Você procurou por: bertempat di jalan (Indonésio - Javanês)

Contribuições humanas

A partir de tradutores profissionais, empresas, páginas da web e repositórios de traduções disponíveis gratuitamente

Adicionar uma tradução

Indonésio

Javanês

Informações

Indonésio

cintaku hidup kembali di jalan yg lebih baik dan bermasadepan,,,

Javanês

indonesian translation into jepang basa

Última atualização: 2014-03-20
Frequência de uso: 1
Qualidade:

Referência: Anônimo

Indonésio

perkenalkan nama saya hilda adina rahmi. saya lahir pada tanggal 24 mei 1998, di rs al surabaya. saya memiliki satu kakak perempuan, saya tinggal bersama kedua orang tua saya. saya tinggal di jalan medokan ayu kampong gang 3 nomer 11, rungkut, surabaya. saya dulu tk di tunas mandiri, dan mengalami dua kali tk, karena pada saat usia saya waktu itu, saya masih belum bisa membaca dan berhitung dengan baik dan benar, sehingga orang tua saya mengembalikan saya ke tk lagi. pada saat saya kembali ke tk lagi saya merasa minder, tapi saya ingat sekali orang tua saya tidak henti-hentinya memberi saya semangat, hingga akhirnya saya bisa melalui masa-masa itu. kemudian saya masuk ke sebuah sd negeri yang bernama sd negeri medokan ayu 2 yang disingkat menjadi ma2, pada saat masuk saya tidak lagi merasa minder ataupun canggung dengan temen-teman saya, walaupun ada rasa yang agak aneh yang saya sendiri tidak dapat ungkapkan tetapi saya bisa menghadapinya, saat saya sd saya dari tahun ke tahun prestasi saya terus meningkat, saya selalu dapat masuk peringkat ke lima besar. hingga saat saya mulai mengenal apa itu rasanya menyukai lawan jenis pada saat sd kelas 6, saya suka dengan kakak kelas saya yang baru lulus, dan pada saat itu juga nilai-nilai saya agak menurun semangat pebalajr sayapun berangsur-angsur mengalami kemunduran, hingga saya merasakan apa itu rasanya sakit hati. dan itu yang membangkitkan saya dan sadar akan apa saja yang telah saya tinggalkan. hingga saya mengalami cobaan, yaitu hasil nilai un saya sangat merosot dan sangat tidak sesui dengan harapan, dan hingga beberapa teman saya mulai memandang saya dengan sebelah mata. pada saat itu saya masuk ke pemenuhan pagu di smp negeri 19 surabaya, ada seseorang yang selama ini saya anggap sebagai sahabat dekat saya, dia tampaknya iri dengan saya, hingga dia melakukan pemfintahan yang tidak – tidak terhadap saya, hingga saat acara perpisahan beberapa banyak teman saya mengucilkan saya dan melihat saya sebelah mata. pada saat itu saya sangat sedih dan kecewa terhadap sikap seseorang yang selama ini saya anggap sahabat saya sejak kecil, ternyata hanya dengan takdir yang seperti itu dia marah kepada saya hingga seperti itu. dan karena kejadian itu saya tidak lagi percaya terhadap orang lain, sehingga saya sering bercerita dengan diri saya sendiri ( didepan cermin ) kadang saya, merasa ada yang menanggapi omongan ataupun cerita saya, dan saya terkadang juga ada yang membisikkan sebuah solusi atas masalah-masalah yang saya hadapi. kejadian itu membuat saya trauma akan kata sahabat maupun persahabatan. karena menurut saya itu semua hanyalah omong kosong belaka yang tidak berdasar, setiap orang baik saat dia butuh pada saat dia tidak butuh, kita dianggurin gitu aja seperti barang bekas. menurut saya menjadi seorang sahabat tidak hanya senang saja disisinya, tapi juga harus saat susah. seorang sahabat adalah seseorang yang dating saat kita susah, maupun sedih, ataupun juga saat kita tertawa bahagia, tanpa kita minta dia selalu ada disisi kita, selalu dukung apapun keinginan kita selama itu dalam batas-batas yang sesui dengan norma. sahabat nggak akan ngomongin sahabatnya dibelakangnya atau kepada orang lain, seorang sahabat selalu inginkan yang terbaik untuk sahabatnya, dan selalu menomor satukan sebuah persahabatan ketimbang sebuah permusuhan. hingga tiba saatnya masa-masa smp saya dimulai, pada saat ini saya mencoba untuk mengunci diri sendir, saya merasakan perubahan yang saya buat sangatlah derastis, dari seseorang yang selalu cerewet, yang banyak ngomong, kadang suka seenaknya sendiri, seseorang yang selalu banyak tingkah dan berisik, menjadi sosok seseorang yang pemalu, pendiam, tidak banyak bicara, dan sangat cuek terhadap seseorang. tindakan itu saya ambil karena menurut saya pada saat itu semua orang sama saja, semuanya penuh dengan sandiwara dan kemunafikan, dan saya bosan melihat hal-hal seperti itu, saya sangat tidak suka saat teman-teman sebaya saya, berkata “ they are my best friends “, saya merasa sangat rishi mendengar kata-kata seperti itu, bagi saya kata-kata seperti itu hanya bohong belaka, hingga akhirnya saya diolok-olokkan sebagai cewek cupu yang sangat kutu buku. saya tidak marah ataupun jengkel atas olok-olokkan seperti itu, saya senang malahan. prestasi saya menurut guru dan orang tua saya selalu meninggkat, hingga saya masuk ke dalam kelas yang istimewa dalam smp negeri 19 surabaya, dikelas unggulan. kelas dimana hanya berisi anak-anak yang kelas 7nya rangking 1-3 saja. saya senang dan bersyukur saya dapat membuktikan kepada teman-teman sd yang yang dulu memfitnah saya, bahwa saya tidak pantas masuk ke smp itu gara-gara nilai un sd saya yang buruk, saya senang karena setidaknya saya sudah membalas rasa kesal saya terhadap mereka walaupun belum sama. tapi, saya meraskan seperti kembali lagi kemasa lalu saya, saya bertemu teman-teman yang mengaggap saya sebagai sahabat mereka tapi saya sama sekali tidak membalas rasa saying mereka, saya masih truma atas kejadian waktu sd, hingga saya mendengar teman-teman yang mengganggap saya sebagai sahabatnya itu mengata-ngatain saya dibelakang saya tanpa mereka tau saya mendengakan semua pembicaraan mereka yang melihat saya selalu dari kerurangan saya dan itu membuat saya sedih dan kecewa kembali. saya iri dengan kakak saya yang memiliki sahabat yang setia mulai dari sd hingga kuliah pada saat ini, saya iri. saya juga ingin mendapatkan teman-teman yang baik luar dan dalam. yang namya sahabta itu nggak ada yang namanya sahabat masa sd, sahabat masa smp, sahabat masa sma. yang namanya sahabat itu abadi selama-lamanya. itupun juga berlangsung pada saat saya kelas 9 smp saya dikecewakan untuk sekali lagi. hingga saya merasakan kesendirian, yang sering membuat saya menyendiri. saya tidak tahu harus berbuat apa dan bagaimana atas perasaan ini, salahkah saya atas sakit hati yang saya rasakan hingga saat ini saya memasuki masa-masa sma, masih sering perasaan kekecewaan itu sering muncul, saya hingga saat ini tidak percaya kepada teman-teman saya untuk bercerita ataupu sekedar menceritakan hal-hal yang mengganggu hidup saya. sayapun kembali kecewa dengan teman – teman sekelas saya yang berkata ingin kompak tapi tetap saja ada pembuat “gep “ antara satu dengan yang lain dan itu ada. mereka semua menurut saya hanya sedang melakukan sebuah sendratari drama. sungguh ironis, jika mereka tau teman-teman yang selama ini mereka bangga-banggakan ternyata yang paling membenci kamu, dan ternyata dia juga yang membikin kamu seperti terus dalam dongeng hingga waktu membangunkan kamu dengan paksa untuk melihat dan mendengar kenyataan pahit yang sebenar-benarnya. aku masih sering sekali melihat teman-temanku yang sekarang masih hidup dalam sebuah dongeng yang ingin mereka ciptakan sendiri, mereka masih berada dalam awan-awan mimpi. aku kasihan dengan mereka, jika mereka terbangun saat sebuah kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan dan mimpi-mimpi mereka. aku ingin sekali membantu mereka untuk bangun dan melihat sebuah kenyataan bahwa dunia ini tak semudah yang mereka bayangkan, mereka masih lebih memilih untuk bersenang-senang yang menurutku berlebihan. aku kasihan jika saat mereka dewasa mereka baru tersadar bahwa mereka harus memulai segala sesuatu dari nol. aku ingin bilang ke mereka bahwa ini bukan saatnya untuk bermimpi lagi, tapi kalian harus sudah mulai membanggun bangunan impian kalian, aku ingin berkata seperti itu, dan pernah aku coba hasilnya sama saja mereka masih berada dalam kabut-kabut awan mimpi. merunut saya haya ini yang ingin saya ceritakan. terimakasih.

