You searched for: kisah kisah nabi (Arabiska - Indonesiska)

Mänskliga bidrag

Från professionella översättare, företag, webbsidor och fritt tillgängliga översättningsdatabaser.

Lägg till en översättning

Arabiska

Indonesiska

Info

Arabiska

kisah nabi using bahasa arab

Indonesiska

print email beliau adalah nabi yang mulia yang bemama yunus bin mata. nabi muhammad saw berkata: "janganlah kalian membanding-bandingkan aku atas yunus bin mata." mereka menamakannya yunus, dzun nun, dan yunan. beliau adalah seorang nabi yang mulia yang diutus oleh allah swt kepada kaumnya. beliau menasihati mereka dan membimbing mereka ke jalan kebenaran dan kebaikan; beliau mengingatkan mereka akan kedahsyatan hari kiamat dan menakut-nakuti mereka dengan neraka dan mengiming-imingi mereka dengan surga; beliau memerintahkan mereka dengan kebaikan dan mengajak mereka hanya menyembah kepada allah swt. nabi yunus senantiasa menasihati kaumnya namun tidak ada seorang pun yang beriman di antara mereka. datanglah suatu hari kepada nabi yunus di mana beliau merasakan keputusasaan dari kaumnya. hatinya dipenuhi dengan perasaan marah pada mereka namun mereka tidak beriman. kemudian beliau keluar dalam keadaan marah dan menetapkan untuk meninggalkan mereka. allah swt menceritakan hal itu dalam firman-nya: "dan (ingatlah kisah) dzun nun (yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya) maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: 'bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain engkau. maha suci engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang lalim.'" (qs. al-anbiya': 87) tidak ada seorang pun yang mengetahui gejolak perasaan dalam diri nabi yunus selain allah swt. nabi yunus tampak terpukul dan marah pada kaumnya. dalam keadaan demikian, beliau meninggalkan kaumnya. beliau pergi ke tepi laut dan menaiki perahu yang dapat memindahkannya ke tempat yang lain. allah swt belum mengeluarkan keputusan-nya untuk meninggalkan kaumnya atau bersikap putus asa dari kaumnya. yunus mengira bahwa allah swt tidak mungkin menurunkan hukuman kepadanya karena ia meninggalkan kaumnya. saat itu nabi yunus seakan-akan lupa bahwa seorang nabi diperintah hanya untuk berdakwah di jalan allah swt. namun keberhasilan atau tidak keberhasilan dakwah tidak menjadi tanggungjawabnya. jadi, tugasnya hanya berdakwah di jalan allah swt dan menyerahkan sepenuhnya masalah keberhasilan atau ketidakberhasilannya terhadap allah swt semata. terdapat perahu yang berlabuh di pelabuhan kecil. saat itu matahari tampak akan tenggelam. ombak memukul tepi pantai dan memecahkan batu-batuan. nabi yunus melihat ikan kecil sedang berusaha untuk melawan ombak namun ia tidak mengetahui apa yang dilakukan. tiba-tiba datanglah ombak besar yang memukul ikan itu dan menyebabkan ikan itu berbenturan dengan batu. melihat kejadian ini, nabi yunus merasakan kesedihan. nabi yunus berkata dalam dirinya: "seandainya ikan itu bersama ikan yang besar barangkali ia akan selamat. kemudian nabi yunus mengingat-ingat kembali keadaannya dan bagaimana beliau meninggalkan kaumnya. akhirnya, kemarahan dan kesedihan beliau bertambah. nabi yunus pun menaiki perahu dalam keadaan guncang jiwanya. beliau tidak mengetahui bahwa beliau lari dari ketentuan allah swt menuju ketentuan allah swt yang lain; beliau tidak membawa makanan dan juga kantong yang berisi bawaan atau perbekalan, dan tidak ada seorang pun dari teman-temannya yang menemaninya; beliau benar-benar sendirian; beliau melangkahkan kakinya di atas permukaan perahu. si nahkoda perahu bertanya kepadanya: "apa yang engkau inginkan?" mendengar pertanyaan itu, nabi yunus pun bangkit: "saya ingin untuk bepergian dengan perahu-perahu kalian. apakah kita berlayar dalam waktu yang lama?" nabi yunus menampakkan suara yang penuh kemarahan, rasa takut, dan kegelisahan. nahkoda itu berkata sambil mengangkat kepalanya: "kita akan berlayar meskipun air tampak sedang pasang." nabi yunus berkata dengan mencoba sabar dan menyembunyikan kegelisahannya: "tidakkah engkau mendahului agar jangan sampai pasang itu terjadi wahai tuanku?" si nahkoda berkata: "laut kita biasanya terkena pasang, maka ia akan segera mereda ketika melihat seorang musafir yang mulia." yunus bertanya: "aku akan pergi bersama kalian dan berapa ongkos perjalanan?" si nahkoda menjawab: "kami tidak menerima ongkos selain emas." yunus berkata: "tidak jadi masalah." nahkoda itu memperhatikan nabi yunus. ia adalah seorang yang berpengalaman di mana ia sering mondar-mandir dari satu pelabuhan ke pelabuhan yang lain. seringnya