidik. Beliau sering mengajarkan baca tulis dan berlatih berbahasa Belanda kepada anak-anak para pembantu di Kepatihan. Pola pembelajaran yang dilakukan dengan cara sambil bermain sehingga ia amat disenangi anak-anak didiknya. Langkah yang dilakukan Dewi Sartika sejak kecil ini berdampak luas sehingga nama Dewi Sartika di kenal luas oleh masyarakat sebagai seorang pendidik, terutama di kalangan perempuan.Dewi Sartika menikah tahun 1906, dengan Raden Kanduruan Agah Suriawinata yang juga berprofesi sebagai pendidik sehingga keduanya memiliki kesamaan visi dalam meajukan pendidikan di lingkungan masyarakatnya. Biografi Dewi Sartika - Setelah terjadi Agresi militer Belanda tahun 1947, Dewi Sartika ikut mengungsi bersama-sama para pejuang yang terus melakukan perlawanan untuk mempertahankan kemerdekaan. Saat mengungsi inilah, Dewi Sartika sudah lanjut usia dan Wafat tanggal 11 September 1947 di Cinean Jawa Barat. Makam Beliau kemudian di pindahkan ke Bandung.

Raden Dewi Sartika (lahir di Bandung, 4 Desember 1884 – meninggal di Tasikmalaya, 11 September 1947 pada umur 62 tahun) adalah tokoh perintis pendidikan untuk kaum wanita, diakui sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Indonesia tahun 1966. Dewi Sartika adalah Pahlawan pendidikan kaum wanita Indonesia, pahlawan nasional, sekaligus tokoh panutan di kalangan masyarakat Sunda. Ia bersama Kartini adalah tokoh perempuan terkemuka Indonesia. Totalitasnya dalam memperjuangkan pendidikan terutama bagi kaum perempuan di akui dan diberikan apresiasi pemerintah dengan memberinya gelar pahlawan nasional sejak tahun 1966. Dewi Sartika adalah putri pasangan Raden Somanegara dan Raden Ayu Permas. Ayahnya seorang patih di Bandung. Kedua Orang tuanya adalah pejuang kemerdekaan yang pernah diasingkan di Ternate (maluku). Setelah kedua orang tuanya di asingkan, Dewi Sartika kemudian di asuh pamannya (Patih Aria) yang tinggal di Cicalengka. Biodata Dewi Sartika Nama : Raden Dewi Sartika Tanggal Lahir : Bandung, 4 Desember 1884 Wafat : Tasikmalaya, 11 September 1947 Penghargaan Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden RI no 152/1966 Biografi Dewi Sartika - Semasa hidupnya, Dewi Sartika amat gigih memperjuangkan nasib dan harkat kaum perempuan. Sejak 1902, Dewi Sartika sudah merintis pendidikan bagi kaum perempuan. Di rumahnya, Dewi Sartika mengajar anggota keluarga dan kaum perempuan disekitarnya mengenai berbagai keterampilan seperti membaca, menulis, memasak, dan menjahit. Pada tanggal 16 Juli 1904 beliau mendirikan Sakola Istri atau sekolah perempuan di Kota Bandung. Sekolah ini menjadi lembaga pendidikan bagi perempuan yang pertama kali di dirikan di Hindia Belanda. Biografi Dewi Sartika - Tahun 1913 Sakola Istri kemudian diganti namanya menjadi Sakola Kautamaan Istri. Tahun 1913 mendirikan organisasi Kautamaan Istri di tasikmalaya yang menaungi sekolah-sekolah yang didirikan Dewi Sartika.Tahun 1929 Sakola Kautamaan Istri Berganti nama lagi menjadi Sekolah Raden Dewi dan oleh pemerintah Hindia Belanda dibangunkan gedung baru yang besar dan lengkap. Biografi Dewi Sartika - Sejak kecil Dewi Sartika memang telah memiliki jiwa pendidik. Beliau sering mengajarkan baca tulis dan berlatih berbahasa Belanda kepada anak-anak para pembantu di Kepatihan. Pola pembelajaran yang dilakukan dengan cara sambil bermain sehingga ia amat disenangi anak-anak didiknya. Langkah yang dilakukan Dewi Sartika sejak kecil ini berdampak luas sehingga nama Dewi Sartika di kenal luas oleh masyarakat sebagai seorang pendidik, terutama di kalangan perempuan.Dewi Sartika menikah tahun 1906, dengan Raden Kanduruan Agah Suriawinata yang