Hai cercato la traduzione di nanti gw tanya dulu sm da Indonesiano a Inglese

Contributi umani

Da traduttori professionisti, imprese, pagine web e archivi di traduzione disponibili gratuitamente al pubblico.

Aggiungi una traduzione

Indonesiano

Inglese

Informazioni

Indonesiano

wanita pasti pernah mendengar kata skin care. ada dua jenis perawatan kulit, ada yang alkohol dan ada yang tidak. kita sering mendengar bahwa kandungan alkohol dalam skin care kurang baik untuk kulit, namun jika kita dapat membedakan jenis alkohol tersebut tidak akan merusak kulit kita. ada beberapa jenis alkohol buruk seperti methanol, ethanol, dan benzyl alcohol, dan ada juga jenis alkohol yang baik seperti lauryl alcohol, miristyl alcohol, , dan cetyl alcohol, alkohol ini diekstrak dari lemak alami seperti kelapa. menggunakan skincare berbahan dasar alkohol, kulit wajah kita pasti akan terasa kering setelah menggunakan produk tersebut. alkohol juga membantu menghilangkan minyak alami dari wajah kita yang sebenarnya berfungsi melindungi kulit kita dari bakteri dan iritasi. kulit kering dan teriritasi akan memperburuk produksi minyak di wajah, menyumbat pori-pori, dan menimbulkan munculnya jerawat. kita bisa menggunakan perawatan kulit beralkohol dengan cara kita harus memperhatikan persentase alkohol dalam perawatan kulit kita. alkohol dapat menyebabkan kematian sel kulit dengan menunjukkan adanya peradangan pada kulit seperti kemerahan pada wajah. mengapa bisa merusak kulit kita? karena saat kita menggunakan produk kita tidak memperhatikan dosis yang tertera pada skincare tersebut. semakin tinggi dosis alkohol dan lamanya waktu penggunaannya, semakin tinggi kerusakan sel kulit yang akan ditimbulkan. jika kita menggunakan perawatan kulit yang mengandung sekitar 5 persen alkohol atau kurang, ada kemungkinan dosis kecil ini tidak akan membuat kulit kita kering dan aman digunakan. kerusakan kulit permanen dapat disebabkan oleh produk yang tidak dijamin keasliannya dan kurangnya pengetahuan tentang masalah kulit serta kandungan yang terkandung dalam skincare itu sendiri. dan tentunya jika menggunakan skincare yang mengandung bahan-bahan seperti ethanol dalam waktu lama bisa merusak kulit bahkan bisa menyebabkan apoptosis. apoptosi adalah sel kulit yang menrosot dan tidak dapat berkembang dan menjadi mati. oleh karena itu sebelum memilih skincare tanyakan dulu atau bisa konsultasi skincare apa yang cocok untuk tiap kulit. jadi kesimpulan saya adalah kita harus jeli dalam memilih skincare. jika kita hanya memilih yang baik akan memperburuk wajah kita. saya ingatkan kembali kita semua, skincare yang mengandung alkohol tidak semuanya buruk, hanya kita yang belum bisa memilih skincare yang cocok untuk wajah kita. semoga dari informasi di atas kita semua bisa merawat dan bisa memilih skincare yang baik dan sesuai. wanita pasti pernah mendengar kata skin care.

