Ask Google

Results for kenapa translation from Javanese to Indonesian

Human contributions

From professional translators, enterprises, web pages and freely available translation repositories.

Add a translation

Javanese

Indonesian

Info

Javanese

Kenapa

Indonesian

apa kabar

Last Update: 2014-07-24
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference: Anonymous

Javanese

kenapa kamu menghilang ketika aku membutuhkan mu

Indonesian

google terjemahan bahasa jawa--bebasan

Last Update: 2016-11-18
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference: Anonymous

Javanese

kenapa tidak ada kabar? apa ada yang salah dengan saya?

Indonesian

kenapa tidak ada kabar? apa ada yang salah dengan saya?

Last Update: 2014-07-16
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference: Anonymous

Javanese

Kisah ini bercerita tentang kesucian cinta Rama dan Shinta. Dimulai dari sayembara yang diselenggarakan oleh Raja Janaka dari Kerajaan Wideha. Di mana pada sayembara itu, Rama berhasil memenangkan sayembara dan mendapatkan Shinta.Rama adalah seorang raja dari Ayodya yang berbudi pekerti luhur, jujur, peduli , tegas​​, dan setia. Wajahnya begitu tampan dan mengkilap, sehingga mudah baginya untuk menarik hati semua wanita di dunia. Betapa beruntungnya seorang putri cantik bernama Shinta . Dia adalah satu-satunya wanita dicintai oleh Rama dan menjadi istri Rama. Shinta adalah seorang wanita yang cantik, lembut, dan sangat perhatian. Rama dan Shinta hidup bahagia. Semua hari penuh dengan canda, tawa, dan cinta, bisa membuat semua orang merasa cemburu dengan keluarga ini. Bahkan, ada seorang wanita yang sangat cemburu dengan Shinta . Dia adalah Sarpakenaka . Sarpakenaka adalah putri dari MakLemper, seorang penyihir dari negara Alengka, sekaligus adik dari Rahwana atau Dasamuka, raja Alengka. Meskipun Rama dan Shinta telah menikah, Sarpakenaka terus memaksa dan ingin mendapatkan Rama sebagai suaminya. Sarpakenaka percaya bahwa Rama harus menjadi miliknya, ia yakin bahwa jodoh Rama adalah dirinya, bukanlah Shinta. Selain itu, ada juga seorang pria yang membenci pernikahan Rama dan Shinta. Dia adalah Rahwana, kakak Sarpakenaka. Ia membenci pasangan itu tidak lain karena ia jatuh hati kepada Shinta. Dari penjelasan di atas , kisah cinta persegi antara Rama, Shinta, Sarpakenaka, dan Rahwana akan dimulai.Sekarang , mari kita check it out this love story! ... (Suara Gendhing Jawa) Alkisah pada suatu hari, Rama diutus oleh Prabu Desarata untuk bertapa di hutan Dandaka. Ia ditemani oleh istrinya yaitu Shinta dan adiknya Laksmana. Mereka bersama-sama pergi ke hutan Dandaka untuk melaksanakan amanah dari Prabu Desarata. Siang itu, setelah berjalan begitu jauh dari Ayodya, akhirnya mereka sampai di hutan Dandaka. Rama : “Dinda, sepertinya kita sudah sampai, apa dinda capek?” Shinta : “Tidak kakanda, selama aku ada disampingmu aku tidak akan pernah merasa capek” Rama : “Ah…! Dinda ini bisa aja! Aku jadi tersandung...” Shinta : “Lho… Kok tersandung Kakanda?” Rama : “Eh… tersanjung maksudku, Dinda!” Shinta : “Oh… Tersanjung! Aku kira kakanda tersinggung dengan perkataanku...” Rama : “Ya tidaklah istriku, kata-katamu itu…! Hem… Begitu indah dan sangat menyejukkan jiwaku.” Shinta : “Ah…Kanda !” (memukul Rama lembut) Rama : “Aduh, Dinda…! Dari tadi kok kita asyik menyanjung – nyanjung diri sendiri, sampai–sampai kita lupa kalau kita ditemani adik kita tercinta.” (menengok Laksmana yang ada di dekat mereka) Shinta : “Oh iya! Sini adikku, kenapa masih disitu?” (menghampiri Laksmana) “Maaf ya Dik Laksmana, bukan maksud kami anu... Anu...”(belum selesai ngomong kemudian dipotong oleh Laksmana) Laksmana : “Sudahlah Kak Shinta, tidak apa–apa! Lagi pula aku juga senang melihat keakraban Kak Rama dan Kak Shinta.” Shinta : “Kamu memang adik yang baik laksmana. Kanda sangat beruntung punya adik sebaik dik Laksmana!” (menengok ke arah Rama) Rama : “Betul Dinda! Laksmana memang adik yang sangat baik.”(menepuk pundak Laksmana) Laksmana : “Sudahlah, Kak Shinta dan Kak Rama tidak usah memuji aku terus. Nanti keterusan sampai malam dan akhirnya kita tidak punya tempat untuk istirahat. Ehm … !! Kak, bagaimana kalau kita mendirikan tenda disini saja. Sepertinya disini tempatnya sangat teduh dan lapang.” Rama : “Ya!” (mengangguk–anggukkan kepalanya) “Bagaimana menurut Dinda?” Shinta : “Iya Kanda, lebih baik kita mendirikan tenda disini saja.” Rama : “Baik! kalau begitu kita mendirikan tenda disini! Dik Laksmana, tolong ambilkan tendanya di tas !” (lalu mendirikan tenda bersama Laksmana dan Shinta membuatkan minum untuk Rama dan Laksmana) Shinta : “Kakanda, Kakanda pasti capek. Ini diminum dulu airnya, supaya capeknya hilang.” (mengusap dahi Rama dengan selendang)“Adik Laksmana juga, istirahat dulu! Nanti diteruskan lagi, ini diminum airnya.” Laksmana : “Iya .. Kak shinta! Sebentar lagi, nanggung … !”