juga berprofesi sebagai pendidik sehingga keduanya memiliki kesamaan visi dalam meajukan pendidikan di lingkungan masyarakatnya. Biografi Dewi Sartika - Setelah terjadi Agresi militer Belanda tahun 1947, Dewi Sartika ikut mengungsi bersama-sama para pejuang yang terus melakukan perlawanan untuk mempertahankan kemerdekaan. Saat mengungsi inilah, Dewi Sartika sudah lanjut usia dan Wafat tanggal 11 September 1947 di Cinean Jawa Barat. Makam Beliau kemudian di pindahkan ke Bandung. Raden Dewi Sartika (lahir di Bandung, 4 Desember 1884 – meninggal di Tasikmalaya, 11 September 1947 pada umur 62 tahun) adalah tokoh perintis pendidikan untuk kaum wanita, diakui sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Indonesia tahun 1966. Dewi Sartika adalah Pahlawan pendidikan kaum wanita Indonesia, pahlawan nasional, sekaligus tokoh panutan di kalangan masyarakat Sunda. Ia bersama Kartini adalah tokoh perempuan terkemuka Indonesia. Totalitasnya dalam memperjuangkan pendidikan terutama bagi kaum perempuan di akui dan diberikan apresiasi pemerintah dengan memberinya gelar pahlawan nasional sejak tahun 1966. Dewi Sartika adalah putri pasangan Raden Somanegara dan Raden Ayu Permas. Ayahnya seorang patih di Bandung. Kedua Orang tuanya adalah pejuang kemerdekaan yang pernah diasingkan di Ternate (maluku). Setelah kedua orang tuanya di asingkan, Dewi Sartika kemudian di asuh pamannya (Patih Aria) yang tinggal di Cicalengka. Biodata Dewi Sartika Nama : Raden Dewi Sartika Tanggal Lahir : Bandung, 4 Desember 1884 Wafat : Tasikmalaya, 11 September 1947 Penghargaan Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden RI no 152/1966 Biografi Dewi Sartika - Semasa hidupnya, Dewi Sartika amat gigih memperjuangkan nasib dan harkat kaum perempuan. Sejak 1902, Dewi Sartika sudah merintis pendidikan bagi kaum perempuan. Di rumahnya, Dewi Sartika mengajar anggota keluarga dan kaum perempuan disekitarnya mengenai berbagai keterampilan seperti membaca, menulis, memasak, dan menjahit. Pada tanggal 16 Juli 1904 beliau mendirikan Sakola Istri atau sekolah perempuan di Kota Bandung. Sekolah ini menjadi lembaga pendidikan bagi perempuan yang pertama kali di dirikan di Hindia Belanda. Biografi Dewi Sartika - Tahun 1913 Sakola Istri kemudian diganti namanya menjadi Sakola Kautamaan Istri. Tahun 1913 mendirikan organisasi Kautamaan Istri di tasikmalaya yang menaungi sekolah-sekolah yang didirikan Dewi Sartika.Tahun 1929 Sakola Kautamaan Istri Berganti nama lagi menjadi Sekolah Raden Dewi dan oleh pemerintah Hindia Belanda dibangunkan gedung baru yang besar dan lengkap. Biografi Dewi Sartika - Sejak kecil Dewi Sartika memang telah memiliki jiwa pendidik. Beliau sering mengajarkan baca tulis dan berlatih berbahasa Belanda kepada anak-anak para pembantu di Kepatihan. Pola pembelajaran yang dilakukan dengan cara sambil bermain sehingga ia amat disenangi anak-anak didiknya. Langkah yang dilakukan Dewi Sartika sejak kecil ini berdampak luas sehingga nama Dewi Sartika di kenal luas oleh masyarakat sebagai seorang pendidik, terutama di kalangan perempuan.Dewi Sartika menikah tahun 1906, dengan Raden Kanduruan Agah Suriawinata yang juga berprofesi sebagai pendidik sehingga keduanya memiliki kesamaan visi dalam meajukan pendidikan di lingkungan masyarakatnya. Biografi Dewi Sartika - Setelah terjadi Agresi militer Belanda tahun 1947, Dewi Sartika ikut mengungsi bersama-sama para pejuang yang terus melakukan perlawanan untuk mempertahankan kemerdekaan. Saat mengungsi inilah, Dewi Sartika sudah lanjut usia dan Wafat tanggal 11 September 1947 di Cinean Jawa Barat. Makam Beliau kemudian di pindahkan ke Bandung.

