Vraag Google

Je was op zoek naar: ilmu (Indonesisch - Javaans)

Menselijke bijdragen

Van professionele vertalers, bedrijven, webpagina's en gratis beschikbare vertaalbronnen.

Voeg een vertaling toe

Indonesisch

Javaans

Info

Indonesisch

ilmu

Javaans

poetry in English

Laatste Update: 2015-09-10
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem

Indonesisch

Sudah di coba ilmu selling skil nya

Javaans

Sudah dicoba ilmu selling skill nya

Laatste Update: 2014-09-12
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem

Indonesisch

Sudah di coba ilmu selling skil nya

Javaans

google agensi nganti Jawa Indonesia

Laatste Update: 2014-09-12
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem

Indonesisch

Biografi Merry Riana - Motivator Wanita Tersukses. Buku yang berjudul "Mimpi Sejuta Dolar" itulah sebuah judul buku inspiratif dan motivatif yang yang terinspirasi dari kisah Merry Riana seorang Entrepreneur wanita yang sukses di usia muda. Ia juga Seorang Speaker, Trainer dan menjadi Motivator Wanita No.1 di Asia. Merry Riana yang menjadi salah satu Enterpreneur dan Motivator wanita tersukses ini berasal dari Indonesia, Ia dilahirkan di pada tanggal 29 Mei 1980 di Jakarta, ayahnya bernama Ir. Suanto Sosrosaputro dan ibunya bernama Lynda Sanian. Merry Riana lahir dan tumbuh di Jakarta dalam sebuah keluarga sederhana keturunan Tionghoa. Orangtua Merry adalah seorang pebisnis dan ibu rumah tangga. Ia merupakan anak sulung dari 3 bersaudara. Adiknya bernama Aris dan juga Erick. Sebagai anak tertua dalam keluarga, ia harus menjadi panutan dalam keluarganya agar adik-adiknya dapat mencontohnya. Merry Riana memulai pendidikannya di Sekolah Dasar (SD) Don Bosco Pulomas, tamat dari sana ia kemudian masuk di SMP Santa Ursula dan juga SMA ia lanjutkan di sekolah yang sama yaitu SMA Santa Ursula yang merupakan sekolah katolik khusus perempuan yang berada di Jakarta Pusat. Setelah lulus dari SMA, Merry Riana ingin melanjutkan kuliahnya di Universitas Trisakti. Namun, cita-cita untuk kuliah di Jurusan Teknik Elektro Universitas Trisakti buyar karena kerusuhan besar di tahun 1998. Hal inilah yang kemudian akan merubah takdirnya. Karena kondisi yang tidak aman akibat kerusahan tersebut, Merry Riana kemudian memilih kuliah di Singapura untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Ayah Merry yaitu Suanto Sosrosaputro memutuskan untuk mengirim anaknya belajar di luar negeri. Dan Singapura kala itu merupakan sebuah pilihan yang paling masuk akal karena jaraknya yang relatif dekat, lingkungan yang aman dan sistem pendidikannya yang bagus. Mulai Kuliah di Nanyang Technological University (NTU) Singapura Merry mulai belajar di bangku kuliah di jurusan Electrical and Electronics Engineering (EEE) di Nanyang Technological University (NTU) pada tahun 1998. Merry mengaku jurusan ini menjadi jurusan paling masuk akal baginya saat itu. Merry bercita-cita menjadi seorang insinyur. Cita-citanya tersebut mungkin karena ingin membantu sang ayah dalam menjalankan bisnis. Tanpa persiapan yang memadai untuk kuliah di luar negeri, Merry sempat gagal dalam tes bahasa Inggris di Nanyang Technological University. Tanpa persiapan bekal dana yang memadai pula, Merry meminjam dana dari Pemerintah Singapura. Ia meminjam dana beasiswa dari Bank Pemerintah Singapura sebesar $40.000 dan harus dilunasi setelah ia lulus kuliah dan bekerja. Dana tersebut sangatlah minim, karena setelah dihitung-hitung ia hanya mangantungi $10 selama seminggu.Untuk berhemat, Merry menyiasatinya dengan hanya makan mie instant di pagi hari,makan siang dengan 2 lembar roti tanpa selai, ikut seminar dan perkumpulan di malam hari demi makan gratis, bahkan untuk minumpun ia mengambil dari air keran/tap water di kampusnya. Hal itu berangsur hampir setiap hari di tahun pertamanya kuliah. Kehidupan yang sangat memprihatinkan tersebut mendorongnya untuk mencari penghasilan diluar. Dari mulai membagikan pamflet/brosur di jalan,menjadi penjaga toko bunga,dan menjadi pelayan Banquet di hotel. Ketika menyadari hidupnya tak berubah meski sudah memasuki tahun kedua kuliah, Merry mulai membangun mimpi. ....Saya membuat resolusi ketika ulang tahun ke-20. Saya harus punya kebebasan finansial sebelum usia 30. Dengan kata lain, harus jadi orang sukses. The lowest point in my life membuat saya ingin mewujudkan mimpi tersebut, - Merry Riana. Karena tak punya latar belakang pendidikan dan pengalaman bisnis, Merry mengumpulkan informasi dengan mengikuti berbagai seminar dan melibatkan diri dalam organisasi kemahasiswaan yang berhubungan dengan dunia bisnis. Biografi Merry Riana Jatuh Bangun Dalam Berbisnis Tanpa pengalaman dan pengetahuan bisnis yang memadai, Merry terjun ke dalam dunia bisnis. Itu ia lakukan karena ia mengetahui bahwa memiliki pekerjaan biasa tidak cukup untuk memenuhi impiannya untuk sukses di usia 30 tahun. Ia mencoba berbagai peluang bisnis. Diapun mencoba peruntungan dengan bisnis pembuatan skripsi,bisnis MLM,mencoba bermain saham,yg semuanya berakhir dengan kegagalan. Merry juga mencoba praktik dengan terjun ke multi level marketing meski akhirnya rugi 200 dollar. Merry bahkan pernah kehilangan 10.000 dollar ketika memutar uangnya di bisnis saham. Mentalnya sempat jatuh meski dalam kondisi tersebut masih bisa menyelesaikan kuliah Sayang, Merry kehilangan semua investasinya dan terpuruk. Meski begitu, Merry kembali bangkit dan berusaha keras untuk menjadi entrepreneur. Merry mulai berusaha dari awal dengan belajar secara sungguh-sungguh tentang seluk beluk pasar. Setelah merasa siap, ia pun memutuskan untuk menekuni industri perencanaan keuangan. Merry berpikir itulah hal yang akan membuatnya mampu mewujudkan impiannya dalam waktu yang relatif singkat. Tamat kuliah, barulah Merry mempersiapkan diri dengan matang. Bersama Alva Tjenderasa yang merupakan temannya ketika kuliah dulu dan kini menjadi suaminya, Berdua mereka mulai menjalankan usaha bersama, Belajar dari pengalaman para pengusaha sukses. Merry Riana kemudian memulai dari sektor penjualan di bidang jasa keuangan. Saat Merry memulai karier sebagai seorang penasihat keuangan, ia harus bergulat dengan sejumlah tantangan dan hambatan. Orang tuanya, dosen serta teman-temannya kurang setuju dengan keputusan Merry tersebut. Merry saat itu belum memiliki kemampuan berbahasa Mandarin padahal lebih dari separuh penduduk Singapura ialah etnis China. Sebagai seorang pendatang asing di sana, pengalaman dan relasi Merry sangat terbatas. Namun, satu alasan yang membuat Merry pantang menyerah ialah usianya yang masih muda dan masih lajang sehingga ia merasa lebih bebas dan lebih berani mengambil risiko. Tanpa merasa terlalu terbebani dengan kemungkinan gagal atau keharusan untuk berhasil, Merry lebih Advertisement memilih untuk memfokuskan diri pada pengalaman dan pelajaran yang ia bisa dapatkan selama fase-fase awal kariernya. Tapi Merry sudah membulatkan tekad. Ia bekerja 14 JAM DALAM SEHARI, berdiri di dekat stasiun MRT & halte bus untuk menawarkan asuransi, bahkan ia bekerja sampe tengah malam dan baru pulang jam 2 dini hari, belum lagi pendapatan yang tidak pasti membuatnya terpaksa kembali berhemat untuk mengatur kebutuhan sehari-hari. Sukses Sebagai Konsultan Keuangan Sampai akhirnya ia sukses sebagai Financial Consultant yang menjual produk-produk keuangan dan perbankan seperti asuransi,kartu kredit.deposito,tabungan,dll. Dalam enam bulan pertama karirnya di Prudential, Merry berhasil melunasi utangnya sebesar 40 ribu dolar Singapura. Tepat satu tahun pertamanya ia berhasil mendapatkan penghasilan sebesar 200 Ribu Dollar Singapura atau sektar 1,5 Milyar Rupiah. Merry Riana kemudian dianugrahi Penghargaan Penasihat Baru Teratas yang diidam-idamkan banyak orang yang menekuni profesi penasihat keuangan pada tahun 2003. Kemudian di tahun 2004, prestasi Merry yang cemerlang membuatnya dipromosikan sebagai manajer. Merry lalu memulai bisnisnya sendiri setelah diangkat menjadi manajer dengan menyewa kantor dan memiliki karyawan sendiri kemudian ia mendirikan MRO (Merry Riana Organization) sebuah perusahaan jasa keuangan selain itu ia juga mendirikan MRO Consultancy yang bergerak di bidang pelatihan, motvasi serta percetakan buku yang berbasis di Singapura. Bersama timnya di MRO, Merry memiliki program pemberdayaan perempuan dan anak-anak muda. Anggota timnya di lembaga ini bahkan tergolong muda, berusia 20-30 tahun. ”Saya ingin menampung orang muda yang punya ambisi dan semangat seperti saya,” katanya. Keinginannya untuk berbagi ini tak hanya dilakukan di Singapura. Pada ulang tahunnya ke-30, Merry membuat resolusi baru, yaitu memberi dampak positif pada satu juta orang di Asia, terutama di tanah kelahirannya, Indonesia. Tahun 2005, Merry menerima penghargaan sebagai penghargaan Top Agency of the Year dan penghargaan Top Rookie Agency. Hingga kini Merry telah memotivasi dan melatih ribuan profesional dan eksekutif dalam bidang penjualan, motivasi dan pemasaran. Dalam perusahaannya, Merry menaungi 40 penasihat keuangan, yang uniknya memiliki usia yang masih belia (antara 21- 30 tahun). Media-mediapun berbondong-bondong memberitakan kisah suksesnya dan dengan segera Merry Riana dikenal sebagai seorang entrepreneur wanita yang sukses dan menjadi Motivator untuk membagikan ilmu dan kiat-kiat suksesnya agar setiap orang menjadi pribadi-pribadi yang sukses. Kini,Merry Riana mempunyai mimpi untuk memberikan dampak positif bagi 1 juta orang di Asia,terutama di Indonesia. Salah satunya dengan meluncurkan buku "Mimpi Sejuta Dolar" yang sangat inspiratif dan akan diangkat ke layar lebar. Merry menyatakan bahwa motivasinya tidak hanya berasal dari keinginan untuk memberikan kehidupan yang lebih baik pada kedua orangtuanya tetapi juga dari ambisinya untuk membantu generasi muda lainnya untuk melakukan hal serupa. Ia berharap para pemuda mampu memberikan kehidupan yang lebih baik, tak hanya bagi diri mereka sendiri tetapi juga orang tua mereka dan anggota keluarga mereka yang lain. Buku " Mimpi Sejuta Dolar " sendiri sudah menjadi National Bestseller hanya dalam waktu 1 bulan setelah peluncurannya. Buku ini menarik perhatian publik Singapura dan Asia Tenggara karena menuliskan tentang prestasi Merry Riana menghasilkan S$ 1.000.000 pada usia 26 tahun yang Awalnya, Merry Riana adalah mahasiswi Nanyang Technological University yang berhutang sebanyak S$ 40.000. Profil kesuksesan Merry Riana mulai dikenal setelah muncul di artikel The Strait Times pada tanggal 26 Januari 2007 yang berjudul "She's made her first million at just age 26" ("Ia mencapai satu juta dolar pertamanya di usia 26 tahun"). Merry Riana aktif sebagai pembicara di berbagai seminar, perusahaan, sekolah dan media massa di Singapura dan beberapa negara di Asia Tenggara. Ia dikenal giat dalam memanfaatkan jejaring sosial Twitter melalui akun twitternya di @MerryRiana Biodata Merry Riana Nama lahir : Merry Riana Tempat/Tanggal lahir : Jakarta, 29 Mei 1980 Orang tua : Ir. Suanto Sosrosaputro (Ayah), Lynda Sanian (Ibu) Suami : Alva Christopher Tjenderasa Anak : Alvernia Mary Liu, Alvian Mark Liu Pekerjaan : Motivator, Penulis, Pengusaha, Aktris Agama : Katolik Almamater : Nanyang Technological University, Singapura Kata-kata Motivasi dari Merry Riana Berpikir positif adalah pekerjaan yang mudah, yang Anda perlukan hanyalah ‘jangan berpikir negatif’. Hidup ini seperti mengendarai sepeda. Kita akan melaju terus, selama kita masih mengayuh pedalnya. Berubahlah sebelum perubahan itu yang akan memaksa Anda. Hidup mungkin penuh dengan masalah. Tapi selama kamu memberikan yang terbaik & terus berdoa, segalanya akan indah pada waktunya. Berikan senyuman termanismu walau saat terpedih di hatimu, setidaknya kamu masih bisa membahagiakan orang-orang di sekitarmu. Lakukan kebaikan dan kebaikan-Nya pun akan semakin terasa. Jangan hanya puas jadi penonton dan komentator. Jadilah sutradara dan pemain. KESEMPATAN sudah menunggu lama di depan kita. Cepat bergerak, sebelum orang lain datang menjemputnya. Kenikmatan & penderitaan hanya sementara. Jangan terhanyut oleh kenikmatan sementara jangan menyerah karena penderitaan sementara. Jika kita menunggu sampai semua keadaan sudah sempurna baru kita mengambil tindakan, mungkin kesempatannya sudah hilang. Jika kita bersalah pada orang lain akui kesalahan dan minta maaf. Jika orang lain bersalah pada kita: dengar dan maafkan. Jangan meremehkan hal-hal kecil. Hal-hal besar hanya bisa tercapai dengan mencapai hal-hal kecil itu terlebih dahulu. Itulah sekelumit kisah perjuangan hidup seorang merry Riana yang terangk

