Google'a Sor

Şunu aradınız:: disampaikan (Endonezce - Cavaca)

İnsan katkıları

Profesyonel çevirmenler, işletmeler, web sayfaları ve erişimin serbest olduğu çeviri havuzlarından.

Çeviri ekle

Endonezce

Cavaca

Bilgi

Endonezce

dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi.

Cavaca

google agensi palembang

Son Güncelleme: 2014-12-09
Kullanım Sıklığı: 1
Kalite:

Referans: Anonim

Endonezce

Wayang Nusantara (Indonesian Shadow Puppets) menerbitkan sebuah catatan. 5 Maret 2012 pukul 12:48 · MAHABHARATA 22--Semua Dipertaruhkan dalam Permainan Dadu 22. Semua Dipertaruhkan dalam Permainan Dadu M aka pergilah Widura ke Indraprastha. Sampai di sana, ia disambut oleh Yudhistira. Raja muda itu bertanya dengan perasaan prihatin, “Mengapa engkau tidak gembira? Apakah keluarga kita di Hastinapura sehat-sehat? Apakah Baginda Raja dan putra-putranya sehat-sehat?” Setelah saling menyampaikan salam penghormatan, Widura menjelaskan maksud kedatangannya. “Semua kerabat kita di Hastinapura sehat. Bagaimana di sini? Apakah semuanya sehat? Aku datang karena diutus mengundangmu atas nama Raja Dritarastra. Datanglah ke Hastinapura dan lihatlah bangunan-bangunan yang telah disiapkan untuk beristirahat . “Sebuah balairung indah telah didirikan seperti yang engkau bangun di sini. Baginda Raja mengundang kau dan adik-adikmu untuk beristirahat dan bermain dadu di sana.” Yudhistira tidak langsung menerima undangan itu. Ia ingin mendengar nasihat Widura tentang undangan itu. Katanya, “Bermain dadu sambil bertaruh selalu menimbulkan pertengkaran di antara kaum kesatria. Orang yang bijak pasti akan menghindari hal itu. Kami selalu patuh pada nasihatmu. Apa yang sebaiknya kami lakukan?” Widura menjawab, “Setiap orang tahu, bermain dadu adalah pangkal semua kejahatan. Aku telah berusaha menentang rencana buruk ini! Tetapi Baginda Raja memerintahkan aku mengundang engkau. Terserah kepadamu,  lakukanlah apa yang menurutmu baik.” Walaupun telah mendengar peringatan halus Widura, Yudhistira tetap saja berniat pergi ke Hastinapura . Memang sulit menghindari nasib manusia yang dengan sengaja melangkah menuju kehancurannya sendiri karena didorong nafsu berahi, kegemaran berjudi, dan kebiasaan minum-minum. Lagi pula, sesungguhnya Yudhistira memang gemar berjudi. Menurut tradisi jaman itu, seorang kesatria dianggap tidak sopan jika menolak undangan bermain dadu. Kecuali itu, Yudhistira telah bersumpah untuk tidak pernah melakukan tindakan yang dapat membuat orang lain tidak senang atau marah. Karena itu, sungguh tidak pantas jika ia menolak undangan pamannya sendiri, Raja Dritarastra. Itu sebabnya ia menerima undangan tersebut dan berangkat bersama saudara-saudaranya diiringkan sepasukan pengawal . Yudhistira dan rombongannya diterima Dritarastra di Hastinapura dan dipersilakan menginap di balai peristirahatan khusus untuk tamu. Setelah cukup beristirahat, esok harinya mereka diantar ke ruang permainan dadu. Setelah saling bertegur sapa sesuai adat, Sakuni mengumumkan bahwa permadani, meja dan kain beludu penutupnya telah disiapkan secara khusus dan bahwa permainan dapat dimulai .

Cavaca

QUERY LENGTH LIMIT EXCEDEED. MAX ALLOWED QUERY : 500 CHARS

Son Güncelleme: 2017-02-21
Kullanım Sıklığı: 1
Kalite:

Referans: Anonim

Endonezce

AKARTA– Pabrik styrofoam di Jalan Asem 2, Duri Kepa, Jakarta Barat terbakar. Hal tersebut sebagaimana disampaikan petugas piket Suku Dinas Kebakaran Jakarta Barat, Anwar.“Iya (kebakaran), pabrikstyrofoamterbakar,” ucap Anwar kepadaOkezone, Senin (28/3/2016).Mendapat kabar kebakaran, petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Untuk memadamkan api, Sudin Pemadam Kebakaran Jakarta Barat mengerahkan 19 mobil pemadam kebakaran.“Petugas sudah dikerahkan,” katanya.Namun, Anwar enggan memberitahukanmengenai adanya korban dalam peristiwa itu. Ia juga belum dapat memastikan penyebab kebakaran tersebut.Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi di Jalan Asem 2, Duri Kepa, Jakarta Barat. Kebakaran itu terjadi sekira pukul 06.43 WIB.

Cavaca

google terjemahan bahasa indonesia ke bahasa jawa

Son Güncelleme: 2016-03-28
Kullanım Sıklığı: 1
Kalite:

Referans: Anonim

Endonezce

Sayembara Putri Pancala Kerajaan Pancala terletak disebelah timur Kurusetra. Keduanya dipisahkan oleh hutan Naimisha. Sebuah hutan lebat yang tak terjamah oleh manusia, selain ditumbuhi kayu-kayu besar dan rapat hutan itu juga dihuni oleh binatang buas dan perampok-perampok ganas sakti mandraguna. Selain itu didalam hutan juga terdapat sungai deras berbatu yang dihuni puluhan buaya. Dari keadaan alam saja sudah bisa diterka dua kerajaan bertetangga itu akan sulit berhubungan. Kerajaan Pancala dipimpin seorang raja bijaksana bernama Prabu Drupada. Ia memiliki seorang putri cantik bernama Drupadi. Kecantikan Putri Drupadi terkenal sampai ke negeri-negeri tetangga. Banyak Pangeran yang datang melamar Putri Drupadi, namun baik Prabu Drupada maupun Putri Drupadi belum juga memutuskan untuk menerima lamaran dari salah satu Pangeran-pangeran yang datang. Hal ini tentu menimbulkan masalah tersendiri bagi kerajaan. Jika Prabu Dropada ataupun Putri Drupadi menolak lamaran, salah salah bisa menimbulkan peperangan. Oleh karenanya Raja harus membuat sebuah kebijakan. Sore itu Putri Drupadi tengah menikmati aura kuning emas matahari. Pantulan sinar keemasannya membuat hamparan hutan dan istana menguning. Sungai ditengah hutan yang meliuk keemasan. Melihat dan menikmati pemandangan dan suasana seperti itu sungguh menenangkan jiwa. Sejenak semua beban dan masalah akan sirna oleh keindahan Panorama alam perbatasan itu. Putri Drupadi duduk didepan jendela kamarnya yang dihias kain sutra dan bunga-bunga beraneka ragam tepat di sotoh Istana kamarnya. Ia mengenakan gaun putih ringkas yang memperlihatkan kemulusan kulit sang putri. Diterpa sinar keemasan matahari, menambah kecantikannya. Rambutnya yang panjang digulung keatas yang ditahan dengan tusuk konde emas. Sedang kaki jenjangnya yang bagus saling tumpang tindih diatas sebuah bantal yang disulam benang emas. Mata Putri terpejam, napasnya teratur membuat dadanya yang membusung bagus bergerak naik turun perlahan. Sebuah senyum tipis menghias bibir tipisnya. Kecantikannya sungguh pantas disejajarkan dengan para Dewi atau bidadari. Pantaslah jika kecantikannya mengundang para pangeran datang. “Drupadi….”. Suara besar dan penuh wibawa datang dari pintu kamar. “Ayah…”. Sahut Drupadi segera merapikan pakaian dan cepat cepat berlutut didepan Ayahnya. “Berdirilah, anakku”. Kembali suara yang penuh wibawa itu mengiang ditelinga Drupadi. Putri itupun berdiri, menundukkan kepala. Tak sanggup ia menatap wajah Ayah dan rajanya. “Apakah ada yang penting, Ayah. Sehingga Ayah sampai datang ke kamar hamba.” Tutur Drupadi penuh hormat. “Ini soal pangeran pangeran yang datang melamarmu. Sampai sekarang mereka belum kita berikan jawaban.” Sejenak Raja menarik nafas. Sang Putri terdiam menunggu kata-kata Raja selanjutnya. “Jika kita tidak segera menjawab lamaran mereka, Ayah khawatir mereka akan marah dan memerangi kita.” Raja Dropada kembali menarik nafas berat. “Ayah mendapat petunjuk dari Sang Hyang Widhi, untuk mengatasi masalah ini.” Putri Drupadi mengangkat kepalanya, memandang wajah Ayahnya sejenak. Memastikan kesungguhan Ayahnya. “Kita akan membuat Sayembara kekuatan dan ketangkasan. Para pangeran yang ingin mempersuntingmu harus mengikuti sayembara ini. Siapa yang keluar sebagai pemenang, ia yang berhak menjadi suamimu.” “Sayembara semacam apa yang Ayah ingin rencanakan?” Tanya Drupadi. “Sayembara memanah patung ikan berjalan memutar ditengah kolam dengan menggunakan busur pusaka Kerajaan.” Jawab Prabu Drupada seolah bergumam. “Namun Ayah, kita tahu Pangeran-pangeran itu memiliki Ilmu yang tinggi. Belum lagi jika mereka mengandalkan Panglima perang atau orang andalannya. Bagaimana jika banyak Pangeran mampu mengangkat busur pusaka Kerajaan?” Kata Putri Drupadi. Mimik wajahnya memperlihatkan kekuatiran yang mendalam. Ini bukan saja menyangkut masa depannya. Ini menyangkut keselamatan kerajaan dan rakyatnya. Jika dalam sayembara inipun ada hal yang dirasakan tidak adil bagi salah satu Peserta, tentu ia akan menuntut. Salah-salah akan pecah peperangan. Dan tentu akan mengorbankan rakyatnya. Dan ia tidak mau hal itu terjadi. Prabu Drupada terdiam sejenak. Keningnya berkerut dan matanya terpejam. Ia menghela nafas sejenak. Kemudian melangkah ke pagar sotoh Istana kamar Putrinya. Matanya menyapu pemandangan indah nan eksotik jauh di hadapannya. “Anakku, jika begitu peserta sayembara itu harus adu tanding terlebih dahulu. Barang siapa yang tidak sanggup melanjutkan adu tanding, ia kalah. Namun barang siapa yang masih kuat ia berhak untuk menggunakan busur pusaka kerajaan. Itupun jika ia masih memiliki simpanan tenaga. Bagaimana, Putriku?” Raja balik bertanya. Sang putri tampak terdiam. Kemudian tampak senyum tipis dibibirnya yang kemerahan. Ia mengangguk pelan tanda setuju. Sang Rajapun tersenyum melihat Putrinya setuju dengan idenya. Ia melangkah mendekati Putrinya membelai rambutnya. “Kamu cantik sekali Putriku, pantas saja para pangeran negeri-negeri tetangga itu tergila-gila padamu.” Kata Drupada memuji kecantikan Putrinya. “Ayah bisa saja.” Sahut Drupadi pelan dan menundukkan kepala. Mendadak pipinya berwarna kemerahan. Jarang sekali Ayah memuji. Pikirnya dalam hati. Putri Drupadi mendekatkan dirinya ke tubuh Ayahnya. Prabu Drupada pun memeluk erat putrinya. “Satu hal yang perlu kamu ingat Nak. Siapapun nanti yang keluar menjadi pemenang sayembara ini, betapapun digdayanya kemampuannya, ia belum tentu orang yang baik untuk menjadi suami dan pemimpin keluargamu. Berhati-hatilah. Bersemedi, tanyalah pada Sang Hyang Widhi.” Bisik Prabu Drupada di telinga kiri putrinya. Sang Putri hanya mengangguk pelan dan mempererat pelukannya pada tubuh Ayah sekaligus Rajanya. Hari mulai gelap. Sinar keemasan yang tadi merajai rimba belantara dan sungai-sungai dibawah sana mulai sirna. Kegelapan dimana-mana mulai datang dan merajai alam. Seolah tidak ada yang sanggup mencegah pemandangan yang serba gelap itu. Terlihat hanya sungai berwarna putih meliuk-liuk dan hilang dikegelapan hutan. Segera berita tentang Sayembara Kerajaan Pancala tersebar luas ke seluruh negeri. Para Duta-duta kerajaan segera diutus ke Negara-negara tetangga untuk mengantarkan surat resmi dari Prabu Drupada tentang Sayembara itu. Di tempat-tempat keramaian diseluruh negeri, pasar, sekolah, istana kerajaan terpasang pengumuman tentang Sayembara itu. “Sayembara. Karena begitu banyaknya pangeran yang datang hendak mempersunting Putri Kerajaan Pancala Raya, maka Prabu Drupada, Raja Agung Pancala Raya pada hari ke sepuluh bulan kesepuluh tahun ini mengadakan Sayembara. Barang siapa mampu bertarung sampai tidak ada lawan lagi ia boleh mengangkat busur panah pusaka Kerajaan Pancala Raya, lalu tanpa melihat ia harus mampu memanak patung ikan ditengah kolam halaman Istana yang berjalan berputar. Bagi siapa yang mampu melakukannya, ia berhak mempersunting Putri Drupadi. Setiap Pangeran boleh menyertakan wakilnya atau dirinya sendiri namun wakil tersebut haruslah dari golongan Satria” Demikianlah bunyi tulisan-tulisan yang tulis diatas kulit kayu yang sudah diolah sedemikian rupa menyerupai kain dan ditempel ditempat-tempat umum. Setiap orang yang melihat pengumuman itu tampak menggeleng-gelengkan kepala tanda takjub. Sebentar lagi di Pancala akan berkumpul orang-orang sakti mandraguna yang akan memperebutkan perempuan tercantik diseluruh negeri. Bagi orang biasa tentulah hal ini tidak terlalu menarik hati mereka. Namun bagi golongan Satria tentu ini merupakan hal istimewa, selain memperebutkan seorang Putri yang cantik merekapun mendapat kesempatan untuk menjajal kemampuannya. Hal ini pun membuat tantangan tersendiri bagi pangeran-pangeran yang sudah menyampaikan lamarannya pada Prabu Drupada. Sayembara ini merupakan jawaban atas lamaran mereka. Dan merekapun sadar, bahwa mereka harus bersaing untuk mendapatkan wanita itu. Segala cara mereka tempuh. Segala hal mereka lakukan demi untuk memenangkan sayembara. Pagi itu dipinggiran hutan Naimisha tampak seekor kuda hitam besar berlari cepat seperti anak panah yang meluncur dari busurnya. Diatas kuda itu tampak seorang laki-laki gagah yang masih muda. Ia mengenakan ikat kepala berukir keemasan berlambang bintang dibagian depannya. Sementara dadanya yang bidang dan kemerahan dibiarkan terbuka. Seperti logam kulit orang itu saat sinar matahari menerpa keringat-keringat yang keluar dari pori-pori nya. Sementara bagian pinggang kebawah ia mengenakan celana khas orang-orang kerajaan. Dilapisi kain yang terlilit sedemikian rupa menambah kegagahannya. Orang itu terus memacu kudanya tanpa henti. Menjelang tengah hari orang muda itu menghentikan lari kudanya tepat di antara dua pohon besar yang tumbuhnya agak berjauhan. Kedua pohon ini hampir menyerupai pintu gerbang hutan itu. Perlahan orang muda itu mulai memacu kudanya masuk ke dalam hutan. Tak seberapa lama kembali ia menggebrak laju tunggangannya itu. Kuda besar itu kembali melesat ditengah tengah hutan diantara pohon-pohon rindang dan rapat. Namun tampaknya kerapatan pohon dan seluk beluk hutan ini sudah tidak asing bagi orang ini. Terbukti ia terus memacu kudanya tanpa mengurangi kecepatan meskipun melalui tikungan, tanjakan atau turunan. Matahari sudah tepat diatas kepala. Namun didalam hutan lebat seperti ini, hal itu tidak berarti apa-apa. Di dalam hutan masih terasa sejuk dan tidak terlalu terang. Tak terbayang bagaimana jika ini malam. Tentu kegelapannya bisa masuk sampai ke sumsum tulang. Penunggang kuda itu menghentikan lari kudanya tepat sepuluh meter di depan sebuah pohon besar. Pohon itu sepertinya satu-satunya pohon yang paling besar dengan akar-akar gantung sebesar lengan tangan dan bahkan ada yang sebesar paha orang dewasa. Besar pohon itupun luar biasa, butuh kira-kira sepuluh orang yang merentangkan tangan untuk mengelilingi pohon itu. Menjulang tinggi tertutup oleh dedaunan yang rimbun membuat pandangan kita tak bisa mengetahui sampai dimana batas ujung Pohon raksasa ini. Orang muda itu cekatan turun dari punggung kudanya. Kebesaran pohon itu sama sekali tidak membuatnya heran. Perlahan ia mendekat sambil melihat lekat-lekat pada bagian atas pohon yang tertutup rimbunnya dedaunan. Matanya tajam mengawasi keadaan. Perlana kakinya memasang sebuah kuda-kuda. Sepertinya Orang muda itu tahu kedatangannya sudah sejak tadi diketahui penghuni hutan Naimisha. Entah apa yang membuat hati orang muda itu sedemikian berani dan santainya, sejenak tersungging senyum di bibirnya. Sraakk!!! Terdengar suara dedaunan yang diterpa sesuatu. Orang muda itu segera menengadahkan wajahnya melihat apa yang jatuh dari atas. Serangkum angin padat menghempas tepat dikepalanya. Tinggal bebrapa centi lagi akan mengenai kepala, dengan cekatan Orang muda itu melesat mundur kearah pohon besar dibelakangnya tanpa melihat, dan ia berjongkok miring searah dengan tegaknya pohon. Bumm!!! Angin padat itu hanya menimpa tanah kosong dan menimbulkan lubang berdiameter satu meter dan menerbangkan dedaunan dan tanah basah. Orang muda itu tersenyum. Namun belum habis senyumnya tiba-tiba dari antara daun-daun diatas melesat cepat ribuan anak panah berwarna hitam. Tepat menderu ke tubuhnya yang sedang berjongkok dibatang pohon. Melihat serangan yang cepat dan brutal ini sepertinya tidak mungkin baginya untuk menghindar. Maka ia memejamkan mata, bibirnya bergerak-gerak cepat. Dan sedetik lagi ribuan anak panah itu sampai dikulitnya yang polos, ia membuka matanya dan dengan tiba-tiba ribuan anak panah itu berhenti tepat beberapa centi di depan hidungnya. Tidak berhenti disitu saja, perlahan anak-anak panah itu berputar berbalik arah. Dan hanya dengan sebuah kedipan anak panah itu kembali melesat ketempat asalnya secepat kilat. Sraakkk!!! Bum…! Bum…! Terdengar bunyi berdebuman ditanah menandai jatuhnya orang-orang dari atas pohon. Semuanya jatuh tanpa nyawa dengan anak panah yang menancap di dada, di kepala dan dileher. Orang muda itu kembali berkelebat ke arah atas pohon yang tertutup dedaunan lebat. Namun belum sampai Orang muda itu menembus rimbunnya daun, tiba-tiba ia tercekat. Ia merasa tubuhnya terdorong oleh angin yang berhawa panas memapas diwajahnya. Dan benar saja, sebuah anak panah sebesar lengan menghunjam wajahnya. Namun anak panah itu juga tertahan beberapa centi di depan wajahnya. Sambil terus melayang Orang muda itu mencoba melawan arus datangnya anak panah raksasa. Namun sepertinya anak panah itu berhasil menekan Orang muda. Sialan. Maki Orang itu dalam hati. Tubuhnya perlahan-lahan bergerak turun tidak mampu melawan arus tekanan anak panah raksasa. Sementara anak panah itu mengeluarkan getaran hebat yang menimbulkan bunyi mengaung lirih namun memekakkan telinga. Orang muda it uterus terdesak kebawah hingga kakinya menjejakkan tanah. Barangkali jika kakinya menjejakkan tanah, ia akan memiliki kekuatan yang lebih besar daripada saat ia melayang. Namun dugaannya salah. Kakinya terus amblas ditanah basah! Keringat dingin mulai mengucur dari lehernya. Ia mencoba menggerakkan tangannya meraih anak panah raksasa itu, namun itupun tak sanggup ia lakukan. Ada sejenis dinding kokoh tak kasat mata yang mengitari anak panah raksasa. Mati aku! Bisiknya dalam hati. Sementara kakinya sudah amblas ke dalam tanah basah sebatas lutut. Tentu ia tidak bisa bergerak leluasa sekarang. Ia tidak punya pilihan. Kedua tangannya dibentangkan kesamping, bibirnya bergerak cepat sementara matanya masih terus melotot menahan laju gerak anak panah raksasa. Sepasang mata Orang muda itu mulai semerah darah! Dari sepasang tangan yang dibentangkan keluar sinar putih yang tipis. Dari sinar tipis itupun keluar asap tipis juga berwarna putih. Tiba-tiba udara sedingin es! Dan membuat dedaunan dan semak belukar disekitar Orang muda itu berubah bersalju! Haaaaaaaaaa…..!!! Dengan berteriak lantang anak muda itu mendorongkan tangan kanannya keatas dan tangan kirinya kebawah. Dua energy bergesekan diudara. Antara energy tangan Orang muda itu dan energy anak panah raksasa. Gesekan itu menimbulkan percikan-percikan kilat yang menyambar-yambar ke sekeliling. Ranting, daun atau pohon yang tersambar percikan kilat itu langsung terlihat gosong dan membeku. Orang muda itu berhasil melepaskan kakinya dari dalam tanah. Dengan kuda-kuda yang kokoh iapun mendorongkan tangan kirinya keatas. Percikan kilat bertambah besar. Haaaaaaaaa….!!!! Dengan teriakan yang keras ia melepaskan energy dalam dirinya melalui kedua tangannya. Dan … BUMMM..!!!! Ledakan dahyat terdengar. Lepasan energy menimbulkan ledakan yang luar biasa diudara. Dekat dengan lengan Orang muda itu. Daun-daun banyak berguguran, radius lima meter tempat itu menjadi berantakan dengan berseraknya daun dan tanah yang tergusur dari tempatnya. Kulit pohon besar itupun tampak menghitam dan beku. Dibawah pohon yang tidak terlalu besar Orang muda itu bersandar. Dari mulut dan hidungnya keluar darah segar membuat dada dan perutnya berwarna merah. Tak jauh dari tempatnya bersandar, tampak anak panah raksasa patah jadi dua! Tak lama kemudian terdengar suara daun-daun tersibak. Dan dalam sekejap, lima orang bertelanjang dada, bercelana hitam dan berikat kepala hitam sudah tegak berdiri mengepung Orang muda. Orang muda itupun menghela nafas dan memejamkan mata. “Sambutan kalian keterlaluan…!” bergumam si Orang muda. Kelima orang itu hanya tersenyum. “Tenaga dalammu bertambah pesar, Rekha!” Sahut salah seorang yang ditengah. “Mana Kakang Rakhsa?” Jawab Orang muda yang dipanggil Rekha itu. “Aku disini, Rekha.” Suara besar berwibawa terdengar dari samping kanan Rekha. Terkejut, cepat-cepat ia membuka mata dan memalingkan mukanya ke arah datangnya suara. Entah kapan hadirnya orang itu. Tiba-tiba seorang yang bertubuh tinggi penuh otot dan tegap dengan raut wajah yang tampan berjongkok disamping Rekha. Kelima orang yang dari tadi berdiri mendadak berlutut didepan orang yang baru datang. “Pimpinan Naimisha. Salam hormat kami!” Serentak kelima orang itu menyembah. Yang disembah hanya menganggukan kepala dan memberi isyarat agar kelima orang itu berdiri. Mereka berdiri dan melangkah mundur, tak berani mendekat. “Kakang, sambutan yang kau bikin keterlaluan!” Kata Rekha sambil mengernyitkan kening tanda tak suka. Yang dipanggil kakang hanya tersenyum manis. “Aku tadi melihat kepesatan ilmu mu. Tenagamu luar biasa. Kamu tahu sendiri, Lima panglimaku itu berilmu tinggi. Tapi kami mampu mengimbangi tenaga mereka. Walau…. Harus terluka parah seperti ini. Hahahaha…!” “Sialan” Rekha memaki. Ia mencoba berdiri dan bersandar pada pohon dibelakangnya. Ia memandang kelima orang yang ternyata merekalah yang menggerakkan anak panah raksasa tadi. Dipandang seperti itu mereka hanya tersenyum cengengesan. “Tapi tetap saja kamu memetik kemenangan adikku, dari pihakku gugur 10 anggotaku.” Kata Rakhsa lagi. “Itu salah mereka menyerangku secara sembunyi-sembunyi.” Jawab Rekha. “Mereka itu orang baru, mereka tidak mengenalmu. Mereka hanya menjalankan tugas.” “Ya sudah kalo begitu beri saja mereka penghargaan karena gugur di medan tugas.” “Ha..ha..ha.. Rekha, rekha. Mereka tanggung jawabmu. Sebagai penghargaan atas gugurnya ke-sepuluh anggotaku, kamu harus menyerahkan sebuah jarimu.” Kata Rakhsa pelan namun tegas. Rekha tidak terkejut. Rupanya ia tahu resiko yang harus ia tanggung. Namun tentu ia tidak akan memberikan jarinya dengan begitu saja. “Boleh.” Jawab Rekha disambut senyuman tipis Rakhsa yang adalah Kakaknya sendiri. “Namun kalau salah satu dari panglimamu itu mampu mengalahkan aku.” Tantang Rekha. Rakhsa hanya mengernyitkan keningnya. Ia tahu saudaranya sendang terluka. Menolak tantangannya juga merupakan perbuatan pengecut. Bagaimanapun posisinya sekarang berada dipihak yang dirugikan. Jika salah satu panglimanya menang, tetap saja itu memalukan. Apalagi sampai kalah. Namun Rakhsa tidak dapat berbuat apa-apa. Ia memandang ke salah satu panglimanya dan menganggukkan kepala. Orang itupun bergerak maju dan bersiap, sementara yang lain mundur sampai ke Pohon raksasa di belakang mereka. “Rekha, aku terima tantangan keras kepalamu. Ingat kamu masih terluka dalam yang cukup parah. Jangan paksakan menggunakan tenaga dalammu. Jika ‘Panglima Tiga’ ini mampu merobek kulitmu sedikit saja, terima kekalahanmu. Bagaimana?” Rakhsa memberikan tantangan yang menurutnya lebih adil. Yang diberi tantangan hanya mengangguk dan menyeringai. Ia segera memasang kuda-kuda. Matanya tajam menatap kearah orang yang disebut Panglima Tiga. Yang ditatap hanya senyum-senyum dan memasang kuda-kuda. Tangannya mengembang, menandakan siap untuk diserang. Maka sedetik kemudian kaki kanan Rekha menjejak ke pohon besar dibelakangnya menimbulkan gemuruh karena getaran pohon. Sekejap kemudian tubuh Rekha melesat bak anak panah kearah Panglima Tiga. Tapak tangannya terbuka kearah muka Panglima Tiga, melihat telapan tangan yang datang sedemikian cepatnya Panglima Tiga segera mengirimkan pukulan untuk menangkis datangnya serangan, namun belum lagi pukulannya dan tapak tangan Rekha bertumbukan, entah bagaimana tahu-tahu Rekha merubah serangannya, kaki kirinya sebentar lagi akan menghantam dadanya, sontak Panglima Tiga menggerakkan siku kanannya untuk menangkis tapak kaki lawan, namun kembali serangan Rekha berubah, kini tinju kirinya yang sebentar lagi akan menghantam pelipisnya. Tak sempat menangkis, Panglima Tiga memiringkan kepalanya ke kanan hingga pukulan Rekha hanya lewat diatas kepalanya. Pukulan dan tendangan Rekha yang tidak tentu dan serangan yang selalu berubah-ubah membuat Panglima Tiga kewalahan. Tak lama ia mulai terdesak. Rupanya anak ini punya jurus yang diandalkannya. Pantas saja ia merani menantang. Berkata dalam hati Panglima Tiga. Pertempuran itu terus berlangsung lama. Tubuh mereka hanya terlihat seperti bayang-bayang saja. Bayangan tubuh Rekha tak beraturan sedangkan tubuh Panglima Tiga melesat kian

Cavaca

terjemahan google basa Jawa Indonesia

Son Güncelleme: 2016-01-28
Kullanım Sıklığı: 1
Kalite:

Referans: Anonim

Endonezce

asal usul banyuwangi dalam bahasa jawa Merujuk data sejarah yang ada, sepanjang sejarah Blambangan kiranya tanggal 18 Desember 1771 merupakan peristiwa sejarah yang paling tua yang patut diangkat sebagai hari jadi Banyuwangi. Sebelum peristiwa puncak perang Puputan Bayu tersebut sebenarnya ada peristiwa lain yang mendahuluinya, yang juga heroik-patriotik, yaitu peristiwa penyerangan para pejuang Blambangan di bawah pimpinan Pangeran Puger ( putra Wong Agung Wilis ) ke benteng VOC di Banyualit pada tahun 1768. Namun sayang peristiwa tersebut tidak tercatat secara lengkap pertanggalannya, dan selain itu terkesan bahwa dalam penyerangan tersebut kita kalah total, sedang pihak musuh hampir tidak menderita kerugian apapun. Pada peristiwa ini Pangeran Puger gugur, sedang Wong Agung Wilis, setelah Lateng dihancurkan, terluka, tertangkap dan kemudian dibuang ke Pulau Banda ( Lekkerkerker, 1923 ). Berdasarkan data sejarah nama Banyuwangi tidak dapat terlepas dengan keajayaan Blambangan. Sejak jaman Pangeran Tawang Alun (1655-1691) dan Pangeran Danuningrat (1736-1763), bahkan juga sampai ketika Blambangan berada di bawah perlindungan Bali (1763-1767), VOC belum pernah tertarik untuk memasuki dan mengelola Blambangan ( Ibid.1923 :1045 ). Pada tahun 1743 Jawa Bagian Timur ( termasuk Blambangan ) diserahkan oleh Pakubuwono II kepada VOC, VOC merasa Blambangan memang sudah menjadi miliknya. Namun untuk sementara masih dibiarkan sebagai barang simpanan, yang baru akan dikelola sewaktu-waktu, kalau sudah diperlukan. Bahkan ketika Danuningrat memina bantuan VOC untuk melepaskan diri dari Bali, VOC masih belum tertarik untuk melihat ke Blambangan (Ibid 1923:1046). Namun barulah setelah Inggris menjalin hubungan dagang dengan Blambangan dan mendirikan kantor dagangnya (komplek Inggrisan sekarang) pada tahun 1766 di bandar kecil Banyuwangi ( yang pada waktu itu juga disebut Tirtaganda, Tirtaarum atau Toyaarum), maka VOC langsung bergerak untuk segera merebut Banyuwangi dan mengamankan seluruh Blambangan. Secara umum dalam peprangan yang terjadi pada tahun 1767-1772 ( 5 tahun ) itu, VOC memang berusaha untuk merebut seluruh Blambangan. Namun secara khusus sebenarnya VOC terdorong untuk segera merebut Banyuwangi, yang pada waktu itu sudah mulai berkembang menjadi pusat perdagangan di Blambangan, yang telah dikuasai Inggris. Dengan demikian jelas, bahwa lahirnya sebuah tempat yag kemudian menjadi terkenal dengan nama Banyuwangi, telah menjadi kasus-beli terjadinya peperangan dahsyat, perang Puputan Bayu. Kalau sekiranya Inggris tidak bercokol di Banyuwangi pada tahun 1766, mungkin VOC tidak akan buru-buru melakukan ekspansinya ke Blambangan pada tahun 1767. Dan karena itu mungkin perang Puputan Bayu tidak akan terjadi ( puncaknya ) pada tanggal 18 Desember 1771. Dengan demikian pasti terdapat hubungan yang erat perang Puputan Bayu dengan lahirnya sebuah tempat yang bernama Banyuwangi. Dengan perkataan lain, perang Puputan Bayu merupakan bagian dari proses lahirnya Banyuwangi. Karena itu, penetapan tanggal 18 Desember 1771 sebagai hari jadi Banyuwangi sesungguhnya sangat rasional. LEGENDA ASAL USUL BANYUWANGI Konon, dahulu kala wilayah ujung timur Pulau Jawa yang alamnya begitu indah ini dipimpin oleh seorang raja yang bernama Prabu Sulahkromo. Dalam menjalankan pemerintahannya ia dibantu oleh seorang Patih yang gagah berani, arif, tampan bernama Patih Sidopekso. Istri Patih Sidopekso yang bernama Sri Tanjung sangatlah elok parasnya, halus budi bahasanya sehingga membuat sang Raja tergila- gila padanya. Agar tercapai hasrat sang raja untuk membujuk dan merayu Sri Tanjung maka muncullah akal liciknya dengan memerintah Patih Sidopekso untuk menjalankan tugas yang tidak mungkin bisa dicapai oleh manusia biasa. Maka dengan tegas dan gagah berani, tanpa curiga, sang Patih berangkat untuk menjalankan titah Sang Raja. Sepeninggal Sang Patih Sidopekso, sikap tak senonoh Prabu Sulahkromo dengan merayu dan memfitnah Sri Tanjung dengan segala tipu daya dilakukanya. Namun cinta Sang Raja tidak kesampaian dan Sri Tanjung tetap teguh pendiriannya, sebagai istri yang selalu berdoa untuk suaminya. Berang dan panas membara hati Sang Raja ketika cintanya ditolak oleh Sri Tanjung. Ketika Patih Sidopekso kembali dari misi tugasnya, ia langsung menghadap Sang Raja. Akal busuk Sang Raja muncul, memfitnah Patih Sidopekso dengan menyampaikan bahwa sepeninggal Sang Patih pada saat menjalankan titah raja meninggalkan istana, Sri Tanjung mendatangi dan merayu serta bertindak serong dengan Sang Raja. Tanpa berfikir panjang, Patih Sidopekso langsung menemui Sri Tanjung dengan penuh kemarahan dan tuduhan yang tidak beralasan. Pengakuan Sri Tanjung yang lugu dan jujur membuat hati Patih Sidopekso semakin panas menahan amarah dan bahkan Sang Patih dengan berangnya mengancam akan membunuh istri setianya itu. Diseretlah Sri Tanjung ke tepi sungai yang keruh dan kumuh. Namun sebelum Patih Sidopekso membunuh Sri Tanjung, ada permintaan terakhir dari Sri Tanjung kepada suaminya, sebagai bukti kejujuran, kesucian dan kesetiannya ia rela dibunuh dan agar jasadnya diceburkan ke dalam sungai keruh itu, apabila darahnya membuat air sungai berbau busuk maka dirinya telah berbuat serong, tapi jika air sungai berbau harum maka ia tidak bersalah. Patih Sidopekso tidak lagi mampu menahan diri, segera menikamkan kerisnya ke dada Sri Tanjung. Darah memercik dari tubuh Sri Tanjung dan mati seketika. Mayat Sri Tanjung segera diceburkan ke sungai dan sungai yang keruh itu berangsur-angsur menjadi jernih seperti kaca serta menyebarkan bau harum, bau wangi. Patih Sidopekso terhuyung-huyung, jatuh dan ia jadi linglung, tanpa ia sadari, ia menjerit "Banyu..... ... wangi............... . Banyu wangi ... .." Banyuwangi terlahir dari bukti cinta istri pada suaminya.

Cavaca

Merujuk data sejarah yang ada, sepanjang sejarah Blambangan kiranya tanggal 18 Desember 1771 merupakan peristiwa sejarah yang paling tua yang patut diangkat sebagai hari jadi Banyuwangi. Sebelum peristiwa puncak perang Puputan Bayu tersebut sebenarnya ada peristiwa lain yang mendahuluinya, yang juga heroik-patriotik, yaitu peristiwa penyerangan para pejuang Blambangan di bawah pimpinan Pangeran Puger ( putra Wong Agung Wilis ) ke benteng VOC di Banyualit pada tahun 1768. Namun sayang peristiwa tersebut tidak tercatat secara lengkap pertanggalannya, dan selain itu terkesan bahwa dalam penyerangan tersebut kita kalah total, sedang pihak musuh hampir tidak menderita kerugian apapun. Pada peristiwa ini Pangeran Puger gugur, sedang Wong Agung Wilis, setelah Lateng dihancurkan, terluka, tertangkap dan kemudian dibuang ke Pulau Banda ( Lekkerkerker, 1923 ). Berdasarkan data sejarah nama Banyuwangi tidak dapat terlepas dengan keajayaan Blambangan. Sejak jaman Pangeran Tawang Alun (1655-1691) dan Pangeran Danuningrat (1736-1763), bahkan juga sampai ketika Blambangan berada di bawah perlindungan Bali (1763-1767), VOC belum pernah tertarik untuk memasuki dan mengelola Blambangan ( Ibid.1923 :1045 ). Pada tahun 1743 Jawa Bagian Timur ( termasuk Blambangan ) diserahkan oleh Pakubuwono II kepada VOC, VOC merasa Blambangan memang sudah menjadi miliknya. Namun untuk sementara masih dibiarkan sebagai barang simpanan, yang baru akan dikelola sewaktu-waktu, kalau sudah diperlukan. Bahkan ketika Danuningrat memina bantuan VOC untuk melepaskan diri dari Bali, VOC masih belum tertarik untuk melihat ke Blambangan (Ibid 1923:1046). Namun barulah setelah Inggris menjalin hubungan dagang dengan Blambangan dan mendirikan kantor dagangnya (komplek Inggrisan sekarang) pada tahun 1766 di bandar kecil Banyuwangi ( yang pada waktu itu juga disebut Tirtaganda, Tirtaarum atau Toyaarum), maka VOC langsung bergerak untuk segera merebut Banyuwangi dan mengamankan seluruh Blambangan. Secara umum dalam peprangan yang terjadi pada tahun 1767-1772 ( 5 tahun ) itu, VOC memang berusaha untuk merebut seluruh Blambangan. Namun secara khusus sebenarnya VOC terdorong untuk segera merebut Banyuwangi, yang pada waktu itu sudah mulai berkembang menjadi pusat perdagangan di Blambangan, yang telah dikuasai Inggris. Dengan demikian jelas, bahwa lahirnya sebuah tempat yag kemudian menjadi terkenal dengan nama Banyuwangi, telah menjadi kasus-beli terjadinya peperangan dahsyat, perang Puputan Bayu. Kalau sekiranya Inggris tidak bercokol di Banyuwangi pada tahun 1766, mungkin VOC tidak akan buru-buru melakukan ekspansinya ke Blambangan pada tahun 1767. Dan karena itu mungkin perang Puputan Bayu tidak akan terjadi ( puncaknya ) pada tanggal 18 Desember 1771. Dengan demikian pasti terdapat hubungan yang erat perang Puputan Bayu dengan lahirnya sebuah tempat yang bernama Banyuwangi. Dengan perkataan lain, perang Puputan Bayu merupakan bagian dari proses lahirnya Banyuwangi. Karena itu, penetapan tanggal 18 Desember 1771 sebagai hari jadi Banyuwangi sesungguhnya sangat rasional. LEGENDA ASAL USUL BANYUWANGI Konon, dahulu kala wilayah ujung timur Pulau Jawa yang alamnya begitu indah ini dipimpin oleh seorang raja yang bernama Prabu Sulahkromo. Dalam menjalankan pemerintahannya ia dibantu oleh seorang Patih yang gagah berani, arif, tampan bernama Patih Sidopekso. Istri Patih Sidopekso yang bernama Sri Tanjung sangatlah elok parasnya, halus budi bahasanya sehingga membuat sang Raja tergila- gila padanya. Agar tercapai hasrat sang raja untuk membujuk dan merayu Sri Tanjung maka muncullah akal liciknya dengan memerintah Patih Sidopekso untuk menjalankan tugas yang tidak mungkin bisa dicapai oleh manusia biasa. Maka dengan tegas dan gagah berani, tanpa curiga, sang Patih berangkat untuk menjalankan titah Sang Raja. Sepeninggal Sang Patih Sidopekso, sikap tak senonoh Prabu Sulahkromo dengan merayu dan memfitnah Sri Tanjung dengan segala tipu daya dilakukanya. Namun cinta Sang Raja tidak kesampaian dan Sri Tanjung tetap teguh pendiriannya, sebagai istri yang selalu berdoa untuk suaminya. Berang dan panas membara hati Sang Raja ketika cintanya ditolak oleh Sri Tanjung. Ketika Patih Sidopekso kembali dari misi tugasnya, ia langsung menghadap Sang Raja. Akal busuk Sang Raja muncul, memfitnah Patih Sidopekso dengan menyampaikan bahwa sepeninggal Sang Patih pada saat menjalankan titah raja meninggalkan istana, Sri Tanjung mendatangi dan merayu serta bertindak serong dengan Sang Raja. Tanpa berfikir panjang, Patih Sidopekso langsung menemui Sri Tanjung dengan penuh kemarahan dan tuduhan yang tidak beralasan. Pengakuan Sri Tanjung yang lugu dan jujur membuat hati Patih Sidopekso semakin panas menahan amarah dan bahkan Sang Patih dengan berangnya mengancam akan membunuh istri setianya itu. Diseretlah Sri Tanjung ke tepi sungai yang keruh dan kumuh. Namun sebelum Patih Sidopekso membunuh Sri Tanjung, ada permintaan terakhir dari Sri Tanjung kepada suaminya, sebagai bukti kejujuran, kesucian dan kesetiannya ia rela dibunuh dan agar jasadnya diceburkan ke dalam sungai keruh itu, apabila darahnya membuat air sungai berbau busuk maka dirinya telah berbuat serong, tapi jika air sungai berbau harum maka ia tidak bersalah. Patih Sidopekso tidak lagi mampu menahan diri, segera menikamkan kerisnya ke dada Sri Tanjung. Darah memercik dari tubuh Sri Tanjung dan mati seketika. Mayat Sri Tanjung segera diceburkan ke sungai dan sungai yang keruh itu berangsur-angsur menjadi jernih seperti kaca serta menyebarkan bau harum, bau wangi. Patih Sidopekso terhuyung-huyung, jatuh dan ia jadi linglung, tanpa ia sadari, ia menjerit "Banyu..... ... wangi............... . Banyu wangi ... .." Banyuwangi terlahir dari bukti cinta istri pada suaminya.

Son Güncelleme: 2015-06-09
Kullanım Sıklığı: 5
Kalite:

Referans: Anonim
Uyarı: Görünmez HTML biçimlendirmesi içeriyor

Endonezce

hari ini saya akan menyampaikan sebuah pidato yang berjudul budaya sekolah kita yaitu senyum salam sapa sopan santun

Cavaca

translation google Jawa Indonesia

Son Güncelleme: 2015-02-23
Kullanım Sıklığı: 1
Kalite:

Referans: Anonim

Endonezce

google terjemahan indonesPerkenankanlah saya pada kesempatan kali ini menyampaikan uraian pidato yang bertema Pentingnya Pendidikan Moral Sejak Usia Dini. Anak merupakan investasi yang sangat penting bagi penyiapan sumber daya manusia (SDM) di masa depan. Dalam rangka mempersiapkan SDM yang berkualitas untuk masa depan, pendidikan merupakan salah satu hal yang penting untuk diberikan sejak usia dini. Pendidikan merupakan investasi masa depan yang diyakini dapat memperbaiki kehidupan suatu bangsa. Memberikan perhatian yang lebih kepada anak usia dini untuk mendapatkan pendidikan, merupakan salah satu langkah yang tepat untuk menyiapkan generasi unggul yang akan meneruskan perjuangan bangsa. Hadirin yang saya hormati dan rekan – rekanku yang berbahagia Usia dini merupakan masa keemasan (golden age) yang hanya terjadi satu kali dalam perkembangan kehidupan manusia. Masa ini sekaligus merupakan masa yang kritis dalam perkembangan anak. Jika pada masa ini anak kurang mendapat perhatian dalam hal pendidikan, perawatan, pengasuhan dan layanan kesehatan serta kebutuhan gizinya dikhawatirkan anak tidak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.Salah satu bagian penting yang harus mendapatkan perhatian terkait dengan pendidikan yang diberikan sejak usia dini adalah penanaman nilai moral melalui pendidikan di Taman Kanak-kanak. Pendidikan nilai dan moral yang dilakukan sejak usia dini, diharapkan pada tahap perkembangan selanjutnya anak akan mampu membedakan baik buruk, benar salah, sehingga ia dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu akan berpengaruh pada mudah tidaknya anak diterima oleh masyarakat sekitarnya dalam hal bersosialisasi. Pendidikan nilai dan moral sejak usia dini merupakan tanggungjawab bersama semua pihak. Hadirin yang terhormat dan rekan – rekanku tyang berbahagia, Oleh karena itu pendidikan anak usia dini adalah investasi yang sangat mahal harganya bagi keluarga dan juga bangsa.Mengingat pentingya pendidikan untuk anak usia dini, maka di negara-negara maju pendidikan anak usia dini sangat mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah. Taman Kanak-kanak (TK) dipandang sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional sehingga sederajat dengan SD atau jenjang pendidikan lainnya. Rekan – rekanku Untuk itulah pendidikan moral dimulai sejak usia dini perlu untuk mendapatkan perhatian yang lebih khusus. Pendidikan yang diberikan untuk anak usia dini lain dengan pendidikan yang diberikan untuk orang dewasa. Kekhususan yang perlu mendapatkan perhatian, misalnya dalam merapkan metode pembelajaran, termasuk di dalamnya pemilihan metode penanaman nilai moral. ia ke jawa halus

Cavaca

google terjemahan Indonesia Ke Jawa Halus

Son Güncelleme: 2015-01-30
Kullanım Sıklığı: 1
Kalite:

Referans: Anonim

Endonezce

Prabu Rama akhirnya memerintahkan kepada Anoman untuk melakukan perjalanan kenegeri Alengka.  Hal ini dilakukan oleh Prabu Rama mengingat berita yang simpang siur tentang keberadaan Dewi Sinta.Pertimbangan itu diambil karena Anoman  memiliki kesaktian yang cukup tinggi. Sehingga apabila menghadapi musuh yang ditemuinya nanti dalam perjalanan, akan dapat diselesaikan dengan baik. Terlebih-lebih pula Anoman dapat terbang keangkasa, sehingga Prabu Rama dapat memperkirakan,  perjalanan Anoman akan lebih cepat dari pada para senapati lainnya. yang lewat daratan. Apalagi perjalanan ini akan melewati samudera, dan merupakan tugas pertama  menuju Alengka Anoman berpamitan kepada Prabu Rama,untuk segera melaksanakan tugas. Namun kemudian datanglah Anggada menghadap Prabu Rama. Anggada minta Prabu Rama untuk membatalkan niatnya untuk mengutus Anoman  ke Alengka. Akhirnya Anoman dan Anggada berkelahi memperebutkan tugas  ke Alangka. Prabu Rama melerai keduanya agar tidak berkelahi. Keduanya didudukkan bersama. Prabu Rama menguji kelebihan masing-masing. Prabu Rama menanyakan pada Anoman berapa lama waktu perjalanan yang ditempuh dalam melakukan tugas. Anoman menyangggupi 10 hari. Diperkirakan oleh Anoman, Kerajaan Alengka jauh letaknya, disamping itu ada kemungkinan  dalam perjalanan nanti akan menghadapi mata-mata Prabu Dasamuka, yang pasti akan menghambat perjalanan berikutnya. Sedangkan Anggada menyanggupi 7 hari. Kemudian keduanya tawar menawar. Anoman  menyanggupi 5 hari parjalanan menuju Alengka. Anggada tidak mau mengalah, ia menyanggupi 3 hari perjalanan menuju Alengka. Anoman akhirnya menyanggupi 1 hari. Kemudian Prabu Rama menunjuk Anoman untuk berangkat ke Alengka. Perjalanannya menuju Alengka  disertai Para Punakawan, Semar, Gareng, Petruk dan Bagong.. Untuk memudahkan perjalanan, para punakawan dimasukkan dalam kancing gelung Anoman. Dari penulis menginginkan Semar, Gareng, Petruk dan Bagong bisa terbang, mengikuti Anoman yang sedang terbang dalam perjalanannya ke Alengka, namun karena tidak lazim, ada Semar, Gareng, Petruk dan Bagong bisa terbang, maka mereka saya masukkan saja dalam kancing gelung Anoman. Mereka sebenarnya bisa terbang, karena Semar adalah jelmaan Dewa, Gareng dan Petruk adalah gandarwa sedangkan Bagong adalah bayangan Semar. Pada hari pertama perjalanannya, Anoman pergi ke kahyangan, menemui  Batara Surya . Dimintanya Batara Surya mau mengikat matahari supaya  tidak bergeser ke Barat. Batara Surya keberatan,dan tidak bisa menyanggupi kemauan Anoman. Anoman memaksa Batara Surya untuk memenuhi permintaannya.Maka terjadilah perkelahian antara keduanya.  Semar segera melerai perkelahian mereka. Akhirnya Semar sendiri yang minta agar  Batara Surya mau menuruti kehendak Anomann. Akhirnya.Batara Surya memenuhi keinginan Anoman, mengingat Semar adalah Sanghyang Ismaya adalah ayahanda Batara Surya sendiri,.Anoman meminta Batara Surya tidak melepaskan matahari sampai Anoman kembali ke Pancawati.. Batara Surya menuruti permintaan Anoman.  Batara Surya mengikat matahari yang posisinya masih diatas kepala, sehingga negeri Pancawati akan mengalami siang yang berke panjang an selama Anoman dalam perjalanan. Ditengah perjalanan di angkasa menuju Alengka, Anoman kehilangan arah. Anoman sudah berada diatas lautan Hindia. Laut luas membiru. Anoman terkejut merasa ada kekuatan besar yang menyedot tubuhnya, Tiba-tiba saja  tubuh Anoman tertarik kebawah dan masuk dalam perut raksasa.Raksasa itu Wil Kataksini, yang bertugas menjaga lautan Alengka. Tubuh Anoman tidak berdaya dan berusaha keluar dari mulut raksasa Wil Kataksini. Anoman dengan sekuat tenaga menendang-nendang dan mencakar-cakar dalam perut Wil Kataksini. Kataksini merasa dalam perutnya perih dan geli. Anoman yang ada dalam perut itu di muntahkan kembali keluar mulutnya. Setelah itu tubuh Wil Kataksini menjadi limbung, dan roboh, Wil Kataksini  tewas. Sementara itu tubuh Anoman bagaikan dibanting, Anoman jatuh terpelanting di daerah  pegunungan. Anoman memperkira kan daerah Suwelagiri, sangat cocok untuk menghimpun pasukan dan menyusun pertahanan Prabu Rama dalam penyerangan ke istana Alengka atau tempat unntuk memata-matai Prajurit Alengka. Anoman sudah tidak bisa terbang lagi. Ia melanjutkan perjalanan lewat daratan dengan tertatih-tatih.  Setelah berjalan begitu lama, Anoman  tidak kuat lagi. Ia jatuh pingsan. Semar, Gareng, Petruk dan Bagong, segera keluar dari kancing gelung Anoman. Semar, Gareng, Petruk dan Bagong membawa Anoman ketempat  berlindung. Tidak jauh dari tempat itu, terdapat sebuah goa, yaitu Goa Windu tempat bersemayamnya seorang pertapa wanita bernama Dewi Sayempraba. Dewi Sayempraba adalah mantan istri Prabu Dasamuka. Ia seorang bidadari. Semar, Gareng, Petruk dan Bagong yang memapah Anoman sudah sampai dihadapan Dewi Sayempraba. Dewi Sayempraba   segera menyambut kedatangan para tamunya.  Setelah beberapa hari dirawat di dalam goa, Anoman sadar dari pingsannya. Ia terkejut ketika  mengetahui dirinya berada di dalam istana yang megah, Anoman kagum ternyata di  dalam goa terdapat istana yang megah dan indah. Ia pun melihat ada seorang dewi  cantik berada dihadapannya. Anoman tertarik kecantikan Dewi Sayempraba. Selama dalam perawatan Dewi Sayempraba Anoman tidak tahu apa yang dilakukan pada dirinya. Kelihatannya Anoman terpedaya dengan kecantikan dewi Sayempraba. Anoman dan para punakawan dijamu dengan makanan yang lezat dan minuman yang menyegarkan. Anoman dan para punakawan makan dengan lahapnya.Anoman memang lapar. Sudah lama ia pingsan jadi sudah beberapa hari tidak makan. Selesai makan minum, Anoman berpamitan mau melanjutkan perjalanan menuju Alengka. Dewi Sayempraba menghalangi Anoman, agar tidak meninggalkan Goa Windu. Sayempraba menghendaki agar Anoman bersedia memperistrinya. Anoman menolak ajakan dewi Sayempraba. Kemudian  Anoman segera mengajak para punakawan meninggalkan istana Sayempraba. Sepeninggal Anoman, Dewi Sayempraba gundah gulana. Ia kecewa Anoman tidak menanggapi cintanya. Padahal Dewi Sayempraba sangat mencintainya. Namun Dewi Sayempraba percaya, kalau Anoman akan kembali ke Goa Windu pada suatu saat. Setelah beberapa lama berjalan meninggalkn goa. Tiba-tiba  kedua mata Anoman seakan akan melihat seberkas cahaya yang sangat menyilaukan. Kemudian pandangan  menjadi gelap, Anoman menjadi buta Anoman menjadi sedih, Ia merasa gagal melak sanakan tugas dari Prabu Rama. Para panakawan memapah Anoman dan mencarikan orang yang dapat mengobati sakitnya. Anoman kelihatannya masih beruntung, agaknya tangisannya didengar oleh seekor burung garuda, yang bernama Sempati. Sempati mencoba mengobati Anoman. Sebelumnya Burung Sempati  memohon dewa agar dapat menyembuhkan mata Anoman. Sempati mengobati kedua mata Anoman dengan meneteskan air liur dari paruhnya. Permohonan burung Sempati kepada dewa, agaknya dikabulkan Dewa, Anoman sembuh. Anoman sudah tidak buta lagi. Burung Sempati menceriterakan saudaranya, Burung Jatayu, yang tewas ketika melawan Prabu Dasamuka. Burung Jatayu sebenarnya mau menyelamatkan Dewi Sinta yang diculik Prabu Dasamuka. Namun Jatayu gagal membawa Dewi Sinta ke Ayodya,  karena Prabu Dasamuka, membabat kedua sayapnya dan lehernya dari belakang, sehinga burung Jatayu  jatuh ke bumi.Sedangkan Dewi Sinta dapat direbut kembali oleh Prabu Dasamuka dan dibawa ke negerinya, Alengka. Beberapa saat kemudian, Jatayu pun tewas. Anoman mendengar cerita Burung Sempati menjadi semakin yakin, bahwa yang menculik Dewi Sinta adalah Prabu Dasamuka. Anoman dan para Punakawan mengucapkan terima kasih pada burung Sempati karena telah menyembuhkan Anoman dari kebutaannya. Anoman dan para Punakawan berpamitan kepada burung Sempati, untuk meneruskan perjalanannya ke negeri Alengka  Oleh Anoman para Punakawan dimasukkan kembali dalam kancing gelungnya. Kemudian Anoman  melesat jauh keangkasa menuju Istana Alengka. Perjalanan Anoman ke istana Alengka dirasa tidak terlalu lama lagi. Setelah beberapa saat kemudian sampailah Anoman ke Istana Alengka. Indrajid anak Prabu Dasamuka yang sedang berjaga di luar Istana melihat sekelebatan makhluk asing yang berlalu dihadapannya. Indrajid penasaran, ia segera mencari keseluruh penjuru Istana.  Anoman sekarang sudah berada di taman Asoka. Ia bersembunyi diatas pohon Nagasari yang rimbun daunnya. Sementara itu di Kaputren  taman Asoka, Prabu Dasamuka merasa kecewa, karena dewi Sinta belum mau diboyong ke dalam Istana. Prabu Dasamuka berniat memaksa dewi Sinta untuk melayani dirinya. Namun niat Prabu Dasamuka dapat diurungkan oleh Dewi Trijatha anak Wibisana, adik Prabu Dasamuka. Prabu Dasamuka meninggalkan taman Asoka dengan kecewa. Untuk menghilangkan gundah hati Dewi Sinta, Dewi Trijatha mengajak Dewi Sinta ke taman bunga yang letaknya dekat pohon Nagasari, dimana tempat  Anoman bersembunyi. Anoman segera meloncat dari pohon. Kedua wanita itu menjadi terkejut, ketika melihat makhluk asing didepannya. Anoman memperkenalkan diri bahwa ia utusan Prabu Rama. Anoman menyampaikan pesan Prabu Rama agar Dewi Sinta bersabar menunggu kedatangan Prabu Rama untuk menjemputnya.  Anoman menawarkan jasa, apabila Dewi Sinta menghendaki Anoman akan membawa pulang ketempat Prabu Rama. Anoman memberikan cincin dari Prabu Rama kepada Dewi Sinta. Dewi Sinta menerima pemberian cincin dari Prabu Rama, dan dipakai dijari manisnya. Namun sayang cincin itu menjadi  kebesaran, karena Dewi Sinta menjadi kurus kering, setelah tinggal di Alengka. Dewi Sinta menitipkan sebuah sisir yang sudah lama tak dipakai. Karena sejak di Alengka Dewi Sinta sudah tidak mau menyisir rambut dan merawat dirinya. Kelihatannya badan Dewi Sinta menjadi rusak. Dewi Sinta merasa tersiksa di negeri orang, jauh dari Prabu Rama. Dewi Sinta tidak bersedia dibawa Anoman pulang ke tempat Prabu Rama. Dewi Sinta menginginkan Prabu Rama sendiri yang menjemput pulang. Belum selesai mereka saling bicara, Indrajid dan pasukannya telah mengepung taman Asoka. Anoman sengaja tidak memberi perlawanan, agar mereka menangkap dirinya. Anoman bermaksud mengukur kekuatan pertahanan Alengka. Indrajid segera membawa Anoman ke tempat Prabu Dasamuka yang sedang mengadakan pertemuan agung, yang dihadiri Patih Prahasta, adik-adik Prabu Dasamuka, seperti Kumbakarna, Sarpakenaka, Wibisana, para putera Prabu Dasamuka serta raja-raja taklukan Kerajaan Alengka.  Setelah Anoman dibawa masuk ke dalam Istana, Indrajid menghadap Ayahandanya dan melaporkan semua kejadian yang baru terjadi. Mendengar itu muka  Prabu Dasamuka menjadi merah padam.Prabu Dasamuka marah bukan kepalang. Oleh Prabu Dasamuka, Indrajid disuruh mengikat Anoman di depan istana, dan dibakar hidup-hidup.Indrajid berangkat melaksanakan tugas. Anoman digelandang keluar istana dan di ikat di tiang depan istana. Anoman melihat beberapa orang perajurit membawa kayu bakar, dan menumpukkannya di sekeliling Anoman berdiri. Indrajid dan para perajuritnya masuk kembali ke istana, dan melaporkan kesiapannya untuk membakar Anoman . Sewaktu Indrajid dan perajurit-prajuritnya masuk istana, datanglah Togog, seorang Abdi Kerajaan Alengka jelmaan Sanghyang Antaga mendatangi Anoman. Dibawakannya Anoman sebuah kendi yang berisi air minum yang sejuk dan menyegarkan. Anoman memang sejak tadi merasakan kehausan, karena sejak kedatangannya di negeri Alengka belum minum sama sekali.Anoman segera menerima kendi itu dan meminumnya. Anoman merasakan tubuhnya menjadi segar kembali. Anoman berterima kasih kepada Togog dan berpesan, agar Togog memasang janur kuning diatap rumahnya. Tiada lama kemudian Indrajid bersama ayahandanya, Prabu Dasamuka beserta para adik dan putera-putera yang lainnya  mendekati Anoman. Wibisana, Adik Prabu Dasamuka meminta kakaknya bisa berbuat bijaksana. Dimintanya Prabu Dasamuka melepaskan Anoman dan menyuruhnya pulang ke Negara asalnya. Prabu Dasamuka tidak memperdulikan permintaan adiknya.  Prabu Dasamuka segera menyuruh Indrajid segera membakar Anoman. Dengan sekali sulut saja, terbakarlah seluruh tumpukan kayu disekeliling Anoman. Anoman kelihatan sudah terbakar dan sekarang yang nampak hanyalah nyala api yang membumbung tinggi. Api semakin  membesar dan menjilat-jilat sampai setinggi istana. Setelah ikatan Anoman terlepas, Anoman terbang dengan membawa api yang menyala ditubuhnya. Api tidak membakar Anoman. Anoman melemparkan api-api itu keseluruh bangunan istana. Istana Alengka terbakar.  Penghuninya lari pontang-panting.Seluruh bangunan istana habis terbakar. Untunglah masih ada satu tempat yang tidak terbakar, yaitu sebuah rumah gubug milik Tejamantri Togog. Prabu Dasamuka dan segenap keluarga dan perangkatnya mengungsi kerumah Togog. Selesai membakar istana Alengka, Anoman pun meninggalkan Alengka kembali ke negeri Pancawati.  Anoman  sekarang sudah kembali ke Negara Pancawati. Mataharipun mulai bergeser ke barat.Rupanya Bathara Surya telah mengetahui kepulangan Anoman ke Pancawati, sehingga tali pengikat matahari pun dilepas. Anoman  kemudian menceriterakan  semua kejadian yang dialami, khususnya pertemuan dengan Dewi Sinta.Kepada Rama, Anoman menyerahkan titipan Dewi Sinta berupa sisir yang sudah lama tidak dipakainya. Dewi Sinta tidak akan pergi dari Alengka kalau yang menjemput bukan Prabu Rama sendiri. Sehingga ajakan Anoman untuk memboyong Dewi Sintapun ditolak olehnya. Prabu Rama bersedih hati mendengar laporan Anoman, ia terharu mengetahui Dewi Sinta istrinya selalu setya padanya. Prabu Rama  berjanji akan segera menyusul Dewi Sinta ke Alengka, untuk memboyongnya pulang kenegeri Ayodya. Prabu Rama segera bersiap-siap menggelar perang melawan Prabu Dasamuka.Prabu Dasamuka nantinya hanya ada dua pilihan, memilih dengan cara damai yaitu Prabu Dasamuka mengembalikan  Dewi Sinta kepada Prabu Rama, ataukah dengan perang. Untuk  membawa pasukan ke negeri Alengka, Prabu Rama merenca nakan  membuat jembatan atau menambak air laut sehingga di laut ada jalan yang bisa dilewati   pasukan Prabu Rama, mulai dari Pantai Pancawati ke daratan Alengka.***

Cavaca

Basa Jawa nganti Indonesia

Son Güncelleme: 2015-01-11
Kullanım Sıklığı: 1
Kalite:

Referans: Anonim

Endonezce

googleStrategi Pembelajaran Bahasa dan Sastra jawa di Sekolah & Peran Guru dalam Menyikapi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Model Pembelajaran Bahasa Daerah Dalam kaitan dengan model pembelajaran dalam bentuk ceramah yang dianggap membosankan siswa, model pembelajaran yang sifatnya nonceramah tentu menjadi menarik. Sehubungan dengan itu, pada tahun 2010 Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta bekerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta dan Balai Bahasa Yogyakarta menyusun Buku Pedoman Pengajaran Bahasa Jawa untuk Siswa SMA. Buku itu mengajarkan model pembelajaran bahasa Jawa yang didasarkan pada pendekatan komunikatif. Strategi pembelajarannya berciri (1) semipermainan untuk meningkatkan motivasi intrinsik siswa, (2) didominasi bentuk praktik untuk mengaktifkan siswa, dan (3) menempatkan siswa sebagai pusat.Model pembelajaran itu diakronimkan dengan basjam, yaitu bahasa Jawa yang menyenangkan. Strategi basjam terangkum dalam empat model, yaitu (1) bermain kata, (2) bermain peran, (3) kuis bahasa, dan (4) olah (uthak-athik) aksara Jawa. Berikut gambaran ringkas setiap model. Model pertama ialah model bermain kata. Model itu diterapkan untuk tujuan meningkatkan penguasaan kosakata siswa, baik ngoko maupun krama. Basjam model bermain kata terwujud dalam dua strategi, yaitu (1) teka-teki silang (TTS) dan (2) skrebel. Peranti yang diperlukan ialah lembar TTS atau lembar skrebel. Model kedua ialah basjam model bermain peran. Model itu diterapkan untuk meningkatkan penguasaan kosakata, penguasaan gramatika, kemampuan bicara, dan kemampuan mengapresiasi sastra. Basjam model bermain peran terwujud dalam dua strategi, yaitu (1) bermain sandiwara dan (2) berbicara monolog dalam forum resmi dan tidak resmi. Peranti yang diperlukan ialah (penggalan) naskah sandiwara atau teks monolog. Basjam model bermain peran sangat cocok untuk melatih kemampuan aksen berbahasa daerah sebagai salah satu kekhasan sebuah bahasa. Pelatihan aksen itu menjadi penting mengingat banyak generasi muda yang sudah kehilangan aksen bahasa ibu. Pada generasi muda Jawa misalnya, kerancuan aksen terlihat pada ketakpekaan untuk, setidaknya, membedakan lafal [ṭ] dan [t], seperti pada kata sotho ‘pukul’ dan soto ‘soto’; [ḍ] dan [d], seperti pada kata wedhi ‘pasir’ dan wedi ‘takut’; [a] dan [ɔ], seperti pada kata piala ‘piala’ dan piala ’perbuatan buruk’. Model ketiga ialah basjam kuis bahasa. Model kuis bahasa diterapkan untuk meningkatkan kemampuan menyimak sumber tulis dan lisan dalam bahasa daerah. Basjam model kuis bahasa terwujud dalam tiga strategi, yaitu (1) kuis berita, (2) mengubah lagu, dan (3) cerdas tangkas (wastra basa). Peranti yang diperlukan berupa (a) fotokopi teks berita atau CD berita jika strategi yang dipilih ialah kuis berita; (b) lagu yang akan dijawakan jika yang dipilih ialah strategi mengubah lagu; dan (c) papan skor, pengatur waktu, lembar pertanyaan, dan kertas padalarang jika yang dipilih ialah strategi cerdas tangkas. Model keempat ialah basjam olah aksara. Basjam model olah aksara diterapkan untuk tujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis dan membaca aksara Jawa. Basjam model olah aksara, secara mendasar, terwujud dalam tiga strategi secara berurutan, yaitu (1) kartu aksara, (2) sanding aksara, dan (3) aksara ubahan. Peranti yang diperlukan ialah kartu kertas padalarang ukuran sedang, misalnya 10 cm x 10 cm. Satu kartu berisi satu aksara. Kartu aksara berfungsi mengenalkan jenis aksara bahasa Jawa. Strategi kedua, sanding aksara, diwujudkan dengan menyandingkan aksara Latin dan Jawa dari sekelompok kata sederhana dengan ciri (a) bersuku terbuka dan (b) merupakan pasangan minimal. Penyandingan dilakukan secara lurus dari atas ke bawah. Penyandingan dimaksudkan untuk lebih mengenalkan kekontrasan bentuk aksara Latin dan Jawa. Strategi terakhir, yaitu aksara ubahan. Strategi aksara ubahan dilakukan untuk mengenalkan adanya perubahan bentuk aksara Jawa yang disebabkan oleh (a) kekhasan distribusi; (b) hadirnya fonem asing (aksara rekan), misal /f atau q/; dan (c) adanya huruf kapital (aksara murda). Model basjam tersebut tergolong mudah untuk diterapkan. Lebih dari itu, model tersebut menjadikan siswa terlibat aktif sejak persiapan sampai akhir pelaksanaan, yaitu evaluasi. Untuk sekadar contoh, berikut gambaran pelaksanaan model kuis bahasa dengan strategi cerdas tangkas atau cerdas cermat. Peranti yang diperlukan meliputi (1) fotokopi teks berita sebagai sumber soal dan (2) kertas padalarang sebagai media soal aksara Jawa. Secara lengkap, pelaksanaan itu menerapkan langkah sebagai berikut. 1) Guru mengumumkan rencana cerdas tangkas setidaknya seminggu sebelum pelaksanaan. 2) Guru membagi siswa dalam kelompok. Kelompok itu beranggotakan tiga sampai lima siswa. Jumlah seluruh kelompok harus dapat dibagi tiga. 3) Pembentukan gugus (cluster); setiap gugus beranggotakan tiga kelompok. 4) Guru menyerahkan fotokopi teks berita yang berbeda kepada setiap gugus. 5) Guru menjelaskan kewajiban setiap gugus. a) Setiap gugus menentukan teman yang akan bertugas sebagai (a) pembaca berita, (b) pencatat nilai, dan (c) pengatur waktu. b) Setiap gugus menyusun 35 soal beserta jawabannya dengan perincian a. 30 soal berkenaan dengan isi berita: - 18 soal berbentuk ngoko; 12 soal berbentuk krama; - 15 soal kategori wajib dengan perincian 5 soal untuk setiap kelompok, 9 soal untuk lemparan, 6 soal untuk rebutan; b. 5 soal berkenaan dengan penulisan huruf Jawa. 6) Guru menjelaskan aturan perlombaan. - Soal yang dibuat oleh salah satu gugus dikerjakan oleh gugus lain secara acak. - Perlombaan terjadi pada kelompok yang menjadi anggota sebuah gugus. - Setiap kelompok memperoleh lima soal wajib. Soal tidak dialihkan kepada kelompok lain meskipun tidak terjawab. - Setiap kelompok memperoleh tiga soal lemparan. Soal yang tidak terjawab dialihkan ke kelompok lain. - Soal rebutan diberikan kepada kelompok yang terlebih dahulu mengangkat tangan. - Soal dalam bentuk huruf Jawa masuk kategori soal rebutan. Nilai jawaban berjenjang dari 0—15 bergantung pada tingkat kebenaran jawaban. Jawaban ditulis di papan sekaligus dibacakan. 7) Guru menjelaskan dasar penilaian. - Jawaban benar untuk kategori soal wajib dan lemparan bernilai 10. - Jawaban benar untuk kategori soal rebutan bernilai 15. Jika jawaban salah, nilai didenda 5. 8) Guru menjelaskan tugas dan wewenang setiap petugas. - Guru bertugas sebagai juri. - Pembacaan teks berita, pembacaan soal, pencatatan nilai, dan pengaturan waktu dilakukan oleh petugas yang ditunjuk oleh gugus. 9) Prapelaksanaan dan saat pelaksanaan cerdas cermat. - Dua hari sebelum pelaksanaan, guru mengumpulkan soal yang sudah dibuat setiap gugus. - Guru mencermati dan membuat catatan atas soal yang sudah dibuat jika dirasa perlu. 10) Guru memandu evaluasi setiap pelaksanaan cerdas cermat. Berdasarkan gambaran tersebut, diketahui bahwa strategi cerdas cermat mudah untuk dilaksanakan karena tidak memerlukan media dan peranti yang sulit. Selain itu, model cerdas cermat akan membiasakan siswa terlibat aktif sejak persiapan sampai dengan akhir pelaksanaan. Selebihnya, model cerdas cermat juga mengaktifkan potensi verbal siswa, terutama pada saat evaluasi. Evaluasi biasanya akan memunculkan diskusi, baik tentang (a) cara pembacaan teks yang mungkin terlalu cepat atau tidak jelas, (b) waktu yang terlalu singkat, (c) jawaban yang kurang tepat, maupun (d) penulisan aksara Jawa yang terlalu kecil. Pada tahap evaluasi, selain sebagai fasilitator, guru berfungsi sebagai mediator. Tidak kalah menarik dengan model basjam ialah model pembelajaran bahasa Bugis berbasis siri na pesse yang ditawarkan oleh Saleh (2012). Model itu bertujuan menanamkan empat pilar nilai luhur siri na pesse yang disandingkan dengan tujuh komponen utama pembelajaran kontekstual. Empat pilar siri na pesse itu meliputi lempu ‘jujur’, acca ‘cerdas’, warani ‘berani’, dan mappesona ri Dewata seuwa ’tawakal’. Adapun tujuh komponen pembelajaran kontekstual itu ialah constructivism, inqury, questioning, modelling, learning community, reflection, dan authentic assessment. Penyandingan nilai luhur siri na pesse dengan tujuh komponen pembelajaran kontekstual diwujudkan dalam bentuk permainan tradisional. Tujuannya agar pembelajaran menyenangkan dan siswa kembali akrab dengan permainan tradisional. Dalam pelaksanaannya, nilai siri na pesse yang akan ditanamkan dan komponen pembelajaran kontekstual yang akan diterapkan harus disesuaikan dengan jenis permainan yang dipilih, misalnya tentang penanaman sikap warani ’berani’ dan acca ‘cerdas’. Untuk menyesuaikan karakter warani dan acca, pilar pendekatan kontekstual yang cocok digunakan ialah cooperative learning. Jenis permainannya dipilih tudang sipulung yang memang memeluangi terjadinya diskusi. Dengan strategi itu, nilai warani dan acca tecermin melalui keberanian dan kemampuan siswa untuk menanggapi topik yang sudah disepakatkan. Prinsip kooperatif terlatihkan melalui kebijakan siswa dalam memanfaatkan kartu sebagai jatah untuk berbicara. Seperti halnya model basjam, model pembelajaran berbasis siri na pesse juga mengaktifkan siswa di samping mengaktivasi otak kanan. Aktivasi terjadi sesuai dengan terciptanya suasana yang menyenangkan dan kesadaran untuk bersyukur. Bersyukur karena memiliki kartu hak bicara berarti juga sebagai pembatasan untuk berbicara. Dalam kaitan dengan pemelajaran aksara daerah, perlu disosialisasikan pula metode baru, metode yang telah dilakukan oleh Baso (2012) patut dijadikan contoh. Keberhasilan Baso membuat prototipe true type fonts lontara yang dinamai Lontara Yusring serta mengintegrasikannya ke program multimedia interaktif merupakan sebuah lompatan yang panjang. Keberhasilan itu jelas merupakan penyederhanaan atas kerumitan pembelajaran aksara lontara karena keasingan siswa akan bentuk hurufnya. Dengan aplikasi Lontara Yusring, pengguna tidak perlu lagi menghafal dan menggoreskan setiap aksara, tetapi cukup dengan menekan tuts keyboard. Oleh sebab itu, menulis dalam aksara lontara tidak lagi berbeda dengan menulis dalam aksara Latin. Selain itu, Lontara Yusring juga dapat diintegrasikan pada program interaktif apa pun sejauh berbasis http. Dengan demikian, masyarakat Bugis dapat berinteraksi melalui internet dengan aksara lontara, baik melalui facebook, twitter, maupun model interaktif yang lain. Media tersebut merupakan media yang sangat diakrabi generasi muda. “Kedekatan” yang seperti itu diharapkan akan mengakrabkan dan mengembalikan kebanggaan generasi muda akan aksara daerah. PENDEKATAN Pendekatan adalah suatiu ancangan atau kebijaksanaan dalam memulai pengajaran suatu bidang studi yang memberi arah dan corak kepada metode pengajarannya dan didasarkan kepada asumsi yang berkaitan. 1. Pendekatan komunikatif Pendekatan komunikatif mengarahkan pengajaran bahasa pada tujuan pengajaran yang mementingkan fungsi bahasa sebagai alat komunikasi (Syafi’ie, 1993: 17, Hymes dalam Brumfit, 1987: 2, dan Djiwandono, 1996: 13). Pendekatan komunikatif memfokuskan pada keterampilan siswa mengimplementasikan fungsi bahasa (untuk berkomunikasi) dalam pembelajaran. Berdasarkan prinsip pendekatan komunikatf, pengajaran menulis harus diarahkan pada penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya pembelajaran menulis surat. 2. Pendekatan Integratif Pembelajaran bahasa harus dilakukan secara utuh. Para siswa dituntut untuk terampil berbahasa, yaitu terampil menyimak, membaca, berbicara, dan menulis. Keempat keterampilan berbahasa tersebut harus dilakukan secara terpadu dalam satu proses pembelajaran dengan fokus satu keterampilan. Misalnya, para siswa sedang belajar keterampilan menulis maka ketiga keterampilan yang lainnya harus dilatihkan juga, tetapi kegiatan tersebut tetap difokuskan untuk mencapai peningkatan kualitas menulis. 3. Pendekatan Cara Belajar Siswa Aktif Pendekatan cara belajar siswa aktif diartikan sebagai kegiatan belajar mengajar yang melibatkan siswa. Artinya, siswa secara aktif terlibat dalam proses pengajaran. 4. Pendekatan Belajar Kooperatif Belajar kooperatif merupakan suatu metode yang mengelompokkan siswa ke dalam kelompok-kelompok kecil. Siswa bekerja sama dan saling membantu dalam menyelesaikan tugas. 5. Pendekatan Tujuan Pendekatan tujuan ini dilandasi oleh pemikiran bahwa dalam setiap kegiatan belajar mengajar, yang harus dipikirkan dan ditetapkan terlebih dahulu ialah tujuan yang hendak dicapai. Dengan memperhatikan tujuan yang telah ditetapkan itu dapat ditentukan metode mana yang akan digunakan dan teknik pengajaran yang bagaimana yang diterapkan agar tujuan pembelajaran tersebut dapat dicapai. 6. Pendekatan Struktural Pendekatan struktural merupakan salah satu pendekatan dalam pembelajaran bahasa, yang dilandasi oleh asumsi yang menganggap bahasa sebagai seperangkat kaidah. Atas dasar anggapan tersebut timbul pemikiran bahwa pembelajaran bahasa harus diutamakan penguasaan kaidah-kaidah bahasa atau tata bahasa. Dalam hal ini pengetahuan tentang pola-pola kalimat, pola kata, dan suku kata menjadi sangat penting, jelas, bahwa aspek kognitif bahasa diutamakan. Dengan pendekatan struktural siswa akan menjadi cermat dalam menyusun kalimat, karena mereka memahami kaidah-kaidahnya. 7. Pendekatan Kontekstual Pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning/ CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Pendekatan ini mempunyai konsep, guru menggunakan objek di sekitar siswa sebagai media pembelajaran di kelas. Misalnya peristiwa kebakaran di Pasar Juwana dapat dijadikan bahan atau materi menulis artikel. METODE Metode pembelajaran adalah prosedur, urutan, langkah-langkah, dan cara yang digunakan guru dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Terdapat metode-metode pembelajaran dari metode yang berpusat pada guru (ekspositori), seperti ceramah, tanya jawab, demonstrasi, sampai dengan metode yang berpusat pada siswa (discovery/ inquiry), seperti eksperimen. 1. Metode ceramah merupakan penuturan secara lisan oleh guru terhadap kelas. 2. Metode tanya jawab merupakan metode mengajar dimana guru menanyakan hal-hal yang sifatnya faktual. 3. Metode diskusi, guru memberikan pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya menggunakan informasi yang telah dipelajari untuk memecahkan suatu masalah. 4. Metode kerja kelompok, dengan metode ini siswa dalam suatu kelas dipandang sebagai suatu kelompok atau dibagi atas kelompok-kelompok kecil untuk mencapai suatu tujuan tertentu. 5. Metode demonstrasi dan eksperimen, dengan demonstrasi guru atau narasumber atau siswa mengadakan suatu percobaan. 6. Metode sosiodrama dan bermain peran merupakan metode mengajar dengan cara mendramatisasikan masalah-masalah hubungan sosial. Merupakan suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa. Pengembangan imajinasi dan penghayatan dilakukan siswa dengan memerankannya sebagai tokoh hidup atau benda mati. 7. Metode pemberian tugas belajar dan resitasi, dengan metode ini guru memberikan tugas, siswa mempelajari kemudian melaporkan hasilnya. 8. Metode karyawisata, merupakan suatu metode mengajar di mana guru mengajak siswa ke suatu objek tertentu dalam kaitannya dengan mata pelajaran di sekolah. 9. Drill atau pemberian latihan merupakan cara mengajar dengan memberikan latihan-latihan terhadap apa yang dipelajari. 10. Metode debat, merupakan salah satu metode pembelajaran yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan akademik siswa. Materi ajar dipilih dan disusun menjadi paket pro dan kontra. 11. Metode Pemecahan Masalah (Problem Solving) adalah penggunaan metode dalam kegiatan pembelajaran dengan jalan melatih siswa menghadapi berbagai masalah baik itu masalah pribadi atau perorangan maupun masalah kelompok untuk dipecahkan sendiri atau secara bersama-sama. Memusatkan pada masalah kehidupannya yang bermakna bagi siswa, peran guru menyajikan masalah, mengajukan pertanyaan dan memfasilitasi penyelidikan dan dialog. 12. Cooperative Script, adalah metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari. 13. Picture and Picture adalah suatu metode belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan/ diurutkan menjadi urutan logis. 14. Metode Jigsaw, dalam metode ini guru membagi satuan informasi yang besar menjadi komponen-komponen lebih kecil. Selanjutnya guru membagi siswa ke dalam kelompok belajar kooperatif yang terdiri dari empat orang siswa sehingga setiap anggota bertanggungjawab terhadap penguasaan setiap komponen/ subtopik yang ditugaskan guru dengan sebaik-baiknya. Selain metode-metode di atas, dikemukakan juga metode pembelajaran bahasa yang lainnya, yaitu: 1. Metode langsung Metode pengajaran langsung dirancang secara khusus untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif yang terstruktur dengan baik dan dapat dipelajari selangkah demi selangkah. Di dalam metode langsung terdapat 5 fase yaitu demonstrasi, pembimbingan,pengecekan, dan pelatihan. Di dalam metode ini terdapat teknik dalam pembelajaran menulis yaitu teknik gambar atau menulis langsung. 2. Metode Komunikatif Desain yang bermuatan metode komunikatif harus mencakup semua keterampilan berbahasa. Metode komunikatif dapat dilakukan dengan teknik menulis dialog. Siswa menulis dialog tentang yang mereka lakukan dalam sebuah aktivitas. Kegiatan ini dapat dilaksanakan perseorangan maupun kelompok 3. Metode Integratif Integratif berarti menyatukan beberap aspek ke dalam satu proses. Integratif terbagi menjadi interbidang studi dan antarbidang studi. Interbidang studi artinya beberapa aspek dalam satu bidang studi diintegrasikan. Misalnya, menyimak diintegrasikan dengan berbicara dan menulis. Metode inregratif dapat dilaksanakan dalam pembelajaran mambaca dengan memberi catatan bacaan. Siswa dapat membuat catatan yang diangap penting atau kalimat kunci sebuah bacaan. Dalam melakukan kegiatan membaca sekaligus siswa menulis. 4. Metode Tematik Dalam metode tematik, semua komponen materi pembelajaran diintegrasikan ke dalam tema yang sama dalam satu unit pertemuan. Yang perlu dipahami adalah tema bukanlah tujuan tetapi alat yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tema tersebut harus diolah dan disajikan secara kontekstualitas, kontemporer, kongkret, dan konseptual. Tema yang telah ditentukan harus diolah sesuai dengan perkembangan dan lingkungan siswa. Semua siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan logika yang dipunyainya. Siswa berangkat dari konsep ke analisis atau dari analisis ke konsep kebahasaan, penggunaan, dan pemahaman. 5. Metode Konstruktivitas Asumsi sentral metode konstruktivistik adalah belajar itu menemukan. Artinya, meskipun guru menyampaikan sesuatu kepada siswa, mereka melakukan proses mental atau kerja otak atas informasi itu agar informasi tersebut masuk ke dalam pemahaman mereka. Metode konstruktivistik didasarkan pada teori belajar kognitif yang menekankan pada pembelajaran kooperatif, pembelajaran generatif strategi bertanya, inkuiri, atau menemukan dan keterampilan metakognitif lainnya (belajar bagaimana seharusnya belajar). 6. Metode Kontekstual Pembelajaran kontekstual adalah konsepsi pembelajaran yang membantu guru menghubungkan mata pelajaran dengan situasi dunia nyata dan pembelajaran yang memotivasi siswa agar menghubungkan pengetahuan dan terapannya dengan kehidupan sehari-hari. Adapun metode ini dapat diterapkan dal