(masih sibuk membenarkan tenda) Rama : “Sudahlah, Dik! Benar apa yang dikatakan kakakmu Shinta, istirahat dulu nanti diteruskan!” Laksmana : “Ya sudaaah… Aku istirahat...” (menghentikan pekerjaannya lalu duduk di dekat Rama dan meminum minumannya) Di saat yang sama tetapi di tempat yang berbeda, Sarpakenaka, Rahwana, dan Mak Lemper sedang mengamati keromantisan Rama Shinta dari bola kristal. Mereka mengamati dengan penuh rasa sakit. Sakit teramat sakit melihat kemesraan pasangan suami istri itu. Sarpakenaka : "Huh... Ini tidak adil!! Mengapa hal itu harus terjadi padaku? Aku tidak suka melihat mereka bahagia. Karena Rama harus suamiku... Huhuhu... Simbok!!" (menangis) MakLemper : "Keep silent, sayang... Tenang..." Sarpakenaka : "Ya Tuhan .. Simbok, lihatlah mereka, mereka terlihat begitu dekat, aku tidak tahan melihatnya. Hatiku merasa seperti diiris pisau tajam, huhuhu ... Ini perih!" (masih menangis) MakLemper : "Tarik nafas... Hembuskan... Jangan khawatir... Simbok akan membantu..." Sarpakenaka : (meratap menangis) "Kanda Rahwana! Apa yang harus kita lakukan? Mengapa Kanda tidak mengatakan apa-apa? Bukankah Kanda juga mencintai Shinta? Mengapa Kanda membiarkan mereka, ha? Mengapaaa!?" (dramatis bin alay) Rahwana : "Kau begitu berisik!! Aku diam bukan berarti akutak peduli!Aku sedang berpikir! Aku tak sepertimu yang bertindak tanpa berpikir terlebih dahulu!!Dasar bocah Alay!!" Sarpakenaka : "Sungguh, teganya dirimu padaku. Bagaimana bisa kau menghinaku seperti ini." MakLemper : "Hey! Hey! Hey! Jangan bertengkar!! Dengarkan aku, Sarpakenaka, Kandamu benar. Kita perlu strategi untuk memisahkan Rama dan Shinta, jadi tenanglah dahululalu berpikirlah apa yang harus kita lakukan..." Sarpakenaka : "Oke, mbok..." (terdiam sejenak untuk berpikir) MakLemper : " Yeeiiii... Aku mendapatkan ide!!" Sarpakenaka+Rahwana : "Opo idene?" Mak lemper : "Ok, sini aku kasih tau. Shinta itu salah satu gadis yang mudah tertarik dengan hal-hal menarik. Seperti kijang emas. Jadi, Rahwana... Panggil abdimu dan bawa ke sini biar ia ku jadikan kijang untuk menarik perhatian Shinta. Dan Shinta akan menyuruh Rama untuk memburunya..." Rahwana : “Wah benar juga. Lalu, Rama dan Laksmana akan meninggalkan Shinta kan, simbok? Dan aku bisa menculik Shinta dan memboyongnya ke Alengka...” MakLemper : “Tumben elo pinter.” Sarpakenaka : "Bagaimana denganku, mbok?Apakah kau hanya memikirkan nasib Kanda Rahwana?" (memelas kepada MakLemper) MakLemper : "Gadis Bodoh . Aku sedang berpikir tentang kau!!” (terdiam sejenak) “Nah jadi begini saja...” Sarpakenaka : "Pripun mbok? Apakah kau akan mengubahku menjadi Shinta atau apa?” MakLemper : "Pandai. Setelah Shinta diambil oleh Rahwana, aku akan mengubahmu menjadi Shinta dan kamu akan hidup selamanya dengan Rama..." Sarpakenaka : "Benarkah?? Terima kasih banyak simbokku tercinta... (Sarpakenaka mencium pipi ibunya) Rahwana : "Baguslah... Kalau begitu aku akan segera memanggil abdi kepercayaanku." (mengambil HP, mencoba menelpon, SMS) “Ehm, simbok,ada sedikit masalah... Aku sudah menghubunginya lewat SMS, BBM, facebook, twitter. Tapi, dia tak menjawab...” MakLemper : "Apakah kau sudah memanggilnya melalui telepon?" Rahwana : "Belum. Ini karena aku tak punya pulsa, hehe... Aku kan raja yang kere..." Sarpakenaka : "Ckkk .... Bilang saja kau ingin ku kirimi pulsa. Memalukan!! Bagaimana bisa seorang raja Alengka, pulsa saja tidak punya. Bagaimana kau menghidupi rakyatmu kelak?" Rahwana : "Itu bukan memalukan. Itu namanya hemat uang, Nduk.” (mengelus kepala Sarpakenaka) Sarpakenaka : “Ya sudah, aku mau manicure pedicure bersama artis Hollywood di Los Angeles. Nanti setelah Rahwana menculik Shinta, panggil aku agar aku ke sini...” (Sarpakenaka meninggalkan Rahwana dan Mak Lemper) Seusai Sarpakenaka meninggalkan Rahwana dan Mak Lemper, mereka masih menunggu datangnya abdi Rahwana hingga lumutan. Akhirnya, setelah lima jam menunggu, tiga abdi Rahwana datang, mereka bernama Maricha, Bharata, dan Angkara. Rahwana : “Beraninya kau membuat kita menunggu untuk waktu yang lama.Kau ingin dikutuk menjadi batu?? Heh?" (menempeleng kepala abdinya) Maricha : "Maafkan kelancangan kami, Yang Mulia. Ini salahku. Internetnya tidak terhubung, sehingga hamba tidak bisa berselancar di Facebook dan Twitter. Rahwana : "Ah , kau bicara terlalu banyak. By the way, aku punya tugas besar untukmu, datang ke sini..." (Rahwana membisikkan sesuatu pada abdi-abdinya) Bharata : "Hamba siap untuk melakukan perintah Anda, Yang Mulia. Hamba tidak akan membuat Anda kecewa.” MakLemper : "Baik. Sekarang, berdiri di sana dan pegang tongkat kayu ini, aku akan mengubahmu menjadi kijang emas, Maricha. Dan kau, Bharata dan Angkara, ku ubah kau menjadi kijang hitam sebaga pengiring Maricha. Apakah kau siap?" (bersiap memantrai abdi) Angkara : “Lha kata Yang Mulia Rahwana tadi, kami disuruh menarik perhatian Shinta. Kok