MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: longsor    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

Indonesian

English

Info

longsor

Indonesian translation into English

Last Update: 2013-02-14
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Longsor

Landslide

Last Update: 2013-08-24
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Tanah longsor

Landslide

Last Update: 2013-09-28
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Tanah longsor

Landslides

Last Update: 2012-11-09
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Tanah longsor

Landslip

Last Update: 2012-02-02
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Longsor salju

Avalanche

Last Update: 2012-02-02
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Longsor salju

Avalanches

Last Update: 2010-05-31
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Banjir dan Longsor Landa Dua Kecamatan

banjir dan Longsor Landa Dua Kecamatan

Last Update: 2012-04-11
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Menyikapi Bencana اَلْحَمْدُ للهِ الّذِىْ اَكْرَمَ مَنِ اتَّقَى بِمَحَبَّتِهِ, وَاَوْعَدَ مَنْ خَالَفَهُ بِغَضَبِهِ وَعَذَابِهِ, اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَنَّ سَيْدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَرْسَلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلى الدِّيْنِ كُلِّهِ. اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيْدِنَا مُحَمَّدٍ رَسُوْلِ اللهِ وَخَيْرِ خَلْقِهِ, وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِى سَبِيْلِهِ. اما بعد : فَيَااَيُّهَاالنَّاسُ اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. Hadirin sidang Jum’at yang dimuliakan Allah! Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya mengajak kaum muslimin, khususnya diri saya pribadi untuk menambah ketaqwaan kita kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala taqwa dalam arti melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala laranganNya. Ma’asyiralmuslimin Rahimakumullah Dunia kembali tersentak oleh bencana besar berskala dunia, gempa bumi dan tsunami berkekuatan dahsyat, yang satu minggu lalu menimpa pesisir pantai Jepang, berkekuatan 9,0 skala Rihcter. Bencana ini tidak hanya meninggalkan prahara dengan ribuan korban dan kerusakan berbagai fasilitas hidup, ancaman yang tak kalah dahsyatnya hadir di depan mata yaitu efek radiasi nuklir dari rusaknya reaktor nuklir PLTN di Fukushima akibat gempa.. Nuklir menjadi ancaman yang paling menakutkan pada masa perkembangan tekhnologi modern saat ini. Bencana Jepang ini juga kembali mengingatkan kita akan bencana-bencana besara sebelumnya yang pernah mengguncang berbagai belahan dunia, termasuk negeri kita Indonesia, gempa-tsunami, gunung meletus, longsor, banjir bandang yang pernah menimpa berbagai daerah negeri ini telah membuat ciut-cemas jantung kita, mengguncang titik terakhir pertahanan iman manusia, betapa kematian begitu dekat mengintai. Bencana datang tak pernah bisa diprediksi, datang tak terduga, kapan dan di mana saja ia mau, ancaman kematian semakin nyata, dan kita tinggal menunggu giliran saja. Dan Allah memang telah menegaskan akan misteriusnya kematian …………… وَمَاتَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. 31:34) Ma’asyiralmuslimin Rahimakumullah Dan bencana yang menimpa hanya sebab dari pastinya datangnya kematian itu sendiri.Masalahnya sekarang, bagaimana kita mensikapi akan segala musibah/bencana yang pernah datang dan yang akan datang. Dalam perspektif islam, sebuah bencana dapat dilihat ke dalam 3 kategori. Pertama, bencana sebagai ujian bagi orang-orang beriman, kedua, bencana sebagai teguran, dan ketiga, bencana sebagai adzab terhadap orang-orang kafir atau orang yang ingkar terhadap kebenaran. Yang pertama, halnya musibah/bencana sebagai ujian adalah merupakan sunatullah, ia datang untuk menguji keimanan seseorang. Dan tidak akan luput seseorang dari yang namanya ujian, dalam bentuk apapun ujian tersebut, apakah ia tetap teguh dengan keimanannya atau malah kufur terhadap segala ketentuan Allah. Dalam surat Al-Ankabut dapat kita baca tentang hal ini: أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا ءَامَنَّا وَهُمْ لاَيُفْتَنُونَ. وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:"Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (QS. 29:3) Begitu juga Firman Alloh ; وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ اْلأَمْوَالِ وَاْلأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadam, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (QS.al baqoroh :155) Yang kedua, bencana dipandang sebagai teguran. Hal ini bertujuan untuk mengingatkan orang-orang yang beriman agar ia kembali atau bertaubat dari segala kelalainnya atau dosa-dosanya وَمَآأَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُوا