MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: pidato jawa- pemilihan ketua osis    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

Indonesian

Javanese

Info

pidato amar ma'ruf nahi munkar

wicara enjoining ala

Last Update: 2014-04-03
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

contoh pidato gemar membaca alquran

conto wicara tresnani saka maca Quran

Last Update: 2014-03-16
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Yogyakarta, 12 April 2011 Kepada Yth. Bapak/Ibu Guru Wali Kelas IV-A SDN 5 Banguntapan - Yogyakarta Dengan hormat, Dengan ini saya orang tua/wali murid dari : Nama : Adi Nugroho Siswa : Kelas IV-A SDN 5 Banguntapan Alamat : Jl. Wonocatur Gg. Kresna No 7 Yogyakarta memberitahukan bahwa anak saya tersebut diatas tidak dapat mengikuti pelajaran seperti biasa pada hari ini, Selasa 12 April 2011 dikarenakan sakit panas. Oleh karena itu, sudilah kiranya Bapak/Ibu Guru Wali Kelas IV-A memberikan izin. Demikian surat izin saya buat, atas pemberian izin dan keijaksanaan Bapak/Ibu Guru Wali Kelas saya ucapkan banyak terima kasih. Hormat saya, Orang tua/Wali murid H. Sumawi

google agensi saka basa Jawa - kamardikan

Last Update: 2014-03-31
Subject: Art
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Assalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita rahmat, hidayah dan taufik-Nya sehingga kita bisa hadir diacara perpisahan ini. Bapak, Ibu guru serta para orang tua siswa kelasVI, IX, XII khususnya, terimakasih atas kehadirannya diacara perpisahan ini, dan terimakasih juga atas semua dukungannya sehingga acara perpisahan ini bisa terlaksana sesuai dengan apa yang telah direncanakan. tak lupa juga saya ucapkan selamat kepada anak-anak kelas … Tahun Ajaran 20.. /20… Shalawat dan salam senantiasa kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Allah Muhammad SAW, yang telah menyelamatkan kita dari zaman jahiliyah menuju zaman zakariyah. Ini mungkin hari terakhir bagi anak-anak kelas … Tahun Ajaran 20.. /20… sekalian berada di sekolah ini. Namun, segala apa yang telah kita lalui bersama merupakan kenangan terindah yang tak akan terlupakan. Ada banyak hal yang belum sempat kami berikan kepada kalian. Namun demikian, mudah-mudahan dengan ilmu yang telah diajarkan di sekolah ini bisa menjadi bekal buat kehidupan kalian dimasa depan nanti. Anak-anaku sekalian Sungguhpun kalian adalah panutan yang baik bagi kami. Kalian telah memberi prestasi bagi sekolah kami. Sekarang ini mungkin hari terakhir kebersamaan kita, tapi bukan berarti hari terakhir hubungan kita dalam hal lainnya, mungkin suatu saat kita akan bersama kembali walau dalam hal atau hubungan lain, bukan seperti sekarang hubungan antara guru dan murid. Ada banyak sekali hal yang berkesan selama kalian sekolah disini. Kebersamaan kalian yang membuat sekolah kita menjadi kuat, dan berprestasi dalam membangun nama baik sekolah kita. Ibu, bapak serta anak-anaku sekalian Sebuah ungkapan yang tak asing lagi bagi kita, “dimana ada pertemuan, disitu ada perpisahan”. Tiga tahun lalu kita bertemu di tempat ini, dan ditempat ini pulalah kita berpisah. Inilah takdir manusia yang tak terelakkan. Kita tak bisa melawan waktu. Biarlah waktu itu berlalu seiring dengan linangan air mata kami. Ibu, bapak serta anak-anaku sekalian anak-anaku tercinta, satu pesan buat kalian. Kalian adalah alumni-alumni yang baik lagi sopan. Perlihatkanlah sifat baik lagi sopan itu kepada orang-orang di luar sana. Buatlah hal itu menjadi ciri khas bagi alumni sekolah kita. Jagalah nama baik sekolah kita dimanapun kalian memijakkan kaki. Tetapkanlah hati dan pikiran kalian dalam kejujuran dan kebenaran, niscaya kalian akan menjadi orang-orang yang sukses dan berhasil di masa depan. Selamat jalan anak-anaku sekalian !. Semoga Tuhan mempertemukan kita kembali di masa yang akan datang. Ibu, bapak serta anak-anaku sekalian Sebetulnya masih banyak hal ingin saya sampaikan kepada kalian. Namun mudah-mudahan walaupun dengan sedikit pesan dan kesan ini, dapat mendatangkan berkah dan manfaat kepada kita semua. Sekali lagi, selamat jalan anak-anaku sekalian !.. Akhir kata saya uccapkan Minallahil Musta’an Wa ‘Alaihit Tiklan Fallahu Khairun Hafidzan Wassalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

