Google fragen

Sie suchten nach: kala (Englisch - Indonesisch)

Menschliche Beiträge

Von professionellen Übersetzern, Unternehmen, Websites und kostenlos verfügbaren Übersetzungsdatenbanken.

Übersetzung hinzufügen

Englisch

Indonesisch

Info

Englisch

Kala

Indonesisch

Kala

Letzte Aktualisierung: 2013-07-31
Nutzungshäufigkeit: 3
Qualität:

Referenz: Wikipedia

Englisch

Jaman dahulu kala

Indonesisch

Pada jaman dahulu kala

Letzte Aktualisierung: 2014-09-18
Nutzungshäufigkeit: 1
Qualität:

Referenz: Anonym

Englisch

Wenten katuturaran sang Purusada, Prabhu Yaksa ring Ratna Kanda. Ida Parya ngaturang punagi ring ida Bhatara Kala, antuk para ratu satus diri.

Indonesisch

Wenten katuturaran sang Purusada, Prabhu Yaksa ring Ratna Kanda. Ida Parya ngaturang punagi ring ida Bhatara Kala, antuk para ratu satus diri.

Letzte Aktualisierung: 2020-11-19
Nutzungshäufigkeit: 1
Qualität:

Referenz: Anonym

Englisch

Masa perjuangan Cut Nyak Dien dimulai sejak 26 Maret 1873. Kala itu Belanda telah menyatakan perang kepada Aceh. Tak tanggung-tanggung, pasukan yang dikerahkan Belanda untuk berperang melawan rakyat Aceh berjumlah sekitar 3.198 prajurit. Pada 8 April 1873, pasukan Belanda, di bawah pimpinan Johan Harmen Rudolf Kohler, mendarat di Pantai Ceureumen, dan berhasil menguasai Masjid Raya Baiturrahman. Tak hanya menguasai, Kohler dan pasukannya pun membakar masjid tersebut di hadapan rakyat Aceh. Cut Nyak Dien yang melihat peristiwa tersebut seketika memberang. Ia pun berseru, "Lihatlah wahai orang-orang Aceh, tempat ibadah kita dirusak! Mereka telah mencorengkan nama Allah! Sampai kapan kita begini? Sampai kapan kita menjadi budak Belanda?" Kendati berhasil memenangkan perang pertama dan menewaskan pimpinan pasukan Belanda, yakni Kohler, pertempuran belum berakhir. Di bawah pimpinan berikutnya, yakni Jenderal Han van Swieten, daerah VI Mukim, yang notabene tempat tinggal Cut Nyak Dien, berhasil dikuasai Belanda. Setahun berikutnya, Keraton Sultan pun jatuh. Hal itu membuat Cut Nyak Dien dan rombongan kaum ibu lainnya di sana mengungsi pada Desember 1875. Pada 29 Juni 1878, suami Cut Nyak Dien, yakni Ibrahim Lamnga gugur dalam pertempuran melawan Belanda ketika tengah berupaya merebut kembali VI Mukim. Hal itu membuat Cut Nyak Dien semakin geram dan bersumpah akan menghancurkan Belanda. Pada momen ini, tokoh pejuang rakyat Aceh lainnya, Teuku Umar, akhirnya melamar Cut Nyak