Chiedi a Google

Hai cercato la traduzione di tau da Indonesiano a Giavanese

Contributi umani

Da traduttori professionisti, imprese, pagine web e archivi di traduzione disponibili gratuitamente al pubblico.

Aggiungi una traduzione

Indonesiano

Giavanese

Informazioni

Indonesiano

tana je tau impaleteng hapa danum

Giavanese

jika aku yang seperti ini harus aku menuruti kehendak mu

Ultimo aggiornamento 2014-11-08
Frequenza di utilizzo: 1
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Indonesiano

Itu ko mereka bisa tau nomor aku sih kak

Giavanese

Ultimo aggiornamento 2020-05-27
Frequenza di utilizzo: 1
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Indonesiano

kau tak pernah tau isi hati ku yang sebenarnya, andai engkau Tau betapa indahnya dunia ini kau menjadi Milik ku selamanya

Giavanese

あなたは、あなたは永遠に私のものになってどのように美しいこの世界タウ場合は、私の心の実際の内容を知っていることはありません

Ultimo aggiornamento 2015-09-27
Frequenza di utilizzo: 1
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Indonesiano

dasar cewe gila kerjaan nya setiya hari tlvn ngga bosen apa coco nya juga ngga tau diri banget tu uda uda jelek,alai katro

Giavanese

google agensi Jawa Indonesia

Ultimo aggiornamento 2014-07-13
Frequenza di utilizzo: 1
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Indonesiano

google Cerita Rakyat Sumatera Utara Di wilayah Sumatera hiduplah seorang petani yang sangat rajin bekerja. Ia hidup sendiri sebatang kara. Setiap hari ia bekerja menggarap lading dan mencari ikan dengan tidak mengenal lelah. Hal ini dilakukannya untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Pada suatu hari petani tersebut pergi ke sungai di dekat tempat tinggalnya, ia bermaksud mencari ikan untuk lauknya hari ini. Dengan hanya berbekal sebuah kail, umpan dan tempat ikan, ia pun langsung menuju ke sungai. Setelah sesampainya di sungai, petani tersebut langsung melemparkan kailnya. Sambil menunggu kailnya dimakan ikan, petani tersebut berdoa,“Ya Alloh, semoga aku dapat ikan banyak hari ini”. Beberapa saat setelah berdoa, kail yang dilemparkannya tadi nampak bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani tersebut sangat senang sekali, karena ikan yang didapatkannya sangat besar dan cantik sekali. Setelah beberapa saat memandangi ikan hasil tangkapannya, petani itu sangat terkejut. Ternyata ikan yang ditangkapnya itu bisa berbicara. “Tolong aku jangan dimakan Pak!! Biarkan aku hidup”, teriak ikan itu. Tanpa banyak Tanya, ikan tangkapannya itu langsung dikembalikan ke dalam air lagi. Setelah mengembalikan ikan ke dalam air, petani itu bertambah terkejut, karena tiba-tiba ikan tersebut berubah menjadi seorang wanita yang sangat cantik. “Jangan takut Pak, aku tidak akan menyakiti kamu”, kata si ikan. “Siapakah kamu ini? Bukankah kamu seekor ikan?, Tanya petani itu. “Aku adalah seorang putri yang dikutuk, karena melanggar aturan kerajaan”, jawab wanita itu. “Terimakasih engkau sudah membebaskan aku dari kutukan itu, dan sebagai imbalannya aku bersedia kau jadikan istri”, kata wanita itu. Petani itupun setuju. Maka jadilah mereka sebagai suami istri. Namun, ada satu janji yang telah disepakati, yaitu mereka tidak boleh menceritakan bahwa asal-usul Puteri dari seekor ikan. Jika janji itu dilanggar maka akan terjadi petaka dahsyat. Setelah beberapa lama mereka menikah, akhirnya kebahagiaan Petani dan istrinya bertambah, karena istri Petani melahirkan seorang bayi laki-laki. Anak mereka tumbuh menjadi anak yang sangat tampan dan kuat, tetapi ada kebiasaan yang membuat heran semua orang. Anak tersebut selalu merasa lapar, dan tidak pernah merasa kenyang. Semua jatah makanan dilahapnya tanpa sisa. Hingga suatu hari anak petani tersebut mendapat tugas dari ibunya untuk mengantarkan makanan dan minuman ke sawah di mana ayahnya sedang bekerja. Tetapi tugasnya tidak dipenuhinya. Semua makanan yang seharusnya untuk ayahnya dilahap habis, dan setelah itu dia tertidur di sebuah gubug. Pak tani menunggu kedatangan anaknya, sambil menahan haus dan lapar. Karena tidak tahan menahan lapar, maka ia langsung pulang ke rumah. Di tengah perjalanan pulang, pak tani melihat anaknya sedang tidur di gubug. Petani tersebut langsung membangunkannya. “Hey, bangun!, teriak petani itu. Setelah anaknya terbangun, petani itu langsung menanyakan makanannya. “Mana makanan buat ayah?”, Tanya petani. “Sudah habis kumakan”, jawab si anak. Dengan nada tinggi petani itu langsung memarahi anaknya. "Anak tidak tau diuntung ! Tak tahu diri! Dasar anak ikan!," umpat si Petani tanpa sadar telah mengucapkan kata pantangan dari istrinya. Setelah petani mengucapkan kata-kata tersebut, seketika itu juga anak dan istrinya hilang lenyap tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras. Air meluap sangat tinggi dan luas sehingga membentuk sebuah telaga. Dan akhirnya membentuk sebuah danau. Danau itu akhirnya dikenal dengan nama Danau Toba. Terimakasih telah membaca Cerita Rakyat Danau Toba dan semoga bermanfaat Cerita Rakyatnya dan Kunjungi Kumpulan Cerita Rakyat yang lainnya... terjemahan bahasa indonesia bahasa jawa

Giavanese

google translation Javanese Indonesian

Ultimo aggiornamento 2015-01-27
Frequenza di utilizzo: 1
Qualità:

Riferimento: Anonimo
Attenzione: contiene formattazione HTML nascosta

Indonesiano

AUTOBIOGRAFI ROHAYATI Nama saya Rohayati, biasa dipanggil roha. Tetapi kedua orang tua saya memanggil saya dengan panggilan yanti. Karena dulu waktu saya kecil saya diberikan nama Rohayanti oleh ayah saya. Tapi pada saat saya pembuatan akta kelahiran, nama yang tertulis ROHAYATI. Jadi dari saya SD sampai dengan sekarang orang-orang memanggil saya dengan nama roha, sedangkan orang rumah sendiri memanggil saya dengan nama panggilan yanti. Itu sekilas tentang nama saya. Saya lahir di indramayu pada hari senin jam 21.00 WIB tanggal 28 mei 1999. Nama ayah saya Rindam dan nama ibu saya Watini. Kakek saya bernama Kandeg dan Darus, nenek saya bernama Damini dan Witem. Ayah saya mempunyai dua orang adik satu laki-laki dan satu perempuan. Mereka adalah paman dan bibi saya yang bernama Sarkim dan Tarunah. Itu sekilas dari keluarga saya. Ayah saya bekerja sebagai petani dan seoang supir. Sedangkan ibu bekerja sebagai ibu rumah tangga. Saya merupakan anak pertama dari ayah dan ibu. Saya mempunyai satu adik laki-laki bernama Wahyuda. Adik saya masih duduk dibangku SD kelas 6 sekarang. Umur saya 15 tahun sekarang , selisih 4 tahun dengan adik saya. Hobby saya menulis, menggambar, mendengarkan lagu dan bermain volley. Nama sahabat yang selalu ada buat saya dari SMP sampai sekarang adalah Nur wulandari. Dia satu-satunya sahabat yang selalu ada disisi saya, walaupun sekarang kita beda sekolah tapi kita masih sering komunikasi. Saya alergi susu putih(bila terlalu banyak meminumnya) , alergi panas matahari, alergi debu. Makanan kesukaan saya tumis sawi kecap dan tumis kangkung. Minuman kesukaan juice melon. Warna kesukaan biru. Angka kesukaan 8 dan saya paling benci dengan angka 17. Binantang yang saya suka kelinci dan heamster. Riwayat sekolah, dulu saya sekolah di SD yang cukup dekat dengan rumah saya. saya langsung masuk ke SD tanpa TK terlebih dahulu. Karena saya sudah bisa membaca dan menghitung sendiri, jadi saya langsung masuk ke SD. SD saya di SDN JATISURA II, ketika masih SD saya sering diejek dan dibuli oleh teman-teman saya, karena badan saya kurus kecil dan pendek gara-gara sering diejek seperti itu saya sering makan biar saya nggak diejek kurus kecil dan pendek lagi. Dulu waktu saya kelas 1, saya pernah ikut lomba cerdas cermat tingkat kec. Cikedung dan mendapat juara II , kemudian mengikuti lomba lagi lomba Calistung (membaca , menulis, dan menghitung) di SDN CIKEDUNG LOR II, mendapat juara III. Ketika saya kelas 2 dan kelas 3 saya mengikuti lomba yang sama di SDN CIKEDUNG I tetapi saya cuma mendapat juara III, kemudian ada lagi lomba MIPA (matematika dan ipa) tingkat kec.cikedung pada saat saya kelas 4 tetapi pada lomba itu saya kalah. Waktu itu saya menangis, saya merasa sudah mengecewakan ayah dan ibu dan terutama guru saya. Rasa yang saya rasakan pada saat itu adalah sedih, kesal, dan menyesal. Kemudian selang beberapa bulan ada perlombaan kaligrafi, cerdas cermat, pidato, hafalan juz’ama, dll. Saya mengikuti 2 perlombaan karena tidak bentrok waktunya jam 07.00-09.00 WIB kaligrafi dan 09.30-10.10 lomba cerdas cermat lomba tersebut diadakan di SDN JAMBAK I. Saya cuma mendapat juara III, sedangkan cerdas cermat juara II. Itupun berkat bantuan adik kelas saya namanya sudur. Pada saat kelas 5 SD, ada perlombaan olahraga antara lain : lempar lembing, lempar cakram, lompat jauh, lari, bulu tangkis, tenis meja, catur dan volley (PA/PI). Siapa yang mengikuti lomba? Semua sudah ditentukan oleh guru olahraga. Erwanto mengikuti lomba catur, teguh saiful hamzah mengikuti tenis meja, iman lempar lembing, eka lempar cakram, castirah lari, team volley (PA) agus, rasadi, supri, solikin dan ahmad, team volley (PI) rasiti, rohayati, arwati, arlinah, devi, bulu tangkis iqbal sama safitri. Semuanya sudah ditentukan berhari-hari kami latihan, setiap sore kami pasti ke sekolah untuk latihan hingga pada saat waktu lomba tinggal menghitung hari saya dipindah oleh siti untuk mengikuti lomba bulu tangkis putri tunggal, saya merasa kaget dan terkejut. Saya berfikir kenapa saya dipindah mendadak begini? Sedangkan waktu untuk berlatih pun nggak ada hanya tinggal 3 hari saya harus siap menghadapi lomba. Saya bingung harus apa selain menerima kenyataan bahwa saya harus dipindah ke bulu tangkis cabang olahraga yang belum terlalu saya kusai, karena besik saya sudah divolley. Tapi saya bisa apa?? Ya udahlah bismillah ajah semoga saya bisa menjadi yang terbaik dan menjadi juara agar bisa mengharumkan nama baik sekolah. Saat yang sudah ditunggu-tunggu kini telah tiba. Kami serombongan berangkat ke cikedung. Kemudian karena tempat lomba terpisah jadi kami dipecah dan berpencar, yang ikut lomba volley, lempar cakram, lempar lembing, tenis meja, dan catur diSDN CIKEDUNG LOR II, sedangkan bulu tangkis di KUD cikedung. Dalam hati saya, saya berkata:”semangat teman-teman mari kita buktikan kepada mereka, bahwa kitalah yang akan juara. Bawa semua piala teman-teman, jangan lupa walau kita terpisah tapi semangat kita sama. Yaitu ingin mengharumkan nama SD kita. Teman-teman semangat jangat takut ok!!!” saya berharap akan menang meski saya mengikuti lomba ini tanpa persiapan. Selang beberapa menit kemudian tibalah giliran saya untuk bermain, ya allah bantu saya mengalahkan lawan-lawan saya Bismillah. Babak pertama saya menang tapi kemudian saya kalah dibabak kedua. Saya sedih, merasa kecewa.. tapi tak apa yang penting saya bisa dapat teman baru dan pengalaman baru. Teman saya itu berasal dari SDN JAMBAK I namanya sisi dan rio. Kata dia permainanku cukup baik, saya bilang alhamdulillah karena berarti saya juga ada bakat dipermainan ini. Kemudian saya pergi ke SDN CIKEDUNG LOR II untuk melihat teman-teman yang sudah menyelesaikan lombanya, kemudian kami berkumpul saling bertanya gimana lombanya menang nggak. Saya bilang nggak tau hasilnya akan dibagikan nanti. Singkat waktu kami pulang dan kembali kerumah masing-masing. Kemudian keesokan harinya kami berangkat sekolah, dan mendengar kabar bahwa yang menang dan mendapat hanya catur (juara III), lempar lembing (juara III), lempar cakram (juara III), lari (juara II), dan tenis meja (juara I). Alhamdulillah masih ada yang juara, setidaknya SDN JATISURA II bisa membawa pulang piala walau nggak semuanya. Semasa saya SD, saya selalu mendapat rangking 1. Bahkan pada saat