MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: susunan acara tedak siten    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

Indonesian

Javanese

Info

acara

Tedak wicara Siten

Last Update: 2014-11-12
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

pidato tedhak siten

Tedak wicara Siten

Last Update: 2014-11-16
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Susunan Upacara Pernikahan Adat Budaya Bali

susunan upacara pernikahan adat budaya bali

Last Update: 2013-02-27
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

doa penutup acara KEJUARAAN PENCAK SILAT

Please, specify two different languages

Last Update: 2014-07-30
Subject: Religion
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

selamat pagi permisa jumpa lagi dengan saya dalam acara liputan 6 pagi

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-01
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Upacara jenang sumsuman dilakukan setelah semua acara perkawinan selesai. Dengan kata lain, jenang sumsuman merupakan ungkapan syukur karena acara berjalan dengan baik dan selamat, tidak ada kurang satu apapun, dan semua dalam keadaan sehat walafiat. Biasanya jenang sumsuman diselenggarakan pada malam hari, yaitu malam berikutnya setelah acara perkawinan.

heaah

Last Update: 2014-11-27
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahNya sehingga pada hari ini kita semua bisa berkumpul di sini dalam keadaan sehat wal’afiat tanpa halangan dan kekurangan suatu apapun. Pada kesempatan yang berbahagia ini, ijinkan saya selaku ketua acara, memberikan beberapa patah kata untuk membuka acara Sedekah Bumi Desa Kebonturi, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, tahun 2012. Sebelumnya saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada: 1. Bupati Pati yang kami hormati, yang telah berkenan menghadiri sedekah bumi Desa Kebonturi, 2. Camat Jaken yang kami hormati, yang telah berkenan hadir meluangkan waktunya, 3. Kepada yang terhormat Bapak Agus Junaedi, selaku Kepala Desa Kebonturi, 4. Sekretaris Desa dan juga segenap perangkat desa yang telah bersedia mengorbankan waktu dan tenaganya demi terselenggaranya acara ini. Seperti waktu-waktu sebelumnya, setiap tahun pada bulan Februari di desa kita tercinta ini selalu menyelenggarakan acara sedekah bumi yang secara serentak dilakukan oleh semua warga Desa Kebonturi. Sedekah bumi atau biasa disebut dengan acara bersih desa adalah salah satu warisan tradisi dan kebudayaan daerah khas Pati yang harus kita jaga dan lestarikan bersama. Sedekah bumi merupakan wujud ungkapan rasa syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rejekinya kepada kita semua, terutama warga Desa Kebonturi. Pada kesempatan tahun ini merupakan acara sedekah bumi yang istimewa dibandingkan sedekah bumi tahun-tahun yang lalu, karena untuk pertama kalinya Desa Kebonturi mendapat penghargaan sebagai desa paling maju dan berkembang se-kabupaten Pati. Semua prestasi yang telah dicapai oleh desa ini tidak lepas dari peran serta seluruh lapisan masyarakat Desa Kebonturi dan juga segenap instansi desa yang senantiasa saling bahu-membahu dalam mewujudkan desa yang kondusif. Untuk mengawali acara sedekah bumi tahun ini marilah kita bersama-sama memulainya dengan membaca Basmalah. Dengan perasaan bangga dan senang, acara sedekah bumi Desa Kebonturi saya nyatakan resmi dimulai hari ini sampai dua hari ke depan. Untuk mengisi acara sedekah bumi kali ini akan ada rangkaian acara dan hiburan-hiburan yang telah dijadwalkan oleh panitia penyelenggara. Semoga dengan diadakannya acara tahunan ini, dapat membawa berkah bagi kita semua dan membuat desa kita semakin semangat untuk menjaga lingkungan, serta memajukan perkembangan desa Kebonturi terutama dalam hal pertanian dan tekhnologi. Selain itu, untuk ke depannya peran generasi muda desa ini sangat kami harapkan untuk ikut menyumbangkan aspirasi dan kemampuannya untuk membangun desa Kebonturi menjadi desa teladan bagi desa-desa yang lainnya. Demikianlah sambutan yang bisa saya sampaikan selaku ketua acara. Bila ada tutur kata yang salah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

google terjemahan basa Jawa - kabebasan

Last Update: 2014-11-17
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Bertemu lagi dengan kami diacara lapasta spageti instan. Lapasta terdiri dari 2 farian rasa yaitu spacy barbeque dan cheese bolognese anda dapat memilih salah satu dari itu yang anda suka. Cara membuatnya mudah dan praktis :1. Masukkan spageti, minyak dan sayuran kering kedalam 500 ml air mendidih selama 4 menit2. Setelah matang keluarkan spageti dan sayuran kering dari air dan tiriskan3. Campurkan spageti dengan bumbu, aduk hingga merata, taburkan bawang merah pedas, hidangkan.Lapasta mengandung banyak vitamin A,B1H,B12, dan juga vitamin C. Lapasta quick and easy spageti mudah di sajikan hanya dalam 4 menit. Lapasta terbuat dari gandum pilihan "dilengkapi bumbu dan bahan yang kaya cita rasa".

QUERY LENGTH LIMIT EXCEDEED. MAX ALLOWED QUERY : 500 CHARS

Last Update: 2014-11-16
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous
Warning: Contains invisible HTML formatting

