MyMemory, World's Largest Translation Memory
Click to expand

Language pair: Click to swap content  Subject   
Ask Google

You searched for: longsor    [ Turn off colors ]

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

Indonesian

English

Info

longsor

Indonesian translation into English

Last Update: 2013-02-14
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Longsor

Landslide

Last Update: 2013-08-24
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Tanah longsor

Landslide

Last Update: 2013-09-28
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Tanah longsor

Landslides

Last Update: 2012-11-09
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Tanah longsor

Landslip

Last Update: 2012-02-02
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Longsor salju

Avalanche

Last Update: 2012-02-02
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Longsor salju

Avalanches

Last Update: 2010-05-31
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Banjir dan Longsor Landa Dua Kecamatan

banjir dan Longsor Landa Dua Kecamatan

Last Update: 2012-04-11
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Naskah Drama (Tanah Longsor) Karakter: 1. Siti Aminah 2. Ali Putra 3. Erni (Ibu Aminah) 4. Joko (Ayah Aminah) 5. Sulastri (Ibu Ali) 6. 7. 8. Tim SAR Di lereng Gunung Dempo, terdapat sebuah pedesaan yang cukup ramai. Keluarga yang telah mendapat dampak dari modernisasi masih sangat sedikit. Perbedaan “Si Kaya” dan “Si Miskin” juga nampak jelas. Sore itu, Siti Aminah yang berasal dari keluarga yang kolot sedang duduk berdua di depan rumahnya dengan Ali Putra yang notabene berasal dari keluarga yang kaya. Ali : Sepertinya kita akan segera berpisah, Aminah. Aminah : Lho, kenapa bicara seperti itu? Ali : Begini, dua hari lagi aku beserta keluarga akan pindah ke tempat yang lebih aman. Daerah sini akan jadi daerah rawan longsor. Aminah : Bagaimana bisa? Kita berdua sudah tinggal di sini sejak kecil, dan selama itu belum pernah ada kejadian tanah longsor, bukan? Ali : Itu kan dulu. Aminah, buka matamu! Lihat sekelilingmu! Pohon sudah banyak yang ditebang dan tanah di lereng gunung ini sudah banyak yang gundul. Sebentar lagi musim hujan akan tiba. Potensi terjadinya tanah longsor akan semakin besar. Aminah : (sedih) Aku tidak bisa mempercayai itu. Ali : Tapi itu semua kenyataan, Aminah. Aku mengerti perasaanmu, tapi- Sulastri : (menjewer Ali) Ternyata kamu di sini, ya! Dasar anak kurang ajar! Ibu sedang sibuk mengemasi barang-barang kamu malah pacaran di rumah orang. (nunjuk Aminah) Kamu Juga! Jangan menggoda anak lelaki orang dong! Erni : (keluar dari dalam rumah) Ehhh!! Jangan seenaknya marah-marah ke anak gadis orang dong! Sulastri : Lha, memang anak kamu menggoda anak saya! Erni : Enak saja! Anak saya tidak mungkin seperti itu. Anak kamu tuh yang seenaknya datang kemari lalu mengajak anak saya mengobrol. Sulasti : Susah, ya, bicara dengan orang miskin. Sudahlah, ayo, Ali! Kita pulang! Ali : I-iya, Bu. (Kemudian, Ali dan Sulastri pergi) Erni : Dasar! Kaya tapi sombong, tidak akan berkah tuh hartanya! (menjewer Aminah) Kamu juga, kok mau jadi pacar Ali. Sudah