Javanês

google agensi nganti jawa indonesia

Última atualização: 2014-11-15
Frequência de uso: 3
Qualidade:

Referência: Anônimo

Indonésio

buaya yang sangat ganas (http://fr.toonpool.com/) telah lama buaya menjadi penguasa tunggal sungai kalimas. semua makhluk air takut dan tunduk kepadanya. beberapa makhluk darat juga takut kepada buaya. karena mempunyai kekuasaan, buaya menjadi penguasa yang kejam dan bengis. dia memerintahkan agar setiap makhluk penghuni sungai kalimas memberi persembahan kepadanya. setiap hari dia minta disediakan makanan berupa ikan-ikan segar. hal ini membuat semua makhluk air menjadi gelisah, tetapi mereka tidak berani melawan. mereka tidak berdaya. mereka hanya bisa pasrah. suatu hari, datanglah seekor ikan hiu ke sungai kalimas. hiu bernama sura itu memasuki wilayah kekuasaan buaya. sura menyatakan diri sebagai raja di sungai kalimas. sura tidak lebih baik dari buaya. sura juga meminta agar semua makhluk air di sungai kalimas memberi persembahan kepadanya. hiu yang sama ganasnya dengan buaya (http://www.arthursclipart) merasa ada penyusup yang menduduki wilayahnya, buaya menjadi marah. buaya menjadi murka. dia mendatangi sura. dia mengusir sura. dia menyuruh sura untuk meninggalkan sungai kalimas. sura tidak memperdulikan buaya. dia ingin menjadi penguasa sungai kalimas. dia menantang buaya untuk memperebutkan wilayah kekuasaan. buaya menanggapi tantangan sura. mulailah mereka terlibat dalam suatu perkelahian. sura dan buaya berkelahi dengan sangat seru. air sungai kalimas bergolak hebat. sura dan buaya saling menyerang, saling menggigit. darah mereka membuat warna air sungai menjadi merah. jembatan di atas sungai itu juga menjadi merah terkena darah mereka. perkelahian itu berlangsung berhari-hari. banyak orang menyaksikan perkelahian itu. mereka bukan hanya penduduk di sekitar sungai kalimas, mereka juga datang dari beberapa daerah yang cukup jauh. “mau ke mana kamu?” tanya seorang petani kepada serombongan orang yang sedang berjalan dengan tergesa-gesa. “kami mau melihat sura dan buaya berkelahi.” jawab mereka. “apa? sura dan buaya berkelahi? di mana?” “di sungai kalimas.” jawab mereka “aku ikut.” kata petani itu. tetapi orang-orang itu sudah berada jauh darinya. petani itu pulang dan berkata kepada isterinya, “aku mau melihat sura dan buaya berkelahi.” “aku ikut.” kata isterinya. ketika para tetangga melihat kepergian suami-isteri ini, mereka juga tertarik untuk pergi menyaksikan perkelahian sura dan buaya. seisi kampung pun pergi bersama menuju tempat perkelahian antara sura dan buaya. ketika mereka melewati sebuah kampung, penduduk kampung itu ingin tahu kemana mereka pergi. “suro boyo,” jawab mereka sambil berjalan tergesa-gesa. penduduk kampung itupun pergi ke ‘suro boyo’ yaitu tempat sura dan buaya berkelahi, di sungai kalimas. di sana orang-orang saling berdesakan menyaksikan perkelahian itu. sementara itu, perkelahian telah berlangsung selama satu minggu. perkelahian itu membuat buaya kehabisan tenaga. sura juga sangat kelelahan. mereka menderita luka-luka. akan tetapi tak ada yang mau mengalah. setelah beristirahat sejenak, mereka kembali saling menyerang. mereka mengerahkan sisa-sisa tenaga, melancarkan serangan yang mematikan. sura terkapar, tak bergerak. buaya tergeletak, tak bergerak. sura dan buaya sama-sama mati.sampyuh*) tempat di mana sura dan buaya berkelahi itu kemudian diberi nama suroboyo (surabaya). jembatan di atas sungai kalimas yang menjadi merah karena darah sura dan buaya itu disebut jembatan merah. di kemudian hari, suroboyo (surabaya) menjadi sebuah kota dagang dengan daerah sekitar jembatan merah sebagai pusat kota. seiring berjalannya waktu, suroboyo berkembang ke arah selatan. pesan moral: perkelahian dan perselisihan hanya akan merugikan kedua belah pihak. *) sampyuh = sama-sama mati dalam perkelahian. meskipun telah mengalami beberapa kali perbaikan, jembatan merah tetap dicat dengan warna merah. di daerah inilah jendral mallaby, panglima tentara sekutu, tewas di tangan arek-arek suroboyo dalam pertempuran 10 nopember 1945.

Javanês

google agensi jawa indonesia

Última atualização: 2014-01-29
Frequência de uso: 1
Qualidade:

Referência: Anônimo

Indonésio

mengapa? karena aku tidak seperti laki­laki pada umumnya. wajah  itu,  penampilan itu yang terpantul pada permukaan cermin, membuatku  enggan meninggalkan kamar, apalagi harus berada di luar rumah. maka,   kubiarkan   ayah   dan   ninda   berlama­lama   menungguku   di  mobil. aku tidak ingin ikut bersama mereka ke kampus, salah satu tempat  yang paling aku hindari. kemarin,  aku mengalami hal  buruk di tempat itu.  di hari pertama  kuliah,   aku   harus   bertemu   seseorang   yang   kuanggap   penjahat   semasa  sma. seseorang yang selalu memperolok keadaanku. kali   ini,   ia   membawa   teman­temannya   yang   baru   dan   kembali  mempermalukanku  dengan mengatakan  bahwa   aku  ini   banci.  laki­laki  yang   kejantanannya   telah   hilang,   laki­laki   yang   ingin   keluar   dari  kodratnya. hatiku panas. darahku terasa mendidih. tampaknya, sudah tiba saat  di mana orang yang telah lama kubenci mendapat sebuah pelajaran yang  begitu berharga. kepalan   tanganku   telah   siap   dan   mulutnya   telah   masuk   dalam  sasaran  tinjuku.  tapi  begitu hendak aku  luncurkan,   tanganku  terkunci.  ninda  menggenggam  kedua   lengan   tanganku   dengan   erat.  gadis   yang  menguasai  karate  dan  silat   tersebut   semakin memperparah keadaanku.  aku  semakin dipermalukan.  laki­laki   yang  berlindung  di  bawah ketiak  wanita katanya. “begitulah jika ibumu seorang yang tidak waras!” telunjuk riko tepat  ke   arah mukaku  yang  memerah,   panas  menahan marah  yang   semakin  memuncak. nyaris aku dapat melepaskan diri, tetapi ninda masih belum  mau melepaskan cengkeramannya di kedua lenganku. 1 “sebaiknya, kau tutup mulutmu! apa kau tidak tahu bahwa mulutmu  itu   bau   sekali?”   ninda   membalas.   suaranya   yang   lantang   menarik   perhatian sekitarnya. muka riko sontak merah padam. matanya mendelik. “berani...?” ninda  membalas   dengan   kepalan   tangan   teracung.  disambut   oleh  sorakan   teman­teman   riko   lengkap   dengan   tepuk   tangan.   sepertinya,  mereka senang mendapat ancaman itu. padahal, mereka belum tahu bahwa  kepalan   tangan  ninda   telah   tiga   kali  memakan   korban,   ketiga­tiganya  adalah wajah riko. “hajar, rik! hajar!” riko mengangkat tangan. teman­temannya berhenti berseru. ia lalu  berputar dan pergi. teman­temannya menjadi ekor. “mengapa tidak kau hajar saja gadis sok jago itu, rik?” “tidak usah.  jika aku menghajar yang perempuan,  aku  juga harus  menghajar yang laki­laki. dan itu akan membuat mereka semakin aneh.  yang perempuan nanti  malah bisa menghamili dan yang laki­laki malah  bisa dihamili.” tawa  mereka  meledak.  dan   di   sela­sela   tawa   itu,   aku  mendengar  ninda berkata, “aku rasa, ibunya yang tidak waras.” kata­kata  itu,  meskipun ditujukan kepada riko,   tetap  membuatku  sakit.  air mataku meleleh tanpa dapat kutahan.  tanpa banyak berkata,  aku   bergegas   pergi.   aku   tidak   menghiraukan   pesan   ayah   yang   akan  menjemput   jika   kami   menelepon.   yang   kupikirkan   hanya   pulang,  secepatnya pulang dan memperlihatkan air mataku kepada ibu. aku menaiki   sebuah  angkutan  umum.  penumpangnya   yang  nyaris  penuh bertambah olehku,   lalu ditambah ninda yang berhasil  menyusul.  napasnya turun naik tak karuan. ia telah berlari berpuluh­puluh meter. ia  sempat kehilangan jejak sebelum akhirnya menemukanku terlihat menaiki  angkutan umum. aku menangis. masih menangis. air mataku masih belum juga dapat  berhenti. “kenapa, dik?” tanya seorang ibu. aku bergegas mengesat air mata. namun, tetap saja terus mengalir.  melihatku kewalahan, ibu itu mengunjukkan selembar tisu. “pakai saja, dik. saya masih punya tiga kotak lagi. boleh minta jika  masih kurang.” 2 aku hanya tercenung, sementara pipiku semakin basah. ninda yang  melihatku  tidak berbuat  apa­apa,   segera mengambil  alih.   ia mengambil  tisu   itu   untuk   kemudian   memberikannya   kepadaku.   dan   aku  mengambilnya ragu­ragu. “masalah laki­laki, ya?” bisik ibu itu kepada ninda. kebetulan mereka  duduk bersebelahan. ninda   balas   mengangguk.   aku   menangis   sejadi­jadinya   di   balik  lembaran tisu yang telah basah. dalam hati, aku bertanya, “apakah aku  telah benar­benar seperti wanita?” ibu itu memberiku tisu, dan penumpang  lain tidak berbisik­bisik, seolah­olah menggunjing. mereka seperti melihat  sesuatu yang telah lumrah. seorang gadis yang menangis. *** “jika benci, mengapa harus kau tatap?” sebuah suara yang kukenal  membalikkan   tubuhku.   itu   ninda,   satu­satunya   teman   yang   kumiliki  hingga   sekarang.  hanya   ia   yang   tersisa   setelah  penampilanku   berubah  aneh seperti ini. ia ternyata menyusul ke kamar. “kau hanya akan semakin  membenci  dirimu  jika kau  terlalu suka menatap dirimu di   cermin.  apa  waktu   dua   tahun   tidak   cukup   untuk   membuatmu   terbiasa   dengan  penampilan itu?” dua   tahun....   seratus   tahun   pun   rasanya   tidak   akan   dapat  membuatku   terbiasa   dengan   penampilan   ini.  meskipun   penampilan   ini  sangat dekat dengan seseorang yang kukenal baik. aku   lalu   hanya  menggeleng   dan  menjawab,   “meskipun   aku   tidak  menatap diriku di cermin, aku masih bisa menatap diriku di mana­mana,  terutama dari mata orang­orang yang aku jumpai.” ninda diam  sekejap.   “sudahlah....  sekarang,   lebih baik kita  segera  berangkat   ke   kampus.  kasihan   ayahmu.  beliau   telah   lama  menunggu.  mesin  mobilnya   juga   telah   lama  menyala   dari   tadi.   ingat,  bbm  sudah  mahal.” “aku tidak ingin ke kampus. aku tidak ingin kuliah jika penampilanku  tetap seperti ini.” “aku tahu itu. kau telah sering mengatakannya padaku dan kau juga  telah sering mengatakannya pada ibumu.” 3 lalu, ninda menoleh ke belakang. aku baru sadar bahwa ibu ada di  sana, yang kini tengah menangis dalam pelukan ayah. ibu kemudian pergi.  pasti  memuaskan   hatinya   untuk  menangis   di   kamar.  ayah  menatapku  seakan meminta untuk menurut. aku tak berkutik. jika ibu sudah menangis, apa boleh buat. ini adalah  keinginannya dan  ia adalah orang yang paling  rapuh di  keluarga kami.  ialah   yang   paling  menginginkanku  melanjutkan   sekolah   ke   perguruan  tinggi, tanpa memperbolehkanku merubah penampilan. sementara ayah, ia  selalu dalam bimbang. kini, aku lagi­lagi harus menurut. sama seperti dua tahun lalu, ketika  aku harus menggantikan seseorang. “baiklah....” aku melangkah meninggalkan kamar diiringi oleh ninda.  kami menuju mobil dan duduk di kursi belakang. ayah menyusul setelah  memberitahukan kabar gembira ini kepada ibu. ia duduk di kursi depan  dan mulai  menjalankan mobil  yang mesinnya  telah begitu panas.  entah  sudah berapa liter menghabiskan bensin. dalam perjalanan,  aku hanya diam.  kepalaku bersandar pada kaca  jendela pintu mobil  sebelah kiri.  rambut  yang begitu panjang menutup  sebagian wajahku. kubiarkan ninda mengoceh  tanpa kugubris.  ia mencoba menghibur  dengan mengatakan bahwa jika aku tidak dapat bersaing dengan laki­laki  soal kekuatan fisik, aku bisa bersaing dengan wanita soal kecantikan. “pandang   ke   sini!”   ia   memutar   daguku.   ia   ternyata   telah  mempersiapkan   sebuah   cermin   bundar   yang   mungil   di   samping   kiri  wajahnya.  “lihat,  kau  lebih cantik dariku!  pasti  banyak wanita yang  iri  kepadamu, karena mereka kalah cantik oleh seorang laki­laki.” aku   segera   membuang   muka   dan   kembali   bersandar.   “itu   wajah  kakakku, bukan wajahku...,” ucapku dalam hati. kubiarkan   ninda   kecewa.   usahanya   untuk   menghiburku   kembali  gagal.   ya,   yang   baru   saja   menurutnya   adalah   cara   menghibur,   selalu  melihat dari sisi baiknya.  “lihat kemarin, kau tidak dianggap aneh oleh orang banyak di dalam  angkutan umum. mereka hanya menganggapmu seorang gadis yang wajar  kalau menangis. hanya riko yang menganggapmu aneh, bersama teman­ temannya   yang   tidak   waras   itu.   jika   riko   yang   menangis,   lain   lagi  ceritanya.   riko   menangis   darah,   penumpang­penumpang   itu   mungkin  hanya tertawa. mereka baru simpati ketika riko pingsan karena kehabisan  darah.” 4 tetapi,   aku   tidak   pernah   sependapat   soal   itu.   penampilan   ini  mengungkungku.  semenjak  berpenampilan  seperti   ini,   aku harus  dapat  menjaga sikap. aku tidak bisa bertindak kasar sembarangan.  seperti yang pernah terjadi ketika aku duduk di kelas xii. jam pulang  sekolah,   aku   balas   dendam   dengan   seorang   teman   riko   yang   sering  mengolok   dan   mengatakan   bahwa   ibuku   bukanlah   orang   yang   waras.  pukulanku   tepat   mengenai   wajahnya   dan   tepat   di   depan   mata   ibu.  pulangnya,  aku  dinasehati  habis­habisan.   ibu  tidak  ingin melihat   anak  gadisnya ternodai oleh sifat kasarku. rasanya, aku telah menjadi tubuh orang lain, tubuh kakakku sendiri.  mungkin,   ini   adalah   balasan   karena   aku   sering   berbuat   tidak   baik  kepadanya.  aku   sering  membuatnya   kaget,  meskipun   tahu   ia  memiliki  jantung   yang   lemah.   oleh   karena   itu,   ia   menjadi   anak   yang   paling  dilindungi oleh ibu. ibu tidak ingin kak anita memiliki masalah dengan  jantungnya. hingga di  suatu hari  di   libur sekolah dua  tahun silam.  aku masih  ingat ketika sebuah truk meluncur ke arah mobil kami, di bawah terpaan   hujan   lebat.   truk   itu   tak   terkendali   dan   menghantam   mobil   kami.  selebihnya, aku sadar di rumah sakit dengan luka yang cukup parah, dan  mendengar   kabar   bahwa   kak   anita   tidak   tertolong.   itu  membuat   ibu  sangat terpukul. hampir   dua   bulan,   aku   baru   dapat   bersekolah.   namun   terlebih  dahulu, aku harus memotong rambutku yang terlampau panjang. mereka  ternyata tidak kehilangan kesuburan, meski selama ini aku terbaring sakit.  rambutku   justru   tumbuh   panjang,   hingga   cukup   membuat   ibu  menganggapku sebagai kak anita. aku dan ayah sontak tersadar. penampilanku kini lebih mirip dengan  saudara  kembarku  tersebut.  gawatnya,   itu membuat   ibu kembali   jatuh  dalam masa lalu. padahal, ia baru mulai mencoba menerima kepergian kak  anita dua pekan ini. ibu   tidak   setuju   dengan   rencanaku   untuk   memotong   rambut.  sementara   aku   berkeras.   tiap   siswa   tidak   diperkenankan   bersekolah  dengan rambut gondrong. “tapi....” mata ibu berkaca­kaca dan mendadak ia pergi meninggalkan  kami.  ia memuaskan hatinya menangis di  kamar.  ayah pergi  membujuk  dan rencanaku terpaksa ditunda. hari pertama di sekolah, rambutku menjuntai lurus hampir sebahu.  aku   hanya  mendapat   teguran  agar   aku  menjaga   sikap.  aku  mendapat  keringanan karena ayah telah berbicara dengan pihak sekolah. 5 pulangnya, aku singgah di tempat cukur rambut tepi jalan. rambutku  dipangkas. kedatanganku di rumah disambut ibu dengan kebingungan., “di mana anita...?” sekarang, ibu tambah parah. ia tidak mau makan dan akhirnya jatuh  sakit. ia sangat ingin anita kembali hadir di hadapannya, meski ia sendiri  sadar  bahwa putri   tercintanya  tersebut   telah  lama pulang ke pangkuan  sang   pencipta.  hanya   dengan  melihat  anita   berada   di   sampingnya,   ia  merasa masih dapat menjaga sang putri. karena keinginan ibu yang aneh, orang­orang bahkan keluarga kami  sendiri, berkata bahwa ibu telah gila. apakah karena kejadian naas itu?  mungkin saja. karena aku juga merasakan ada yang berubah pada diriku.  aku pendiam. gawatnya, itu adalah kepribadian kak anita. apakah otakku telah rusak? kian hari,  kondisi  ibu kian memburuk.  ayah sempat memberi  usul  untuk   mengenakan   rambut   palsu.   tapi   kutolak   mentah­mentah.   aku  merasa bodoh dengan benda tersebut. aku laki­laki. “kalau   begitu,   biarkan   saja   rambutmu   kembali   terurai   seperti  kemarin.  demi   ibumu.  ayah   akan  mencoba   untuk  meminta   pengertian  kepada pihak sekolah.” “tapi....” “kau laki­laki. meski sekarang penampilanmu seperti anita, lambat  laun kau akan tetap seperti laki­laki. kumismu bisa tumbuh dan suaramu  akan  membesar.  dengan   cara   ini,  ayah   harap   kau   dapat   sedikit   demi  sedikit menggiring ibumu untuk dapat menerima kepergian anita.” pada saat itu, aku percaya saja. aku menurut hingga aku benar­benar  merasa itu sebuah kebohongan yang besar. hingga sekarang, wajahku tetap  semulus dulu. bahkan pita suaraku, rasanya semakin mengencang. justru  inilah yang lebih mengukuhkanku lagi sebagai kak anita di mata ibu. *** terasa  sangat  berat  untuk menjejakkan kaki  di  kampus.  jika  saja  bukan  ninda   yang  menarikku,   aku  mungkin   akan   tetap  mematung   di  tempat di mana ayah menurunkan kami. 6 “bersikap wajar. tidak seisi kampus tahu tentang jati dirimu.” tapi, kami tampaknya memang harus bertemu dengan si penjahat itu  kembali. ia dan teman­teman barunya mencegat jalan kami. “tidak usah repot­repot untuk menyembunyikan jati dirimu. karena  dalam waktu dekat, seisi kampus akan tahu siapa dirimu. dan mulai saat  ini, kau tidak akan betah di sini. sebagai permulaan....” riko   menunjukkan   selembar   kertas   kepada   ninda.   ninda  merampasnya dan membaca apa yang tertulis. “dasar tidak punya hati! kau ingin mengekspose temanku?” “itu hanya untuk edisi minggu ini. untuk edisi minggu depan, akan  kumuat semuanya lebih gamblang. aku ingin orang­orang penasaran.” “kau takkan berhasil!” “selama ini, aku selalu berhasil membuat kalian menjadi pecundang.” ninda menyiapkan kepalannya. “ingin menghajarku? pikirkan lagi jika kau tidak ingin kami keroyok.” “pengecut!” “ninda...,  sebaiknya kita pergi.”  aku mencoba melerai.  orang­orang  sudah mulai  memperhatikan kami  dan aku  takut   rahasiaku akan bocor  lebih awal. “yap, pergi saja dengan setengah wanita itu!” deg!   jiwa   laki­lakiku   terpanggil.  aku  maju   ke   depan.   “kau   ingin  merasakan pukulanku?” “aku yakin, pukulanmu selembut belaian tangan bayi.” giliran ninda mencoba menarikku untuk menjauh.   ia sudah sadar  dengan situasi yang akan kami hadapi. “aku bisa membeberkan  rahasiamu  sekarang.  dan malumu  takkan  tertanggung. kau memiliki ibu yang....” “hentikan ucapanmu!” pekikanku berhasil menarik perhatian orang­ orang. semua berhenti dan menoleh.  saat itu, aku tersadar.  tampaknya,  semua akan tahu rahasiaku. tapi, aku terlanjur kesal dengan pemuda di  hadapanku. riko tersenyum melecehkan. dan  mendadak,   tanganku   bergerak  merangkul   pundak   riko.   aku  menciumnya. mata ninda seakan mau copot menyaksikan bibir kami yang  saling menyatu. 7 ** tamat ** http://www.dirgitadevina.web.id 8 tentang penulisgoogle terjemahan bahasa indonesia ke bahasa jawa