ia mengunjungi suatu tempat ke tempat yang lain menjadikannya seorang lelaki yang mampu menangkap perasaan manusia. nahkoda itu merasakan dan mengetahui bahwa nabi yunus lari dari sesuatu. nahkoda itu membayangkan bahwa nabi yunus melakukan suatu kesalahan tetapi ia tidak berani untuk mengungkapkan kesalahan kepada pelakunya kecuali jika pelakunya seorang yang bangkrut. ia meminta kepada nabi yunus untuk membayar ongkos sebanyak tiga kali lipat dari vang biasa dibayar musafir. nabi yunus saat itu merasakan kesempitan dalam dadanya dan diliputi dengan kemarahan yang keras dan keinginan kuat untuk meninggalkan negerinya sehingga ia pun memberikan apa yang diminta oleh si nahkoda. nahkoda itu memperhatikan kepingan-kepingan emas yang ada di tangannya dan ia menggigit sebagaiannya dengan giginya. barangkali ia akan menemukan potongan emas yang palsu namun ia tidak menemukannya. nabi yunus hanya berdiri menyaksikan semua itu sementara dadanya tampak terombang-ambing: terkadang naik dan terkadang turun laksana ayunan. nabi yunus berkata: "tuanku tentukan bagiku kamarku. aku tampak letih dan ingin istirahat sebentar." si nahkoda berkata: "memang itu tampak di raut wajahmu. itu kamarmu," sambil ia menunjuk dengan tangannya. kemudian nabi yunus membaringkan diri di atas kasur dan beliau berusaha untuk tidur tetapi usahanya itu sia-sia. adalah gambar ikan kecil yang hancur berbenturan dengan batu menyebabkan beliau tidak dapat tidur dengan tenang. nabi yunus merasakan bahwa atap kamar akan jatuh menimpa dirinya. akhirnya, nabi yunus tidur di atas kasurnya di mana kedua bola matanya berputar-putar di atas atap kamar tetapi pandangan-pandangannya yang gelisah itu tidak menemukan tempat perlindungan. tempat tinggalnya di kamar itu dan atapnya dan sisi-sisinya tampak semuanya akan runtuh. nabi yunus pun mulai mengeluh dan berkata: "demikian juga hatiku yang tergantung dalam jiwaku." demikianlah, terjadi suatu pergulatan penderitaan yang hebat dalam diri nabi yunus saat ia terbaring di atas ranjangnya. penderitaan yang keras cukup memberatkannya sehingga beliau pun bangkit kembali dari tempat tidurnya tanpa sebab yang dapat dipahami. dan tibalah waktu pasang. perahu melemparkan tali-talinya. kemudian perahu itu berjalan sepanjang siang dan ia memecah airnya dengan tenang, dan angin pun bertiup padanya dengan sangat lembut dan baik. lalu kegelapan menyelimuti perahu itu dan tiba-tiba lautan pun berubah. bertiuplah angin yang cukup kencang yang sangat mengerikan yang nyaris menghancurkan perahu dan bergolaklah ombak yang cukup dahsyat laksana orang yang kehilangan akalnya. ombak itu meninggi bagaikan gunung dan menurun bagaikan lembah. mulailah gelombang ombak menyapu permukaan perahu sehingga para awak perahu itu pun mulai terkena air. dan di belakang perahu itu terdapat ikan paus yang besar yang mulai mengintai. ia membuka mulutnya. kemudian terdapat perintah kepada ikan paus itu untuk bergerak menuju permukaan laut. ikan paus itu menaati perintah dari allah swt dan ia segera menuju permukaan laut. ia mulai mengikuti perahu itu sebagaimana perintah yang diterimanya. angin yang keras tetap bertiup kemudian kepala perahu mengisyaratkan dengan tangannya agar beban perahu dikurangi. dan angin semakin bertiup kencang. sementara itu, nabi yunus merasakan ketakutan. dalam tidurnya beliau melihat segala sesuatu berguncang di kamarnya. beliau berusaha berdiri tegak, tetapi tidak mampu. kemudian kepala perahu berteriak dan berkata: "sungguh angin kencang bertiup tidak seperti biasanya. bersama kita seseorang lelaki yang salah sehingga karenanya angin ini bertiup dengan kencang. kita akan melakukan undian pada semua awak. barangsiapa yang namanya keluar kami akan membuangnya ke lautan." nabi yunus mengetahui bahwa ini adalah tradisi dari tradisi-tradisi yang biasa dilakukan oleh awak perahu jika mereka menghadapi angin yang keras. tetapi saat itu beliau terpaksa harus meng-ikutinya. episode penderitaan nabi yunus akan dimulai. beliau adalah seorang nabi yang mulia tetapi harus tunduk pada hukum ala berhala yang menganggap bahwa lautan mempunyai tuhan. dengan kepercayaan itu, mereka meyakini bahwa bertiupnya angin yang kencang akibat murka dari tuhan. oleh karena itu, harus diadakan upaya untuk menenangkan dan memuaskan tuhan-tuhan yang mereka yakini itu. nabi yunus pun terpaksa mengikuti undian itu. nama beliau dimasukkan bersama dengan nama penumpang lainya, dan dilakukanlah undian. yang keluar justru namanya. lalu diadakan undian yang kedua, dan kali ini pun yang keluar nama