tahu tabiat keluarganya jelek tapi masih saja tidak mendengarkan kata-kata ibu. Aminah : Habisnya, Ali tidak seperti orangtuanya, bu. Dia baik dan tidak sombong. Erni : itu kan biar bisa mengambil hati kamu saja. Sudah, kamu masuk, gih! Aminah : Iya, bu. Keesokan harinya, di depan rumah Aminah. Aminah : (melamun) Erni : (berdiri di ambang pintu) Wah… wah… pak, lihat anakmu ini! Pagi-pagi sudah melamun di teras rumah. Joko : (dari dalam rumah) Biarkan saja, bu. Erni : lihat dulu kenapa toh, mas? Joko : (keluar rumah sambil bergumam kesal) Memang kenapa- (kaget) Lho? (memegang bahu Aminah) Aminah : (tersadar) Lho? Ibu? Ayah? Joko : Kamu melamunin apa, nak? Aminah : hehe (nyengir) Aminah sedang memikirkan tanah longsor. Joko : kenapa tiba-tiba memikirkan itu? Aminah : Kemarin, Ali memberitahu mengenai tanah longsor. Saya jadi kepikiran, apa benar daerah kita ini rawan bencana longsor. Erni : Kamu kok bisa kepikiran begitu, sudah bertahun-tahun kita tinggal di sini dan tidak pernah terjadi longsor. Sudahlah, jangan cemas. Ali cuma membohongi kamu, nak. Joko : Selain itu, nak. Kita mau pindah kemana? Keluarga kita jauh, kita cuma punya tanah ini satu-satunya untuk tempat tinggal. Semoga kamu mengerti, Aminah. Aminah : Aku mengerti, pak, bu. Erni : Nah, kalau sudah mengerti, ayo bantu ibu masak! Aminah : baiklah, bu. Esok harinya lagi, tepat di hari Ali akan pindah rumah. Ali : Aminah, ini perpisahan. Aminah : (hendak menangis) Aku tahu. Aku pasti merindukanmu. Ali : Aminah, ikut saja denganku! Kau pasti aman! Sutirna : Ali, cepat sedikit. Travel sudah menunggu! Aminah : pergilah! Aku tak akan apa-apa tinggal di sini. Ali : Kuharap begitu. Sampai jumpa! (pergi) Setelah perpisahan tersebut, Aminah terus menangis di dalam rumah. Hal tersebut membuat orangtuanya menjadi kesal. Erni : Berhentilah menangis! Lelaki seperti itu saja kau tangisi! (memengang bahu Aminah) Sebagai wanita kau jangan lemah! Joko : Ibumu benar. Kau tak perlu menangisinya. Aminah : tapi bu- Erni : Apalagi?! Kamu ini tidak sadar-sadar, ya. Sampai-sampai menangisi lelaki kurang ajar seperti dia. Asal kamu tahu, ya, Aminah! Aku, sebagai ibumu bahkan lebih memilih mati daripada nantinya akan berbisan dengan keluarga seperti mereka! (terdengar suara tanah jatuh) Aminah : (bangkit dari duduk) Bu, suara apa itu? Erni : (panik) hah?! Joko : (sadar) Aminah, Erni, cepat keluar dari rumah. Aminah : (kejatuhan atap dsb) Ibu!!! Ayah!!! Tolong!!!!!! Erni dan Joko : (sudah keluar) (Pagi harinya TIM SAR datang) Joko : (menangis) Pak, tolong cari anak saya! Tim SAR 1 : Baiklah, Pak, anak bapak pasti akan kami temukan. Bapak sebaiknya kembali ke tenda pengungsian. Erni : tapi anak saya- Ali : Pak Joko!! Dimana Aminah?! Apa dia selamat?! Joko : Nak Ali, Aminah belum ditemukan. Kami tidak tahu dia selamat atau tidak. Tim SAR 2 : Pak, saya menemukan seorang wanita di sini! Joko : Itu anak saya! Tim SAR 3 : Maaf Pak, dia harus diperiksa tim forensik dulu. Ali : (berlari dan menangis di mayat Aminah) AMINAH! TAMAT.

google translation english to Indonesia

Last Update: 2014-04-03
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Anonymous

