MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: cerita-cerita bahasa arab    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

Malay

Arabic

Info

Cerita rekaan

تخيل

Last Update: 2014-09-18
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Qaf (huruf Arab)

ق

Last Update: 2014-10-06
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Pengenalan Akidah dari segi bahasa bererti simpulan iman ataupun pegangan yang kuat atau satu keyakinan yang menjadi pegangan yang kuat Akidah dari sudut istilah ialah kepercayaan yang pasti dan keputusan yang muktamat tidak bercampur dengan syak atau keraguan pada seseorang yang berakidah sama ada akidah yang betul atau sebaliknya Akidah Islam ialah kepercayaan dan keyakinan terhadap Allah sebagai rabb dan ilah serta beriman dengan nama-namaNya dan segala sifat-sifatNya juga beriman dengan adanya malaikat, kitab-kitab, para Rasul, Hari Akhirat dan beriman dengan taqdir Allah sama ada baik atau buruk termasuk juga segala apa yang dating dari Allah. Seterusnya patuh dan taat pada segala ajaran dan petunjuknya. Oleh itu, akidah Islam ialah keimanan dan keyakinan terhadap Allah dan RasulNya serta apa yang dibawa oleh Rasul dan dilaksanakan dalam kehidupan

تغيير لغة الرومانية السيرة الذاتية

Last Update: 2014-10-08
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Semut Merah Melawan Gajah Posted by Akoh Posted on 22:42 with No comments +Cerita Rakyat Indonesia Di suatu hutan belantara hiduplah berbagai kelompok hewan. Mereka hidup bersahabat, rukun, damai, aman dan sejahtera antara satu dengan lainnya. Menjalani kehidupan di hutan belantara dengan bahagia. Tidak saling mengganggu dan apabila salah satu dari mereka mengalami kesusahan mereka suka saling tolong-menolong. Namun sekarang ini ada dua hewan penghuni hutan belantara yang tidak mau bersahabat. Mereka adalah Semut Merah dan Gajah. Kebalikan dari penghuni hutan belantara lainnya, saat ini mereka sedang bertengkar. Awal mereka bisa sampai bertengkar adalah karena ulah Gajah yang selalu lewat di atas perkampungan Semut Merah. Gajah yang bertubuh super besar itu membuat rusak rumah-rumah tanah yang telah dibangun susah payah oleh pasukan pekerja Semut Merah. Oleh sebab itu semut-semut Merah kesal sekali sama Gajah. “Hei, Gajah! Lihat-lihat dong kalau jalan,” omel kepala pasukan pekerja Semut Merah. “Memangnya kenapa?” tanya Gajah tak acuh dengan suara beratnya. “Rumah kami rusak, tahu!” Suara Semut Merah yang cempreng terdengar terus mengomel. “Oh, itu bukan urusanku,” jawab Gajah sambil pergi berlalu begitu saja, meninggalkan gerombolan Semut Merah yang masih menggerutu di belakangnya. Kejadian tersebut tak hanya terjadi sekali, tetapi sudah terjadi berulang-ulang kali. Kesabaran pasukan Semut Merah pun sudah mulai habis. Karena itu, atas komando Kepala Pasukan Pekerja Semut Merah diumumkanlah pernyataan untuk membuat perhitungan dengan Gajah. “Kawan-kawanku setanah air dan seperjuangan, Gajah sudah sangat keterlaluan! Menginjak-nginjak rumah kita secara tidak hormat berarti sama saja menginjak-nginjak harga diri kita sebagai Semut Merah. Oleh karena itu kita harus membalas perlakuannya. Setuju?!” Suara Kepala Pasukan terdengar lantang. “Ya, setuju!!!” Kompak terdengar suara-suara Semut Merah pekerja lain menanggapi usulan itu. Setelah itu pun dibuat strategi demi strategi untuk mengalahkan Gajah yang bertubuh super besar. Pada keesokkan harinya Gajah datang lagi dan seperti biasa ia akan melewati rumah-rumah semut merah. Kedatangannya ditandai dengan suara gedebum kakinya saat menyentuh tanah. Namun tidak seperti biasanya yang tenang, saat ini pasukan Semut Merah telah bersiap siaga di posisi mereka masing-masing. Ketika Gajah memasuki areal perkampungan Semut Merah, dengan cepat dan sigap para pasukan Semut Merah yang telah bersiap pada posisinya langsung menyerang Gajah. Terjadilah kehebohan antara Pasukan Semut Merah melawan Gajah. Semut-semut mengerumuni tubuh si gajah dan menggigitnya. Ada yang menggigit kakinya, ada masuk telinganya, ada yang masuk ke lobang belalainya. Mereka semua menggigit si Gajah. Pokoknya si Gajah dikerubuti berpuluh-puluh ribuan Semut Merah. Tak tahan digigiti pasukan Semut Merah, Gajah menjerit-jerit. Suara jeritannya terdengar ke seluruh penjuru hutan dan mengganggu aktivitas hewan-hewan lain yang tinggal di hutan. Termasuk Burung Hantu, Katak si pelompat, Musang, Kancil, dan lainnya pula. Karena terganggu dengan suara Gajah, mereka pun mengadukan hal itu pada Singa si raja hutan. Mereka yang mengadu adalah Katak si pelompat, Burung Hantu, Kancil dan Musang. Mereka meminta kepada Singa si raja hutan untuk menghentikan teriakan Gajah yang bising. Mendengar keluhan dari rakyatnya, Singa si raja hutan mengambil kebijakan dengan memanggil perwakilan Semut Merah dan Gajah. Singa akan menyelesaikan perkara mereka di sidang hutan. Dalam persidangan Singa bertanya dengan bijaksana, “Hai, kamu Semut Merah. Kenapa kamu menyerang si Gajah ini, hah?” “Semua adalah kesalahan Gajah yang selalu datang menginjak-injak rumah kami setiap hari. Padahal rumah-rumah tanah itu dibangun dengan susah payah oleh para pekerja kami.” Jawab Semut Merah. Pada awalnya Gajah mengelak atas tuduhan Semut Merah. Ia mengatakan, “tidak...itu bukan salahku, aku tidak merusak rumah-rumah mereka. Tempat mereka membuat rumah-rumah tanah adalah jalurku berjalan. Aku tidak tahu-menahu dengan semua itu.” Tetapi Singa si raja hutan tak mempercayai ucapan Gajah yang terkesan mengada-ada. “Benarkah itu Gajah?” tanya Singa penuh selidik. Karena didesak sedemikian rupa, Gajah pun akhirnya mengakui kesalahannya. Ia mengangguk-angguk perlahan-lahan. Kemudian diputuskan bahwa Gajah harus mencari rute perjalanan yang lain supaya tidak merusak rumah-rumah Semut Merah. Gajah pun menyetujuinya dan meminta maaf kepada Semut Merah. Mulai saat itu dan seterusnya, Gajah tidak lagi lewat dan merusak rumah-rumah tanah Semut Merah. Semut-semut Merah pun bisa hidup tenang. Kedamaian serta kerukunan di hutan belantara kembali tercipta

تغيير لغة الرومانية السيرة الذاتية

Last Update: 2014-07-14
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

Add a translation