nabi yunus. akhirnya, diadakan undian yang ketiga. lagi-lagi yang keluar nama nabi yunus. kemudian ditetapkan bahwa nabi yunus harus dibuang ke lautan. saat itu para awak penumpang memperhatikan nabi yunus. nabi yunus mengetahui bahwa beliau berbuat kesalahan ketika meninggalkan kaumnya dalam keadaan marah. nabi yunus mengira bahwa allah swt tidak akan menurunkan hukuman padanya. namun ia dianggap salah karena meninggalkan kaumnya tanpa izin-nya. allah swt memberikan pelajaran kepadanya. nabi yunus berdiri di samping perahu dan melihat lautan yang dipenuhi dengan ombak yang mengerikan. dunia saat itu gelap dan di sana tidak ada cahaya bulan. bintang-bintang bersembunyi di balik kegelapan. warna air tampak gelap dan hawa dingin menembus tulang. alhasil, air menutupi segala sesuatu. kemudian nahkoda perahu berteriak: "lompatlah wahai musafir yang misterius." tiupan angin semakin kencang. nabi yunus berusaha menjaga keseimbangannya, dan beliau menampakkan keberaniannya saat ingin terjun ke lautan. nabi yunus pun terjun dan berada di permukaan lautan laksana sampang yang mengambang. ikan paus berada di depannya. ikan itu mulai tersenyum karena allah swt telah mengirim padanya makanan malam. kemudian ikan itu menangkap nabi yunus di tengah-tengah ombak. kemudian ikan itu kembali ke dasar lautan. ikan itu kembali dalam keadaaan puas setelah memenuhi perutnya. nabi yunus sangat terkejut ketika mendapati dirinya dalam perut ikan. ikan itu membawanya ke dasar lautan dan lautan membawanya ke kegelapan malam. tiga kegelapan: kegelapan di dalam perut ikan, kegelapan di dasar lautan, dan kegelapan malam. nabi yunus merasakan bahwa dirinya telah mati. beliau mencoba menggerakan panca inderanya dan anggota tubuhnya masih bergerak. kalau begitu, beliau masih hidup. beliau terpenjara dalam tiga kegelapan. yunus mulai menangis dan bertasbih kepada allah. beliau mulai melakukan perjalanan menuju allah saat beliau terpenjara di dalam tiga kegelapan. hatinya mulai bergerak untuk bertasbih kepada allah, dan lisannya pun mulai mengikutinya. beliau mengatakan: "tiada tuhan selain engkau ya allah. wahai yang maha suci. sesungguhnya aku termasuk orang yang menganiaya diri sendiri." (qs. hud: 87) ketika terpenjara di perut ikan, beliau tetap bertasbih kepada allah swt. ikan itu sendiri tampak kelelahan saat harus berenang cukup jauh. kemudian ikan itu tertidur di dasar lautan. sementara itu, nabi yunus masih bertasbih kepada allah swt. beliau tidak henti-hentinya bertasbih dan tidak henti-hentinya menangis. beliau tidak makan, tidak minum, dan tidak bergerak. beliau berpuasa dan berbuka dengan tasbih. ikan-ikan yang lain dan tumbuh-tumbuhan dan semua makhluk yang hidup di dasar lautan mendengar tasbih nabi yunus. tasbih itu berasal dari perut ikan paus ini. kemudian semua makhluk-makhluk itu berkumpul di sekitar ikan paus itu dan mereka pun ikut bertasbih kepada allah swt. setiap dari mereka bertasbih dengan caranya dan bahasanya sendiri. ikan paus yang memakan nabi yunus itu terbangun dan mendengar suara-suara tasbih begitu riuh dan gemuruh. ia menyaksikan di dasar lautan terjadi suatu perayaan besar yang dihadiri oleh ikan-ikan dan hewan-hewan lainya, bahkan batu-batuan dan pasir semuanya bertasbih kepada allah swt dan ia pun tidak ketinggalan ikut serta bersama mereka bertasbih kepada allah swt. dan ia mulai menyadari bahwa ia sedang menelan seorang nabi. ikan paus itu merasakan ketakutan tetapi ia berkata dalam dirinya mengapa aku takut? bukankah allah swt yang memerintahkan aku untuk memakannya. nabi yunus tetap tinggal di perut ikan selama beberapa waktu yang kita tidak mengetahui batasannya. selama itu juga beliau selalu memenuhi hatinya dengan bertasbih kepada allah swt dan selalu menampakkan penyesalan dan menangis: "tiada tuhan selain engkau ya allah yang maha suci. sesungguhnya aku termasuk orang yang menganiaya diri sendiri." allah swt melihat ketulusan taubat nabi yunus. allah swt mendengar tasbihnya di dalam perut ikan. kemudian allah swt menurunkan perintah kepada ikan itu agar mengeluarkan yunus ke permukaan laut dan membuangnya di suatu pulau yang ditentukan oleh allah swt. ikan itu pun menaati perintah ilahi. tubuh nabi yunus merasakan kepanasan di perut ikan. beliau tampak sakit, lalu matahari bersinar dan menyentuh badannya yang kepanasan itu. beliau berteriak karena tidak kuatnya menahan rasa sakit namun beliau mampu menahan diri dan kembali bertasbih. kemudian allah swt menumbuhkan pohon yaqthin, yaitu pohon yang daun-daunnya lebar yang dapat melindungi dari sinar