malah jadi kijang? Maksudnya bagaimana?” MakLemper : “Begini, setelah kalian nanti aku ubah menjadi kijang, aku perintahkan kalian untuk menarik perhatian Shinta dengan tarian kijang!” Maricha : “Terus setelah hamba menari, apa yang harus hamba lakukan Baginda?” Rahwana : “Aduh…! Begok banget sih. Katrok–katrok! Setelah kamu menari dan kamu melihat mereka sudah tertarik untuk memburu kamu. Kamu langsung lari saja supaya Rama dan Laksmana lari mengejar kamu dan akhirnya Shinta ditinggal sendirian. Nah… Setelah itu aku bisa membawa lari Shinta! Paham?” Angkara : “Kami paham, Baginda...” Bharata : “Ibunda Ratu Mak Lemper... Kami sudah siap untuk kau ubah...” MakLemper : "Hopla. Beri aku A , Beri aku B , Beri aku C , ABC .... Ambil perubahan!” Mak Lemper mengucap mantranya dan mulai mengubah ketiga abdi itu. Dalam sekejap, Angkara,Bharata, dan Maricha berubah menjadi tiga ekor kijang. Usai itu, ketiga kijang tadi segera berlarin menuju peristirahatan Rama Shinta di hutan Dandaka dan segera menjalankan misinya. Mereka menaritarian kijang dengan lincah dan menarik perhatian Shinta. Shinta : “Kanda, dik Laksmana, lihat! Kijang-kijang itu cantik sekali!!” (menunjuk kijang-kijang yang menari) Rama : “Iya Dinda, betapa indahnya gerakan mereka!” Laksmana : “Iya Kak, kijang-kijang itu lucu sekali!” Shinta : “Kanda, lihat! Ada kijang yang bertanduk emas, aku ingin sekali kijang emas itu, Kanda! Kanda mau kan menangkap kijang itu untukku?” Rama : “Apa kamu sangat menginginkannya, istriku ?” Shinta : “Iya kanda ! kanda mau kan menangkapnya untukku?” (sangat berharap ) Rama : “Baiklah, demi kau istriku yang sangat aku sayangi dan aku cintai, aku akan memburu kijang emas itu untukmu” (menyiapkan perlengkapan untuk memburu) “Dan kamu adikku, tolong jaga kakakmu, Shinta, selama kakak pergi memburu kijang itu. Karena aku takut nanti Rahwana tiba-tiba datang dan membawa pergi Shinta.” Laksmana : “Iya kak! Saya mengerti , tenang saja kak aku akan menjaga kak shinta sampai titik darah penghabisan.” ( sambil mengepalkan tangan keatas ) Rama : “Baiklah adikku, aku percaya kepadamu, pokoknya jangan kemana-mana sampai nanti aku kembali.” Shinta : “Hati-hati ya kanda .. ! aku yakin kanda pasti akan segera kembali dengan membawa kijang emas itu untukku” ( sambil mencium tangan rama ) “Kanda, aku sangat mencintaimu” ( sambil memegangi tangan Rama ) Rama : “Aku juga sangat mencintaimu dinda !”( mengusap rambut sinta ) “Ya sudah , aku berangkat sekarang, nanti keburu kijangnya kabur .” “Jaga kakakmu yah!” (menepuk pundak Laksmana lalu pergi) Laksmana : “Iya kak, percaya sama saya. TiTi DJ kak !”( sambil melambaikan tangan) Setelah Rama pergi, Shinta dan Laksmana membereskan barang-barang ke dalam tenda. Di balik pohon beringin, Rahwana tetap mengintai dengan bola kristal hasil ngutang dari Mak Lemper. Ia bingung memikirkan Laksmana yang tidak ikut memburu kijang emas itu. Rahwana : “Aduhhh…. ! bagaimana ini Durya, kenapa Laksmana tidak ikut memburu kijang. Padahal bayanganku Laksmana ikut mengejar kijang emas itu. Nah … ! Sekarang bagaimana supaya Laksmana terpisah dengan Shinta ? (menengok Durya yang diam saja) Durya … ! kamu kok diam saja, bantu aku mikir donk !” Durya : “Hamba diam ini juga lagi mikir baginda! Sambil searching, mumpung ada wi-fi” Rahwana :“Oo..! ya sudah sekarang kita pikirkan bersama.” Lima, sepuluh, lima belas, bahkan dua puluh menit lamanya mereka memikirkan cara untuk menyingkirkan Laksmana dari sisi Shinta. Ide-ide bodoh muncul di pikiran mereka, tetapi Laksmana pasti bisa mengatasi ide-ide itu. Mereka terus berpikir keras dan memeras otak untuk menemukan cara terjitu untuk menjalankan misi ini. Durya : “Nah! Ketemu!” Rahwana : “Hus … ! jangan teriak-teriak, nanti mereka dengar!” Durya : “Maaf baginda ! kelepasan baginda , hamba sudah menemukan caranya.” Rahwana : “Iya , bagaimana ?” Durya : “Begini baginda” ( sambil berbisik ) Rahwana : “Bagus ! ide kamu bagus sekali, ternyata kamu pintar juga Durya ?” Durya : “Iya dong baginda! Hamba kan lulusan S2 SMP N 1 Godean! Di sana muridnya pinter-pinter! Gurunya asik lagi! Makanya, sekolah di Negsago!” Rahwana : “Ciyus? sama dong kaya’ aku !” Durya : “wah … sama dong kita baginda ?” Rahwana : “Heh , enak aja lho mau nyamakan aku dengan kamu, sudah sudah kok malah bercanda ( serunya dengan keras ) sekarang aku akan merubah suaraku menjadi suara rama. Hem … Shinta ! kau pasti akan jadi milikku!”(serunya dengan yakin) Setelah Shinta dan Laksamana selesai membereskan barang-barang mereka yang ada di dalam tenda, mereka mulai beristirahat. Tapi, tiba-tiba mereka mendengar jeritan Rama. Rama seakan minta tolong. Apakah yang terjadi? Pikirkanlah hal itu… Rahwana : “Tolong! Tolong! dik laksmana tolong aku!”