Inglese

wanita pasti pernah mendengar kata skin care. ada dua jenis perawatan kulit, ada yang alkohol dan ada yang tidak. kita sering mendengar bahwa kandungan alkohol dalam skin care kurang baik untuk kulit, namun jika kita dapat membedakan jenis alkohol tersebut tidak akan merusak kulit kita. ada beberapa jenis alkohol buruk seperti methanol, ethanol, dan benzyl alcohol, dan ada juga jenis alkohol yang baik seperti lauryl alcohol, miristyl alcohol, , dan cetyl alcohol, alkohol ini diekstrak dari lemak alami seperti kelapa. menggunakan skincare berbahan dasar alkohol, kulit wajah kita pasti akan terasa kering setelah menggunakan produk tersebut. alkohol juga membantu menghilangkan minyak alami dari wajah kita yang sebenarnya berfungsi melindungi kulit kita dari bakteri dan iritasi. kulit kering dan teriritasi akan memperburuk produksi minyak di wajah, menyumbat pori-pori, dan menimbulkan munculnya jerawat. kita bisa menggunakan perawatan kulit beralkohol dengan cara kita harus memperhatikan persentase alkohol dalam perawatan kulit kita. alkohol dapat menyebabkan kematian sel kulit dengan menunjukkan adanya peradangan pada kulit seperti kemerahan pada wajah. mengapa bisa merusak kulit kita? karena saat kita menggunakan produk kita tidak memperhatikan dosis yang tertera pada skincare tersebut. semakin tinggi dosis alkohol dan lamanya waktu penggunaannya, semakin tinggi kerusakan sel kulit yang akan ditimbulkan. jika kita menggunakan perawatan kulit yang mengandung sekitar 5 persen alkohol atau kurang, ada kemungkinan dosis kecil ini tidak akan membuat kulit kita kering dan aman digunakan. kerusakan kulit permanen dapat disebabkan oleh produk yang tidak dijamin keasliannya dan kurangnya pengetahuan tentang masalah kulit serta kandungan yang terkandung dalam skincare itu sendiri. dan tentunya jika menggunakan skincare yang mengandung bahan-bahan seperti ethanol dalam waktu lama bisa merusak kulit bahkan bisa menyebabkan apoptosis. apoptosi adalah sel kulit yang menrosot dan tidak dapat berkembang dan menjadi mati. oleh karena itu sebelum memilih skincare tanyakan dulu atau bisa konsultasi skincare apa yang cocok untuk tiap kulit. jadi kesimpulan saya adalah kita harus jeli dalam memilih skincare. jika kita hanya memilih yang baik akan memperburuk wajah kita. saya ingatkan kembali kita semua, skincare yang mengandung alkohol tidak semuanya buruk, hanya kita yang belum bisa memilih skincare yang cocok untuk wajah kita. semoga dari informasi di atas kita semua bisa merawat dan bisa memilih skincare yang baik dan sesuai. wanita pasti pernah mendengar kata skin care. ada dua jenis perawatan kulit, ada yang alkohol dan ada yang tidak. kita sering mendengar bahwa kandungan alkohol dalam skin care kurang baik untuk kulit, namun jika kita dapat membedakan jenis alkohol tersebut tidak akan merusak kulit kita. ada beberapa jenis alkohol buruk seperti methanol, ethanol, dan benzyl alcohol, dan ada juga jenis alkohol yang baik seperti lauryl alcohol, miristyl alcohol, , dan cetyl alcohol, alkohol ini diekstrak dari lemak alami seperti kelapa. menggunakan skincare berbahan dasar alkohol, kulit wajah kita pasti akan terasa kering setelah menggunakan produk tersebut. alkohol juga membantu menghilangkan minyak alami dari wajah kita yang sebenarnya berfungsi melindungi kulit kita dari bakteri dan iritasi. kulit kering dan teriritasi akan memperburuk produksi minyak di wajah, menyumbat pori-pori, dan menimbulkan munculnya jerawat. kita bisa menggunakan perawatan kulit beralkohol dengan cara kita harus memperhatikan persentase alkohol dalam perawatan kulit kita. alkohol dapat menyebabkan kematian sel kulit dengan menunjukkan adanya peradangan pada kulit seperti kemerahan pada wajah. mengapa bisa merusak kulit kita? karena saat kita menggunakan produk kita tidak memperhatikan dosis yang tertera pada skincare tersebut. semakin tinggi dosis alkohol dan lamanya waktu penggunaannya, semakin tinggi kerusakan sel kulit yang akan ditimbulkan. jika kita menggunakan perawatan kulit yang mengandung sekitar 5 persen alkohol atau kurang, ada kemungkinan dosis kecil ini tidak akan membuat kulit kita kering dan aman digunakan. kerusakan kulit permanen dapat disebabkan oleh produk yang tidak dijamin keasliannya dan kurangnya pengetahuan tentang masalah kulit serta kandungan yang terkandung dalam skincare itu sendiri. dan tentunya jika menggunakan skincare yang mengandung bahan-bahan seperti ethanol dalam waktu lama bisa merusak kulit bahkan bisa menyebabkan apoptosis. apoptosi adalah sel kulit yang menrosot dan tidak dapat berkembang dan menjadi mati. oleh karena itu sebelum memilih skincare tanyakan dulu atau bisa konsultasi skincare apa yang cocok untuk tiap kulit. jadi kesimpulan saya adalah kita harus jeli dalam memilih skincare. jika kita hanya memilih yang baik akan memperburuk wajah kita. saya ingatkan kembali kita semua, skincare yang mengandung alkohol tidak semuanya buruk, hanya kita yang belum bisa memilih skincare yang cocok untuk wajah kita. semoga dari informasi di atas kita semua bisa merawat dan bisa memilih skincare yang baik dan sesuai.