matahari. dan allah swt menyembuhkannya dan mengampuninya. allah swt memberitahunya bahwa kalau bukan karena tasbih yang diucapkannya niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan sampai hari kiamat. allah swt berfirman: "sesungguhnya yunus beriar-benar salah seorang rasul. (ingatlah) ketika ia lari ke kapal yang penuh muatan, kemudian ia ikut berundi lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian. maka ia ditelan oleh ihan besar dalam keadaan tercela. maka kalau sekiranya ia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit. kemudian kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit. dan kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu. dan kami utus dia kepada seratus orang atau lebih. lalu mereka beriman, karena itu kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu." (qs. ash-shaffat: 139-148) "dan (ingatlah kisah) dzunnun (yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu mereka menyangka bahwa kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: 'bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain engkau. maha suci engkau, sesungguhnya aku adalah orang-orang yang lalim.' maka kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari kedukaan. dan demikianlah kami selamatkan orang-orang yang beriman." (qs. al-anbiya': 87-88) kita sekarang ingin membahas masalah yang menurut ulama disebut sebagai dosa nabi yunus. apakah nabi yunus melakukan suatu dosa dalam pengertian yang hakiki, dan apakah para nabi memang berdosa? jawabannya adalah: para nabi adalah orang-orang yang maksum tetapi kemaksuman ini tidak berarti bahwa mereka tidak melakukan sesuatu yang menurut allah swt itu pantas mendapatkan celaan (hukuman). jadi masalahnya agak relatif. menurut orang-orang yang dekat dengan allah swt: kebaikkan orang-orang yang baik dianggap keburukaan bagi al-muqarrabin (orang-orang yang dekat dengan allah swt). ini memang benar. sekarang, marilah kita amati kasus nabi yunus. beliau meninggalkan desanya yang banyak dipenuhi oleh orang-orang vang menentang. seandainya ini dilakukan oleh orang biasa atau oleh orang yang saleh selain nabi yunus maka hal itu merupakan suatu kebaikan dan karenanya ia diberi pahala. sebab, ia berusaha menyelamatkan agamanya dari kaum yang durhaka. tetapi nabi yunus adalah seorang nabi yang diutus oleh allah swt kepada mereka. seharusnya ia menyampaikan dakwah di jalan allah swt dan ia tidak peduli dengan hasil dakwahnya. tugas beliau hanya sekadar menyampaikan agama. keluarnya beliau dari desa itu— dalam kacamata para nabi—adalah hal yang mengharuskan datangnya pelajaran dari allah swt dan hukuman-nya padanya. allah swt memberikan suatu pelajaran kepada yunus dalam hal dakwah di jalan-nya. allah swt mengutusnya hanya untuk berdakwah. inilah batasan dakwahnya dan beliau tidak perlu peduli dengan kaumnya yang tidak mengikutinya dan karena itu beliau tidak harus menjadi sedih dan marah. nabi luth tetap tinggal di kaumnya meskipun selama bertahun-tahun berdakwah beliau tidak mendapati seorang pun beriman. meskipun demikan, nabi luth tidak meninggalkan mereka. ia tidak lari dari keluarganya dan dari desanya. beliau tetap berdakwah di jalan allah swt sehingga datang perintah allah swt melalui para malaikat-nya yang mengizinkan beliau untuk pergi. saat itulah beliau pergi. seandainya beliau pergi sebelumnya niscaya beliau akan mendapatkan siksaan seperti yang diterima oleh nabi yunus. jadi, nabi yunus keluar tanpa izin. lalu perhatikan apa yang terjadi pada kaumnya. mereka telah beriman setelah keluamya nabi yunus. allah swt berfirman: "dan mengapa tidak ada penduduk suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum yunus? tatkala mereka (kaum yunus itu) beriman, kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan kami beri kesenangan kepada mereka sampai waktu yang tertentu." (qs. yunus: 98) demikianlah, desa nabi yunus beriman. seandainya ia tetap tinggal bersama mereka niscaya ia akan mengetahuinya dan hatinya menjadi tenang serta kemarahannya akan menjadi hilang. tampaknya beliau tergesa-gesa dan tentu sikap tergesa-gesa ini berangkat dari keinginannya agar manusia beriman. usaha nabi yunus untuk meninggalkan mereka adalah sebagai ungkapan kebenciannya kepada mereka atas ketidakimanan mereka. maka allah swt menghukumnya dan mengajarinya bahwa tugas seorang nabi hanya menyampaikan agama. seorang nabi tidak dibebani urusan keimanan manusia; seorang nabi tidak bertanggung jawab atas pengingkaran manusia; dan seorang nabi tidak dapat memberikan hidayah (petunjuk) kepada mereka.