Cavaca

google translation Javanese Indonesian

Son Güncelleme: 2015-01-03
Kullanım Sıklığı: 1
Kalite:

Referans: Anonim
Uyarı: Görünmez HTML biçimlendirmesi içeriyor

Endonezce

Konon, dahulu kala wilayah ujung timur Pulau Jawa yang alamnya begitu indah ini dipimpin oleh seorang raja yang bernama Prabu Sulahkromo. Dalam menjalankan pemerintahannya ia dibantu oleh seorang Patih yang gagah berani, arif, tampan bernama Patih Sidopekso. Istri Patih Sidopekso yang bernama Sri Tanjung sangatlah elok parasnya, halus budi bahasanya sehingga membuat sang Raja tergila- gila padanya. Agar tercapai hasrat sang raja untuk membujuk dan merayu Sri Tanjung maka muncullah akal liciknya dengan memerintah Patih Sidopekso untuk menjalankan tugas yang tidak mungkin bisa dicapai oleh manusia biasa. Maka dengan tegas dan gagah berani, tanpa curiga, sang Patih berangkat untuk menjalankan titah Sang Raja. Sepeninggal Sang Patih Sidopekso, sikap tak senonoh Prabu Sulahkromo dengan merayu dan memfitnah Sri Tanjung dengan segala tipu daya dilakukanya. Namun cinta Sang Raja tidak kesampaian dan Sri Tanjung tetap teguh pendiriannya, sebagai istri yang selalu berdoa untuk suaminya. Berang dan panas membara hati Sang Raja ketika cintanya ditolak oleh Sri Tanjung. Ketika Patih Sidopekso kembali dari misi tugasnya, ia langsung menghadap Sang Raja. Akal busuk Sang Raja muncul, memfitnah Patih Sidopekso dengan menyampaikan bahwa sepeninggal Sang Patih pada saat menjalankan titah raja meninggalkan istana, Sri Tanjung mendatangi dan merayu serta bertindak serong dengan Sang Raja. Tanpa berfikir panjang, Patih Sidopekso langsung menemui Sri Tanjung dengan penuh kemarahan dan tuduhan yang tidak beralasan. Pengakuan Sri Tanjung yang lugu dan jujur membuat hati Patih Sidopekso semakin panas menahan amarah dan bahkan Sang Patih dengan berangnya mengancam akan membunuh istri setianya itu. Diseretlah Sri Tanjung ke tepi sungai yang keruh dan kumuh. Namun sebelum Patih Sidopekso membunuh Sri Tanjung, ada permintaan terakhir dari Sri Tanjung kepada suaminya, sebagai bukti kejujuran, kesucian dan kesetiannya ia rela dibunuh dan agar jasadnya diceburkan ke dalam sungai keruh itu, apabila darahnya membuat air sungai berbau busuk maka dirinya telah berbuat serong, tapi jika air sungai berbau harum maka ia tidak bersalah. Patih Sidopekso tidak lagi mampu menahan diri, segera menikamkan kerisnya ke dada Sri Tanjung. Darah memercik dari tubuh Sri Tanjung dan mati seketika. Mayat Sri Tanjung segera diceburkan ke sungai dan sungai yang keruh itu berangsur-angsur menjadi jernih seperti kaca serta menyebarkan bau harum, bau wangi. Patih Sidopekso terhuyung-huyung, jatuh dan ia jadi linglung, tanpa ia sadari, ia menjerit "Banyu..... ... wangi............... . Banyu wangi ... .." Banyuwangi terlahir dari bukti cinta istri pada suaminya

Cavaca

banyuwangi asal ing basa Jawa

Son Güncelleme: 2014-12-31
Kullanım Sıklığı: 1
Kalite:

Referans: Anonim
Uyarı: Görünmez HTML biçimlendirmesi içeriyor

Endonezce

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahNya sehingga pada hari ini kita semua bisa berkumpul di sini dalam keadaan sehat wal’afiat tanpa halangan dan kekurangan suatu apapun. Pada kesempatan yang berbahagia ini, ijinkan saya selaku ketua acara, memberikan beberapa patah kata untuk membuka acara Sedekah Bumi Desa Kebonturi, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, tahun 2012. Sebelumnya saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada: 1. Bupati Pati yang kami hormati, yang telah berkenan menghadiri sedekah bumi Desa Kebonturi, 2. Camat Jaken yang kami hormati, yang telah berkenan hadir meluangkan waktunya, 3. Kepada yang terhormat Bapak Agus Junaedi, selaku Kepala Desa Kebonturi, 4. Sekretaris Desa dan juga segenap perangkat desa yang telah bersedia mengorbankan waktu dan tenaganya demi terselenggaranya acara ini. Seperti waktu-waktu sebelumnya, setiap tahun pada bulan Februari di desa kita tercinta ini selalu menyelenggarakan acara sedekah bumi yang secara serentak dilakukan oleh semua warga Desa Kebonturi. Sedekah bumi atau biasa disebut dengan acara bersih desa adalah salah satu warisan tradisi dan kebudayaan daerah khas Pati yang harus kita jaga dan lestarikan bersama. Sedekah bumi merupakan wujud ungkapan rasa syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rejekinya kepada kita semua, terutama warga Desa Kebonturi. Pada kesempatan tahun ini merupakan acara sedekah bumi yang istimewa dibandingkan sedekah bumi tahun-tahun yang lalu, karena untuk pertama kalinya Desa Kebonturi mendapat penghargaan sebagai desa paling maju dan berkembang se-kabupaten Pati. Semua prestasi yang telah dicapai oleh desa ini tidak lepas dari peran serta seluruh lapisan masyarakat Desa Kebonturi dan juga segenap instansi desa yang senantiasa saling bahu-membahu dalam mewujudkan desa yang kondusif. Untuk mengawali acara sedekah bumi tahun ini marilah kita bersama-sama memulainya dengan membaca Basmalah. Dengan perasaan bangga dan senang, acara sedekah bumi Desa Kebonturi saya nyatakan resmi dimulai hari ini sampai dua hari ke depan. Untuk mengisi acara sedekah bumi kali ini akan ada rangkaian acara dan hiburan-hiburan yang telah dijadwalkan oleh panitia penyelenggara. Semoga dengan diadakannya acara tahunan ini, dapat membawa berkah bagi kita semua dan membuat desa kita semakin semangat untuk menjaga lingkungan, serta memajukan perkembangan desa Kebonturi terutama dalam hal pertanian dan tekhnologi. Selain itu, untuk ke depannya peran generasi muda desa ini sangat kami harapkan untuk ikut menyumbangkan aspirasi dan kemampuannya untuk membangun desa Kebonturi menjadi desa teladan bagi desa-desa yang lainnya. Demikianlah sambutan yang bisa saya sampaikan selaku ketua acara. Bila ada tutur kata yang salah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Cavaca

google terjemahan basa Jawa - kabebasan

Son Güncelleme: 2014-11-17
Kullanım Sıklığı: 1
Kalite:

Referans: Anonim

Endonezce

Salam sejahtera, Terimakasih kepada Tuhan yang maha Esa atas segala rahmat dan nikmat-Nya yang terus mengalir dalam kehidupan kita. Yang saya hormati Bpk kepala sekolah SMPn 09 Kendari beserta jajaran guru dan dewan pengurus, Yang saya hormati para hadirin, bpk, ibu, saudara/i sekalin, Yang saya cintai para sahabatku semuanya, Pada kesempatan yang berbahagia ini izinkan saya untuk sedikit berpesan kepada saya pribadi dan kepada para hadirin secara umum. Hadirin sekalian, Dalam konteks kehidupan kita sangat membutuhkan disiplin. Kedisiplinan akan membimbing manusia ke jenjang yang lebih baik dengan membiasakan diri berprilaku disiplin. Para hadirin yang saya hormati, Semua orang berpikir tentang hari esok, berpikir tentang kesuksesan, dan untuk merealisasikan harapan anda menjadi sosok yang mapan dan bermasa depan ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Cintai ilmu, perkaya wawasan, belajar mengerjakan sesuatu yang sulit dan displin adalah beberapa modal untuk menjadikan anda pribadi yang sukses. Hadirin yang saya muliakan, Disiplin memberikan dampak sosial yang sangat besar. Melatih diri dengan terbiasa bersikap disiplin adalah sebuah keharusan. Disiplin akan menjadikan manusia tumbuh dan terus berkembang dengan lebih baik. Mari kita kedepankan sikap disiplin. Para hadirin sekalian, Demikian sedikit pesan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan penuh bahagia ini. Semoga dapat memberikan guna dan manfaat bagi kita semua.

Cavaca

Salam sejahtera, Terimakasih kepada Tuhan yang maha Esa atas segala rahmat dan nikmat-Nya yang terus mengalir dalam kehidupan kita. Yang saya hormati Bpk kepala sekolah SMPn 09 Kendari beserta jajaran guru dan dewan pengurus, Yang saya hormati para hadirin, bpk, ibu, saudara/i sekalin, Yang saya cintai para sahabatku semuanya, Pada kesempatan yang berbahagia ini izinkan saya untuk sedikit berpesan kepada saya pribadi dan kepada para hadirin secara umum. Hadirin sekalian, Dalam konteks kehidupan kita sangat membutuhkan disiplin. Kedisiplinan akan membimbing manusia ke jenjang yang lebih baik dengan membiasakan diri berprilaku disiplin. Para hadirin yang saya hormati, Semua orang berpikir tentang hari esok, berpikir tentang kesuksesan, dan untuk merealisasikan harapan anda menjadi sosok yang mapan dan bermasa depan ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Cintai ilmu, perkaya wawasan, belajar mengerjakan sesuatu yang sulit dan displin adalah beberapa modal untuk menjadikan anda pribadi yang sukses. Hadirin yang saya muliakan, Disiplin memberikan dampak sosial yang sangat besar. Melatih diri dengan terbiasa bersikap disiplin adalah sebuah keharusan. Disiplin akan menjadikan manusia tumbuh dan terus berkembang dengan lebih baik. Mari kita kedepankan sikap disiplin. Para hadirin sekalian, Demikian sedikit pesan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan penuh bahagia ini. Semoga dapat memberikan guna dan manfaat bagi kita semua. Read more: http://www.teksdrama.com/2013/01/contoh-pidato-singkat-tema-disiplin.html#ixzz3INgIFkRa

Son Güncelleme: 2014-11-07
Kullanım Sıklığı: 2
Kalite:

Referans: Anonim

Endonezce

Contoh Pidato Kenakalan Remaja Assalamu'alaikum Wr. Wb Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberi nikmat serta karunia-Nya sehingga kita semua dapat berkumpul bersama di hari yang berbahagia ini. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Besar kita Nabi Muhammad SAW yang telah menuntun kami semua hingga saat ini. Dan kepada Yth. Bapak/Ibu... yang saya hormati dan teman-teman semua yang saya cintai, kita semua tentunya tahu dan menyadari betapa banyak terjadinya kenakalan remaja saat ini, dengan perbuatan negatif dan menyimpang di masyarakat. Seperti sudah mengenal rokok dan narkoba, yang pada awalnya hanya mencoba dan menjadi ketagihan sampai kecanduan. Adapun penyebab masalah dari kenakalan remaja ini yang diakibatkan dari kesalahan orang tua dalam cara mendidik atau orang tua yang terlalu sibuk sehingga tidak sempat memperhatikan anak mereka, atau juga karena pergaulan remaja saat ini yang sudah terjerumus dengan pergaulan yang salah. Boleh saja kita mempunyai banyak teman, namun kita juga harus berhati-hati untuk memilih teman, agar kita tidak terjerumus pada pergaulan yang salah. Masih banyak lagi kenakalan remaja yang terpengaruh oleh pergaulan yang salah, seperti mabuk-mabukan, tawuran antar pelajar, geng motor, dan bahkan hal tersebut banyak menimbulkan korban dari banyak remaja yang terlibat dalam pergaulan yang salah. Mari kita jauhi perilaku-perilaku menyimpang tersebut, karena hal tersebut hanya akan merugikan diri sendiri. Gunakanlah masa-masa remaja dengan hal positif dan bermanfaat bagi diri sendiri, orang tua dan juga bangsa. Teman-temanku yang saya banggakan, selektiflah dalam mencari teman dan tetap ingatlah bahwa tak ada satupun orang tua yang menginginkan ananya berperilaku buruk. Sampai disini yang dapat saya sampaikan dalam pidato ini, jikalau ada kesalahan mohon untuk dimaklumi.