Perkenalkan nama saya Hilda Adina Rahmi. Saya lahir pada tanggal 24 mei 1998, di RS AL Surabaya. Saya memiliki satu kakak perempuan, saya tinggal bersama kedua orang tua saya. Saya tinggal di jalan Medokan Ayu kampong gang 3 nomer 11, rungkut, Surabaya. Saya dulu TK di Tunas Mandiri, dan mengalami dua kali TK, karena pada saat usia saya waktu itu, saya masih belum bisa membaca dan berhitung dengan baik dan benar, sehingga orang tua saya mengembalikan saya ke TK lagi. Pada saat saya kembali ke TK lagi saya merasa minder, tapi saya ingat sekali orang tua saya tidak henti-hentinya memberi saya semangat, hingga akhirnya saya bisa melalui masa-masa itu. Kemudian saya masuk ke sebuah SD Negeri yang bernama SD Negeri Medokan Ayu 2 yang disingkat menjadi MA2, pada saat masuk saya tidak lagi merasa minder ataupun canggung dengan temen-teman saya, walaupun ada rasa yang agak aneh yang saya sendiri tidak dapat ungkapkan tetapi saya bisa menghadapinya, saat saya SD saya dari tahun ke tahun prestasi saya terus meningkat, saya selalu dapat masuk peringkat ke lima besar. Hingga saat saya mulai mengenal apa itu rasanya menyukai lawan jenis pada saat SD kelas 6, saya suka dengan kakak kelas saya yang baru lulus, dan pada saat itu juga nilai-nilai saya agak menurun semangat pebalajr sayapun berangsur-angsur mengalami kemunduran, hingga saya merasakan apa itu rasanya sakit hati. Dan itu yang membangkitkan saya dan sadar akan apa saja yang telah saya tinggalkan. Hingga saya mengalami cobaan, yaitu hasil nilai UN saya sangat merosot dan sangat tidak sesui dengan harapan, dan hingga beberapa teman saya mulai memandang saya dengan sebelah mata. Pada saat itu saya masuk ke pemenuhan pagu di SMP Negeri 19 surabaya, ada seseorang yang selama ini saya anggap sebagai sahabat dekat saya, dia tampaknya iri dengan saya, hingga dia melakukan pemfintahan yang tidak – tidak terhadap saya, hingga saat acara perpisahan beberapa banyak teman saya mengucilkan saya dan melihat saya sebelah mata. Pada saat itu saya sangat sedih dan kecewa terhadap sikap seseorang yang selama ini saya anggap sahabat saya sejak kecil, ternyata hanya dengan takdir yang seperti itu dia marah kepada saya hingga seperti itu. Dan karena kejadian itu saya tidak lagi percaya terhadap orang lain, sehingga saya sering bercerita dengan diri saya sendiri ( didepan cermin ) kadang saya, merasa ada yang menanggapi omongan ataupun cerita saya, dan saya terkadang juga ada yang membisikkan sebuah solusi atas masalah-masalah yang saya hadapi. Kejadian itu membuat saya trauma akan kata sahabat maupun persahabatan. Karena menurut saya itu semua hanyalah omong kosong belaka yang tidak berdasar, setiap orang baik saat dia butuh pada saat dia tidak butuh, kita dianggurin gitu aja seperti barang bekas. Menurut saya menjadi seorang sahabat tidak hanya senang saja disisinya, tapi juga harus saat susah. Seorang sahabat adalah seseorang yang dating saat kita susah, maupun sedih, ataupun juga saat kita tertawa bahagia, tanpa kita minta dia selalu ada disisi kita, selalu dukung apapun keinginan kita selama itu dalam batas-batas yang sesui dengan norma. Sahabat nggak akan ngomongin sahabatnya dibelakangnya atau kepada orang lain, seorang sahabat selalu inginkan yang terbaik untuk sahabatnya, dan selalu menomor satukan sebuah persahabatan ketimbang sebuah permusuhan. Hingga tiba saatnya masa-masa SMP saya dimulai, pada saat ini saya mencoba untuk mengunci diri sendir, saya merasakan perubahan yang saya buat sangatlah derastis, dari seseorang yang selalu cerewet, yang banyak ngomong, kadang suka seenaknya sendiri, seseorang yang selalu banyak tingkah dan berisik, menjadi sosok seseorang yang pemalu, pendiam, tidak banyak bicara, dan sangat cuek terhadap seseorang. Tindakan itu saya ambil karena menurut saya pada saat itu semua orang sama saja, semuanya penuh dengan sandiwara dan kemunafikan, dan saya bosan melihat hal-hal seperti itu, saya sangat tidak suka saat teman-teman sebaya saya, berkata “ they are my best friends “, saya merasa sangat rishi mendengar kata-kata seperti itu, bagi saya kata-kata seperti itu hanya bohong belaka, hingga akhirnya saya diolok-olokkan sebagai cewek cupu yang sangat kutu buku. Saya tidak marah ataupun jengkel atas olok-olokkan seperti itu, saya senang malahan. Prestasi saya menurut guru dan orang tua saya selalu meninggkat, hingga saya masuk ke dalam kelas yang istimewa dalam SMP Negeri 19 surabaya, dikelas unggulan. Kelas dimana hanya berisi anak-anak yang kelas 7nya rangking 1-3 saja. Saya senang dan bersyukur saya dapat membuktikan kepada teman-teman SD yang yang dulu memfitnah saya, bahwa saya tidak pantas masuk ke SMP itu gara-gara nilai UN SD saya yang buruk, saya senang karena setidaknya saya sudah membalas rasa kesal saya terhadap mereka walaupun belum sama. Tapi, saya meraskan seperti kembali lagi kemasa lalu saya, saya bertemu teman-teman yang mengaggap saya sebagai sahabat mereka tapi saya sama sekali tidak membalas rasa saying mereka, saya masih truma atas kejadian waktu SD, hingga saya mendengar teman-teman yang mengganggap saya sebagai sahabatnya itu mengata-ngatain saya dibelakang saya tanpa mereka tau saya mendengakan semua pembicaraan mereka yang melihat saya selalu dari kerurangan saya dan itu membuat saya sedih dan kecewa kembali. Saya iri dengan kakak saya yang memiliki sahabat yang setia mulai dari SD hingga kuliah pada saat ini, saya iri. Saya juga ingin mendapatkan teman-teman yang baik luar dan dalam. Yang namya sahabta itu nggak ada yang namanya sahabat masa SD, sahabat masa SMP, sahabat masa SMA. Yang namanya sahabat itu abadi selama-lamanya. Itupun juga berlangsung pada saat saya kelas 9 SMP saya dikecewakan untuk sekali lagi. Hingga saya merasakan kesendirian, yang sering membuat saya menyendiri. Saya tidak tahu harus berbuat apa dan bagaimana atas perasaan ini, salahkah saya atas sakit hati yang saya rasakan hingga saat ini saya memasuki masa-masa SMA, masih sering perasaan kekecewaan itu sering muncul, saya hingga saat ini tidak percaya kepada teman-teman saya untuk bercerita ataupu sekedar menceritakan hal-hal yang mengganggu hidup saya. Sayapun kembali kecewa dengan teman – teman sekelas saya yang berkata ingin kompak tapi tetap saja ada pembuat “gep “ antara satu dengan yang lain dan itu ada. Mereka semua menurut saya hanya sedang melakukan sebuah sendratari drama. Sungguh ironis, jika mereka tau teman-teman yang selama ini mereka bangga-banggakan ternyata yang paling membenci kamu, dan ternyata dia juga yang membikin kamu seperti terus dalam dongeng hingga waktu membangunkan kamu dengan paksa untuk melihat dan mendengar kenyataan pahit yang sebenar-benarnya. Aku masih sering sekali melihat teman-temanku yang sekarang masih hidup dalam sebuah dongeng yang ingin mereka ciptakan sendiri, mereka masih berada dalam awan-awan mimpi. Aku kasihan dengan mereka, jika mereka terbangun saat sebuah kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan dan mimpi-mimpi mereka. Aku ingin sekali membantu mereka untuk bangun dan melihat sebuah kenyataan bahwa dunia ini tak semudah yang mereka bayangkan, mereka masih lebih memilih untuk bersenang-senang yang menurutku berlebihan. Aku kasihan jika saat mereka dewasa mereka baru tersadar bahwa mereka harus memulai segala sesuatu dari nol. Aku ingin bilang ke mereka bahwa ini bukan saatnya untuk bermimpi lagi, tapi kalian harus sudah mulai membanggun bangunan impian kalian, aku ingin berkata seperti itu, dan pernah aku coba hasilnya sama saja mereka masih berada dalam kabut-kabut awan mimpi. Merunut saya haya ini yang ingin saya ceritakan. Terimakasih.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-15
Subject: General
Usage Frequency: 3
Quality:
Reference: Anonymous

a. Legenda Desa Pandak Konon berdasarkan cerita para sesepuh Desa Pandak mengisahkan bahwa awal mula nama Desa Pandak berasal dari kisah datangnya seorang pertapa agung bernama Mbah Pendek. Beliau adalah seorang pertapa sakti yang berbudi luhur yang mengarungi perjalanan kehidupannya dengan merantau sambil menebarkan bhakti sosial, ilmu kanuragan yang adiluhung, budi pekerti luhur dan berbagai tatanan kehidupan yang tenteram, damai, rukun dan sentosa. Beliau dikenal arif bijaksana di kalangan nayaka praja maupun abdi dalem, disegani kawan maupun lawan. Beliau seorang pertapa agung yang berjiwa penolong. Hingga pada suatu saat beliau bertemu dengan seorang wanita pengelana yang ahli dalam menari (terkenal dengan nama Nyai Ronggeng) bersama putri asuhnya yang masih keturunan trah Kadipaten Kuthaliman. Di saat mereka mengembara singgahlah mereka di pertapaan Mbah Pendek. Lama-kelamaan mereka tinggal di pedukuhan itu, hingga banyak pendatang yang mengikuti jejak Nyai Ronggeng untuk tinggal di pedukuhan itu membentuk masyarakat desa yang tenteram, guyub rukun dalam kedamaian. Lama-kelamaan banyak warga berdatangan ke pedukuhan itu, setelah mereka beranak pinak hingga terbentuklah masyarakat desa. Untuk mengenang kasepuhan pendirinya maka desa itu dinamakan Desa Pandak. Beberapa kisah tentang adat yang masih berlaku di Desa Pandak antara lain Pada jaman dulu hingga kini masyarakat Desa Pandak pantang menyebut kata “pendeken” karena frase kata tersebut ada mosi merendahkan Mbah Pendek. Masyarakat Pandak tidak boleh menanggap hiburan wayang kulit sampai tujuh turunan sejak adanya sengketa pendapat antara Mbah Dukun dengan Mbah Nyai Ronggeng, namun pada dekade tahun 1960 an serapah tersebut digugurkan dengan adanya gebyak wayang kulit Pandak Ki Dalang Martosuwito. Kemudian disusul pula oleh Ki Dalang Aji Mujiono. Sejak itulah pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Desa Pandak dapat dilakukan hingga kini. Demikian juga dengan tanggapan hiburan Ronggeng, Ebeg (Kuda Lumping), Lengger, Angguk (Tari Rebana),Genjringan, Calung, Gendhingan, Tarling, Kenthongan, bahkan penampilan group musik modern seperti Band dapat diselenggarakan di Desa Pandak. Kegiatan keagamaan seperti kegiatan tahlil pada kendurian juga berlangsung turun temurun. Hal ini dilakukan sebagian masyarakat Desa Pandak yang beragama Islam pada saat acara selamatan, tasyakuran, dan dijadikan sebagai kegiatan rutin warga pada malam Jum’at secara berkeliling atau bergiliran tempat dengan maksud agar masyarakat yang belum bisa membaca Al Qur’an dapat saling belajar.