Senast uppdaterad: 2016-10-01
Användningsfrekvens: 1
Kvalitet:

Referens: Anonym
Varning: Innehåller osynlig HTML-formatering

Arabiska

kisah nabi menggunakan bahasa arab

Indonesiska

kisah nabi using bahasa arab

Senast uppdaterad: 2016-11-14
Användningsfrekvens: 2
Kvalitet:

Referens: Anonym

Arabiska

nabi nuh adalah nabi keempat sesudah adam, syith dan idris dan keturunan kesembilan dari nabi adam. ayahnya adalah lamik bin metusyalih bin idris. dakwah nabi nuh kepada kaumnya nabi nuh menerima wahyu kenabian dari allah dalam masa "fatrah" masa kekosongan di antara dua rasul di mana biasanya manusia secara berangsur-angsur melupakan ajaran agama yang dibawa oleh nabi yang meninggalkan mereka dan kembali bersyirik meninggalkan amal kebajikan, melakukan kemungkaran dan kemaksiatan di bawah pimpinan iblis. demikianlah maka kaum nabi nuh tidak luput dari proses tersebut, sehingga ketika nabi nuh datang di tengah-tengah mereka, mereka sedang menyembah berhala ialah patung-patung yang dibuat oleh tangan-tangan mereka sendiri disembahnya sebagai tuhan-tuhan yang dapat membawa kebaikan dan manfaat serta menolak segala kesengsaraan dan kemalangan.berhala-berhala yang dipertuhankan dan menurut kepercayaan mereka mempunyai kekuatan dan kekuasaan ghaib ke atas manusia itu diberinya nama-nama yang silih berganti menurut kehendak dan selera kebodohan mereka.kadang-kadang mereka namakan berhala mereka " wadd " dan " suwa " kadangkala " yaguts " dan bila sudah bosan digantinya dengan nama " yatuq " dan " nasr ". nabi nuh berdakwah kepada kaumnya yang sudah jauh tersesat oleh iblis itu, mengajak mereka meninggalkan syirik dan penyembahan berhala dan kembali kepada tauhid menyembah allah tuhan sekalian alam melakukan ajaran-ajaran agama yang diwahyukan kepadanya serta meninggalkan kemungkaran dan kemaksiatan yang diajarkan oleh syaitan dan iblis. nabi nuh menarik perhatian kaumnya agar melihat alam semesta yang diciptakan oleh allah berupa langit dengan matahari, bulan dan bintang-bintang yang menghiasinya, bumi dengan kekayaan yang ada di atas dan di bawahnya, berupa tumbuh-tumbuhan dan air yang mengalir yang memberi kenikmatan hidup kepada manusia, pengantian malam menjadi siang dan sebaliknya yang kesemua itu menjadi bukti dan tanda nyata akan adanya keesaan tuhan yang harus disembah dan bukan berhala-berhala yang mereka buat dengan tangan mereka sendiri.di samping itu nabi nuh juga memberitakan kepada mereka bahwa akan ada gajaran yang akan diterima oleh manusia atas segala amalannya di dunia iaitu syurga bagi amalan kebajikan dan neraka bagi segala pelanggaran terhadap perintah agama yang berupa kemungkaran dan kemaksiatan. nabi nuh yang dikurniakan allah dengan sifat-sifat yang patut dimiliki oleh seorang nabi, fasih dan tegas dalam kata-katanya, bijaksana dan sabar dalam tindak-tanduknya melaksanakan tugas risalahnya kepada kaumnya dengan penuh kesabaran dan kebijaksanaan dengan cara yang lemah lembut mengetuk hati nurani mereka dan kadang kala dengan kata-kata yang tajam dan nada yang kasar bila menghadapi pembesar-pembesar kaumnya yang keras kepala yang enggan menerima hujjah dan dalil-dalil yang dikemukakan kepada mereka yang tidak dapat mereka membantahnya atau mematahkannya. akan tetapi walaupun nabi nuh telah berusaha sekuat tanaganya berdakwah kepda kaumnya dengan segala kebijaksanaan, kecekapan dan kesabaran dan dalam setiap kesempatan, siang mahupun malam dengan cara berbisik-bisik atau cara terang dan terbuka terbyata hanya sedikit sekali dari kaumnya yang dpt menerima dakwahnya dan mengikuti ajakannya, yang menurut sementara riwayat tidak melebihi bilangan seratus orang mereka pun terdiri dari orang-orang yang miskin berkedudukan sosial lemah. sedangkan orang yang kaya-raya, berkedudukan tingi dan terpandang dalam masyarakat, yang merupakan pembesar-pembesar dan penguasa-penguasa tetap membangkang, tidak mempercayai nabi nuh mengingkari dakwahnya dan sesekali tidak merelakan melepas agamanya dan kepercayaan mereka terhadap berhala-berhala mereka, bahkan mereka berusaha dengan mengadakan persekongkolan hendak melumpuhkan dan mengagalkan usaha dakwah nabi nuh. berkata mereka kepada nabi nuh:"bukankah engkau hanya seorang daripada kami dan tidak berbeda drp kami sebagai manusia biasa. jikalau betul allah akan mengutuskan seorang rasul yang membawa perintah-nya, nescaya ia akan mengutuskan seorang malaikat yang patut kami dengarkan kata-katanya dan kami ikuti ajakannya dan bukan manusia biasa seperti engkau hanya dpt diikuti orang-orang rendah kedudukan sosialnya seperti para buruh petani orang-orang yang tidak berpenghasilan yang bagi kami mereka seperti sampah masyarakat.pengikut-pengikutmu itu adalah orang-orang yang tidak mempunyai daya fikiran dan ketajaman otak, mereka mengikutimu secara buta tuli tanpa memikirkan dan menimbangkan masak-masak benar atau tidaknya dakwah dan ajakanmu itu. cuba agama yang engkau bawa dan ajaran -ajaran yang engkau sadurkan kepada kami itu betul-betul benar, nescaya kamilah dulu mengikutimu dan bukannya orang-orang yang mengemis pengikut-pengikutmu itu. kami sebagai pemuka-pemuka masyarakat yang pandai berfikir, memiliki kecerdasan otak dan