Javaans

translation google Indonesia Jawa

Laatste Update: 2016-07-28
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem
Waarschuwing: Bevat onzichtbare HTML-opmaak

Indonesisch

Yang Terhormat kepala sekolah,Bapak dan ibu guru,orangtua,wali dan Teman2 yang saya cintai dan banggakanAssalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi, dan salam sejahtera bagi kita semua.Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan hidayah-Nya lah kita dapat berkumpul di tempat ini.Kepala sekolah,Bapak dan ibu guru,orang tua,wali dan teman2 yang berbahagiaSekarang ini, kata rokok sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Kita mengerti benar bahwa rokok adalah barang yang sama sekali tidak memiliki manfaat bagi kesehatan badan. Justru dengan menghisap rokok sama dengan memasukkan zat beracun ke dalam tubuh. Setiap asap rokok yang dihisap tidak kurang dari 4000 unsur zat kimia yang akan masuk dan berbahaya bagi kesehatan tubuh kita. Beberapa zat yang terkandung dalam rokok yang berbahaya adalah nikotin, tar, dan karbonmonoksida. Nikotin adalah jenis zat yang terdapat pada tembakau, bersifat beracun dan menyebabkan ketergantungan atau ketagihan. Zat ini dapat mempenaruhi kerja syaraf otak dan jantung. Tar adalah zat yang sangat cepat menyebabkan penyakit kanker. Karbon monoksida yaitu gas beracun yang paling berbahaya karena dapat menyebabkan penghisapnya mengalami napas pendek dan kurang stamina. Para hadirin yang berbahagia.Kita pasti memiliki harapan-harapan yang sama untuk generasi muda. Memiliki generasi yang bebas narkoba, rokok, dan kriminalitas. Tetapi harapan itu akan menjadi harapan yang klise bila kita acuh tak acuh pada kondisi ini. Dengan mengurangi atau berhenti merokok berarti sudah melakukan satu gerakan hidup sehat.Ingatlah perjalanan mengejar dan mencari ilmu masih panjang, berdoa, berusaha, berjuang, dan bertahan merupakan kunci kesuksesan. Jadikanlah hidup kalian lebih baik dari hari ini dan percayalah tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras, kedisiplinan, dan kesungguhan. Masa depan akan tetap indah dengan hidup sehat. Demikian pidato dari saya, Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Javaans

QUERY LENGTH LIMIT EXCEDEED. MAX ALLOWED QUERY : 500 CHARS

Laatste Update: 2016-07-27
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem
Waarschuwing: Bevat onzichtbare HTML-opmaak