TerTRIBUNMANADO.CO.ID, SITUBONDO - Jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur, lumpuh total karena jalur yang menghubungkan Situbondo dengan Probolinggo tertutup lumpur material banjir, Sabtu (1/2/2014). Kondisi ini menimbulkan kemacetan luar biasa. Antrean kendaraan mengular hingga mencapai puluhan kilometer, baik dari arah Surabaya maupun Banyuwangi, Longsor yang terjadi di jalan raya Desa Klatakan, hingga Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan juga mengakibatkan dua mobil terseret arus banjir bandang tersebut. Material banjir berupa lumpur dan bebatuan besar itu masih menutup jalan raya pantura di jalan raya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit. Bahkan, material itu ada di sepanjang 1 km di jalur tersebut. "Untuk membersihkan material lumpur dan batu besar yang mencapai ketinggian hingga 70 cm, kami langsung meminta bantuan alat berat ke Dinas Bina Marga Propinsi Jatim. Hingga siang ini baru satu alat berat yang datang ke lokasi," kata Kepala Pelaksana BPBD Situbondo Zainul Arifin. Menurutnya, hujan deras yang mengakibatkan terjadinya longsor di sejumlah titik selain membawa material dari pegunungan, sejumlah bronjong berisi batu-batu besar untuk penahan banjir di tepi jalan raya banyak yang ambrol. “Sehingga material banjir juga banyak berserakan di atas ruas jalan raya. Sejumlah rumah warga juga kembali tergenang banjir hingga ketinggian 0,5 sampai 1 meter,” imbuh Zainul Arifin. Karena material banjir sedang dibersihkan hingga siang ini, untuk mengantisipasi terjadinya anteran kendaraan yang lebih parah, petugas Polres langsung menutup jalur Pantura. ”Sembari menunggu selesainya pembersihan material, untuk sementara arus lalin baik arah Surabaya maupun Banyuwangi dialihkan ke jalur Bondowoso,” terang Kasat Sabhara AKP Haryonojemahan

70 cm, kami langsung meminta bantuan alat berat ke Dinas Bina Marga Propinsi Jatim.

Last Update: 2014-02-11
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia
Warning: Contains invisible HTML formatting

BENCANA BANJIR DI JAKARTA TerTRIBUNMANADO.CO.ID, SITUBONDO - Jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur, lumpuh total karena jalur yang menghubungkan Situbondo dengan Probolinggo tertutup lumpur material banjir, Sabtu (1/2/2014). Kondisi ini menimbulkan kemacetan luar biasa. Antrean kendaraan mengular hingga mencapai puluhan kilometer, baik dari arah Surabaya maupun Banyuwangi, Longsor yang terjadi di jalan raya Desa Klatakan, hingga Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan juga mengakibatkan dua mobil terseret arus banjir bandang tersebut. Material banjir berupa lumpur dan bebatuan besar itu masih menutup jalan raya pantura di jalan raya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit. Bahkan, material itu ada di sepanjang 1 km di jalur tersebut. "Untuk membersihkan material lumpur dan batu besar yang mencapai ketinggian hingga 70 cm, kami langsung meminta bantuan alat berat ke Dinas Bina Marga Propinsi Jatim. Hingga siang ini baru satu alat berat yang datang ke lokasi," kata Kepala Pelaksana BPBD Situbondo Zainul Arifin. Menurutnya, hujan deras yang mengakibatkan terjadinya longsor di sejumlah titik selain membawa material dari pegunungan, sejumlah bronjong berisi batu-batu besar untuk penahan banjir di tepi jalan raya banyak yang ambrol. “Sehingga material banjir juga banyak berserakan di atas ruas jalan raya. Sejumlah rumah warga juga kembali tergenang banjir hingga ketinggian 0,5 sampai 1 meter,” imbuh Zainul Arifin. Karena material banjir sedang dibersihkan hingga siang ini, untuk mengantisipasi terjadinya anteran kendaraan yang lebih parah, petugas Polres langsung menutup jalur Pantura. ”Sembari menunggu selesainya pembersihan material, untuk sementara arus lalin baik arah Surabaya maupun Banyuwangi dialihkan ke jalur Bondowoso,” terang Kasat Sabhara AKP Haryonojemahan can you be mine