hasil UN keluar nilai saya merupakan nilai yang terbaik di kelas. Selang beberapa waktu saya menerima surat kelulusan, saya begitu sedih saat melihat isi surat tersebut, kenapa? Karena saya lulus, dan berarti sayapun takan lagi bertemu dengan mereka. Takan bersama-sama dengan mereka lagi, takan bisa lagi bercanda dan tertawa bareng mereka. Tapi saya bersyukur serta berterimakasih kepada ibu/bapak guru yang telah membimbing dan mengajari saya. kemudian saya melanjutkan sekolah lagi ke SMPN 2 LELEA, salah satu SMP terfavorit didesa saya. saya berangkat dari rumah jam 5, kenapa? Karena rumah saya dengan SMP cukup jauh, sedangkan kendaraan yang saya gunakan hanya sepeda. Jadi saya berangkat harus pagi-pagi sekali mengingat rumah saya yang jauh dari sekolah. Kemudian sesampainya disana, saya mengikuti psikotest kemudian lulus, 2 hari mengikuti MOS sangat seru!!! Kemudian setelah mendapat pengumuman bahwa saya diterima di SMPN 2 LELEA, saya berhasil masuk ke kelas 7G, yang diwali kelasi oleh ibu Riche Rias Rustiah. Ibu riche adalah seorang guru bhs. Inggris orangnya sangat sabar, baik, dan penyayang. Saat saya kelas 7, saya mengikuti ekskul pramuka dan paskibra. Kemudian setelah dua bulan mengikuti ekskul paskibra, diadakan pelantikan dan seleksi calon dewan paskibra. Yang syaratnya harus meminum 3 botol susu putih, sedangkan saya alergi pada susu putih. Jadi saya memutuskan untuk tidak mengikutinya, dan kemudian berhenti dan keluar dari ekskul tersebut. Saat kelas 7 saya mendapat rangking 1 pada semester 1 dan 2, kemudian saat kenaikan kelas saya masuk 8A kelas yang siswa-siswinya terkenal pintar-pintar dan aktif semua. Selain pramuka saya juga mengikuti organisasi osis, dan menjabat sebagai seksi humas. Pernah mengikuti lomba pramuka diSMAN 1 LOHBENER mendapat juara harapan 1. Kemudian lomba pramuka di SMAN 1 SINDANG , lomba LKBB dan haking rally mendapat juara II LKBB. Kemudian mengikuti lomba lagi di SMKN 2 INDRAMAYU yang berupa haking rally mendapat juara umum 1. Kemudian mengikuti lomba lagi di SMPN 1 SUMEDANG berupa haking rally mendapat juara umum 1, juara harapan 1 putra, juara harapan 3 putri, dan mendapat juara terfavorit. Kemudian saya naik kekelas 9A karena saya merupakan salah satu anak-anak yang tergolong aktif dikegiatan organisasi baik dipramuka dan diOSIS. Nama angkatan pramuka saya ken arok dan kendedes sedangkan nama ambalanya adalah WIRAPANAWU atau lebih lengkapnya adalah Ki Wirapati dan Nyi mas Nawang Wulan. Kemudian selang beberapa minggu setelah menghadapi UN. Saya mendapat surat kelulusan dari sekolah dan setelah dibuka isinya bertuliskan LULUS. Alhamdulillah dan kemudian melanjutkan sekolah lagi di SMAN 1 INDRAMAYUdan diterima di Sayoe, setelah melewati psikotest kemudian diadakan MOS, ketika mos aku masuk gugus 8 dimentori sama mba lilis dan mba riris. Dan setelah beberapa hari ada pengumuman, ternyata aku masuk kelas X MIA 1 yang diwali kelasi oleh bapak sutjita. Saya juga ikut ekskul volley. Saya di Indramayu ngekost, sama mba lilis dan mba sumini. Kost saya dipekandang di Gang kesatuan. Saya berangkat sekolah dengan berjalan kaki. Saya suka dengan puisi, kata-kata bijak, kata-kata motivasi, kritik, nasehat serta saran karena itu bisa membangun karakter saya. membuat saya bisa selangkah lebih maju dari sebelumnya. Pengalaman saya cukup berkesan dan memberikan pelajaran. Saya berasal dari keluarga yang tak mampu, ayah saya seorang petani dan supir. Sedangkan ibu seorang ibu rumah tangga biasa. Tapi saya dan tekad saya akan membuktikan bahwa bukan hanya mereka yang diatas yang bisa sukses, tapi orang-orang kecil pun bisa!. Dan saya bisa sampai sekarang itu berkat ayah, ibu, serta guru-guru saya untuk itu saya ucapkan terima kasih untuk bimbangan serta ajakannya. Tanpa kalian saya bukanlah apa-apa, mungkin tanpa ibu/bapak guru saya tidak bisa baca tulis. Pengalaman yang selalu saya ingat dalam hidup adalah ketika ayah saya mengalami kecelakaan karena ditabrak oleh sepeda motor, akhirnya ayah saya mengalami patah tulang pada tulang pahanya dan mengalami retakan pada tulang lututnya. Betapa sedihnya saya hari itu, kemudian ayah dibawa kerumah sakit oleh keluarga saya dan di obati disana. Kemudian setelah itu ayah pulang kerumah sambil dipapah oleh paman saya, saya nggak tega melihat orang yang selama ini berjuang banting tulang menghidupi saya hanya bisa terbaring lemas ditempat tidurnya. Untuk pertama kalinya ayah menangis didepan saya, ayah bilang pada kakek saya tolong jaga anak-anakku jika esok umurku sudah tiada. Saya menangis didepan ayah, dalam hati “saya berjanji akan selalu patuh dengan apapun perintah ayah, karena ayah segalanya bagi saya”. 4 bulan ayah bertahan dan ibu mencari uang, dia berhutang sana sini untuk mengobati ayah. Akhirnya terkumpulah uang untuk pengobatan ayah, ayah di bawa kerumah sakit yang ada disolo namanya rumah sakit KUSTATI untuk melakukan operasi, agar ayah bisa berjalan dengan normal kaki ayah diPen. Selama 3 hari ayah disolo, setelah itu ayah pulang kerumah. Saya senang ayah akhirnya pulang , ayah keluar dari mobil dengan memakai tongkat saya tau sebenarnya ayah capek dan lelah, tapi dengan melihat saya dan adik saya yang masih sangat membutuhkan ayah. Ayah mulai bangkit dan bersemangat lagi, hingga pada suatu malam gara-gara ayah terlalu capek, jadi tabung penampung darah kotor yg bentuknya kaya infusan itu copot dan darahnya kemana-mana. Difikiran saya cuma mikir ya allah betapa sakitnya itu, jangan sampai ayah kenapa-napa ya allah. Saya takut, sangat takut.. kemudian ibu memanggil mantri untuk mengobati ayah, tapi ayah malah berfikir “aku sangat menyusahkan banyak orang”. Setelah berminggu-minggu akhirnya ayah bisa berjalan tanpa menggunakan tongkat, namun sekarang kaki ayah tidaklah sama kakinya pendek sebelah. Meskipun begitu bagi saya yang penting ayah bisa kembali normal walaupun sekarang ayah tidak boleh bekerja terlalu berat. Sudah 4 tahun ayah saya dipen bahkan sampai sekarang pen itu belum dicopot, ayah takut tulangnya masih belum menyatu. Jadi sampai sekarang ayah memakai pen. Dan aku ingin mencontoh ayah, sifat ayah yang nggak gampang menyerah. Tekad ayah meembuat saya lebih semangat untuk mengejar cita-cita saya . sungguh Ayah adalah moodbooster yang paling hebat dan kuat, karena dia mampu menguatkan saya. Ayah ibu Do’akan aku suatu saat akan mengangkat nama dan derajatmu amiiin .