Indonesisch

Putri kontes Pancala Panchala located Kurusetra wétan. Loro-lorone sing kapisahaké déning alas Naimisha. A alas untouched dening manungsa, saliyane kayu sidik alas gedhe lan kandhel uga dipanggoni déning kéwan-kéwan galak lan perampok tenung mandraguna mbebayakake. Uga ing alas ana uga kali raging didunungi Welasan karang baya. Saka negara alam piyambak bisa guess rong karajan tetanggan iku bakal angel kanggo hubungané. Panchala dipimpin dening raja wicaksana dijenengi Prabu Drupada. Brawijaya duwe putra putri ayu sing jejuluk Drupadi. Kaendahan Princess Drupadi uga dikenal kanggo negara-negara tanggané. Akeh Pangeran sing teka kanggo aplikasi kanggo Putri Drupadi, nanging loro Prabu Drupada lan Putri Drupadi wis durung mutusaké kanggo nampa proposal siji para panggedhe sing teka. Iki mesthi ngundakake masalah kanggo kerajaan. Yen King Dropada utawa Putri Drupadi nampik aplikasi, siji salah bisa mimpin kanggo perang. Mulane King kudu nggawe privasi a. Sing sore Putri Drupadi nglaras aura srengenge kuning emas. Bayangan cahya Golden ndadekake hamparan alas lan kedaton yellowing. Kali tumpukan di kupeng alas emas. Waca lan seneng sesawangan lan atmosfer minangka iku pancene soothes nyawa. Kanggo wayahe kabeh bobot lan masalah bakal lunga dening kaendahan sesawangan alam wewatesan. Putri Drupadi lungguh ing ngarepe kang jendhela decorated sutra lan kembang variegated tengen ing gendheng saka Palace saka kamar. Panjenenganipun ngagem sugih putih ringkes nuduhake lancar kulit putri. Kapapar cahyo Golden saka Srengéngé, nambah kaendahan. Rambute kang dawa mbalek munggah ing ditahan karo hairpin emas. Sikil dawa becik kang overlapped ing bantal bordir Utas emas. Mata putri ditutup, dodo AMBEGAN swelled ajeg nggawe gerakane becik munggah lan mudhun alon-alon. A eseman lancip hiasan lambé tipis kang. Kaendahan jumbuh didadekake siji karo dewi utawa nymph. Worth yen kaendahan diundang pangeran teka. "Drupadi ....". Gedhe swara lan kamulyan teka saka lawang kamar turu. "Bapak ...". Drupadi mangsuli sandhangan langsung lan cepet smoothed cepet knelt ing ngarepe kang rama. "Tangia, anakku". Swara bali kebak panguwasa iki Venezuela kuping Drupadi. Putri malah banjur ngadeg, sirah sujud. Dheweke ora bisa ing pasuryan bapakku lan raja. "Apa penting, bapak. Supaya Rama teka menyang abdi kamar. "Said Drupadi hormat. "Iku bab pangeran pangeran rawuh propose. Nganti saiki padha ora diwenehi kita jawaban. "Kanggo wayahe King sighed. Putri ana bisu nunggu tembung King sabanjuré dadi. "Yen kita padha ora langsung njawab aplikasi sing, rama kuwatir yen wong bakal njaluk duka lan perang nglawan kita." Sang Prabu Dropada bali sighed akeh banget. "Aku tak Petunjuk Sang Hyang Widhi, kanggo ngatasi masalah iki." Putri Drupadi wungu iku kepala, kapandeng ing pasuryan kang rama kanggo wayahe. Mesthekake rama Garwane. "Kita bakal nggawe kontes kekuatan lan prigel. Pangeran wanted mempersuntingmu kudu ngetik Sayemboro iki. Sing medal minangka juara, kang nduweni hak dadi bojomu. " "Kompetisi Urut saka aku arep?" Pitakone Drupadi. "Kompetisi panahan patung iwak banjur ngubengi tengah blumbang warisan gandhewo saka Inggris." Wangsulane Prabu Drupada minangka ckck. "Nanging Bapak, kita ngerti para panggedhe sing duwe ilmu dhuwur. Ora kanggo sebutno yen padha gumantung ing jawara utawa kapal penggedhe. Apa yen akèh saka Pangeran bisa kanggo Angkat Kratoning warisan gandhewo? "Said Princess Drupadi. Katon ing pasuryan kang nuduhake badhan jero. Iki ora mung bab masa depan. Iki melu safety saka Kratoning lan wong. Yen Ing kontes malah iki ana wikan adil siji peserta, mesthi bakal sue. Siji-siji bakal break perang. Lan iku bakal kurban sawijining wong. Lan iya ora pengin kelakon. Prabu Drupada ngaso. Brow furrowed lan mripate ditutup. Panjenenganipun sighed kanggo wayahe. Banjur jumangkah menyang kamar istana gendheng mangetan putri. Mata tampilan nyapu ayu endah adoh ing ngarepe wong. "Anakku, yèn mangkono peserta kudu saingan sparring kontes page. Wong-wong sing padha ora bisa terus onomatopia tandhing, kang ilang. Nanging sing sapa isih kuwat iku hak migunakaké busur pusaka kraton. Malah banjur, yen isih nduweni energi tabungan. Carane, putri? "Takon King. Putri ketoke sepi. Banjur iku ketoke eseman Mesem ing lambé padha rosy. Panjenenganipun nodded ing persetujuan. Ing Rajapun mesem ing putriné sarujuk karo idea dheweke. Jumangkah nyedhaki putriné stroked dheweke rambute. "Sampeyan katon putri ayu, pantes mung para panggedhe negara tanggané edan bab sampeyan." Tembung Drupada ngalembana kaendahan putrine. "Aku wis." Wangsulane Drupadi quietly lan banjur nungkulaké mustaka. Pipi reddish dadakan. Bapak arang ngalembana. Kang panginten kanggo awake dhewe. Putri Drupadi leaned menyang awak kang rama. Prabu Drupada iki clutching putrinipun. "Siji bab sing perlu kanggo elinga cah lanang. Sapa sing teka metu mengko dadi pemenang kontes iki, Nanging kemampuan digdayanya, iku ora kudu wong apik dadi bojomu lan pimpinan kulawarga. Ati-ati. Semedi, takon Sang Hyang Widhi. "Whispered Prabu Drupada ing kuping kiwa. Putri mung manthuk lan tightened kiyat ing awak ing rama padha King. Iki njupuk peteng. Golden cemlorot sing wis mrentah jungles lan kali mudhun ana diwiwiti kanggo fade. Pepeteng nang endi wae diwiwiti teka ing alam dominasi. Kaya apa-apa bisa nyegah tampilan kabeh-babak peteng. Katon mung meandering kali putih lan ilang alas dikegelapan. Rauh kabar saka kontes Panchala nyebar ing saindhenging negara. Ambassadors kraton langsung dikirim menyang negara-negara tanggané kanggo ngirim lan huruf resmi saka Prabu Drupada bab sayembara. Ing panggonan crowded ing saindhenging negara, pasar, sekolah, ing kraton ditempelake woro-woro bab sayembara. "Contest. Amarga supaya akeh pangeran sing teka babagan omah-omah Princess Panchala Raya, Raja Drupada, King Supreme Pancala Raya ing dina kaping sepuluh, sasi kaping sepuluh taun iki dianakaké kontes. Sapa bisa kanggo perang nganti ora ana maneh mungsuh kang bisa angkat warisan gandhewo Panchala Raya, lan tanpa looking dhewek kudu bisa reca iwak memanak di kupeng jogan Kolam Palace sing dadi babak. Kanggo sapa waé sing bisa nglakoni, iku anduweni hak nglakoni ningkah Putri Drupadi. Saben pangeran kudu kalebu wakil utawa piyambak nanging wakil bakal dadi kelas Satria " Mangkono swara saka tulisan padha ditulis ing babakan sing wis diproses ing kuwi minangka cara kanggo meh podo gombal lan Pasted ing panggonan umum. Saben uwong sing weruh woro-woro ketoke gedheg-gedheg ing gumunake. Rauh ing Pancala bakal klumpukne mandraguna Piandel sing bakal saingan kanggo wanita paling ayu ing saindhenging negara. Kanggo wong biasa iki mesthi ora atraktif banget kanggo wong-wong mau. Nanging kelas iki Satria mesthi khusus, saliyane kanggo onomatopia putri ayu uga entuk kasempatan kanggo nyoba kemampuan. Iku uga ndadekake tantangan kanggo panggedhe sing wis diajukake aplikasi sing kanggo Prabu Drupada. Ing kontes iki jawaban kanggo aplikasi. Lan padha mangerti, yèn padha saingan kanggo wong wadon. Kabeh cara lagi lelungan. Kabeh padha nindakake supaya menang kontes. Sing alas Naimisha esuk dipinggiran katon jaran ireng amba mbukak cepet kaya panah saka gliding gandhewo. Ndhuwur jaran katon wong Dashing enom. Panjenenganipun ngagem headbands prewangan bagean ngarep star Golden ing ngukir. Nalika dodo sing godhongé amba lan redness mbukak ngiwa. Kayata kulit logam nalika suryo srengenge cocog iku sweats teka metu saka pori kang. Nalika pinggul mudhun dheweke ngagem wong kraton khas. Rasukan ditutupi sing bengkong ing kuwi cara kanggo nambah kegagahannya. Wong terus Gallop endlessly. Miturut midday wong enom sing nolak jaran mlayu tengen antarane loro wit gedhe sing tuwuh rodo adoh loro. Loro wit iki meh kaya gapura alas. Alon-alon wong enom wiwit Gallop menyang alas. Ora suwene bali wong kicked jangkah jaran. Jaran amba bali darted antarane alas di kupeng wit mgayomi lan rapat-rapat. Nanging misale jek sing Kapadhetan saka wit lan in lan rusak alas iki ora manca kanggo wong iki. Mbuktekaken terus Gallop tanpa ngurangi kacepetan sanadyan liwat twists, climbs utawa asale. Srengenge ana ndhuwur mung sirah. Nanging ing alas-alas kaya iki, iku ora ateges apa-apa. Ing alas isih kelangan lan ora banget padhang. Aku ora bisa mbayangno apa yen wengi iki. Alamiah pepeteng bisa pindhah menyang balung. Rider mandegake jaran mlayu persis sepuluh meter ing ngarepe wit gedhe. Wit iku mung wit ketoke paling karo werna hanging penyelundupan, lan malah sawetara minangka amba minangka thigh diwasa. Wit gedhe banget malah banjur, iku njupuk kira-kira sepuluh wong mulung tangan kanggo ngubengi wit. Inggil dijamin dening godhong-godhongan enom kandhel ndadekake tampilan kita ora bisa ngerti nganti pungkasan wates wit buta. Wong enom iki deft mudhun saka jaran dheweke. Agung saka wit durung nggawe wong wonder. Alon-alon dheweke nyedhaki, looking fixedly ing ndhuwur godhong-godhongan enom wit-dijamin. Cetha mata overseeing negara. Sikil Perlana sijine easel. Iku misale jek wong enom sumurup wis teka wis dikenal penghuni alas Naimisha. Aku wonder apa digawe jantung wong enom supaya wani lan anteng, eseman tugging ing lambé kanggo wayahe. Sraakk !!! Swara saka godhong kapapar soko. Wong enom langsung nguripake pasuryan dheweke kanggo ndeleng apa tumiba saka ndhuwur. Angin ngalangi Serangkum mbanting tengen ing sirahe. Bebrapa centi bakal tetep maneh ing sirah, deftly wong enom darted bali menyang wit amba konco wong tanpa looking, lan crouched mudhun miring arah wit mujur. Bumm !!! Angin ngalangi mung mengaruhi tanah kosong lan nimbulaké diameteripun bolongan siji meter lan godhong mabur lan lemah teles. Wong enom mesem. Nanging durung kesel eseman dumadakan saka ing antarane godhong ing trek ewu cepet panah ireng. Roaring tengen menyang wong squatting wit dibatang. Ningali serangan kanthi cepet lan kasar misale jek mokal wong kanggo uwal. Banjur ditutup mripate, lambé obah kanthi cepet. Lan liya kanggo sebutno ewu panah nganti kulit sing Gamelan, mbukak mripat lan dumadakan ewu panah mandegake mung sawetara cm ing ngarepe irung. Aja mandheg ana, alon-alon panah sing siji muter. Lan mung karo panah nglirik sped bali menyang panggonan asal minangka cepet kaya kilat. Sraakkk !!! Ngisor ...! Ngisor ...! Muni lemah berdebuman menehi tiba saka wong ing ndhuwur wit. Kabeh ambruk lifeless karo panah tancep ing dodo, sirah lan gulu. Wong enom flashed bali menyang ndhuwur wit dijamin godhong-godhongan enom kandhel. Nanging ora nganti wong enom wis penetrated godhong nglukis, iku dumadakan patine. Panjenenganipun felt piyambak dipeksa dening pasuryan sultry angin memapas. Lan manawa ana cukup, panah ing lengen plunged pasuryan. Nanging panah padha uga nahan sawetara cm ing ngarepe pasuryan. Nalika terus mabur wong enom wis nyoba kanggo nolak aliran kang rawuh saka panah buta. Nanging misale jek panah kasil dipencet wong enom. Peduli. Maki wong ana ing jantung. Kang awak iki alon obah mudhun ora bisa nolak meksa saka aliran panah buta. Nalika panah ditanggepi sabab swara geter gedhe mengaung alus nanging deafening. Wong enom terus, setelan mlaku dipencet mudhun kanggo lemah. Mbok yen sikilé setelan lemah, kang bakal duwe daya ngungkuli nalika iku floated. Nanging guessed salah. Tansah sikilé ing lemah ngilang udan! Kringet kadhemen pouring saka gulu. Panjenenganipun ngupados pindhah tangané sautan a Dart buta, nanging malah banjur ora bisa nindakake. Ana jenis tembok ngalangi lingkungan panah buta siro. Aku mati! Panjenenganipun DICAKUP. Nalika sikile wis lemah teles ambruk menyang nyuda. Mesthi ora bisa mindhah bebas saiki. Dheweke wis ora dipilih. Loro tangan dowo miring, obah cepet lambé minangka mata terus ngempet tingkat saka gerakan bulging panah buta. Mata wong enom wiwit abang getih! A Pasangan saka tangan dowo metu cahya putih lancip. Beam lancip saka kumelun lancip wungu saking uga putih. Dumadakan online es! Lan nggawe godhong lan bushes watara wong enom wis diuripake salju! Haaaaaaaaaa ... .. !!! Miturut matur wong enom diusir tangan tengen munggah lan mudhun lengen kiwane. Two energi rubbing marang udhara. Energi antarane tangan saka wong enom lan panah buta energi. Gesekan nyebabake eseman kilat-yambar watara. Twigs, godhong utawa wit disabetake dening bledhek narik langsung katon charred lan beku. Wong enom ngatur kanggo nerbitaké mlaku saka lemah. Karo jaran kuat uga diusir tangan kiwa munggah. Lightning narik tambah. Haaaaaaaaa .... !!!! Karo surak sora pers energi ing wong liwat tangané. Lan ... BUMMM .. !!!! Bledosan Dahyat nyuworo. Energi dipindhah nyebabake bledosan sanget ing udhara. Cedhak lengen wong enom kang. Akeh godhong tiba, radius limang meter saka panggonan menyang kekacoan karo godhong lan lemah littered terlantar saka sawijining panggonan. Babakan wit amba lan malah banjur kapandeng blackened lan beku. Sangisore wit iku ora kegedhen wong enom leaning. Saka tutuk lan irung metu getih seger kanggo nggawe dodo abang lan weteng. Ora adoh saka kono leaned bali, kapandeng panah buta ngagetake ing loro! Rauh swara saka godhong parted. Lan ing lampu kilat, limang shirtless, celonone ireng lan ireng endhas belted wis ngadeg diubengi wong enom. Wong enom malah banjur sighed lan ditutup mripate. "Welcome sing kakehan ...!" Grundelan wong enom. Wong lima mau padha mung esem. "Daya kowé sing nambah amba, Rekha!" Wangsulane salah siji saka tengah. "Where Kakang Rakhsa?" Wangsulane wong enom sing disebut Rekha iku. "Aku kene, Rekha." Swara teka saka kuoso tengen gedhe kajawi Rekha. Kaget, kang cepet ngelèkaké mripaté wong wuta lan nguripake marang pasuryan kanggo arah swara. Salah siji nalika ngarsane wong. Dumadakan dhuwur, otot lan uga-dibangun karo pasuryan kebak nggantheng crouched jejere Rekha. Wong lima mau sing wis dumadakan ngadeg ing dhengkul ing ngarepe wong anyar teka. "Pemimpin Naimisha. Salam kita! "Unison limang wong nyembah. Sing dhek mung manthuk lan sasmita kanggo limang wong ngadeg. Padha jumeneng lan jumangkah bali, durung wani kanggo pendekatan. "Kakang, welcome sampeyan nggawe ngagetake!" Said Rekha nalika frowning pratandha ora kaya. Disebut Kakang mung mesem sweetly. "Aku wus ndeleng rapidity saka kawruh. Kekuatan luar biasa. Sampeyan ngerti, limang panglimaku Highly pinter. Nanging kita padha bisa kanggo njaga daya. Senajan .... Kudu tatu nemen kaya iki. Hahahaha ...! " "Peduli" Rekha ipat-ipat. Panjenenganipun upaya kanggo ngadeg munggah lan condong ing wit konco wong. Panjenenganipun kapandeng ing wong lima sing diaktifake metu padha obah Dart buta sadurungé. Katon lagi mung mesem cengengesan. "Nanging isih menang kakangku, saka sisih tiba 10 anggota sandi." Said Rakhsa maneh. "Iku salah siji saka wong-wong mau nyerang kula ing rahasia." Jawaban Rekha. "Padha wong anyar, padha ora ngerti sing. Lagi mung mlaku errands. " "Inggih yèn mangkono mung menehi wong kredit kanggo tiba ing lapangan tugas." "Ha..ha..ha .. Rekha, Rekha. Lagi tanggung jawab. Pengakon marang matine kabeh sepuluh anggota sandi, sampeyan kudu miturut driji. "Rakhsa ngandika alon nanging kuwat. Rekha ora kaget. Ketoke wong sumurup resiko kang kudu. Nanging mesthi ora bakal menehi dheweke kanggo diwenehake. "Mbok," wangsulane Rekha disambut Rakhsa eseman lancip sing sadulure. "Nanging yen salah siji saka panglimamu bisa kanggo ngalahake kula." Challenge Rekha. Rakhsa mung sora. Dheweke sumurup sadulure iki tatu spring. Nolak tantangan uga tumindak kang cowardice. Nanging posisi kang saiki ing bagéan saka aggrieved. Yen salah siji panglima menang, pancet iku wadhi. Aken piyambak kanggo kelangan. Nanging Rakhsa ora bisa nindakake apa-apa. Panjenenganipun kapandeng siji Panglima lan nodded sirahe. Lan panjenengané pindhah maju lan nyiapake, nalika wong mundur wit buta konco wong. "Rekha, aku nampa tantangan saka sirah hard. Elinga yen sampeyan padha tatu ing nyedhaki abot. Aja meksa nggunakake daya ing sampeyan. Yen 'Panglima Tiga' iku bisa kanggo nyuwek kulit sethitik, matur mundhut. Piye? "Tantangan Rakhsa kang ngandika luwih imbang. Diwenehi tantangan mung manthuk lan grinned. Panjenenganipun langsung sijine jaran. Cetha mata dibintangi menyang supaya disebut-Panglima Tiga. Sing stared mung mesem lan braced. Tangané swell, nuduhake siap kanggo nyerang. Banjur liyane mengko Rekha sikil tengen langkah kanggo wit gedhe konco wit nuduhke Rame amarga geter. Cepet mengko Rekha awak dijupuk kaya panah menyang Panglima Tiga. Palms dheweke mbukak menyang pasuryan saka Panglima Tiga, ndeleng tangan telapan teka supaya cepet Panglima Tiga langsung dikirim jotosan kanggo ngusir serangan impending, nanging durung maneh dijupuk lan Palms Rekha tabrakan piye wae sumurup Rekha ngowahi anggempur kang, wentis kiwa ana bab kanggo mencet dodo, abruptly obah kang sikut tengen Panglima Tiga footprints kanggo ngusir mungsuh, nanging Rekha diuripake maneh anggempur, ajiné kiwa saiki bakal rauh kenek omahé. Ora ana wektu kanggo Parry, Panglima Tiga diiringake para kepala nengen kanggo jotosan Rekha mung maringaken liwat kang sirahe. Rekha punches lan trobosan ora kudu lan serangan sing tansah ganti nggawe Panglima Tiga kepunjulen. Rauh wiwit dipencet. Ketoke iki cah lanang wis wayahe wus migunaaké. Ora wonder kang Merani tantangan. Telung Panglima marang awake. Gelut terus kanggo dawa. Badan mung katon kaya dipengini mung. Rekha Shadow duwe aturan baku saka awak nalika Panglima Tiga darting lan fro ngindari lan serangan memapas Rekha. Ningali iki, Rakhsa esem. Ketoke kerajaan lor dadi pejabat gagah ngajari adhi kaya iki. Banjur ana dadi badhan bab safety saka iku sadulur. Énggal mawon muncul ing Panglima Tiga miwiti saka urgency. Nganti wektu kuwi minangka badan sing ora dikarepke Rekha kang musna saka ing pandelenge, obah minangka cepet kaya kilat! Ngisor! Krak! A wit gedhe gedhe konco Panglima Telung pecah lan tabrakan jugrugan, ora kanggo sebutno wit ambruk ... Thump! Akh ..! Telung muffled Panglima bengok. Awak Terjajar maju lan ambruk marang dhengkul ing ngarepe Rekha. Panglima Tiga ditutup sedhela, saluran kabeh pikiran sehat lima kanggo nliti kahanan awake. Nanging misale jek ana ora ciloko wujud minangka asil saka ngunekke ing kang bali Rekha sadurungé. Katon cetha Rekha durung arep kanggo babras wong. Dheweke mesem lan wungu. "Apa?" Tanya Rekha ing Panglima Tiga "Sampeyan menang Rekha." Said Panglima Tiga grimacing lan langsung minger banjur mlaku alon menyang kanca-kanca wadon liyane. Rakhsa mesem lan nyedhaki adhine padha ngadeg esem kamenangan. "Good, Rekha. Apik. Kamampuanmu akeh kanthi cepet. Pungkasan taun sing ora bisa ngalahake Panglima Tiga. Saiki gampang sing ngapusi komandan. "Pinujia Rakhsa. "Ah, cak bisa wis. Aku ngerti Pakdhe Panglima Tiga ora serius. Iya ora Mbales serangan tho. "Said Rekha "Ya ing Pakdhe?!" Ngandika Rekha minangka kang nguripake pasuryan marang Komandan Tiga. Telung Panglima mung mesem. "Banjur apa waé kene? Kudu bantuan? "Back Rakhsa takon Rekha. Wektu iki pasuryan Rakhsa nuduhake Garwane ing. Padha takon langsung ngganti expression kang dadi serius. Rekha dumadakan ngilingake tugas teka kono. "Oh, ya Kakang. Aku meh kelalen. Aku njupuk ing tugas Pangeran King Danutirta Kakang. " "Apa?" Rekha njupuk metu barang cilik shaped nggulung lan diwenehi kanggo Rakhsa. Dadi metu iku layang cilik mbalek munggah lan dipasang ing pipa cilik ireng. Rakhsa maca huruf cilik. Lan mesem. "Ketoke pangeran kala wau semangat uga omah-omah Dewi Drupadi. Uga, asal saka wilayah alas ing sisih wétan ing Kratoning Danutirta nggedhekake daya sandi. "Said Rakhsa dibintangi menyang mripate Rekha cetha. Rekha sing stared ing kuwi cara ora bakal outdone. Glowering menyang Rakhsa, kang nyedhaki kakang. "Anggere sampeyan menang kontes, Kakang" Rakhsa nodded lan patted Pundhak seduluré.