google translation Indonesian Javanese

Last Update: 2014-03-26
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

i. Timbangan Bapak pengantin putri duduk diantara pasangan pengantin, kaki kanan diduduki pengantin putra, kaki kiri diduduki pengantin putri. Dialog singkat antara Bapak dan Ibu pengantin putri berisi pernyataan bahwa masing-masing pengantin sudah seimbang. j. Kacar-kucur Pengantin putra mengucurkan penghasilan kepada pengantin putri berupa uang receh beserta kelengkapannya. Mengandung arti pengantin pria akan bertanggung jawab memberi nafkah kepada keluarganya. k. Dulangan Antara pengantin putra dan putri saling menyuapi. Hal ini mengandung kiasan laku memadu kasih diantara keduanya (simbol seksual). Dalam upacara dulangan ada makna tutur adilinuwih (seribu nasihat yang adiluhung) dilambangkan dengan sembilan tumpeng yang bermakna : - tumpeng tunggarana : agar selalu ingat kepada yang memberi hidup. - tumpeng puput : berani mandiri. - tumpeng bedhah negara : bersatunya pria dan wanita. - tumpeng sangga langit : berbakti kepada orang tua. - tumpeng kidang soka : menjadi besar dari kecil. - tumpeng pangapit : suka duka adalah wewenang Tuhan Yang Maha Esa. - tumpeng manggada : segala yang ada di dunia ini tidak ada yang abadi. - tumpeng pangruwat : berbaktilah kepada mertua. - tumpeng kesawa : nasihat agar rajin bekerja. 3. Sungkeman Sungkeman adalah ungkapan bakti kepada orang tua, serta mohon doa restu. Caranya, berjongkok dengan sikap seperti orang menyembah, menyentuh lutut orang tua pengantin perempuan, mulai dari pengantin putri diikuti pengantin putra, baru kemudian kepada bapak dan ibu pengantin putra.

i. Timbangan Bapak pengantin putri duduk diantara pasangan pengantin, kaki kanan diduduki pengantin putra, kaki kiri diduduki pengantin putri. Dialog singkat antara Bapak dan Ibu pengantin putri berisi pernyataan bahwa masing-masing pengantin sudah seimbang. j. Kacar-kucur Pengantin putra mengucurkan penghasilan kepada pengantin putri berupa uang receh beserta kelengkapannya. Mengandung arti pengantin pria akan bertanggung jawab memberi nafkah kepada keluarganya. k. Dulangan Antara pengantin putra dan putri saling menyuapi. Hal ini mengandung kiasan laku memadu kasih diantara keduanya (simbol seksual). Dalam upacara dulangan ada makna tutur adilinuwih (seribu nasihat yang adiluhung) dilambangkan dengan sembilan tumpeng yang bermakna : - tumpeng tunggarana : agar selalu ingat kepada yang memberi hidup. - tumpeng puput : berani mandiri. - tumpeng bedhah negara : bersatunya pria dan wanita. - tumpeng sangga langit : berbakti kepada orang tua. - tumpeng kidang soka : menjadi besar dari kecil. - tumpeng pangapit : suka duka adalah wewenang Tuhan Yang Maha Esa. - tumpeng manggada : segala yang ada di dunia ini tidak ada yang abadi. - tumpeng pangruwat : berbaktilah kepada mertua. - tumpeng kesawa : nasihat agar rajin bekerja. 3. Sungkeman Sungkeman adalah ungkapan bakti kepada orang tua, serta mohon doa restu. Caranya, berjongkok dengan sikap seperti orang menyembah, menyentuh lutut orang tua pengantin perempuan, mulai dari pengantin putri diikuti pengantin putra, baru kemudian kepada bapak dan ibu pengantin putra.