Giavanese

google agensi Jawa Indonesia

Ultimo aggiornamento 2014-11-16
Frequenza di utilizzo: 1
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Indonesiano

Perkenalkan nama saya Hilda Adina Rahmi. Saya lahir pada tanggal 24 mei 1998, di RS AL Surabaya. Saya memiliki satu kakak perempuan, saya tinggal bersama kedua orang tua saya. Saya tinggal di jalan Medokan Ayu kampong gang 3 nomer 11, rungkut, Surabaya. Saya dulu TK di Tunas Mandiri, dan mengalami dua kali TK, karena pada saat usia saya waktu itu, saya masih belum bisa membaca dan berhitung dengan baik dan benar, sehingga orang tua saya mengembalikan saya ke TK lagi. Pada saat saya kembali ke TK lagi saya merasa minder, tapi saya ingat sekali orang tua saya tidak henti-hentinya memberi saya semangat, hingga akhirnya saya bisa melalui masa-masa itu. Kemudian saya masuk ke sebuah SD Negeri yang bernama SD Negeri Medokan Ayu 2 yang disingkat menjadi MA2, pada saat masuk saya tidak lagi merasa minder ataupun canggung dengan temen-teman saya, walaupun ada rasa yang agak aneh yang saya sendiri tidak dapat ungkapkan tetapi saya bisa menghadapinya, saat saya SD saya dari tahun ke tahun prestasi saya terus meningkat, saya selalu dapat masuk peringkat ke lima besar. Hingga saat saya mulai mengenal apa itu rasanya menyukai lawan jenis pada saat SD kelas 6, saya suka dengan kakak kelas saya yang baru lulus, dan pada saat itu juga nilai-nilai saya agak menurun semangat pebalajr sayapun berangsur-angsur mengalami kemunduran, hingga saya merasakan apa itu rasanya sakit hati. Dan itu yang membangkitkan saya dan sadar akan apa saja yang telah saya tinggalkan. Hingga saya mengalami cobaan, yaitu hasil nilai UN saya sangat merosot dan sangat tidak sesui dengan harapan, dan hingga beberapa teman saya mulai memandang saya dengan sebelah mata. Pada saat itu saya masuk ke pemenuhan pagu di SMP Negeri 19 surabaya, ada seseorang yang selama ini saya anggap sebagai sahabat dekat saya, dia tampaknya iri dengan saya, hingga dia melakukan pemfintahan yang tidak – tidak terhadap saya, hingga saat acara perpisahan beberapa banyak teman saya mengucilkan saya dan melihat saya sebelah mata. Pada saat itu saya sangat sedih dan kecewa terhadap sikap seseorang yang selama ini saya anggap sahabat saya sejak kecil, ternyata hanya dengan takdir yang seperti itu dia marah kepada saya hingga seperti itu. Dan karena kejadian itu saya tidak lagi percaya terhadap orang lain, sehingga saya sering bercerita dengan diri saya sendiri ( didepan cermin ) kadang saya, merasa ada yang menanggapi omongan ataupun cerita saya, dan saya terkadang juga ada yang membisikkan sebuah solusi atas masalah-masalah yang saya hadapi. Kejadian itu membuat saya trauma akan kata sahabat maupun persahabatan. Karena menurut saya itu semua hanyalah omong kosong belaka yang tidak berdasar, setiap orang baik saat dia butuh pada saat dia tidak butuh, kita dianggurin gitu aja seperti barang bekas. Menurut saya menjadi seorang sahabat tidak hanya senang saja disisinya, tapi juga harus saat susah. Seorang sahabat adalah seseorang yang dating saat kita susah, maupun sedih, ataupun juga saat kita tertawa bahagia, tanpa kita minta dia selalu ada disisi kita, selalu dukung apapun keinginan kita selama itu dalam batas-batas yang sesui dengan norma. Sahabat nggak akan ngomongin sahabatnya dibelakangnya atau kepada orang lain, seorang sahabat selalu inginkan yang terbaik untuk sahabatnya, dan selalu menomor satukan sebuah persahabatan ketimbang sebuah permusuhan. Hingga tiba saatnya masa-masa SMP saya dimulai, pada saat ini saya mencoba untuk mengunci diri sendir, saya merasakan perubahan yang saya buat sangatlah derastis, dari seseorang yang selalu cerewet, yang banyak ngomong, kadang suka seenaknya sendiri, seseorang yang selalu banyak tingkah dan berisik, menjadi sosok seseorang yang pemalu, pendiam, tidak banyak bicara, dan sangat cuek terhadap seseorang. Tindakan itu saya ambil karena menurut saya pada saat itu semua orang sama saja, semuanya penuh dengan sandiwara dan kemunafikan, dan saya bosan melihat hal-hal seperti itu, saya sangat tidak suka saat teman-teman sebaya saya, berkata “ they are my best friends “, saya merasa sangat rishi mendengar kata-kata seperti itu, bagi saya kata-kata seperti itu hanya bohong belaka, hingga akhirnya saya diolok-olokkan sebagai cewek cupu yang sangat kutu buku. Saya tidak marah ataupun jengkel atas olok-olokkan seperti itu, saya senang malahan. Prestasi saya menurut guru dan orang tua saya selalu meninggkat, hingga saya masuk ke dalam kelas yang istimewa dalam SMP Negeri 19 surabaya, dikelas unggulan. Kelas dimana hanya berisi anak-anak yang kelas 7nya rangking 1-3 saja. Saya senang dan bersyukur saya dapat membuktikan kepada teman-teman SD yang yang dulu memfitnah saya, bahwa saya tidak pantas masuk ke SMP itu gara-gara nilai UN SD saya yang buruk, saya senang karena setidaknya saya sudah membalas rasa kesal saya terhadap mereka walaupun belum sama. Tapi, saya meraskan seperti kembali lagi kemasa lalu saya, saya bertemu teman-teman yang mengaggap saya sebagai sahabat mereka tapi saya sama sekali tidak membalas rasa saying mereka, saya masih truma atas kejadian waktu SD, hingga saya mendengar teman-teman yang mengganggap saya sebagai sahabatnya itu mengata-ngatain saya dibelakang saya tanpa mereka tau saya mendengakan semua pembicaraan mereka yang melihat saya selalu dari kerurangan saya dan itu membuat saya sedih dan kecewa kembali. Saya iri dengan kakak saya yang memiliki sahabat yang setia mulai dari SD hingga kuliah pada saat ini, saya iri. Saya juga ingin mendapatkan teman-teman yang baik luar dan dalam. Yang namya sahabta itu nggak ada yang namanya sahabat masa SD, sahabat masa SMP, sahabat masa SMA. Yang namanya sahabat itu abadi selama-lamanya. Itupun juga berlangsung pada saat saya kelas 9 SMP saya dikecewakan untuk sekali lagi. Hingga saya merasakan kesendirian, yang sering membuat saya menyendiri. Saya tidak tahu harus berbuat apa dan bagaimana atas perasaan ini, salahkah saya atas sakit hati yang saya rasakan hingga saat ini saya memasuki masa-masa SMA, masih sering perasaan kekecewaan itu sering muncul, saya hingga saat ini tidak percaya kepada teman-teman saya untuk bercerita ataupu sekedar menceritakan hal-hal yang mengganggu hidup saya. Sayapun kembali kecewa dengan teman – teman sekelas saya yang berkata ingin kompak tapi tetap saja ada pembuat “gep “ antara satu dengan yang lain dan itu ada. Mereka semua menurut saya hanya sedang melakukan sebuah sendratari drama. Sungguh ironis, jika mereka tau teman-teman yang selama ini mereka bangga-banggakan ternyata yang paling membenci kamu, dan ternyata dia juga yang membikin kamu seperti terus dalam dongeng hingga waktu membangunkan kamu dengan paksa untuk melihat dan mendengar kenyataan pahit yang sebenar-benarnya. Aku masih sering sekali melihat teman-temanku yang sekarang masih hidup dalam sebuah dongeng yang ingin mereka ciptakan sendiri, mereka masih berada dalam awan-awan mimpi. Aku kasihan dengan mereka, jika mereka terbangun saat sebuah kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan dan mimpi-mimpi mereka. Aku ingin sekali membantu mereka untuk bangun dan melihat sebuah kenyataan bahwa dunia ini tak semudah yang mereka bayangkan, mereka masih lebih memilih untuk bersenang-senang yang menurutku berlebihan. Aku kasihan jika saat mereka dewasa mereka baru tersadar bahwa mereka harus memulai segala sesuatu dari nol. Aku ingin bilang ke mereka bahwa ini bukan saatnya untuk bermimpi lagi, tapi kalian harus sudah mulai membanggun bangunan impian kalian, aku ingin berkata seperti itu, dan pernah aku coba hasilnya sama saja mereka masih berada dalam kabut-kabut awan mimpi. Merunut saya haya ini yang ingin saya ceritakan. Terimakasih.