Dien. Pada awalnya Cut Nyak Dien menolak pinangan tersebut. Namun, karena Teuku Umar mengizinkan dan mempersilakannya untuk terjun dalam pertempuran melawan Belanda, Cut Nyak Dien akhirnya menerima dan menikah dengannya pada 1880. Hal tersebut meningkatkan moral semangat perjuangan rakyat Aceh untuk melawan kaphe ulanda (Belanda Kafir). Bersama Teuku Umar, Cut Nyak Dien kembali berjuang untuk melawan pasukan Belanda. Pada 1893, Teuku Umar sempat melakukan siasat dengan berpura-pura menyerahkan diri dan menjalin kerja sama dengan Belanda. Hal itu dilakukan untuk mengetahui berbagai strategi perang Belanda. Siasat itu berhasil dilaksanakan. Setelah tiga tahun berkamuflase, Teuku Umar kembali berbalik memerangi Belanda. Tak ayal Belanda harus terus menerus mengganti jenderal perangnya di Aceh kala itu. Namun nahas, pada Februari 1899, Teuku Umar harus wafat akibat tertembak oleh pasukan Belanda dan Cut Nyak Dien kembali kehilangan suaminya. Kepergian Teuku Umar sangat memukul perasaan Cut Gambang, anak Cut Nyak Dien dari pernikahannya dengan Teuku Umar. Di tengah kesedihan Cut Gambang, Cut Nyak Dien sempat berkata, "Sebagai perempuan Aceh, kita tidak boleh menumpahkan air mata kepada orang yang sudah syahid." Kendati kembali harus kehilangan suami, hal itu tak membuat Cut Nyak Dien gamang dan mengerutkan naluri perjuangannya. Ia memimpin pertempuran melawan Belanda di daerah pedalaman Meulaboh bersama pasukan kecilnya. Namun, kondisi Cut Nyak Dien memang semakin renta. Matanya pun mulai rabun. Melihat kondisi demikan, sisa pasukan yang dipimpinnya merasa sangat iba dan tak tega padanya. Karena perasaan iba dan tak tega itu, salah satu pasukan Cut Nyak Dien, yakni Pang Laot Ali, akhirnya memberikan informasi terkait keberadaan markasnya bersama Cut Nyak Dien kepada Belanda. Cut Nyak Dien akhirnya berhasil ditangkap Belanda dan dibawa ke Banda Aceh, sebelum akhirnya dibuang ke Sumedang Jawa Barat pada akhir 1906. Kendati demikian, Cut Gambang, berhasil melarikan diri ke tengah hutan ketika ibunya dikepung oleh Belanda. Pada 6 November 1908, Cut Nyak Dien wafat dalam pembuangannya di Sumedang. Berdasarkan keterangan, makam Cut Nyak Dien baru ditemukan pada 1959. Pencarian makamnya dilakukan berdasarkan data yang ditemukan di Belanda. Pada batu nisan makam Cut Nyak Dien, diketahui terangkum riwayat hidupnya, kemudian tertera juga surah at-Taubah dan al-Fajr, serta hikayat rakyat Aceh