pandangan yang luas dan yang dipandang masyarakat sebagai pemimpin-pemimpinnya, tidaklah mudak kami menerima ajakanmu dan dakwahmu.engkau tidak mempunyai kelebihan di atas kami tentang soal-soal kemasyarakatan dan pergaulan hidup.kami jauh lebih pandai dan lebih mengetahui drpmu tentang hal itu semua.nya.anggapan kami terhadapmu, tidak lain dan tidak bukan, bahawa engkau adalh pendusta belaka." nuh berkata, menjawab ejekan dan olok-olokan kaumnya:"adakah engkau mengira bahwa aku dpt memaksa kamu mengikuti ajaranku atau mengira bahwa aku mempunyai kekuasaan untuk menjadikan kamu orang-orang yang beriman jika kamu tetap menolak ajakan ku dan tetap membuta-tuli terhadap bukti-bukti kebenaran dakwahku dan tetap mempertahakan pendirianmu yang tersesat yang diilhamkan oleh kesombongan dan kecongkakan karena kedudukan dan harta-benda yang kamu miliki.aku hanya seorang manusia yang mendpt amanat dan diberi tugas oleh allah untuk menyampaikan risalah-nya kepada kamu. jika kamu tetap berkeras kepala dan tidak mahu kembali ke jalan yang benar dan menerima agama allah yang diutuskan-nya kepada ku maka terserahlah kepada allah untuk menentukan hukuman-nya dan gajaran-nya keatas diri kamu. aku hanya pesuruh dan rasul-nya yang diperintahkan untuk menyampaikan amanat-nya kepada hamba-hamba-nya. dialah yang berkuasa memberi hidayah kepadamu dan mengampuni dosamu atau menurunkan azab dan seksaan-nya di atas kamu sekalian jika ia kehendaki.dialah pula yang berkuasa menurunkan seksa danazab-nya di dunia atau menangguhkannya sampai hari kemudian. dialah tuhan pencipta alam semesta ini, maha kuasa ,maha mengetahui, maha pengasih dan maha penyayang.". kaum nuh mengemukakan syarat dengan berkata:"wahai nuh! jika engkau menghendaki kami mengikutimu dan memberi sokongan dan semangat kepada kamu dan kepada agama yang engkau bawa, maka jauhkanlah para pengikutmu yang terdiri dari orang-orang petani, buruh dan hamaba-hamba sahaya itu. usirlah mereka dari pengaulanmu karena kami tidak dpt bergaul dengan mereka duduk berdampingan dengan mereka mengikut cara hidup mereka dan bergabung dengan mereka dalam suatu agama dan kepercayaan. dan bagaimana kami dpt menerima satu agama yang menyamaratakan para bangsawan dengan orang awam, penguasa dan pembesar dengan buruh-buruhnya dan orang kaya yang berkedudukan dengan orang yang miskin dan papa." nabi nuh menolak pensyaratan kaumnya dan berkata:"risalah dan agama yang aku bawa adalah untuk semua orang tiada pengecualian, yang pandai mahupun yang bodoh, yang kaya mahupun miskin, majikan ataupun buruh ,diantara peguasa dan rakyat biasa semuanya mempunyai kedudukan dan tempat yang sama trehadap agama dan hukum allah. andai kata aku memenuhi pensyaratan kamu dan meluluskan keinginanmu menyingkirkan para pengikutku yang setia itu, maka siapakah yang dpt ku harapkan akan meneruskan dakwahku kepada orang ramai dan bagaimana aku sampai hati menjauhkan drpku orang-orang yang telah beriman dan menerima dakwahku dengan penuh keyakinan dan keikhlasan di kala kamu menolaknya serta mengingkarinya, orang-orang yang telah membantuku dalam tugasku di kala kamu menghalangi usahaku dan merintangi dakwahku. dan bagaimanakah aku dpt mempertanggungjawabkan tindakan pengusiranku kepada mereka terhadap allah bila mereka mengadu bahawa aku telah membalas kesetiaan dan ketaatan mereka dengan sebaliknya semata-mata untuk memenuhi permintaanmu dan tunduk kepada pensyaratanmu yang tidak wajar dan tidak dpt diterima oleh akal dan fikiran yang sihat. sesungguhnay kamu adalah orang-orang yang bodoh dan tidak berfikiran sihat. pada akhirnya, karena merasa tidak berdaya lagi mengingkari kebenaran kata-kata nabi nuh dan merasa kehabisan alasan dan hujjah untuk melanjutkan dialog dengan beliau, maka berkatalah mereka: "wahai nabi nuh! kita telah banyak bermujadalah dan berdebat dan cukup berdialog serta mendengar dakwahmu yang sudah menjemukan itu. kami tetap tidak akan mengikutimu dan tidak akan sesekali melepaskan kepercayaan dan adat-istiadat kami sehingga tidak ada gunanya lagi engkau mengulang-ulangi dakwah dan ajakanmu dan bertegang lidah dengan kami. datangkanlah apa yang engkau benar-benar orang yang menepati janji dan kata-katanya. kami ingin melihat kebenaran kata-katamu dan ancamanmu dalam kenyataan. karena kami masih tetap belum mempercayaimu dan tetap meragukan dakwahmu." nabi nuh berputus asa dari kaumnya nabi nuh berada di tengah-tengah kaumnya selama sembilan ratus lima puluh tahun berdakwah menyampaikan risalah tuhan, mengajak mereka meninmggalkan penyembahan berhala dan kembali menyembah dan beribadah kepada allah yang maha kuasa memimpin mereka keluar dari jalan yang sesat dan gelap ke jalan yang benar dan terang, mengajar mereka hukum-hukum syariat dan agama yang diwahyukan oleh allah kepadanya, mangangkat darjat manusia yang tertindas dan lemah ke tingak yang sesuai dengan fitrah dan qudratnya dan berusaha menghilangkan sifat-sifat sombong dan bongkak yang melekat pd para pembesar kaumnya dan medidik agar mereka berkasih sayang, tolong-menolong diantara sesama manusia. akan tetapi dalam waktu yang cukup lama itu, nabi nuh tidak berhasil menyedarkan an menarik kaumnya untuk mengikuti