(teriaknya dengan suara menyerupai rama, sembunyi di balik pohon) “Hihihi… Durya… Pasti ini berhasil…” (lirih) Shinta : “Dik laksmana ! apa kamu mendengar sesuatu ?” Laksmana : “iya kak ! itu kak Rama, bahkan teriakan itu memanggil namaku. aku yakin itu kak Rama ! kak rama butuh bantuan, aku harus menolongnya” ( ucapnya dengan nada khawatir ) Shinta : “iya dik! kamu pergi saja menolong kakanda sekarang biar aku disini saja menjaga barang-barang kita” Laksmana : “Tapi kak, aku sudah berjanji pada kak rama untuk menjaga kak shinta” Shinta : “Tidak apa-apa dik ! sekarang kakanda membutuhkan bantuan dik laksmana. Dik laksmana tenang saja. Aku disini baik-baik saja !” Laksmana : “Baik aku akan menolong kak rama. Tapi aku akan membuatkan perlindungan dulu untuk kak shinta (Laksmana membuat lingkaran sakti yang akan menjaga Shinta dari apapun) Laksmana : “Kak shinta , tolong sekarang kakak masuk dalam bundaran ini !” Shinta : “Ini apa dik ?”( sambil masuk kedalam bundaran sakti ) “kok dik laksmana malah ngajak main ?” Laksmana : “Houm …… !” (membaca mantra) “hap! Nah sekarang bundaran ini sudah menjadi bundaran sakti” Shinta : “Bundaran Sakti ?” Laksmana : “Iya , bundaran sakti ini tidak bisa ditembus atau dimasuki oleh siapapun, jadi kak shinta tidak akan bisa disentuh oleh siapapun. Tapi kalau kak shinta keluar, kak shinta tidak akan bisa masuk lagi kedalam bundaran ini.” Shinta : “Baiklah kalau begitu! sekarang kamu sudah bisa tenang kan meninggalkan aku?” Laksmana : “Iya kak, tapi kak shinta harus janji tidak akan keluar dari bundaran sakti ini. Sampai aku dan kak rama kembali !” Shinta : “Iya, kak sinta janji, sekarang kamu berangkat selamatkan kak Rama ya ?” Laksmana : “Baik, aku berangkat! Doakan ya kak! aku akan segera kembali” ( pamit dengan membawa seperangkat alat memanah ) Laksmana segera melesat secepat angin menyusul Kakaknya, Rama. Sedangkan Rahwana yang sudah berhasil dalam mengusir Laksmana masih tetap bingung. Ya, dia bingung akan bagaimana caranya mengeluarkan Shinta dari lingkaran sakti itu lalu memboyongnya ke Alengka. Rahwana : “Aduh! Bagaimana ini? Aku kira setelah Laksmana pergi, aku langsung bisa membawa Shinta, tapi sekarang aku malah tidak bisa menyentuh Shinta sama sekali” ( sambil mondar-mandir dan mengepalkan tangannya ) “Durya, bagaimana ? Apa kamu tidak punya ide lagi?” Durya : “Mohon maaf baginda, sepertinya kali ini hamba benar-benar tidak tau bagaimana caranya mengambil Dewi Shinta dari bundaran sakti itu, karena hamba yakin tidak akan mampu menembusnya !” Rahwahna : “Ah, gimana sih kamu itu! katanya ngaku lulusan sekolah lor Pasar Godean itu, ada masalah gini aja bingung .” Durya : “Tapi baginda juga bingungkan?” Rahwana : “Jadi kamu ngledek aku? Iya?!” (membentak sambil menoyor kepala Durya) Durya : “Ampun Baginda! Hamba tidak bermaksud seperti itu!” Rahwana : “Ya sudah sekarang kita mikir lagi!” (terdiam sambil mondar mandir) Rahwana : “Nah! Aku sekarang punya ide!” Durya : “Bagaimana baginda?” ( mendekati rahwana ) Rahwana : “Begini....” ( sambil berbisik ) Durya : “siap baginda ! hamba siap melaksanakannya” Rahwana : “Tidak, kali ini biar aku yang melakukannya, biar nanti aku bisa langsung membawa shinta pergi ke Istanaku” Durya : “Oh … baik baginda !” ( sambil mengangguk-anggukkan kepalanya ) Rahwana : “Tapi kamu tetap disini mengawasi, siapa tau Rama dan Laksmana nanti kembali. Dan kamu harus menghadangnya, apapun caranya !” Durya : “Siap baginda !” Rahwana : “Bagus. sekarang aku akan merubah wujudku menjadi seorang lelaki yang tua renta. Houm!” (membaca mantra, sementara itu Durya memasangkan aksesoris ke Rahwana) “Hap!” Kakek : “Bagus kan?? Baik, aku akan kesana dan kamu jaga disini, Durya !” Durya : “Keren, Baginda… Good luck baginda! Cemungutt eeaakk! Go Baginda Go!!” Akhirnya dengan penampilan yang sudah sangat meyakinkan dan mengesankan, Rahwana berjalan lemah mendekati Shinta. Ia yakin Shinta akan iba padanya dan keluar untuk mendekatinya. Usai itu? Pikirkanlah wahai pemirsa… Shinta : “Kakek , kenapa kakek ada ditengah hutan sendiri? Kakek kan sudah tua, kenapa tidak di rumah saja ?” Kakek : “Kakek sedang mencari makan cucuku ! sudah satu minggu kakek tidak makan dan tidak minum.”(kumisnya jatuh) Shinta : “Lho kek… ! kumisnya jatuh” Kakek : “Hah… mana ?”(meraba kumisnya kemudian mencarinya) Shinta : “Itu kek, ……” Kakek : “Ya… mungkin kumisku tidak pernah mendapatkan nutrisi saputra. Jadinya sampai rontok seperti ini !” (menempelkan kembali kumisnya) Shinta : “Kakek ini bisa saja … !” Kakek : “Iya cu….. ! aku yakin lama kelamaan semua rambut yang ada ditubuhku akan rontok semua karena tidak pernah aku beri makan” Shinta : “aduh kek … ! masa’ sampai begitu ?” ( ujarnya dengan sangat iba ) Kakek : “Iya cu ….! Tolong kakek cu … , berikan kakek sedikit makan dan minum agar kakek dapat bertahan hidup.” Shinta : “Tapi kek …..!” Kakek : “tolong cu ….! Kalau aku tidak makan aku yakin sebentar lagi aku akan mati.” Shinta : “Baik kek …! sekarang kakek tunggu disini dulu. Aku akan men