Last Update: 2014-09-01
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Raden Dewi Sartika (lahir di Bandung, 4 Desember 1884 – meninggal di Tasikmalaya, 11 September 1947 pada umur 62 tahun) adalah tokoh perintis pendidikan untuk kaum wanita, diakui sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Indonesia tahun 1966. Dewi Sartika adalah Pahlawan pendidikan kaum wanita Indonesia, pahlawan nasional, sekaligus tokoh panutan di kalangan masyarakat Sunda. Ia bersama Kartini adalah tokoh perempuan terkemuka Indonesia. Totalitasnya dalam memperjuangkan pendidikan terutama bagi kaum perempuan di akui dan diberikan apresiasi pemerintah dengan memberinya gelar pahlawan nasional sejak tahun 1966. Dewi Sartika adalah putri pasangan Raden Somanegara dan Raden Ayu Permas. Ayahnya seorang patih di Bandung. Kedua Orang tuanya adalah pejuang kemerdekaan yang pernah diasingkan di Ternate (maluku). Setelah kedua orang tuanya di asingkan, Dewi Sartika kemudian di asuh pamannya (Patih Aria) yang tinggal di Cicalengka. Biodata Dewi Sartika Nama : Raden Dewi Sartika Tanggal Lahir : Bandung, 4 Desember 1884 Wafat : Tasikmalaya, 11 September 1947 Penghargaan Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden RI no 152/1966 Biografi Dewi Sartika - Semasa hidupnya, Dewi Sartika amat gigih memperjuangkan nasib dan harkat kaum perempuan. Sejak 1902, Dewi Sartika sudah merintis pendidikan bagi kaum perempuan. Di rumahnya, Dewi Sartika mengajar anggota keluarga dan kaum perempuan disekitarnya mengenai berbagai keterampilan seperti membaca, menulis, memasak, dan menjahit. Pada tanggal 16 Juli 1904 beliau mendirikan Sakola Istri atau sekolah perempuan di Kota Bandung. Sekolah ini menjadi lembaga pendidikan bagi perempuan yang pertama kali di dirikan di Hindia Belanda. Biografi Dewi Sartika - Tahun 1913 Sakola Istri kemudian diganti namanya menjadi Sakola Kautamaan Istri. Tahun 1913 mendirikan organisasi Kautamaan Istri di tasikmalaya yang menaungi sekolah-sekolah yang didirikan Dewi Sartika.Tahun 1929 Sakola Kautamaan Istri Berganti nama lagi menjadi Sekolah Raden Dewi dan oleh pemerintah Hindia Belanda dibangunkan gedung baru yang besar dan lengkap. Biografi Dewi Sartika - Sejak kecil Dewi Sartika memang telah memiliki jiwa pendidik. Beliau sering mengajarkan baca tulis dan berlatih berbahasa Belanda kepada anak-anak para pembantu di Kepatihan. Pola pembelajaran yang dilakukan dengan cara sambil bermain sehingga ia amat disenangi anak-anak didiknya. Langkah yang dilakukan Dewi Sartika sejak kecil ini berdampak luas sehingga nama Dewi Sartika di kenal luas oleh masyarakat sebagai seorang pendidik, terutama di kalangan perempuan.Dewi Sartika menikah tahun 1906, dengan Raden Kanduruan Agah Suriawinata yang juga berprofesi sebagai pendidik sehingga keduanya memiliki kesamaan visi dalam meajukan pendidikan di lingkungan masyarakatnya. Biografi Dewi Sartika - Setelah terjadi Agresi militer Belanda tahun 1947, Dewi Sartika ikut mengungsi bersama-sama para pejuang yang terus melakukan perlawanan untuk mempertahankan kemerdekaan. Saat mengungsi inilah, Dewi Sartika sudah lanjut usia dan Wafat tanggal 11 September 1947 di Cinean Jawa Barat. Makam