Javanês

google agensi nganti jawa indonesia

Última atualização: 2014-09-04
Frequência de uso: 1
Qualidade:

Referência: Anônimo

Indonésio

meskipun berasal dari bangsa rakshasa, namun wibisana memiliki kepribadian yang berbeda. biasanya para rakshasa dikisahkan sebagai pembuat onar, perusuh kaum brahmana, dan pemakan daging manusia. namun wibisana terkenal berhati lembut dan hidup dalam kebijaksanaan. wibisana menghabiskan masa mudanya dengan bertapa memuja wisnu. ia juga memuja brahma bersama dengan kedua kakaknya, yaitu rahwana dan kumbakarna. ketika dewa brahma turun untuk memberikan anugerah, rahwana dan kumbakarna mengajukan permohonan diberi kekuatan dan kesaktian untuk bisa menaklukkan para dewa. wibisana bersikap lain. ia justru meminta agar selalu berada di jalan kebenaran atau dharma. ia tidak minta diberi kekuatan, tetapi minta diberi kebijaksanaan.

Javanês

google agensi nganti jawa indonesia

Última atualização: 2014-10-01
Frequência de uso: 1
Qualidade:

Referência: Anônimo

Indonésio

misteri kotak musik pada suatu malam aku mendapat hadiah dari temanku miki. hadiah itu berupa sebuah kotak musik yang musiknya enak didengar. tetapi suatu hari kotak musik itu menjadi aneh, setiap malam aku mendengar suara yang memanggil namaku, suara itu membuat aku ketakutan. besoknya aku menceritakan pada temanku miki dan bertanya dimana dia beli kotak musik itu, “mik, di mana kamu beli kotak musik itu?” tanyaku. “yang jelas bukan di tempat yang aneh” jawab miki singkat. suatu malam aku kembali mendengar suara itu, aku menjawab panggilan suara itu “ada apa? siapa yang manggil aku?” tanyaku dengan ketakutan. “aku ingin kau datang ke makamku” kata suara misterius itu, “untuk apa aku datang ke makam mu? memang kamu siapa?”. suara tersebut lenyap seketika. keesokannya ada kabar yang mengatakan kalau temanku miki meninggal karena kecelakaan, sontak aku terkejut. dalam hatiku “miki kan baru menemaniku pergi ke mall kemarin” aku heran. dan seketika juga lewat di pikiranku perkataan kotak musik misterius itu “aku ingin kamu datang ke makamku” pikirku perkataan suara itu menunjukan adanya hubungannya dengan meninggalnya miki. sesampainya di rumah aku lihat kotak musik itu dan memainkannya dan ternyata yang keluar adalah musik kematian, aku terkejut dan lari ketakutan sambil menangis “kenapa semuanya jadi begini?” pikirku ini semua kesalahanku karena sudah memiliki kotak musik yang menyebabkan temanku miki meninggal. besoknya, aku mengunjungi makam miki dan meletakkan kotak musik itu di makamnya “ku pikir ini salahku, seharusnya aku tidak usah mendengarkan perkataan kotak musik itu”. selesai itu aku berangkat pulang. semenit kemudian, setelah sampai di jalan besar aku tak tahu kepalaku tiba-tiba sakit dan mataku kabur. tiba-tiba aku mendengar suara klakson mobil dan setelah itu… bummm… aku tertabrak mobil, tubuhku kehilangan banyak darah dan aku koma salama 3 hari 2 malam. kemudian, hidupku selesai di hari ke-4 di mana hari, tanggal, dan tahun yang sama dengan kematian miki. aku dimakamkan di samping miki temanku, aku sangat menyasal telah meninggalkan kotak musik itu. sebulan kemudian, kotak musik itu beralih ke tangan orang lain…

Javanês

kanca

Última atualização: 2014-08-24
Frequência de uso: 1
Qualidade:

Referência: Anônimo

Indonésio

sahabat selalu ada disaat kita membutuhkannya, menemani kita disaat kita kesepian, ikut tersenyum disaat kita bahagia, bahkan rela mengalah padahal hati kecilnya menangis. kita tak pernah tau kapan dan melalui peristiwa apa kita bisa menemukan seorang sahabat. mungkin ada persahabatan yang berawal dari perkelahian. kring… kring… kring, si penunjuk waktu membangunkanku. aku pun bergegas untuk bangun, merapikan tempat tidur dan mandi. setelah selesai mandi, aku memakai seragam dengan rapi dan menyisir rambut. saat sedang asik menyisir rambut, tiba-tiba terdengar suatu suara dari arah dapur. “jangan berlama-lama sisirannya! ayo cepat kamu sarapan!” kata mama. tiba di dapur, aku lihat makanan favoritku terhidang di meja makan, yaitu gulai ayam. “nyam-nyam, enak banget gulai ayamnya ma.” pujiku kepada mama sambil melahap makananku. “hahahaha… bisa saja kamu ini.” jawab mama sambil tersenyum simpul kepadaku. waktu telah menunjukkan pukul 06.30 wib, saatnya untuk berangkat ke sekolah. tak lupa aku membawa topi upacara dan memasukkannya ke dalam tas, karena saat ini adalah hari senin. akupun langsung berpamitan pada mama. “ma aku berangkat dulu ya.” kataku. “hati-hati di jalan ya, nak.” seru mama dari depan pintu rumah. “iya ma.” jawabku setelah lama berjalan, akhirnya aku sampai di sekolah. “huh… capek.” kutarik nafas panjang sambil menghempaskan badan ke bangku. saat lagi enak duduk di dalam kelas sambil mengobrol dengan teman-taman, tiba-tiba… “teng… teng… teng” terdengar bunyi bel masuk.