Indonesian

dramawan Jawa Ramayana

Last Update: 2017-01-23
Usage Frequency: 3
Quality:

Reference: Aqil_Spc
Warning: Contains invisible HTML formatting

Javanese

Indonesian tCerita anak kupu-kupu emas yang sombong - pada suatu ketika disebuah taman bunga yang sangat luas. Banyak sekali serangga dan hewan yang beterbangan di sekitar taman bunga tersebut. Sebut saja ada lebah, capung, burung, kupu-kupu dan lain-lain. Mereka sibuk dengan tugas dan pekerjaannya masing-masing. Ada lebah menghisap madu, ada capung yang terbang kesana kemari mencari makanan dari tumbuh-tumbuhan. Ada kupu-kupu yang hinggap dari satu bunga ke bunga yang lain. cerita anak kupu kupu sombong Namun ada seekor kupu-kupu yang tampaknya sedang malas bekerja. Ia hanya termenung di pinggir taman bunga dan tidak mau bekerja seperti teman-temannya. Ia merasa malu untuk terbang karena sayapnya tidak berwarna cerah seperti teman-temannya. Sebut saja namanya si Kupik. Hingga suatu saat ada kupu-kupu yang datang menyapanya. "Hai Kupik kamu kenapa tidak terbang bersama kami" temannya bertanya. Si Kupik menjawab "Aku malu karena sayapku tidak seperti kalian, sayap kalian berwarna sedang aku tidak, sayapku tidak cemerlang" sedih si Kupik. Kupik hanya meratapi sayapnya namun ia tidak mau berusaha. Sampai suatu ketika pada malam hari ia melihat bintang jatuh dan ia mengucapkan keinginan. Keinginannya adalah jika sayapnya bisa berwarna emas yang kemilau. Keesokan harinya si Kupik mendapati sayapnya berwarna emas mirip seperti yang ia inginkan ketika melihat bintang jatuh semalam. Si Kupik menjadi sangat sombong dengan warna sayap barunya. Setiap pagi ia hanya mengembangkan sayapnya dan tidak mau menghisap bunga. Sampai suatu ketika ia ingin mengepakkan sayapnya, namun karena ia sering mengembangkan sayap untuk hanya pamer, akibatnya ia tidak bisa terbang seperti sedia kala. Akhirnya si Kupik menyesal telah menjadi sombong oleh karena warna sayapnya menjadi emas yang mengkilau. Nah adik-adik hikmah dibalik Cerita anak kupu-kupu emas yang sombong adalah janganlah kita merendah diri dengan kekurangan yang ada pada diri kita serta janganlah menjadi sombong ketika memiliki kelebihan. Inti dalam hidup ini adalah keseimbangan dan bersyukur dengan apa yang kita punya. Yuk kita baca artikel lainnya seperti tips menjaga kesehatan anak. Salamranslation into basa Jawa