dan menerima dakwahnya beriman, bertauhid dan beribadat kepada allah kecuali sekelompok kecil kaumnya yang tidak mencapai seramai seratus orang, walaupun ia telah melakukan tugasnya dengan segala daya-usahanya dan sekuat tenaganya dengan penuh kesabaran dan kesulitan menghadapi penghinaan, ejekan dan cercaan makian kaumnya, karena ia mengharapkan akan dtg masanya di mana kaumnya akan sedar diri dan dtg mengakui kebenarannya dan kebenaran dakwahnya. harapan nabi nuh akan kesedaran kaumnya ternyata makin hari makin berkurangan dan bahawa sinar iman dan takwa tidak akan menebus ke dalam hati mereka yang telah tertutup rapat oleh ajaran dan bisikan iblis. hal mana nabi nuh berupa berfirman allah yang bermaksud: "sesungguhnya tidak akan seorang drp kaumnya mengikutimu dan beriman kecuali mereka yang telah mengikutimu dan beriman lebih dahulu, maka jgnlah engkau bersedih hati karena apa yang mereka perbuatkan." dengan penegasan firman allah itu, lenyaplah sisa harapan nabi nuh dari kaumnya dan habislah kesabarannya. ia memohon kepada allah agar menurunkan azab-nya di atas kaumnya yang berkepala batu seraya berseru:"ya allah! jgnlah engkau biarkan seorang pun drp orang-orang kafir itu hidup dan tinggal di atas bumi ini. mareka akan berusaha menyesatkan hamba-hamba-mu, jika engkau biarkan mereka tinggal dan mereka tidak akan melahirkan dan menurunkan selain anak-anak yang berbuat maksiat dan anak-anak yang kafir spt.mereka." doa nabi nuh dikalbulkan oleh allah dan permohonannya diluluskan dan tidak perlu lagi menghiraukan dan mempersoalkan kaumnya, karena mereka itu akan menerima hukuman allah dengan mati tenggelam. nabi nuh membuat kapal setelah menerima perintah allah untuk membuat sebuah kapal, segeralah nabi nuh mengumpulkan para pengikutnya dan mulai mereka mengumpulkan bhn yang diperlukan untuk maksud tersebut, kemudian dengan mengambil tempat di luar dan agak jauh dari kota dan keramaiannya mereka dengan rajin dan tekun bekerja siang dan malam menyelesaikan pembinaan kapal yang diperintahkan itu. walaupun nabi nuh telah menjauhi kota dan masyarakatnya, agar dpt bekerja dengan tenang tanpa gangguan bagi menyelesaikan pembinaan kapalnya namun ia tidak luput dari ejekan dan cemuhan kaumnya yang kebetulan atau sengaja melalui tempat kerja membina kapal itu. mereka mengejek dan mengolok-olk dengan mengatakan:"wahai nuh! sejak bila engkau telah menjadi tukang kayu dan pembuat kapal?bukankah engkau seorang nabi dan rasul menurut pengakuanmu, kenapa sekarang menjadi seorang tukang kayu dan pembuat kapal.dan kapal yang engkau buat itu di tempat yang jauh dari air ini adalah maksudmu untuk ditarik oleh kerbau ataukah mengharapkan angin yang ankan menarik kapalmu ke laut?"dan lain-lain kata ejekan yang diterima oleh nabi nuh dengan sikap dingin dan tersenyum seraya menjawab:"baiklah tunggu saja saatnya nanti, jika kamu sekrg mengejek dan mengolok-olok kami maka akan tibalah masanya kelak bg kami untuk mengejek kamu dan akan kamu ketahui kelak untuk apa kapal yang kami siapkan ini.tunggulah saatnya azab dan hukuman allah menimpa atas diri kamu." setelah selesai pekerjaan pembuatan kapal yang merupakan alat pengangkutan laut pertama di dunia, nabi nuh menerima wahyu dari allah:"siap-siaplah engkau dengan kapalmu, bila tiba perintah-ku dan terlihat tanda-tanda drp-ku maka segeralah angkut bersamamu di dalam kapalmu dan kerabatmu dan bawalah dua pasang dari setiap jenis makhluk yang ada di atas bumi dan belayarlah dengan izin-ku." kemudian tercurahlah dari langit dan memancur dari bumi air yang deras dan dahsyat yang dalam sekelip mata telah menjadi banjir besar melanda seluruh kota dan desa menggenangi daratan yang rendah mahupun yang tinggi sampai mencapai puncak bukit-bukit sehingga tiada tempat berlindung dari air bah yang dahsyat itu kecuali kapal nabi nuh yang telah terisi penuh dengan para orang mukmin dan pasangan makhluk yang diselamatkan oleh nabi nuh atas perintah allah. dengan iringan"bismillah majraha wa mursaha"belayarlah kapal nabi nuh dengan lajunya menyusuri lautan air, menentang angin yang kadang kala lemah lembut dan kadang kala ganas dan ribut. di kanan kiri kapal terlihatlah orang-orang kafir bergelut melawan gelombang air yang menggunung berusaha menyelamat diri dari cengkaman maut yang sudah sedia menerkam mereka di dalam lipatan gelombang-gelombang itu. tatkala nabi nuh berada di atas geladak kapal memperhatikan cuaca dan melihat-lihat orang-orang kafir dari kaumnya sedang bergelimpangan di atas permukaan air, tiba-tiba terlihatlah olehnya tubuh putera sulungnya yang bernama "kan'aan" timbul tenggelam dipermainkan oleh gelombang yang tidak menaruh belas kasihan kepada orang-orang yang sedang menerima hukuman allah itu. pada saat itu, tanpa disadari, timbullah rasa cinta dan kasih sayang seorang ayah terhadap putera kandungnya yang berada dalam keadaan cemas menghadapi maut ditelan gelombang. nabi nuh secara spontan, terdorong oleh suara hati kecilnya berteriak dengan sekuat suaranya memanggil puteranya:wahai anakku! datanglah kemari dan gabungkan dirimu bersama keluargamu. bertaubatlah engkau dan berimanlah kepada allah agar engkau selamat dan terhindar dari bahaya