Beliau kemudian di pindahkan ke Bandung. Raden Dewi Sartika (lahir di Bandung, 4 Desember 1884 – meninggal di Tasikmalaya, 11 September 1947 pada umur 62 tahun) adalah tokoh perintis pendidikan untuk kaum wanita, diakui sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Indonesia tahun 1966. Dewi Sartika adalah Pahlawan pendidikan kaum wanita Indonesia, pahlawan nasional, sekaligus tokoh panutan di kalangan masyarakat Sunda. Ia bersama Kartini adalah tokoh perempuan terkemuka Indonesia. Totalitasnya dalam memperjuangkan pendidikan terutama bagi kaum perempuan di akui dan diberikan apresiasi pemerintah dengan memberinya gelar pahlawan nasional sejak tahun 1966. Dewi Sartika adalah putri pasangan Raden Somanegara dan Raden Ayu Permas. Ayahnya seorang patih di Bandung. Kedua Orang tuanya adalah pejuang kemerdekaan yang pernah diasingkan di Ternate (maluku). Setelah kedua orang tuanya di asingkan, Dewi Sartika kemudian di asuh pamannya (Patih Aria) yang tinggal di Cicalengka. Biodata Dewi Sartika Nama : Raden Dewi Sartika Tanggal Lahir : Bandung, 4 Desember 1884 Wafat : Tasikmalaya, 11 September 1947 Penghargaan Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden RI no 152/1966 Biografi Dewi Sartika - Semasa hidupnya, Dewi Sartika amat gigih memperjuangkan nasib dan harkat kaum perempuan. Sejak 1902, Dewi Sartika sudah merintis pendidikan bagi kaum perempuan. Di rumahnya, Dewi Sartika mengajar anggota keluarga dan kaum perempuan disekitarnya mengenai berbagai keterampilan seperti membaca, menulis, memasak, dan menjahit. Pada tanggal 16 Juli 1904 beliau mendirikan Sakola Istri atau sekolah perempuan di Kota Bandung. Sekolah ini menjadi lembaga pendidikan bagi perempuan yang pertama kali di dirikan di Hindia Belanda. Biografi Dewi Sartika - Tahun 1913 Sakola Istri kemudian diganti namanya menjadi Sakola Kautamaan Istri. Tahun 1913 mendirikan organisasi Kautamaan Istri di tasikmalaya yang menaungi sekolah-sekolah yang didirikan Dewi Sartika.Tahun 1929 Sakola Kautamaan Istri Berganti nama lagi menjadi Sekolah Raden Dewi dan oleh pemerintah Hindia Belanda dibangunkan gedung baru yang besar dan lengkap. Biografi Dewi Sartika - Sejak kecil Dewi Sartika memang telah memiliki jiwa pendidik. Beliau sering mengajarkan baca tulis dan berlatih berbahasa Belanda kepada anak-anak para pembantu di Kepatihan. Pola pembelajaran yang dilakukan dengan cara sambil bermain sehingga ia amat disenangi anak-anak didiknya. Langkah yang dilakukan Dewi Sartika sejak kecil ini berdampak luas sehingga nama Dewi Sartika di kenal luas oleh masyarakat sebagai seorang pendidik, terutama di kalangan perempuan.Dewi Sartika menikah tahun 1906, dengan Raden Kanduruan Agah Suriawinata yang juga berprofesi sebagai pendidik sehingga keduanya memiliki kesamaan visi dalam meajukan pendidikan di lingkungan masyarakatnya. Biografi Dewi Sartika - Setelah terjadi Agresi militer Belanda tahun 1947, Dewi Sartika ikut mengungsi bersama-sama para pejuang yang terus melakukan perlawanan untuk mempertahankan kemerdekaan. Saat mengungsi inilah, Dewi Sartika sudah lanjut usia dan Wafat tanggal 11 September 1947 di Cinean Jawa Barat. Makam Beliau kemudian di pindahkan ke Bandung.