Indonesian

terjemahan bahasa indonesia ke baCerita anak kupu-kupu emas yang sombong - pada suatu ketika disebuah taman bunga yang sangat luas. Banyak sekali serangga dan hewan yang beterbangan di sekitar taman bunga tersebut. Sebut saja ada lebah, capung, burung, kupu-kupu dan lain-lain. Mereka sibuk dengan tugas dan pekerjaannya masing-masing. Ada lebah menghisap madu, ada capung yang terbang kesana kemari mencari makanan dari tumbuh-tumbuhan. Ada kupu-kupu yang hinggap dari satu bunga ke bunga yang lain. cerita anak kupu kupu sombong Namun ada seekor kupu-kupu yang tampaknya sedang malas bekerja. Ia hanya termenung di pinggir taman bunga dan tidak mau bekerja seperti teman-temannya. Ia merasa malu untuk terbang karena sayapnya tidak berwarna cerah seperti teman-temannya. Sebut saja namanya si Kupik. Hingga suatu saat ada kupu-kupu yang datang menyapanya. "Hai Kupik kamu kenapa tidak terbang bersama kami" temannya bertanya. Si Kupik menjawab "Aku malu karena sayapku tidak seperti kalian, sayap kalian berwarna sedang aku tidak, sayapku tidak cemerlang" sedih si Kupik. Kupik hanya meratapi sayapnya namun ia tidak mau berusaha. Sampai suatu ketika pada malam hari ia melihat bintang jatuh dan ia mengucapkan keinginan. Keinginannya adalah jika sayapnya bisa berwarna emas yang kemilau. Keesokan harinya si Kupik mendapati sayapnya berwarna emas mirip seperti yang ia inginkan ketika melihat bintang jatuh semalam. Si Kupik menjadi sangat sombong dengan warna sayap barunya. Setiap pagi ia hanya mengembangkan sayapnya dan tidak mau menghisap bunga. Sampai suatu ketika ia ingin mengepakkan sayapnya, namun karena ia sering mengembangkan sayap untuk hanya pamer, akibatnya ia tidak bisa terbang seperti sedia kala. Akhirnya si Kupik menyesal telah menjadi sombong oleh karena warna sayapnya menjadi emas yang mengkilau. Nah adik-adik hikmah dibalik Cerita anak kupu-kupu emas yang sombong adalah janganlah kita merendah diri dengan kekurangan yang ada pada diri kita serta janganlah menjadi sombong ketika memiliki kelebihan. Inti dalam hidup ini adalah keseimbangan dan bersyukur dengan apa yang kita punya. Yuk kita baca artikel lainnya seperti tips menjaga kesehatan anak. Salamhasa jawa

Last Update: 2014-12-10
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference: Anonymous
Warning: Contains invisible HTML formatting

Javanese

Wawancara Dengan Pengusaha Warung Kopi Pewawancara : Dimas kustya prayoga Narsumber : Komar ( Sebagai pemilik warung kopi) Kami mewawancarai pemilik warung yang baru membuka usahanya. Berikut hasil wawancara kami dengan narasumber yang bernama Pak komar: 1. Kenapa bapak membuka warung ini? Pertamanya saya hanya ingin mempunyai usaha sendiri walaupun dengan modal yang pas-pasan saya beranikan diri untuk membuka warung ini. 2. Bagaimana upaya bapak agar usaha bapak semakin berkembang dan bertahan dari persaingan? Menurut pendapat saya ya dek, kalo mau usaha kita lancer yang uitama kita harus menjaga kepercayaan orang yang membeli kepada kita dengan tidak mengurangi dan melebih-lebihkan takaran atau harga barang dagangan yang kita jual 3. Target apa yang belum bapak capai? Sampai saat ini saya masih berharap mendapatkan modal lebih dari luar untuk lebih bisa membantu usaha saya ini menjadi lebih maju. Dengan begitu saya bisa menambah barang yang saya jual 4. Bagaimana respon dari konsumen kepada produk anda? Sampai saat ini respon konsumen sangat baik tidak ada complain dari konsumen, itu semua karena Saya selalu menjaga kualitas produk, Siapa target dari produk anda? Ya target saya sudah pasti anak-anak kosan di daerah ini lagi pula di sini masih jarang yang menjual makanan ringan karena biasanya anak kos sangatsuka jajan mas. 6. Siapa saja yang mengelola usaha bapak? Saya sendiri aja dek,soalnya saya belum sanggup menggaji karyawan dek saya kan baru saja membuka usaha baru jadi modal aja belum balik dulu. 7. Mengapa bapak memilih usaha ini? Melihat dari keadaan lingkungan yang cukup strategis disini saya berfikir kenapa saya tidak membuka usaha yang bisa menguntungkan bagi saya karena disini belum ada pesaingnya. 8. Dari mana modal di dapatkan? Apakah ada modal dari luar? Saat ini saya memulai modal dari pribadi, modal awal 500 ribu belum termasuk sewa tempatnya dek. 9. Dari mana bisa mendapatkan barang untuk di jual? Barang didapat langsung dari pasar induk dan di beli sendiri. Di pasar induk sudah tersedia berbagai bahan dengan kwalitas yang tidak kalah bagus 10. Berapa kira-kira pendapatan anda per hari nya? Pendapatan bersih perhari kurang lebih Rp.100.000. 11. Jam berapa anda memulai usaha anda? Saya memulai usaha saya sekitar jam 06.00-20.00 12. Apa kiat-kiat atau pesan yang ingin bapak sampaikan bagi orang yang ingin membuka usaha seperti bapak? Mungkin yang bisa saya sampaikan jangan menyerah dengan yang anda yakini. Mulai lah usaha dengan sepenuh hati, mulailah dari sesuatu yang anda senangi sehingga anda tidak memiliki beban melakukannya. google agensi nganti Jawa Indonesia