google agensi saka basa Jawa - kamardikan

Last Update: 2014-11-11
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

-Ngunjuk Rujak Degan Kedua mempelai dan orangtua mencicipi rujak degan yaitu minuman dari serutan kelapa muda dicampur gula merah, yang artinya segala sesuatu yang manis tidak dinikmati sendiri, melainkan dibagikan ke seluruh keluarga. Acara selanjutnya adalah ngunjuk rujak degan, yamg mempunyai makna sikap puas Ayah maupun Ibu pengantin puteri atas pesta perkawinan itu. Diawali dengan oleh Ayah pengantin puteri. Ibu pengantin puteri bertanya, “Rasane kepiye, Pak?” sang ayah pun langsung menjawab, “Wah seger sumyah, mugo-mugo sumrambah menyang wong sak omah”. Setelah itu Ibu pengantin putripun ikut minum rujak degan itu, disusul kemudian pengantin pria dan puteri. Dalam acara ini panitia harus memprsiapkan :  Musik : Gending Laras Moyo Laras Pelog Patet Barang  Alat Upacara : kelapa muda yang sudah dikerok, ditambah gula/sirup, dan dihias sedemikian rupa sehingga menarik dan dua buah sendok.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-04
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Hari kamis yang menyedihkan,saat itu akan diadakan upacara pramuka dan kelas VIIC yang akan bertugas. Saat itu,aku merasa gugup,karena baru pertama kalinya aku bertugas di depan seluruh anak kelas VII SMPN 1 Temanggung dan berberapa kakak kelas. Karena sebelumnya pada hari Kamis lalu,ada acara yaitu karnaval yang tepat pada hari kamis,maka upacara di tunda 1 minggu dan selama 1 minggu tidak ada latihan untuk upacara. Jadi pada hari kamis, upacara pramuka gagal total,tidak seperti apa yang aku bayangkan. Aku sedih,aku merasa kelasku menjadi jelek pada saat itu. Setelah semua kelas VII berkumpul,VIIC mencoba upacaranya,walaupun itu memaka n waktu,tapi setidaknya bisa lebih semangat upacaranya. Walaupun ada kesalahan tapi bisa ditutupi dan semoga upacara selanjutnya akan lebih bagus dan jangan lupa teruslah berusaha.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-03
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Untuk para siswa yang Bapak sayangi, Lewat perjalanan waktu telah kita lalui bersama dalam suka dan duka hingga akhirnya pada hari ini kami melepas kalian untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Kalian adalah anak-anak yang baik. Kebersamaan kalian membuat sekolah kita menjadi kuat dan berprestasi dalam membangun nama baik sekolah yang kita cintai ini. Jagalah nama baik sekolah kita di manapun kalian menginjakkan kaki. Tetapkanlah hati dan pikiran kalian dalam kejujuran dan kebenaran. Dengan kejujuran dan kebenaran niscaya kalian akan menjadi orang orang sukses dan berhasil di masa depan. Dalam sebuah penelitian di Amerika, terdapat beberapa faktor mengapa seseorang dapat meraih sukses. Namun hebatnya faktor kejujuran ditempatkan sebagai peringkat pertama , baru sesudah itu faktor-faktor yang lain, termasuk pandai di kelas, mudah bergaul dll. Gapailah terus mimpi dan cita-cita kalian sehingga kelak kalian menjadi sosok yang berguna bagi nusa dan bangsa, serta menjadi kebanggaan bagi kedua orang tua kalian. Anak-anakku yang Bapak cintai, Seperti halnya lomba lari penghalang, agar kita sukses dalam perjuangan, kita harus mampu dan berani melewati setiap penghalang yang menghadang. Tegakkan disiplin diri dengan tegas. Jangan malas, manja dan mudah bosan ! Kalau kita tunduk oleh rasa malas, manja dan bosan, maka pasti nasib kita tidak akan berubah. Pastikanlah bahwa kalian bisa meraih sekolah yang kalian impikan, sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kita. Kepada Bapak Ibu Orang tua siswa kelas IX, Bersamaan dengan acara pelepasan ini, kami serahkan kembali putra-putri Bapak Ibu. Selesai sudah tugas kami membimbing dan mendidik putra putri Bapak Ibu selama berada di sekolah ini. Harapan kami Bapak/Ibu tetap mendampingi putra putrinya dalam menempuh pendidikan di tingkat yang lebih tinggi. Sehingga dengan adanya hubungan baik antara orang tua dan anak akan bisa menciptakan sebuah kenyamanan dan ketenangan dalam menempuh pendidikan, dan hal ini akan mendorong anak untuk tetap berprestasi. Kami sudah berusaha untuk selalu memberikan yang terbaik. Namun ibarat “tak ada gading yang tak retak”, kami mohon maaf jika selama ini ada yang kurang berkenan di hati para orang tua dan juga kepada para siswa. Selamat berjuang, selamat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa mempertemukan kita pada masa-masa yang akan datang Wassalamu'alaikum wr. wb

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-11-02
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Tradisi selamatan matangpuluh dina dimaksudkan sebagai upaya untuk mempermudah perjalanan roh menuju ke alam kubur. Ahli waris membantu perjalanan itu dengan mengirim doa yaitu dengan bacaan tahlil dan selamatan. Dengan ubarampe selamatan yang bermacamacam itu dimaksudkan sebagai sajian kepada roh dan jasad. Jasad yang hams disempurnakan adalah berupa darah, daging, sungsum,jeroan (isi perut), kuku, rambut, tulang, dan otot (Bratawidjaja, 1993:136). Fungsi selamatan matangpuluh dina juga untuk member penghonnatan kepada roh orang yang meninggal yang sudah mulai keluar dari pekarangan (sanjabaning wangon) dan akan menuju ke alam kubur. Pada saat ini roh sudah mulai bergerak sedikit demi sedikit menuju alam kubur. Roh mulai mencari jalan yang lurus dan bersih yaitu jalan mana yang ketika pemberangkatan jenazah sudah disapu. Jika jalannya sudah bersih maka tidak akan ada aral melintang untuk menuju alam kubur. Fungsi selamatan ini sesuai dengan esensi selamatan yang sebenarnya yaitu sebagai upaya pemujaan pada roh orang yang meninggal. Acara ini biasanya dilakukan dengan cara membaca doa2 dan ayat kursi, serta yasin.