maut yang engkau menjalani hukuman allah." kan'aan, putera nabi nuh, yang tersesat dan telah terkena racun rayuan syaitan dan hasutan kaumnya yang sombong dan keras kepala itu menolak dengan keras ajakan dan panggilan ayahnya yang menyayanginya dengan kata-kata yang menentang:"biarkanlah aku dan pergilah, jauhilah aku, aku tidak sudi berlindung di atas geladak kapalmu aku akan dapat menyelamatkan diriku sendiri dengan berlindung di atas bukit yang tidak akan dijangkau oleh air bah ini." nuh menjawab:"percayalah bahawa tempat satu-satunya yang dapat menyelamatkan engkau ialah bergabung dengan kami di atas kapal ini. masa tidak akan ada yang dapat melepaskan diri dari hukuman allah yang telah ditimpakan ini kecuali orang-orang yang memperolehi rahmat dan keampunan-nya." setelah nabi nuh mengucapkan kata-katanya tenggelamlah kan'aan disambar gelombang yang ganas dan lenyaplah ia dari pandangan mata ayahnya, tergelincirlah ke bawah lautan air mengikut kawan-kawannya dan pembesar-pembesar kaumnya yang durhaka itu. nabi nuh bersedih hati dan berdukacita atas kematian puteranya dalam keadaan kafir tidak beriman dan belum mengenal allah. beliau berkeluh-kesah dan berseru kepada allah:"ya tuhanku, sesungguhnya puteraku itu adalah darah dagingku dan adalah bahagian dari keluargaku dan sesungguhnya janji-mu adalha janji benar dan engkaulah maha hakim yang maha berkuasa."kepadanya allah berfirman:"wahai nuh! sesungguhnya dia puteramu itu tidaklah termasuk keluargamu, karena ia telah menyimpang dari ajaranmu, melanggar perintahmu menolak dakwahmu dan mengikuti jejak orang-orang yang kafir drp kaummu.coretlah namanya dari daftar keluargamu.hanya mereka yang telah menerima dakwahmu mengikuti jalanmu dan beriman kepada-ku dpt engkau masukkan dan golongkan ke dalam barisan keluargamu yang telah aku janjikan perlindungannya danterjamin keselamatan jiwanya.adapun orang-orang yang mengingkari risalah mu, mendustakan dakwahmu dan telah mengikuti hawa nafsunya dan tuntutan iblis, pastilah mereka akan binasa menjalani hukuman yang telah aku tentukan walau mereka berada dipuncak gunung. maka janganlah engkau sesekali menanyakan tentang sesuatu yang engkau belum ketahui. aku ingatkan janganlah engkau sampai tergolong ke dalam golongan orang-orang yang bodoh." nabi nuh sedar segera setelah menerima teguran dari allah bahwa cinta kasih sayangnya kepada anaknya telah menjadikan ia lupa akan janji dan ancaman allah terhadap orang-orang kafir termasuk puteranya sendiri. ia sedar bahawa ia tersesat pd saat ia memanggil puteranya untuk menyelamatkannya dari bencana banjir yang didorong oleh perasaan naluri darah yang menghubungkannya dengan puteranya padahal sepatutnya cinta dan taat kepada allah harus mendahului cinta kepada keluarga dan harta-benda. ia sangat sesalkan kelalaian dan kealpaannya itu dan menghadap kepada allah memohon ampun dan maghfirahnya dengan berseru:"ya tuhanku aku berlindung kepada-mu dari godaan syaitan yang terlaknat, ampunilah kelalaian dan kealpaanku sehingga aku menanyakan sesuatu yang aku tidak mengetahuinya. ya tuhanku bila engkau tidak memberi ampun dan maghfirah serta menurunkan rahmat bagiku, nescaya aku menjadi orang yang rugi." setelah air bah itu mencapai puncak keganasannya dan habis binasalah kaum nuh yang kafir dan zalim sesuai dengan kehendak dan hukum allah, surutlah lautan air diserap bumi kemudian bertambatlah kapal nuh di atas bukit " judie " dengan iringan perintah allah kepada nabi nuh:"turunlah wahai nuh ke darat engkau dan para mukmin yang menyertaimu dengan selamat dilimpahi barakah dan inayah dari sisi-ku bagimu dan bagi umat yang menyertaimu." kisah nabi nuh dalam al-quran al-quran menceritakan kisah nabi nuh dalam 43 ayat dari 28 surah di antaranya surah nuh dari ayat 1 sehinga 28, juga dalam surah "hud" ayat 27 sehingga 48 yang mengisahkan dialog nabi nuh dengan kaumnya dan perintah pembuatan kapal serta keadaan banjir yang menimpa di atas mereka. pelajaran dari kisah nabi nuh a.s. bahwasanya hubungan antara manusia yang terjalin karena ikatan persamaan kepercayaan atau penamaan aqidah dan pendirian adalah lebih erat dan lebih berkesan drp hubungan yang terjalin karena ikatan darah atau kelahiran. kan'aan yang walaupun ia adalah anak kandung nabi nuh, oleh allah s.w.t. dikeluarkan dari bilangan keluarga ayahnya karena ia menganut kepercayaan dan agama berlainan dengan apa yang dianut dan didakwahkan oleh ayahnya sendiri, bahkan ia berada di pihak yang memusuhi dan menentangnya. maka dalam pengertian inilah dapat difahami firman allah dalam al-quran yang bermaksud:"sesungguhnya para mukmin itu adalah bersaudara." demikian pula hadis rasulullah s.a.w.yang bermaksud:"tidaklah sempurna iman seseorang kecuali jika ia menyintai saudaranya yang beriman s

Indonesiska

kisah nabi using bahasa arab

Senast uppdaterad: 2016-09-30
Användningsfrekvens: 1
Kvalitet:

Referens: Anonym
Varning: Innehåller osynlig HTML-formatering

Få en bättre översättning med
4,401,923,520 mänskliga bidrag

Användare ber nu om hjälp:



Vi använder cookies för att förbättra din upplevelse. Genom att fortsätta besöka den här webbplatsen godkänner du vår användning av cookies. Läs mer. OK