Javaans

terjemahan google basa Jawa Indonesia

Laatste Update: 2016-01-28
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem
Waarschuwing: Bevat onzichtbare HTML-opmaak

Indonesisch

Bapak Ibu Hadirin Sekalian yang saya hormati, pada kesempatan ini saya akan menguraikan pidato saya dengan judul “Guru adalah Sosok Insipirasi bagi Anak Negeri”. ketika saya diminta untuk berbicara tentang guru, maka tak lain yang terbersit di benak saya adalah figur yang sangat luar biasa. Guru adalah pahlawan yang selalu dinaungi kesabaran dan ketabahan. Sabar dan tabah dalam membina anak didiknya. Guru adalah pahlawan yang selalu dinaungi keikhlasan dan pengorbanan. Sehingga ia pun rela mempertaruhkan hidupnya hingga pelosok negeri. Karena keikhlasannya, hingga tak terpikirkan oleh nya untuk menghitung berapa ilmu yang telah ia bagikan. Guru adalah pahlawan yang tak pernah lepas dari rasa cinta dan kasih sayang. Menyemangati anak didiknya untuk berani mengukir mimpi dalam jejak perjalananny

Javaans

QUERY LENGTH LIMIT EXCEDEED. MAX ALLOWED QUERY : 500 CHARS

Laatste Update: 2015-10-09
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem

Indonesisch

Rasulullah saw bersabda: طَلَبُ العِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِم (رواه البيهقى و ابن عدى Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap orang Islam. Dalam kitab Ta’lim Muta’allim disebutkan bahwa ilmu terbagi dua yaitu: 1. Ilmu Haal 2. Ilmu Ghairu Haal Yang pertama ilmu Haal yaitu ilmu yang seketika itu mesti digunakan lalu diamalkan ketika berumur baligh, misalnya ilmu Fiqih dan ilmu Tauhid. Dalam ilmu Fiqih misalnya dipelajari ilmu Ubudiyah dan ilmu Muamalah. Dalam ilmu Ubudiyyah misalnya dipelajari tata cara shalat beserta syarat dan rukunnya, cara berwudhu dan sebagainya. Dalam ilmu Muamalah dipelajari tentang barang-barang riba dan seterusnya. Kemudian dalam ilmu Tauhid yang dipelajari adalah mengenai ke-Esaan Allah beserta sifat-sifat-Nya yang wajib dan yang muhal, kepercayaan kepada Malaikat, kitab-kitab Allah, para Rasul, hari kiamat dan kepastian baik dan buruk dari Allah. Demikian seterusnya secara bertahap, karena ilmu hal hukumnya wajib diamalkan sepanjang hidup. Yang kedua adalah ilmu Ghairu Haal yaitu ilmu yang berfungsi sebagai ilmu kelengkapan hidup, misalnya ilmu kedokteran, ilmu kemasyarakatan, dan ilmu-ilmu lain yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Jamaah Jumat yang berbahagia. Ilmu memegang peranan penting bagi kehidupan manusia. Suatu negara tidak akan maju kalau penduduknya masih terbelakang dalam ilmu pengetahuan. Negara-negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Rusia, Jepang dan lain-lain adalah negara-negara yang penduduknya telah maju dalam bidang ilmu pengetahuan. Berkat kemajuan ilmu mereka maju pula negaranya. Pada zaman dahulu, Islam pernah menjadi jaya karena menjunjung tinggi ilmu pengetahuan. Ketika itu lahirlah ilmuan-ilmuan Islam dari segala bidang, misalnya dalam bidang hukum kita mengenal Imam Syafi’i, Imam Hanafi, Imam Hambali dan Imam Malik. Dalam bidang Tauhid misalnya Abu Hasan al-‘Asy’ari dan Abu Manshur al-Maturidi. Dalam bidang kedokteran misalnya; ar-Razy, ilmu pasti dan Astronomi yaitu al-Khawarizmi, dalam ilmu Kimia Ibnu Hayyan, dalam ilmu sejarah; Ibnu Khaldun, dalam ilmu filsafat yaitu Ibnu Rusyd. Dan lain sebagainya. Jamaah Jumat yang berbahagia Ilmu Haal dan ilmu Ghairu Haal adalah demi kebahagiaan di dunia dan akhirat. Tidak lengkap bila bahagia di dunia tapi tidak bahagia di akhirat. Sebaliknya kurang lengkap bila bahagia di akhirat tapi tidak bahagia di dunia. Yang paling baik adalah “bahagia di dunia dan bahagia di akhirat” sebagaimana firman Allah swt: وَابْتَغِ فِيْمَا آتَاكَ اللهُ الدَّارَ الآخرةَ وَلاَ تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) dunia (al-Qashash:77) Mengenai iman dan ilmu, Allah swt berfirman: يَرْفَعِ اللهِ الّذِيْنَ آمَنُوا مِنْكُم وَالَذِيْنَ اُوتُوا العِلْمَ دَرَجَاتِ Allah mengangkat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berilmu beberapa derajat (al-Mujadilah 11) Mengenai taqwa Allah swt berfirman: اِنّ اَكْرَمَكُم عِنْدَ اللهِ اتْقَاكُم Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. (al-Hujurat:13) Orang-orang yang beriman, berilmu dan bertaqwa, pastilah memiliki akhlak yang mulia karena pada hakikatnya Rasulullah saw diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. Sebagaimana sabda Rasulullah saw: اِنَّمَا بُعِثْتُ لاُتَمِّمَ مَكَارِمَ الاَخْلاَق Oleh karena itu ; Buat apa pintar ilmu pengetahuan tapi akhlaknya tidak baik, lebih baik biasa-biasa saja tapi akhlaknya mulia. - See more at: http://duniabaca.com/contoh-khutbah-jumat-tentang-kewajiban-menuntut-ilmu.html#sthash.B1YZ2Obd.dpuf