Giavanese

google agensi nganti Jawa Indonesia

Ultimo aggiornamento 2014-11-15
Frequenza di utilizzo: 3
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Indonesiano

NGANALISIS CERPEN 1. Judul cariyos : Rubuhe Surau Kula Sedaya 2. Tokoh utama : Kakek (Garin), Ojo Sidi, Haji Saleh 3. Tokoh pembantu : Ojo Sidi, Haji Saleh 4. Watak tokoh utama :  Tokoh antagonis :  Tokoh protagonist : 5. Latar :  Tempat : kota, di surau, kuburan  Waktu : beberapa tahun yang lalu 6. Alur : alur mundur 7. Tema : seorang kepala keluarga yang lalai menghidupi keluarganya. 8. Amanat :  jangan cepat marah kalau diejek orang,  jangan cepat bangga kalau berbuat baik,  jangan terpesona oleh gelar dan nama besar,  jangan menyia-nyiakan yang kamu miliki, dan  jangan egois. 9. Ringkasan cerita : Seperti rumah yang di tinggal penghuninya. Surau yang dulunya digunakan untuk beribadah kini hanya dipakai untuk sekedar bermain anak-anak. Tak ada lagi yang mau peduli terhadap surau tempat beribadah itu. pemandangan yang bisa dilihat dari surau seorang kakek setelah dia meninggal. Tetapi sebagai garin kakek itu begitu di kenal. Kehidupan kakek ini hanya mengasah pisau, menerima imbalan, membersihkan dan, beribadah di surau. bekerja hanya untuk keperluannya sendiri tidak untuk orang lain, apalagi untuk anak dan istrinya yang tidak pernah terpikirkan. Sebelum kakek meninggal kakek sempat bercerita tentang Ojo Sidi. Ojo sidi mengisahkan tentang Haji saleh. Haji Saleh adalah orang yang rajin beribadah Namun Tuhan Maha Tau dan Maha Adil, Haji Saleh yang begitu rajin beribadah di masukan ke dalam neraka. Kesalahan terbesarnya adalah ia terlalu mementingkan dirinya sendiri. Ia takut masuk neraka, karena itu ia bersembahyang. Tapi ia melupakan kehidupan kaumnya, melupakan kehidupan anak isterinya. Ia terlalu egoistis. Padahal di dunia ini kita berkaum, bersaudara semuanya, tapi ia tidak memperdulikan itu sedikit pun. Cerita ini yang membuat kakek tersindir dan merasa dirinya murung. Kakek itu begitu memikirkan hal itu. Keesokan harinya, kakek ditemukan meninggal dengan keadaan yang mengenaskan. Ia menggorok lehernya dengan pisau cukur. Ternyata Ojo Sidi telah meninggalkan pesan kepada istrinya untuk membelikan tujuh lapis kain kafan untuk kakek

Giavanese

google terjemahan basa Jawa - kabebasan

Ultimo aggiornamento 2014-11-13
Frequenza di utilizzo: 1
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Indonesiano