عَن كَثِيرٍ Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). (QS. 42:30) Yang ketiga, dan yang tidak kita harapkan, adalah datangnya bencana sebagai adzab atau siksa Allah Swt. Azab diturunkan Allah SWT kepada kaum yang nyata membangkang dan betul-betul tidak mau menerima Ajaran Allah dan para Nabinya. Dalam hal ini Allah betul-betul Maha Kuasa untuk menghancurkan suatu negeri tanpa sisa, seperti yang diceritakan dalam Al-Qur’an yaitu kisah-kisah kaum Nabi Nuh, kaum Nabi Luth, Penduduk Madyan atau kaum Nabi Syuaib. Yang diturunkan banjir dasyat, gempa dasyat, petir, dan hujan batu api. Mereka semua dibinasakan (kecuali sedikit orang yang mengikuti petunjuk Rasul Allah). Hadirin sidang Jum’at yang dimuliakan Allah! Dapat kita baca dalam banyak ayat dalam al-Qur’an tentang bencana yang merupakan adzab dari Allah ini, diantaranya adalah : Surta al-Ankabut; 40 فَكُلاًّ أَخَذْنَا بِذَنبِهِ فَمِنْهُم مَّنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُم مَّنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُم مَّنْ خَسَفْنَا بِهِ اْلأَرْضَ وَمِنْهُم مَّنْ أَغْرَقْنَا وَمَاكَانَ اللهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِن كَانُوا أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka diantara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan diantara mereka ada yang ditimpa suara keras yang menguntur, dan diantara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan diantara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. (QS. 29:40) Hadirin Jamaah sholat Jumat yang berbahagia Begitu banyak ayat dalam al-qur’an yang menjelaskan masalah ini. Semoga kita tidak termasuk yang mendapat adzab Allah karena pembangkangan, tidak melaksanakan perintah Alloh ataupun ajaran yang di bawa Rasul-rasulNya. Jadi kesimpulannya seandainya musibah ini adalah ujian, semoga kita bisa menerimanya dengan penuh keimanan dan kesabaran. Kalaupun itu sebuah teguran, semoga kita cepat menyadarinya dan kembali hidup dalam tuntunan yang telah digariskan Allah Swt.yaitu jalan yang penuh kebenaran. بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَلَّ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. Khutbah II اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى اَمَرَنَا بِالاتِّحَادِ وَاْلاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ الْمَتِيْنَ. اَشْهَدُ اَنْ لاَّ اِلهَ اِلاَّ للهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ اِيَّاهُ نَعْبُدُ وَاِيَّاهُ نَسْتَعِيْنَ, وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمّدً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِّلْعَالَمِيْنَ. اَلّلهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ علَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَاَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ. اَمَّا بَعْدُ : فَيَا عِبَادَالله اِتَّقُ اللهَ تَعَالَى رَبَّ الْعَالمَيْنَ. وَسَارِعُوْ اِلى مَغْفِرَةِ اللهِ الْكَرِيْمِ. وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ سُبْحَانَهُ وَتَعَلَى بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلاَئِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ فَقَالَى فِى كِتَابِهِ الْعَزِيْز. اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتِهِ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِى يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَلّلهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلاْحْيَاءِ مِنْهُمُ اْلاَمْوَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُّجِيْبُ الدَّعْوَاتِ رَبَّنَا اتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَهً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ. عِبَادَالله, اِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانَ وَاِيْتَائِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَخْشَاءِ وَالْمُنْكَرْ وَالْبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْئَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُاللهَ اَكْبَرَ وَاللهُ يَعْلَمُ مَا يَصْنَعُوْنَ اَقِيْمُوا الصَّلوةَ google translet Indonesia to English

horax, in amphibians, reptiles, birds, and mammals, the chest. In humans and other mammals the chest is that part of the body between the neck and abdomen. In humans the bony framework of the thorax consists of the 12 thoracic vertebrae, 12 pairs of ribs, and the sternum (breastbone). The mammalian thorax contains the chief organs of respiration and circulation, namely, the lungs, some air passages, the heart, and the great vessels (see thoracic cavity). Below, it is bounded by the diaphragm. The bony framework is encased with muscles, fat, and cutaneous tissues. In insects the thorax is the middle of the three major divisions of the body. It is composed of three parts, each of which commonly bears a pair of legs; the rearward two parts usually each bear a pair of wings.