Javaans

nama

Laatste Update: 2015-07-30
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem

Indonesisch

Rasulullah saw bersabda: طَلَبُ العِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِم (رواه البيهقى و ابن عدى Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap orang Islam. Dalam kitab Ta’lim Muta’allim disebutkan bahwa ilmu terbagi dua yaitu: 1. Ilmu Haal 2. Ilmu Ghairu Haal Yang pertama ilmu Haal yaitu ilmu yang seketika itu mesti digunakan lalu diamalkan ketika berumur baligh, misalnya ilmu Fiqih dan ilmu Tauhid. Dalam ilmu Fiqih misalnya dipelajari ilmu Ubudiyah dan ilmu Muamalah. Dalam ilmu Ubudiyyah misalnya dipelajari tata cara shalat beserta syarat dan rukunnya, cara berwudhu dan sebagainya. Dalam ilmu Muamalah dipelajari tentang barang-barang riba dan seterusnya. Kemudian dalam ilmu Tauhid yang dipelajari adalah mengenai ke-Esaan Allah beserta sifat-sifat-Nya yang wajib dan yang muhal, kepercayaan kepada Malaikat, kitab-kitab Allah, para Rasul, hari kiamat dan kepastian baik dan buruk dari Allah. Demikian seterusnya secara bertahap, karena ilmu hal hukumnya wajib diamalkan sepanjang hidup. Yang kedua adalah ilmu Ghairu Haal yaitu ilmu yang berfungsi sebagai ilmu kelengkapan hidup, misalnya ilmu kedokteran, ilmu kemasyarakatan, dan ilmu-ilmu lain yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Jamaah Jumat yang berbahagia. Ilmu memegang peranan penting bagi kehidupan manusia. Suatu negara tidak akan maju kalau penduduknya masih terbelakang dalam ilmu pengetahuan. Negara-negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Rusia, Jepang dan lain-lain adalah negara-negara yang penduduknya telah maju dalam bidang ilmu pengetahuan. Berkat kemajuan ilmu mereka maju pula negaranya. Pada zaman dahulu, Islam pernah menjadi jaya karena menjunjung tinggi ilmu pengetahuan. Ketika itu lahirlah ilmuan-ilmuan Islam dari segala bidang, misalnya dalam bidang hukum kita mengenal Imam Syafi’i, Imam Hanafi, Imam Hambali dan Imam Malik. Dalam bidang Tauhid misalnya Abu Hasan al-‘Asy’ari dan Abu Manshur al-Maturidi. Dalam bidang kedokteran misalnya; ar-Razy, ilmu pasti dan Astronomi yaitu al-Khawarizmi, dalam ilmu Kimia Ibnu Hayyan, dalam ilmu sejarah; Ibnu Khaldun, dalam ilmu filsafat yaitu Ibnu Rusyd. Dan lain sebagainya. Jamaah Jumat yang berbahagia Ilmu Haal dan ilmu Ghairu Haal adalah demi kebahagiaan di dunia dan akhirat. Tidak lengkap bila bahagia di dunia tapi tidak bahagia di akhirat. Sebaliknya kurang lengkap bila bahagia di akhirat tapi tidak bahagia di dunia. Yang paling baik adalah “bahagia di dunia dan bahagia di akhirat” sebagaimana firman Allah swt: وَابْتَغِ فِيْمَا آتَاكَ اللهُ الدَّارَ الآخرةَ وَلاَ تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) dunia (al-Qashash:77) Mengenai iman dan ilmu, Allah swt berfirman: يَرْفَعِ اللهِ الّذِيْنَ آمَنُوا مِنْكُم وَالَذِيْنَ اُوتُوا العِلْمَ دَرَجَاتِ Allah mengangkat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berilmu beberapa derajat (al-Mujadilah 11) Mengenai taqwa Allah swt berfirman: اِنّ اَكْرَمَكُم عِنْدَ اللهِ اتْقَاكُم Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. (al-Hujurat:13) Orang-orang yang beriman, berilmu dan bertaqwa, pastilah memiliki akhlak yang mulia karena pada hakikatnya Rasulullah saw diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. Sebagaimana sabda Rasulullah saw: اِنَّمَا بُعِثْتُ لاُتَمِّمَ مَكَارِمَ الاَخْلاَق Oleh karena itu ; Buat apa pintar ilmu pengetahuan tapi akhlaknya tidak baik, lebih baik biasa-biasa saja tapi akhlaknya mulia. - See more at: http://duniabaca.com/contoh-khutbah-jumat-tentang-kewajiban-menuntut-ilmu.html#sthash.B1YZ2Obd.dpuf

Javaans

terjemahan google saka basa Jawa - kebebasan

Laatste Update: 2015-07-30
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem

Indonesisch

google terjemahan bahasa palembangPuji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah S.W.T atas keberhasilan penulis menyelasaikan tugas “Ilmu Budaya Dasar” Softskill yang diberikan ibu dosen kepada penulis, semoga isi pembahasan dapat menambah ilmu pengetahuan pembaca sekalian, amin. Kebudayaan daerah merupakan kumpulan dari ciri khas berbagai daerah di indonesia. Penyatuan dari unsur - unsur budaya daerah tercermin menjadi satu – kesatuan budaya nasional yang utuh. Budaya nasional adalah cerminan dari budaya daerah – daerah yang beragam. Indonesia memiliki aneka macam kebudyaan daerah, mulai dari bahasa, pakaian adat, budaya tradisi, tari – tarian daerah, dan kebudayaan lainnya.

Javaans

google agensi palembang

Laatste Update: 2015-01-29
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem

Indonesisch

KelahiranSebuah lukisan dalam kitab Srimad Bhagawatam dari yayasan ISCKON, menggambarkan adegan saat Kunti memanggil Dewa Surya. Atas pemanggilan tersebut, Kunti memperoleh putra yang kemudian dibuangnya ke sungai. Putra tersebut adalah Radheya, alias Karna.Mahabharata bagian pertama atau Adiparwa mengisahkan seorang putri bernama Kunti yang pada suatu hari ditugasi menjamu seorang pendeta tamu ayahnya, yaitu Resi Durwasa. Atas jamuan itu, Durwasa merasa senang dan menganugerahi Kunti sebuah ilmu kesaktian bernama Adityahredaya, semacam mantra untuk memanggil dewa. Pada suatu hari, Kunti mencoba mantra tersebut setelah melakukan puja di pagi hari. Ia mencoba berkonsentrasi kepada Dewa Surya, dan sebagai akibatny, dewa penguasa matahari tersebut muncul untuk memberinya seorang putra, sebagaimana fungsi mantra yang diucapkan Kunti. Kunti menolak karena ia sebenarnya hanya ingin mencoba keampuhan Adityahredaya. Surya menyatakan dengan tegas bahwa Adityahredaya bukanlah mainan. Sebagai konsekuensinya, Kunti pun mengandung. Namun, Surya juga membantunya segera melahirkan bayi tersebut. Surya kembali ke kahyangan setelah memulihkan kembali keperawanan Kunti.Dalam bahasa Sanskerta kata karṇa bermakna "telinga". Hal ini mengakibatkan muncul mitos bahwa Karna lahir melalui telinga Kunti. Namun, Karna juga dapat bermakna "mahir" atau "terampil". Kiranya nama Karna ini baru dipakai setelah Basusena atau Radheya dewasa dan menguasai ilmu memanah dengan sempurna.

Javaans

QUERY LENGTH LIMIT EXCEDEED. MAX ALLOWED QUERY : 500 CHARS

Laatste Update: 2015-01-25
Gebruiksfrequentie: 3
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem
Waarschuwing: Bevat onzichtbare HTML-opmaak