Last Update: 2013-12-01
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Sebelumnya marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, atas nikmat dan rahmat yang telah dianugerahkan kepada kita semua, sehingga khususnya pada malam hari ini kita semua diberi kenikmatan berupa kesehatan jasmani dan rohani. Amien... Tak lupa juga saya ucapkan terimakasih atas dukungan juga kepercayaan bapak/ibu juga saudara-saudara yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk mengemban tugas yang mungkin tidaklah ringan . Namun dengan dorongan dan motivasi yang telah ibu/bapak juga rekan-rekan berikan kepada saya. InsyaAlloh saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang telah ibu/bapak berikan kepada saya ini. Selanjutnya saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap hadirin yang dengan tulus ikhlas tanpa paksaan maupun tekanan dari pihak manapun yang telah dengan tulus telah memilih saya untuk mengemban amanat ini. Hadirin yang saya hormati, Tanpa kepercayaan ibu/bapak juga saudara-saudara sekalian. Tidaklah mungkin saya bisa berdiri diatas paanggung ini dihadapan ibu/bapak juga saudara-saudara sekalian, jadi tak salh kalau saya ucapkan terimakasih atas semua kepercayaan dan dukungan ini. Atas nama Ketua baru dan atas nama pribadi, saya memohon juga kepada ibu/bapa juga rekan sekalian untuk bersama-sama menjalankan amanat ini, karena tanpa dukungan dari semua pihak, tidaklah mugkin saya akan bisa menjalankan amanat ini dengan benar yang sesuai dengan aturan-aturan yang telah ada . Sekali lagi. saya sangan mengharapkan sekali dukungan-dukungan dari saudara-saudara sekalian. marilah ita saling koreksi bila diantara kita terjadi kesalh pahaman atau berbeda pendapat. Karena dengan saling koreksi, InsyAlloh segala sesuatunga akan bisa kita selesaikan secara demokrasi sesuai dengan landasan hukum yang kita anut di negara tercinta ini. Sekali lagi, terimakasi atas semua kepercayaan ini. Tak banyak yang dapat saya sampaikan dikesempatan ini. Saya hanya berharap dengan kepemimpinan saya di lingkungan/organisasi ini bisa memberikan dampak fositif yang membuat kita lebih maju lagi kedepannya. Amin. Akhir kata dari, wa billahitaufiq walhidayah, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

truntum

Last Update: 2013-06-28
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Tiada kata yang sempurna untuk mengungkapkan perasaan kami sebagai orang tua pada saat ini, kecuali merasa bangga, terharu dan bahagia. Kami merasa bangga karena telah sampai pada pelaksanaan tanggung jawab menghantarkan anak kami kepada bentuk kehidupan baru, kehidupan membentuk satu keluarga baru yang meneruskan generasi dan tradisi keluarga ini. Ananda………………………, Abah dan mama, merasa terharu atas ungkapan bakti ananda sebagaimana yang ananda ucapkan. Suatu ungkapan perasaan yang menunjukan sikap yang matang, dewasa dan bijaksana. Abah dan mama merasa sangat berbahagia bahwa ananda telah menentukan pilihan teman pendamping dalam menjalankan bahtera kehidupan, membentuk keluarga sakinah – mawaddah wa rohkmah. Sesunguhnya bagi abah dan mama, rasa bahagia ini sudah terpancar sejak ananda masih dalam kandungan. Memang sang waktu berlalu sedemikian cepat dan telah kita lalui. Dan dalam perjalanan waktu, terdapat berbagai suka duka romantika kehidupan. Tiada harapan dan keinginan lain abah dan mama, kecuali kebahagian ananda. …………………dan ananda …………….. Dengan ini Abah dan Mama memberikan restu atas pernikahan ananda. Seluruh keluarga dengan ini memberikan restu dan memanjatkan do’a agar ananda berdua mendapat berkah dan inayyah dari Allah SWT. Kami sekeluarga juga memohonkan agar bapak – ibu – saudara hadirin undangan yang terhormat, berkenan memberikan doa restunya kepada anak kami tercinta. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih Anak kami seperti juga semua kita, akan membetuk keluarga yang saling mencintai dengan tulus ikhlas antara suami istri, cinta dan kasih sayang yang disebut sebagai keluarga mawaddah. Sebab dengan saling kasih mengasihi, saling sayang menyayangi, saling hormat menghormati, menjaga kehormatan suami , menjaga kehormatan isteri. Dari situlah akan membangkitkan suasana ketenangan keluarga, ini namanya keluarga sakinah. Satu keluarga tempat berbagi suka dan duka dalam menempuh kehidupan. Mawaddah dan sakinah akan memancarkan rahmah, menebarkan kasih sayang kepada lingkungan sekelilingnya. Berbelas kasih , berbagi kebahagian atau menebarkan kasih sayang dan kedamaian kepada sekelilingnya. Itulah tujuan pernikahan ananda berdua. Sungguh indah dan mulia tujuan pernikahan itu. Besar harapan kami semua, untuk ananda berdua bahwa apapun yang terjadi, kembalilah kepada tujuan pernikahan ananda berdua. Berupayalah agar tujuan mulia pernikahan ananda berdua tetap terjaga hingga akhir hayat. Ananda …………., Abah dan mama berpesan, cintailah istrimu, hormatilah dia, jagalah kehormatannya, berilah dia ketenangan dan kedamaian dalam rumah tanggamu. Ananda ……………., cintailah suamimu, hormatilah dia, jagalah kehormatannya, berilah dia ketenangan dan kedamaian dalam rumah tanggamu. Sebagai pasangan suami isteri, jadilah orang-orang yang mengasihi dan menyayangi orang-orang yang ada disekiling kalian, yang telah membantu kalian, yang telah mendidik dan merawat kalian. Insya Allah berbuat baik dan berkasih sayang, akan mendatangkan kebaikan dan kasih sayang yang berlimpah untuk ananda berdua.jawa