Javanês

google agensi nganti jawa indonesia

Última atualização: 2014-11-03
Frequência de uso: 1
Qualidade:

Referência: Anônimo

Indonésio

nadia : assalamualiakum ibu : walaikum sallam ,ada apa dek?? nadia : ada wulannya bu?? ibu : ada , sebentar ibu panggilkan dulu wulan : ada apa nad ?? nadia : lan ngerjain tugas yu wulan : yaudah yuk , nanti sayanya izin dulu nadia : yaudah wulan : bu ,saya izin mengerjakan tugas dulu di rumah teman ibu : pulang jam berapa nak ? wulan : jam 4 bu ibu : ya sudah,hati” di jalan yaa wulan : iya bu wulan & nadia : assalamualikum

Javanês

google agensi saka basa jawa - kamardikan

Última atualização: 2014-08-21
Frequência de uso: 2
Qualidade:

Referência: Anônimo
Aviso: contém formatação HTML invisível

Indonésio

asal usul punakawan sanghyang antaga menyatakan bahwa ia tidak sanggup memelihara pusaka jamus layang kalimasada, serta menyerahkannya kepada semar, hanya meminta teman. togog memuja serata meminta dari pusaka, muncullah seorang yang mirip togog, hanya agak kurus, dan dinamai sarawita. togog dan sarawita meninggalkan semar, menuju ke arah barat. semar menangis sendiri beserta pusaka layang jamus kalimasada, tiba-tiba datang hujan yang deras, semar mencari tempat berteduh, dan menemukan dangau da masuk ke dangau. tiba-tiba hujan berhenti dan seketika terang benderang. semar sangat gembira dan merasa ditolong oleh dangau, lalu meminta kepada pusaka agar dangau itu dijadikan teman. seketika muncullah orang yang mirip semar namun agak kecil, dan dinami astra (asta) jingga, asta artinya lengan – jingga jenis warna, yang berarti bibit kehidupan. dalam perjalanannya semar dan astrajingga menemukan patok, yang di”puja” oleh semar, yang menjelma menjadi manusia jangkung berhidung panjang dan dinamai petruk yang artinya patok di jalan. ketiganya terus berjalan memasuki tempat perlindungan sehingga semua binatang buas tak mampu mengganggu, yang kemudian tempat perlindungan itu di”puja” dan menjelma menjadi orang pendek, bertangan bengkok dan berperut buncit dan dinamai nalagareng, artinya hati yang kerin

Javanês

google terjemahan bahasa jawa ke bahasa indonesia

Última atualização: 2014-11-02
Frequência de uso: 1
Qualidade:

Referência: Anônimo

Indonésio

angklung adalah alat musik tradisional yang berasal dari jawa barat, terbuat dari bambu, yang dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. laras (nada) alat musik angklung sebagai musik tradisi sunda kebanyakan adalah salendro dan pelog. sejarah angklung dalam rumpun kesenian yang menggunakan alat musik dari bambu dikenal jenis kesenian yang disebut angklung. adapun jenis bambu yang biasa digunakan sebagai alat musik tersebut adalah awi wulung (bambu berwarna hitam) dan awi temen (bambu berwarna putih). purwa rupa alat musik angklung; tiap nada (laras) dihasilkan dari bunyi tabung bambunya yang berbentuk wilahan (batangan) setiap ruas bambu dari ukuran kecil hingga besar. angklung merupakan alat musik yang berasal dari jawa barat. angklung gubrag di jasinga, bogor, adalah salah satu yang masih hidup sejak lebih dari 400 tahun lampau. kemunculannya berawal dari ritus padi. angklung diciptakan dan dimainkan untuk memikat dewi sri turun ke bumi agar tanaman padi rakyat tumbuh subur. dikenal oleh masyarakat sunda sejak masa kerajaan sunda, di antaranya sebagai penggugah semangat dalam pertempuran. fungsi angklung sebagai pemompa semangat rakyat masih terus terasa sampai pada masa penjajahan, itu sebabnya pemerintah hindia belanda sempat melarang masyarakat menggunakan angklung, pelarangan itu sempat membuat popularitas angklung menurun dan hanya di mainkan oleh anak- anak pada waktu itu. asal usul terciptanya musik bambu, seperti angklung berdasarkan pandangan hidup masyarakat sunda yang agraris dengan sumber kehidupan dari padi (pare) sebagai makanan pokoknya. hal ini melahirkan mitos kepercayaan terhadap nyai sri pohaci sebagai lambang dewi padi pemberi kehidupan (hirup-hurip). perenungan masyarakat sunda dahulu dalam mengolah pertanian (tatanen) terutama di sawah dan huma telah melahirkan penciptaan syair dan lagu sebagai penghormatan dan persembahan terhadap nyai sri pohaci, serta upaya nyinglar (tolak bala) agar cocok tanam mereka tidak mengundang malapetaka, baik gangguan hama maupun bencana alam lainnya. syair lagu buhun untuk menghormati nyi sri pohaci tersebut misalnya. selanjutnya lagu-lagu persembahan terhadap dewi sri tersebut disertai dengan pengiring bunyi tabuh yang terbuat dari batang-batang bambu yang dikemas sederhana yang kemudian lahirlah struktur alat musik bambu yang kita kenal sekarang bernama angklung. perkembangan selanjutnya dalam permainan angklung tradisi disertai pula dengan unsur gerak dan ibing (tari) yang ritmis (ber-wirahma) dengan pola dan aturan=aturan tertentu sesuai dengan kebutuhan upacara penghormatan padi pada waktu mengarak padi ke lumbung (ngampih pare, nginebkeun), juga pada saat-saat mitembeyan, mengawali menanam padi yang di sebagian tempat di jawa barat disebut ngaseuk. demikian pula pada saat pesta panen dan seren taun dipersembahkan permainan angklung. terutama pada penyajian angklung yang berkaitan dengan upacara padi, kesenian ini menjadi sebuah pertunjukan yang sifatnya arak-arakan atau helaran, bahkan di sebagian tempat menjadi iring-iringan rengkong dan dongdang serta jampana (usungan pangan) dan sebagainya. dalam perkembangannya, angklung berkembang dan menyebar ke seantero jawa, lalu ke kalimantan dan sumatera. pada 1908 tercatat sebuah misi kebudayaan dari indonesia ke thailand, antara lain ditandai penyerahan angklung, lalu permainan musik bambu ini pun sempat menyebar di sana. bahkan, sejak 1966, udjo ngalagena — tokoh angklung yang mengembangkan teknik permainan berdasarkan laras-laras pelog, salendro, dan madenda— mulai mengajarkan bagaimana bermain angklung kepada banyak orang dari berbagai komunitas.

Javanês

jawa artikel basa bab angklung ing

Última atualização: 2015-09-21
Frequência de uso: 1
Qualidade:

Referência: Anônimo

Indonésio

biografi merry riana - motivator wanita tersukses. buku yang berjudul "mimpi sejuta dolar" itulah sebuah judul buku inspiratif dan motivatif yang yang terinspirasi dari kisah merry riana seorang entrepreneur wanita yang sukses di usia muda. ia juga seorang speaker, trainer dan menjadi motivator wanita no.1 di asia. merry riana yang menjadi salah satu enterpreneur dan motivator wanita tersukses ini berasal dari indonesia, ia dilahirkan di pada tanggal 29 mei 1980 di jakarta, ayahnya bernama ir. suanto sosrosaputro dan ibunya bernama lynda sanian. merry riana lahir dan tumbuh di jakarta dalam sebuah keluarga sederhana keturunan tionghoa. orangtua merry adalah seorang pebisnis dan ibu rumah tangga. ia merupakan anak sulung dari 3 bersaudara. adiknya bernama aris dan juga erick. sebagai anak tertua dalam keluarga, ia harus menjadi panutan dalam keluarganya agar adik-adiknya dapat mencontohnya. merry riana memulai pendidikannya di sekolah dasar (sd) don bosco pulomas, tamat dari sana ia kemudian masuk di smp santa ursula dan juga sma ia lanjutkan di sekolah yang sama yaitu sma santa ursula yang merupakan sekolah katolik khusus perempuan yang berada di jakarta pusat. setelah lulus dari sma, merry riana ingin melanjutkan kuliahnya di universitas trisakti. namun, cita-cita untuk kuliah di jurusan teknik elektro universitas trisakti buyar karena kerusuhan besar di tahun 1998. hal inilah yang kemudian akan merubah takdirnya. karena kondisi yang tidak aman akibat kerusahan tersebut, merry riana kemudian memilih kuliah di singapura untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. ayah merry yaitu suanto sosrosaputro memutuskan untuk mengirim anaknya belajar di luar negeri. dan singapura kala itu merupakan sebuah pilihan yang paling masuk akal karena jaraknya yang relatif dekat, lingkungan yang aman dan sistem pendidikannya yang bagus. mulai kuliah di nanyang technological university (ntu) singapura merry mulai belajar di bangku kuliah di jurusan electrical and electronics engineering (eee) di nanyang technological university (ntu) pada tahun 1998. merry mengaku jurusan ini menjadi jurusan paling masuk akal baginya saat itu. merry bercita-cita menjadi seorang insinyur. cita-citanya tersebut mungkin karena ingin membantu sang ayah dalam menjalankan bisnis. tanpa persiapan yang memadai untuk kuliah di luar negeri, merry sempat gagal dalam tes bahasa inggris di nanyang technological university. tanpa persiapan bekal dana yang memadai pula, merry meminjam dana dari pemerintah singapura. ia meminjam dana beasiswa dari bank pemerintah singapura sebesar $40.000 dan harus dilunasi setelah ia lulus kuliah dan bekerja. dana tersebut sangatlah minim, karena setelah dihitung-hitung ia hanya mangantungi $10 selama seminggu.untuk berhemat, merry menyiasatinya dengan hanya makan mie instant di pagi hari,makan siang dengan 2 lembar roti tanpa selai, ikut seminar dan perkumpulan di malam hari demi makan gratis, bahkan untuk minumpun ia mengambil dari air keran/tap water di kampusnya. hal itu berangsur hampir setiap hari di tahun pertamanya kuliah. kehidupan yang sangat memprihatinkan tersebut mendorongnya untuk mencari penghasilan diluar. dari mulai membagikan pamflet/brosur di jalan,menjadi penjaga toko bunga,dan menjadi pelayan banquet di hotel. ketika menyadari hidupnya tak berubah meski sudah memasuki tahun kedua kuliah, merry mulai membangun mimpi. ....saya membuat resolusi ketika ulang tahun ke-20. saya harus punya kebebasan finansial sebelum usia 30. dengan kata lain, harus jadi orang sukses. the lowest point in my life membuat saya ingin mewujudkan mimpi tersebut, - merry riana. karena tak punya latar belakang pendidikan dan pengalaman bisnis, merry mengumpulkan informasi dengan mengikuti berbagai seminar dan melibatkan diri dalam organisasi kemahasiswaan yang berhubungan dengan dunia bisnis. biografi merry riana jatuh bangun dalam berbisnis tanpa pengalaman dan pengetahuan bisnis yang memadai, merry terjun ke dalam dunia bisnis. itu ia lakukan karena ia mengetahui bahwa memiliki pekerjaan biasa tidak cukup untuk memenuhi impiannya untuk sukses di usia 30 tahun. ia mencoba berbagai peluang bisnis. diapun mencoba peruntungan dengan bisnis pembuatan skripsi,bisnis mlm,mencoba bermain saham,yg semuanya berakhir dengan kegagalan. merry juga mencoba praktik dengan terjun ke multi level marketing meski akhirnya rugi 200 dollar. merry bahkan pernah kehilangan 10.000 dollar ketika memutar uangnya di bisnis saham. mentalnya sempat jatuh meski dalam kondisi tersebut masih bisa menyelesaikan kuliah sayang, merry kehilangan semua investasinya dan terpuruk. meski begitu, merry kembali bangkit dan berusaha keras untuk menjadi entrepreneur. merry mulai berusaha dari awal dengan belajar secara sungguh-sungguh tentang seluk beluk pasar. setelah merasa siap, ia pun memutuskan untuk menekuni industri perencanaan keuangan. merry berpikir itulah hal yang akan membuatnya mampu mewujudkan impiannya dalam waktu yang relatif singkat. tamat kuliah, barulah merry mempersiapkan diri dengan matang. bersama alva tjenderasa yang merupakan temannya ketika kuliah dulu dan kini menjadi suaminya, berdua mereka mulai menjalankan usaha bersama, belajar dari pengalaman para pengusaha sukses. merry riana kemudian memulai dari sektor penjualan di bidang jasa keuangan. saat merry memulai karier sebagai seorang penasihat keuangan, ia harus bergulat dengan sejumlah tantangan dan hambatan. orang tuanya, dosen serta teman-temannya kurang setuju dengan keputusan merry tersebut. merry saat itu belum memiliki kemampuan berbahasa mandarin padahal lebih dari separuh penduduk singapura ialah etnis china. sebagai seorang pendatang asing di sana, pengalaman dan relasi merry sangat terbatas. namun, satu alasan yang membuat merry pantang menyerah ialah usianya yang masih muda dan masih lajang sehingga ia merasa lebih bebas dan lebih berani mengambil risiko. tanpa merasa terlalu terbebani dengan kemungkinan gagal atau keharusan untuk berhasil, merry lebih advertisement memilih untuk memfokuskan diri pada pengalaman dan pelajaran yang ia bisa dapatkan selama fase-fase awal kariernya. tapi merry sudah membulatkan tekad. ia bekerja 14 jam dalam sehari, berdiri di dekat stasiun mrt & halte bus untuk menawarkan asuransi, bahkan ia bekerja sampe tengah malam dan baru pulang jam 2 dini hari, belum lagi pendapatan yang tidak pasti membuatnya terpaksa kembali berhemat untuk mengatur kebutuhan sehari-hari. sukses sebagai konsultan keuangan sampai akhirnya ia sukses sebagai financial consultant yang menjual produk-produk keuangan dan perbankan seperti asuransi,kartu kredit.deposito,tabungan,dll. dalam enam bulan pertama karirnya di prudential, merry berhasil melunasi utangnya sebesar 40 ribu dolar singapura. tepat satu tahun pertamanya ia berhasil mendapatkan penghasilan sebesar 200 ribu dollar singapura atau sektar 1,5 milyar rupiah. merry riana kemudian dianugrahi penghargaan penasihat baru teratas yang diidam-idamkan banyak orang yang menekuni profesi penasihat keuangan pada tahun 2003. kemudian di tahun 2004, prestasi merry yang cemerlang membuatnya dipromosikan sebagai manajer. merry lalu memulai bisnisnya sendiri setelah diangkat menjadi manajer dengan menyewa kantor dan memiliki karyawan sendiri kemudian ia mendirikan mro (merry riana organization) sebuah perusahaan jasa keuangan selain itu ia juga mendirikan mro consultancy yang bergerak di bidang pelatihan, motvasi serta percetakan buku yang berbasis di singapura. bersama timnya di mro, merry memiliki program pemberdayaan perempuan dan anak-anak muda. anggota timnya di lembaga ini bahkan tergolong muda, berusia 20-30 tahun. ”saya ingin menampung orang muda yang punya ambisi dan semangat seperti saya,” katanya. keinginannya untuk berbagi ini tak hanya dilakukan di singapura. pada ulang tahunnya ke-30, merry membuat resolusi baru, yaitu memberi dampak positif pada satu juta orang di asia, terutama di tanah kelahirannya, indonesia. tahun 2005, merry menerima penghargaan sebagai penghargaan top agency of the year dan penghargaan top rookie agency. hingga kini merry telah memotivasi dan melatih ribuan profesional dan eksekutif dalam bidang penjualan, motivasi dan pemasaran. dalam perusahaannya, merry menaungi 40 penasihat keuangan, yang uniknya memiliki usia yang masih belia (antara 21- 30 tahun). media-mediapun berbondong-bondong memberitakan kisah suksesnya dan dengan segera merry riana dikenal sebagai seorang entrepreneur wanita yang sukses dan menjadi motivator untuk membagikan ilmu dan kiat-kiat suksesnya agar setiap orang menjadi pribadi-pribadi yang sukses. kini,merry riana mempunyai mimpi untuk memberikan dampak positif bagi 1 juta orang di asia,terutama di indonesia. salah satunya dengan meluncurkan buku "mimpi sejuta dolar" yang sangat inspiratif dan akan diangkat ke layar lebar. merry menyatakan bahwa motivasinya tidak hanya berasal dari keinginan untuk memberikan kehidupan yang lebih baik pada kedua orangtuanya tetapi juga dari ambisinya untuk membantu generasi muda lainnya untuk melakukan hal serupa. ia berharap para pemuda mampu memberikan kehidupan yang lebih baik, tak hanya bagi diri mereka sendiri tetapi juga orang tua mereka dan anggota keluarga mereka yang lain. buku " mimpi sejuta dolar " sendiri sudah menjadi national bestseller hanya dalam waktu 1 bulan setelah peluncurannya. buku ini menarik perhatian publik singapura dan asia tenggara karena menuliskan tentang prestasi merry riana menghasilkan s$ 1.000.000 pada usia 26 tahun yang awalnya, merry riana adalah mahasiswi nanyang technological university yang berhutang sebanyak s$ 40.000. profil kesuksesan merry riana mulai dikenal setelah muncul di artikel the strait times pada tanggal 26 januari 2007 yang berjudul "she's made her first million at just age 26" ("ia mencapai satu juta dolar pertamanya di usia 26 tahun"). merry riana aktif sebagai pembicara di berbagai seminar, perusahaan, sekolah dan media massa di singapura dan beberapa negara di asia tenggara. ia dikenal giat dalam memanfaatkan jejaring sosial twitter melalui akun twitternya di @merryriana biodata merry riana nama lahir : merry riana tempat/tanggal lahir : jakarta, 29 mei 1980 orang tua : ir. suanto sosrosaputro (ayah), lynda sanian (ibu) suami : alva christopher tjenderasa anak : alvernia mary liu, alvian mark liu pekerjaan : motivator, penulis, pengusaha, aktris agama : katolik almamater : nanyang technological university, singapura kata-kata motivasi dari merry riana berpikir positif adalah pekerjaan yang mudah, yang anda perlukan hanyalah ‘jangan berpikir negatif’. hidup ini seperti mengendarai sepeda. kita akan melaju terus, selama kita masih mengayuh pedalnya. berubahlah sebelum perubahan itu yang akan memaksa anda. hidup mungkin penuh dengan masalah. tapi selama kamu memberikan yang terbaik & terus berdoa, segalanya akan indah pada waktunya. berikan senyuman termanismu walau saat terpedih di hatimu, setidaknya kamu masih bisa membahagiakan orang-orang di sekitarmu. lakukan kebaikan dan kebaikan-nya pun akan semakin terasa. jangan hanya puas jadi penonton dan komentator. jadilah sutradara dan pemain. kesempatan sudah menunggu lama di depan kita. cepat bergerak, sebelum orang lain datang menjemputnya. kenikmatan & penderitaan hanya sementara. jangan terhanyut oleh kenikmatan sementara jangan menyerah karena penderitaan sementara. jika kita menunggu sampai semua keadaan sudah sempurna baru kita mengambil tindakan, mungkin kesempatannya sudah hilang. jika kita bersalah pada orang lain akui kesalahan dan minta maaf. jika orang lain bersalah pada kita: dengar dan maafkan. jangan meremehkan hal-hal kecil. hal-hal besar hanya bisa tercapai dengan mencapai hal-hal kecil itu terlebih dahulu. itulah sekelumit kisah perjuangan hidup seorang merry riana yang terangk