google translation Javanese Indonesian

Last Update: 2014-10-27
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

menyusun Berita yang Ada di Sekolah atau di Masyarakat Sekitar

google agensi Jawa Indonesia

Last Update: 2014-10-08
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

PERINGATAN MAULID NABI Assalamu’alaikum Wr. Wb. Kula nuwun! Bapak, Ibu guru saha Siswa-siswi SMPN 2 TANGGULANGIN.Saderengipun mangga kita sesarengan ngaturaken Pudya-pudyastuti katur marang Gusti Allah swt, kang wus paring karahayon marang umate kabeh. Saha kula panjenengan sedaya sami taksih pinaringan kasugengan karaharjan, saged makempal wonten in SMPN 2 TANGGULANGIN mriki. Ing dinten punika tanggal 12 Rabiul awal tahun 1431 H utawi tanggal 14 wulan Januari tahun 2014 Masehi. Kita saged makempal wonten ing SMPN 2 TANGGULANGIN mriki, ingkang seperlu mengeti dinten Maulid Nabi junjungan kita inggih punika kanjeng Nabi Muhammad saw. Kula minangka ketua pembawa acara pengetan Maulid Nabi Muhammad saw ing SMPN 2 TANGGULANGIN. Mriki, ngaturaken gunging panuwun dhumateng para rawuh ingkang sampun kersa nglonggaraken wekdal kersa ngrawuhi pengetan wiyosipun kanjeng Nabi Muhammad saw ing panggenan mriki. Minangka pratandha sampun mantep lan raos sadara dhumateng agami islam minangka pitedah kabagyanipun agesang wonten ing ngalam donya dumugi akhirat. Wondene inti saking pengetan punika badhe dipun wedaraken Bapak Ustadz Ahmad Mujai saking SMPN 2 TANGGULANGIN. Kula kinten atur pambuka pengetan dinten maulid nabi ing dalu punika kula cekapi semanten kemawon. Selajengipun, mangga sesarengan paring tetenger bilih pengetan punika kita wiwiti “bismillahi rahmani rrohim”. Dan kepada Ustadz Ahmad Mujai dipersilahkan. Hadirin sekalian yang kami hormati!. Apa latar belakang dari peringatan maulid Nabi yang setiap tahun diperingati oleh segala lapisan umat islam dan hampir dianggap wajib. Tidak lain hanyalah karena saat itu setelah bertahun-tahun Rasulullah saw., wafat perjuangan islam hampir punah, disana sini hanya memikirkan kepentingan pribadi belaka. Maka setelah diadakan peringatan tersebut perjuangan umat islam menjadi semangat lagi sampai pada zaman kita sekarang ini. Adapun nama orang yang merintis peringatan tersebut bernama: “Shalahuddin Al-Ayyubiy” . Ma’asyiral muslimin rahimakuullah!. Ada rahasia apakah dalam terutusnya Nabi Muhammad saw,. Sehingga beliau termasuk nabi pilihan dan masih banyak lagi predikat keunggulan serta teladan bagi para rasul, tidak lain adalah merupakan rahmat bagi seluruh alam. Hadirin sekalian yang kami muliakan!. Selain kita perhatikan firman allah tersebut,maka kita bisa menyimpulkan bahwa terutusnya Nabi Muhammad saw adalah merupakan rahmat bagi seluruh alam untuk menanamkan rasa kasih sayang kepadanya. Apakah itu alam yang berupa manusia, hewan-hewan,flora dan fauna maupun tumbuh-tumbuhan, semuanya itu akan memperoleh rahmat atau kasih sayang melalui terutusnya Rasulullah saw. Adapun sebagai bukti bahwa semuanya itu benar, maka marilah kita amati mulai dari segi keyakinan(agama). bagaimanakah manusia baik dari bangsa arab maupun bangsa yang lain sebelum Nabi Muhammad saw, diutus?. Tidak lain bangsa tersebut semua hidup dalam suasana yang tidak teratur, berpecah belah serta saling bermusuhan satu sama lain. Dengan demikian maka jadi rendahlah martabat mereka jauh lebih rendah daripada hewan.Demikianlah yang bisa kusumbangkan kepada para hadirin, mohon maaf atas segala kekurangan. Kepada beliau selaku pembawa acara disampaikan banyak terima kasih dan dipersilahkan menutup acara ini. Acara demi acara telah kita lalui bersama, demikianlah santapan rohani telah disampaikan secara panjang lebar, semoga kita mengambil contoh yang baik untuk kita kerjakan dan contoh yang jelek untuk kita jauhi dan semoga bisa menjadi cambuk bagi kita sekalian untuk lebih giat beribadah kepada Allah untuk memperbanyak bekal kembali kealam baqa kelak. Aminn. Dan kepada beliau selaku Ustadz yang hadir disampaikan banyak terima kasih. Maka kini tibalah pada acara yang terakhir yaitu penutup/doa. Bagi kami selaku pembawa acara,jika mulai awal hingga akhir terdapat kekurangan/kekhilafan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan kami akhiri ... “IHDINASH SHIRATHAL MUSTAQIM” Wassalaamu’alaikum Wr.Wb.