Indonesian

Wawancara Dengan Pengusaha Warung Kopi Pewawancara : Dimas kustya prayoga Narsumber : Komar ( Sebagai pemilik warung kopi) Kami mewawancarai pemilik warung yang baru membuka usahanya. Berikut hasil wawancara kami dengan narasumber yang bernama Pak komar: 1. Kenapa bapak membuka warung ini? Pertamanya saya hanya ingin mempunyai usaha sendiri walaupun dengan modal yang pas-pasan saya beranikan diri untuk membuka warung ini. 2. Bagaimana upaya bapak agar usaha bapak semakin berkembang dan bertahan dari persaingan? Menurut pendapat saya ya dek, kalo mau usaha kita lancer yang uitama kita harus menjaga kepercayaan orang yang membeli kepada kita dengan tidak mengurangi dan melebih-lebihkan takaran atau harga barang dagangan yang kita jual 3. Target apa yang belum bapak capai? Sampai saat ini saya masih berharap mendapatkan modal lebih dari luar untuk lebih bisa membantu usaha saya ini menjadi lebih maju. Dengan begitu saya bisa menambah barang yang saya jual 4. Bagaimana respon dari konsumen kepada produk anda? Sampai saat ini respon konsumen sangat baik tidak ada complain dari konsumen, itu semua karena Saya selalu menjaga kualitas produk, Siapa target dari produk anda? Ya target saya sudah pasti anak-anak kosan di daerah ini lagi pula di sini masih jarang yang menjual makanan ringan karena biasanya anak kos sangatsuka jajan mas. 6. Siapa saja yang mengelola usaha bapak? Saya sendiri aja dek,soalnya saya belum sanggup menggaji karyawan dek saya kan baru saja membuka usaha baru jadi modal aja belum balik dulu. 7. Mengapa bapak memilih usaha ini? Melihat dari keadaan lingkungan yang cukup strategis disini saya berfikir kenapa saya tidak membuka usaha yang bisa menguntungkan bagi saya karena disini belum ada pesaingnya. 8. Dari mana modal di dapatkan? Apakah ada modal dari luar? Saat ini saya memulai modal dari pribadi, modal awal 500 ribu belum termasuk sewa tempatnya dek. 9. Dari mana bisa mendapatkan barang untuk di jual? Barang didapat langsung dari pasar induk dan di beli sendiri. Di pasar induk sudah tersedia berbagai bahan dengan kwalitas yang tidak kalah bagus 10. Berapa kira-kira pendapatan anda per hari nya? Pendapatan bersih perhari kurang lebih Rp.100.000. 11. Jam berapa anda memulai usaha anda? Saya memulai usaha saya sekitar jam 06.00-20.00 12. Apa kiat-kiat atau pesan yang ingin bapak sampaikan bagi orang yang ingin membuka usaha seperti bapak? Mungkin yang bisa saya sampaikan jangan menyerah dengan yang anda yakini. Mulai lah usaha dengan sepenuh hati, mulailah dari sesuatu yang anda senangi sehingga anda tidak memiliki beban melakukannya.

Last Update: 2014-10-09
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference: Anonymous