Indonesisch

Letzte Aktualisierung: 2021-03-18
Nutzungshäufigkeit: 1
Qualität:

Referenz: Anonym
Warnung: Enthält unsichtbare HTML-Formatierung

Englisch

Setiap pagi saya makan nasi dengan ayam. Setiap setelah makan saya langsung mencuci piring dan kemudian mandi. Selepas itu saya langsung bergegas berangkat sekolah dengan mengayuh sepeda hingga sekolah, sesampainya di sekolah saya langsung memarkirkan sepeda dan berjalan menuju kelas. saya melihat teman saya dari perpustakaan sedang membawa buku paket matematika yang biasanya dia pelajari hak jam istirahat pertama. "Hai Raisa" panggilku, nama dia Raisa. " Hai wulan" jawabnya Kemudian aku dan dia berjalan ke kelas bersama. Sesampainya di kelas kami duduk bersebelahan di masing - masing kursi setiap harinya di sekolah. Guru belum masuk kelas karena biasanya dia datang ke kelasku pukul tujuh pagi. Sekarang masih pukul enam limapuluh pagi yang biasanya semua siswa membaca buku pelajaran. "Selamat pagi semua" Suara Bu Guru memecah keheningan kelas. Raisa yang asyik membaca buku berhenti dan menutup bukunya. " Selamat pagi Bu" Satu kelas membalas salam bu guru yang seringkali dilakukan. Bu guru berjalan ke kursi depan kelas dan menaruh tasnya yang biasanya digunakan mengajar. Bu guru berjalan dan berdiri di tengah kelas. Bu guru ini bernama Bu Laras dia guru mata pelajaran fisika. " Siswa-siswa sekarang kita akan mempelajari tentang gerak lurus berubah beraturan, adakah yang masih ingat rumus kecepatan gerak lurus beraturan? Seperti biasanya tolong angkat tangan terlebih dahulu, berdiri, sebutkan nama, absen, dan baru menjawab!" " Saya Bu " dengan mengangkat tangan dan langsung berdiri seperti biasanya dia selalu semangat dalam pelajaran. "Iya silahkan" Jawab Bu Laras "Nama saya Bayu laksmana yang biasanya dipanggil Bayu, nomor absen dua puluh satu, dan rumus kecepatan gerak lurus beraturan adalah jarak atau yang biasanya ditulis dengan huruf s kecil dibagi atau berbanding terbalik dengan waktu atau yang biasanya ditulis dengan huruf t kecil. Terima kasih" "Iya, jawaban kamu benar Bayu" jawab Bu Laras dengan tersenyum. "Silakan duduk kembali" sambungnya. Bayu pun duduk kembali. Seringkali Bayu yang pertama menanggapi semua pertanyaan guru sehingga teman-teman lainnya tidak kebagian bertanya atau menjawab pertanyaan yang guru berikan. Jam bel istirahat sudah berbunyi, tidak terasa pelajaran fisika sudah selesai. "Terima kasih siswa-siswa, semoga pelajaran hari ini dapat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari" ucap Bu Laras. " Aaamiiin, terima kasih Bu" jawab semua siswa kelasku. Akupun keluar kelas, setiap hari waktu istirahat pertama aku selalu langsung bergegas ke kantin membeli enam tempe goreng dan bergegas ke bagian belakang sekolah. Setelah sampai di belakang sekolah aku memberikan tempe itu kepada tiga kucing yang tinggal disini. Kadang kala aku menitipkan kucing ini agar diberi makan oleh penjaga sekolah saat hari Sabtu dan Minggu karena belum tentu aku bisa ke sekolah waktu libur. Setelah memberinya makan, aku kembali ke kelas. di tengah perjalanan aku melihat Bu Susi yang sedang membawa buku catatan seluruh siswa kelas sepuluh MIPA satu dan membawa tas berisi laptop. "Bu boleh saya bantu membawa buku catatan ke kantor" tawarku "Oh boleh sekali Wulan" jawabnya dengan tersenyum. Setelah itu aku pun kembali ke kelas dan melanjutkan pelajaran biologi oleh Bu Lilis. "Siswa-siswa hari ini kita akan membahas tentang sistem pernapasan" ucap Bu Lilis. Sekarang ini kelasku mempelajari pelajaran biologi. "Eh Lan, aku nggak paham nih biologi" bisik Raisa kepadaku yang duduk di sampingku. "Aku bisanya matematika atau hanya yang menghitung saja" lanjutnya. "gak apa-apa ini pelajaran kesukaanku jadi nanti aku bisa ajari kamu ya. Kamu juga harus pinjam dan baca buku lain selain matematika ya" jawabku "Hehehe, Iya Lan. Nanti kalau kamu ada yang susah matematika aku gantian ajarin deh" jawabnya "Siap deh Sa" jawabku tersenyum