google translation Javanese Indonesian

Last Update: 2014-09-11
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

KESULTANAN BANTEN Kesultanan Banten berawal ketika Kesultanan Demak memperluas pengaruhnya ke daerah barat. Pada tahun 1524/1525, Sunan Gunung Jati bersama pasukan Demak menaklukkan penguasa lokal di Banten, dan mendirikan Kesultanan Banten yang berafiliasi ke Demak. Anak dari Sunan Gunung Jati ( Hasanudin ) menikah dengan seorang putri dari Sultan Trenggono dan melahirkan dua orang anak. Anak yang pertama bernama Maulana Yusuf. Sedangkan anak kedua menikah dengan anak dari Ratu Kali Nyamat dan menjadi Penguasa Jepara. Terjadi perebutan kekuasaan setelah Maulana Yusuf wafat (1570). Pangeran Jepara merasa berkuasa atas Kerajaan Banten daripada anak Maulana Yusuf yang bernama Maulana Muhammad karena Maulana Muhammad masih terlalu muda. Akhirnya Kerajaan Jepara menyerang Kerajaan Banten. Perang ini dimenangkan oleh Kerajaan Banten karena dibantu oleh para ulama. Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Abu Fatah Abdulfatah atau lebih dikenal dengan nama Sultan Ageng Tirtayasa. Saat itu Pelabuhan Banten telah menjadi pelabuhan internasional sehingga perekonomian Banten maju pesat. Daftar pemimpin Kesultanan Banten  Sunan Gunung Jati  Sultan Maulana Hasanudin 1552 - 1570  Maulana Yusuf 1570 - 1580  Maulana Muhammad 1585 - 1590  Sultan Abdul Mufahir Mahmud Abdul Kadir 1605 - 1640  Sultan Abu al-Ma'ali Ahmad 1640 - 1650  Sultan Ageng Tirtayasa 1651-1680  Sultan Abdul Kahar (Sultan Haji) 1683 - 1687  Sultan Yahya 1687 - 1690  Sultan Zainul Abidin 1690 - 1733  Sultan Arifin 1733–1748  Halimin  Abul Nazar Mohammad Arif Zainul Asikin 1753–1777 Sunan Gunung Jati Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah, lahir sekitar 1450 M namun ada juga yang mengatakan bahwa ia lahir pada sekitar 1448 M. Sunan Gunung Jati adalah salah satu dari kelompok ulama besar di Jawa bernama walisongo. Sunan Gunung Jati bernama Syarif Hidayatullah, lahir sekitar 1450. Ayah beliau adalah Syarif Abdullah bin Nur Alam bin Jamaluddin Akbar. Jamaluddin Akbar adalah seorang Muballigh dan Musafir besar dari Gujarat, India yang sangat dikenal sebagai Syekh Mawlana Akbar bagi kaum Sufi di tanah air. Syekh Mawlana Akbar adalah putra Ahmad Jalal Syah putra Abdullah Khan putra Abdul Malik putra Alwi putra Syekh Muhammad Shahib Mirbath, ulama besar di Hadramawt, Yaman yang silsilahnya sampai kepada Rasulullah melalui cucu beliau Imam Husayn. Ibunda Syarif Hidayatullah adalah Nyai Rara Santang putri Prabu Siliwangi (dari Nyai Subang Larang) adik Kiyan Santang bergelar Pangeran Cakrabuwana yang berguru kepada Syekh Datuk Kahfi, seorang Muballigh asal Baghdad bernama asli Idhafi Mahdi. Makam Nyai Rara Santang bisa ditemui di dalam komplek KLENTENG di Pasar Bogor, di sebelah Kebun Raya Bogor. Pertemuan Rara Santang dengan Syarif Abdullah cucu Syekh Mawlana Akbar masih diperselisihkan. Sebagian riwayat (lebih tepatnya mitos) menyebutkan bertemu pertama kali di Mesir, tapi analisis yang lebih kuat atas dasar perkembangan Islam di pesisir ketika itu, pertemuan mereka di tempat-tempat pengajian seperti yang di Majelis Syekh Quro, Karawang (tempat belajar Nyai Subang Larang ibunda dari Rara Santang) atau di Majelis Syekh Kahfi, Cirebon (tempat belajar Kiyan Santang kakanda dari Rara Santang). Syarif Abdullah cucu Syekh Mawlana Akbar, sangat mungkin terlibat aktif membantu pengajian di majelis-majelis itu mengingat ayahanda dan kakek beliau datang ke Nusantara sengaja untuk menyokong perkembangan agama Islam yang telah dirintis oleh para pendahulu. Pernikahan Rara Santang putri Prabu Siliwangi dan Nyai Subang Larang dengan Abdullah cucu Syekh Mawlana Akbar melahirkan seorang putra yang diberi nama Raden Syarif Hidayatullah. Raden Syarif Hidayatullah mewarisi kecendrungan spiritual dari kakek buyutnya Syekh Mawlana Akbar sehingga ketika telah selesai belajar agama di pesantren Syekh Kahfi beliau meneruskan ke Timur Tengah. Tempat mana saja yang dikunjungi masih diperselisihkan, kecuali (mungkin) Mekah dan Madinah karena ke 2 tempat itu wajib dikunjungi sebagai bagian dari ibadah haji buat seluruh umat Islam. Babad Cirebon menyebutkan ketika Pangeran Cakrabuawana membangun kota Cirebon dan tidak mempunyai pewaris, maka sepulang dari Timur Tengah Raden Syarif Hidayat mengambil peranan mambangun kota Cirebon dan menjadi pemimpin perkampungan Muslim yang baru dibentuk itu setalah Uwaknya wafat. Memasuki usia dewasa sekitar diantara tahun 1470-1480, beliau menikahi adik dari Bupati Banten ketika itu bernama Nyai Kawunganten. Dari pernikahan ini beliau mendapatkan seorang putri yaitu Ratu Wulung Ayu dan Mawlana Hasanuddin yang kelak menjadi Sultan Banten I. Masa ini kurang banyak diteliti para sejarawan hingga tiba masa pendirian Kesultanan Demak tahun 1487 yang mana beliau memberikan andil karena sebagai anggota dari Dewan Muballigh yang sekarang kita kenal dengan nama Walisongo. Pada masa ini beliau berusia sekitar 37 tahun kurang lebih sama dengan usia Raden Patah yang baru diangkat menjadi Sultan Demak I bergelar Alam Akbar Al Fattah. Bila Syarif Hidayat keturunan Syekh Mawlana Akbar Gujarat dari pihak ayah, maka Raden Patah adalah keturunan beliau juga tapi dari pihak ibu yang lahir di Campa. Dengan diangkatnya Raden Patah sebagai Sultan di Pulau Jawa bukan hanya di Demak, maka Cirebon menjadi semacam Negara Bagian bawahan vassal state dari kesultanan Demak, terbukti dengan tidak adanya riwayat tentang pelantikan Syarif Hidayatullah secara resmi sebagai Sultan Cirebon. Hal ini sesuai dengan strategi yang telah digariskan Sunan Ampel, Ulama yang paling di-tua-kan di Dewan Muballigh, bahwa agama Islam akan disebarkan di Pulau Jawa dengan Kesultanan Demak sebagai pelopornya. Setelah pendirian Kesultanan Demak antara tahun 1490 hingga 1518 adalah masa-masa paling sulit, baik bagi Syarif Hidayat dan Raden Patah karena proses Islamisasi secara damai mengalami gangguan internal dari kerajaan Pakuan dan Galuh (di Jawa Barat) dan Majapahit (di Jawa Tengah dan Jawa Timur) dan gangguan external dari Portugis yang telah mulai expansi di Asia Tenggara. Raja Pakuan di awal abad 16, seiring masuknya Portugis di Pasai dan Malaka, merasa mendapat sekutu untuk mengurangi pengaruh Syarif Hidayat yang telah berkembang di Cirebon dan Banten. Hanya Sunda Kelapa yang masih dalam kekuasaan Pakuan. Di saat yang genting inilah Syarif Hidayat berperan dalam membimbing Pati Unus dalam pembentukan armada gabungan Kesultanan Banten, Demak, Cirebon di Pulau Jawa dengan misi utama mengusir Portugis dari wilayah Asia Tenggara. Terlebih dulu Syarif Hidayat menikahkan putrinya untuk menjadi istri Pati Unus yang ke 2 di tahun 1511. Kegagalan expedisi jihad II Pati Unus yang sangat fatal di tahun 1521 memaksa Syarif Hidayat merombak Pimpinan Armada Gabungan yang masih tersisa dan mengangkat Tubagus Pasai (belakangan dikenal dengan nama Fatahillah),untuk menggantikan Pati Unus yang syahid di Malaka, sebagai Panglima berikutnya dan menyusun strategi baru untuk memancing Portugis bertempur di Pulau Jawa. Sangat kebetulan karena Raja Pakuan telah resmi mengundang Armada Portugis datang ke Sunda Kelapa sebagai dukungan bagi kerajaan Pakuan yang sangat lemah di laut yang telah dijepit oleh Kesultanan Banten di Barat dan Kesultanan Cirebon di Timur.

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-09-04
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

assalamu alaikum Wr Wb. Yang terhormat adik-adik tamu undangan Yang kami hormati Bapak Ibu shohibul hajat Pertama – tama kami panjatkan puji syukur kehadirat Alloh SWT, yang telah melimpahkan rahmatNya Kepada kita sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul tanpa halangan suatu apapun. Dan mari kita ikrakan dengan ucapan tahmid Alhamdu lillahi robil alamin. Sholawat dan salam Allah semoga tersanjung atas Nabi Muhammad SAW. Yang menuntun kita dari zaman kegelapan sampai zaman yaman yang terang benderang ini. Saya mengucapkan selamat terima kasih kepada adik-adik yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri Ultah Nanta yang kelima hari ini. Disini saya akan membacakan susunan acara pada kali ini Acara yang pertama yaitu pembukaan Kemudian dilanjutkan sambutan shohibul hajat Acara ketiga yaitu pemotongan kue.. Selanjutnya yaitu hiburan Untuk membuka acara pada kali ini marilah kita berdoa menurut keyakinan masing- masing ….berdo’a mulai……… (Tamu undangan berdoa) Dengan dimulainya dengan berdo’a semoga acara ini lancar hingga akhir acara nanti. Selanjutnya acara yang kedua yaitu sambutan shohibul hajat kepada yth bapak riris kami persilahkan ( sambutan shohibul hajat ) Terima kasih kepada Bp Riris yang telah meberikan sambutan senagai shohibul hajat. Selanjutnya acara yang ketiga yaitu pemotongan kue….untuk itu hadirin di persilahkan berdiri Selamat ulang tahun kami ucapkan Selamat panjang umur kami kan do’akan Selamat sejahtera sehat sentosa Selamat panjang umur dan bahagia Tiup lilinya tiup lilinya tiup lilinya sekarang juga sekarang juga sekarag juga Potong kue-nya Potong kue-nya Potong kue-nya Potong kue-nya sekarang juga sekarang juga Makan kue-nya makan kue-nya makan kue-nya makan kue-nya sekarang juga sekarang juga Hadirin dipersilahkan duduk kembali. Saatnya kita mendengarkan teman2 kita yang mau menyumbangka lagu….. Untuk itu kami persilahkan teman-teman untuk menyumbangkan lagu….. Demikianlah acara demi acara telah kita lalui bersama atas nama shohibul hajat kami minta doanya semoga adik nanta tambah pinter dan panjang umur. Dan saya selaku pembawa tentunya banyak salah dalam membawakan acara kali mengucapkan minta maaf yang sebesar2nya akhirnya kami ucapkan wabilahi taufiq walhidayah wasalamu alaikum Wr Wb