Indonesisch

TUGAS MANDIRI KE CANDI PRAMBANAN Disusun oleh : NAMA : ISTIGHFARIN EKAWATI No. Absen : 16 KELAS : VIII A MAPEL : BAHASA INDONESIA SMP NEGERI 1 KLATEN T.P. 2014 /2015 Kata Pengantar Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga saya diberi kesempatan dan kemudahan dalam menyelesaikan karya tulis ini tepat pada waktunya. Karya tulis ini saya tulis sebagai pertanggungjawaban karena tidak mengikuti Study Tour ke Bali pada tanggal 14-18 Desember 2014. Dalam karya tulis ini termuat sejarah mengenai keberadaan Candi Prambanan yang erat kaitannya dengan kerajaan Hindu di Pulau Jawa. Dalam kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga saya yang telah mendukung tersusunnya karya tulis ini. Dan saya berharap semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi kita. Dan saya menyadari bahwa karya tulis yang saya susun ini belum sempurna. Maka dari itu, kritik dan saran sangat saya harapkan agar karya tulis ini lebih sempurna lagi. Klaten, 21 Desember 2014 Penulis Istighfarin Ekawati   Daftar Isi Halaman Judul i Kata Pengantar ii Daftar Isi iii BAB I Pendahuluan A. Latar Belakang Penulisan 1 B. Tujuan Penulisan 1 BAB II Pembahasan A. Candi Prambanan 2 BAB III Penutup A. Kesimpulan 7 B. Saran 7 Daftar Pusaka 7   BAB I Pendahuluan A. Latar Belakang Penulisan Dalam melakukan penulisan karya tulis ini dilatar belakangi oleh : Sebagai bentuk pertanggungjawaban karena saya tidak mengikuti Study Tour ke Bali B. Tujuan Penulisan Karya tulis ini saya tulis dengan tujuan sebagai berikut : Sebagai bentuk pertanggungjawaban karena saya tidak mengikuti Study Tour ke Bali Untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan  BAB II Pembahasan A. CANDI RORO JONGGRANG ( CANDI PRAMBANAN ) Candi Roro Jonggrang atau biasa kita sebut dengan Candi Prambanan terletak di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Provisi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Candi Prambanan merupakan candi Hindu yang dibangun oleh raja-raja Dinasti Sanjaya pada abad IX. Ditemukannya tulisan nama Pikatan pada candi menimbulkan pendapat bahwa candi ini dibangun oleh Rakai Pikatan kemudian diselesaikan oleh raja Rakai Balitung berdasarkan prasasti berangka tahun 856 M “Prasasti Siwargrha” sebagai manifest politik untuk meneguhkan kedudukan sebagai raja yang besar. Terjadinya perpindahan pusat kerajaan Mataram ke Jawa Timur berkaitan tidak terawatnya candi di daerah ini di tambah terjadinya gempa bumi serta beberapa kali letusan gunung merapi menjadikan candi prambanan runtuh tinggal puing-puing batu yang berserakan. Apalagi ditambah dengan gempa pada tahun 2006. Usaha pemugaran yang dilakukan pemerintah Hindia Belanda berjalan sangat lambat dan akhirnya pekerjaan pemugaran yang sangat berharga itu diselesaikan oleh bangsa Indonesia. Pada tanggal 20 Desember 1953 pemugaran Candi induk Roro Jonggrang secara resmi dinyatakan selesai oleh Ir. Soekarno sebagai Presiden Republik Indonesia Pertama. Komplek percandian prambanan terdiri atas latar bawah, latar tengah dan latar atas (Latar Pusat). Latar bawah tak berisi apapun. Didalam latar tengah terdapat reruntuhan candi-candi perwara. Latar pusat adalah latar terpenting diatas berdiri 6 buah candi besar dan kecil. Candi-candi utama terdiri atas 2 deret yang paling berhadapan. Deret pertama yaitu candi Siwa, candi Wisnu, dan candi Brahma. Deret kedua yaitu candi Nandi, candi Angsa dan candi Garuda. Pada ujung lorong yang memisah kedua deretan candi tersebut terdapat candi apit secara keseluruhan percandian ini terdiri atas 240 buah candi. 1. Candi Siwa Candi Siwa dikenal juga dengan nama Candi Rara Jonggrang, karena dalam salah satu ruangannya terdapat Arca Durga Mahisasuramardani, yang sering disebut sebagai Arca Rara Jonggrang. Candi ini merupakan candi yang terbesar dan terpenting dengan luas dasar 34 m2 dan tinggi 47 m2.didalam candi Siwa terdapat arca Siwa Mahadewa. Bangunan ini terdiri atas 3 bagian secara vertikal kaki candi yang menggambarkan “Dunia Bawah” tempat manusia yang masih diliputi hawa nafsu, tubuh candi yang menggambarkan “Dunia Tengah” tempat manusia telah meninggalkan keduniawian, dan kepala/atap yang melukiskan “Dunia Atas” tempat para dewa. Gambar kosmos nampak pula dengan adanya arca dewa-dewa dan makhluk surgawi yang menggambarkan Gunung Mahameru (Gunung Everest di India) tempat para dewa. Percandian Prambanan merupakan replika gunung itu dan terbukti dengan adanya arca-arca dewa Lokapala yang terpahat pada kaki candi Siwa. Pintu masuk ke ruangan-ruangan dalam tubuh candi terdapat di teras yang lebih tinggi lagi. Untuk mencapai teras atas, terdapat tangga di depan masing-masing pintu ruangan. Dalam tubuh candi terdapat empat ruangan yang mengelilingi ruangan utama yang terletak di tengah tubuh candi. Jalan masuk ke ruangan utama adalah melalui ruang yang menghadap ke timur yang merupakan ruangan kosong tanpa arca atau hiasan apapun. Pintu masuk ke ruang utama letaknya segaris dengan pintu masuk ke ruang timur. Ruang utama ini disebut Ruang Siwa karena di tengah ruangan terdapat Arca Siwa Mahadewa, yaitu Siwa dalam posisi berdiri di atas teratai dengan satu tangan terangkat di depan dada dan tangan lain mendatar di depan perut. Konon Arca Syiwa ini menggambarkan Raja Balitung dari Mataram Hindu (898 - 910 M) yang dipuja sebagai Siwa. Tidak terdapat pintu penghubung antara Ruang Syiwa dengan ketiga ruang di sisi lain. Ruang utara, barat, dan selatan memiliki pintu sendiri-sendiri yang terletak tepat di depan tangga naik ke teras atas. Dalam ruang utara terdapat Arca Durga Mahisasuramardini, yaitu Durga sebagai dewi kematian, yang menggambarkan permaisuri Raja Balitung. Durga digambarkan sebagai dewi bertangan delapan dalam posisi berdiri di atas Lembu Nandi menghadap ke Candi Wisnu. Satu tangan kanannya dalam posisi bertelekan pada sebuah gada, sedangkan ketiga tangan lainnya masing-masing memegang anak panah, pedang dan cakram. Satu tangan kirinya memegang kepala Asura, raksasa kerdil yang berdiri di atas kepala mahisa (lembu), sedangkan ketiga tangan lainnya memegang busur, perisai dan bunga. Arca Durga ini oleh masyarakat sekitar disebut juga Arca Rara Jonggrang, karena arca ini diyakini sebagai penjelmaan Rara Jonggrang. Rara Jonggrang adalah putri raja dalam legenda setempat, yang dikutuk menjadi arca oleh Bandung Bandawasa. Dalam ruang barat terdapat Arca Ganesha dalam posisi bersila di atas padmasana (singgasana bunga teratai) dengan kedua telapak kaki saling bertemu. Kedua telapak tangan menumpang di lutut dalam posisi tengadah, sementara belalainya tertumpang dilengan kiri. Arca Ganesha ini menggambarkan putra mahkota Raja Balitung. selempang di bahu menunjukkan bahwa ia juga seorang panglima perang. Dalam ruang selatan terdapat Arca Agastya atau Siwa Mahaguru. Arca ini meliliki postur tubuh agak gemuk dan berjenggot. Siwa Mahaguru digambarkan dalam posisi berdiri menghadap ke Candi Brahma di selatan dengan tangan kanan memegang tasbih dan tangan kiri memegang sebuah kendi. Di belakangnya, di sebelah kiri terdapat pengusir lalat dan di sebelah kanan terdapat trisula. Konon Arca Siwa Mahaguru ini menggambarkan seorang pendeta penasihat kerajaan. Memasuki candi Siwa yang terletak di tengah dan bangunannya paling tinggi, anda akan menemui 4 buah ruangan. Satu ruangan utama berisi arca Siwa, sementara 3 ruangan yang lain masing-masing berisi arca Durga (istri Siwa), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Dasar kaki candi dikelilingi selasar yang dibatasi oleh pagar langkan. Pada dinding langkan sebelah dalam relief cerita Ramayana yang dapat diikuti dengan cara “pradaksina” (berjalan searah jarum jam) mulai dari pintu utama. Hiasan-hiasan pada dinding sebelah luar berupa “kinari-kinari” (makhluk bertubuh burung berkepala manusia), “kalamakara’ (kepala raksasa yang lidahnya berwujud sepasang mitolog) dan makhluk surgawi lainnya. Atap candi bertingkat-tingkat dengan susunan yang amat komplek dan masing-masing dihiasi sejumlah “ratna” dan puncaknya terdapat “ratna” terbesar. 2. Candi Brahma Candi Brahma terletak disebelah selatan Candi Siwa. Luas dasarnya 20 m2 dan tingginya 37 m2. Didalam satu-satunya ruangan berdiri arca Brahma berkepala 4 dan berlengan 4. Sebenarnya arca ini sangat indah namun sekarang sudah rusak.pada arca ini, salah satu tangannya memegang tasbih yang menggambarkan waktu dan yang satunya memegang “kamandalu” tempat air. Dewa Brahma sebagai pencipta alam, oleh karena itu pada arca Brahma ia membawa air karena seluruh alam keluar dari air. Keempat wajahnya menggambarkan keempat kitab suci weda dan masing-masing menghadap keempat arah mata angin. Dasar kaki candi dikelilingi oleh selasar yang dibatasi pagar langkan yang dinding sebelah dalamnya terpahat relief lanjutan cerita Ramayana dan relief yang pada candi Siwa. 3. Candi Wisnu Candi Wisnu terdapat di sebelah utara Candi Siwa. Tubuh candi berdiri di atas batur yang membentuk selasar berlangkan. Tangga untuk naik ke permukaan batur terletak di sisi timur. Di sepanjang dinding tubuh candi berderet panil dengan pahatan yang menggambarkan Lokapala. Sepanjang dinding dalam langkan dihiasi seretan panil yang memuat relief Krisnayana. Krisnayana adalah kisah kehidupan Krisna sejak ia dilahirkan sampai ia berhasil menduduki tahta Kerajaaan Dwaraka. Di atas dinding langkan berderet hiasan ratna. Di bawah ratna, pada sisi luar dinding langkan, terdapat relung kecil dengan hiasan Kalamakara di atasnya. Dalam relung terdapat pahatan yang menggambarkan Wisnu sebagai pendeta yang sedang duduk dengan berbagai posisi tangan. Di Candi Wisnu yang terletak di sebelah utara candi Siwa, dipersembahkan kepada Batara Wisnu, yang menghadap ke arah utara. Candi Wisnu hanya mempunyai 1 ruangan dengan satu pintu yang menghadap ke timur. Dalam ruangan tersebut, terdapat Arca Wisnu dalam posisi berdiri di atas 'umpak' berbentuk yoni. Wisnu digambarkan sebagai dewa bertangan 4. Tangan kanan belakang memegang Cakra (senjata Wisnu) sedangkan tangan kiri memegang tiram. Tangan kanan depan memegang gada dan tangan kiri memegang setangkai bunga teratai. 4. Candi Nandi Candi ini mempunyai satu tangga masuk yang menghadap ke barat, yaitu ke Candi Syiwa. Nandi adalah lembu suci tunggangan Dewa Syiwa. Jika dibandingkan dengan Candi Garuda dan Candi Angsa yang berada di sebelah kanan dan kirinya, Candi Nandi mempunyai bentuk yang sama, hanya ukurannya sedikit lebih besar dan lebih tinggi. Tubuh candi berdiri di atas batur setinggi sekitar 2 meter. Seperti yang terdapat di Candi Siwa, pada dinding kaki terdapat dua motif pahatan yang letaknya berselang-seling. Yang pertama merupakan gambar singa yang berdiri di antara dua pohon kalpataru dan yang kedua merupakan gambar sepasang binatang yang berteduh di bawah pohon kalpataru. Di atas pohon bertengger dua ekor burung. Candi Nandi memiliki satu ruangan dalam tubuhnya. Tangga dan pintu masuk ke ruangan terletak di sisi barat. Dalam ruangan terdapat Arca Lembu Nandi (kendaraan Syiwa) dalam posisi berbaring menghadap ke barat. Dalam ruangan tersebut terdapat juga dua arca, yaitu Arca Surya (dewa matahari) yang sedang berdiri di atas kereta yang ditarik oleh tujuh ekor kuda dan Arca Candra (dewa bulan) yang sedang berdiri di atas kereta yang ditarik oleh sepuluh ekor kuda. Dinding ruangan tidak dihias dan terdapat sebuah batu yang menonjol pada tiap sisi dinding yang berfungsi sebagai tempat meletakkan lampu minyak. Dinding lorong di sekeliling tubuhcandi juga polos tanpa hiasan pahatan. 5. Candi Angsa Candi ini mempunyai satu ruangan yang tak berisi apapun. Luas dasarnya 13 m2 dan tingginya 22 m2. Mungkin ruangan ini hanya dipakai untuk kandang angsa (hewan yang biasa dikendarai oleh Brahma). 6. Candi Garuda Bentuk, ukuran, serta hiasan dindingnya sama dengan candi Angsa. Didalam satu-satunya ruangan yang ada terdapat arca kecil yang berwujud seekor Garuda diatas seekor naga. Garuda adalah kendaraan Wisnu. 7. Candi Apit Candi Apit merupakan sepasang candi yang saling berhadapan. Masing-masing terletak di ujung selatan dan ujung utara lorong di antara kedua barisan candi besar. Kedua candi ini berdenah bujur sangkar dengan luas dasar 6 m2 dengan tinggi 16 m. Masing-masing mempunyai satu tangga menuju satu-satunya ruangan dalam tubuhnya. Ruangannya kosong. Mungkin candi ini dipergunakan untuk bersemedi sebelum memasuki candi-candi induk. Karena keindahannya ia mungkin digunakan untuk menanamkan estetika dalam komplek percandian Prambanan. 8. Candi Kelir Luas dasarnya 1,55 m2 dengan tinggi 4,10 m. Candi ini tidak mempunyai tangga masuk. Fungsinya sebagai penolak bala. 9. Candi Sudut Ukuran candi-candi ini sama dengan candi Kelir yaitu dengan luas dasar 1,55 m2 dan tinggi 4,10 m.   BAB III Penutup A. Kesimpulan Kesimpulan yang dapat saya ambil adalah : Candi prambanan memiliki keistimewaan dan pesona keindahan baik dari bentuk bangunan, tata ruang, maupun sejarahnya. Candi Prambanan memiliki banyak sejarah sehingga banyak wisatawan/turis yang datang untuk melihat secara langsung kemegahannya baik turis lokal maupun turis mancanegara. Candi Prambanan merupakan peninggalan kebudayaan Hindu terbesar di Asia Tenggara dan warisan bernilai tinggi dari abad ke-9 . Candi Prambanan sebagai situs Warisan Dunia adalah suatu karya agung dari hasil kreativitas dan kejeniusan manusia serta merupakan contoh dari warisan religi Hindu dan Budha dari masa abad ke-10 Masehi. B. Saran Setelah saya berkunjung ke objek wisata Candi Prambanan ini, saya memiliki sedikit saran, antara lain : Kunjungilah tempat-tempat bersejarah yang ada di daerahmu untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Patuhilah peraturan yang ada di objek wisata Candi Prambanan Apabila kita bertemu dengan turis, baik turis lokal maupun turis mancanegara, sapalah mereka walau hanya dengan senyuman saja. Kepada pemerintah, khususnya pengelola objek wisata, saya menyarankan untuk menjaga kelestarian objek wisata Candi Prambanan dan meningkatkan pelayanan kepada para wisatawan agar lebih banyak wisatawan yang datang mengunjungi objek wisata ini karena ini dapat menambah devisa negara.   DAFTAR PUSTAKA Buku Panduan “ Kompleks Percandian Prambanan (Roro Jonggrang) “ www.candiprambanan.com www.kompleks-candi-prambanan.com www.wikipedia.org google terjemahan bahasa indonesia ke bahasa jawa