Indonesisch

Setiap pagi saya makan nasi dengan ayam. Setiap setelah makan saya langsung mencuci piring dan kemudian mandi. Selepas itu saya langsung bergegas berangkat sekolah dengan mengayuh sepeda hingga sekolah, sesampainya di sekolah saya langsung memarkirkan sepeda dan berjalan menuju kelas. saya melihat teman saya dari perpustakaan sedang membawa buku paket matematika yang biasanya dia pelajari hak jam istirahat pertama. "Hai Raisa" panggilku, nama dia Raisa. " Hai wulan" jawabnya Kemudian aku dan dia berjalan ke kelas bersama. Sesampainya di kelas kami duduk bersebelahan di masing - masing kursi setiap harinya di sekolah. Guru belum masuk kelas karena biasanya dia datang ke kelasku pukul tujuh pagi. Sekarang masih pukul enam limapuluh pagi yang biasanya semua siswa membaca buku pelajaran. "Selamat pagi semua" Suara Bu Guru memecah keheningan kelas. Raisa yang asyik membaca buku berhenti dan menutup bukunya. " Selamat pagi Bu" Satu kelas membalas salam bu guru yang seringkali dilakukan. Bu guru berjalan ke kursi depan kelas dan menaruh tasnya yang biasanya digunakan mengajar. Bu guru berjalan dan berdiri di tengah kelas. Bu guru ini bernama Bu Laras dia guru mata pelajaran fisika. " Siswa-siswa sekarang kita akan mempelajari tentang gerak lurus berubah beraturan, adakah yang masih ingat rumus kecepatan gerak lurus beraturan? Seperti biasanya tolong angkat tangan terlebih dahulu, berdiri, sebutkan nama, absen, dan baru menjawab!" " Saya Bu " dengan mengangkat tangan dan langsung berdiri seperti biasanya dia selalu semangat dalam pelajaran. "Iya silahkan" Jawab Bu Laras "Nama saya Bayu laksmana yang biasanya dipanggil Bayu, nomor absen dua puluh satu, dan rumus kecepatan gerak lurus beraturan adalah jarak atau yang biasanya ditulis dengan huruf s kecil dibagi atau berbanding terbalik dengan waktu atau yang biasanya ditulis dengan huruf t kecil. Terima kasih" "Iya, jawaban kamu benar Bayu" jawab Bu Laras dengan tersenyum. "Silakan duduk kembali" sambungnya. Bayu pun duduk kembali. Seringkali Bayu yang pertama menanggapi semua pertanyaan guru sehingga teman-teman lainnya tidak kebagian bertanya atau menjawab pertanyaan yang guru berikan. Jam bel istirahat sudah berbunyi, tidak terasa pelajaran fisika sudah selesai. "Terima kasih siswa-siswa, semoga pelajaran hari ini dapat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari" ucap Bu Laras. " Aaamiiin, terima kasih Bu" jawab semua siswa kelasku. Akupun keluar kelas, setiap hari waktu istirahat pertama aku selalu langsung bergegas ke kantin membeli enam tempe goreng dan bergegas ke bagian belakang sekolah. Setelah sampai di belakang sekolah aku memberikan tempe itu kepada tiga kucing yang tinggal disini. Kadang kala aku menitipkan kucing ini agar diberi makan oleh penjaga sekolah saat hari Sabtu dan Minggu karena belum tentu aku bisa ke sekolah waktu libur. Setelah memberinya makan, aku kembali ke kelas. di tengah perjalanan aku melihat Bu Susi yang sedang membawa buku catatan seluruh siswa kelas sepuluh MIPA satu dan membawa tas berisi laptop. "Bu boleh saya bantu membawa buku catatan ke kantor" tawarku "Oh boleh sekali Wulan" jawabnya dengan tersenyum. Setelah itu aku pun kembali ke kelas dan melanjutkan pelajaran biologi oleh Bu Lilis. "Siswa-siswa hari ini kita akan membahas tentang sistem pernapasan" ucap Bu Lilis. Sekarang ini kelasku mempelajari pelajaran biologi. "Eh Lan, aku nggak paham nih biologi" bisik Raisa kepadaku yang duduk di sampingku. "Aku bisanya matematika atau hanya yang menghitung saja" lanjutnya. "gak apa-apa ini pelajaran kesukaanku jadi nanti aku bisa ajari kamu ya. Kamu juga harus pinjam dan baca buku lain selain matematika ya" jawabku "Hehehe, Iya Lan. Nanti kalau kamu ada yang susah matematika aku gantian ajarin deh" jawabnya "Siap deh Sa" jawabku tersenyum