Javanese

Manfaat buah pepaya untuk kesehatan memang sudah tidak diragukan lagi, banyak sekali manfaatnya dan salah satunya yakni untuk menjaga kesehatan rambut. Buah pepaya memang bukan merupakan buah yang asing ditelinga masyarkat. Karena pohon pepaya sendiri saat ini sudah banyak tumbuh baik di pedesaan. Nah meskipun setiap orang sudah tahu buah pepaya namun sayangnya tidak banyak yang mengetahui manfaat dan khasiatnya bagi kesehatan kita. Padahal apabila buah ini dikonsumsi secara rutin dapat memperlancar proses pencernaan dalam tubuh kita, sehingga kita dapat terhindar dari sembelit atau susah buang air besar. Untuk mendapatkan manfaatnya pun anda dapat mengkonsumsi dengan berbagai cara, pada umumnya buah ini dikonsumsi secara langsung, namun ada pula yang menjadikannya sebagai jus ataupun es buah. Nah sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai manfaat buah pepaya untuk kesehatan mungkin ada baiknya kita membahas terlebih dulu seputar buah ini. Manfaat Buah Pepaya Manfaat Buah Pepaya Buah yang mempunyai banyak sekali manfaat untuk kesehatan ini ternyata dulunya berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan. Seiring berjalannya waktu kini pohon buah pepaya dapat kita temukan dengan mudah diberbagai negara khususnya negara dengan iklim tropis. Tahukan anda bahwa nama buah "Pepaya" dalam bahasa Indonesia itu ternyata diambil dari bahasa belanda yakni "Papaja". Uniknya pohon pepaya ini terdiri dari tiga jenis kelamin, yakni tumbuhan jantan, betina, dan banci. Buah yang terdapat biji hitam kecil-kecil dalam jumlah banyak ini mempunyai bentuk bulat hingga memanjang dengan ujung biasanya meruncing. Dagingnya akan berwarna orange atau merah ketika sudah matang dan ketika masih muda mempunyai warna kulit hijau gelap. Meskipun bentuk buahnya kurang menarik namun ternyata banyak sekali manfaatnya, dari pohon, daun, daging buah, bahkan sampai bijinya juga mempunyai manfaat yakni dijadikan obat tradisional. Nah pasti anda belum mengetahui apa saja kan kandungan dan manfaat buah pepaya, berikut ini informasi selengkapnya. Vitamin A (1.750 IU) Vitamin B ( 0.03 mg) Vitamin C (56 mg) Kalium (470 mg) Zat Besi (0.3 mg) Kalsium (20 mg) Riboflavin (0.04 mg) Fosfor (16 mg) Niacin (0.3 mg) Lemak (0.1 gr) Karbohidrat (10 gr) Protein (0.6 gr) Kalori (39) Manfaat buah pepaya untuk kesehatan 1. Membantu kesehatan mata Apabila anda ingin mempunyai mata yan sehat maka jangan lupa untuk mengkonsumsi buah ini secara rutin. Pasalnya dalam pepaya terkandung betakaroten yang dapat dikonversi menjadi vitamin A. Dengan demikian buah ini mampun membantu kesehatna mata anda. 2. Mengatasi sembelit dan melancarkan pencernaan Dalam buah pepaya terkandung papain yang dapat membunuh parasit yang mengganggu aktifitas pencernaan dalam tubuh kita. Selain itu kandungan serat dalam buah ini sangat baik untuk melancarkan pencernaan kita sehingga dapat terhindar dari yang namanya sembelit atau susah buang air besar. 3. Menjaga kesehatan rambut Memang aneh rasanya kenapa buah pepaya dapat menjaga kesehatan rambut, namun itulah kenyataannya. Berbagai kandungan dalam buah ini ternyata dapat kita manfaatkan untuk menjaga kesehatan rambut, namun tentunya ada cara khusus, yakni dengan menjadikan masker rambut alami. 4. Membantu penyembuhan luka kulit Bukan hanya dagingnya saja yang mempunyai manfaat untuk kesehatan kita, namun kulitnya pun mempunyai khasiat untuk membantu menyembuhkan luka pada kullit. Jadi bagi anda yang mempunyai luka dikulit tidak ada salahnya untuk menggunakan bahan alami yang satu ini untuk menyembuhkannya. 5. Membantu proses diet Bagi anda yang sedang menjalankan proses diet sehata jangan pernah melupakan buah yang satu ini. Buah dengan rasa manis dan mempunyai daging merah ini ternyata rendah kalori dan bergizi tinggi, sehingga cocok dikonsumsi bagi anda yang sedang diet. 6. Kesehatan kulit Mempunyai kulit kusam dan kering memang membuat kita menjadi kurang percaya diri, untuk itu segera atasi masalah tersebut. Salah satu solusinya yakni dengan mengkonsumsi buah pepaya secara rutin, karena dalam buah ini terkandung vitamin A C dan E. Dimana kandungan vitamin E dalam buah tersebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, selain itu tentu saja dapat mengatasi kulit kusam dan dapat melembabkan kulit anda. 7. Mencegah stroke dan serangan jantung Buah pepaya ternyata mengandung antioksidan yang terbilang cukup tinggi, dimana kandungan tersebut sangat bermanfaat untuk mencegah oksidasi kolesterol serta menurunkan resiko penyakit kardiovaskular. 8. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh Terkadang meskipun tidak hujan atau belum waktunya pergantian musim banyak sekali orang terserang penyakit seperti flu, batuk, dan pilek. Salah satu pemicu terserangnya penyakit tersebut yakni kekebalan tubuh kita yang kurang baik sehingga mudah terserang penyakit. Nah untuk itu anda dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengkonsumsi buah pepaya secara rutin. Karena dalam buah ini terkandung vitamin C yang bermanfaat untuk memperbaiki sistem imunitas tubuh. Selain 8 manfaat buah pepaya untuk kesehatan diatas tentunya masih banyak lagi manfaat yang kaan kita dapatkan apabila mengkonsumsinya secara rutin. Nah bagi para wanita yang ingin selalu menjaga kecantikan wajah, anda dapat menggunakan pepaya sebagai masker alami, karena ternyata buah ini juga terbukti mencerahkan serta menghaluskan kulit wajah. Mungkin sampai disini dulu informasi kali ini, semoga artikel manfaat buah pepaya ini dapat bermanfaat untuk anda.

Indonesian

Seiring dengan berjalannya waktu dan berkembangnya ilmu pengetahuan, semakin banyak pula penemuan-penemuan yang telah menjawab pertanyaan-pertanyaan serta ketidaktahuan manusia dalam fenomena alam serta kehidupan sehari-hari. Banyak penyakit-penyakit yang pada zaman dahulu dianggap wajar-wajar saja, akan tetapi berkat perkembangan ilmu pengetahuan manusia menjadi lebih tahu bahwa ternayata penyakit yang pada zaman dahulu dianggap biasa dan wajar adalah bukan sesuatu yang biasa dan wajar lagi bahkan berbahaya untuk kehidupan si penderita. Contohnya penyakit pikun (dementia) yang terjadi pada usia lanjut. Banyak manusia berpikir bahwa pikun merupakan biasa dan wajar pada usia lanjut. Akan tetapi, berdasarkan survey mengatakan bahwa banyak orang berusia lanjut yang tidak pikun. Bahkan persentasi orang usia lanjut yang pikun dengan yang tidak lebih banyak orang yang tidak pikun di banding dengan yang pikun. Penelitian lebih lanjut telah menjawab bahwa penyakit pikun pada usia lanjut yang parah adalah penyakit mematikan. Penyakit ini disebut Alzheimer. Nama penyakit Alzheimer ini jarang di dengar orang. Oleh karena itu, penyusun memilih Alzheimer sebagai topik pembahasan dengan harapan dapat menambah ilmu pengetahuan pembaca pada umumnya dan penyusun pada khususnya.

Last Update: 2014-05-24
Usage Frequency: 1
Quality:

Reference: Anonymous
Warning: Contains invisible HTML formatting

Get a better translation with
4,401,923,520 human contributions

Users are now asking for help:



We use cookies to enhance your experience. By continuing to visit this site you agree to our use of cookies. Learn more. OK