Javaans

google agensi nganti Jawa Indonesia

Laatste Update: 2015-01-01
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem

Indonesisch

Emansipasi wanita sebuah padangan yang muncul ketika kita mendengar nama beliau Ibu RA. Kartini. Seorang sosok pejuang wanita yang gigih untuk memperjuangkan kaumnya, yaitu kaum wanita yang ketika jaman beliau dulu wanita selalu dipandang sebagai kaum lemah yang tugasnya hanya bekerja diapur dan mengurus rumah tangga. Tapi berkat beliau kaum wanita bisa menunjukkan bahwa mereka juga adalah kaum yang menentukan, pantas untuk memimpin dan revolisioner. Berikut ini biografi singkat beliau Raden Ajeng Kartini. Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia lahir pada tahun 1879 di kota Rembang . Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo. Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit. Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah. Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum. Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda. Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka. Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, RM Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang. Keinginan Kartini untuk melanjutkan studi, terutama ke Eropa, memang terungkap dalam surat-suratnya. Beberapa sahabat penanya mendukung dan berupaya mewujudkan keinginan Kartini tersebut. Ketika akhirnya Kartini membatalkan keinginan yang hampir terwujud tersebut, terungkap adanya kekecewaan dari sahabat-sahabat penanya. Niat dan rencana untuk belajar ke Belanda tersebut akhirnya beralih ke Betawi saja setelah dinasihati oleh Nyonya Abendanon bahwa itulah yang terbaik bagi Kartini dan adiknya Rukmini. Pada pertengahan tahun 1903 saat berusia sekitar 24 tahun, niat untuk melanjutkan studi menjadi guru di Betawi pun pupus. Dalam sebuah surat kepada Nyonya Abendanon, Kartini mengungkap tidak berniat lagi karena ia sudah akan menikah. "...Singkat dan pendek saja, bahwa saya tiada hendak mempergunakan kesempatan itu lagi, karena saya sudah akan kawin..." Padahal saat itu pihak departemen pengajaran Belanda sudah membuka pintu kesempatan bagi Kartini dan Rukmini untuk belajar di Betawi. Saat menjelang pernikahannya, terdapat perubahan penilaian Kartini soal adat Jawa. Ia menjadi lebih toleran. Ia menganggap pernikahan akan membawa keuntungan tersendiri dalam mewujudkan keinginan mendirikan sekolah bagi para perempuan bumiputra kala itu. Dalam surat-suratnya, Kartini menyebutkan bahwa sang suami tidak hanya mendukung keinginannya untuk mengembangkan ukiran Jepara dan sekolah bagi perempuan bumiputra saja, tetapi juga disebutkan agar Kartini dapat menulis sebuah buku. Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis. Setelah Kartini wafat, Mr.J.H Abendanon memngumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan R.A Kartini pada para teman-temannya di Eropa. Buku itu diberi judul “DOOR DUISTERNIS TOT LICHT” yang artinya “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini. Read more at http://info-biografi.blogspot.com/2010/04/biografi-raden-ajeng-kartini.html#1kbsI1dKbDtJXovL.99google terjemahan bahasa jawa--bebasan

Javaans

google terjemahan basa Jawa - kabebasan

Laatste Update: 2014-11-19
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem
Waarschuwing: Bevat onzichtbare HTML-opmaak

Indonesisch

Daftar Warisan Dunia Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa bertambah panjang dengan masuknya 2 warisan alam dunia dan 11 situs warisan budaya dunia. Dengan demikian, total terdapat 890 situs warisan dunia yang tersebar di 148 negara. Adapun satu situs keluar dari daftar, yakni Dresden Elbe Valley di Jerman. Situs tersebut dipindahkan dari daftar warisan budaya dunia lantaran terdapat pembangunan baru di situs itu.

Javaans

google agensi nganti Jawa Indonesia

Laatste Update: 2014-11-14
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem

Indonesisch

a. Legenda Desa Pandak Konon berdasarkan cerita para sesepuh Desa Pandak mengisahkan bahwa awal mula nama Desa Pandak berasal dari kisah datangnya seorang pertapa agung bernama Mbah Pendek. Beliau adalah seorang pertapa sakti yang berbudi luhur yang mengarungi perjalanan kehidupannya dengan merantau sambil menebarkan bhakti sosial, ilmu kanuragan yang adiluhung, budi pekerti luhur dan berbagai tatanan kehidupan yang tenteram, damai, rukun dan sentosa. Beliau dikenal arif bijaksana di kalangan nayaka praja maupun abdi dalem, disegani kawan maupun lawan. Beliau seorang pertapa agung yang berjiwa penolong. Hingga pada suatu saat beliau bertemu dengan seorang wanita pengelana yang ahli dalam menari (terkenal dengan nama Nyai Ronggeng) bersama putri asuhnya yang masih keturunan trah Kadipaten Kuthaliman. Di saat mereka mengembara singgahlah mereka di pertapaan Mbah Pendek. Lama-kelamaan mereka tinggal di pedukuhan itu, hingga banyak pendatang yang mengikuti jejak Nyai Ronggeng untuk tinggal di pedukuhan itu membentuk masyarakat desa yang tenteram, guyub rukun dalam kedamaian. Lama-kelamaan banyak warga berdatangan ke pedukuhan itu, setelah mereka beranak pinak hingga terbentuklah masyarakat desa. Untuk mengenang kasepuhan pendirinya maka desa itu dinamakan Desa Pandak. Beberapa kisah tentang adat yang masih berlaku di Desa Pandak antara lain Pada jaman dulu hingga kini masyarakat Desa Pandak pantang menyebut kata “pendeken” karena frase kata tersebut ada mosi merendahkan Mbah Pendek. Masyarakat Pandak tidak boleh menanggap hiburan wayang kulit sampai tujuh turunan sejak adanya sengketa pendapat antara Mbah Dukun dengan Mbah Nyai Ronggeng, namun pada dekade tahun 1960 an serapah tersebut digugurkan dengan adanya gebyak wayang kulit Pandak Ki Dalang Martosuwito. Kemudian disusul pula oleh Ki Dalang Aji Mujiono. Sejak itulah pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Desa Pandak dapat dilakukan hingga kini. Demikian juga dengan tanggapan hiburan Ronggeng, Ebeg (Kuda Lumping), Lengger, Angguk (Tari Rebana),Genjringan, Calung, Gendhingan, Tarling, Kenthongan, bahkan penampilan group musik modern seperti Band dapat diselenggarakan di Desa Pandak. Kegiatan keagamaan seperti kegiatan tahlil pada kendurian juga berlangsung turun temurun. Hal ini dilakukan sebagian masyarakat Desa Pandak yang beragama Islam pada saat acara selamatan, tasyakuran, dan dijadikan sebagai kegiatan rutin warga pada malam Jum’at secara berkeliling atau bergiliran tempat dengan maksud agar masyarakat yang belum bisa membaca Al Qur’an dapat saling belajar.

Javaans

google agensi saka basa Jawa - kamardikan

Laatste Update: 2014-11-11
Gebruiksfrequentie: 2
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem

Indonesisch

Salam sejahtera, Terimakasih kepada Tuhan yang maha Esa atas segala rahmat dan nikmat-Nya yang terus mengalir dalam kehidupan kita. Yang saya hormati Bpk kepala sekolah SMPn 09 Kendari beserta jajaran guru dan dewan pengurus, Yang saya hormati para hadirin, bpk, ibu, saudara/i sekalin, Yang saya cintai para sahabatku semuanya, Pada kesempatan yang berbahagia ini izinkan saya untuk sedikit berpesan kepada saya pribadi dan kepada para hadirin secara umum. Hadirin sekalian, Dalam konteks kehidupan kita sangat membutuhkan disiplin. Kedisiplinan akan membimbing manusia ke jenjang yang lebih baik dengan membiasakan diri berprilaku disiplin. Para hadirin yang saya hormati, Semua orang berpikir tentang hari esok, berpikir tentang kesuksesan, dan untuk merealisasikan harapan anda menjadi sosok yang mapan dan bermasa depan ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Cintai ilmu, perkaya wawasan, belajar mengerjakan sesuatu yang sulit dan displin adalah beberapa modal untuk menjadikan anda pribadi yang sukses. Hadirin yang saya muliakan, Disiplin memberikan dampak sosial yang sangat besar. Melatih diri dengan terbiasa bersikap disiplin adalah sebuah keharusan. Disiplin akan menjadikan manusia tumbuh dan terus berkembang dengan lebih baik. Mari kita kedepankan sikap disiplin. Para hadirin sekalian, Demikian sedikit pesan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan penuh bahagia ini. Semoga dapat memberikan guna dan manfaat bagi kita semua.