Cavaca

google agensi nganti Jawa Indonesia

Son Güncelleme: 2014-11-03
Kullanım Sıklığı: 1
Kalite:

Referans: Anonim

Endonezce

Kita tahu bahwa kemajuan teknologi informasi saat ini berkembang dengan pesat dan sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia di bumi ini. Kemajuan teknologi informasi itu salah satunya adalah internet. Internet sangat berdampak, baik positif maupun negatif. Dampak positifnya antara lain: ü kita dapat berhubungan dengan orang di seluruh dunia, ü mendapatkan informasi, ü mendapatkan pengetahuan, dan lain-lain. Dampak negatifnya antara lain: ü perjudian, ü penipuan, ü penculikan, dan sebagainya. Maka dari itu kita harus pintar-pintar memanfaatkan kemajuan teknologi informasi tersebut, terutama internet. Berikut akan saya sampaikan beberapa caranya agar kita tidak menyalah gunakan tentang dampak kemajuan teknologi informasi. Kita harus menggunakan kemajuan teknologi informasi tersebut dengan sebaik-baiknya. Karena bila iman kita kuat kita akan mempunyai pikiran yang bisa membedakan adanya pengaruh positif dan negatif pada kemajuan teknologi informasi itu. Dan jangan mudah percaya kepada orang yang baru anda kenal di jejaring sosial. Tidak sedikit orang yang tertipu, diculik, bahkan dijual beliakan karena mudah percaya dengan orang yang baru dikenalnya di jejaring sosial. Marilah kita buka situs-situs yang bermanfaat bagi kita. Selain mendapat informasi, kita juga dapat menambah wawasan dan masih banyak lagi.

Cavaca

google agensi nganti Jawa Indonesia

Son Güncelleme: 2014-11-03
Kullanım Sıklığı: 2
Kalite:

Referans: Anonim

Endonezce

Judul pidato : Gerakan Pramuka Sebagai Pembentuk Karakter Bangsa Assalammualaikum Wr.wb Salam Pramuka Selamat sore Adik-adik! Sebelumnya, marilah kita selalu mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat-Nya. Karena rahmat-Nya, sore hari ini kita masih dipertemukan. Setelah melewati satu hari perkemahan, bagaimana kondisi kalian? Sehat? Masih siap melanjutkan kemah? Pada kesempatan ini, saya beritahukan bahwa besok pagi akan diadakan Lomba Mencari Jejak. Setiap regu harus mewakilkan lima anggota sebagai peserta lomba. Silakan kalian memilih wakil kalian yang baik dan siap menjalankan tugas. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, Kakak akan memberikan beberapa petunjuk kepada kalian. Kalian harus percaya diri. Di dalam perkemahan, kalian harus mempunyai rasa percaya diri. Namun, hal tersebut jangan sampai menimbulkan rasa sombong dan meremehkan lawan. Jangan pernah menganggap lawan kalian di bawah kemampuan kalian! Kalian juga tidak boleh minder atau rendah diri sebab kemampuan kalian juga belum tentu lebih rendah daripada lawan. Siapkan mental, artinya dalam pertandingan kita harus dapat berpikir jernih, konsekuen, dan sportif. Jangan suka melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat dan dapat merugikan tim! Jangan terlalu bernafsu! Jika nafsu telah menguasai kalian, pikiran kalian akan kotor dan kurang perhitungan sehingga dapat menyebabkan kekalahan. Siapkan fisik kalian. Pada pertandingan nanti diperlukan tenaga dan pikiran yang cukup banyak. Juara I, II, dan III akan menjadi wakil kabupaten untuk mengikuti jambore di tingkat provinsi. Oleh karena itu, jaga kesehatan! Jangan melakukan kegiatan yang kurang bermanfaat dan melelahkan! Jangan tidur larut malam! Makanlah makanan yang bergizi dan banyak beristirahat! Jaga kekompakan tim! Pelajari teknik dan strategi yang telah kalian pelajari! Gunakan waktu luang untuk belajar, baik secara individu maupun tim. Pada pertandingan yang akan datang, Kakak mengharapkan bukan hanya kemenangan, tetapi lebih dari itu. Kalian harus dapat menunjukkan kualitas dan penampilan yang baik. Kemenangan merupakan tujuan, tetapi bukan hal utama dalam kegiatan ini. Kalah dan menang merupakan hal yang biasa. Jagalah nama baik sekolah kalian masing-masing! Itulah sedikit yang Kakak sampaikan. Ada pertanyaan? Kalau tidak ada, pertemuan ini kita akhiri dan sampai jumpa besok pagi. Selamat sore! wabiillahi taufik walhidayah wassalamualaikum wr.wb

Cavaca

Judul pidato : Gerakan Pramuka Sebagai Pembentuk Karakter Bangsa Assalammualaikum Wr.wb Salam Pramuka Selamat sore Adik-adik! Sebelumnya, marilah kita selalu mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat-Nya. Karena rahmat-Nya, sore hari ini kita masih dipertemukan. Setelah melewati satu hari perkemahan, bagaimana kondisi kalian? Sehat? Masih siap melanjutkan kemah? Pada kesempatan ini, saya beritahukan bahwa besok pagi akan diadakan Lomba Mencari Jejak. Setiap regu harus mewakilkan lima anggota sebagai peserta lomba. Silakan kalian memilih wakil kalian yang baik dan siap menjalankan tugas. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, Kakak akan memberikan beberapa petunjuk kepada kalian. Kalian harus percaya diri. Di dalam perkemahan, kalian harus mempunyai rasa percaya diri. Namun, hal tersebut jangan sampai menimbulkan rasa sombong dan meremehkan lawan. Jangan pernah menganggap lawan kalian di bawah kemampuan kalian! Kalian juga tidak boleh minder atau rendah diri sebab kemampuan kalian juga belum tentu lebih rendah daripada lawan. Siapkan mental, artinya dalam pertandingan kita harus dapat berpikir jernih, konsekuen, dan sportif. Jangan suka melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat dan dapat merugikan tim! Jangan terlalu bernafsu! Jika nafsu telah menguasai kalian, pikiran kalian akan kotor dan kurang perhitungan sehingga dapat menyebabkan kekalahan. Siapkan fisik kalian. Pada pertandingan nanti diperlukan tenaga dan pikiran yang cukup banyak. Juara I, II, dan III akan menjadi wakil kabupaten untuk mengikuti jambore di tingkat provinsi. Oleh karena itu, jaga kesehatan! Jangan melakukan kegiatan yang kurang bermanfaat dan melelahkan! Jangan tidur larut malam! Makanlah makanan yang bergizi dan banyak beristirahat! Jaga kekompakan tim! Pelajari teknik dan strategi yang telah kalian pelajari! Gunakan waktu luang untuk belajar, baik secara individu maupun tim. Pada pertandingan yang akan datang, Kakak mengharapkan bukan hanya kemenangan, tetapi lebih dari itu. Kalian harus dapat menunjukkan kualitas dan penampilan yang baik. Kemenangan merupakan tujuan, tetapi bukan hal utama dalam kegiatan ini. Kalah dan menang merupakan hal yang biasa. Jagalah nama baik sekolah kalian masing-masing! Itulah sedikit yang Kakak sampaikan. Ada pertanyaan? Kalau tidak ada, pertemuan ini kita akhiri dan sampai jumpa besok pagi. Selamat sore! wabiillahi taufik walhidayah wassalamualaikum wr.wb

Son Güncelleme: 2014-10-14
Kullanım Sıklığı: 2
Kalite:

Referans: Anonim

Endonezce

Wawancara Dengan Pengusaha Warung Kopi Pewawancara : Dimas kustya prayoga Narsumber : Komar ( Sebagai pemilik warung kopi) Kami mewawancarai pemilik warung yang baru membuka usahanya. Berikut hasil wawancara kami dengan narasumber yang bernama Pak komar: 1. Kenapa bapak membuka warung ini? Pertamanya saya hanya ingin mempunyai usaha sendiri walaupun dengan modal yang pas-pasan saya beranikan diri untuk membuka warung ini. 2. Bagaimana upaya bapak agar usaha bapak semakin berkembang dan bertahan dari persaingan? Menurut pendapat saya ya dek, kalo mau usaha kita lancer yang uitama kita harus menjaga kepercayaan orang yang membeli kepada kita dengan tidak mengurangi dan melebih-lebihkan takaran atau harga barang dagangan yang kita jual 3. Target apa yang belum bapak capai? Sampai saat ini saya masih berharap mendapatkan modal lebih dari luar untuk lebih bisa membantu usaha saya ini menjadi lebih maju. Dengan begitu saya bisa menambah barang yang saya jual 4. Bagaimana respon dari konsumen kepada produk anda? Sampai saat ini respon konsumen sangat baik tidak ada complain dari konsumen, itu semua karena Saya selalu menjaga kualitas produk, Siapa target dari produk anda? Ya target saya sudah pasti anak-anak kosan di daerah ini lagi pula di sini masih jarang yang menjual makanan ringan karena biasanya anak kos sangatsuka jajan mas. 6. Siapa saja yang mengelola usaha bapak? Saya sendiri aja dek,soalnya saya belum sanggup menggaji karyawan dek saya kan baru saja membuka usaha baru jadi modal aja belum balik dulu. 7. Mengapa bapak memilih usaha ini? Melihat dari keadaan lingkungan yang cukup strategis disini saya berfikir kenapa saya tidak membuka usaha yang bisa menguntungkan bagi saya karena disini belum ada pesaingnya. 8. Dari mana modal di dapatkan? Apakah ada modal dari luar? Saat ini saya memulai modal dari pribadi, modal awal 500 ribu belum termasuk sewa tempatnya dek. 9. Dari mana bisa mendapatkan barang untuk di jual? Barang didapat langsung dari pasar induk dan di beli sendiri. Di pasar induk sudah tersedia berbagai bahan dengan kwalitas yang tidak kalah bagus 10. Berapa kira-kira pendapatan anda per hari nya? Pendapatan bersih perhari kurang lebih Rp.100.000. 11. Jam berapa anda memulai usaha anda? Saya memulai usaha saya sekitar jam 06.00-20.00 12. Apa kiat-kiat atau pesan yang ingin bapak sampaikan bagi orang yang ingin membuka usaha seperti bapak? Mungkin yang bisa saya sampaikan jangan menyerah dengan yang anda yakini. Mulai lah usaha dengan sepenuh hati, mulailah dari sesuatu yang anda senangi sehingga anda tidak memiliki beban melakukannya.

Cavaca

Wawancara Dengan Pengusaha Warung Kopi Pewawancara : Dimas kustya prayoga Narsumber : Komar ( Sebagai pemilik warung kopi) Kami mewawancarai pemilik warung yang baru membuka usahanya. Berikut hasil wawancara kami dengan narasumber yang bernama Pak komar: 1. Kenapa bapak membuka warung ini? Pertamanya saya hanya ingin mempunyai usaha sendiri walaupun dengan modal yang pas-pasan saya beranikan diri untuk membuka warung ini. 2. Bagaimana upaya bapak agar usaha bapak semakin berkembang dan bertahan dari persaingan? Menurut pendapat saya ya dek, kalo mau usaha kita lancer yang uitama kita harus menjaga kepercayaan orang yang membeli kepada kita dengan tidak mengurangi dan melebih-lebihkan takaran atau harga barang dagangan yang kita jual 3. Target apa yang belum bapak capai? Sampai saat ini saya masih berharap mendapatkan modal lebih dari luar untuk lebih bisa membantu usaha saya ini menjadi lebih maju. Dengan begitu saya bisa menambah barang yang saya jual 4. Bagaimana respon dari konsumen kepada produk anda? Sampai saat ini respon konsumen sangat baik tidak ada complain dari konsumen, itu semua karena Saya selalu menjaga kualitas produk, Siapa target dari produk anda? Ya target saya sudah pasti anak-anak kosan di daerah ini lagi pula di sini masih jarang yang menjual makanan ringan karena biasanya anak kos sangatsuka jajan mas. 6. Siapa saja yang mengelola usaha bapak? Saya sendiri aja dek,soalnya saya belum sanggup menggaji karyawan dek saya kan baru saja membuka usaha baru jadi modal aja belum balik dulu. 7. Mengapa bapak memilih usaha ini? Melihat dari keadaan lingkungan yang cukup strategis disini saya berfikir kenapa saya tidak membuka usaha yang bisa menguntungkan bagi saya karena disini belum ada pesaingnya. 8. Dari mana modal di dapatkan? Apakah ada modal dari luar? Saat ini saya memulai modal dari pribadi, modal awal 500 ribu belum termasuk sewa tempatnya dek. 9. Dari mana bisa mendapatkan barang untuk di jual? Barang didapat langsung dari pasar induk dan di beli sendiri. Di pasar induk sudah tersedia berbagai bahan dengan kwalitas yang tidak kalah bagus 10. Berapa kira-kira pendapatan anda per hari nya? Pendapatan bersih perhari kurang lebih Rp.100.000. 11. Jam berapa anda memulai usaha anda? Saya memulai usaha saya sekitar jam 06.00-20.00 12. Apa kiat-kiat atau pesan yang ingin bapak sampaikan bagi orang yang ingin membuka usaha seperti bapak? Mungkin yang bisa saya sampaikan jangan menyerah dengan yang anda yakini. Mulai lah usaha dengan sepenuh hati, mulailah dari sesuatu yang anda senangi sehingga anda tidak memiliki beban melakukannya. google agensi nganti Jawa Indonesia

Son Güncelleme: 2014-10-09
Kullanım Sıklığı: 1
Kalite:

Referans: Anonim

Endonezce

Wawancara Dengan Pengusaha Warung Kopi Pewawancara : Dimas kustya prayoga Narsumber : Komar ( Sebagai pemilik warung kopi) Kami mewawancarai pemilik warung yang baru membuka usahanya. Berikut hasil wawancara kami dengan narasumber yang bernama Pak komar: 1. Kenapa bapak membuka warung ini? Pertamanya saya hanya ingin mempunyai usaha sendiri walaupun dengan modal yang pas-pasan saya beranikan diri untuk membuka warung ini. 2. Bagaimana upaya bapak agar usaha bapak semakin berkembang dan bertahan dari persaingan? Menurut pendapat saya ya dek, kalo mau usaha kita lancer yang uitama kita harus menjaga kepercayaan orang yang membeli kepada kita dengan tidak mengurangi dan melebih-lebihkan takaran atau harga barang dagangan yang kita jual 3. Target apa yang belum bapak capai? Sampai saat ini saya masih berharap mendapatkan modal lebih dari luar untuk lebih bisa membantu usaha saya ini menjadi lebih maju. Dengan begitu saya bisa menambah barang yang saya jual 4. Bagaimana respon dari konsumen kepada produk anda? Sampai saat ini respon konsumen sangat baik tidak ada complain dari konsumen, itu semua karena Saya selalu menjaga kualitas produk, Siapa target dari produk anda? Ya target saya sudah pasti anak-anak kosan di daerah ini lagi pula di sini masih jarang yang menjual makanan ringan karena biasanya anak kos sangatsuka jajan mas. 6. Siapa saja yang mengelola usaha bapak? Saya sendiri aja dek,soalnya saya belum sanggup menggaji karyawan dek saya kan baru saja membuka usaha baru jadi modal aja belum balik dulu. 7. Mengapa bapak memilih usaha ini? Melihat dari keadaan lingkungan yang cukup strategis disini saya berfikir kenapa saya tidak membuka usaha yang bisa menguntungkan bagi saya karena disini belum ada pesaingnya. 8. Dari mana modal di dapatkan? Apakah ada modal dari luar? Saat ini saya memulai modal dari pribadi, modal awal 500 ribu belum termasuk sewa tempatnya dek. 9. Dari mana bisa mendapatkan barang untuk di jual? Barang didapat langsung dari pasar induk dan di beli sendiri. Di pasar induk sudah tersedia berbagai bahan dengan kwalitas yang tidak kalah bagus 10. Berapa kira-kira pendapatan anda per hari nya? Pendapatan bersih perhari kurang lebih Rp.100.000. 11. Jam berapa anda memulai usaha anda? Saya memulai usaha saya sekitar jam 06.00-20.00 12. Apa kiat-kiat atau pesan yang ingin bapak sampaikan bagi orang yang ingin membuka usaha seperti bapak? Mungkin yang bisa saya sampaikan jangan menyerah dengan yang anda yakini. Mulai lah usaha dengan sepenuh hati, mulailah dari sesuatu yang anda senangi sehingga anda tidak memiliki beban melakukannya.