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-09-03
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

google terjemahan bahaKenduri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti perjamuan makan untuk memperingati peristiwa, meminta berkah,dan sebagainya.[1] Kenduri atau yang lebih dikenal dengan sebuatan Selamatan atau Kenduren (sebutan kenduri bagi masyarakat Jawa) telah ada sejak dahulu sebelum masuknya agama ke Nusantara.[1] Dalam praktikya, kenduri merupakan sebuah acara berkumpul, yang umumnya dilakukan oleh laki-laki, dengan tujuan meminta kelancaran atas segala sesuatu yang dihajatkan dari sang penyelenggara yang mengundang orang-orang sekitar untuk datang yang dipimpin oleh orang yang dituakan atau orang yang memiliki keahlian dibidang tersebut.[2] [3] Seperti : Kiyai.[2] [3] Pada umumnya, kenduri dilakukan setelah ba'da isya, dan disajikan sebuah nasi tumpeng dan besek (tempat yg terbuat darr anyaman bambu bertutup bentuknya segi empat yang dibawa pulang oleh seseorang dari acara selametan atau kenduri) untuk tamu undangan.[2] [3] Sedangkan bagi kaum perempuan , kenduri memberikan ruang privasi untuk kaum wanita dalam berbagi informasi baik tentang keluarga sendiri maupun tetangga yang lain.[1] Di sinilah wanita bisa saling bertukar cerita dengan bebas tanpa gangguan dari kaum [laki-laki|lelaki]] selama mereka menyiapkan makanan, karena wanita akan bekerja mempersiapkan kenduri dalam waktu yang relatif lama, yaitu sekitar 4-7 hari pada masa perayaan.[1] Pada zaman sekarang, kenduri masih banyak dilakukan oleh segala lingkup masyarakat baik masyarakat perkotaan maupun masyarakat pedesaan.[4] [3] Karena kenduri merupakan sebuah mekanisme sosial untuk merawat keutuhan, dengan cara untuk memulihkan keretakan, dan meneguhkan kembali cita-cita bersama, sekaligus melakukan kontrol sosial atas penyimpangan dari cita-cita bersama. Kenduri sebagai suatu institusi sosial menampung dan merepresentasikan banyak kepentingan.[3] [4] Macam[sunting sumber] Kenduri selapanan Tujuan kenduri selapanan adalah untuk mendoakan anak tersebut (yang didoakan) terhindar dari penyakit, menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, terhindar dari bencana, dan menjadi anak yang bermanfaat dalam bermasyarakat.[3] Biasanya kenduri ini diadakan setelah anak berumur 35 hari atau selapan.[3] Kenduri Suronan Tujuan diadakan kenduri suronan adalah untuk memperingati tahun jawa.[3] Biasanya tanggal 10 suro dan laksanakan oleh semua warga desa dengan membawa berkat sendiri-sendiri.[3] Kenduri Mitoni Tujuan kenduri mitoni adalah untuk memperingati kehamilan anak pertama yang masih dalam kandungan dan berumur kurang lebih tujuh bulan.[3] Kenduri Puputan Tujuan diadakan kenduri puputan adalah untuk memperingati terlepasnya tali pusar anak.[3] Biasanya dilakukan sebelum anak berumur selapan atau kalau tali pusarnya terlepas.[3] Kenduri Syukuran Tujuan diadakan kenduri syukuran adalah untuk mengucapkan rasa syukur karena yang sebuah hal yang diinginkan sudah tercapai dan orang yang mengadakan kenduri syukuran ini bersedekah dengan masyarakat sekitar.[3] Kenduri Munggahan Kenduri ini menurut cerita tujuannya untuk menaikkan para leluhur ke Surga (beberapa tempat menyebutnya dengan selamaten pati).[5] Kenduri ini ditujukan sebagai do’a untuk ahli kubur dari keluarga yang menggelar kenduri tersebut.[5] [3] Dan, kenduri ini dapat dibagi menjadi beberapa macam, yakni: kenduren/selamatan ke-3(Kenduri Telongdinanan), ke-7 (Kenduri Pitungdinanan), ke-40 (Kenduri Patangpuluhan), ke-100 (Kenduri Nyatusan), dan ke-1000 (Kenduri Nyewu) hari wafatnya seseorang.[5] [3] Kenduri Badan (lebaran/mudunan) Kenduri ini dilaksanakan pada hari Raya Idul Fitri, pada tanggal 1 syawal (aboge).[5] Kenduri ini sama seperti kenduri Likuran, konon hanya tujuannya yang berbeda yaitu untuk menurunkan leluhur agar dapat bertemu dan bertegur sapa.[5] Yang membedakan hanya, sebelum kenduri badan, biasanya didahului dengan nyekar ke makam leluhur dari masing-masing keluarga.[5] Kenduri Weton Kenduri ini dinamakan wetonan karena tujuannya untuk selametan pada hari lahir (weton, jawa) seseorang.[5] Di beberapa tempat, kenduri jenis ini dilakukan oleh hampir setiap warga, biasanya satu keluarga satu weton yang dirayakan, yaitu yang paling tua atau dituakan dalam keluarga tersebut.[5] Kenduri ini di lakukan secara rutinitas setiap selapan hari (1 bulan).[5] Kenduri Sko Kenduri ini merupakan kendurian terbesar dalam masyarakat Kerinici.[6] Kenduri ini biasanya dilaksanakan setelah panen hasil sawah yang pada awalnya dilakukan untuk tujuan meningkatkan rasa kebersamaan antar sesama masyarakat yang memanen.[6] Kenduri Selikuran Tujuan diadakan kenduri selikuran adalah untuk memperingati puasa sudah 21 hari.[3] Biasanya dilaksanakan oleh semua warga desa dengan membawa berkat sendiri-sendiri.[3] Kenduri Angsumdahar Tujuan diadakan kenduri ini adalah untuk memperingati calon pengantin sebelum resmi menikah dan biasanya dilaksanakan 2 hari sebelum calon pengantin tersebut menikah.[3] Tujuan diadakan kenduri ini adalah untuk memperingati calon pengantin sebelum resmi menikah dan biasanya dilaksanakan 2 hari sebelum calon pengantin tersebut menikah.[3] sa indonesia ke bahasa jawa