TerTRIBUNMANADO.CO.ID, SITUBONDO - Jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur, lumpuh total karena jalur yang menghubungkan Situbondo dengan Probolinggo tertutup lumpur material banjir, Sabtu (1/2/2014). Kondisi ini menimbulkan kemacetan luar biasa. Antrean kendaraan mengular hingga mencapai puluhan kilometer, baik dari arah Surabaya maupun Banyuwangi, Longsor yang terjadi di jalan raya Desa Klatakan, hingga Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan juga mengakibatkan dua mobil terseret arus banjir bandang tersebut. Material banjir berupa lumpur dan bebatuan besar itu masih menutup jalan raya pantura di jalan raya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit. Bahkan, material itu ada di sepanjang 1 km di jalur tersebut. "Untuk membersihkan material lumpur dan batu besar yang mencapai ketinggian hingga 70 cm, kami langsung meminta bantuan alat berat ke Dinas Bina Marga Propinsi Jatim. Hingga siang ini baru satu alat berat yang datang ke lokasi," kata Kepala Pelaksana BPBD Situbondo Zainul Arifin. Menurutnya, hujan deras yang mengakibatkan terjadinya longsor di sejumlah titik selain membawa material dari pegunungan, sejumlah bronjong berisi batu-batu besar untuk penahan banjir di tepi jalan raya banyak yang ambrol. “Sehingga material banjir juga banyak berserakan di atas ruas jalan raya. Sejumlah rumah warga juga kembali tergenang banjir hingga ketinggian 0,5 sampai 1 meter,” imbuh Zainul Arifin. Karena material banjir sedang dibersihkan hingga siang ini, untuk mengantisipasi terjadinya anteran kendaraan yang lebih parah, petugas Polres langsung menutup jalur Pantura. ”Sembari menunggu selesainya pembersihan material, untuk sementara arus lalin baik arah Surabaya maupun Banyuwangi dialihkan ke jalur Bondowoso,” terang Kasat Sabhara AKP Haryonojemahan

Last Update: 2014-02-09
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia
Warning: Contains invisible HTML formatting

Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban longsor di Dukuh Luwung Desa Plompong Sirampog Brebes. Korban bernama Taryo, 60 tahun, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Jenazahnya ditemukan tadi pagi sekitar pukul 08.00,” kata Kepala Desa Plompong, Nasuha, Jumat 8 Februari 2013. Ia mengatakan, jenazah Taryo ditemukan dalam keadaan tertelungkup. Lokasinya berada di dekat rumpun pohon bambu atau berada di sayap kanan timbunan material longsor. Nasuha menambahkan, pencarian akan terus dilakukan hingga semua jenazah bisa ditemukan. Dengan ditemukannya Taryo, berarti kini tinggal empat jenazah lagi yang masih dicari Tim SAR. Penemuan jenazah tersebut sudah diperkirakan sebelumnya oleh paranormal setempat, Bari Mubarok yang ikut melakukan pencarian. “Dia ditemukan di ladangnya sendiri, itu logika bukan sekedar penerawangan batin,” katanya. Bari sendiri sudah member tanda di mana letak para korban. Ia menancapkan ranting di tempat-tempat, yang menurut penerawangannya, merupakan letak posisi korban berada. Menurut dia, tak jauh dari posisi Taryo, ada jenazah lain yakni Sutar, 45 tahun. Sementara posisi Kasrap, 70 tahun, dan Sumi, 60 tahun—merupakan suami istri—posisinya sekitar 20 meter dari posisi Taryo. “Kalau Pak Radun posisinya berada di pusat longsoran sehingga akan menyulitkan untuk pencarian,” katanya. Tingginya material longsor yang mencapai empat meter cukup menyulitkan evakuasi korban. Alat berat tak bisa masuk ke lokasi karena beratnya medan yang berbukit-bukit.