Last Update: 2013-05-20
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Penerawangan Sang Pujangga belum tuntas, Melihat sesuatu jauh ke depan, Namun karena umur sudah tua, Merasa hampir datang saat kematian, Kembali ke tempat hidup yang sesungguhnya.


Last Update: 2013-05-19
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous
Warning: Contains invisible HTML formatting

Pertama-tama marilah kita panjatkan Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan karunia-Nya kita dapat berkumpul disini dengan sehat dan penuh suka cita. Izinkanlah kali ini saya menyampaikan pidato perpisahan siswa kelas IX atas nama siswa kelas IX.Sungguh cepat waktu berputar dan berlalu begitu saja. Tak terasa sudah tiga tahun kami bersekolah di SMP N 1 Gubug tercinta ini. Segala pengalaman, persahabatan, dan suka-duka telah kami alami. Banyak ilmu yang kami dapatkan disini. Keramahan dan kesabaran Bapak-Ibu guru dalam mengajar dan membimbing kami yang membuat kami bersemangat dalam mendapat ilmu.Di tempat ini adalah tempat terakhir kita bertemu. Kini kami akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi tuk meraih sukses dengan cita-cita yang kami impikan. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru yang selalu mengajar, membimbing kami dengan sabar dan terus memotivasi kami untuk menjadi orang yang optimis.Banyak kesalahan yang selalu kami buat kepada Bapak dan Ibu guru, yang membuat Bapak dan Ibu guru tersinggung, marah, dan kesal atas ulah kami. Maka kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak dan Ibu guru, perkenankanlah Bapak dan Ibu guru menerima permohonan maaf kami.Selanjutnya, untuk adik kelas 7 dan 8, teruslah belajar dengan baik, menuntut ilmu sebanyak-banyaknya untuk menatap masa depan yang cerah. Jadilah yang terbaik, dan lebih baik dari kakak-kakak kelas mu ini.Untuk Bapak-Ibu guru, semoga anda terus bisa membimbing para murid yang bersekolah disini tuk bisa menjadi contoh dan teladan sekolah yang lain. Terakhir kami mohon doa restu dari Bapak dan Ibu guru agar kami dapat meraih sukses dimasa depan dan berhasil meraih cita-cita yang kami impikan. Untuk itulah kami sampaikan kepada Bapak-Ibu guru. Jasamu tak kan kami lupakan. Selamat tinggal sekolahku, kami kan selalu merindukanmu!Demikian hal yang bisa saya sampaikan.Atas perhatian anda semua saya ucapkan terima kasih.Wassalamualaikum Wr. Wb.

QUERY LENGTH LIMIT EXCEDEED. MAX ALLOWED QUERY : 500 CHARS

Last Update: 2013-03-15
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous
Warning: Contains invisible HTML formatting