google agensi nganti Jawa Indonesia

Last Update: 2014-08-31
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Definisi Sesuai standar JAS, udon berbentuk bulat seperti pipa harus berdiameter di atas 1,7 mm, sedangkan udon berbentuk pipih harus memiliki lebar di atas 1,7 mm. Hiyamugi terlihat mirip dengan udon namun lebih langsing. Hiyamugi mempunyai diameter 1,2-1,7 mm dan ketebalan 1,0-2,0 mm. Selain disebut Hiyamugi, udon yang langsing juga disebut Hosoudon. Tepung terigu berprotein sedang atau rendah diulen dengan air dan sedikit garam untuk membuat adonan udon. Setelah adonan dipotong-potong, udon bisa langsung direbus. Udon rebus biasanya dimakan bersama kuah yang dibuat dari dashi dengan tambahan kecap asin yang disebut tsuyu. Di Jepang bagian barat, kuah udon berwarna coklat muda hampir bening karena memakai kecap asin encer (usukuchi shōyu). Sedangkan di Jepang bagian timur, kuah udon berwarna gelap hampir hitam karena memakai kecap asin kental (koikuchi shōyu). Di Jepang, udon merupakan makanan rakyat, berharga murah dan banyak dimakan sebagai pengganti nasi. Orang Jepang sejak dulu sudah akrab dengan udon dan sering dimakan beramai-ramai sewaktu ada keramaian atau perayaan. Variasi cara memasak dan jenis lauk yang digunakan berbeda-beda bergantung pada daerahnya di Jepang. Sejarah Di zaman kuno, udon dilafalkan sebagai "undon". Konon orang Jepang mengenalnya di abad pertengahan sebagai makanan asal Tiongkok. Sampai sekarang, pangsit (wonton) dalam dialek Wu ditulis sebagai 餛飩 dan dibaca sebagai undon. Dalam kitab Engishiki, "undon" diperkenalkan sebagai salah satu jenis makanan dari dinasti Tang. Tapi "undon" zaman itu mungkin lebih dekat dengan pangsit, karena berupa daging dibungkus lembaran tepung yang digilas tipis. Udon yang dikenal sekarang ini dulunya disebut Kirimugi, dan baru disebut "udon" sejak zaman Edo. Pada waktu itu, "udon" adalah nama untuk sejenis masakan berupa kirimugi yang dimakan dengan kuah hangat, atau didinginkan dengan air es setelah direbus. Udon di berbagai daerah Menurut pembagian yang dibuat orang awam, udon identik dengan Jepang bagian barat sedangkan soba identik dengan Jepang bagian timur. Pembagian model ini tidak sepenuhnya benar, banyak wilayah di Jepang bagian timur yang sekaligus mengenal soba dan udon. Udon sudah dikenal luas penduduk Edo sejak zaman Edo. Di paruh pertama zaman Edo, soba berbentuk mi belum dikenal. Ketika orang masih menikmati tepung soba dalam bentuk Sobagaki, udon sudah merupakan mi yang populer. Tapi setelah dikenal mi dari soba yang kepopulerannya diangkat rumah makan khusus soba (sobaya), udon tidak lagi merupakan makanan populer di Edo. Di Tokyo dan sekitarnya, rumah makan khusus udon memang tidak banyak dijumpai dibandingkan di daerah Kansai. Sebaliknya di daerah Kansai hampir sulit ditemui rumah makan khusus soba. Di dalam menu penjual udon di daerah Kansai biasanya juga tersedia soba. Selain itu, rumah makan yang menyediakan soba sering menyebut dirinya rumah makan udon. Kepopuleran Sanuki udon pada tahun 2000 sempat membuka peluang bagi ekspansi restoran udon model waralaba di wilayah Kanto. Sayangnya, sejak tahun 2004 minat orang terhadap Sanuki udon terlihat cenderung menurun. Di daerah asal Sanuki udon di Prefektur Kagawa, hanya ada sedikit penjual udon yang mau memasukkan soba ke dalam menu. Kuah Kuah udon di daerah Kanto berbeda dengan kuah udon di daerah Kansai. Di daerah Kanto, kuah berwarna gelap dan terasa lebih asin. Sedangkan di daerah Kansai, kuah nyaris bening dan tidak asin. Di daerah Kanto, kuah udon secara umum dibuat berdasarkan takaran untuk membuat kuah soba. Kuah udon ala Kanto dibuat dari campuran dashi dan kaeshi (mirin dan gula yang dimasak bersama kecap asin). Di daerah Kansai, kuah udon berupa dashi yang dibuat dari campuran berbagai bahan seperti: kombu, sababushi, katsuobushi, shiitake, dan niboshi yang sudah sedikit digongseng. Ditambah kecap asin encer yang warnanya tidak terlalu gelap, kuah udon yang dihasilkan berwarna hampir bening. Kuah udon di daerah Kanto sering dianggap terlalu asin bagi orang Kansai, bahkan dari cuma melihatnya saja. Orang asal Kansai sering tidak mau makan udon ala Kanto yang kuahnya berwarna gelap hingga dasar mangkok menjadi tidak kelihatan. Asin atau tidak asin sebenarnya tidak bisa ditentukan dari warna kuah. Kecap asin kental yang digunakan di daerah Kanto hanya memiliki aroma dan warna yang lebih pekat. Sedangkan kadar garam yang dikandung kira-kira hampir sama dengan kecap asin encer di daerah Kansai. Sebagai jalan tengah, rumah makan udon di daerah Kanto perlu menuliskan udon yang dijualnya sebagai ala Kansai atau ala Kanto. Prefektur Shiga, Prefektur Gifu, Prefektur Aichi, dan Prefektur Shizuoka sering dipakai orang sebagai garis batas yang memisahkan udon ala Kansai dan udon ala Kanto. Di tempat-tempat tersebut bisa ditemui udon dalam dua versi. Pembagian udon ala Kanto dan ala Kansai bisa juga ditemui di kios-kios penjual mi soba yang ada di dalam stasiun JR sepanjang jalur utama Tokaido. Kuah yang digunakan penjual soba di stasiun kereta api JR mulai dari stasiun Sekigahara ke arah timur, seperti Nagoya dan Gifu adalah kuah kental ala Kanto. Sebaliknya, penjual soba dari stasiun Sekigahara ke arah barat semuanya menggunakan kuah encer ala Kansai. Jenis-jenis udon Berdasarkan bentuk Udon tebal (futo udon) Udon tipis (hoso udon) Udon kecil-kecil (himokawa udon) Berdasarkan cara pembuatan Teuchi (udon buatan tangan) Adonan udon digilas tipis dan dipotong memakai pisau secara manual. Disebut juga Teuchi Udon, dan banyak ditawarkan rumah makan udon kelas menengah hingga kelas atas. Kikaiuchi (udon buatan mesin) Dibuat di pabrik dengan mesin otomatis sehingga harganya murah. Sebagian besar udon yang dijual di Jepang merupakan produksi pabrik. Tenobe (udon yang dilebarkan dengan tangan) Udon jenis ini termasuk langka, dibuat dengan cara menarik-narik adonan dan melipatnya berkali-kali dengan menggunakan dua batang kayu atau sumpit panjang. Cara ini mirip dengan teknik pembuatan somen atau mi tradisional Tiongkok. Berdasarkan bentuk fisik Tama udon (udon bundar) Udon mentah yang baru jadi direbus dengan air mendidih selama 1 menit. Setelah itu udon diangkat dan dibundarkan. Sebelum dimakan, udon masih harus direbus kembali dan ditiriskan. Udon jenis ini masih banyak mengandung air dan tidak tahan lama disimpan. Tama udon yang dimasukkan ke dalam kantong plastik disebut Yude udon (udon rebus) dan banyak dijual di pasar-pasar swalayan di Jepang. Nama udon (udon segar) Udon yang baru jadi, ditaburi tepung dan dibungkus. Udon segar biasanya lebih enak dari jenis udon lainnya, tapi tidak tahan lama disimpan. Selama belum direbus, tepung terigu yang dikandung udon terus mengalami proses pematangan. Udon segar harus segera dimasak karena cuma tahan beberapa hari saja. Sebelum dihidangkan, udon segar harus direbus dan ditiriskan airnya. Hoshi udon (udon kering) Udon yang dijadikan udon kering biasanya adalah hoso udon (udon tipis). Setelah jadi, udon dilipat sama panjang, berbentuk persegi empat dengan panjang sekitar 20 cm dan dikeringkan. Udon kering bisa tahan lama disimpan dan sebelum dimakan harus direbus terlebih dulu. Dibandingkan dengan udon segar, udon yang sudah dikeringkan rasanya tidak begitu enak. Udon jenis ini sering digunakan untuk membuat udon goreng yang disebut Yakiudon. Reitō udon (udon beku) Setelah direbus dengan air mendidih, udon langsung dibekukan. Jenis udon segar yang dibekukan tanpa direbus lebih dulu disebut Reitonama udon (udon segar beku). Air yang terkandung di dalam berbagai jenis mi akan mengembang bila dibekukan. Susunan molekul tepung terpecah-pecah sehingga rasa mi menjadi kurang enak. Agar udon beku yang sudah direbus bisa kenyal kembali, produsen udon sering menambahkan tapioka atau zat tepung yang lain. Udon instan Udon instan yang dijual dalam kemasan mangkok biasanya sudah digoreng dengan minyak atau mengalami proses freeze drying. Udon instan tahan lama dan bisa langsung dimakan setelah diseduh air panas. Udon instan yang tidak digoreng tapi dikeringkan dengan hembusan udara panas sering dianggap lebih enak.