ANAK YANG DURHAKA KEPDA ORANG IBUNYA Dikisahkan di sebuah kota terdapat rumah sederhana yang dihuni oleh seorang janda yang mempunyai seorang gadis yang bernama naura.naura dulunya anak yang baik,Cuma karena kurangnya kasih sayang semenjak ditinggal ayahnya,dia sekarang menjadi anak yang durhaka kepada ibunya.pada suatu hari ibunya menyuruh naura membeli sesuatu. Ibu : (berjalan menuju kamar naura) ra,tolong belikan ibu bahan dapur ! Naura : (naura sambil telfon telfonan) ibu ini ganggi saja,beli saja sendiri, tidak usah nyuruh nyuruh aku. Ibu : iya wes, kalu ibu ganggu kamu,ibu minta maaf (berjalan keluar dari kamar naura) (( pada keesokan harinya,naura bersiap siap untuk pergi ke sekolah dan di jemput temannya)) Nana : teman teman, bagaimana kalau nanti pulang sekolah kita jalan jalan (memberikan ide) Lala : jangan, bagaimana kalau kita kerumah naura saja mengerjakan tugas kelompok. Abdul : ide bagus itu (bersemangat) aku yang akn mengajak randy ((sedangkan naura, masih mikir mikir tentang ide teman temannya yang akan datang kerumah naura)) #tidak terasa mereka sudah sampai disekolah,( disekolah naura tidak bisa belajar dengan tenang)........bel pulang sekolah telah berbunyi (kkrrriiingg....),naura dan teman temanya bergegas untuk pulang dan bersiap akan kerumah naura# ~mereka sampai di rumah naura dan mengetuk pintu~ Abdul : (mengetuk pintu) assalamualikum!! Naura : waalikum salam,teman teman sudah datang ya ! pacarku mana ??? Randy : ngapain cari aku,aku ada disini !! Nana,lala : ciyee.....ada yang lagi kangen nih (sambil melirik naura dan randy) Abdul : udah, udah kita sekarang belajar dulu tidak usah main main dulu. Randy : iya iya abdul tidak usah terburu buru,santai saja !! ((nana,abdul dan lala sibuk mengerjakan tugas,sedangkan naura dan randy hanya asyik ngobrol dan bercanda)) #lalu ibunya naura datanag menyuguhkan minuman untuk teman teman naura# Ibu : (berjlan keruang tamu sambil membawa minuman ) naura,kamu kenapa tidak ikut belajar kamu malah bergurau dengan teman laki laki kamu. Randy : itu ibu kamu naura??? Naura : bukan,itu Cuma pembantu aku saja (sambil menahan malu,sementara teman teman naura memperhatikan naura) Randy : oh,Cuma pembantu,tapu kenapa seorang pembantu ngatur ngatur kamu!! (naura hanya diam saja) ((kemudian mereka sudah selesai mengerjakan tugas, lau bergegas untuk pulang)) #ketika teman teman naura sudah pulang,naura langsung menghampiri ibunya dan memarahinya# Naura : (berjalan ke arah ibunya dengan perasaan marah) ibu..ibu..kenapa tadi ibu bilang begitu kepada aku di depan teman teman dan pacar aku,aku malu,aku capek diatur atur terus. Ibu : (sambil merangkul dan mensehati naura) naura...ibu itu tidak mau kalau sampai kamu itu jadi orang yang pemalas,ibu ingin punya anak yang berhasil nantinya, dan ibu mohon kepada kamu jangan pacaran dulu karena kamu masih kecil. Naura : ibu tidak usah nasehatin aku,aku capek dengernya. ((melepas rangkulan ibunya lalu pergi kekamar dan meninggalkan ibunya)) #sedangkan ibunya naura menangis ketika melihat kelakuan anaknya yang tidak bisa di nasehati dan menjadi anak yang pembangkang orang tua# #keesokan harinya,teman naura yang bernama nana dan lala sedang berbincang bincang# Lala : kamu seperti aneh apa tidak dengan sikap naura kemarin? Nana : iya sedikit sih !! ((disela sela mereka berbincan bincang abdul langsung menghampiri lala dan nana)) Abdul : hayoo! Lagi pada ngomongin siapa ? tidak boleh ngomongin orang, dosa tau! (menunjuk nana dan lala) Nana : ngomongin nauara,emangnya kenapa ? tidak boleh tah? Lala : pasti mau ceramah lagi itu na,biasa udah kalau mau jadi calon ustad begini ! ((semuanya tertawa,sementara abdul hanya tersenyum )) #setelah itu semuanya kembali tenang# #sementara itu naura sekarang ini lebih sering pulang malam, hingga ibunya khawatir dengan keadaan naura .tiba tiba ada seseorang yang mengetuk pintu rumah naura# (ibu naura membukakan pintunya) Nana : permisi ibu, nauranya ada ? Ibu : naura belum pulang! Silahkan masuk dulu nak ! (mereka masuk kedalam rumah untuk berbincang bincang) Lala : begini ibu, tadi naura tidak masuk sekolah,saya kira naura sakit ibu,makanya saya dan nana datang kesini. #di sela sela mereka bebincan bincang,nauara datang dengan muka sedih dan menangis tida henti hentinya# Nana : kamu kenapa kok menangis nauara ? Naura : (langsung memeluk ibunya dan meminta maaf kepada ibunya) bu, maafin naura yang tidak pernah dengarkan nasehat ibu,sekarang naura mengerti kenapa ibu melarang naura pacaran (masih menahan tangisan) sekarang naura menyesal,naura hamil ibu ! (sambil menangis tak henti henti) (lala dan nana langsung pulang dan meninggalkan naura bersama ibunya) Ibu : astagfirullahhaladzim, ya allah coba’an apa lagi yang menimpa keluargaku. ((suasana menjadi berbalut sedih)) ((keesokan harinya ketika disekolah lala dan nana menyebarkan gosip tentang naura)) Nana : eh..teman teman!! Ada berita baru nih !! (berteriak) Lala : ada teman kita yang bernama naura,akan menjadi seorang ibu. #tiba tiba randy dan abdul mengahampiri lala da nana# Randy : maksud kamu apa la ? Lala : masak kamu tidak tahu maksud aku, naura itu halim, eh alias hamil. Abdul : la, kamu jangan asal bicara kita tidak boleh berprasangka buruk kepada orang !! Nana : ini fakta,bukan opini abdul !! kalu tidak percaya tanya saja ke naura,tuh mumpung nauranya ada. (naura baru datang dan langsung di tanya oleh abdul) Abdul : ra,apa benar kamu gini (menunjuk perut) (naura tidak menjawab pertanyaan dari abdul dan langsung meninggalkan abdul) Randy : kamu ngomong apa ke naura abdul ? Abdul : ohh.. tidak ngomong apa apa kok, Cuma tanya saja Lala : sekarang kalian percaya kan ? Randy : percaya apa maksud kamu ? Nana : jangan pura pura tidak tau kamu,kamu kan yang terlibat !! randy : jangan sok tahu deh !! (setalah beberapa hari disekolah banyak yang tahu gosip tentang naura,akhirnya naura memutuskan untuk tidak sekolah karena malu dengan keadaanya) Naura : ibu, naura malu sama teman teman,naura tidak mau sekolah lagi,naura menyesal sudah tidak mendengarkan nasehat ibu. Ibu : sudahlah nak, jangan terlalu di pikirkan.ini sudah terjadi, ambil hikmahnya saja. (ibu dan naura saling berpelukan.dengan penuh kasih sayang ibu mengelus rambut naura.) ((akhirnya naura memutuskan untuk tidak sekolah dan membantu ibunya dirumah untuk mengerjakan tugas bersama ibunya)) Kelompok X TEI 1 : 1.maulidatul jannah sebagai ibunya naura 2. dinda rizka sebagai naura 3.ela agustin sebagai lala 4. karina nur setyani sebagai nana 5.adji pangestu sebagai randy 6. bagas ferdianto sebagai abdul

Giavanese

makan

Ultimo aggiornamento 2014-11-07
Frequenza di utilizzo: 1
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Indonesiano