Last Update: 2014-07-13
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous
Warning: Contains invisible HTML formatting

TerTRIBUNMANADO.CO.ID, SITUBONDO - Jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur, lumpuh total karena jalur yang menghubungkan Situbondo dengan Probolinggo tertutup lumpur material banjir, Sabtu (1/2/2014). Kondisi ini menimbulkan kemacetan luar biasa. Antrean kendaraan mengular hingga mencapai puluhan kilometer, baik dari arah Surabaya maupun Banyuwangi, Longsor yang terjadi di jalan raya Desa Klatakan, hingga Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan juga mengakibatkan dua mobil terseret arus banjir bandang tersebut. Material banjir berupa lumpur dan bebatuan besar itu masih menutup jalan raya pantura di jalan raya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit. Bahkan, material itu ada di sepanjang 1 km di jalur tersebut. "Untuk membersihkan material lumpur dan batu besar yang mencapai ketinggian hingga 70 cm, kami langsung meminta bantuan alat berat ke Dinas Bina Marga Propinsi Jatim. Hingga siang ini baru satu alat berat yang datang ke lokasi," kata Kepala Pelaksana BPBD Situbondo Zainul Arifin. Menurutnya, hujan deras yang mengakibatkan terjadinya longsor di sejumlah titik selain membawa material dari pegunungan, sejumlah bronjong berisi batu-batu besar untuk penahan banjir di tepi jalan raya banyak yang ambrol. “Sehingga material banjir juga banyak berserakan di atas ruas jalan raya. Sejumlah rumah warga juga kembali tergenang banjir hingga ketinggian 0,5 sampai 1 meter,” imbuh Zainul Arifin. Karena material banjir sedang dibersihkan hingga siang ini, untuk mengantisipasi terjadinya anteran kendaraan yang lebih parah, petugas Polres langsung menutup jalur Pantura. ”Sembari menunggu selesainya pembersihan material, untuk sementara arus lalin baik arah Surabaya maupun Banyuwangi dialihkan ke jalur Bondowoso,” terang Kasat Sabhara AKP Haryonojemahan

70 cm, kami langsung meminta bantuan alat berat ke Dinas Bina Marga Propinsi Jatim.

Last Update: 2014-02-11
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia
Warning: Contains invisible HTML formatting

BENCANA BANJIR DI JAKARTA TerTRIBUNMANADO.CO.ID, SITUBONDO - Jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur, lumpuh total karena jalur yang menghubungkan Situbondo dengan Probolinggo tertutup lumpur material banjir, Sabtu (1/2/2014). Kondisi ini menimbulkan kemacetan luar biasa. Antrean kendaraan mengular hingga mencapai puluhan kilometer, baik dari arah Surabaya maupun Banyuwangi, Longsor yang terjadi di jalan raya Desa Klatakan, hingga Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan juga mengakibatkan dua mobil terseret arus banjir bandang tersebut. Material banjir berupa lumpur dan bebatuan besar itu masih menutup jalan raya pantura di jalan raya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit. Bahkan, material itu ada di sepanjang 1 km di jalur tersebut. "Untuk membersihkan material lumpur dan batu besar yang mencapai ketinggian hingga 70 cm, kami langsung meminta bantuan alat berat ke Dinas Bina Marga Propinsi Jatim. Hingga siang ini baru satu alat berat yang datang ke lokasi," kata Kepala Pelaksana BPBD Situbondo Zainul Arifin. Menurutnya, hujan deras yang mengakibatkan terjadinya longsor di sejumlah titik selain membawa material dari pegunungan, sejumlah bronjong berisi batu-batu besar untuk penahan banjir di tepi jalan raya banyak yang ambrol. “Sehingga material banjir juga banyak berserakan di atas ruas jalan raya. Sejumlah rumah warga juga kembali tergenang banjir hingga ketinggian 0,5 sampai 1 meter,” imbuh Zainul Arifin. Karena material banjir sedang dibersihkan hingga siang ini, untuk mengantisipasi terjadinya anteran kendaraan yang lebih parah, petugas Polres langsung menutup jalur Pantura. ”Sembari menunggu selesainya pembersihan material, untuk sementara arus lalin baik arah Surabaya maupun Banyuwangi dialihkan ke jalur Bondowoso,” terang Kasat Sabhara AKP Haryonojemahan can you be mine