Cavaca

google agensi nganti Jawa Indonesia

Son Güncelleme: 2014-10-09
Kullanım Sıklığı: 1
Kalite:

Referans: Anonim

Endonezce

sebelumnya marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat allah SWT, atas rahmat dan karunianya kita semua dapat berkumpul di pagi yang cerah ini dalam keadaan sehat wal'afiat. shalawat serta salam semoga tercurahkan pada nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, dan semoga kepada kita sebagai pengikutnya. kali ini saya akan menyampaikan pidato tentang "kebersihan lingkungan sekolah" teman teman, ketahui bahwa lingkungan merupakan tempat hidup bagi semua makhluk hidup. oleh karena itu marilah kita bersama-sama melestarikan lingkungan. salah satu cara melastarikan lingkungan adalah menjaga kebersihannya. menjaga kebersihan lingkungan dapat kita mulai dari hal hal kecil, tetapi terkadang sangat sulit kita lakukan yaitu membuang sampah pada tempat nya. pada saat ini rasa peduli pada lingkungan di kalangan kita sebagai murid sangatlah kurang. terbukti di setiap tempat masih terdapat sampah berserakan. padahal tempah sampah yang disediakan sekolah telah memadahi. di setiap sudut sekolah terdapat tempat sampah, dan didalam kelas pun terdapat tempat sampah. namun kurangnya kesadaran dari kita, membuat sekolahan kita menjadi kotor. sebagai penutup, saya hanya ingin menyampaikan pesan dari pidato saya dengan menyampaikan sebuah pepatah, kebersihan adalah sebagian dari iman.dengan ini saya berharap teman teman peduli dan sadar dengan penting nya kebersihan lingkungan. demikian yang dapat saya sampaikan kurang lebih nya mohon maaf wabillahi taufik wal hidayah wassalamualaikum Wr. Wb

Cavaca

google agensi nganti Jawa Indonesia

Son Güncelleme: 2014-09-25
Kullanım Sıklığı: 3
Kalite:

Referans: Anonim
Uyarı: Görünmez HTML biçimlendirmesi içeriyor

Endonezce

Ia dilahirkan dalam kekurangsempurnaan. Dari rahim seorang istri Wicitrawirya, Dewi Ambika, Destarata dilahirkan. Namun sejatinya ia bukan anak biologis Wicitrawirya yang wafat karena sakit paru dan tanpa berketurunan, ia adalah anak pujan dari Begawan Abiyasa. Setelah Wicitrawirya mangkat, Setyawati, ibunda Wicitrawirya, mengutus Dewi Ambika dan Ambalika – yang kedua-duanya adalah istri Wicitrawirya – untuk menemui Begawan Abiyasa di Gunung Sapta Arga dengan maksud memohon keberkahan akan keturunan. Di dalam kamar semedi Begawan Abiyasa, dengan wajah yang teramat dahsyat dengan mata yang menyala-nyala, Begawan Abiyasa menyelenggarakan upacara pujan untuk memohon keturunan bagi Ambika dan Ambalika. Ambika menutup matanya atas hal tersebut, sehingga lahirlah dari rahim dirinya seorang anak yang buta yang kelak dinamakan Destarata. Sementara Ambalika berupaya untuk tidak menutup matanya atas apa yang ada dihadapannya. Dengan segala dayanya yang walaupun harus dilaluinya dengan kepucatan, Ambalika akhirnya memperoleh keturunan yang di kemudian hari anaknya tersebut dinamakan Pandu, yang berarti kulit yang pucat. Destarata dan Pandu tumbuh dan besar di istana Hastinapura. Sampai ketika mereka telah dewasa, saatnyalah bagi mereka untuk naik ke tampuk singgasana kerajaan yang telah lama vakum. Semestinyalah Destarata yang menggantikan ayahnya untuk memerintah Hastinapura. Namun karena keterbatasan yang ia miliki maka Pandu, adiknya, yang dikukuhkan sebagai raja Hastinapura selanjutnya. Pandu tidak memerintah terlalu lama atas Hastinapura. Pandu gugur dalam perang tanding antara dirinya dengan muridnya sendiri, Tremboko, raja raksasa dari Pringgondani. Keris Kalanadah telah merobek paha Pandu yang berujung pada ajalnya, sementara anak panah yang dilesatkan Pandu memenggal leher Tremboko. Perang tanding yang semestinya tidak terjadi andai saja Tremboko tidak termakan hasutan Sengkuni. Sebelum ajal menjemputnya, pesan terakhir yang sempat disampaikan Pandu bahwa singgasana Hastinapura yang ia tinggalkan untuk dititipkan kepada Destarata sampai anak-anak Pandu tumbuh dewasa dan dapat melanjutkan dinastinya. Suatu pesan terakhir, wasiat adalah suatu pendulum yang tidak dapat ditarik kembali ujungnya. Disampaikan dengan keikhlasan dan penuh harap akan apa-apa yang dikehendakinya. Pesan terakhir, wasiat merupakan suatu kepercayaan bahwa bagi pemangkunya hal tersebut adalah suatu keniscayaan. Keniscayaan untuk dan atas nama seorang patron dan keniscayaan akan keberlangsungan harapannya. Harapan sebagai mana anak panah yang melesat secara pasti pada titik ujungnya sekaligus yang tak mungkin untuk kembali lagi ke gendewanya. Destarata, sang pemangku wasiat tersebut mengemban tidak sepenuh hati apa yang telah dipesankan adiknya. Dalam keterbatasan, Destarata menyadari sepenuhnya bahwa Hastinapura sebagai suatu kerajaan yang telah diperjuangkan oleh para pendiri wangsa Kuru harus tetap dijaga keberlangsungannya. Ia bersinggsana di Hastinapura dengan didampingi para pinesepuh wangsa Kuru, yakni Bisma, Widura, Durna dan Krepa. Namun di sisi lain, bukan demikian halnya akan keberlanjutan singgasana yang telah ia duduki tersebut. Para Pandawa, kelima anak Pandu, telah beranjak dewasa dalam bimbingan Kunti, ibundanya dan para eyangnya. Di istana Hastinapura mereka dibesarkan. Begitupun dengan Kurawa, seratus anak Destarata dari istrinya, Gendari, telah berangkat dewasa dalam pengasuhan yang sama di istana megah pinggir telaga tersebut. Kurawa dan Pandawa, bukan sebagai saudara – walaupun hanya sepupu – mereka tumbuh remaja dan dewasa secara bersama-sama dan dalam pengasuhan yang sama di tempat yang sama pula. Kurawa secara laten menanamkan semangat kebencian dan iri dengki mereka atas Pandawa dalam diri mereka. Singgasana Hastinapura yang sekarang diduduki ayah mereka sebagai pemantiknya. Tampaknya Destarata mulai lupa akan pesan terakhir Pandu kepadanya sebelum Pandu menghembuskan nafas. Destarata yang telah uzur, Gendari dengan sinar matanya yang silau, menjadikan para Kurawa leluasa berdiri tegak dengan kepongahannya atas Pandawa. Destarata semakin tak berdaya ketika Kurawa mengadakan permainan dadu dengan mengundang Pandawa di Bale Sigala-gala. Permainan dadu yang telah menihilkan hak-hak Pandawa sekaligus yang telah meruntuhkan kehormatan Pandawa. Tidak terkecuali Drupadi. Permainan dadu pula yang menjadikan Pandawa harus mengasingkan diri selama tiga belas tahun di hutan Kamiaka. Di taman istana Hastinapura, di tepian kolam dengan air keperakan tersapu cahaya bulan, sebatang ranting cemara jatuh, terapung, beriak air berjalan lambat ke tepi. Destarata duduk terpaku ditemani Gendari yang telah menutup kedua matanya dengan kain hitam. Destarata membayangkan perang yang akan terjadi antara anak-anaknya dengan para Pandawa di Kurusetra esok hari. Perang yang akan menghapus satu garis keturunan dari wangsa Kuru. Perang yang seharusnya tidak terjadi jika saja ia dapat membesarkan anak-anaknya secara baik. Perang yang juga seharusnya tidak terjadi jika saja sinar mata yang silau dari Gendari tidak menggodanya. Kalaupun sekarang Gendari telah menutup kedua matanya, semuanya telah terlambat. Orang tua yang akan memberikan segala warna bagi anak-anaknya. Anak adalah cerminan dari kedua orang tuanya. Ketika anak telah berjalan di luar dari hak-hak yang ia punya dan seorang istri yang telah bertindak melebihi batas-batasnya, Destarata tidak berdaya atas semuanya. Destarata, ternyata tidak hanya buta matanya, namun juga buta hatinya. Hingga akhirnya wasiat itu ia langgarnya dengan segala akibat yang harus ia tanggung.

Cavaca

google agensi nganti Jawa Indonesia

Son Güncelleme: 2014-09-23
Kullanım Sıklığı: 1
Kalite:

Referans: Anonim

Endonezce

Judul : Tentang Masa Depan Tema : Sosial & Persahabatan Jumlah pemeran : 6 orang Penokohan : Ilham : Berkpribadian baik Muklis : Berkpribadian baik Zahra : Berkpribadian baik Rara : Berkepribadian buruk Munir : Berkepribadian buruk Intan : Suka mengingatkan Sinopis Drama Terdapat 6 orang bersahabat yang sudah berteman sejak sekian lama. Mereka adalah Ilham, Muklis, Zahra, Rara, Munir, dan Intan. Berebeda dengan keempat temannya, sikap dan kepribadian Rara dan Munir kontras dengan pemikiran Ilham, Muklis, Zahra, dan Intan. Pada suatu pertemuan, Rara dan Munir mendapat teguran dari para temannya lantaran sikapnya yang masih saja seperti anak kecil. Ilham : Apa sih yang harus kita lakukan supaya cita-cita yang kita miliki itu nantinya benar-benar bisa terealisasi dan tidak hanya sekedar mimpi semata? Muklis : Ya tentunya banyak sekali yang harus kamu lakukan, misalkan dari sekarang kamu harus mulai menata kehidupan dan kepribadian kamu. Zahra : Benar apa yang dikatakan oleh Muklis. Memang banyak sekali yang harus kita persiapkan agar kedepannya apa yang kita impikan bisa terwujud. Rara : Ah, kalian ini ada-ada saja kerjaannya. Mau ini mau itu, nyantai aja kenapa sih? lagian kalian ini kan masih mudah, masih banyak waktu. Munir : Iya, masih muda uda pada sibuk mikirn yang jauh-jauh. Udah lah nikmatin aja masa muda kalian, ntar juga datang sendiri mimpi kalian. Intan : Munir, Rara, kalian kok berpikiran seperti itu sih? justru karena kita masih muda makanya kita harus bisa memanfaatkan waktu yang kita miliki. Muklis : Benar apa yang dikatakan Intan. Aku juga heran sama kalian (Rara & Munir) kerjannya sehari-hari main melulu. Ilham : Munir, Rara, saat ini kalian memang masih muda dan segala sesuatu yang kalian butuhkan masih bisa dicukupi oleh ayah/ibu kalian, tapi kedepannya kan kalian harus bisa mencukupi kebutuhan kalian sendiri, makanya mulai sekarang kalian harus mau berpikir dan bekerja keras. Intan : Nah, dengerin tuh apa yang dibilaingin Ilham. Kalian tidak boleh jadi anak muda yang tanpa arah, kalian harus mau berjuang mulai sekarang. Rara : Ah, masa bodoh... Munir : Iya, kalian ini pada jadi motivator konon.. nyantai aja kenapa sih. Keempat teman Munir dan Rara hanya menggelengkan kepala melihat sikap Munir dan Rara yang tak ubahnya seoarang anak kecil. Kendati Intan menyadari bahwa sangat sulit untuk bisa mengingatkan Rara dan Munir, namun dia tetap berusaha untuk menyadarkan kedua temannya tersebut. Intan : Rara, usia kamu sekarang berapa? Munir : Memangnya kenapa kok kamu nanya usia segala? Rara : Usiaku sudah 17 tahun, ada apa? Intan : Nah, kamu sendiri udah tahu kan kalau usia kamu sudah 17 tahun. Coba kamu bayangkan apa yang akan kamu lakukan dalam 5-10 tahun kedepan? Rara : Aku nggak negerti maksud kamu, maksudnya apa? Munir : Iya, aku juga tambah bingung sama kamu, Tan. Orang ditanya usia, terus nanya apa yang akan dilakukan dalam 5-10 tahun mendatang, ya tentu aja nggak tahu kan hidup itu ngalir aja. Intan : Maksud aku begini, kalau usia kamu sekarang udah 17 tahun dan dalam 10 tahun kedepan usia kamu akan menjadi 27 tahun. Tahukan kamu bahwa kehidupan disaat usia kamu sudah 27 tahun itu akan berubah drastis dari apa yang kamu rasakan sekarang. Makanya selagi muda kita harus bisa bersiap diri untuk menyambut masa depan kita kelak, contoh-contohnya ya seperti apa yang disampaikan oleh Ilham, dkk. Rara dan Munir pun akhirnya berpikir dalam usai mendengar penjelasan Intan. Semenjak itu Munir dan Rara menunjukkan perubahan sikap yang berarti. http://www.contohnaskahdrama.com/2014/05/contoh-naskah-drama-untuk-6-orang.html#ixzz3EHyhtoqQ

Cavaca

google agensi nganti Jawa Indonesia

Son Güncelleme: 2014-09-23
Kullanım Sıklığı: 1
Kalite:

Referans: Anonim
Uyarı: Görünmez HTML biçimlendirmesi içeriyor

Daha iyi çeviri için
4,401,923,520 insan katkısından yararlanın

Kullanıcılar yardım istiyor:



Deneyiminizi iyileştirmek için çerezleri kullanıyoruz. Bu siteyi ziyaret etmeye devam ederek çerezleri kullanmamızı kabul etmiş oluyorsunuz. Daha fazla bilgi edinin. Tamam