Sahabat selalu ada disaat kita membutuhkannya, menemani kita disaat kita kesepian, ikut tersenyum disaat kita bahagia, bahkan rela mengalah padahal hati kecilnya menangis. Kita tak pernah tau kapan dan melalui peristiwa apa kita bisa menemukan seorang sahabat. Mungkin ada persahabatan yang berawal dari perkelahian. Kring… kring… kring, si penunjuk waktu membangunkanku. Aku pun bergegas untuk bangun, merapikan tempat tidur dan mandi. Setelah selesai mandi, aku memakai seragam dengan rapi dan menyisir rambut. Saat sedang asik menyisir rambut, tiba-tiba terdengar suatu suara dari arah dapur. “Jangan berlama-lama sisirannya! Ayo cepat kamu sarapan!” Kata mama. Tiba di dapur, aku lihat makanan favoritku terhidang di meja makan, yaitu gulai ayam. “Nyam-nyam, enak banget gulai ayamnya ma.” pujiku kepada mama sambil melahap makananku. “Hahahaha… bisa saja kamu ini.” Jawab mama sambil tersenyum simpul kepadaku. Waktu telah menunjukkan pukul 06.30 Wib, saatnya untuk berangkat ke sekolah. Tak lupa aku membawa topi upacara dan memasukkannya ke dalam tas, karena saat ini adalah hari senin. Akupun langsung berpamitan pada mama. “Ma aku berangkat dulu ya.” Kataku. “Hati-hati di jalan ya, nak.” seru mama dari depan pintu rumah. “Iya ma.” jawabku Setelah lama berjalan, akhirnya aku sampai di sekolah. “Huh… capek.” Kutarik nafas panjang sambil menghempaskan badan ke bangku. Saat lagi enak duduk di dalam kelas sambil mengobrol dengan teman-taman, tiba-tiba… “Teng… teng… teng” terdengar bunyi bel masuk.

Giavanese

google agensi nganti Jawa Indonesia

Ultimo aggiornamento 2014-11-03
Frequenza di utilizzo: 1
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Indonesiano

google terjemahan bahasa indoAsal usul danau toba Di Sumatera Utara terdapat danau yang sangat besar dan ditengah-tengah danau tersebut terdapat sebuah pulau. Danau itu bernama Danau Toba sedangkan pulau ditengahnya dinamakan Pulau Samosir. Konon danau tersebut berasal dari kutukan dewa. Di sebuah desa di wilayah Sumatera, hidup seorang petani. Ia seorang petani yang rajin bekerja walaupun lahan pertaniannya tidak luas. Ia bisa mencukupi kebutuhannya dari hasil kerjanya yang tidak kenal lelah. Sebenarnya usianya sudah cukup untuk menikah, tetapi ia tetap memilih hidup sendirian. Di suatu pagi hari yang cerah, petani itu memancing ikan di sungai. “Mudah-mudahan hari ini aku mendapat ikan yang besar,” gumam petani tersebut dalam hati. Beberapa saat setelah kailnya dilemparkan, kailnya terlihat bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani itu bersorak kegirangan setelah mendapat seekor ikan cukup besar. Ia takjub melihat warna sisik ikan yang indah. Sisik ikan itu berwarna kuning emas kemerah-merahan. Kedua matanya bulat dan menonjol memancarkan kilatan yang menakjubkan. “Tunggu, aku jangan dimakan! Aku akan bersedia menemanimu jika kau tidak jadi memakanku.” Petani tersebut terkejut mendengar suara dari ikan itu. Karena keterkejutannya, ikan yang ditangkapnya terjatuh ke tanah. Kemudian tidak berapa lama, ikan itu berubah wujud menjadi seorang gadis yang cantik jelita. “Bermimpikah aku?,” gumam petani. “Jangan takut pak, aku juga manusia seperti engkau. Aku sangat berhutang budi padamu karena telah menyelamatkanku dari kutukan Dewata,” kata gadis itu. “Namaku Puteri, aku tidak keberatan untuk menjadi istrimu,” kata gadis itu seolah mendesak. Petani itupun mengangguk. Maka jadilah mereka sebagai suami istri. Namun, ada satu janji yang telah disepakati, yaitu mereka tidak boleh menceritakan bahwa asal-usul Puteri dari seekor ikan. Jika janji itu dilanggar maka akan terjadi petaka dahsyat. Setelah sampai di desanya, gemparlah penduduk desa melihat gadis cantik jelita bersama petani tersebut. “Dia mungkin bidadari yang turun dari langit,” gumam mereka. Petani merasa sangat bahagia dan tenteram. Sebagai suami yang baik, ia terus bekerja untuk mencari nafkah dengan mengolah sawah dan ladangnya dengan tekun dan ulet. Karena ketekunan dan keuletannya, petani itu hidup tanpa kekurangan dalam hidupnya. Banyak orang iri, dan mereka menyebarkan sangkaan buruk yang dapat menjatuhkan keberhasilan usaha petani. “Aku tahu Petani itu pasti memelihara makhluk halus! ” kata seseorang kepada temannya. Hal itu sampai ke telinga Petani dan Puteri. Namun mereka tidak merasa tersinggung, bahkan semakin rajin bekerja. Setahun kemudian, kebahagiaan Petani dan istri bertambah, karena istri Petani melahirkan seorang bayi laki-laki. Ia diberi nama Putera. Kebahagiaan mereka tidak membuat mereka lupa diri. Putera tumbuh menjadi seorang anak yang sehat dan kuat. Ia menjadi anak manis tetapi agak nakal. Ia mempunyai satu kebiasaan yang membuat heran kedua orang tuanya, yaitu selalu merasa lapar. Makanan yang seharusnya dimakan bertiga dapat dimakannya sendiri. Lama kelamaan, Putera selalu membuat jengkel ayahnya. Jika disuruh membantu pekerjaan orang tua, ia selalu menolak. Istri Petani selalu mengingatkan Petani agar bersabar atas ulah anak mereka. “Ya, aku akan bersabar, walau bagaimanapun dia itu anak kita!” kata Petani kepada istrinya. “Syukurlah, kanda berpikiran seperti itu. Kanda memang seorang suami dan ayah yang baik,” puji Puteri kepada suaminya. Memang kata orang, kesabaran itu ada batasnya. Hal ini dialami oleh Petani itu. Pada suatu hari, Putera mendapat tugas mengantarkan makanan dan minuman ke sawah di mana ayahnya sedang bekerja. Tetapi Putera tidak memenuhi tugasnya. Petani menunggu kedatangan anaknya, sambil menahan haus dan lapar. Ia langsung pulang ke rumah. Di lihatnya Putera sedang bermain bola. Petani menjadi marah sambil menjewer kuping anaknya. “Anak tidak tau diuntung ! Tak tahu diri ! Dasar anak ikan !,” umpat si Petani tanpa sadar telah mengucapkan kata pantangan itu. Setelah petani mengucapkan kata-katanya, seketika itu juga anak dan istrinya hilang lenyap. Tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras dan semakin deras. Desa Petani dan desa sekitarnya terendam semua. Air meluap sangat tinggi dan luas sehingga membentuk sebuah telaga. Dan akhirnya membentuk sebuah danau. Danau itu akhirnya dikenal dengan nama Danau Toba. Sedangkan pulau kecil di tengahnya dikenal dengan nama Pulau Samosir. nesia ke bahasa jawa