Ultimo aggiornamento 2020-10-21
Frequenza di utilizzo: 2
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Indonesiano

wanita pasti pernah mendengar kata skin care. ada dua jenis perawatan kulit, ada yang alkohol dan ada yang tidak. kita sering mendengar bahwa kandungan alkohol dalam skin care kurang baik untuk kulit, namun jika kita dapat membedakan jenis alkohol tersebut tidak akan merusak kulit kita. ada beberapa jenis alkohol buruk seperti methanol, ethanol, dan benzyl alcohol, dan ada juga jenis alkohol yang baik seperti lauryl alcohol, miristyl alcohol, , dan cetyl alcohol, alkohol ini diekstrak dari lemak alami seperti kelapa. menggunakan skincare berbahan dasar alkohol, kulit wajah kita pasti akan terasa kering setelah menggunakan produk tersebut. alkohol juga membantu menghilangkan minyak alami dari wajah kita yang sebenarnya berfungsi melindungi kulit kita dari bakteri dan iritasi. kulit kering dan teriritasi akan memperburuk produksi minyak di wajah, menyumbat pori-pori, dan menimbulkan munculnya jerawat. kita bisa menggunakan perawatan kulit beralkohol dengan cara kita harus memperhatikan persentase alkohol dalam perawatan kulit kita. alkohol dapat menyebabkan kematian sel kulit dengan menunjukkan adanya peradangan pada kulit seperti kemerahan pada wajah. mengapa bisa merusak kulit kita? karena saat kita menggunakan produk kita tidak memperhatikan dosis yang tertera pada skincare tersebut. semakin tinggi dosis alkohol dan lamanya waktu penggunaannya, semakin tinggi kerusakan sel kulit yang akan ditimbulkan. jika kita menggunakan perawatan kulit yang mengandung sekitar 5 persen alkohol atau kurang, ada kemungkinan dosis kecil ini tidak akan membuat kulit kita kering dan aman digunakan. kerusakan kulit permanen dapat disebabkan oleh produk yang tidak dijamin keasliannya dan kurangnya pengetahuan tentang masalah kulit serta kandungan yang terkandung dalam skincare itu sendiri. dan tentunya jika menggunakan skincare yang mengandung bahan-bahan seperti ethanol dalam waktu lama bisa merusak kulit bahkan bisa menyebabkan apoptosis. apoptosi adalah sel kulit yang menrosot dan tidak dapat berkembang dan menjadi mati. oleh karena itu sebelum memilih skincare tanyakan dulu atau bisa konsultasi skincare apa yang cocok untuk tiap kulit. jadi kesimpulan saya adalah kita harus jeli dalam memilih skincare. jika kita hanya memilih yang baik akan memperburuk wajah kita. saya ingatkan kembali kita semua, skincare yang mengandung alkohol tidak semuanya buruk, hanya kita yang belum bisa memilih skincare yang cocok untuk wajah kita. semoga dari informasi di atas kita semua bisa merawat dan bisa memilih skincare yang baik dan sesuai.

Inglese

Ultimo aggiornamento 2020-10-21
Frequenza di utilizzo: 2
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Indonesiano

wanita pasti pernah mendengar kata skin care. ada dua jenis perawatan kulit, ada yang alkohol dan ada yang tidak. kita sering mendengar bahwa kandungan alkohol dalam skin care kurang baik untuk kulit, namun jika kita dapat membedakan jenis alkohol tersebut tidak akan merusak kulit kita. ada beberapa jenis alkohol buruk seperti methanol, ethanol, dan benzyl alcohol, dan ada juga jenis alkohol yang baik seperti lauryl alcohol, miristyl alcohol, , dan cetyl alcohol, alkohol ini diekstrak dari lemak alami seperti kelapa. menggunakan skincare berbahan dasar alkohol, kulit wajah kita pasti akan terasa kering setelah menggunakan produk tersebut. alkohol juga membantu menghilangkan minyak alami dari wajah kita yang sebenarnya berfungsi melindungi kulit kita dari bakteri dan iritasi. kulit kering dan teriritasi akan memperburuk produksi minyak di wajah, menyumbat pori-pori, dan menimbulkan munculnya jerawat. kita bisa menggunakan perawatan kulit beralkohol dengan cara kita harus memperhatikan persentase alkohol dalam perawatan kulit kita. alkohol dapat menyebabkan kematian sel kulit dengan menunjukkan adanya peradangan pada kulit seperti kemerahan pada wajah. mengapa bisa merusak kulit kita? karena saat kita menggunakan produk kita tidak memperhatikan dosis yang tertera pada skincare tersebut. semakin tinggi dosis alkohol dan lamanya waktu penggunaannya, semakin tinggi kerusakan sel kulit yang akan ditimbulkan. jika kita menggunakan perawatan kulit yang mengandung sekitar 5 persen alkohol atau kurang, ada kemungkinan dosis kecil ini tidak akan membuat kulit kita kering dan aman digunakan. kerusakan kulit permanen dapat disebabkan oleh produk yang tidak dijamin keasliannya dan kurangnya pengetahuan tentang masalah kulit serta kandungan yang terkandung dalam skincare itu sendiri. dan tentunya jika menggunakan skincare yang mengandung bahan-bahan seperti ethanol dalam waktu lama bisa merusak kulit bahkan bisa menyebabkan apoptosis. apoptosi adalah sel kulit yang menrosot dan tidak dapat berkembang dan menjadi mati. oleh karena itu sebelum memilih skincare tanyakan dulu atau bisa konsultasi skincare apa yang cocok untuk tiap kulit. jadi kesimpulan saya adalah kita harus jeli dalam memilih skincare. jika kita hanya memilih yang baik akan memperburuk wajah kita. saya ingatkan kembali kita semua, skincare yang mengandung alkohol tidak semuanya buruk, hanya kita yang belum bisa memilih skincare yang cocok untuk wajah kita. semoga dari informasi di atas kita semua bisa merawat dan bisa memilih skincare yang baik dan sesuai.