google translation Indonesian Javanese

Last Update: 2013-02-11
Subject: General
Usage Frequency: 1
Quality:

Semua ikan dan burung, semua binatang besar dan kecil, dan semua orang di muka bumi akan gemetar ketakutan menghadapi Aku. Gunung-gunung akan runtuh, tebing-tebing akan longsor dan semua tembok akan roboh
Ezekial 38.20

So that the fishes of the sea, and the fowls of the heaven, and the beasts of the field, and all creeping things that creep upon the earth, and all the men that are upon the face of the earth, shall shake at my presence, and the mountains shall be thrown down, and the steep places shall fall, and every wall shall fall to the ground.
Ezekial 38.20

Last Update: 2013-01-31
Subject: Religion
Usage Frequency: 1
Quality:

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, BPBD Sumatera Barat menyampaikan 11 orang ditemukan tewas dalam peristiwa longsor (27/1) Kampung Nagari Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Longsor terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur selama 3 hari terkahir. Dari 25 orang, hanya 7 yang selamat dan 9 orang masih dalam pencarian. Saat ini korban selamat sudah mendapat perawatan rumah sakit terdekat. Manajer Pusat Kendali Operasi Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat, Ade Edward yang dihubungi Radio Australia pada dini hari (28/1) menyampaikan pencarian untuk sementara dihentikan karena kendala cuaca dan akan dilanjutkan pada pagi ini. “Kami terus melakukan pencarian sampai malam, tapi hujan turun terus menerus jadi terpaksa stop dan baru lanjut pagi nanti,” kata Ade Edward. Dia mengungkapkan kemungkinan mereka yang belum ditemukan sulit untuk bertahan hidup dan akan menambah jumlah korban tewas. Ade Edward mengungkapkan seluruh korban adalah warga setempat yang tinggal di sekitar kawasan danau Maninjau yang memang tercatat rawan longsor. Total, jumlah bangunan rumah yang tertimbun berjumlah 12 unit. “Waktu gempa Sumatera beberapa tahun lalu, sebagian daerah ini juga terpantau longsor walaupun tidak ada korban jiwa,” jelasnya. Jumlah korban bencana longsor di Sumatera Barat kali ini adalah yang terbesar sejak bencana gempa dan longsong beberapa tahun lalu. “Waktu gempa Sumatera beberapa tahun lalu, sebagian daerah ini juga terpantau longsor walaupun tidak ada korban jiwa,” jelasnya. Bencana longsor juga terjadi di Kabupaten Kerinci, Jambi yang memakan korban 5 orang tewas. Tanah longsor akibat hujan lebat pada hari Sabtu menewaskan 4 orang pegawai di situs pemboran PT Pertamina Geothermal Energy di kabupaten Kerinci, Jambi. Menurut pihak perusahaan, empat orang tewas, lima cedera dan seorang lagi hilang. Semua korban adalah pegawai yang sedang melakukan pengeboran. Keterangan yang dihimpun menyebutkan para korban tertimbun tanah longsor saat berada dalam truk kontainer dan baru bisa dievakuasi beberapa jam kemudian setelah petugas turun tangan. 4 orang selamat dari peristiwa nahas itu. Sebelumnya hujan lebat bulan ini di Jakarta telah merenggut 32 korban jiwa dan banjir sempat mengakibatkan terpaksa mengungsinya hampir 46-ribu orang dari rumah mereka.

Google Translate

Last Update: 2013-01-30
Usage Frequency: 1
Quality:
Reference: Wikipedia

Gunung-gunung lebur di bawah telapak-Nya seperti lilin dalam api yang menyala; tanahnya longsor masuk ke lembah-lembah, seperti air di atas bukit mengalir ke bawah
Micah 1.4

And the mountains shall be molten under him, and the valleys shall be cleft, as wax before the fire, and as the waters that are poured down a steep place.
Micah 1.4

Last Update: 2012-05-06
Subject: Religion
Usage Frequency: 1
Quality:

Add a translation