Javanês

translation google indonesia jawa

Última atualização: 2016-07-28
Frequência de uso: 1
Qualidade:

Referência: Anônimo
Aviso: contém formatação HTML invisível

Indonésio

dipicu tabrakan ringan, pelajar tawuran di depan pemkab 2 februari 2013 pamekasan-kaum pelajar gampang sekali terlibat tawuran. sekitar pukul 10.30 kemarin (1/2) misalnya. hanya karena tabrakan ringan sepeda motor menyebabkan terjadinya tawuran antarpelajar di depan kantor pemkab pamekasan di jalan kabupaten. informasi yang dihimpun, tabrakan antarpelajar ini terjadi saat salah seorang pelajar hendak menambal ban sepeda motornya di depan kantor pemkab. nah, saat itulah pelajar yang menambal ban itu ditabrak oleh siswa lain dari arah belakang. siswa yang menabrak ini lalu melarikan diri dan dikejar oleh sejumlah siswa lain. ”pemilik sepeda motor yang ditabrak ini mau meminta pertanggungjawaban, tapi yang menabrak justru lari dan melawan dengan mengundang temanteman lainnya,” kata ahmad, 25, tukang tambal ban di depan pemkab. akibat tawuran ini arus lalu lintas di daerah tersebut menjadi macet. tidak terlihat adanya petugas di lokasi kejadian, baik dari polres pamekasan maupun petugas satpol pp pemkab se tempat. padahal, lokasi tawuran persis berada di depan kantor pemkab. sejumlah warga mulai dari tukang becak, penjual makanan dan minuman yang berada di sepanjang jalan kabupaten berusaha melerai tawuran tersebut. tawuran antarpelajar di pamekasan ini merupakan kali kedua dalam sebulan terakhir. sebelumnya, tawuran juga pernah terjadi di lokasi yang sama, namun saat itu berhasil digagalkan warga. (radar)

Javanês

terjemahan google jawa indonesia

Última atualização: 2015-10-19
Frequência de uso: 1
Qualidade:

Referência: Anônimo

Indonésio

mimpi, ya mimpi. ini tentang masa depan, tentang sebuah harapan, tentang sebuah impian, tentang sebuah hal yang ingin dicapai. pernahkah kalian berfikir akan gagal? atau pernahkah kalian gagal di perjalanan menuju satu hal itu? iya menuju mimpi… tentu hampir semua orang pernah, bukan? ini tentang jalanku, tentang arus hidupku, tentang emosiku, tentang ambisiku, tentang hidupku, tentang harapan untukku yang bagiku sangat berpengaruh pada jalan menuju mimpi-mimpiku.

Javanês

ngimpi, ya ngimpi. iku bab mangsa, babagan pangarep-arep, bab ngimpi sing pingin dirambah. wis tau awakmu duwe pikiran bakal gagal sakdurunge dicoba? utawa wis gagal ing dalan arep? ya kanggo ngimpi ... mesthi kabeh uwong pernah ngalami, bener ora? iku bab dalan, bab aliran gesang kawula, bab emosi, bab ambisi, bab urip, bab pangarep-arep kanggo kula sing kanggo kula punika sanget kagungan pengaruh ing dalan menyang impenku.

Última atualização: 2015-09-29
Frequência de uso: 1
Qualidade:

Referência: Anônimo

Indonésio

akarta– pabrik styrofoam di jalan asem 2, duri kepa, jakarta barat terbakar. hal tersebut sebagaimana disampaikan petugas piket suku dinas kebakaran jakarta barat, anwar.“iya (kebakaran), pabrikstyrofoamterbakar,” ucap anwar kepadaokezone, senin (28/3/2016).mendapat kabar kebakaran, petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara. untuk memadamkan api, sudin pemadam kebakaran jakarta barat mengerahkan 19 mobil pemadam kebakaran.“petugas sudah dikerahkan,” katanya.namun, anwar enggan memberitahukanmengenai adanya korban dalam peristiwa itu. ia juga belum dapat memastikan penyebab kebakaran tersebut.sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi di jalan asem 2, duri kepa, jakarta barat. kebakaran itu terjadi sekira pukul 06.43 wib.

Javanês

google terjemahan bahasa indonesia ke bahasa jawa

Última atualização: 2016-03-28
Frequência de uso: 1
Qualidade:

Referência: Anônimo

Indonésio

asal usul kota semarang sejarah kota semarang dimulai dari seorang putra mahkota kesultanan demak bernama pangeran made pandan. pangeran ini diharapkan untuk menjadi penerus dari ayahandanya, yaitu pangeran adipati sepuh atau sultan demak ii. sayangnya, beliau tidak ingin menggantikan kedudukan ayahnya. beliau bermaksud menjadi seorang ulama besar. pada saat ayahandanya wafat, kekuasaan diserahkan kepada sultan trenggana. bersama putranya yang bernama raden pandan arang, pangeran made pandan kemudian meninggalkan kesultanan demak menuju ke arah barat daya. selama di perjalanan, beliau selalu memperdalam agama islam dan mengajarkannya kepada orang lain. akhirnya, sampailah beliau ke suatu tempat yang terpencil dan sunyi. beliau memutuskan untuk menetap di sana. di situlah made pandan mendirikan pondok pesantren untuk mengajarkan agama islam. makin lama muridnya makin banyak yang datang dan menetap di sana. dengan seizin sultan demak, made pandan membuka hutan baru dan mendirikan pemukiman serta membuat perkampungan. karena di hutan tersebut banyak ditumbuhi pohon asam yang jaraknya berjauhan, maka disebutnya semarang. berasal dari kataasem dan arang. sebagai pendiri desa, beliau menjadi kepala daerah setempat dan diberi gelar ki ageng pandan arang i. sepeninggal beliau, pemerintahan dipegang oleh putra beliau yaitu ki ageng pandan arang ii. di bawah pemerintahan pandan arang ii, daerah semarang semakin menunjukkan pertumbuhan yang meningkat. semarang kemudian dijadikan kabupaten, dan pandan arang ii diangkat menjadi bupati semarang yang pertama. peristiwa ini terjadi pada tanggal 12 rabiul awwal 954 h, bertepatan dengan maulid nabi muhammad saw atau tanggal 2 mei 1547 m. masa kemakmuran yang dialami rakyat bersama bupati pandan arang ii ternyata tidak berlangsung lama. sebab pandan arang ii melakukan banyak kekhilafan yang akhirnya membuat sunan kalijaga datang untuk memperingatkannya. sesuai dengan nasihat sunan kalijaga, bupati pandan arang ii mengundurkan diri dari jabatannya dan kemudian meninggalkan semarang menuju arah selatan. beliau menetap di bukit jabalkat sampai akhir hayat