Definisi Sesuai standar JAS, udon berbentuk bulat seperti pipa harus berdiameter di atas 1,7 mm, sedangkan udon berbentuk pipih harus memiliki lebar di atas 1,7 mm. Hiyamugi terlihat mirip dengan udon namun lebih langsing. Hiyamugi mempunyai diameter 1,2-1,7 mm dan ketebalan 1,0-2,0 mm. Selain disebut Hiyamugi, udon yang langsing juga disebut Hosoudon. Tepung terigu berprotein sedang atau rendah diulen dengan air dan sedikit garam untuk membuat adonan udon. Setelah adonan dipotong-potong, udon bisa langsung direbus. Udon rebus biasanya dimakan bersama kuah yang dibuat dari dashi dengan tambahan kecap asin yang disebut tsuyu. Di Jepang bagian barat, kuah udon berwarna coklat muda hampir bening karena memakai kecap asin encer (usukuchi shōyu). Sedangkan di Jepang bagian timur, kuah udon berwarna gelap hampir hitam karena memakai kecap asin kental (koikuchi shōyu). Di Jepang, udon merupakan makanan rakyat, berharga murah dan banyak dimakan sebagai pengganti nasi. Orang Jepang sejak dulu sudah akrab dengan udon dan sering dimakan beramai-ramai sewaktu ada keramaian atau perayaan. Variasi cara memasak dan jenis lauk yang digunakan berbeda-beda bergantung pada daerahnya di Jepang. Sejarah Di zaman kuno, udon dilafalkan sebagai "undon". Konon orang Jepang mengenalnya di abad pertengahan sebagai makanan asal Tiongkok. Sampai sekarang, pangsit (wonton) dalam dialek Wu ditulis sebagai 餛飩 dan dibaca sebagai undon. Dalam kitab Engishiki, "undon" diperkenalkan sebagai salah satu jenis makanan dari dinasti Tang. Tapi "undon" zaman itu mungkin lebih dekat dengan pangsit, karena berupa daging dibungkus lembaran tepung yang digilas tipis. Udon yang dikenal sekarang ini dulunya disebut Kirimugi, dan baru disebut "udon" sejak zaman Edo. Pada waktu itu, "udon" adalah nama untuk sejenis masakan berupa kirimugi yang dimakan dengan kuah hangat, atau didinginkan dengan air es setelah direbus. Udon di berbagai daerah Menurut pembagian yang dibuat orang awam, udon identik dengan Jepang bagian barat sedangkan soba identik dengan Jepang bagian timur. Pembagian model ini tidak sepenuhnya benar, banyak wilayah di Jepang bagian timur yang sekaligus mengenal soba dan udon. Udon sudah dikenal luas penduduk Edo sejak zaman Edo. Di paruh pertama zaman Edo, soba berbentuk mi belum dikenal. Ketika orang masih menikmati tepung soba dalam bentuk Sobagaki, udon sudah merupakan mi yang populer. Tapi setelah dikenal mi dari soba yang kepopulerannya diangkat rumah makan khusus soba (sobaya), udon tidak lagi merupakan makanan populer di Edo. Di Tokyo dan sekitarnya, rumah makan khusus udon memang tidak banyak dijumpai dibandingkan di daerah Kansai. Sebaliknya di daerah Kansai hampir sulit ditemui rumah makan khusus soba. Di dalam menu penjual udon di daerah Kansai biasanya juga tersedia soba. Selain itu, rumah makan yang menyediakan soba sering menyebut dirinya rumah makan udon. Kepopuleran Sanuki udon pada tahun 2000 sempat membuka peluang bagi ekspansi restoran udon model waralaba di wilayah Kanto. Sayangnya, sejak tahun 2004 minat orang terhadap Sanuki udon terlihat cenderung menurun. Di daerah asal Sanuki udon di Prefektur Kagawa, hanya ada sedikit penjual udon yang mau memasukkan soba ke dalam menu. Kuah Kuah udon di daerah Kanto berbeda dengan kuah udon di daerah Kansai. Di daerah Kanto, kuah berwarna gelap dan terasa lebih asin. Sedangkan di daerah Kansai, kuah nyaris bening dan tidak asin. Di daerah Kanto, kuah udon secara umum dibuat berdasarkan takaran untuk membuat kuah soba. Kuah udon ala Kanto dibuat dari campuran dashi dan kaeshi (mirin dan gula yang dimasak bersama kecap asin). Di daerah Kansai, kuah udon berupa dashi yang dibuat dari campuran berbagai bahan seperti: kombu, sababushi, katsuobushi, shiitake, dan niboshi yang sudah sedikit digongseng. Ditambah kecap asin encer yang warnanya tidak terlalu gelap, kuah udon yang dihasilkan berwarna hampir bening. Kuah udon di daerah Kanto sering dianggap terlalu asin bagi orang Kansai, bahkan dari cuma melihatnya saja. Orang asal Kansai sering tidak mau makan udon ala Kanto yang kuahnya berwarna gelap hingga dasar mangkok menjadi tidak kelihatan. Asin atau tidak asin sebenarnya tidak bisa ditentukan dari warna kuah. Kecap asin kental yang digunakan di daerah Kanto hanya memiliki aroma dan warna yang lebih pekat. Sedangkan kadar garam yang dikandung kira-kira hampir sama dengan kecap asin encer di daerah Kansai. Sebagai jalan tengah, rumah makan udon di daerah Kanto perlu menuliskan udon yang dijualnya sebagai ala Kansai atau ala Kanto. Prefektur Shiga, Prefektur Gifu, Prefektur Aichi, dan Prefektur Shizuoka sering dipakai orang sebagai garis batas yang memisahkan udon ala Kansai dan udon ala Kanto. Di tempat-tempat tersebut bisa ditemui udon dalam dua versi. Pembagian udon ala Kanto dan ala Kansai bisa juga ditemui di kios-kios penjual mi soba yang ada di dalam stasiun JR sepanjang jalur utama Tokaido. Kuah yang digunakan penjual soba di stasiun kereta api JR mulai dari stasiun Sekigahara ke arah timur, seperti Nagoya dan Gifu adalah kuah kental ala Kanto. Sebaliknya, penjual soba dari stasiun Sekigahara ke arah barat semuanya menggunakan kuah encer ala Kansai. Jenis-jenis udon Berdasarkan bentuk Udon tebal (futo udon) Udon tipis (hoso udon) Udon kecil-kecil (himokawa udon) Berdasarkan cara pembuatan Teuchi (udon buatan tangan) Adonan udon digilas tipis dan dipotong memakai pisau secara manual. Disebut juga Teuchi Udon, dan banyak ditawarkan rumah makan udon kelas menengah hingga kelas atas. Kikaiuchi (udon buatan mesin) Dibuat di pabrik dengan mesin otomatis sehingga harganya murah. Sebagian besar udon yang dijual di Jepang merupakan produksi pabrik. Tenobe (udon yang dilebarkan dengan tangan) Udon jenis ini termasuk langka, dibuat dengan cara menarik-narik adonan dan melipatnya berkali-kali dengan menggunakan dua batang kayu atau sumpit panjang. Cara ini mirip dengan teknik pembuatan somen atau mi tradisional Tiongkok. Berdasarkan bentuk fisik Tama udon (udon bundar) Udon mentah yang baru jadi direbus dengan air mendidih selama 1 menit. Setelah itu udon diangkat dan dibundarkan. Sebelum dimakan, udon masih harus direbus kembali dan ditiriskan. Udon jenis ini masih banyak mengandung air dan tidak tahan lama disimpan. Tama udon yang dimasukkan ke dalam kantong plastik disebut Yude udon (udon rebus) dan banyak dijual di pasar-pasar swalayan di Jepang. Nama udon (udon segar) Udon yang baru jadi, ditaburi tepung dan dibungkus. Udon segar biasanya lebih enak dari jenis udon lainnya, tapi tidak tahan lama disimpan. Selama belum direbus, tepung terigu yang dikandung udon terus mengalami proses pematangan. Udon segar harus segera dimasak karena cuma tahan beberapa hari saja. Sebelum dihidangkan, udon segar harus direbus dan ditiriskan airnya. Hoshi udon (udon kering) Udon yang dijadikan udon kering biasanya adalah hoso udon (udon tipis). Setelah jadi, udon dilipat sama panjang, berbentuk persegi empat dengan panjang sekitar 20 cm dan dikeringkan. Udon kering bisa tahan lama disimpan dan sebelum dimakan harus direbus terlebih dulu. Dibandingkan dengan udon segar, udon yang sudah dikeringkan rasanya tidak begitu enak. Udon jenis ini sering digunakan untuk membuat udon goreng yang disebut Yakiudon. Reitō udon (udon beku) Setelah direbus dengan air mendidih, udon langsung dibekukan. Jenis udon segar yang dibekukan tanpa direbus lebih dulu disebut Reitonama udon (udon segar beku). Air yang terkandung di dalam berbagai jenis mi akan mengembang bila dibekukan. Susunan molekul tepung terpecah-pecah sehingga rasa mi menjadi kurang enak. Agar udon beku yang sudah direbus bisa kenyal kembali, produsen udon sering menambahkan tapioka atau zat tepung yang lain. Udon instan Udon instan yang dijual dalam kemasan mangkok biasanya sudah digoreng dengan minyak atau mengalami proses freeze drying. Udon instan tahan lama dan bisa langsung dimakan setelah diseduh air panas. Udon instan yang tidak digoreng tapi dikeringkan dengan hembusan udara panas sering dianggap lebih enak.

Last Update: 2014-07-12
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous
Warning: Contains invisible HTML formatting

Add a translation