Giavanese

google agensi nganti Jawa Indonesia

Ultimo aggiornamento 2014-09-04
Frequenza di utilizzo: 1
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Indonesiano

Engkau Yang Setia Padaku Dua tahun aku mengenalnya, dia tetap setia menjadi kekasihku, ya dia pacarku namanya irene. Masih teringat waktu pertama kali aku melihat wajahnya yang indah dan menarik perhatianku, aku pacaran sama dia (irene kekasihku) sudah beranjak dua tahun di bulan oktober ini tepatnya tanggal 9. Awalnya aku tak ingat bahwa hari itu adalah hari pertama aku saling mengisi kekosongan hatiku 9 oktober 2011. Pagi itu jam 9 aku baru bangun tidur papa dan mamaku pergi semuanya berkerja hanya aku seorang diri di rumah kebetulan kedua orang pembantu di rumahku pada pulang kampung. Sejenak aku nyalakan tv sebelum mandi tuk berangkat kuliah. Tersentak diriku saat bel berbnyi kencang “hhmmm, siapa lagi yang datang pagi-pagi gini” menggerutu dalam hati. Dengan malasnya ku bangkit dari sofa yang ku duduki tuk membuka pintu. Dengan sedikit rasa kaget di balik pintu gerbang halaman rumahku nampak seorang bidadari cantik manis sedang menunggu dengan membawa kotak berwarna putih, ya dia, dia kekasihku irene. Dengan langkah agak cepat aku segera membukakan pintu gerbang. “hanny, kamu sama siapa kesininya…?” tanyaku “sedirian sayang, sengaja aku gak bawa mobil, karena aku punya surprize untuk kamu sayang” jawabnya. Aku dan irene segera masuk ke rumah, sesampainya di sofa kami duduk saling berdampingan. “sayang kamu belum mandi, bau iler ih..!!” Guraunya sambil tersenyum manis “masih males sayang, dingin ih” kataku “hhhmmm dasar pemalas kamu, sayang kamu tau gak ini apa?” tanya irene sambil menyodorkan kotak putih yang dibawanya tadi. “Emang apaan itu hanny…?” tanyaku “kamu inget gak hari ini tanggal berapa?” tanya dia “tanggal 9″ jawabku sedikit rasa heran. “Ini kue bolu aku sengaja bikin sendiri untuk ngerayain hari spesial kita, hari ini hari dimana waktu kita jadian sayang, kamu inget gak sayang?” ucapnya. Aku hanya bisa terdiam bengong dengan rasa was was gak karuan, iren menyimpan kotak putih yang barusan dia perlihatkan padaku, dia langsung memeluku mencium bibirku. “maafkan aku sayang aku gak ingat kalau hari ini hari instimewa kita” kataku sambil memeluk balas dirinya. “sayangku aku mau hari ini kamu selalu bersamaku, jangan masuk kuliah dulu, kita cari tempat yang indah untuk merayakan hari jadian kita” ucapnya “Heem sayang aku akan selalu bersamamu wo ai ni ireneku” kataku sambil mempererat pelukanku untuk irene cintaku. Dia mencium pipiku, sambil ku peluk dia meraba pipiku dengan tatapanya yang indah memandang wajahku. “redik cintaku pejamkan mataku, aku ingin mencium bibirmu” ucapnya Aku segera angkat tanganku dan ku tahan bibirnya yang indah yang mau menciumku. “jangan sayang, aku belum mandi jadi masih bau ingus nanti dulu ya sayang setelah aku mandi”. Irene hanya tersenyum, aku segera melepaskan pelukanya. “Sayang aku mandi dulu ya, kamu tunggu disini, nanti setelah aku mandi kita pergi cari tempat buat hari yang spesial ini ya” kataku “heemm sana mandi ku siapin baju untuk kamu hannyku” ucapnya Aku segera ambil handuk dan bergegas masuk kamar mndi, setelah semuanya selesai dan siap untuk pergi cari tempat yang romantis bersama irene ku segera menyalakan mobil dan tancap keluar bersama kekasiku irene, kau sungguh kekasih yang hebat dan sangat mengagumkan, I LOVE YOU IRENE.

Giavanese

google agensi Jawa Indonesia

Ultimo aggiornamento 2014-03-25
Frequenza di utilizzo: 1
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Indonesiano

Tasikmalaya, 11 Februari 2013 Santana Jln. Cendana No. 12 Jakarta Pusat 10110 Apakabar Santana? Semoga kamu dalam kondisi sehat-sehat saja disana. Surat ini saya kirimkan untuk menanyakan kabar kamu. Saya sangat berharap bahwa hari-hari kamu di kota Jakarta baik-baik saja. Tau nggak San, sebenarnya aku sudah kangen banget sama kamu. Pengen tau wajah kamu yang sekarang kaya apa. Ngga terasa ternyata kita udah lumayan lama ngga pernah bertatap muka. Di Jakarta pasti banyak perubahan yang terjadi sama kamu. Semoga kamu tetap mengingatku sebagai seorang sahabat yang selalu merindukanmu. Aku berencana untuk mengunjungi kamu disana akhir bulan ini. Ngga sabar pengen ketemu sama kamu. Tunggu aku ya.. kalau ngga ada halangan akhir bulan ini aku pasti nyampe sana. Udah dulu ya Yan.. Jaga diri baik-baik. Jangan sampai sakit. Sampai ketemu di Jakarta :) Ttd, Salahudin

Giavanese

google agensi saka basa Jawa - kamardikan

Ultimo aggiornamento 2014-03-12
Frequenza di utilizzo: 1
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Indonesiano

Pagi yang indah deruan angin menerpa wajahDingin menyelimuti langkah penuh keikhlasanRenungan hanya untuk sebuah kejayaanBerfikir hanya untuk sebuah keberhasilanTiada lafaz seindah tutur katamuTiada penawar seindah senyuman muTiada hari tanpa sebuah baktiMenabur benih kasih tanpa rasa lelahHari demi hari begitu cepat berlaluTiada rasa jenuh terpancar di wajah muSemangat mu terus berkobarMemberikan kasih sayang tiada rasa jemuJika engkau akan melangkah pergiKu tau langkahmu penuh pengorbananJika dirimu telah tiada dirimu kan selalu di kenangKau adalah pahlawan tanpa lencanakaulah guru tercintaku

Giavanese

QUERY LENGTH LIMIT EXCEDEED. MAX ALLOWED QUERY : 500 CHARS

Ultimo aggiornamento 2013-11-11
Frequenza di utilizzo: 2
Qualità:

Riferimento: Anonimo
Attenzione: contiene formattazione HTML nascosta

Ottieni una traduzione migliore grazie a
4,401,923,520 contributi umani

Ci sono utenti che chiedono aiuto:



I cookie ci aiutano a fornire i nostri servizi. Utilizzando tali servizi, accetti l'utilizzo dei cookie da parte nostra. Maggiori informazioni. OK