Javanês

google agensi nganti jawa indonesia

Última atualização: 2014-03-24
Frequência de uso: 1
Qualidade:

Referência: Anônimo

Indonésio

naskah drama "asal-usul kota banyuwangi". prolog : pada zaman dahulu dikawasan ujung timur provinsi jawa timur terdapat sebuah kerajaan yang diperintah oleh seorang raja yang adil dan bijaksana. raja tersebut mempunyai seorang putra yang gagah bernama raden banterang. kegemaran raden banterang adalah berburu. adegan 1 : raden banterang : “pagi ini aku akan berburu. siapkan alat berburu” pengawal 1 dan 2: “baik raden. peralatan sudah kami siapkan”. raden banterang : “menurutmu kemana kita ini akan berburu ?” pengawal 1 dan 2: “bagaimana kalau ke hutan saja, karena pasti di hutan banyak kijang melintas”. raden banterang : “kalau begitu kita berangkat sekarang”. pengawal 1 dan 2: “ siap raden”. raden banterang : “coba lihat ! ada seekor kijang besar dan bagus. akan ku panah dia. waahhhh…. dia lolos! akan ku kejar dia.” pengawal 1 dan 2: “tunggu raden. tunggu kami raden.” ( kedua pengawal tersebut mengejar raden, tapi mereka kehilangan jejak raden di tengah hutan) pengawal 1 : “waduuuh!! bagaimana ini….?? kita kehilangan jejak raden pengawal 2 : “ya sudah kalau begitu kita tunggu saja di jalan keluar hutan ini” . raden banterang : “ akhirnya kau kena juga kijang…..!!” ( tersenyum senang dan bangga) “ lho…. mana para pengawalku ya….?. ehm… pasti kami terpisah gara-gara aku tadi larinya cepat. tapi, aku yakin mereka pasti menungguku di jalan keluar hutan ini. karena mereka pasti sudah hafal kebiasaanku.” raden banterang : “ehmmm…. gerangan gadis cantik nan jelita itu ya…? benarkah dia seorang manusia ? atau jangan-jangan “ “penunggu” hutan ini ?/“ kau ini manusia atau penuggu hutan ini ? “. surati : “ saya manusia !! nama saya surati berasal dari kerajaan klungkung” raden banterang : “lalu mengapa kau ada di sini ?”. surati : “ hamba berada di tempat ini karena menyelatkan diri dari serangan musuh. ayah saya telah gugur dalam pertempuran mempertahankan mahkota kerajaan”. raden banterang : “ kalau begitu, apakah kau mau ikut bersamaku ke istana dan menjadi permaisuriku ? “. surati : “ apakah saya ini pantas bersanding dengan raden ?” raden banterang : “ tentu saja, kau adalah gadis tercantik yang pernak kutemui dan hanya kamulah yang aku inginkan menjadi permaisuriku”. surati : “ dengan segala kerendahan hati, aku mau menerima lamaran ini. dengan satu syarat yaitu raden harus setia dan bisa menjagaku” raden banterang : “ tanpa kau minta pun, aku pasti akan melakukan itu. karena itu adalah kewajiban seorang ksatria”. (setelah itu raden banterang bersama dengan surati menuju keluar hutan). pengawal 1 : “nah itu raden tapi dengan siapa ya ?. raden, tidak apa-apa kan…? kami tadi sangat cemas karena kehilangan jejak raden di hutan.” raden banterang : “ ya.. tadi karena terlalu bersemangat berburu kijang itu sehingga aku lupa bahwa kalian ikut. tapi, aku bersyukur sekali karena sekaligus menemuksn tambatan hati.” pengawal 2 : “ syukurlah kalau raden sudah mendapatkan tambatan hati.kami juga ikut senang, kalau raden senang.” raden banterang : “ ya sudah kalau begitu kita bergegas pulang ke istana dan merayakan pesta pernikahanku dengan surati” pengawal 1 dan 2: “ baik raden” adegan 2 : pengawal 1 : “ mohon maaf permaisuri, hamba menghadap”. permaisuri : “ dia siapa ? dan mengapa ia kesini ?” pengawal 1 : “hamba tidak tahu permaisuri,yang jelas dia sangat ingin bertemu dengan permaisuri”. permaisuri : “ baiklah, bawa dia ke sini !”. pengawal 1 : “ baik permaisuri”. rupaksa : “ surati ! surati ! aku ini kakak kandungmu”. permaisuri : “ apa benar kau kakakku ?”. rupaksa : “ sungguh aku tidak berbohong bahwa aku ini kakakmu yang telah lama terpisah denganmu semenjak dihutan.” permaisuri : “ maafkan aku yang sedikit melupakanmu’. ( berpelukan ) rupaksa : “ sebenarnya selama ini aku mencarimu, lalu aku mendengar bahwa nama permaisuri kerajaan ini adalah surati dan ternyata itu adalah adik kandungku sendiri”. permaisuri : “ lalu, apa maksud kedatangan kakak kesini ?’. rupaksa : " perlu kau ketahui bahwa yang menyebabkan orang tua kita meninggal adalah mertuamu sendiri”. permaisuri : “ kakak tidak bercandakan ?”. ( karena terlalu syok tubuh permaisuri jadi gemetar ) rupaksa : “ apa aku kelihatan bercanda ?? dan aku kesini untuk menyerahkan sebuah keris dan gunakanlah untuk membunuh suamimu”. permaisuri : “ aku tak mau kak. walaupun dia anak dari pembunuh orang tua kita,tapi dia telah menyelamatkaku dan akupun mencintainya”. rupaksa : “ terus terang bahwa kakakmu ini sangat kecewa sekali karena kau tidak mendukung rencana kakak. kalau kau tidak mau membunuh suamimu, maka simpanlah keris itu sebagai tanda kenang-kenangan dariku”. ( lalu rupaksa tersebut pergi karena dia tidak sudi berlama-lama berada di istana ) adegan 3 : rupaksa : “ sembah hamba paduka. tuanku, keselamatan tuan terancam bahaya kerena permaisuri punya rencana hendak membunuh paduka”. raden banterang : “ hai, siapa engkau berani-beraninya memfitnah istriku ? !!” rupaksa : “ itu tak penting paduka tahu siapa saya. kalau paduka tidak percaya dengan omongan hamba lihatlah sesuatu yang di simpan di bawah bantal permaisuri”. raden banterang : “ awas saja kalau kau berbohong padaku. akan kusuruh pengawalku mencarimu dan memberimu hukuman mati”. ( raden pun pergi ke istana dan langsung menuju kamar pribadi mereka ). raden banterang : “ astaga…!! ternyta ada keris di bawah bantal istriku”. ( kemudian, permaisuri masuk ke kamarnya ). permaisuri : “ ada apa kakanda…? sepertinya kakanda sedang marah ?”. raden banterang : “apa benar dinda ingin membunuhku dengan keris ini ?’. begitukah balasan dinda pada kanda ?”. permaisuri : “ jangan asal tuduh. adinda sama sekali tidak punya maksud begitu. raden banterang : “lalu buat apa keris ini di bawah bantal dinda ?”. permaisuri : “ keris ini adalah kenang-kenangan dari kakak adinda. sungguh adinda tidak pernah berfikir untuk membunuh kakanda. bahkan, adinda rela mati demi keselamatan kakanda”. raden banterang : “ kakanda sudah tidak percaya dengan omongan dinda lagi”. permaisuri : “ lalu dengan cara apa kakanda percaya pada dinda ?” raden banterang : “ kalau begitu buktikan pada kanda dengan cara masuklah ke dalam sungai itu untuk membuktikan kebenarannya”. permaisuri : “ baik, adinda akan melompat ke sungai itu. apabila dinda telah masuk ke dalam sungai dan ternyata air sungai ini menjadi jernih serta wangi maka dinda tak bersalah dan sebaliknya apabila airnya keruh dan berbau busuk maka dinda bersalah”. raden banterang : “tercium bau wangi! ohh…. dinda maafkanlah kakanda ini yang sudah tidak percaya lagi denganmu. dengan ini aku sebagai raja memberi nama kota ini menjadi banyuwangi.

Javanês

banyuwangi asal ing basa jawa

Última atualização: 2015-02-26
Frequência de uso: 1
Qualidade:

Referência: Anônimo
Aviso: contém formatação HTML invisível

Algumas traduções humanas com pouca relevância foram ocultadas.
Mostrar resultados de pouca relevância.

Consiga uma tradução melhor através
4,401,923,520 de colaborações humanas

Usuários estão solicitando auxílio neste momento:



Utilizamos cookies para aprimorar sua experiência. Se avançar no acesso a este site, você estará concordando com o uso dos nossos cookies. Saiba mais. OK