TerTRIBUNMANADO.CO.ID, SITUBONDO - Jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur, lumpuh total karena jalur yang menghubungkan Situbondo dengan Probolinggo tertutup lumpur material banjir, Sabtu (1/2/2014). Kondisi ini menimbulkan kemacetan luar biasa. Antrean kendaraan mengular hingga mencapai puluhan kilometer, baik dari arah Surabaya maupun Banyuwangi, Longsor yang terjadi di jalan raya Desa Klatakan, hingga Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan juga mengakibatkan dua mobil terseret arus banjir bandang tersebut. Material banjir berupa lumpur dan bebatuan besar itu masih menutup jalan raya pantura di jalan raya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit. Bahkan, material itu ada di sepanjang 1 km di jalur tersebut. "Untuk membersihkan material lumpur dan batu besar yang mencapai ketinggian hingga 70 cm, kami langsung meminta bantuan alat berat ke Dinas Bina Marga Propinsi Jatim. Hingga siang ini baru satu alat berat yang datang ke lokasi," kata Kepala Pelaksana BPBD Situbondo Zainul Arifin. Menurutnya, hujan deras yang mengakibatkan terjadinya longsor di sejumlah titik selain membawa material dari pegunungan, sejumlah bronjong berisi batu-batu besar untuk penahan banjir di tepi jalan raya banyak yang ambrol. “Sehingga material banjir juga banyak berserakan di atas ruas jalan raya. Sejumlah rumah warga juga kembali tergenang banjir hingga ketinggian 0,5 sampai 1 meter,” imbuh Zainul Arifin. Karena material banjir sedang dibersihkan hingga siang ini, untuk mengantisipasi terjadinya anteran kendaraan yang lebih parah, petugas Polres langsung menutup jalur Pantura. ”Sembari menunggu selesainya pembersihan material, untuk sementara arus lalin baik arah Surabaya maupun Banyuwangi dialihkan ke jalur Bondowoso,” terang Kasat Sabhara AKP Haryonojemahan

Last Update: 2014-02-09
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia
Warning: Contains invisible HTML formatting

Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban longsor di Dukuh Luwung Desa Plompong Sirampog Brebes. Korban bernama Taryo, 60 tahun, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Jenazahnya ditemukan tadi pagi sekitar pukul 08.00,” kata Kepala Desa Plompong, Nasuha, Jumat 8 Februari 2013. Ia mengatakan, jenazah Taryo ditemukan dalam keadaan tertelungkup. Lokasinya berada di dekat rumpun pohon bambu atau berada di sayap kanan timbunan material longsor. Nasuha menambahkan, pencarian akan terus dilakukan hingga semua jenazah bisa ditemukan. Dengan ditemukannya Taryo, berarti kini tinggal empat jenazah lagi yang masih dicari Tim SAR. Penemuan jenazah tersebut sudah diperkirakan sebelumnya oleh paranormal setempat, Bari Mubarok yang ikut melakukan pencarian. “Dia ditemukan di ladangnya sendiri, itu logika bukan sekedar penerawangan batin,” katanya. Bari sendiri sudah member tanda di mana letak para korban. Ia menancapkan ranting di tempat-tempat, yang menurut penerawangannya, merupakan letak posisi korban berada. Menurut dia, tak jauh dari posisi Taryo, ada jenazah lain yakni Sutar, 45 tahun. Sementara posisi Kasrap, 70 tahun, dan Sumi, 60 tahun—merupakan suami istri—posisinya sekitar 20 meter dari posisi Taryo. “Kalau Pak Radun posisinya berada di pusat longsoran sehingga akan menyulitkan untuk pencarian,” katanya. Tingginya material longsor yang mencapai empat meter cukup menyulitkan evakuasi korban. Alat berat tak bisa masuk ke lokasi karena beratnya medan yang berbukit-bukit.