Inglese

wanita pasti pernah mendengar kata skin care. ada dua jenis perawatan kulit, ada yang alkohol dan ada yang tidak. kita sering mendengar bahwa kandungan alkohol dalam skin care kurang baik untuk kulit, namun jika kita dapat membedakan jenis alkohol tersebut tidak akan merusak kulit kita. ada beberapa jenis alkohol buruk seperti methanol, ethanol, dan benzyl alcohol, dan ada juga jenis alkohol yang baik seperti lauryl alcohol, miristyl alcohol, , dan cetyl alcohol, alkohol ini diekstrak dari lemak alami seperti kelapa. menggunakan skincare berbahan dasar alkohol, kulit wajah kita pasti akan terasa kering setelah menggunakan produk tersebut. alkohol juga membantu menghilangkan minyak alami dari wajah kita yang sebenarnya berfungsi melindungi kulit kita dari bakteri dan iritasi. kulit kering dan teriritasi akan memperburuk produksi minyak di wajah, menyumbat pori-pori, dan menimbulkan munculnya jerawat. kita bisa menggunakan perawatan kulit beralkohol dengan cara kita harus memperhatikan persentase alkohol dalam perawatan kulit kita. alkohol dapat menyebabkan kematian sel kulit dengan menunjukkan adanya peradangan pada kulit seperti kemerahan pada wajah. mengapa bisa merusak kulit kita? karena saat kita menggunakan produk kita tidak memperhatikan dosis yang tertera pada skincare tersebut. semakin tinggi dosis alkohol dan lamanya waktu penggunaannya, semakin tinggi kerusakan sel kulit yang akan ditimbulkan. jika kita menggunakan perawatan kulit yang mengandung sekitar 5 persen alkohol atau kurang, ada kemungkinan dosis kecil ini tidak akan membuat kulit kita kering dan aman digunakan. kerusakan kulit permanen dapat disebabkan oleh produk yang tidak dijamin keasliannya dan kurangnya pengetahuan tentang masalah kulit serta kandungan yang terkandung dalam skincare itu sendiri. dan tentunya jika menggunakan skincare yang mengandung bahan-bahan seperti ethanol dalam waktu lama bisa merusak kulit bahkan bisa menyebabkan apoptosis. apoptosi adalah sel kulit yang menrosot dan tidak dapat berkembang dan menjadi mati. oleh karena itu sebelum memilih skincare tanyakan dulu atau bisa konsultasi skincare apa yang cocok untuk tiap kulit. jadi kesimpulan saya adalah kita harus jeli dalam memilih skincare. jika kita hanya memilih yang baik akan memperburuk wajah kita. saya ingatkan kembali kita semua, skincare yang mengandung alkohol tidak semuanya buruk, hanya kita yang belum bisa memilih skincare yang cocok untuk wajah kita. semoga dari informasi di atas kita semua bisa merawat dan bisa memilih skincare yang baik dan sesuai.

Ultimo aggiornamento 2020-10-21
Frequenza di utilizzo: 2
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Alcuni contributi umani con scarsa rilevanza sono stati nascosti.
Mostra i risultati con scarsa rilevanza.

Ottieni una traduzione migliore grazie a
4,401,923,520 contributi umani

Ci sono utenti che chiedono aiuto:



I cookie ci aiutano a fornire i nostri servizi. Utilizzando tali servizi, accetti l'utilizzo dei cookie da parte nostra. Maggiori informazioni. OK