Letzte Aktualisierung: 2020-10-09
Nutzungshäufigkeit: 2
Qualität:

Referenz: Anonym
Warnung: Enthält unsichtbare HTML-Formatierung

Englisch

Setiap pagi saya makan nasi dengan ayam. Setiap setelah makan saya langsung mencuci piring dan kemudian mandi. Selepas itu saya langsung bergegas berangkat sekolah dengan mengayuh sepeda hingga sekolah, sesampainya di sekolah saya langsung memarkirkan sepeda dan berjalan menuju kelas. saya melihat teman saya dari perpustakaan sedang membawa buku paket matematika yang biasanya dia pelajari hak jam istirahat pertama. "Hai Raisa" panggilku, nama dia Raisa. " Hai wulan" jawabnya Kemudian aku dan dia berjalan ke kelas bersama. Sesampainya di kelas kami duduk bersebelahan di masing - masing kursi setiap harinya di sekolah. Guru belum masuk kelas karena biasanya dia datang ke kelasku pukul tujuh pagi. Sekarang masih pukul enam limapuluh pagi yang biasanya semua siswa membaca buku pelajaran. "Selamat pagi semua" Suara Bu Guru memecah keheningan kelas. Raisa yang asyik membaca buku berhenti dan menutup bukunya. " Selamat pagi Bu" Satu kelas membalas salam bu guru yang seringkali dilakukan. Bu guru berjalan ke kursi depan kelas dan menaruh tasnya yang biasanya digunakan mengajar. Bu guru berjalan dan berdiri di tengah kelas. Bu guru ini bernama Bu Laras dia guru mata pelajaran fisika. " Siswa-siswa sekarang kita akan mempelajari tentang gerak lurus berubah beraturan, adakah yang masih ingat rumus kecepatan gerak lurus beraturan? Seperti biasanya tolong angkat tangan terlebih dahulu, berdiri, sebutkan nama, absen, dan baru menjawab!" " Saya Bu " dengan mengangkat tangan dan langsung berdiri seperti biasanya dia selalu semangat dalam pelajaran. "Iya silahkan" Jawab Bu Laras "Nama saya Bayu laksmana yang biasanya dipanggil Bayu, nomor absen dua puluh satu, dan rumus kecepatan gerak lurus beraturan adalah jarak atau yang biasanya ditulis dengan huruf s kecil dibagi atau berbanding terbalik dengan waktu atau yang biasanya ditulis dengan huruf t kecil. Terima kasih" "Iya, jawaban kamu benar Bayu" jawab Bu Laras dengan tersenyum. "Silakan duduk kembali" sambungnya. Bayu pun duduk kembali. Seringkali Bayu yang pertama menanggapi semua pertanyaan guru sehingga teman-teman lainnya tidak kebagian bertanya atau menjawab pertanyaan yang guru berikan. Jam bel istirahat sudah berbunyi, tidak terasa pelajaran fisika sudah selesai. "Terima kasih siswa-siswa, semoga pelajaran hari ini dapat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari" ucap Bu Laras. " Aaamiiin, terima kasih Bu" jawab semua siswa kelasku. Akupun keluar kelas, setiap hari waktu istirahat pertama aku selalu langsung bergegas ke kantin membeli enam tempe goreng dan bergegas ke bagian belakang sekolah. Setelah sampai di belakang sekolah aku memberikan tempe itu kepada tiga kucing yang tinggal disini. Kadang kala aku menitipkan kucing ini agar diberi makan oleh penjaga sekolah saat hari Sabtu dan Minggu karena belum tentu aku bisa ke sekolah waktu libur. Setelah memberinya makan, aku kembali ke kelas. di tengah perjalanan aku melihat Bu Susi yang sedang membawa buku catatan seluruh siswa kelas sepuluh MIPA satu dan membawa tas berisi laptop. "Bu boleh saya bantu membawa buku catatan ke kantor" tawarku "Oh boleh sekali Wulan" jawabnya dengan tersenyum. Setelah itu aku pun kembali ke kelas dan melanjutkan pelajaran biologi oleh Bu Lilis. "Siswa-siswa hari ini kita akan membahas tentang sistem pernapasan" ucap Bu Lilis. Sekarang ini kelasku mempelajari pelajaran biologi. "Eh Lan, aku nggak paham nih biologi" bisik Raisa kepadaku yang duduk di sampingku. "Aku bisanya matematika atau hanya yang menghitung saja" lanjutnya. "gak apa-apa ini pelajaran kesukaanku jadi nanti aku bisa ajari kamu ya. Kamu juga harus pinjam dan baca buku lain selain matematika ya" jawabku "Hehehe, Iya Lan. Nanti kalau kamu ada yang susah matematika aku gantian ajarin deh" jawabnya "Siap deh Sa" jawabku tersenyum