google translation Indonesian Javanese

Last Update: 2013-02-11
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Semua ikan dan burung, semua binatang besar dan kecil, dan semua orang di muka bumi akan gemetar ketakutan menghadapi Aku. Gunung-gunung akan runtuh, tebing-tebing akan longsor dan semua tembok akan roboh
Ezekial 38.20

So that the fishes of the sea, and the fowls of the heaven, and the beasts of the field, and all creeping things that creep upon the earth, and all the men that are upon the face of the earth, shall shake at my presence, and the mountains shall be thrown down, and the steep places shall fall, and every wall shall fall to the ground.
Ezekial 38.20

Last Update: 2013-01-31
Subject: Religion
Usage Frequency: 1
Quality:

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, BPBD Sumatera Barat menyampaikan 11 orang ditemukan tewas dalam peristiwa longsor (27/1) Kampung Nagari Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Longsor terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur selama 3 hari terkahir. Dari 25 orang, hanya 7 yang selamat dan 9 orang masih dalam pencarian. Saat ini korban selamat sudah mendapat perawatan rumah sakit terdekat. Manajer Pusat Kendali Operasi Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat, Ade Edward yang dihubungi Radio Australia pada dini hari (28/1) menyampaikan pencarian untuk sementara dihentikan karena kendala cuaca dan akan dilanjutkan pada pagi ini. “Kami terus melakukan pencarian sampai malam, tapi hujan turun terus menerus jadi terpaksa stop dan baru lanjut pagi nanti,” kata Ade Edward. Dia mengungkapkan kemungkinan mereka yang belum ditemukan sulit untuk bertahan hidup dan akan menambah jumlah korban tewas. Ade Edward mengungkapkan seluruh korban adalah warga setempat yang tinggal di sekitar kawasan danau Maninjau yang memang tercatat rawan longsor. Total, jumlah bangunan rumah yang tertimbun berjumlah 12 unit. “Waktu gempa Sumatera beberapa tahun lalu, sebagian daerah ini juga terpantau longsor walaupun tidak ada korban jiwa,” jelasnya. Jumlah korban bencana longsor di Sumatera Barat kali ini adalah yang terbesar sejak bencana gempa dan longsong beberapa tahun lalu. “Waktu gempa Sumatera beberapa tahun lalu, sebagian daerah ini juga terpantau longsor walaupun tidak ada korban jiwa,” jelasnya. Bencana longsor juga terjadi di Kabupaten Kerinci, Jambi yang memakan korban 5 orang tewas. Tanah longsor akibat hujan lebat pada hari Sabtu menewaskan 4 orang pegawai di situs pemboran PT Pertamina Geothermal Energy di kabupaten Kerinci, Jambi. Menurut pihak perusahaan, empat orang tewas, lima cedera dan seorang lagi hilang. Semua korban adalah pegawai yang sedang melakukan pengeboran. Keterangan yang dihimpun menyebutkan para korban tertimbun tanah longsor saat berada dalam truk kontainer dan baru bisa dievakuasi beberapa jam kemudian setelah petugas turun tangan. 4 orang selamat dari peristiwa nahas itu. Sebelumnya hujan lebat bulan ini di Jakarta telah merenggut 32 korban jiwa dan banjir sempat mengakibatkan terpaksa mengungsinya hampir 46-ribu orang dari rumah mereka.

Google Translate

Last Update: 2013-01-30
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Gunung-gunung lebur di bawah telapak-Nya seperti lilin dalam api yang menyala; tanahnya longsor masuk ke lembah-lembah, seperti air di atas bukit mengalir ke bawah
Micah 1.4

And the mountains shall be molten under him, and the valleys shall be cleft, as wax before the fire, and as the waters that are poured down a steep place.
Micah 1.4

Last Update: 2012-05-06
Subject: Religion
Usage Frequency: 1
Quality:

Add a translation