Javaans

Salam sejahtera, Terimakasih kepada Tuhan yang maha Esa atas segala rahmat dan nikmat-Nya yang terus mengalir dalam kehidupan kita. Yang saya hormati Bpk kepala sekolah SMPn 09 Kendari beserta jajaran guru dan dewan pengurus, Yang saya hormati para hadirin, bpk, ibu, saudara/i sekalin, Yang saya cintai para sahabatku semuanya, Pada kesempatan yang berbahagia ini izinkan saya untuk sedikit berpesan kepada saya pribadi dan kepada para hadirin secara umum. Hadirin sekalian, Dalam konteks kehidupan kita sangat membutuhkan disiplin. Kedisiplinan akan membimbing manusia ke jenjang yang lebih baik dengan membiasakan diri berprilaku disiplin. Para hadirin yang saya hormati, Semua orang berpikir tentang hari esok, berpikir tentang kesuksesan, dan untuk merealisasikan harapan anda menjadi sosok yang mapan dan bermasa depan ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Cintai ilmu, perkaya wawasan, belajar mengerjakan sesuatu yang sulit dan displin adalah beberapa modal untuk menjadikan anda pribadi yang sukses. Hadirin yang saya muliakan, Disiplin memberikan dampak sosial yang sangat besar. Melatih diri dengan terbiasa bersikap disiplin adalah sebuah keharusan. Disiplin akan menjadikan manusia tumbuh dan terus berkembang dengan lebih baik. Mari kita kedepankan sikap disiplin. Para hadirin sekalian, Demikian sedikit pesan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan penuh bahagia ini. Semoga dapat memberikan guna dan manfaat bagi kita semua. Read more: http://www.teksdrama.com/2013/01/contoh-pidato-singkat-tema-disiplin.html#ixzz3INgIFkRa

Laatste Update: 2014-11-07
Gebruiksfrequentie: 2
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem

Indonesisch

Aswatama memiliki fisik bermata kedondongan putih, berhidung mancung serba lengkap, berketu udeng dengan garuda membelakang, bersunting kembang kluwih panjang, berkalung putran berbentuk bulan sabit, bergelang, berpontoh, dan berkeroncong. Berkain, tetapi tidak bercelana panjang dan bentuk telapak kakinya seperti telapak kaki kuda (tidak punya jari-jari kaki) dan bersurai Dan memiliki sifat pemberani, cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. Aswatama belajar ilmu perang bersama para pangeran Kuru di bawah bimbingan ayahnya sendiri yaitu Resi Drona. Ia memiliki keterampilan dalam ilmu perang, terutama mempergunakan sejata panah dan kemampuannya hampir sama dengan Arjuna. Ia mendapat pusaka yang sangat sakti dari ayahnya bernama Cundamanik.Ia juga merupakan salah satu dari tujuh Ciranjiwin, yaitu manusia berumur panjang. Saat perang Bharatayudha berakhir, hanya ia bersama Kertawarma dan Krepa yang bertahan hidup. Oleh karena dipenuhi dendam atas kematian ayahnya, ia menyerbu kemah Pandawa saat tengah malam dan melakukan pembantaian membabi buta dan penyerbuan itu dilakukan setelah perang diumumkan berakhir.

Javaans

google translation Javanese Indonesian

Laatste Update: 2014-11-06
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem

Indonesisch

Karna menjadi panglima perang, dan berhasil menewaskan musuh. Yudhisthira minta agar Arjuna menahan serangan Karna. Arjuna menyuruh Ghatotkaca untuk menahan dengan ilmu sihirnya, Ghatotkaca mengamuk, Korawa lari tunggang-langgang. Karna dengan berani melawan serangan Ghatotkaca. Namun Ghatotkaca terbang ke angkasa. Karna melayangkan panah, dan mengenai dada Ghatotkaca. Satria Pringgandani ini limbung dan jatuh menyambar kereta Karna, tetapi Karna dapat menghindar dan melompat dari kereta. Ghatotkaca mati di atas kereta Karna. Para Pandawa berdukacita. Hidimbi pamit kepada Dropadi untuk terjun ke perapian bersama jenasah anaknya. Pertempuran terus berkobar, Drona berhasil membunuh tiga cucu Drupada, kemudian membunuh Drupada, dan raja Wirata. Maka Dhrtadyumna ingin membalas kematian Drupada. Kresna mengadakan tipu muslihat. Disebarkannya berita, bahwa Aswatthama gugur. Yudhisthira dan Arjuna mencela sikap Kresna itu. Kemudian Bhima membunuh kuda bernama Aswatthama, kemudian disebarkan berita kematian kuda Aswatthama. Mendengar berita kematian Aswatthama, Drona menjadi gusar, lalu pingsan. Dhrtadyumna berhasil memenggal leher Drona. Aswatthama membela kematian ayahnya, lalu mengamuk dengan menghujamkan panah Narayana. Arjuna sedih atas kematian gurunya akibat perbuatan yang licik. Arjuna tidak bersedia melawan Aswatthama, tetapi Bhima tidak merasakan kematian Drona. Dhrtadymna dan Satyaki saling bertengkar mengenai usaha perlawanan terhadap Aswatthama. Kresna dan Yudhisthira menenangkan mereka. Pandawa diminta berhenti berperang. Tapi Bhima ingin melanjutkan pertempuran, dan maju ke medan perang mencari lawan, terutama ingin menghajar Aswatthama. Saudara-saudaranya berhasil menahan Bhima. Arjuna berhasil melumpuhkan senjata Aswatthama. Putra Drona ini lari dan sembunyi di sebuah pertapaan. Karna diangkat menjadi panglima perang. Banyak perwira Korawa yang memihak kepada Pandawa. Pada waktu tengah malam, Yudhisthira meninggalkan kemah bersama saudara-saudaranya. Mereka khidmat menghormat kematian sang guru Drona, dan menghadap Bhisma yang belum meninggal dan masih terbaring di atas anak panah yang menopang tubuhnya. Bhisma memberi nasihat agar Pandawa melanjutkan pertempuran, dan memberi tahu bahwa Korawa telah ditakdirkan untuk kalah. Pandawa melanjutkan pertempuran melawan Korawa yang dipimpin oleh Karna. Karna minta agar Salya mau mengusiri keretanya untuk menyerang Kresna dan Arjuna. Salya sebenarnya tidak bersedia, tetapi akhirnya mau asal Karna menuruti perintahnya. Pertempuran berlangsung hebat, disertai caci maki dari kedua belah pihak. Bhima bergulat dengan Doryudana, kemudian menarik diri dari pertempuran. Dussasana dibunuh oleh Bhima, sebagai pembalasan sejak Dussasana menghina Drupadi. Darah Dussasana diminumnya. Arjuna perang melawan Karna. Naga raksasa bernama Adrawalika musuh Arjuna, ingin membantu Karna dengan masuk ke anak panah Karna untuk menembus Arjuna. Ketika hendak disambar panah, kereta yang dikusiri Kresna dirundukkan, sehingga Arjuna hanya terserempet mahkota kepalanya. Naga Adrawalika itu ditewaskan oleh panah Arjuna. Ketika Karna mempersiapan anak panah yang luar biasa saktinya, Arjuna telah lebih dahulu meluncurkan panah saktinya. Tewaslah Karna oleh panah Arjuna. Doryudhana menjadi cemas, lalu minta agar Sakuni melakukan tipu muslihat. Sakuni tidak bersedia karena waktu telah habis. Diusulkannya agar Salya jadi panglima tinggi. Sebenarnya Salya tidak bersedia. Ia mengusulkan agar mengadakan perundingan dengan Pandawa. Aswatthama menuduh Salya sebagai pengkhianat, dan menyebabkan kematian Karna. Tuduhan itu menyebabkan mereka berselisih, tetapi dilerai oleh saudara-saudaranya. Aswatthama tidak bersedia membantu perang lagi. Salya terpaksa mau menjadi panglima perang. Nakula disuruh Kresna untuk menemui Salya, dan minta agar Salya tidak ikut berperang. Nakula minta dibunuh daripada harus berperang melawan orang yang harus dihormatinya. Salya menjawab, bahwa ia harus menepati janji kepada Duryodhana, dan melakukan darma kesatria. Salya menyerahkan kematiannya kepada Nakula dan agar dibunuh dengan senjata Yudhisthira yang bernama Pustaka, agar dapat mencapai surga Rudra. Nakula kembali dengan sedih. Salya menemui Satyawati, pamit maju ke medan perang. Isteri Salya amat sedih dan mengira bahwa suaminya akan gugur di medan perang. Satyawati ingin bunuh diri, ingin mati sebelum suaminya meninggal. Salya mencegahnya. Malam hari itu merupakan malam terakhir sebagai malam perpisahan. Pada waktu fajar Salya meninggalkan Satyawati tanpa pamit, dan dipotongnya kain alas tidur isterinya dengan keris. Salya memimpin pasukan Korawa. Amukan Bhima dan Arjuna sulit untuk dilawannya. Salya menghujankan anak panahnya yang bernama Rudrarosa. Kresna menyuruh agar Pandawa menyingkir. Yudhisthira disuruh menghadap Salya. Yudhisthira tidak bersedia harus melawan pamannya. Kresna menyadarkan dan menasihati Yudhisthira. Yudhisthira disuruh menggunakan Kalimahosadha, kitab sakti untuk menewaskan Salya. Salya mati oleh Kalimahosadha yang telah berubah menjadi pedang yang bernyala-nyala. Kematian Salya diikuti oleh kematian Sakuni oleh Bhima. Berita kematian Salya sampai kepada Satyawati. Satyawati menuju medan perang, mencari jenasah suaminya. Setelah ditemukan, Satyawati bunuh diri di atas bangkai suaminya. Duryodhana melarikan diri dari medan perang, lalu bersembunyi di sebuah sungai. Bhima dapat menemukan Duryodhana yang sedang bertapa. Duryodhana dikatakan pengecut. Duryodhana sakit hati, lalu bangkit melawannya. Bhima diajak berperang dengan gada. Terjadilah perkelahian hebat. Baladewa yang sedang berziarah ke tempat-tempat suci diberi tahu oleh Narada tentang peristiwa peperangan di Hastina. Kresna menyuruh Arjuna agar Bhima diberi isyarat untuk memukul paha Duryodhana. Terbayarlah kaul Bhima ketika hendak menghancurkan Duryodhana dalam perang Bharatayudha. Baladewa yang menyaksikan pergulatan Bhima dengan Duryodhana menjadi marah, karena Pandawa dianggap tidak jujur, lalu akan membunuh Bhima. Tetapi maksud Baladewa dapat dicegah, dan redalah kemarahan Baladewa..

Javaans

Sampai sekolah

Laatste Update: 2014-10-29
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem

Indonesisch

sekolahku .. tempat ku bertemu menuntut ilmu tempatku bertemu kawan-kawanku tempat ku bersama orang tua ke-2 ku

Javaans

google agensi nganti Jawa Indonesia

Laatste Update: 2014-10-01
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem

Indonesisch

Menurut babat, Syeikh Mursyahadatillah yang nama ali ketika mudanya Pangeran Walangsungsang adalah putra Raja Pajajaran IX, lengkapnya Pangeran Walangsungsang bin Prabu Siliwangi bin Raja Mundingkawati bin Angga Larang bin Banyak Wangi bin Banyak Larang bin Susuk Tunggal bin Wastu Kencana bin Lingga bin Linggahiang bin Ratu Sari Purba bin Raja Ciung Wanara. Disamping itu masih ada beberapa julukan lain, diantaranya adalah sebagai berikut : 1. Gagak Lumayung, Nama julukan ketika menjadi Pendekar 2. Pangeran Cakrabuana, Nama julukan setelah berhasil menyempurnakan ilmu cakrabirawa warisan dari MBAH KUWU SANGKAN dan babat tanah Cirebon 3. Somadullah, Nama julukan karena mampu menyelesaikan pendidikannya di Samodra Pasai dan Jazirah Arab 4. Abdullah Iman, Nama julukan yang diberikan sang Guru sekembalinya ia menunaikan ibadah Haji di Tanah Suci Mekkah 5. Sri Mangara, Nama julukan ketika ia di anggkat menjadi kuwu Cirebon menggantikan sang mertua Ki Gde Alang alang 6. Syeikh Mursyahadatillah, Nama julukan setelah menghabiskan hari-hari tuanya untuk kerja da’wah

Javaans

google agensi nganti Jawa Indonesia

Laatste Update: 2014-09-21
Gebruiksfrequentie: 1
Kwaliteit:

Referentie: Anoniem

Krijg een betere vertaling met
4,401,923,520 menselijke bijdragen

Gebruikers vragen nu voor assistentie



Wij gebruiken cookies om u de best mogelijke ervaring op onze website te bieden. Door de website verder te gebruiken, geeft u toestemming voor het gebruik van cookies. Klik hier voor meer informatie. OK