Indonesisch

Setiap pagi saya makan nasi dengan ayam. Setiap setelah makan saya langsung mencuci piring dan kemudian mandi. Selepas itu saya langsung bergegas berangkat sekolah dengan mengayuh sepeda hingga sekolah, sesampainya di sekolah saya langsung memarkirkan sepeda dan berjalan menuju kelas. saya melihat teman saya dari perpustakaan sedang membawa buku paket matematika yang biasanya dia pelajari hak jam istirahat pertama. "Hai Raisa" panggilku, nama dia Raisa. " Hai wulan" jawabnya Kemudian aku dan

Letzte Aktualisierung: 2020-10-09
Nutzungshäufigkeit: 2
Qualität:

Referenz: Anonym
Warnung: Enthält unsichtbare HTML-Formatierung

Englisch

Ketika saya smk kelas 2, saya praktek di sebuah klinik di daerah karanganyar. Banyak pengalaman baru yang saya temui waktu itu. Pengalaman pertama saya adalah memperbaiki infus yang macet pada sift siang kala itu. Kemudian saya juga melakukan kegiatan seperti menginput data pasien. Saya juga pernah ikut ambulan untuk menemani pasien rujuk. Pengalaman paling bagus adalah melihat langsung bagaimana penyabutan kuku jempol kaki. Ketika praktek itu saya juga menemui bagaimana keluarga pasien marah marah kepada perawat karena merasa pelayanan yang kurang maksimal, saya merasa sangat takut dan bingung melihat keadaan itu dulu. Namun pengalaman itu semua bisa menjadi bekal untuk masa depan saya nantinya.

Indonesisch

Letzte Aktualisierung: 2020-10-06
Nutzungshäufigkeit: 1
Qualität:

Referenz: Anonym

Englisch

Preaiden jokowi widodo is the seventh presiren of the Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono. The President has named Deputy jusuf jokowi kala. Jokowi widodo was a simple man, he also never looked weaker men low

Indonesisch

Preaiden jokowi widodo adalah presiren ke tujuh di indonesia setelah presiden sby. Presiden jokowi memiliki wakil bernama jusuf kala. Jokowi widodo adalah orang yang sederhana, ia juga tidak pernah memandang lemah orang rendah

Letzte Aktualisierung: 2016-05-03
Nutzungshäufigkeit: 2
Qualität:

Referenz: Anonym

Eine bessere Übersetzung mit
4,401,923,520 menschlichen Beiträgen

Benutzer bitten jetzt um Hilfe:



Wir verwenden Cookies zur Verbesserung Ihrer Erfahrung. Wenn Sie den Besuch dieser Website fortsetzen, erklären Sie sich mit der Verwendung von Cookies einverstanden. Erfahren Sie mehr. OK