LEGENDA DANAU TOBA Di sebuah desa di wilayah Sumatera, hidup SEOrang petani. Ia SEOrang petani yang rajin bekerja walaupun lahan pertaniannya tidak luas. Ia bisa mencukupi kebutuhannya dari hasil kerjanya yang tidak kenal lelah. Sebenarnya usianya sudah cukup untuk menikah, tetapi ia tetap memilih hidup sendirian. Di suatu pagi hari yang cerah, petani itu memancing ikan di sungai. "Mudah-mudahan hari ini aku mendapat ikan yang besar," gumam petani tersebut dalam hati. Beberapa saat setelah kailnya dilemparkan, kailnya terlihat bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani itu bersorak kegirangan setelah mendapat seekor ikan cukup besar. Ia takjub melihat warna sisik ikan yang indah. Sisik ikan itu berwarna kuning emas kemerah-merahan. Kedua matanya bulat dan menonjol memancarkan kilatan yang menakjubkan. "Tunggu, aku jangan dimakan! Aku akan bersedia menemanimu jika kau tidak jadi memakanku." Petani tersebut terkejut mendengar suara dari ikan itu. Karena keterkejutannya, ikan yang ditangkapnya terjatuh ke tanah. Kemudian tidak berapa lama, ikan itu berubah wujud menjadi SEOrang gadis yang cantik jelita. "Bermimpikah aku?," gumam petani. "Jangan takut pak, aku juga manusia seperti engkau. Aku sangat berhutang budi padamu karena telah menyelamatkanku dari kutukan Dewata," kata gadis itu. "Namaku Puteri, aku tidak keberatan untuk menjadi istrimu," kata gadis itu SEOlah mendesak. Petani itupun mengangguk. Maka jadilah mereka sebagai suami istri. Namun, ada satu janji yang telah disepakati, yaitu mereka tidak boleh menceritakan bahwa asal-usul Puteri dari seekor ikan. Jika janji itu dilanggar maka akan terjadi petaka dahsyat. Setelah sampai di desanya, gemparlah penduduk desa melihat gadis cantik jelita bersama petani tersebut. "Dia mungkin bidadari yang turun dari langit," gumam mereka. Petani merasa sangat bahagia dan tenteram. Sebagai suami yang baik, ia terus bekerja untuk mencari nafkah dengan mengolah sawah dan ladangnya dengan tekun dan ulet. Karena ketekunan dan keuletannya, petani itu hidup tanpa kekurangan dalam hidupnya. Banyak orang iri, dan mereka menyebarkan sangkaan buruk yang dapat menjatuhkan keberhasilan usaha petani. "Aku tahu Petani itu pasti memelihara makhluk halus! " kata seseorang kepada temannya. Hal itu sampai ke telinga Petani dan Puteri. Namun mereka tidak merasa tersinggung, bahkan semakin rajin bekerja. Setahun kemudian, kebahagiaan Petan dan istri bertambah, karena istri Petani melahirkan SEOrang bayi laki-laki. Ia diberi nama Putera. Kebahagiaan mereka tidak membuat mereka lupa diri. Putera tumbuh menjadi SEOrang anak yang sehat dan kuat. Ia menjadi anak manis tetapi agak nakal. Ia mempunyai satu kebiasaan yang membuat heran kedua orang tuanya, yaitu selalu merasa lapar. Makanan yang seharusnya dimakan bertiga dapat dimakannya sendiri. Lama kelamaan, Putera selalu membuat jengkel ayahnya. Jika disuruh membantu pekerjaan orang tua, ia selalu menolak. Istri Petani selalu mengingatkan Petani agar bersabar atas ulah anak mereka. "Ya, aku akan bersabar, walau bagaimanapun dia itu anak kita!" kata Petani kepada istrinya. "Syukurlah, kanda berpikiran seperti itu. Kanda memang SEOrang suami dan ayah yang baik," puji Puteri kepada suaminya. Memang kata orang, kesabaran itu ada batasnya. Hal ini dialami oleh Petani itu. Pada suatu hari, Putera mendapat tugas mengantarkan makanan dan minuman ke sawah di mana ayahnya sedang bekerja. Tetapi Putera tidak memenuhi tugasnya. Petani menunggu kedatangan anaknya, sambil menahan haus dan lapar. Ia langsung pulang ke rumah. Di lihatnya Putera sedang bermain bola. Petani menjadi marah sambil menjewer kuping anaknya. "Anak tidak tau diuntung ! Tak tahu diri ! Dasar anak ikan !," umpat si Petani tanpa sadar telah mengucapkan kata pantangan itu. Setelah petani mengucapkan kata-katanya, seketika itu juga anak dan istrinya hilang lenyap. Tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras dan semakin deras. Desa Petani dan desa sekitarnya terendam semua. Air meluap sangat tinggi dan luas sehingga membentuk sebuah telaga. Dan akhirnya membentuk sebuah danau. Danau itu akhirnya dikenal dengan nama Danau Toba. Sedangkan pulau kecil di tengahnya dikenal dengan nama Pulau Samosir

adena faza putra nusantara

Last Update: 2013-01-27
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Warning: Contains invisible HTML formatting

Some human translations with low relevance have been hidden.
Show low-relevance results.

Add a translation