Hai cercato la traduzione di staphylococcus da Indonesiano a Inglese

Indonesiano

Traduttore

staphylococcus

Traduttore

Inglese

Traduttore
Traduttore

Traduci istantaneamente testi, documenti e voce con Lara

Traduci ora

Contributi umani

Da traduttori professionisti, imprese, pagine web e archivi di traduzione disponibili gratuitamente al pubblico.

Aggiungi una traduzione

Indonesiano

Inglese

Informazioni

Indonesiano

kata kunci : antibakteri staphylococcus aureus batang talas ( colocasia esculenta (l)

Inglese

keywords: antibacterial staphylococcus aureus taro stem ( colocasia esculenta (l)

Ultimo aggiornamento 2024-01-27
Frequenza di utilizzo: 1
Qualità:

Indonesiano

kata kunci : daya hambat, staphylococcus aureus, ekstrak biji mahoni (sweitenia mahagoni l)

Inglese

keywords : inhibitory power, staphylococcus aureus, mahogany seed extract (sweitenia mahagoni l)

Ultimo aggiornamento 2024-02-19
Frequenza di utilizzo: 1
Qualità:

Indonesiano

uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol 70% biji mahoni (sweitenia mahagoni l) terhadap pertumbuhan bakteri staphylococcus aureus

Inglese

antibacterial activity test of ethanol extract 70% mahogany seeds (sweitenia mahagoni l) against the growth of bacteria staphylococcus aureus

Ultimo aggiornamento 2024-02-19
Frequenza di utilizzo: 1
Qualità:

Indonesiano

salah satu ruangan yang rentan terkena infeksi nosokomial adalah ruang operasi. fasilitas yang harus tersedia di ruang operasi adalah tempat cuci tangan atau wastafel. wastafel dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri terutama yang sesuai dengan lingkungan yang lembab. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri kontaminan pada wastafel ruang operasi instalasi bedah sentral rsud ulin banjarmasin tahun 2020. penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasional deskriptif. sampel diambil dengan swab kapas lidi steril pada permukaan wastafel dan keran. identifikasi bakteri dilakukan secara konvensioanal. hasil penelitian ditemukan bakteri pada wastafel dan keran adalah staphylococcus aureus (41,7%), pseudomonas sp (33,3%), escherichia coli (16,7%), dan staphylococcus epidermidis (8,3%). kesimpulan penelitian ini adalah staphylococcus aureus sebagai bakteri gram positif yang paling banyak ditemukan dan escherichia coli sebagai gram negatif yang paling banyak ditemukan. kata-kata kunci: ruang operasi, wastafel, keran, bakteri kontaminan, staphylococcus aureus, pseudomonas sp, escherichia coli, staphylococcus epidermidis. salah satu ruangan yang rentan terkena infeksi nosokomial adalah ruang operasi. fasilitas yang harus tersedia di ruang operasi adalah tempat cuci tangan atau wastafel. wastafel dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri terutama yang sesuai dengan lingkungan yang lembab. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri kontaminan pada wastafel ruang operasi instalasi bedah sentral rsud ulin banjarmasin tahun 2020. penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasional deskriptif. sampel diambil dengan swab kapas lidi steril pada permukaan wastafel dan keran. identifikasi bakteri dilakukan secara konvensioanal. hasil penelitian ditemukan bakteri pada wastafel dan keran adalah staphylococcus aureus (41,7%), pseudomonas sp (33,3%), escherichia coli (16,7%), dan staphylococcus epidermidis (8,3%). kesimpulan penelitian ini adalah staphylococcus aureus sebagai bakteri gram positif yang paling banyak ditemukan dan escherichia coli sebagai gram negatif yang paling banyak ditemukan. kata-kata kunci: ruang operasi, wastafel, keran, bakteri kontaminan, staphylococcus aureus, pseudomonas sp, escherichia coli, staphylococcus epidermidis. salah satu ruangan yang rentan terkena infeksi nosokomial adalah ruang operasi. fasilitas yang harus tersedia di ruang operasi adalah tempat cuci tangan atau wastafel. wastafel dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri terutama yang sesuai dengan lingkungan yang lembab. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri kontaminan pada wastafel ruang operasi instalasi bedah sentral rsud ulin banjarmasin tahun 2020. penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasional deskriptif. sampel diambil dengan swab kapas lidi steril pada permukaan wastafel dan keran. identifikasi bakteri dilakukan secara konvensioanal. hasil penelitian ditemukan bakteri pada wastafel dan keran adalah staphylococcus aureus (41,7%), pseudomonas sp (33,3%), escherichia coli (16,7%), dan staphylococcus epidermidis (8,3%). kesimpulan penelitian ini adalah staphylococcus aureus sebagai bakteri gram positif yang paling banyak ditemukan dan escherichia coli sebagai gram negatif yang paling banyak ditemukan.

Inglese

Ultimo aggiornamento 2020-12-06
Frequenza di utilizzo: 3
Qualità:

Riferimento: Anonimo

Ottieni una traduzione migliore grazie a
10,218,239,380 contributi umani

Ci sono utenti che chiedono aiuto:



I cookie ci aiutano a fornire i nostri servizi. Utilizzando tali servizi, accetti l'utilizzo dei cookie da parte nostra. Maggiori informazioni. OK