google Tembung tegese Artine ngeklik Indonesia lan

Last Update: 2014-09-01
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Rawon atau nasi rawon (karena selalu disajikan dengan nasi) adalah menu berupa sup daging dengan bumbu khas karena mengandung kluwek. Rawon, meskipun dikenal sebagai masakan khas Jawa Timur (seperti Surabaya), dikenal pula oleh masyarakat Jawa Tengah sebelah timur (daerah Surakarta). Daging untuk rawon umumnya adalah daging sapi yang dipotong kecil-kecil. Bumbu supnya sangat khas Indonesia, yaitu campuran bawang merah, bawang putih, lengkuas (laos), ketumbar, serai, kunir, lombok, kluwek, garam, serta minyak nabati. Semua bahan ini (kecuali serai dan lengkuas) dihaluskan, lalu ditumis sampai harum. Campuran bumbu ini kemudian dimasukkan dalam kaldu rebusan daging bersama-sama dengan daging. Warna gelap khas rawon berasal dari kluwek. Rawon disajikan bersama nasi, dilengkapi dengan tauge kecil, daun bawang, kerupuk udang, daging sapi goreng (empal) dan sambal.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-08-29
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Nama lengkap : Mohammad Tria Ramadhani Nama panggilan : Tria Cangcut Jenis kelamin : Pria Tempat & tanggal lahir : Bandung, Juni 22, 1982 Zodiak : Cancer Pendidikan : -- Status perkawinan : Lajang

Nama lengkap : Mohammad Tria Ramadhani Nama panggilan : Tria Cangcut Jenis kelamin : Pria Tempat & tanggal lahir : Bandung, Juni 22, 1982 Zodiak : Cancer Pendidikan : -- Status perkawinan : Lajang

Last Update: 2014-01-21
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous
Warning: Contains invisible HTML formatting

Lagi-lagi selebritis tanah air terlibat kasus penyalah-gunaan zat Psycotropica. Kali ini selebriti muda multi talenta Raffi Ahmad yang berurusan dengan barang haram tersebut. Kabar yang beredar, mantan pacar Yuni Shara tersebut kedapatan sedang berpesta narkoba di kediamannya yang terletak di kawasan Lebak Bulus. Menurut informasi yang dihimpun KapanLagi.com®, sekitar pukul 04.00 WIB dini hari tadi Raffi Ahmad bersama beberapa temannya diciduk oleh pihak kepolisian dan BNN. Deputy Penindakkan BNN, Irjen. Benny Mamoto membenarkan adanya penggrebekan di sebuah rumah di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. "Memang ada," ucapnya di gedung BNN, Jakarta Timur, Minggu (27/1). Benny pun tidak membantah kalau salah satu orang yang ditangkapnya adalah Raffi Ahmad. "Iya benar," ujarnya singkat. Kejelasan berita mengejutkan ini bakal disampaikan pihak BNN secara resmi setelah informasi yang diperlukan telah terkumpul lengkap. "Tapi kasih saya waktu 15 menit untuk naik ke atas untuk informasi lengkapnya. Hasil tes semuanya termasuk tes urine," pungkasnya. (kpl/hen/dka)

google translation Indonesian Javanese

Last Update: 2013-02-10
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: anonymous
Warning: Contains invisible HTML formatting

RÉNGSÉ NGAGUNAKEUN PERLENGKAPAN DAHAR SARTA INUM GEURA-GIRU PIKEUN LANGSUNG DIBERSIHKEUN

becik ketitik olo ketoro

Last Update: 2012-10-20
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference:

Add a translation